-->

Selasa, 07 April 2026

Tak Terkalahkan, Negaroa FA Jembrana Sabet Gelar Juara Internasional di Bali 7s 2026

Gianyar , Bali Kini - Dunia sepak bola usia dini Jembrana menorehkan tinta emas di kancah internasional. Negaroa Football Academy (NFA) Jembrana U-10 berhasil keluar sebagai Juara 1 pada turnamen bergengsi "Bali 7s 2026" untuk kategori GOLD, setelah tampil dominan menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara.

Berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, pada 2–5 April 2026, ajang ini merupakan salah satu turnamen sepak bola usia dini terbesar di Asia yang diikuti oleh 500 tim dan sekitar 8.000 peserta dari 7 negara. 

Keberhasilan Negaroa FA meraih podium tertinggi bukan tanpa alasan. Tim asuhan akademi kebanggaan Jembrana ini mencatatkan statistik yang luar biasa sepanjang turnamen:

 Statistik menunjukkan dari Total Pertandingan 10 Laga mencatatkan hasil 
 7 Kemenangan, 3 kali Imbang, dan Tanpa Kekalahan (Unbeaten). 

 Sementara untuk Produktivitas juga cukup baik dengan Mencetak 17 Gol, hanya kebobolan 2 gol selama seluruh rangkaian turnamen.

Statistik ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Jembrana tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga mendominasi permainan di level internasional.

Rosidan Anas,  pelatih menegaskan , kemenangan bukan merupakan hasil instan. Performa gemilang para pemain U-10 ini adalah hasil dari program latihan jangka panjang yang dijalankan secara konsisten oleh Negaroa FA. Fokus pengembangan meliputi teknik dasar, pemahaman prinsip bermain, kekompakan tim, hingga penguatan mental bertanding.

"Hasil ini adalah buah dari proses latihan yang konsisten, disiplin, dan kerja keras seluruh pemain. Ini membuktikan bahwa anak-anak dari Jembrana mampu bersaing dan unggul di level internasional," ungkap pelatih Negaroa FA yang akrab disapa Coach Rozy., dihubungi selasa (7/4). 

Pihak akademi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua pemain dan seluruh pihak yang memberikan dukungan moral maupun materiil. Sinergi antara pelatih, pemain, dan orang tua menjadi kunci utama di balik kesuksesan tim dalam menjaga performa hingga partai final.

Keberhasilan di Bali 7s 2026 ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para talenta muda Jembrana untuk terus berkembang. Perjalanan masih panjang, namun Negaroa FA telah membuktikan bahwa Jembrana adalah lumbung talenta sepak bola yang patut diperhitungkan di kancah dunia. ( Prokopim )

Jembrana Targetkan Jadi yang Tercepat dan Terdepan di Bali dalam Program KDKMP

JEMBRANA , BALI KINI – Kabupaten Jembrana melakukan akselerasi penuh untuk mengukuhkan posisi sebagai daerah dengan pencapaian tertinggi dan tercepat di Bali dalam implementasi program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ambisi ini ditegaskan oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, usai menerima kunjungan sosialisasi dari Danrem 163/Wira Satya, di KDMP Desa Delod Berawah , Selasa ( 7/4).

Bupati Kembang Hartawan menyatakan bahwa Jembrana tidak ingin sekadar menjalankan program secara normatif, melainkan menargetkan hasil yang paling masif dan progres paling cepat dibandingkan kabupaten lain di Pulau Dewata.

"Kami ingin tercepat, kami ingin terdepan, dan kami ingin terbanyak. Maka dari itu, upaya kolaborasi dengan TNI, desa adat, dan dinas langsung kita lakukan tanpa menunda," tegas Bupati Kembang Hartawan.

Saat ini, Jembrana telah membuktikan komitmennya dengan menduduki posisi puncak dalam pencapaian target KDKMP. Tercatat sebanyak 7 titik telah mencapai pembangunan 100%, sementara 14 titik lainnya sedang dalam proses pembangunan aktif. Bupati menekankan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah telah diinstruksikan untuk bergerak dengan ritme cepat dalam memfasilitasi seluruh aspek pembangunan fisik.


Untuk memastikan Jembrana tetap di posisi terdepan, Pemkab telah menyiapkan tiga langkah taktis :
1. Hibah Aset Strategis : Memetakan dan menyerahkan aset pemerintah daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan koperasi.
 2. Optimalisasi Lahan Desa Adat: Mengajak Desa Adat aktif menyumbangkan pemanfaatan lahan agar pembangunan fisik KDKMP merata di seluruh pelosok Jembrana.
 3. Peningkatan Kualitas SDM: Menyiapkan pelatihan intensif bagi pengurus koperasi agar manajemen berjalan profesional dan berkelanjutan.

"Kami siap mengawal keberhasilan program Bapak Presiden Prabowo Subianto di Jembrana agar kesejahteraan masyarakat kami bisa meningkat secepat mungkin," terang Bupati Kembang.

Senada dengan ambisi tersebut, Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.E., mengapresiasi kesiapan luar biasa dari Jembrana. Menurutnya, sinergi antara TNI dan Pemda Jembrana adalah kunci utama mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Jembrana sangat luar biasa. Kita ingin Jembrana tidak hanya menjadi penonton, tapi menjadi pelopor dan yang tercepat dalam urusan ketahanan pangan melalui KDKMP ini," ujar Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra.

Dengan dukungan penuh dari berbagai lini, Jembrana optimis mampu melampaui target-target yang ditetapkan. KDKMP di Jembrana diharapkan menjadi role model bagi kabupaten/kota lain di Bali dalam hal kecepatan birokrasi, ketersediaan lahan produktif, dan ketepatan eksekusi di lapangan. ( prokopim)

Wawali Arya Wibawa Terima Audiensi Sekar Bali, Dorong Kolaborasi Penanganan Sampah

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Forum Semeton Karangasem (Sekar) Bali di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (7/4).

Denpasar , Bali Kini - Upaya memperkuat penanganan sampah di Kota Denpasar terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak. Hal ini tercermin saat Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menerima audiensi Forum Semeton Karangasem (Sekar) Bali di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (7/4).

Dalam kesempatan tersebut jajaran kepengurusan Forum Sekar Bali menyampaikan beberapa visi misi dan program kerja organisasi. Hal ini termasuk keinginan untuk berkolaborasi dalam membantu Pemerintah Kota Denpasar dalam upaya pembangunan dan penanganan sampah di Kota Denpasar. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan bahwa pada prinsipnya Pemkot Denpasar sangat mendukung berbagai kalangan dalam upaya membantu Pembangunan di Kota Denpasar. Terlebih, dalam penanganan sampah serta lingkungan yang menjadi salah satu fokus pembangunan Kota Denpasar saat ini. 

"Tentunya hal ini kita sambut dengan baik pertemuan ini, Pemkot Denpasar sangat terbantu dengan adanya organisasi yang berfokus pada isu lingkungan seperti ini, tentunya juga sosialisasi kepada masyarakat terkait masalah pemilahan sampah serta pengolahan sampah berbasis sumber," ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Forum Sekar Bali, Dr. I Made Suniastha Amertha mengatakan audiensi kali ini bermaksud untuk memperkenalkan jajaran kepengurusan baru dari Forum Sekar Bali Kota Denpasar.

Lebih lanjut, selain itu juga dipaparkan visi misi  serta program kerja organisasi yang sejalan dengan pembangunan Kota Denpasar seperti pengolahan sampah. Terlebih warga Karangasem yang ada di Kota Denpasar saat ini kurang lebih sebanyak 30 persen sehingga sudah sepatutnya kita turut bersinergi untuk membangun serta menjaga kebersihan wilayah tinggal khususnya di Kota Denpasar.

"Tentu kami berharap dengan isu yang ada di Kota Denpasar ini dapat teratasi dan kami turut menghimbau warga kami yang bertempat tinggal di Kota Denpasar agar dapat memilah sampah dan mengikuti aturan dari Pemerintah Kota Denpasar," pungkas Made Suniastha. (Arm)

JKK BPJS Ketenagakerjaan Kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kerja di Denpasar

Ket.foto : Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyalurkan secara simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada dua orang ahli waris korban, masing-masing kepada korban kecelakaan kerja, dan juga Jaminan Kematian, di Loby kantor Walikota Denpasar, Selasa (7/4).

Denpasar , Bali Kini - Walikota Jaya Negara Salurkan Santunan 
Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyalurkan secara simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada dua orang ahli waris korban, masing-masing kepada korban kecelakaan kerja, dan juga Jaminan Kematian, di Loby kantor Walikota Denpasar, Selasa (7/4).

Adapun dua orang ahli waris penerima tersebut masing-masing adalah Ketut Alit Suriyani ahli waris atas nama korban kecelakaan kerja (meninggal) I Made Adita Kusuma, yang merupakan pekerja di Badan Permusyawaratan Desa Pemecutan Kaja yang menerima santunan JKK sebesar Rp 180.400.000.

Selain itu, santunan juga diberikan kepada I Made Ris Wijaya ahli waris atas nama korban meninggal dunia, I Wayan Kantra yang menerima santunan JKK plus tabungan Jaminan Hari Tua (JHT), berjumlah total Rp 42.000.000.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang berterima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan karena penyaluran santunan ini bisa terealisasi dengan baik dan lancar.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan yang telah membantu segala proses klaim santunan ini,” katanya.

Walikota Jaya Negara juga berharap santunan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga, serta bermanfaat untuk menunjang perekonomian keluarga dan keperluan lainnya. 

“Kepada ahli waris yang menerima klaim BPJS ini, mudah mudahan dapat tabah atas musibah yang terjadi, semoga santunan BPJS ini dapat meringankan beban keluarga,” harap Jaya Negara.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat mengatakan, perlindungan kepada para pekerja merupakan suatu hal krusial dan perlu diintensifkan.

“Kami tadi sempat berbincang dengan para ahli waris penerima manfaat, dan mereka tidak menyangka akan menerima manfaat sebesar ini. Memang secara nilai rupiah yang diterima tidak akan mampu menggantikan kehilangan anggota keluarga, namun setidaknya melalui bantuan ini akan meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” katanya. 

Selain kegiatan penyerahan santunan, pada kesempatan itu, Adventus juga mengenalkan diri sebagai Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar yang baru kepada Bapak Walikota, dan menitip diri dan kerjasamanya selama bertugas di sini.

Salah seorang ahli waris penerima manfaat, Ketut Alit Suriyani berterima kasih  kepada Pemerintah Kota Denpasar dan juga BPJS Ketenagakerjaan atas santunan JKK dan segala bantuan yang telah diberikan kepada keluarganya.

"Tentu santunan ini sangat bermanfaat bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, terima kasih kepada Bapak Walikota Denpasar, BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pihak yang selama ini telah banyak membantu kami sekeluarga," ungkapnya. (ays).

Polsek Bebandem Ringkus Residivis Spesialis Warung Kosong, Uang Jutaan Rupiah Berhasil Disita

Laporan team: Gusti Ayu Purnamiasih 

​KARANGASEM, Bali Kini - Tim gabungan Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Bebandem yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Ricky Johannes Hutapea, S.Tr.K., berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian uang tunai. Seorang pemuda berinisial IGM alias L (19) berhasil diamankan petugas pada Senin (6/4/2026).

​Kronologi Aksi Pencurian

​Aksi pencurian tersebut terjadi di sebuah warung milik NWS di Banjar Dinas Dukuh, Desa Bebandem, pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang saat itu sedang meninggalkan warung untuk ke kamar mandi.

​Hanya dalam waktu singkat, pelaku masuk ke dalam warung dan menggasak tas selempang berisi uang tunai hasil dagangan. Korban baru menyadari kehilangan tersebut saat kembali ke warung dan mendapati uang senilai kurang lebih Rp7.000.000 telah raib. Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh anak korban, IPGS, ke Mapolsek Bebandem.

​Penangkapan Pelaku

​Kapolsek Bebandem, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suastawan, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan dan analisa mendalam terhadap rekaman CCTV.

​"Pelaku berhasil kami amankan di wilayah Banjar Dinas Beten Waru, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu. Pelaku diketahui merupakan seorang residivis dan mengaku telah melakukan aksi serupa di beberapa tempat dengan sasaran warung kosong," ungkap AKP Ngurah Bagus.

​Barang Bukti yang Diamankan

​Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti yang identik dengan rekaman di tempat kejadian perkara (TKP), yaitu:

​Satu unit sepeda motor RX-Z warna hitam tanpa plat nomor.

​Satu buah hoodie berwarna merah marun yang dikenakan pelaku saat beraksi.

​Uang tunai sejumlah Rp4.450.000 yang disimpan di dalam saku jaket pelaku.

​Proses Hukum

​Saat ini, terduga pelaku IGM alias L beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Bebandem untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka tanpa pengawasan, guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas serupa. (Ami)

Harga Plastik Melonjak, Pedagang Keliling di Karangasem Terpaksa Naikkan Harga Jualan

KARANGASEM, Bali Kini — Kenaikan harga plastik yang dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku impor serta lonjakan harga minyak dunia mulai berdampak pada pedagang kecil di Kabupaten Karangasem.

Salah satunya dirasakan oleh Herry, pedagang keliling yang berjualan di kawasan Pemkab Karangasem. Saat diwawancarai pada Selasa (7/4/2026), ia mengaku harga plastik mengalami kenaikan drastis, bahkan lebih dari 100 persen.

“Plastik kecil yang biasanya Rp2.000 per pack sekarang sudah Rp7.000,” ujarnya.

Kondisi ini memaksanya untuk menyesuaikan harga jual dagangan. Gorengan yang sebelumnya dijual Rp1.000 per biji kini naik menjadi Rp2.000 per biji.

Herry yang sehari-hari menjajakan dagangannya menggunakan bakul kepada pegawai di lingkungan Pemkab Karangasem mengaku keberatan dengan kenaikan tersebut. Ia juga khawatir pelanggan akan berkurang akibat harga yang ikut naik.

Menurutnya, kenaikan harga plastik sangat terasa karena menjadi kebutuhan utama dalam membungkus dagangan. Ia berharap ada perhatian dan solusi dari pemerintah agar pedagang kecil tidak semakin terbebani.

“Semoga ada solusi, karena kami pedagang kecil yang paling terasa dampaknya,” pungkasnya. (Ami)

Senin, 06 April 2026

Wabup Ipat: Desa Adalah Subjek Strategis, OPD Wajib Perkuat Integrasi Program

Jembrana , Bali Kini - Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), menegaskan bahwa desa dan kelurahan merupakan ujung tombak sekaligus subjek strategis dalam menentukan kemajuan daerah. Hal tersebut disampaikan Wabup Ipat saat memimpin Apel Rutin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Senin (6/4), bertempat di depan Kantor Bupati Jembrana.

Dalam arahannya, Wabup Ipat menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah untuk mengubah paradigma dalam melihat desa. Menurutnya, desa bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan aktor utama yang memiliki peran vital dalam mencapai target-target daerah.
"Desa dan kelurahan adalah subjek strategis. Saya minta seluruh Perangkat Daerah melakukan konvergensi program yang menyasar langsung ke sana. Pastikan pembangunan desa berbasis pada data dan potensi lokal guna menciptakan kemandirian wilayah," tegas Wabup Ipat di hadapan para peserta apel.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan peran desa harus dibarengi dengan sinkronisasi program antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Fokus pada potensi lokal dianggap sebagai solusi jitu untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah di Kabupaten Jembrana.

Wabup Ipat berharap, dengan menjadikan desa sebagai basis pembangunan, setiap intervensi program pemerintah akan jauh lebih tepat sasaran karena menyentuh akar rumput secara langsung.


Di sisi lain, menyikapi kondisi fiskal daerah yang terbatas akibat dampak ekonomi global, Wabup Ipat mengajak seluruh jajaran ASN untuk menerapkan prinsip 
Empati Fiskal, Efisiensi anggaran diperintahkan melalui penghematan operasional, seperti penggunaan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM) yang lebih terukur.

"Di tengah keterbatasan ini, inovasi adalah kunci. Jangan terjebak pada kegiatan rutinitas tanpa dampak nyata. Gunakan setiap rupiah anggaran dengan orientasi pada hasil yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Menutup arahannya, Wabup Ipat mengingatkan seluruh Perangkat Daerah untuk tetap bekerja optimal sesuai target RPJMD. Ia menuntut adanya peningkatan akuntabilitas dan transparansi agar setiap program yang digulirkan benar-benar memberikan manfaat konkret bagi masyarakat Jembrana. (  * )

HENDAK SELAMATKAN REKANNYA YANG HANYUT, AGUS SUARSA HILANG TERSERET ARUS DI PANTAI PURNAMA

GIANYAR , Bali Kini -  Nasib naas dialami seorang pria bernama Agus Suarsa Dharma (27) asal Banjar Telabah, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Dirinya terseret arus Pantai Purnama saat melaksanakan prosesi Banyu Pinaruh pada Minggu, (5/4/2026).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga, I Wayan Juni Antara yang terun langsung ke lokasi kejadian menerangkan kejadian berlangsung sekitar pukul 07 30 Wita.

"Awal mula kejadiaan, Kadek Raditya (18), Agus Suarsa dan rekannya mandi di Pantai Purnama, tak berselang lama kemudian ombak besar datang, Kadek Raditya tergulung ombak dan hanyut," terang Juni Antara.

Melihat rekannya yang terseret ombak, agus suarsa kemudian melakukan pertolongan, Raditya kemudian berhasil diselamatkan, namun tiba - tiba ombak besar kembali datang menarik tubuh Agus Suarsa hingga tenggelam.

"kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke  kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar pukul 08.00 Wita, sesuai arahan pimpinan Tim Rescue beserta peralatan SAR laut kemudian dikerahkan menuju lokasi," imbuhnya.

Hingga saat ini upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan masih terus dilaksanakan. Pencarian di laut dilakukan dengan menurunkan satu unit perahu karet dengan luas area pencarian mencapai 1,5 NM sedangkan penyisiran darat dilakukan menuju arah timur dan barat dari kolasi kejadian.

"Saat ini kondisi gelombang laut di lokasi cukup tinggi, namun masih bisa diantisipasi oleh Tim Rescue, semoga korban cepat ditemukan," tutupnya

Pencarian oleh Tim SAR Gabungan turut melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud Polres Gianyar, BPBD Kabupaten Gianyar, Balawista Kabupaten Gianyar, Polsek Sukawati, Koramil 1616 Sukawati, Potensi SAR 115, BRC, Surf Rescue, Bali Rescue, Orari dan Keluarga Korban.

Sebagian ASN Pemkab Karangasem Mulai WFH Setiap Jumat, Berlaku 6 April 2026

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
KARANGASEM, Bali Kini — Pemerintah Kabupaten Karangasem resmi menerapkan kebijakan kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kombinasi Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH). Kebijakan ini mulai berlaku pada 6 April 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 2234 Tahun 2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di lingkungan Pemkab Karangasem. Dalam aturan itu, ASN diwajibkan melaksanakan tugas kedinasan secara WFH selama satu hari kerja dalam satu minggu, yakni setiap hari Jumat.

Sekretaris Daerah Karangasem, I Ketut Sedana Merta, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, sekaligus menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bali.

“Penerapan WFH ini untuk mendorong transformasi budaya kerja ASN agar lebih fleksibel, adaptif, dan tetap produktif dengan memanfaatkan sistem digital,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun bekerja dari rumah, ASN tetap wajib menjalankan tugas secara optimal dengan memaksimalkan penggunaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), termasuk absensi online, tanda tangan elektronik, hingga pelaporan kinerja harian.

Selain itu, ASN juga dituntut tetap responsif terhadap komunikasi kedinasan melalui berbagai platform seperti WhatsApp maupun telepon.

Dalam pelaksanaannya, Kepala Perangkat Daerah diminta melakukan pengawasan ketat, termasuk memastikan efisiensi energi di kantor. ASN yang menjalankan WFH diwajibkan mematikan perangkat listrik seperti AC, lampu, dan peralatan lainnya sebelum meninggalkan kantor.

Namun, kebijakan WFH ini tidak berlaku bagi sejumlah pejabat dan unit layanan publik yang bersifat esensial. Di antaranya Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat administrator, camat, hingga unit layanan seperti kesehatan, pemadam kebakaran, kebencanaan, kebersihan, perizinan, serta pendidikan yang tetap menjalankan tugas secara WFO.

Sedana Merta menambahkan, kebijakan ini juga diharapkan mampu menekan belanja operasional daerah, seperti penggunaan listrik, air, bahan bakar minyak (BBM), hingga perjalanan dinas.

“Penghematan anggaran dari kebijakan ini nantinya akan dialokasikan kembali untuk program prioritas pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Pemkab Karangasem juga mewajibkan seluruh perangkat daerah untuk melaporkan pelaksanaan serta dampak efisiensi dari kebijakan ini setiap bulan kepada Sekretaris Daerah sebagai bahan evaluasi dan pelaporan ke pemerintah pusat. (Ami)

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penganyar Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede serta jajaran Pemkot Denpasar saat ngaturang Bhakti Penganyar serangkaian Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, bertepatan dengan Soma Pon Wuku Sinta, Senin (6/4). 

 

Denpasar, Bali Kini - Jajaran Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Penganyar serangkaian Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih bertepatan dengan Soma Pon Wuku Sinta, Senin (6/4). Pelaksanaan Bhakti Penganyar dipimpin Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede beserta Anggota DPRD Kota Denpasar. 

Turut hadir Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali, IGN Gede Marhaendra Jaya, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra dan Made Okq Cahyadi Wiguna, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.  

Silih berganti pemedek datang di kawasan Penataran Pura Agung Besakih untuk ngaturang bhakti sejak Puncak Karya pada Purnama Kedasa, Kamis (2/4) lalu. Pelaksanaan Bhakti Penganyar Pemkot Denpasar diawali dengan pengilen Tari Rejang Renteng, Tari Rejang Rwa Bhineda, Wayang Lemah dan Topeng Wali. Merdu suara tetabuhan Gong Gede, kekidungan serta denting genta menambah khidmat suasana. Rangkaian prosesi diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Talikup, Griya Kawolu Biau Muncan. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih ini merupakan momentum bagi seluruh umat Hindu untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Selain itu, momen ini juga baik dimanfaatkan sebagai ajang mulatsarira. Sehingga keseimbangan alam semesta beserta isinya dapat tercipta. 

"Tentu ini merupakan momentum bagi kita bersama untuk meningkatkan sradha dan bhakti umat, serta memohon asung kertha wara nugraha Ida Sang Hyang Widi Wasa," jelasnya

Jaya Negara menambahkan, pelaksanaan Bhakti Penganyar juga bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur Pemerintah Kota Denpasar atas kelancaran dalam menjalankan swadharma membangun daerah. Dimana, rasa persatuan (menyama braya) umat Hindu harus terus dipupuk agar yadnya sebagai wujud syukur dapat terus kita laksanakan guna meningkatkan sradha dan bakti umat sesuai dengan swadarma menuju keseimbangan alam semesta. 

"Melalui Bhakti Penganyar ini diharapkan mampu memberikan energi Dharma yang dapat memberikan hal positif bagi jagat Bali untuk membersihkan dan menetralisir hal-hal negatif yang tidak diinginkan demi terciptanya keseimbangan jagat beserta isinya," imbuhnya.

Untuk diketahui, rangkaian untuk pelaksanaan upacara Ida Batara Turun Kabeh, berlangsung selama 21 hari. Untuk puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh jatuh pada Purnama Sasih Kedasa pada 2 April lalu. Setelahnya, pada tanggal 3 April sampai dengan 2 Mei dilaksanakan upacara penganyar dari seluruh kabupaten/kota se-Bali, dan juga dari panitia karya upacara Pura Agung Besakih. Untuk panyineban karya akan dilaksanakan pada 23 Mei 2026. (Ags).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved