Munas Kagama ke 13 Digelar di Denpasar Bali

Header Menu

BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA
Cari Berita

Advertisement


Munas Kagama ke 13 Digelar di Denpasar Bali

Bali Kini
Jumat, 15 November 2019

Denpasar,BaliKini.Net - Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada atau yang sering disebut dengan Kagama, menggelar kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Bali. Munas yang diselenggarakan pada 15 – 17 November 2019 itu, dibuka langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Pembukaan Musyawarah Nasional XIII Kagama di Sanur, Denpasar, Jumat (15/11).

Untuk Indonesia Maju diperlukan sinergi dan semangat kolaborasi, kita tidak boleh lagi berjalan sendiri-sendiri, ajak alumni perguruan tinggi lain, ajak teman, ajak saudara kita sebangsa setanah air untuk bergandengan tangan, memperkuat persatuan dan solidaritas, untuk memajukan negeri," kata Presiden dalam sambutannya yang disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menurut Jokowi, kecepatan untuk mewujudkan visi sebagai Indonesia Maju tidak hanya ditentukan oleh presiden dan para menteri, tetapi memerlukan gerak langkah semua, seluruh anak bangsa termasuk Kagama.

Apalagi untuk mewujudkan target Indonesia masuk dalam lima besar ekonomi dunia, dengan kemiskinan yang mendekati nol persen, harus dikejar dengan kerja keras dan kerja produktif.

"Karena itu, gerak menuju Indonesia Maju, kita semua harus betul-betul satu langkah, satu irama, maju bersama. Tidak mungkin satunya beralih, yang lain jalan-jalan di tempat," ucapnya pada acara yang dihadiri ratusan anggota atau pengurus Kagama perwakilan seluruh provinsi di Indonesia itu.

Selain itu, Presiden Jokowi yang juga lulusan UGM itu meminta Kagama harus hadir menjadi simpul dari anak-anak bangsa dalam merajut persatuan di tengah kebhinnekaan. "Kagama harus menjadi pelopor toleransi dan kerukunan antar-elemen bangsa. Kagama harus hadir memberikan manfaat bagi sekitarnya, bagi daerahnya. Dengan pemikiran cerdas dan inovatif, kerja keras dan produktif dalam memberikan semangat guyub, rukun, dan selalu rukun," ujarnya.

Menhub Budi Karya Sumadi menambahkan bahwa Munas XIII dilaksanakan secara cermat, hati-hati, karena ingin memberikan sesuatu yang bermakna bagi bangsa, serta dimanapun anggota Kagama yang ada di Indonesia memiliki rasa kebersamaan.

"Saya mengapresiasi anggota banyak sekali yang hadir, antusias dari Papua, dari Aceh, dari Kalimantan, Sulawesi hadir semuanya. Ini menunjukkan di tengah kesibukannya, rekan-rekan kami selalu kompak dan memang selalu guyub, rukun dan bermanfaat," katanya.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama Ganjar Pranowo mengatakan bahkan dalam pra munas juga sudah berbicara banyak mengenai SDM, mulai dari menge-match-kan sistem pendidikan dengan industri, membicarakan bonus demografi, soal kesehatan (khususnya stunting), hingga tenaga kerja.

"Itu semua kami rumuskan di samping secara spot-spot banyak teman-teman yang punya minat khusus, ada yang pariwisata, industri kreatif dan sebagainya.  Ini akan kami kumpulkan kemudian menjadi program, mudah-mudahan di Munas ini bisa dirumuskan itu dan ditindaklanjuti daerah," ucapnya yang juga Gubernur Jawa Tengah.

Ganjar menambahkan, sebenarnya banyak kegiatan yang bisa dilakukan dengan potensi yang dimiliki untuk menyelesaikan persoalan bangsa sehingga Kagama tidak menjadi beban bagi negara, tetapi bagian solusi menyelesaikan persoalan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara serta undangan lainnya. (dp/r5)