Gangguan Mahluk Astral, SMP N 4 Banjarangkan Gelar Upacara Caru Manca Warna - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Jumat, 01 November 2019

Gangguan Mahluk Astral, SMP N 4 Banjarangkan Gelar Upacara Caru Manca Warna

Klungkung,BaliKini.Net - Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gede Darmawan menghadiri Upacara Pecaruan Amanca Warna di SMPN 4 Banjarangkan, Desa Timuhun, Jumat (1/11).

Upacara Pecaruan digelar untuk menetralisir gangguan mahluk astral yang sempat  mengganggu sejumlah siswa sehingga mengalami kesurupan masal. Kesurupan masal terterjadi semenjak adanya pembangunan saluran irigasi dibelakang sekolah. Sebuah pohon besar yang diduga dihuni mahluk astral turut ditumbangkan guna pembangunan saluran irigasi ini. semenjak itulah sejumlah siswa kerap berteriak kesurupan saat mengikuti aktifitas sekolah.

Upacara Pecaruan berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita. Aura magis kembali terasa menjelang prosesi dilaksanakan. Sejumlah siswa mulai kesurupan lagi selama prosesi upacara pecaruan berlangsung.

Kepala Sekolah SMPN 4 Banjarangkan, Wayan Ngenteg mengatakan pecaruan amanca warna ini digelar untuk memohon keselamatan dan memohon supaya tidak diganggu oleh mahluk astral yang menyebabkan sejumlah siswa putri mengalami kesurupan beberapa hari belakangan ini. "Kami dari pihak sekolah melakukan upacara mecaru dan juga sudah dibuatkan sebuah pelinggih disisi selatan sekolah," Ujar Wayan Ngenteg

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang juga seorang penekun spiritual berharap dengan upacara ini proses belajar mengajar para siswa bisa kembali berjalan normal tanpa gangguan dari mahluk astral tersebut. “Mudah-mudahan dengan digelarnya ritual ini tidak ada lagi gangguan-gangguan lainnya,” ujar Wabup Kasta. (yande/r5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net