-->

Senin, 04 Mei 2026

Buka Prostitusi Online, Tiga Gadis Bule Diciduk Imigrasi Denpasar


DENPASAR , BALI KINI  - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim)  berhasil mengamankan tiga WNA yang diduga melakukan aktivitas tidak sesuai dengan izin tinggal, yaitu melakukan praktik prostitusi online.

Operasi ini berawal dari pemantauan terhadap sebuah situs web yang mengindikasikan adanya WNA yang menawarkan jasa pekerja seks komersial (PSK). Berdasarkan informasi tersebut, tim Inteldakim segera melakukan penyelidikan dan operasi di dua lokasi berbeda.

Di lokasi pertama, menyasar sebuah vila di wilayah Mengwi. tim mengamankan dua wanita WNA. Mereka berinisial EJN (21) asal Nigeria dan ED (22) asal Rusia. Keduanya masuk ke Indonesia dengan Izin Tinggal Kunjungan (ITK).

Keduanya diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk kegiatan ilegal. EJN tercatat masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 21 Maret 2026. Sementara itu, ED masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada10 Maret 2026.

Selanjutnya, di lokasi kedua yang berada di sebuah hotel di wilayah Renon, tim mengamankan seorang perempuan berinisial AR (27) asal Rusia. Ia masuk ke Indonesia pada 22 April 2026 dan juga memegang Izin Tinggal Kunjungan. AR saat diamankan di dalam kamar hotel bersama seorang pria.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, menyatakan bahwa ketiga WNA tersebut telah dibawa ke kantor imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Kami tidak akan mentolerir bagi warga negara asing yang mealkukan penyalahgunaan izin tinggal untuk kegiatan yang melanggar hukum dan norma di Indonesia," kata Haryo Sakti, dalam keterangannya Senin (04/05).
Senada dengan itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menyampaikan bahwa imigrasi tidak hanya memberikan kemudahan layanan bagi wisatawan asing, tetapi juga memastikan bahwa setiap WNA yang berada di Indonesia mematuhi aturan dan memberikan dampak positif.

Deretan Pejabat Hadir, Perayaan HUT ke-75 Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Berlangsung Meriah di Jro Subagan


Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini — Perayaan ulang tahun ke-75 tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu), I Gusti Made Tusan, berlangsung meriah dan penuh kehangatan di kediamannya di Jro Subagan, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Subagan, Amlapura, Sabtu (2/5/2026). Ribuan undangan memadati lokasi acara, termasuk jajaran pejabat penting di Karangasem.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika, Kapolres Karangasem, Dandim 1623, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, serta anggota Forkopimda dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Karangasem.

Tokoh GMT lainnya, I Gede Krisna Adi Widana mengungkapkan, sekitar 1.200 undangan hadir dalam perayaan tersebut. Ia menjelaskan, pada sore hari acara difokuskan untuk tim pemenangan GMT mulai dari koordinator desa hingga koordinator kecamatan, sebagai ajang ramah tamah sekaligus temu wirasa menyongsong agenda ke depan. Sementara pada malam hari, kegiatan dilanjutkan bersama seluruh karyawan perusahaan.

Suasana haru sempat terasa saat Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata yang merupakan putra sulung I Gusti Made Tusan, tiba di lokasi dan langsung melakukan sungkem kepada sang ayah, sembari menyerahkan kado istimewa.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Guspar tersebut menyampaikan rasa syukur atas anugerah kesehatan yang diberikan kepada ayahnya hingga memasuki usia 75 tahun atau yang dikenal sebagai Jubilieum Berlian (Diamond Jubilee).

“Ajik adalah guru dan panutan bagi saya. Saya belajar banyak dari pengalaman panjang beliau,” ujarnya, seraya mengucapkan selamat ulang tahun.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi tiup lilin dan pemotongan tumpeng. Potongan pertama diberikan kepada Bupati Karangasem, disusul Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Ketua DPRD I Wayan Suastika, serta Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta.

Sementara itu, I Gusti Made Tusan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Karangasem.

“Terima kasih atas kehadiran dan doa dari semua pihak. Ini menjadi semangat bagi saya untuk terus berbuat lebih banyak bagi masyarakat,” ujarnya kepada awak media.

Acara ini juga dihadiri pimpinan maupun perwakilan dari berbagai partai politik, menambah semarak perayaan yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut. (Ami)

Dari Aksi Sosial Tim Posyandu ProvinsiTim Posyandu Denpasar Siap Bersinergi dan Bergerak Bersama Wujudkan Posyandu Era Baru

Ket. Foto : Pelaksanaan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” yang digelar Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali di dua lokasi di Kota Denpasar, yang dipimpin Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster didampingi Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Senin (4/5).

Denpasar , Bali Kini - Semangat kolaborasi dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” yang digelar Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali di Kota Denpasar, Senin (4/5).

Kegiatan yang dipimpin Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster ini berlangsung di dua lokasi, yakni Kelurahan Pemecutan dan Kelurahan Peguyangan, sebagai upaya memperkuat pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tengah masyarakat. Kehadiran Ny. Putri Koster bersama jajaran OPD Provinsi Bali disambut Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa yang mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan berkelanjutan dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali kepada kader Posyandu di Kota Denpasar. Ayu Kristi menegaskan bahwa Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar siap mendukung program provinsi melalui sinergi dan aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. "Penguatan Posyandu menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat," ujar Ayu Kristi.

Selebihnya Ny. Ayu Kristi juga melaporkan bahwa sasaran penerima pembinaan dan bantuan pada kegiatan ini melibatkan para kader Posyandu 6 SPM yang bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketertiban dan keamanan. Sebanyak 98 kader berasal dari Kelurahan Pemecutan dan 78 kader dari Kelurahan Peguyangan. Selain itu, Kelurahan Pemecutan memiliki 14 kelompok Posyandu dan Kelurahan Peguyangan memiliki 13 kelompok Posyandu 6 SPM yang seluruhnya telah melaksanakan transformasi layanan menuju Posyandu era baru.

Lebih lanjut dijelaskan, Kota Denpasar saat ini memiliki 459 kelompok Posyandu yang tersebar di 27 desa dan 16 kelurahan dengan total 4.011 kader. Seluruh kelompok tersebut telah melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM dan telah memiliki Surat Keputusan dari masing-masing perbekel maupun lurah. "Selain itu, terdapat empat Tim Pembina Posyandu Kecamatan, 27 Tim Pembina Posyandu Desa, dan 16 Tim Pembina Posyandu Kelurahan yang terus bersinergi dengan OPD pengarah dalam memperkuat pelayanan berbasis masyarakat," ujar Ayu Kristi.

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menjelaskan bahwa program “Membina dan Berbagi” merupakan agenda berkelanjutan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali yang dilaksanakan sepanjang tahun. Program ini tidak hanya memberikan pembinaan kepada kader Posyandu, namun juga bantuan sosial berupa beras, telur, dan susu bagi kader. Selain penguatan kapasitas kader, Ny. Putri Koster juga mengajak seluruh kader Posyandu untuk ikut bergerak dalam penanganan sampah berbasis sumber melalui gerakan Palemahan Kedas (Padas). 

"Perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga dan lingkungan desa guna mewujudkan pola hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujar Putri Koster. (Pur)

Jelang PKB Ke-48, Walikota Jaya Negara Pantau Kesiapan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara

Ket. Foto : Kehadiran Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam pembinaan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara Banjar Wangaya Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Sabtu (2/5), bertempat di Jaba Tengah Pura Pasek lingkungan banjar setempat.

Denpasar , Bali Kini -  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pembinaan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara Banjar Wangaya Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Sabtu (2/5), bertempat di Jaba Tengah Pura Pasek lingkungan banjar setempat. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan duta Kota Denpasar dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-48 yang akan berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Provinsi Bali.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Provinsi Bali, Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara Putra, serta Tim Konsultan Seni Kota Denpasar. 

Di sela-sela kegiatan, Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada para penabuh, penari, pembina, dan koordinator sekaa yang telah melaksanakan pembinaan secara serius dan berkesinambungan. "Komitmen para seniman muda dalam menjaga warisan seni tradisi menjadi kekuatan penting bagi Kota Denpasar dalam mempertahankan identitas budaya Bali di tengah perkembangan zaman," ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Tim Konsultan Seni Kota Denpasar, I Nyoman Astita menyampaikan bahwa bangkitnya kembali seni palegongan di Banjar Wangaya Kaja menjadi kebanggaan tersendiri. Tahun ini, Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara mendapat kesempatan tampil sebagai duta Kota Denpasar di PKB XLVIII. 

“Olah rasa sudah masuk secara struktur pada tabuh palegongan. Tinggal bagaimana mengekspresikan pembawaan tabuh dan penampilan nanti agar bisa maksimal saat tampil di PKB,” ujar Nyoman Astita. Senada dengan hal tersebut, Koordinator Sekaa, I Made Kristi Artawan mengatakan seluruh anggota sekaa terus mematangkan latihan guna memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kota Denpasar pada ajang seni budaya tahunan terbesar di Bali tersebut. (Pur)

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Dharma Santhi Penyepian Isaka Warsa 1948 PDPN

Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Dharma Santhi Penyepian Isaka Warsa 1948 yang diselenggarakan Perkumpulan Dharmopadesa Pusat Nusantara (PDPN) dengan tema “Ngiring Tincapang Srada Bakti Maring Pajah Ajah Batara Lelangit Sewa Sogata”, di Restoran Canang Sari Sanur, Minggu (3/5).


Acara Dharma Santhi tersebut dibuka langsung Ketua Umum 
Ketua Dharmopadesa Pusat, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia. Dalam kegiatan itu, Dharma Wacana dibawakan oleh Ida Pedanda Pengingsir Dang Upadyaya serta Dharma Penuntun oleh Ida Pedanda Penglingsir Dang Kertha Upadesa Nusantara.


Kegiatan tersebut turut mengundang Ida Pedanda Siwa-Budha dan Walaka dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Hadir pula berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh puri, unsur pemerintahan hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.


Ketua Dharmopadesa Pusat Nusantara, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Dharma Santhi ini merupakan rangkaian Hari Suci Nyepi Isaka Warsa 1948.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat persemetonan Brahmana Wangsa dalam wadah Perkumpulan Dharmopadesa Pusat Nusantara. 

Komunikasi yang baik disebut menjadi inti dalam menjaga persaudaraan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.


“Upacara ini dilaksanakan untuk mempertahankan persaudaraan bersama semeton Brahmana Wangsa yang ada di Bali maupun Nusantara,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ajaran leluhur serta mewaspadai masuknya pengaruh-pengaruh luar yang dinilai dapat mengikis nilai-nilai ajaran Hindu di Bali. Untuk itu, melalui penguatan persemetonan diharapkan umat semakin memahami jati diri, sejarah, serta warisan spiritual leluhur.


Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Dharma Santhi yang berlangsung baik dan lancar. Menurutnya, Dharma Santhi menjadi momentum mulat sarira atau introspeksi diri untuk mengevaluasi perjalanan selama setahun terakhir agar tetap berada di jalan dharma atau kebaikan.


“Pelaksanaan Hari Suci Nyepi Isaka Warsa 1948 menjadi momentum bagi kita bersama untuk memperbaiki diri di tahun yang baru. Sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong royong, kita kuatkan sinergitas antara tokoh agama, pemerintah, berbagai stakeholder dan masyarakat guna menjalankan roda pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara. (Ayu)

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul Banjar Panti Gede, Pemecutan Kaja


Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri rangkaian prosesi karya Pemelaspasan dan Mendem Pedagingan bale kulkul, dan panyengker di Banjar Panti Gede, Pemecutan Kaja yang bertepatan dengan rahina Purnama Sasih Jyestha, Jumat (1/5).

Pada acara pemelaspasan 
turut hadir pula Penglingsir Puri Agung Jero Kuta, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya; Bendesa Desa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma; Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, dan tamu undangan lainnya.

Ditemui di sela-sela kegiatan berlangsung, Wali Kota Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan rangkaian karya ini karena sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (bergotong-royong). Karya ini juga diharapkan dapat membingkai jati diri masyarakat Kota Denpasar yang maju dan berbasis kebudayaan.

Selebihnya, Jaya Negara juga mengatakan Pemerintah Kota Denpasar akan terus bersinergi dengan masyarakat dan seluruh elemen terkait lainnya untuk mendorong terwujudnya semangat tersebut.

"Terselenggaranya karya Pemelaspasan bale kulkul di Banjar Panti Gede ini dengan penuh kebersamaan dan rasa tulus ikhlas masyarakat yang melaksanakannya. Semoga akan dapat memberi kerahayuan yang sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam," harap Jaya Negara.

Sementara Kadis Perkim Cipta Sudewa Atmaja menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar memberikan bantuan hibah Rp500 juta tahun anggaran (TA) 2025 melalui Disperkim Kota Denpasar. Hibah itu untuk renovasi balai kulkul, merajan dan candi bentar Banjar Panti Gede, Desa Pemecutan Kaja.

Kelian Adat Banjar Panti Gede, I Ketut Antara didampingi Kadus Panti Gede, I Gusti Ngurah Bagus Manu Raditya menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar dalam pembangunan bale kulkul dan penyengker di Banjar Panti Gede. 

"Kami mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya atas kehadiran Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota dalam acara ini. Juga atas bantuan yang telah diberikan Pemerintah Kota Denpasar untuk pembangunan Bale Kulkul di Banjar Panti Gede. Semoga ini bisa memberikan manfaat bagi umat se-Dharma," harapnya.
( Win)

May Day 2026, Pemkot Denpasar Perkuat Kolaborasi Demi Kesejahteraan Pekerja

Ket. Foto : Kegiatan May Day Tahun 2026 yang digelar di Pantai Sidakarya, Denpasar, Jumat (1/5) dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta tokoh masyarakat Desa Sidakarya.


Denpasar , Bali Kini - -Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang digelar di Pantai Sidakarya, Denpasar, Jumat (1/5). Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan semangat “Satu Tekad Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus apresiasi bagi para pekerja di Kota Denpasar. Berbagai kegiatan digelar mulai dari aksi bersih pantai, penanaman pohon ketapang dan mangrove, donor darah, cek kesehatan, UMKM kuliner hingga pentas kreativitas pekerja melalui pertunjukan Tari Kecak Nusantara.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar tersebut dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta tokoh masyarakat Desa Sidakarya. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar juga menyerahkan penghargaan kepada perusahaan terbaik dalam penilaian sarana hubungan industrial, serta santunan jaminan kematian bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Di sela-sela kegiatan Wawali Arya Wibawa mengatakan, peringatan May Day di Kota Denpasar setiap tahunnya dikemas dengan kegiatan kreatif dan melibatkan langsung para pekerja. Tahun ini, lebih dari 100 perusahaan bersama para pekerjanya berkolaborasi menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas. Menurutnya, seluruh penampilan yang disuguhkan merupakan hasil inisiatif pekerja dan perusahaan sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis. 

“May Day bukan hanya momentum memperjuangkan hak pekerja, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan tenaga kerja dalam mendukung pembangunan daerah. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi ruang kebersamaan untuk membangun Kota Denpasar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menjelaskan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar, tingkat pengangguran di Kota Denpasar tercatat sebesar 1,41 persen. Meski demikian, Pemkot Denpasar terus mengantisipasi dinamika global dengan memperkuat kolaborasi bersama dunia usaha, salah satunya melalui pelaksanaan job fair, pelatihan kerja, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Arya Wibawa juga menegaskan, berbagai OPD di lingkungan Pemkot Denpasar juga terus mendukung peningkatan keterampilan pencari kerja maupun pekerja aktif agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia usaha dan meminimalisasi risiko pemutusan hubungan kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, I Gusti Ayu Ngurah Raini didampingi 
Ketua Panitia May Day 2026, Agung Arinata mengatakan bahwa pemerintah terus memperkuat perlindungan pekerja, baik pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah, termasuk pekerja rentan dan pekerja mandiri melalui sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan. 

Dijelaskan pula bahwa pelaksanaan May Day dikemas secara positif untuk menepis stigma peringatan Hari Buruh yang identik dengan aksi unjuk rasa. "Dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja guna meningkatkan produktivitas perusahaan sekaligus kesejahteraan pekerja di Kota Denpasar," ujar Raini. (Pur)

Wawali Arya Wibawa Ngaturang Bhakti Serangkaian Pujawali di Pura Swagina Taman Sari.

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanaakan bhakti serangkaian Pujawali di Pura Swagina Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, bertepatan dengan Purnama Sasih Jyesta, Jumat (1/5).



Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melaksanaakan bhakti serangkaian Pujawali di Pura Swagina Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, bertepatan dengan Purnama Sasih Jiyestha, Jumat (1/5). Diiringi suara gambelan, kidung, hingga topeng wali, rangkaian pujawali berlangsung khidmat yang diakhiri dengan persembahyangan bersama. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik pelaksanaan pujawali di Pura Swagina Taman Sari ini. Dimana, pujawali merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. 

Arya Wibawa berharap, seluruh masyarakat guyub dan rukun dalam melaksanakan yadnya. Hal ini sesuai dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara. Sehingga, seluruh elemen masyarakat hendaknya menjadikan ini sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan pujawali di Pura Swagina Taman Sari ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Pangempon Pura Swagina Taman Sari, I Nengah Narsa mengatakan, pelaksanaan piodalan ini rutin dilaksanakan setiap tahun yang jatuh pada Purnama Jiyestha. Dimana, setelah puncak pujawali, Ida Bhatara akan nyejer hingga penyineban yang akan dilaksanakan pada Senin (4/5) mendatang. 
 
Lebih lanjut dikatakannya, serangkaian pujawali ini turut dilaksanakan juga Lomba Penjor, Lomba Ngelawar, dan Lomba Gebogan yang diikuti oleh tujuh banjar pengempon yakni Br. Kreneng, Br. Kreneng Kaja, Br. Mertanadi, Br. Kertha Bhuwana, Br. Kertha Bhuwana Kaja, Br. Merta Rauh, dan Br. Merta Rauh Kaja. 

"Tentu kami berharap dengan pelaksanaan Pujawali ini kedepannya dapat meningkatkan Srada Bhakti serta mempererat tali persaudaraan antar umat terlebih Pura Swagina Taman Sari ini merupakan milik masyarakat, sehingga tak hanya dari pengempon, melainkan kantor maupun sekolah-sekolah yang berada di sekitar  wilayah Pura Swagina Taman Sari diharapkan bisa ikut serta dalam setiap rangkaian upacaranya," ujarnya. (Arm)

Digrebek Dini Hari, 22 Remaja Pelaku Balap Liar “Dididik” di Polres Karangasem, Orang Tua Dipanggil

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Tindakan tegas sekaligus edukatif dilakukan oleh Polres Karangasem dalam memberantas aksi trek-trekan dan balap liar di wilayah hukumnya. Sebanyak 22 pemuda terjaring razia di Jalan Veteran, Amlapura, Minggu (3/5/2026) dini hari.

Penindakan dilakukan oleh Unit Turjagwali Satlantas Polres Karangasem yang dipimpin IPDA I Komang Agus Ardyantha. Dari operasi tersebut, petugas mengamankan 19 kendaraan. Sebanyak 16 kendaraan ditilang, sementara tiga lainnya ditinggalkan pemiliknya dan kini masih diamankan di Mapolres Karangasem.

Para pelaku kemudian dibawa ke Mapolres untuk menjalani pembinaan. Sebagai efek jera, mereka diberikan sanksi fisik berupa jumping jack, lalu diinapkan semalaman di aula. Keesokan paginya, mereka menjalani kegiatan positif seperti sarapan bersama dan sembahyang, sebelum akhirnya dipertemukan dengan orang tua masing-masing.

Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pembinaan karakter generasi muda agar tidak terjerumus dalam aktivitas berbahaya di jalan raya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra dihubungi lewat telepon, Minggu (3/5/2026) mengungkapkan bahwa mayoritas pelaku merupakan pelajar tingkat SMP hingga SMK, bahkan salah satu joki trek-trekan masih kelas IX SMP. Dari hasil pembinaan, bahkan diketahui banyak dari mereka tidak hafal Trisandya maupun Pancasila.

“Itulah sebabnya pagi hari kami ajak sembahyang, setelah orang tuanya datang baru kami berikan arahan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi kendaraan yang digunakan, di mana banyak yang tidak dilengkapi spion serta dikendarai oleh remaja yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pihaknya pun mengimbau agar yang telah cukup umur segera membuat SIM, dan Satlantas siap memfasilitasi proses tersebut.

Para orang tua yang hadir mengaku berterima kasih atas pembinaan yang diberikan. “Saat pembinaan disana cukup dramatis dan haru, mereka kita suruh minta maaf ke orang tua masing-masing,”tambahnya. Sebagian mengaku tidak mengetahui aktivitas anaknya, sementara lainnya menyebut sudah memperingatkan namun tidak diindahkan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja mendapatkan efek jera sekaligus pemahaman bahwa jalan raya bukan tempat untuk ajang balap liar yang membahayakan.

Polres Karangasem pun mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keselamatan di jalan. “Sayangi nyawa Anda, keluarga menanti di rumah,” menjadi pesan yang terus digaungkan. (Ami)

Minggu, 03 Mei 2026

Wisuda Ke-80 Unwar Gemilang! Luluskan 1.307 Alumni,

Luncurkan KABAWAR, Perkuat Go Global Dan Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Prodi Fisioterapi 

Denpasar, Bali Kini - Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya melalui pelaksanaan Wisuda ke-80 yang digelar di The Meru Sanur, Sabtu (2/5). Dalam prosesi penuh khidmat tersebut, sebanyak 1.307 wisudawan dan wisudawati periode Mei 2026 resmi menerima ijazah, menandai lahirnya generasi baru lulusan yang diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menjelaskan bahwa para lulusan berasal dari berbagai fakultas, yakni Fakultas Hukum sebanyak 229 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 563 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 65 orang, Fakultas Sastra 77 orang, Fakultas Teknik dan Perencanaan 70 orang, Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi 30 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 157 orang, serta Fakultas Pascasarjana 116 orang.
“Dengan wisuda kali ini, total alumni Universitas Warmadewa telah mencapai 48.609 orang,” ungkap Prof. Pandit.

Dari sisi akademik, kualitas lulusan Unwar menunjukkan performa membanggakan. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tercatat tinggi, yakni Doktor 3,99, Magister 3,94, Sarjana 3,78, dan Diploma 3,81. Sementara rata-rata masa studi juga tergolong efisien, dengan Doktor 3,53 tahun, Magister 1,75 tahun, Sarjana 3,77 tahun, serta Diploma 4,1 tahun.

Saat ini, Unwar memiliki 12.338 mahasiswa aktif pada tahun akademik 2024/2025 yang didukung oleh 458 dosen dan 242 tenaga kependidikan. Angka tersebut memperlihatkan kapasitas besar kampus dalam menjaga mutu pendidikan tinggi di Bali. Sepanjang tahun 2026, Unwar juga menunjukkan prestasi signifikan di bidang tridharma perguruan tinggi. Kampus ini berhasil meraih 10 prestasi akademik internasional dan 3 nasional, serta 1 prestasi non-akademik internasional, 13 nasional, dan 3 regional.

Dalam sektor penelitian dan pengabdian masyarakat, Unwar mencatat 262 judul penelitian dan 222 program pengabdian kepada masyarakat. Produktivitas ilmiah juga meningkat melalui 84 artikel terindeks Scopus, 79 jurnal internasional, dan 23 jurnal nasional. Selain itu, kampus ini menghasilkan 31 hak cipta serta 19 buku ber-ISBN. Sebagai bagian dari visi besar menuju Go Global 2034, Unwar terus memperluas jejaring internasional melalui 403 kerja sama aktif, termasuk 53 mitra luar negeri. Program Warmadewa International Program juga telah menghadirkan mahasiswa asing dari Jerman, Prancis, dan Austria.

Capaian global semakin diperkuat dengan keberhasilan Unwar masuk dalam QS World University Rankings Asia 2026 dan Times Higher Education (THE), menjadikannya salah satu perguruan tinggi swasta di Bali yang semakin diperhitungkan di panggung internasional. Dari total 29 program studi yang dimiliki, sebanyak 17 program studi telah terakreditasi Unggul, 6 Baik Sekali, 4 Baik, serta 2 program studi baru, yakni Profesi Arsitek dan Magister Ilmu Biomedis masih proses akreditasi karena baru memulai perkuliahan. Sementara, dalam wisuda ke 80 ini, juga di luncurkan Prodi baru yakni Fisioterapi yang dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Untuk mendukung internasionalisasi, Unwar juga mengembangkan kelas berbahasa Inggris, mobilitas mahasiswa ke luar negeri, hingga rencana double degree dengan kampus mitra internasional.

Momentum wisuda kali ini juga menjadi sejarah baru dengan diluncurkannya organisasi alumni resmi, Keluarga Besar Alumni Warmadewa (KABAWAR), yang menggantikan IKADEWA. Kehadiran KABAWAR diharapkan mampu memperkuat legalitas organisasi alumni, mempererat jejaring antaralumni, serta meningkatkan tracer study lulusan. Tak hanya itu, Unwar juga memperkenalkan kartu alumni multifungsi yang berfungsi sebagai identitas resmi, e-money, dan kartu ATM melalui kolaborasi dengan sektor perbankan.

Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan keluarga, seraya menekankan pentingnya karakter sapta bayu, critical thinking, cerdas, inovatif, solutif, dan professional, sebagai bekal menghadapi masa depan.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT., menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan baru untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.

Dengan sederet capaian, inovasi, dan langkah strategis tersebut, Wisuda ke-80 bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi simbol komitmen Universitas Warmadewa dalam mencetak lulusan unggul, memperkuat riset, dan menegaskan eksistensinya sebagai kampus berdaya saing global.(*)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved