-->

Kamis, 12 Maret 2026

Wakil Bupati Klungkung, menerima audiensi tim Badan Pengawasan Keuangan Prov Bali

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra didampingi Sekda Anak Agung Lesmana menerima audiensi dari tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kantor Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Rapat Bupati Klungkung, Kamis (12/3). Audiensi ini dilakukan dalam rangka koordinasi Pembahasan Progres Pemenuhan Dokumen Evaluasi Pengawasan atas Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung. 

Dalam arahannya, Wabup Tjok Surya menekankan pentingnya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan BPKP untuk memastikan seluruh administrasi pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel. “Saya menyambut baik pendampingan dari BPKP Bali. Kepada seluruh kepala OPD agar kooperatif dan segera memenuhi dokumen yang diminta sebelum batas waktu yang ditentukan," harap Wabup Tjok Surya.(*)


Jaga Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idulfitri, Bupati Satria Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dan Distribusi ke Nusa Penida

Klungkung , Bali Kini - Menjelang hari besar keagamaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Klungkung bergerak cepat menjaga stabilitas ekonomi daerah. Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi menutup kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Klungkung yang berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kamis (12/3/2026).

Rapat koordinasi ini menjadi langkah krusial untuk mengantisipasi potensi lonjakan inflasi dan memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok. Dalam arahannya, Bupati I Made Satria menekankan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi di Klungkung terletak pada sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Arahan Strategis Bupati Satria guna menghadapi tantangan fluktuasi harga, memberikan lima instruksi strategis kepada jajaran TPID yakni,
1. Optimalisasi Pasar Murah: TPID diminta aktif menyelenggarakan operasi pasar murah secara rutin, khususnya menjelang Hari Raya, agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat.
2. Kemitraan dengan Sektor Swasta: Bupati mendorong agar pasar murah tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga menggandeng bank swasta, pengusaha, dan distributor lokal demi dampak stabilisasi yang maksimal.
3. Pengawasan Stok dan Distribusi: Pengendalian inflasi bukan sekadar menjual barang murah, melainkan juga melakukan monitoring stok secara berkala dan memastikan kelancaran distribusi ke wilayah terpencil, terutama Nusa Penida, untuk menekan disparitas harga.
4. Perencanaan Terstruktur: TPID diinstruksikan menyusun rencana jadwal pemantauan harga dan distribusi guna mengantisipasi fluktuasi musiman secara lebih terukur.
5. Kerja Sama Antardaerah (KAD): Memperkuat kerja sama dengan daerah penghasil pangan untuk menjamin ketersediaan pasokan lokal dan mengurangi ketergantungan distribusi dari luar daerah.

Melalui HLM ini, diharapkan muncul rekomendasi kebijakan strategis yang mampu menekan ketimpangan harga tersebut sehingga ketahanan pangan merata di seluruh wilayah Kabupaten Klungkung. "Tantangan kita bukan hanya faktor pasar global, tapi juga geografis. Biaya transportasi menuju Kepulauan Nusa Penida adalah atensi serius agar tidak terjadi perbedaan harga yang mencolok dengan Klungkung daratan," tegas Bupati Made Satria.(*) 


Sinergi TNI dan Pemkab Jembrana Tuntaskan TMMD Ke-127: Akselerasi Infrastruktur untuk Dongkrak Ekonomi Desa

JEMBRANA , BALI KINI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026 di wilayah Kodim 1617/Jembrana resmi ditutup dengan capaian gemilang. Upacara penutupan yang mengusung tema "Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" dipimpin langsung oleh Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.H., bertempat di Lapangan Umum Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Rabu (11/3).

Prosesi  upacara penutupan yang ditandai dengan pemukulan gong, selanjutnya rombongan bergerak menuju Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan untuk prosesi pengguntingan pita sebagai simbol diresmikannya jalan rabat beton. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan kunci rumah hasil program RTLH, pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu, serta peninjauan stand UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif desa.

Acara ini turut dihadiri oleh Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Subagyo, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, jajaran Kodam IX/Udayana, unsur Camat, serta tokoh masyarakat setempat.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Wabup Ipat), yang hadir mewakili Bupati Jembrana, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi TNI dalam membangun infrastruktur fisik yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi kerakyatan.
“Program TMMD ini sangat luar biasa karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan ini tentu akan membuka akses yang lebih mudah bagi warga, terutama petani dan pelaku usaha kecil, dalam mendistribusikan hasil produksi mereka ke pasar,” ujar Wabup Ipat saat meninjau lokasi proyek di Desa Penyaringan.

Dansatgas TMMD yang juga Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Sy. Gafur Thalib, melaporkan bahwa seluruh sasaran pokok maupun tambahan telah rampung 100 persen. Transformasi wajah desa di Kecamatan Mendoyo ini mencakup:
 Pembangunan jalan rabat beton, senderan (dinding penahan tanah), dan dua unit plat deker.
 Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor untuk akses air bersih, serta rehabilitasi Pos Kamling, MCK, dan tempat ibadah.
 
Sedangkan dari Sasaran Non-Fisik dengan melakukan Penyuluhan wawasan kebangsaan dan sosialisasi kesehatan bagi masyarakat setempat.



Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, menegaskan bahwa TMMD adalah wujud nyata akselerasi pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Output dari TMMD Ke-127 ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi ekonomi pedesaan. Sinergi tinggi antara Pemerintah Daerah, instansi terkait, dan partisipasi aktif masyarakat Jembrana menjadi kunci suksesnya kegiatan ini," tegas Danrem. ( * )

Gratis! Ratusan Warga Jembrana Ikuti Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak

Jembrana, Bali Kini – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara resmi membuka kegiatan Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis di Halaman Masjid Besar Mujahidin, Loloan Barat, Kamis (12/3).  

Kegiatan kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jembrana dan John Fawcett Foundation (JFF) ini bertujuan memberikan akses kesehatan mata bagi warga kurang mampu dengan target 300 peserta pemeriksaan dan 15 tindakan operasi katarak.

Bupati Kembang mengapresiasi JFF sebagai lembaga non-profit yang peduli pada kemanusiaan. 

"Kami sangat berterima kasih. Di tengah keterbatasan biaya masyarakat, kehadiran JFF dan BAZNAS sangat membantu. Saya harap kerja sama ini bisa berlanjut ke wilayah lain di Jembrana," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kesehatan indra penglihatan merupakan modal utama dalam beraktivitas dan meningkatkan taraf hidup. Ia mengingatkan warga agar tidak mengabaikan pemeriksaan rutin, mengingat gangguan mata sering kali menjadi penghambat produktivitas sehari-hari.

 "Fisiknya kuat, kakinya kuat berotot, tapi kalau matanya tidak melihat kan juga susah. Karena itu harus rajin-rajin kontrol. Saya pun tadi ikut kontrol karena menyadari usia sudah mau 51 tahun, mata sudah mulai sulit membaca dekat," tuturnya. 

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan pemerintah lainnya secara preventif, seperti pengecekan gula darah dan kolesterol di Puskesmas menggunakan kartu BPJS.

​Sementara itu, Koordinator JFF, I Nengah Sariyasa, menyampaikan rasa syukurnya dapat berkolaborasi mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam penanggulangan kebutaan akibat katarak. Pihaknya menjelaskan bahwa JFF telah aktif memberikan pelayanan kesehatan mata di seluruh Bali sejak tahun 1991 dan kini jangkauannya telah meluas ke seluruh Indonesia.

​"Berbahagia dan berbangga pada hari ini kami diberikan kesempatan bersama Baznas untuk melakukan pelayanan di Loloan. Kami tetap berkomitmen untuk mendukung program pemerintah Jembrana, dan siap melakukan pelayanan di seluruh wilayah ini secara berkala," tegasnya.

​Ketua BAZNAS Jembrana, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa layanan kesehatan ini bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh umat tanpa memandang latar belakang agama. Ia menegaskan bahwa dana sosial keagamaan yang dikelola BAZNAS, selain zakat, memang diperuntukkan bagi misi kemanusiaan secara nasional.

​"Sebenarnya ini bukan karena di masjid kemudian hanya untuk satu umat saja, tapi untuk semua umat. Jika kuota hari ini habis namun masih ada warga yang belum ter-cover, insyaallah akan kita lanjutkan lagi pada 31 Maret mendatang di Gilimanuk, Kecamatan Melaya," pungkasnya.

Kasum TNI Buka Rakor Komlek TNI 2026: Perkuat Sinergi dan Modernisasi Sistem Komunikasi Militer


 Laporan Reporter: Puspen TNI
Jakarta , Bali Kini - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon didampingi Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI TA 2026 yang mengusung tema “Skomlek TNI Siap Mewujudkan TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat”, bertempat di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026).

Dalam sambutanya Kasum TNI menekankan bahwa Komlek memiliki peran vital dalam menjamin kelancaran komunikasi militer yang cepat, aman, dan terintegrasi guna mendukung sistem komando dan pengendalian dalam setiap operasi. “Perkembangan Komlek sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan operasi militer modern, dalam penguasaan spektrum elektromagnetik memungkinkan terciptanya dominasi informasi dan efektivitas komando kendali di medan operasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasum TNI menyampaikan bahwa Komlek TNI harus terus meningkatkan kemampuan personel serta memperkuat sistem komunikasi dan elektronika yang modern dan adaptif. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal maupun nonformal serta penguasaan teknologi mutakhir menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan dimasa yang akan datang.

Kasum TNI juga menekankan pentingnya kesiapan Komlek dalam mendukung setiap operasi TNI di berbagai wilayah, termasuk daerah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur komunikasi, penguatan sistem jaringan terpusat, serta interoperabilitas antar matra menjadi langkah strategis guna memastikan kelancaran operasi dan menjaga keunggulan informasi di medan tugas.

Rakor Komlek TNI TA 2026 ditutup secara resmi oleh Askomlek Panglima TNI. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, serta menyelaraskan langkah dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi komunikasi dan peperangan modern yang semakin kompleks.

SMAN 1 Kediri (Bakta) Raih Juara SMASTA Cup XXVII 2026


Tabanan .Bali Kini  – Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mewakili Bupati Tabanan menghadiri sekaligus menutup secara resmi kegiatan SMASTA Cup XXVII yang digelar di Stadion Debes, Rabu, (11/3). Ajang kompetisi sepak bola antar pelajar tingkat SMA/SMK ini berlangsung meriah dan menjadi wadah pengembangan bakat serta sportivitas generasi muda, khususnya di Kabupaten Tabanan. Dimana pada kesempatan ini SMAN 1 Kediri (Bakta) keluar sebagai juara.

Kompetisi sepak bola ini berlangsung selama kurang lebih tiga minggu, dimulai pada 23 Februari hingga 11 Maret 2026. Turnamen diikuti oleh 10 sekolah tingkat SMA dan SMK dari Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Badung yang dibagi ke dalam dua grup pertandingan. Pada babak penyisihan, Grup A diisi oleh SMA Negeri 1 Tabanan, SMK Restu Muni, SMA Negeri 1 Penebel, SMA Negeri 1 Kediri, dan SMA Negeri 2 Tabanan. Sementara Grup B terdiri dari SMK Bintang Persada Tabanan, SMK Negeri 3 Tabanan, SMA Negeri 1 Kuta Utara, SMA Negeri 2 Tabanan, dan SMA Negeri 1 Kerambitan.

Dari hasil pertandingan babak penyisihan, SMA Negeri 1 Kediri keluar sebagai juara Grup A dengan runner-up SMA Negeri 1 Tabanan, sedangkan dari Grup B SMA Negeri 2 Tabanan menjadi juara grup dan SMK Bintang Persada Tabanan sebagai runner-up. Keempat tim tersebut kemudian melaju ke babak semifinal yang digelar pada 9 Maret 2026. Pada babak semifinal, SMA Negeri 1 Kediri berhasil mengalahkan SMK Bintang Persada Tabanan, sedangkan SMA Negeri 1 Tabanan berhasil menundukkan SMA Negeri 2 Tabanan. 

Dengan demikian, partai final mempertemukan SMA Negeri 1 Kediri melawan SMA Negeri 1 Tabanan, sementara perebutan posisi ketiga mempertemukan SMA Negeri 2 Tabanan dengan SMK Bintang Persada Tabanan. Pertandingan final yang berlangsung di Stadion Debes Tabanan berlangsung cukup sengit. Namun, tim SMA Negeri 1 Kediri tampil dominan dan berhasil mengalahkan SMA Negeri 1 Tabanan dengan skor telak 5–0. Hasil tersebut mengantarkan SMA Negeri 1 Kediri meraih gelar Juara I SMASTA Cup XXVII. 

Bupati Tabanan yang dalam sambutannya dibacakan oleh Wabup Dirga, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memberikan ruang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga. “Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, pihak sekolah, sponsor, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Kegiatan seperti SMASTA Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat persahabatan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan pelajar,” ujarnya.

Pemkot Denpasar Dorong Lahirnya Inovasi Masyarakat Sebagai Pilar Kesejahteraa

Ket. Foto : Tinggalkan 'Business as Usual', Pemkot Denpasar Dorong Lahirnya Inovasi Masyarakat Sebagai Pilar Kesejahteraan 


Denpasar, Bali Kini - Pembangunan sebuah kota di era dinamis tak lagi bisa sekadar mengandalkan pendekatan rutinitas atau business as usual. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kota Denpasar mulai memacu mesin utamanya yakni inovasi yang lahir langsung dari masyarakat.


Langkah ini ditandai dengan digelarnya "Sosialisasi Kompetisi Inovasi Masyarakat" oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) di Gedung Sewaka Dharma, Selasa (10/3). 

Pada acara ini, turut pula digelar diskusi strategis yang dipandu langsung oleh Kepala BRIDA Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira. Acara ini tidak hanya memantik antusiasme, tetapi juga menjadi panggilan terbuka bagi para inovator lokal. 


Acara yang mengusung tema visioner "Dari Denpasar untuk Semesta: Inovasi Masyarakat sebagai Pilar Kesejahteraan dan Keharmonisan Dunia" ini menjadi batu loncatan awal menuju ajang kompetisi bergengsi di tahun 2027 mendatang.


Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhimerta, yang mewakili Walikota Denpasar, pada saat seremonial pembukaan acara tersebut menegaskan, tema yang diangkat bukanlah sekadar jargon kosong, melainkan cetak biru kebijakan daerah.


"Pemerintah Kota Denpasar ingin membuktikan bahwa ide-ide brilian yang lahir dari tingkat banjar, pelaku UMKM, hingga startup di Denpasar memiliki potensi besar untuk diskalakan, memberi dampak positif, dan menjadi solusi atas permasalahan kota," tegasnya saat membacakan sambutan Walikota di hadapan para peserta.

Partisipasi publik melalui inovasi, lanjut Alit Adhimerta, kini ditempatkan sebagai bentuk nyata ketahanan sejati sebuah kota.
Menariknya, persiapan kompetisi ini dilakukan jauh hari.

"Pemkot Denpasar menyadari penuh bahwa membangun sebuah ekosistem inovasi tidak bisa dilakukan lewat keajaiban semalam, butuh napas panjang untuk mengedukasi masyarakat, mematangkan ide, hingga menyatukannya dengan ekosistem bisnis dan teknologi," imbuh Alit Adhimerta. 

Acara ini turut juga dihadiri oleh Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN Dr. Ir. Wiwiek Joelijani, M.T., yang memastikan adanya dukungan pengawalan inovasi daerah agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.


Sementara dari sisi hilirisasi teknologi dan bisnis, CEO PT Baliola Adi Maha Duta, I Gede Putu Rahman Desyanta, S.Si., S.KOM., M.M., turut memberikan pandangan praktisnya. Kehadirannya menggarisbawahi satu realitas penting yaitu ide sehebat apa pun akan mati jika tidak ditopang oleh kelayakan model bisnis dan wadah implementasi yang tepat.

"Dalam setiap realisasi ide hendaklah dapat difasilitasi oleh wadah implementasi yang hebat," kata Rahman Desyanta.

Dukung Pemerintahan yang Efektif dan Akuntabel

Ket. Foto: Pemkot Denpasar Teken Nota Kesepakatan dengan Kejari dan PN Denpasar di Bidang Perdata dan TUN


Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar dalam bidang hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). Kerja sama ini bertujuan memperkuat aspek legalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berlandaskan kepastian hukum.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., serta Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Dr. Iman Luqmanul Hakim, S.H., M.Hum., yang berlangsung di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (12/3).

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Denpasar didampingi Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Selain penandatanganan nota kesepahaman, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Desa Padangsambian Kelod dengan Kejaksaan Negeri Denpasar terkait kerja sama di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepakatan, rancangan kerja, serta perjanjian kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi kelembagaan guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, akuntabel, serta berlandaskan kepastian hukum.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat aspek legalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus meminimalisir potensi permasalahan hukum yang dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan daerah,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut dikatakannya, penandatanganan kerja sama ini juga mencerminkan komitmen bersama antar lembaga dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang tertib hukum dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pemkot Denpasar mengapresiasi kerja sama ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pemerintahan dan penegakan hukum di Kota Denpasar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., mengatakan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat aspek legalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah serta meminimalisir potensi permasalahan hukum yang dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan.

Selain itu, kerja sama ini juga menjadi upaya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa agar berjalan secara akuntabel dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Melalui kerja sama ini, para perbekel akan memperoleh dukungan pendampingan hukum dalam pelaksanaan tugas pemerintahan desa, sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya permasalahan hukum dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa,” jelas Trimo.

Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Dr. Iman Luqmanul Hakim, S.H., M.Hum., dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini diharapkan dapat meminimalkan potensi pelanggaran hukum serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya di tingkat desa.

“Semoga sinergitas ini dapat terus berkelanjutan, tidak hanya sebatas hitam di atas putih semata, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat,” ujarnya(Win)

TERJATUH KE SUMUR, WARGA PEGUYANGAN TEREVAKUASI DALAM KEADAAN MENINGGAL DUNIA

DENPASAR , BALI KINI --- Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur di wilayah Jalan Antasura, Gang Teratai No. 5, Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, pada Kamis (12/3/2026).

Informasi kejadian diterima pada pukul 12.10 Wita dari Bapak Kojek, petugas BPBD Kota Denpasar. Dalam laporan disebutkan identitas korban atas nama I Made Wirya (65). Menurut informasi korban diketahui dalam kondisi sakit dengan salah satu kaki telah diamputasi. Keluarga melaporkan kejadian tersebut setelah tidak menemukan korban di rumah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 12.30 Wita 7 personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan dilengkapi peralatan mountaineering, satu set SCBA, peralatan medis, serta peralatan SAR pendukung lainnya.

Pada pukul 13.13 Wita mereka tiba di lokasi dan segera melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melaksanakan proses pencarian dan evakuasi di titik lokasi kejadian. Tak berselang lama jenasah I Made Wirya telah terevakuasi dari dalam sumur. "Tadi siang jenasahnya terevakuasi sekitar pukul 13.35 Wita berkat kerja dari tim SAR gabungan dan koordinasi yang baik, selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans dari BPBD Kota Denpasar," jelas I Nyoman SIDAKARYA, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak 7 personel, Samapta Polda Bali sebanyak 15 personel, Polsek Denpasar Barat 3 personel, Damkar Kota Denpasar 5 personel, Camat Denpasar Utara, aparat Desa Peguyangan, serta keluarga korban dan masyarakat setempat. (ay)

Perkuat Pelayanan Sosial, Pemkot Denpasar Salurkan 100 Kursi Roda

Ket. Foto : Penyerahan bantuan kuri roda secara simbolis kepada warga yang membutuhkan oleh Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, serta Sekretaris Dinas Sosial Kota Denpasar, Yudya Putri, pada Kamis (12/3) di Graha Nawasena

Denpasar , Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan sosial bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyaluran bantuan alat bantu kesehatan berupa kursi roda bagi warga yang membutuhkan. Pada Kamis (12/3), sebanyak 100 unit kursi roda disalurkan kepada masyarakat Kota Denpasar.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Graha Nawasena Denpasar oleh Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, serta Sekretaris Dinas Sosial Kota Denpasar, Yudya Putri.

Bantuan kursi roda tersebut bersumber dari APBD Kota Denpasar Tahun 2026 melalui program pengadaan alat bantu kesehatan bagi penyandang disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam memenuhi hak dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian penerima manfaat.

Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Walikota dan Wakil Walikota Denpasar terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan fasilitas kesehatan.

“Bersama Dinas Sosial dan K3S Kota Denpasar hari ini kami menyerahkan secara simbolis bantuan kursi roda kepada masyarakat di Graha Nawasena Denpasar. Bantuan ini merupakan perhatian Bapak Walikota dan Wakil Walikota Denpasar kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ayu Kristi Arya Wibawa.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari di rumah maupun saat menjalani pengobatan.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memberikan kemudahan bagi penerima dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Ayu Kristi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kota Denpasar, Yudya Putri, mewakili Kepala Dinas Sosial, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial melaksanakan program pengadaan alat bantu kesehatan berupa kursi roda sebanyak 100 unit yang diperuntukkan bagi masyarakat Denpasar yang membutuhkan.

Menurutnya, pengadaan alat bantu kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam pemenuhan hak dasar bagi penyandang disabilitas maupun masyarakat yang memerlukan alat bantu mobilitas.

“Kami berharap bantuan kursi roda ini dapat meningkatkan kualitas hidup serta kemandirian masyarakat penerima manfaat,” jelas Yudya Putri didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Diah Kurniyawati. (Pur)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved