-->

Jumat, 27 Februari 2026

Terekam CCTV, Penjambret Tas Lansia di Karangasem Dibekuk Polisi

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Aksi penjambretan terhadap seorang perempuan lanjut usia di wilayah Karangasem akhirnya berhasil diungkap. Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) kini telah diamankan jajaran Polres Karangasem.

Dalam pers rilis yang diadakan pada Jumat (27/2/2026) Kapolres Karangasem, I Made Santika, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban, seorang lansia, berjalan kaki seorang diri menuju tokonya pada siang hari.


Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku datang menggunakan sepeda motor dan mendekati korban dari arah belakang. Saat posisi sudah cukup dekat, pelaku langsung menarik tas yang dibawa korban secara paksa.

Tarikan tersebut menyebabkan korban kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh. Pelaku kemudian melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Aksi itu terekam jelas kamera CCTV di sekitar lokasi sehingga memicu perhatian masyarakat.


Kapolres menjelaskan, setelah menerima laporan, tim Satreskrim langsung melakukan penyelidikan (lidik) dengan menganalisis rekaman CCTV serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Dari hasil identifikasi, pelaku diketahui merupakan residivis kasus narkotika yang pernah menjalani proses hukum sebelumnya.

“Begitu kami pastikan identitasnya melalui rekaman CCTV, tim langsung bergerak. Pelaku memang sudah dikenal sebagai residivis,” ujar Kapolres.

Pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan. Sejumlah barang bukti turut disita untuk kepentingan penyidikan.

Pasal yang Dikenakan

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencurian dengan kekerasan (curas).

Pasal tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling lama 9 hingga 12 tahun, tergantung unsur kekerasan dan akibat yang ditimbulkan.

Kapolres menegaskan bahwa tindakan pelaku yang menyasar lansia dinilai sangat meresahkan dan membahayakan.

“Korban adalah warga lanjut usia. Tindakan seperti ini tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga berdampak pada psikologis korban. Kami pastikan proses hukum berjalan tegas,” tegasnya.


Atas peristiwa tersebut, Polres Karangasem mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi warga lanjut usia yang beraktivitas seorang diri.

Masyarakat juga diminta segera melapor melalui layanan 110 apabila melihat atau mengetahui adanya tindak kejahatan. (Ami)

Truk Engkel Terjun ke Jurang di Bungaya, Tiga Orang Luka Berat

Laporan reporter; Gusti Ayu Purnamiasih 
KARANGASEM, Bali Kini - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Banjar Dinas Timbul, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Jumat (27/2) sekitar pukul 07.00 WITA. Sebuah truk engkel DK 8632 FF terjun ke bawah jembatan sedalam jurang setelah diduga mengalami out of control saat melintasi jalan turunan.

Informasi yang dihimpun, truk krem tersebut dikemudikan I Kadek Rupiarta (32), warga Dusun Suwitrayasa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung. Kendaraan melaju dari arah barat menuju timur sebelum akhirnya oleng di lokasi kejadian.

“Setibanya di TKP dengan kondisi jalan menurun, kendaraan mengalami oleng dan pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraan hingga terperosok ke bawah jembatan dalam posisi terbalik,” terang petugas di lapangan.

Akibat kejadian itu, tiga orang mengalami luka berat hingga sedang. Selain sopir, dua penumpang turut menjadi korban yakni I Komang Purusa (32), warga Banjar Dinas Babakan, Desa Gegelang, mengalami patah kaki kanan, luka robek di kepala bagian depan atas serta lecet di beberapa bagian tubuh. Korban lainnya, I Gede Merta Mova (29), asal Dusun Tengah, Desa Gunaksa, Klungkung, mengalami patah paha kiri dan lecet pada lutut.

Seluruh korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi dan langsung dilarikan ke RS Balimed Karangasem untuk mendapatkan penanganan medis.

Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 100 juta, mengingat kondisi truk mengalami kerusakan berat.

Petugas dari Polsek Bebandem bersama warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi korban dari dasar jurang. Arus lalu lintas di jalur Desa Bungaya sempat diatur untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan. Selain itu, petugas juga melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi, mengamankan barang bukti serta berkoordinasi dengan unit derek untuk mengevakuasi badan truk dari bawah jembatan.

Kasus kecelakaan tunggal ini kini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Karangasem guna penyelidikan lebih lanjut. (Ami

Pencurian Sapi di Manggis Terungkap, Pelaku dan Korban Saling Kenal

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Kasus pencurian ternak kembali terjadi di wilayah Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Satuan Reserse Kriminal Polres Karangasem berhasil mengungkap kasus pencurian seekor anak sapi jantan (godel) yang terjadi pada Januari 2026. Dan diungkap ke media melalui pers rilis yang diadakan pada Jumat (27/2/2026).

Kapolres Karangasem, I Made Santika, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah korban melapor kehilangan ternaknya yang diikat di kandang.


Peristiwa terjadi di wilayah Desa Gegelang, Kecamatan Manggis. Berdasarkan keterangan polisi, korban meninggalkan rumah untuk pergi ke Denpasar. Saat itu seekor anak sapi jantan berusia sekitar satu tahun diikat di kandang miliknya.

Sepulang dari luar daerah, korban mendapati ternaknya sudah tidak berada di tempat. Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi dan tidak ditemukan, korban melapor ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan di sekitar lingkungan desa.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan seorang tersangka yang diketahui masih satu wilayah dengan korban. Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku diduga mengambil sapi tersebut saat mengetahui kondisi kandang dalam keadaan tanpa pengawasan.

“Kasus ini bersifat perseorangan dan antara korban dengan pelaku saling mengenal. Motifnya masih kami dalami, namun dugaan sementara karena faktor ekonomi,” ujar Kapolres.

Kerugian dan Barang Bukti

Sapi yang dicuri merupakan anak sapi jantan dengan perkiraan usia sekitar satu tahun. Nilai kerugian ditaksir kurang lebih Rp5 juta.

Polisi menyatakan hewan ternak tersebut telah ditemukan dan diamankan sebagai barang bukti. Dan saat ini telah dikembalikan kepada pemiliknya..

Pasal yang Diterapkan

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencurian dengan pemberatan (curat).

Pasal tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun atau denda kategori V.

Kapolres menegaskan bahwa pencurian ternak tetap menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena berdampak langsung pada penghidupan masyarakat.

“Ternak bagi warga bukan sekadar hewan, tapi sumber ekonomi. Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila ada aktivitas mencurigakan,” tegasnya.

Saat ini tersangka telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga memastikan pengawasan di wilayah pedesaan akan ditingkatkan guna mencegah kasus serupa terulang. (Ami)

15 Pelaku Pencurian Dibekuk, Satreskrim Polres Karangasem Sita 8 Motor hingga Anak Sapi

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini  – Sepanjang Januari hingga Februari 2026, Satuan Reserse Kriminal Polres Karangasem berhasil mengungkap 17 kasus pencurian yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karangasem. Hal ini dikatakan melalui kegiatan pers rilis Sikat Agung 2026 yang dilaksanakan di Lobi Polres Karangasem pada Jumat (27/2/2026). 

Pengungkapan tersebut dipimpin Kasat Reskrim AKP Alberto Diovant atas perintah Kapolres AKBP I Made Santika. 

Total 15 tersangka diamankan dengan rincian 4 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 4 pencurian dengan kekerasan (curas), 5 pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan 2 pencurian biasa.

Wilayah yang menjadi lokasi kejadian tersebar di Kecamatan Karangasem, Manggis, Rendang, Abang, hingga Kubu. Beberapa TKP di antaranya Jalan Raya Denpasar–Padangbai wilayah Antiga, ruang guru SMA PGRI Amlapura, sejumlah minimarket, tower telekomunikasi, hingga parkiran sekolah di Kubu.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 8 unit sepeda motor, 2 unit mobil, 1 laptop, 40 gram emas, serta 1 ekor anak sapi (godel).

Modus Beragam

Dalam kasus curat, pelaku memanfaatkan kelengahan penjaga toko untuk mengambil barang, mencuri anak sapi yang ditinggal pemiliknya, hingga mengambil baterai lithium tower karena pagar tidak terkunci dan merusak gembok rak penyimpanan.

Pada kasus curas, pelaku diduga menabrak korban saat lengah melihat Google Maps, lalu menjambret kalung emas dari belakang.

Sementara curanmor dilakukan dengan modus kunci masih nyantol maupun menggunakan kunci palsu.

Untuk pencurian biasa, salah satu tersangka yang merupakan penanggung jawab tim di area timur Karangasem diduga mengambil dan menjual baterai lithium milik perusahaan tempatnya bekerja.

Proses Hukum Berjalan

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yakni Pasal 477 untuk curat, Pasal 479 untuk curas, serta Pasal 476 untuk pencurian biasa. Ancaman hukuman berkisar 5 hingga 12 tahun penjara, tergantung jenis tindak pidana yang dilakukan.

Saat ini para tersangka ditahan di Rutan Polres Karangasem, sejumlah polsek jajaran, serta sebagian telah dilimpahkan ke Bapas, Lapas, dan Kejaksaan Negeri Karangasem.

Pengungkapan ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan jalanan maupun pencurian di wilayah Karangasem. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, memastikan kendaraan terkunci dengan aman, serta tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan.

Singkatnya, kelengahan sedikit saja, pelaku langsung bergerak. Polisi sudah bergerak cepat. Sekarang giliran masyarakat lebih hati-hati. (Ami)

Kamis, 26 Februari 2026

Pengawasan Takjil di Pasar Senggol Semarapura, BPOM Temukan Satu Sampel Mengandung Rhodamin B

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Denpasar melaksanakan intensifikasi pengawasan pangan, termasuk jajanan buka puasa (takjil), di Pasar Senggol Semarapura, Klungkung, Kamis (26/2).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tahun 2026.

Dalam pengawasan tersebut, petugas mengambil enam sampel makanan dari pedagang di Pasar Senggol Semarapura. Hasil uji cepat (rapid test) menunjukkan satu sampel kerupuk positif mengandung zat berbahaya Rhodamin B, yakni pewarna sintetis yang dilarang digunakan pada pangan.

Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Made Ery Bahari, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menarik produk tersebut dari peredaran dan melakukan penelusuran terhadap asal produksi makanan dimaksud. “Kami akan menelusuri hingga ke tempat produksinya dan memberikan edukasi kepada pembuatnya agar tidak lagi menggunakan bahan berbahaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Rhodamin B merupakan pewarna tekstil yang berbahaya apabila terakumulasi di dalam tubuh. Dampaknya tidak bersifat langsung, namun dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan serius seperti kerusakan organ dan kanker.

Adapun jenis makanan yang diuji meliputi kolak, es gula, jajan giling, bakso, tahu, pepes ikan, dan kerupuk. Parameter pengujian mencakup kandungan formalin, pewarna sintetis Rhodamin B, dan boraks dengan metode rapid test.

Wabup Tjok Surya mengimbau para produsen dan pedagang makanan agar tidak menggunakan bahan-bahan yang dilarang dalam proses produksi. “Kami mengingatkan agar tidak menggunakan pewarna tekstil atau bahan tambahan berbahaya lainnya. Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam memilih dan mengonsumsi makanan. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur oleh tampilan makanan yang mencolok, karena warna yang terlalu cerah bisa jadi berasal dari bahan yang tidak sesuai ketentuan.

Sebelumnya, pada hari yang sama, BPOM Denpasar juga telah melakukan pengambilan 14 sampel makanan dari pedagang takjil di sekitar Kampung Gelgel serta enam sampel di sekitar Kampung Lebah. Seluruh sampel tersebut dinyatakan negatif dan bebas dari bahan berbahaya.

Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama BPOM berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan pangan guna memastikan keamanan konsumsi masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Pria Inggris ini Dihukum 11 Tahun Selundupkan 1,3 kg Kokain

 
Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini - Membawa 1,3 kg kokain dari Spanyol ke Bali mengantarkan Pria asal Inggris bernama Kial Garth Robinson, harus mendekam di penjara selama 11 tahun. Itu tertuang dalam sidang putusan, Kamis (26/02) di PN Denpasar.
Putusan ini menyamakan tuntutan Jaksa Kejati Bali yang sebelumnya mengajukan hukuman tuntutan pidana 11 tahun penjara. Didampingi Penasehat Hukum, Robert Kuwana di PN Denpasar, terdakwa yang membawa kokain seberat 1.343,67 gram bruto, menyatakan menerima.
 "Selain hukuman fisik, terdakwa juga dihukum pidana denda sebesar Rp1 miliar subsider  190 hari," tutur Dewa Ari mewakili jaksa I Made Dipa Umbara.
Terdakwa kelahiran 4 Mei 1996 itu dalam dakwaan menyebutkan ditangkap saat melintasi pemeriksaan di terminal kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai pada Rabu, 3 September 2025, sekira pukul 20.30 Wita.
Disebutkan bahwa barang terlarang itu ditemukan dalam tas punggung warna hitam merek "Samsonite" yang terdakwa bawa dari Barcelona – Spanyol. Bahwa ditangkapnya terdakwa, terkait rangkaian penangkapan petugas BNN sebelumnya .
"Terdakwa datang ke Bali karena disuruh oleh seseorang bernama Santos untuk membawa tas berisi kokaina untuk diserahkan kepada seseorang yakni Piran Ezra Wilkinson," Sebut Jaksa.
Adapun Piran Ezra Wilkinson (berkas terpisah dihukum sama 8 tahun) ditangkap petugas BNNP Bali pada hari Kamis, tanggal 4 September 2025 sekira Pukul 02.30 Wita di Kamar No.102 Villa Anginsepoi, Banjar Pengembangan, Pererenan, Mengwi Badung. 
Terdakwa sebelumnya telah membooking kamar di Villa Anginsepoi dan setelah terdakwa ditangkap, petugas membawa terdakwa ke villa tersebut dan checkin di Kamar No. 102.
Selanjutnya setelah terdakwa memberitahu Santos, dijawabnya bahwa sebentar lagi akan datang seseorang yang akan mengambil tas berisi kokain yang terdakwa bawa.
Dan, tidak lama kemudian Piran Ezra Wilkinson datang ke Villa Anginsepoi tersebut atas suruhan Santos, sehingga yang bersangkutan ditangkap oleh petugas BNNP Bali.
Adapun barang bukti yang disita dari terdakwa, 2 buah kemasan plastik bening yang didalamnya masing-masing terdapat plastik klip berisi serbuk warna putih yang merupakan narkotika jenis Kokaina berat keseluruhan 1.343,67 gram Brutto atau 1.321 gram Netto.
Untuk tugas ini, terdakwa mengaku dijanjikan upah menggunakan mata uang digital Cryptocurrency sebanyak 5.000 USDC atau sekira USD 5.000,- setelah berhasil menyerahkan kokaina tersebut kepada Piran Ezra Wilkinson di Bali.
Untuk tiket pesawat dan tempat menginap di Bali, telah diterimanya sebanyak 3.000 USDC atau sekira USD 3.000,- pada tanggal 1 September 2025.
Oleh terdakwa uang tersebut seluruhnya telah habis gunakan untuk membeli tiket penerbangan dari Barcelona ke Bali dan oder tiket dari Bali ke Thailand (terdakwa berencana kembali ke Thailand pada tanggal 8 September 2025). Serta untuk menyewa kamar di Villa Anginsepoi, dan membeli pakaian, makanan minuman serta kebutuhan lainnya.

Seru, PAUD Bermutu, Libatkan Ratusan Pendidik PAUD

Ket. Foto : 
Pemkot Denpasar Gelar Talk Show Digital

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Disdikpora menggelar kegiatan Talk Show Digital Seru, Paud Bermutu, di Gedung BPMP, Kamis (26/2).

Acara yang ditujukan untuk membekali para pendidik terkait dengan pembuatan konten digital sebagai media pembelajaran agar lebih interaktif dan bijak ini, dihadiri langsung Ketua Pokja Bunda PAUD, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua PP Paud Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya. 


Dalam sambutannya, Ketua Pokja Bunda PAUD, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan, melalui pelaksanaan talk show ini diharapkan gerakan digitalisasi dapat menjadi salah satu media untuk pembelajaran bagi anak yang seru dan menyenangkan. 

"Digital itu bisa seru dan menyenangkan, dengan konten yang interaktif. Dalam hal ini tentunya kita bisa meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan anak usia dini secara signifikan," ungkapnya. 


Namun, ada satu kata kunci penting yang tetap harus diperhatikan. Yakni bijak dalam menggunakan teknologi digital ini. Sebagai pendidik, kata Ayu Kristi, kita semua adalah filter utama, yang harus mampu memanfaatkan teknologi tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan, karakter, dan budaya lokal bali yang kita cintai. 


"Teknologi adalah asisten kita, tetapi kasih sayang dan bimbingan ibu dan bapak guru tetaplah jantung dari pendidikan PAUD," tegas Ayu Kristi.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, pelaksanaan talk show ini adalah merupakan salah satu dari rangkaian acara Gebyar PAUD Kota Denpasar tahun 2026. 

Setidaknya, pada pelaksanaan kegiatan ini, hadir 100 orang pendidik dan juga kepala sekolah PAUD se-Kota Denpasar. Lebih jauh dirinya juga mengatakan, para pendidik nantinya diharapkan dapat membawa pulang semangat baru dan keterampilan teknis yang bisa langsung dipraktikkan di kelas masing-masing. 

"Mari kita jadikan Kota Denpasar sebagai pelopor pendidikan PAUD yang kreatif, inovatif, dan berwawasan teknologi," ujarnya. (Win)

DTIK Fest Siap Meriahkan Rangkaian HUT ke-238 Kota Denpasar

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi saat melaksanakan Jumpa Pers DTIK Festival Tahun 2026 di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Kamis (26/2).

Usung Tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”, Selaraskan Transformasi Digital dan Keberlanjutan Lingkungan.

Denpasar, Bali Kini - Gelaran Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival Tahun 2026 siap digelar. Kegiatan tahunan ini akan dibuka bertepatan dengan Puncak Peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar, Jumat (27/2) mendatang dan akan berlangsung hingga Minggu (1/3). Beragam inovasi unggulan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mengisi fetival ini. Tak hanya itu, inovasi unggulan dari stakeholder akademisi, start up, komunitas, asosiasi hingga perguruan tinggi juga turut meramaikan gelaran yang akan berlangsung di Kawasan Dharma Negara Alaya, Graha Sewaka Dharma dan Taman Kota Lumintang ini. 

Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan Jumpa Pers DTIK Festival Tahun 2026 yang dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Kamis (26/2). Turut hadir Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Kadis Tenaga Kerjaan dan Sertifikasi Kompetensi, I Gusti Ayu Ngurah Raini, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti serta OPD terkait lainya. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut mengatakan, pelaksanaan DTIK Festival Tahun 2026 ini mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow. Dimana, tema tersebut mengandung makna menyelaraskan transformasi digital untuk mendukung keberlanjutan lingkungan yang lebih hijau. 

“Hadir sebagai kolaborasi 9 Perangkat Daerah, DTIK Festival 2026 dihiasi beraneka ragam kegiatan dengan mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow guna menyelaraskan teknologi untuk masa depan yang lebih hijau,” ujar Arya Wibawa. 

Lebih lanjut dijelaskan, tema tersebut menjadi arah utama penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan DTIK Festival 2026, sekaligus menegaskan komitmen Kota Denpasar dalam mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Sehingga, dalam pelaksanaannya DTIK Festival mengangkat semangat kolaborasi lintas sektor, festival ini menghadirkan pameran teknologi, aneka lomba, seminar, serta workshop yang melibatkan perangkat daerah, startup, akademisi, komunitas, pelajar, hingga masyarakat umum. 

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa teknologi dapat bersinergi dengan sektor ekonomi kreatif, budaya, ketenagakerjaan, dan pelayanan publik dalam satu ekosistem pembangunan yang terintegrasi. Harapan kami melalui DTIK Festival ini, inovasi dan transformasi digital terus tumbuh dan berkembang yang tentunya memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat dalam mewujudkan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju,” ujarnya. 

Sementara, Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi menjelaskan, dengan dibalut spirit Vasudhaiva Kutumbakam, DTIK Festival 2026 menghadirkan sinergi antar perangkat daerah melalui berbagai kegiatan pendukung. Mulai dari acara SENJA yang dihelat Dinas Koperasi dan UMKM dengan menampilkan pameran UMKM yang dimeriahkan dengan aneka lomba dan workshop kreatif serta Acara Gema Tridatu yang menyajikan berbagai produk IKM gelaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kotya Denpasar. 

“Adapula Bazar Pangan sebagai upaya menjaga kestabilan harga pangan serta Lomba Ikan Mas Koki Bali yang menjadi upaya pelestarian ikan mas koki trah Bali asli gelaran Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan,” jelas Wira. 

Selanjutnya, dari Dinas Pertanian turut menghadirkan vaksinasi, pemeriksaan hewan dan katrastasi hewan peliharaan. DTIK Fest kali ini juga dimeriahkan Bursa Kerja dari Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikat Kompetensi sebagai upaya mengatasi pengangguran dengan menghadirkan ribuan lowongan dari ratusan Perusahaan. DTIK Festival 2026 semakin meriah dengan pelaksanaan Parade Ngelawar serta Apresiasi Budaya HUT ke-238 Kota Denpasar dibawah naungan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Pada hari terakhir, juga akan dimeriahkan dengan kegiatan Funwalk yang bertabur hadiah dan doorprize akan digelar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar. 

Wirakusuma mengatakan, Dinas Kominfos selaku penyelenggara DTIK Festival menggelar kegiatan pameran inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), beraneka lomba dan workshop serta literasi digital. Sebanyak 35 stand pameran TIK akan menampilkan inovasi teknologi dari akademisi, startup, serta perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.  Pameran ini menjadi ruang promosi sekaligus edukasi mengenai layanan publik berbasis teknologi dan transformasi digital daerah. 

“Adapun peserta pameran DTIK Festival 2026 cukup beragam, mulai dari start up, komunitas, akademisi serta asosiasi. Dari komunitas antara lain Brown Bag Films Bali, Balinimation, Mafindo Wilayah Bali, Baliola, Koding Akademi, Palm Studio, Gumi Production, Wasana / Pesona Plastik serta dari kelompok asosiasi hadir Asosiasi Profesional IT (APIT) Bali,” ujarnya. 

Selaras dengan tema “Greener Tomorrow”, lanjut Wirakusuma, sejumlah lomba dan kegiatan edukatif difokuskan pada isu lingkungan dan literasi digital, antara lain: Lomba Video Drone, Lomba Video Pengelolaan Sampah tingkat Desa/Kelurahan, Lomba Video berbasis Artificial Intelligence (AI), e-Sport dan Lomba Menyanyi Anak. Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda untuk tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan yang kuat.

Sebagai semangat mendekatkan pelayanan publik kepada Masyarakat, Wirakusuma mengatakan bahwa DTIK Fest 2026 juga menghadirkan layanan mobil keliling. Diantaranya, Layanan Mobil Samsat, Mobil Perpustakaan Keliling, Mobil Pelayanan Pajak, Mobil SIM Keliling, Mobil BNN serta Mobil Layanan Kas Keliling Bank Indonesia.  

“Melalui DTIK Festival 2026, Kota Denpasar kembali menegaskan posisinya sebagai kota cerdas yang tidak hanya berorientasi pada transformasi digital, tetapi juga berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang. Sebagai bentuk implementasi nyata konsep ramah lingkungan, area kegiatan DTIK Festival 2026 juga dilengkapi dengan penataan waste station dan sistem pengelolaan sampah terintegrasi,” ujar Wirakusuma. (Ags).

Tingkatkan Sinergi Kemanusiaan, PMI Bangli Gelar Mukerkab 2026 di Ruang Krisna

​BANGLI , BALI KINI  – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli resmi menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) Tahun 2026. Acara yang menjadi agenda krusial dalam menentukan arah kebijakan organisasi setahun ke depan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus PMI Kabupaten Bangli.

​Kegiatan yang berlangsung pada Kamis 26/2/2026 Bertempat di Ruang Rapat Krisna, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bangli.  dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, ini menunjukkan betapa strategisnya peran PMI dalam mendukung program kemanusiaan dan kesehatan di wilayah "Kota Dingin" tersebut.
​Pelaksanaan Mukerkab kali ini dihadiri juga oleh  Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika yang sekaligus sebagai Dewan Kehormatan PMI Kab, Bangli. Kehadiran pimpinan legislatif ini menegaskan adanya dukungan penuh dari sisi kebijakan dan anggaran bagi program-program PMI.

​Selain itu, tampak hadir pula I Gusti Made Arya Wisnu Mataram, Wakil Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali. Perwakilan jajaran Forkopimda Kabupaten Bangli, Pimpinan Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Bangli, Jajaran pengurus PMI dari tingkat kabupaten hingga kecamatan se-Kabupaten Bangli.
​Dalam sambutannya, I Wayan Diar mengatakan Pemerintah Kabupaten Bangli terus berlari mengejar ketertinggalan agar sejajar, bahkan melampaui kabupaten/kota lain di Bali. Sejalan dengan semangat tersebut, saya berharap PMI Bangli juga mampu menjadi organisasi kemanusiaan terdepan yang menjadi kebanggaan masyarakat.

​Eksistensi PMI selama ini telah dirasakan nyata melalui Layanan Sosial yakni Pelayanan ambulans dan penyediaan darah yang sigap. Pembinaan Generasi Muda melalui Penguatan karakter melalui Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah. Serta Respon Strategis yakni dengan ikut ber Kontribusi aktif dalam menghadapi tantangan bencana, kesehatan, dan lingkungan.

​Muskerkab ini adalah momentum krusial untuk mengevaluasi capaian sekaligus merancang langkah inovatif ke depan. Saya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi. PMI tidak bisa berjalan sendiri; kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat adalah kunci pelayanan yang optimal.

​"PMI harus terus bertransformasi menjadi organisasi yang responsif dan akuntabel. Melalui Mukerkab ini, kita pertajam sinergi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat agar pelayanan kemanusiaan di Bangli semakin dirasakan manfaatnya," ujar Wayan Diar di hadapan para peserta.

​Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua PMI Provinsi Bali, I Gusti Made Arya Wisnu Mataram, mengapresiasi kemajuan yang diraih PMI Bangli. Ia berharap hasil musyawarah ini dapat melahirkan inovasi baru, terutama dalam penguatan stok darah dan kesiapsiagaan bencana.
​Keterlibatan berbagai OPD dan Forkopimda dalam pembukaan Mukerkab ini memperlihatkan bahwa urusan kemanusiaan adalah tanggung jawab kolektif. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan PMI Bangli mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan situasi darurat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

​Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan Pemaparan evaluasi pelaksanaan program kerja PMI Kab. Bangli tahun 2025 dan Pemaparan rencana program kerja PMI Kabupaten Bangli tahun 2026 serta Pemaparan evaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2025 dan rencana program kerja UDD PMI Kabupaten Bangli tahun 2026 Dan ditutup dengan Sesi diskusi.

Bupati Bangli Terima Arahan dari Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah

Denpasar , Bali Kini - Bupati Bangli SN Sedana Arta beserta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli menghadiri pertemuan penting guna menerima arahan langsung dari Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Jenderal TNI (Purn) Luhut B. Panjaitan. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Kerta Sabha, Jalan Surapati I Denpasar, Bali pada Kamis, (26/2/2026) ini berfokus pada penguatan ekosistem digital dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Dalam arahannya, Luhut B. Panjaitan menekankan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan pemerintahan yang efisien, transparan, dan bebas korupsi. Ia menyoroti pentingnya integrasi data antar-instansi agar pelayanan publik dapat diakses masyarakat dengan lebih cepat dan mudah.

Poin Utama arahan tersebut mendorong Pemkab Bangli untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi layanan mandiri ke dalam satu platform digital nasional yang terpadu, Penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di tingkat kabupaten sebagai fondasi utama menuju Smart City, Pemanfaatan tools digital dalam pengawasan anggaran daerah untuk memastikan setiap rupiah tepat sasaran bagi kesejahteraan masyarakat Bangli serta Arahan untuk meningkatkan kompetensi ASN di lingkungan Pemkab Bangli agar adaptif terhadap perubahan teknologi.

Disela kegiatan tersebut, Bupati SN Sedana Arta menegaskan komitmen Bangli untuk menerapkan arahan-arahan ini, dengan menjabarkan rencana komprehensif untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi layanan mandiri ke dalam platform digital nasional yang terpadu. Langkah ini akan menyederhanakan akses warga terhadap layanan dan informasi penting.
"Kami sepenuhnya berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat kami," ujar Sedana Arta. Dengan memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan mendorong ekosistem Smart City, kami bertujuan untuk menciptakan pemerintahan yang lebih responsif dan efisien. 

Kehadiran jajaran terkait dari Pemkab Bangli menunjukkan keseriusan daerah dalam menyambut era baru pemerintahan digital yang lebih lincah dan responsif terhadap kebutuhan warga. Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Bali, Bupati/ Walikota se-Bali beserta jajarannya.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved