-->

Minggu, 15 Maret 2026

Bupati Kembang Hartawan Hadiri Persembahyangan di Pura Ulunsuwi Taman Sari Subak Benel

JEMBRANA , BALI KINI – Bupati Kembang Hartawan menghadiri prosesi persembahyangan bersama krama subak di Pura Ulunsuwi Taman Sari, Subak Benel, pada Minggu (15/3/2026). Kehadiran Bupati ini disambut hangat oleh masyarakat sebagai bentuk kedekatan pemimpin dengan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, sebagai wujud dukungan terhadap pelaksanaan upacara keagamaan, Bupati Kembang Hartawan menyerahkan dana punia sebesar Rp5.000.000 kepada pengurus pura setempat.

Kelian Subak Benel, I Wayan Eka Wiasa, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Bupati Kembang Hartawan dalam prosesi persembahyangan di Pura Ulunsuwi Taman Sari, Subak Benel, Minggu (15/3/2026). 

Baginya, kehadiran pemimpin daerah di tengah krama subak bukan sekadar seremoni, melainkan suntikan semangat nyata bagi para petani untuk terus menjaga ketahanan pangan daerah.

Dalam momentum tersebut, Eka Wiasa juga secara langsung menyampaikan aspirasi mendesak krama subak terkait kendala infrastruktur, khususnya permohonan bantuan perabatan jalan akses dari jalan raya utama menuju Pura Subak. 
Ia berharap pemerintah daerah dapat memprioritaskan perbaikan akses tersebut 
" Kami berbangga atas kehadiran bapak bupati hari ini . Sekaligus menyampaikan aspirasi untuk mempermudah pengangkutan hasil panen serta kelancaran transportasi sarana upacara keagamaan masyarakat setempat," ujarnya . 


​Disisi lain , dalam sambutannya di hadapan krama subak, Bupati Kembang menekankan bahwa aktivitas pertanian tidak hanya soal teknis di lapangan, tetapi juga aspek spiritual.

​"Sangat penting bagi kita untuk menghaturkan sembah bakti di Pura Subak sebagai wujud syukur atas dilancarkannya segala aktivitas pertanian selama ini. Kita semua berharap, dengan doa yang tulus, hasil pertanian ke depan akan semakin berlimpah dan kesejahteraan masyarakat kita terus membaik," ujar Bupati.

Menanggapi adanya aspirasi krama subak , Bupati Kembang Hartawan mencatat permohonan tersebut sebagai prioritas untuk ditinjau lebih lanjut guna mendukung produktivitas petani di Subak Benel. Bupati menyatakan sependapat bahwa pembangunan infrastruktur, utamanya akses jalan yang memadai, merupakan kunci utama dalam mendukung produktivitas dan kelancaran distribusi hasil pertanian. ( * )

Bupati Kembang Hartawan Hadiri Persembahyangan di Pura Ulunsuwi Taman Sari Subak Benel

JEMBRANA , BALI KINI  – Bupati Kembang Hartawan menghadiri prosesi persembahyangan bersama krama subak di Pura Ulunsuwi Taman Sari, Subak Benel, pada Minggu (15/3/2026). Kehadiran Bupati ini disambut hangat oleh masyarakat sebagai bentuk kedekatan pemimpin dengan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, sebagai wujud dukungan terhadap pelaksanaan upacara keagamaan, Bupati Kembang Hartawan menyerahkan dana punia sebesar Rp5.000.000 kepada pengurus pura setempat.

Kelian Subak Benel, I Wayan Eka Wiasa, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Bupati Kembang Hartawan dalam prosesi persembahyangan di Pura Ulunsuwi Taman Sari, Subak Benel, Minggu (15/3/2026). 

Baginya, kehadiran pemimpin daerah di tengah krama subak bukan sekadar seremoni, melainkan suntikan semangat nyata bagi para petani untuk terus menjaga ketahanan pangan daerah.

Dalam momentum tersebut, Eka Wiasa juga secara langsung menyampaikan aspirasi mendesak krama subak terkait kendala infrastruktur, khususnya permohonan bantuan perabatan jalan akses dari jalan raya utama menuju Pura Subak. 
Ia berharap pemerintah daerah dapat memprioritaskan perbaikan akses tersebut 
" Kami berbangga atas kehadiran bapak bupati hari ini . Sekaligus menyampaikan aspirasi untuk mempermudah pengangkutan hasil panen serta kelancaran transportasi sarana upacara keagamaan masyarakat setempat," ujarnya . 
​Disisi lain , dalam sambutannya di hadapan krama subak, Bupati Kembang menekankan bahwa aktivitas pertanian tidak hanya soal teknis di lapangan, tetapi juga aspek spiritual.

​"Sangat penting bagi kita untuk menghaturkan sembah bakti di Pura Subak sebagai wujud syukur atas dilancarkannya segala aktivitas pertanian selama ini. Kita semua berharap, dengan doa yang tulus, hasil pertanian ke depan akan semakin berlimpah dan kesejahteraan masyarakat kita terus membaik," ujar Bupati.

Menanggapi adanya aspirasi krama subak , Bupati Kembang Hartawan mencatat permohonan tersebut sebagai prioritas untuk ditinjau lebih lanjut guna mendukung produktivitas petani di Subak Benel. Bupati menyatakan sependapat bahwa pembangunan infrastruktur, utamanya akses jalan yang memadai, merupakan kunci utama dalam mendukung produktivitas dan kelancaran distribusi hasil pertanian. ( * )

Jalan Jebol di Tumbu Karangasem, 20 KK Sempat Terisolir

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem pada Minggu (15/3/2026) menyebabkan jalan kabupaten di sebelah timur Taman Ujung menuju Banjar Dinas Ujung Tengah dan Ujung Mantri jebol hingga terputus.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.20 WITA di Banjar Dinas Ujung Tengah, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem. Akibatnya, akses utama warga tidak dapat dilalui kendaraan sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Kepala Dusun Ujung Tengah, Putu Suantara, melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Ia menyebutkan sekitar 20 kepala keluarga sempat terisolir karena tidak adanya jalur alternatif menuju wilayah tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karangasem langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen bersama tiga personel Tim Reaksi Cepat (TRC).

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan di lapangan setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima informasi dari perangkat desa, tim TRC BPBD Karangasem langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen. Hasil sementara menunjukkan badan jalan jebol akibat derasnya aliran air saat hujan lebat. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Proses asesmen dilakukan mulai pukul 17.50 hingga 18.10 WITA. Sementara menunggu penanganan lebih lanjut, warga setempat membuat akses darurat menggunakan papan kayu agar masyarakat masih dapat melintas secara terbatas.

BPBD Karangasem juga telah meneruskan laporan kejadian tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karangasem untuk penanganan lebih lanjut. (Ami)

Iring Iringan "Melasti" Padati Pantai Padanggalak

Laporan Reporter: Jero Ari 
Denpasar , Bali kini  - Sebagai rangkaian Tawur Agung Kesanga, Umat Hindu di Bali melaksanakan upacara Melasti yaitu penyucian terhadap pratima atau  hyang disakralkan. Upacara yang dilaksanakan sebelum Nyepi, tidak dilakukan hanya oleh Warga Kecamatan Buleleng, di Bali Utara. 
Khsusus Kecamatan Buleleng, melaksanakan upacara tersebut pada Purnama Kedasa atau setelah Nyepi. Sementara itu, warga Denpasar Minggu (15/03) menggelar Melasti di Pantai Padanggalak, Drnpasar Timur. 
Nampak ribuan umat sejak pagi hari terlihat berdatangan silih berganti mengikuti prosesi sakral ini secara bergiliran antar desa.
Mereka yang berasal dari jarak jauh langsung berangkat dari Pura Desa menggunakan kendaraan pribadi. Puluhan truk  mengangkut warga beserta pretima diiringin dengan gamelan beleganjur. 
Salah Seorang Umat asal Peguyangan, Putu Oka mengatakan bahwa upacara Melasti sendiri merupakan bagian dari persiapan spiritual sebelum Hari Raya Nyepi. Dalam tradisi ini, seluruh perlengkapan persembahyangan atau pratima dari pura disucikan dengan cara dibawa ke sumber air, baik itu laut maupun sungai. 
"Ritual ini melambangkan penyucian diri serta pembersihan alam dari segala kotoran menggunakan air kehidupan salah satunya ke Pantai Padanggalak ini," ujarnya.
Dengan terlaksananya upacara Melasti ini, umat Hindu Bali diharapkan dapat memasuki Hari Raya Nyepi dengan hati yang bersih, siap untuk menjalani Catur Brata Penyepian sebagai bentuk refleksi dan penyucian diri secara spiritual.

STT Anom Darsana, Banjar Kodok Darsana Amlapura**Juara I Lomba Ogoh-ogoh di Karangasem Persiapan Singkat 37 Hari

Karangasem, Bali Kini - Seperti predeksi sebelumnya oleh banyak penonton, tampilan Ogoh-ogoh Sekeha Teruna-Teruni (STT) Anom Darsana Banjar Adat Kodok Darsana, Desa Adat Karangasem,  Jalan Gajahmada Amlapura akhirnya oleh dewan juri dinobatkan sebagai juara I Lomba Ogoh-ogoh digelar Kelurahan Karangasem, Kecamatan Karangasem Jumat (13/3/2026) sore di titik nol pusat Kota Amlapura, Taman Budaya Anak Agung Made Candra Bhuwana  Jalan Lettu Sinta.
      Proses pembuatan Ogoh-ogoh sangat singkat hanya 1 bulan 7 hari (37 hari), menelan biaya sekitar Rp17 juta, sumber dana dari kas banjar dan sponsor pihak lain.   
      Penampilan garapan fragmentari sangat apik perpaduan harmonis gerakan tarian penari pendukung, iringin baleganjur dan arakan Ogoh-ogoh. Penata tari Ngurah Made Arya Asmara Jaya, penata tabuh I Komang Parsana, penata rias melibatkan istri-istri krama banjar dan dalang Ngurah made Arya Asmara Jaya
       Mereka  mengalahkan lawan-lawan  tandingnya yang tampilannya cukup baik, dan berhak terima hadiah uang sebesar Rp10 juta, piala dan piagam.   
      Hampir semua kreteria penilaian yang ditetapkan oleh panitia unggul dengan raihan total nilai 841,67. Sedangkan juara II dan III dimenangkan STT Yowana Dharma Yoga, Banjar Jangga Mekar, Jalan Gatot Subroto Amlapura nilai 830 dan STT Iswara Banjar Kerti Celuk Negara Jalan Gatot Subroto, Amlapura perolehan nilai 815.
      Pemenang lomba juara II dan III juga memperoleh hadiah piala, piagam, dan uang masing-masing juara Rp7.5 juta dan Rp5 juta.   
      Beberapa kali STT Anom Darsana yang pernah ikut lomba yang sama di Karangasem dengan jumlah anggota 80 orang STT, memberikan bekal pengalam ikut lomba dan kemampuan raih sukses. 
      Kali ini nama Ogoh-ogoh yang ditampilkan diberinya nama "Pramada". Menurut  penjelasan  sang  arsitek pembuat Ogoh-ogoh yang juga koordinator, I Komang Bayu Berata, dikenal dengan sapaan Dongek. Berakar dari kata “Pada”, mada , memada”, kerap dimaknai sebagai dorongan menuju kesetaraan. Namun dalam tafsir yang lebih dalam kata Dongek, “Pramada” bukan sekedar tentang  setara, melainkan tentang ambisi untuk menyamai, bahkan melampaui batas  yang semestinya tidak di lampaui. Ia adalah kondisi batin ketika ego tumbuh tanpa kendali , ketika hasrat mengaburkan kesadaran, dan manusia terjebak dalam ilusi kuasa.  
      Lanjut Dongek, dengan hadirnya ogoh ogoh "Pramada", kami berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk kembali menata batin, bahwa manusia, meski dibekali akal dan kesadaran tertinggi, tetap harus mampu mengendalikan ego, menundukan ambisi, dan menjaga keseimbangan dengan sesama serta alam. Sebab, ketika “Pramada” dibiarkan tumbuh, yang tumbuuh bukan hanya nurani, melainkan kemanusiaan itu sendiri.
      Ogoh-ogoh yang digelar dalam rangka menyambut perayaan hari suci Nyepi dan Tilem Tawur Kesanga Isaka 1948 tahun 2026, dikemas dalam  tema Windhu Bhuta Boddhi Buddhaya, maknanya, menyeleraskan spirit bhutakala mellaui pola pikir berbudaya. 
     Lomba  dibuka Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa. Hadir mendampingi Sekda Karangasem I Ketut Sedana Mertha disertai jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Karangasem, Lurah Karangasem  Made Ardiana Putra   selaku penyelenggara lomba,  Manggala Puri  Agung Karangasem, Anak Agung Bagus Partha Wijaya, Kelian Desa Adat Karangasem Anak Agung Made Kosalya, dan undangan lainnya.  
      Ribuan penonton warga Karangasem   memadati Taman Budaya Anak Agung Made Candra Bhuwana menyaksikan tampilan 9 buah ogoh-ogoh persembahaan STT se-Kelurahan Karangasem tampil bergantain display di tengah-tengah taman. Peserta Ogoh-ogoh STT, yakni STT Paramartha Banjar Adat  Swadharma, STT Dharma Darsana Banjar Adat  Dharma Darsana, STT Yowana Manggala Banjar Rata Dauh Kreteg, STT Pare Anom Banjar Adat Pekandelan, STT Yowana  Widya Dharma Desa Adat Susuan,  STT Bhakti Hita Karana Banjar Pebukit.
      Kelian Banjar Kodok Darsana, Jero Mangku I Wayan Sudana mengatakan, keberhasilan STT banjarnya tidak terelepas dari kerjasama dan tekad keras STT sampai begadang semalaman untuk bisa berhasil raih juara. Dan turutserta memeriahkan serta merayakan catur brata penyepian. Tak kalah penting lanjutnya,  para orang tua STT dan krama banjar ikut mendukung dan mensuport anak anaknya unuk lebih balik lagi berkreasi demi nama baik sekeha dan banjar itu sendiri.
     Sementara itu, Ketua STT Anom Darsana, I Komang Bobi Budiarta berharap, semoga tahun depan bisa tampiil lebih baik dan mempertahankan juara.
     Beberapa peserta lomba Ogoh-ogoh kembali diarak keliling kota Amlapura setelah selesai upacara Tilem Tawur Kesanga di Taman Budaya Anak Agung Made Candra Bhuwana, Rabu (18/3/2026) petang. (Ami)

Garuda TV Bali dan PT Sinergi Multi Media Teken MoU, Perkuat Jaringan Media di Bali

Denpasar, Bali Kini - Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Sinergi Multi Media dan Garuda TV Bali berlangsung di Kantor Garuda TV Bali, Jalan Tukad Musi No. V, Denpasar, Sabtu (14/3/2026) malam. Kerjasama ini menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan media sekaligus mendukung pengembangan operasional Garuda TV di Pulau Bali.

Acara tersebut dihadiri sejumlah perwakilan dari kedua pihak. Dalam kesempatan itu, Kepala Biro Garuda TV Bali, Made Mulyawan Arya yang akrab disapa De Gadjah, menegaskan komitmennya untuk mengawal perkembangan Garuda TV di Bali.

Ia menjelaskan bahwa mandat tersebut diberikan langsung padanya sebagai bagian dari upaya memperkuat eksistensi Garuda TV di daerah, utamanya Bali.

Menurutnya, untuk membesarkan Garuda TV di Bali dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak agar media tersebut dapat berkembang dan menghadirkan pemberitaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Harus bekerja sama dengan semua pihak agar Garuda TV bisa berkembang di Bali. Kami juga memohon dukungan semua pihak agar Garuda TV dapat menyajikan berita yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Bali,” ujarnya.

De Gadjah menegaskan, Garuda TV Bali diharapkan mampu menjadi media yang hadir untuk kepentingan publik dengan menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa arah pemberitaan Garuda TV Bali akan menitikberatkan pada penyajian informasi yang faktual serta menolak penyebaran informasi yang tidak benar.

“Yang paling penting adalah menyajikan informasi yang benar-benar berpihak pada kepentingan publik,” tegas Ketua DPD Gerindra Bali tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Multimedia, Yosep Yulius Diaz yang akrab disapa Yusdi Diaz mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dan jaringan yang dibutuhkan Garuda TV Bali agar dapat berkembang lebih cepat.

Menurutnya, penguatan tim dan jaringan menjadi faktor penting dalam mendorong operasional media televisi tersebut di Bali.

“Kami mendapat penugasan di Bali agar Garuda TV bisa berkembang lebih cepat. Tentu dibutuhkan tim yang kuat dan jaringan yang luas. Ke depan juga akan dilakukan pengenalan Garuda TV secara lebih luas, termasuk menyiapkan pembukaan yang lebih menarik karena studio sedang dipersiapkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, termasuk pembangunan studio yang nantinya akan menunjang produksi program dan pemberitaan Garuda TV Bali.

Selain itu, Yusdi Diaz berharap kerja sama yang terjalin dapat membangun sinergi yang lebih luas sehingga Garuda TV Bali mampu berkembang dan memberikan kontribusi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, De Gadjah juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali terkait keberadaan Garuda TV Bali.

Menurutnya, komunikasi tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah selama tujuan media tersebut tetap berorientasi pada kepentingan publik.

“Sudah kami komunikasikan dengan gubernur, dan tidak ada kepentingan lain selain untuk publik. Hal itu juga disambut baik oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Baik De Gadjah maupun Yusdi Diaz berharap kerja sama ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem media yang lebih kuat di Bali.

Yusdi Diaz menilai proses pengembangan tentu membutuhkan waktu, namun dengan kerja sama yang solid Garuda TV Bali diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi media yang lebih baik ke depan.

“Dengan hadirnya Garuda TV, mari kita bergerak bersama. Semangatnya adalah bagaimana membesarkan perusahaan ini. Kita jalani dulu, nanti pengalaman yang akan mengasah kita menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Ami)

Jumat, 13 Maret 2026

Pertahankan Prestasi Nasional, Pemkab Bangli Gelar Pendampingan Penyusunan LPPD 2025 Bersama Kemendagri

​Bangli , Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Bangli menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan melalui penyelenggaraan kegiatan "Pendampingan Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025". Acara yang berlangsung pada Kamis (12/3/2026) di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Sekretaris Daerah, I Dewa Bagus Riana Putra.

​Kegiatan  ini menghadirkan narasumber berkompeten, yakni Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah (EKPKD) Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Heriyandi Roni, beserta tim teknis yang terdiri dari Ibu Rita Irawan, dan Bapak Ronne Allan Carry Kalalo.

​​Dalam sambutannya, Bupati Sedana Arta menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Direktur EKPKD beserta tim atas kehadirannya di Kabupaten Bangli. Ia menekankan bahwa penyampaian LPPD bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan kewajiban konstitusional kepala daerah sesuai Permendagri Nomor 18 Tahun 2020.
​"LPPD adalah sarana penting dalam hubungan hierarkis antara pemerintah pusat dan daerah. Mengingat tenggat waktu penyampaian paling lambat 31 Maret 2026, saya instruksikan kepada seluruh Kepala OPD untuk menyajikan data capaian kinerja yang akurat, objektif, dan valid," tegas Bupati Bangli. ​Bupati juga mengingatkan bahwa Kabupaten Bangli sebelumnya telah meraih prestasi membanggakan dengan menempati peringkat tertinggi pada Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2024. Prestasi ini diharapkan dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan melalui asistensi teknis kali ini.
​Sementara itu, Direktur EKPKD Kemendagri, Heriyandi Roni,  dalam arahannya menyoroti pentingnya mekanisme  review data dan verifikasi oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).
​Beberapa poin utama yang disampaikan oleh tim Kemendagri meliputi ​Fungsi Penjamin Mutu dimana Tim harus bekerja sebagai verifikator internal guna memastikan laporan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, ​Fokus Pelayanan Dasar yang  mencakup urusan pemerintahan, pelayanan dasar seperti Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Ketentraman dan Ketertiban Umum, Perumahan dan Permukiman, serta Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Serta ​Objektivitas dimana Tim bekerja sama dengan unsur nasional dan lembaga independen untuk memastikan hasil penilaian yang transparan.

​Rapat koordinasi ini juga membedah secara mendalam mengenai urusan pemerintahan pilihan dan fungsi penunjang lainnya. Melalui pendampingan ini, Pemerintah Kabupaten Bangli diharapkan mampu memetakan perbaikan yang diperlukan untuk penyusunan laporan di masa mendatang, guna meningkatkan kepercayaan publik dan transparansi pemerintahan.
​Dengan pendampingan langsung dari Kemendagri, Kabupaten Bangli optimis dapat menyelesaikan LPPD Tahun 2025 tepat waktu dan kembali meraih predikat kinerja terbaik di tingkat nasional

Kapolres Bangli Pimpin Apel Gelar Pasukan "Ketupat Agung 2026", Wakil Bupati Bangli Hadir Beri Dukungan Penuh

Bangli , Bali Kini - Polres Bangli menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung 2026 di Lapangan Apel Polres Bangli, Kamis (12/3). Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bangli, AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, SST.Par., yang menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bangli terhadap pengamanan Hari Raya Nyepi 1948 dan Idul Fitri 1447 

Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Nyepi. Kapolres Bangli dalam amanatnya menekankan pentingnya sinergisitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman, lancar, dan kondusif.

"Operasi Ketupat Agung 2026 ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan Hari Raya Nyepi, serta mudik pada perayaan Idul Fitri," ujar AKBP James. 

Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Polres Bangli atas inisiatif dan kesiapannya dalam mengamankan wilayah Bangli. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.

"Pemerintah Kabupaten Bangli siap mendukung penuh Polres Bangli dalam menjalankan Operasi Ketupat Agung 2026. Kami berharap, dengan kerjasama yang baik, kita dapat mewujudkan mudik yang aman dan Perayaan Hari Raya Nyepi serta Idul Fitri yang bahagia," kata I Wayan Diar.

Apel Gelar Pasukan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Bangli, sejumlah pejabat utama Polres Bangli, perwakilan dari Kodim 1626 Bangli, Kejaksaan Negeri Bangli, Pengadilan Negeri Bangli, Kementerian Agama Kabupaten Bangli, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Sebanyak ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Damkar, Pecalang, dan instansi terkait lainnya mengikuti apel ini. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi, termasuk kendaraan dinas dan peralatan pendukung lainnya.

Dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung 2026 ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam melaksanakan aktivitasnya selama bulan Ramadhan, Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri. Polres Bangli berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukumnya.

Transformasi Digital Transportasi Laut: Bupati Satria Sosialisasi Penerapan Retribusi Elektronik bagi Pengusaha Boat Kawasan Nusa Penida & Lembongan

Klungkung , Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mematangkan langkah transformasi digital di sektor pariwisata. Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati, Tjokorda Gde Surya Putra, menghadiri Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Retribusi secara Elektronik yang digelar di Kopi Bali House, Sanur, Denpasar, Kamis (12/3).

Kegiatan ini fokus pada percepatan implementasi sistem pungutan elektronik bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta meminimalisir kebocoran pendapatan daerah di tengah meningkatnya arus kunjungan wisatawan.

Dalam arahannya, Bupati I Made Satria menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga daya saing pariwisata Klungkung. "Sistem elektronik ini akan memudahkan wisatawan dalam melakukan pembayaran sekaligus memastikan manajemen retribusi kita lebih akuntabel,” Ujar Bupati Satria.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menambahkan bahwa sosialisasi ini penting untuk menyamakan persepsi antar stakeholder agar pelaksanaan di lapangan berjalan tanpa kendala teknis maupun sosial.


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved