-->

Senin, 22 Mei 2023

Belum Tertangani, Barang Inventaris Medis Tak Terpakai RSUD Karangasem Kembali Disinggung Komisi IV DPRD Karangasem

 Belum Tertangani, Barang Inventaris Medis Tak Terpakai RSUD Karangasem Kembali Disinggung Komisi IV DPRD Karangasem

 

BALIKINI.NET | KARANGASEM —  Tepat setahun yang lalu yakni bulan Mei 2022, Komisi IV DPRD kabupaten Karangasem mengadakan sidak ke RSUD Karangasem dan mendapati temuan sampah medis dan aset atau barang inventaris medis yang sudah rusak, menumpuk di Rumah sakit plat merah tersebut.

Hal tersebut disinggung kembali dalam rapat kerja Komisi IV DPRD kabupaten Karangasem bersama BKPSDM, RSUD dan Dinas Pendidikan Karangasem yang digelar pada Senin (22/5/2023). Ni Kadek Wesya Kusmia Dewi, anggota Komisi IV DPRD kabupaten Karangasem dalam rapat tersebut menanyakan kembali, kenapa barang inventaris yang rusak tersebut masih menumpuk di salah satu ruang RSUD Karangasem dan belum juga tertangani hingga kini. "Ini sudah satu tahun lamanya,kok belum ditangani? Yang saya khawatirkan adanya penyakit baru bagi pasien yang sudah sakit," cetusnya.

Ditanggapi Direktur RSUD Karangasem jika memang hal tersebut juga menjadi kekhawatirannya. Pihaknya mengatakan jika ia tidak abai, melainkan sudah berproses untuk melakukan penghapusan agar barang inventaris medis atau aset yang sudah rusak tersebut dapat dimusnahkan atau dilelang sebagaimana mestinya. "Untuk penghapusannya, prosesnya sedang berlangsung ya, kita mengikuti proses dan penilaian dari KPKNL (kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang) Singaraja kita tetap berkoordinasi karena itu aset daerah," kata Direktur RSUD Karangasem Dr Gede Yulia Sena pada awak media usai rapat. Pihaknya pun berharap agar proses tersebut berlangsung secepatnya.

Terkait barang inventaris medis yang telah rusak yang dimaksud meliputi ranjang pasien, ambulance, sepeda motor, alat-alat medis yang sudah rusak dan tak terpakai dan lain sebagainya. Dimana semua "limbah" tersebut memang masih menumpuk di RSUD Karangasem. "Memang masih ada, tapi ini tidak akan menimbulkan masalah penyakit baru. Kami sudah lakukan pembersihan juga seperti foging, kami jamin tidak akan menimbulkan penyakit. Namun bagi kami itu mengganggu dalam hal estetika," tandasnya.

Terlepas dari segala permasalahan yang ada di RSUD Karangasem pihak dewan memberi apresiasi terhadap segala kemajuan RSUD Karangasem, baik dari segi pelayanan maupun fasilitas medis. "Kami mengapresiasi RSUD Karangasem karena sudah mulai berbenah," kata Mardana Wimbawa, Komisi IV DPRD Karangasem sebelum mengawali pertanyaan terkait pembahasan Jaspel yang tersendat di RSUD Karangasem. (Ami)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved