-->

Jumat, 09 Januari 2026

Banjir Genangi Pasar Sri Sedana Bugbug, BPBD Karangasem Lakukan Monitoring

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Karangasem pada Jumat (9/1/2026) menyebabkan banjir di kawasan Pasar Sri Sedana, Desa Bugbug, Kecamatan/Kabupaten Karangasem. Banjir juga menggenangi ruas Jalan Raya Bugbug–Denpasar dan sempat mengganggu arus lalu lintas.

Berdasarkan laporan di lapangan, hujan lebat mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita di hampir seluruh wilayah Karangasem. Sekitar pukul 15.30 Wita, air meluap hingga setinggi lutut orang dewasa di area pasar dan jalan raya, mengakibatkan kemacetan lalu lintas selama kurang lebih 30 menit.

Air mulai berangsur surut sekitar pukul 16.30 Wita. Hingga kejadian berakhir, tidak terdapat korban jiwa. Kerugian material juga dilaporkan nihil, meski sejumlah meja pedagang di pasar sempat terendam air.

Monitoring pasca banjir dilakukan hingga pukul 18.35 Wita dan situasi dinyatakan aman serta kondusif.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arinbawa menyampaikan bahwa kejadian banjir di kawasan tersebut merupakan masalah berulang saat curah hujan tinggi.

“Banjir di Pasar Sri Sedana Bugbug ini memang kerap terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi. Penyebab utamanya adalah volume air yang besar tidak mampu ditampung oleh saluran drainase yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang.

“Perlu dilakukan penataan drainase, termasuk pelebaran dan pengerukan got agar daya tampung air meningkat dan aliran lebih lancar, sehingga kejadian serupa bisa diminimalisir ke depannya,” tegasnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat dan pedagang untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu. (Ami)

TIM SAR EVAKUASI WNA CEDERA DI PANTAI KELINGKING

LAPORAN REPORTER : AYU 
NUSA PENIDA , BALI KINI  --- Tim SAR evakuasi warga negara asing asal Republik Cekho yang alami cedera saat berkunjung di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Martelo Romano (50) ketika itu sedang berjalan di pinggiran pantai, namun tiba-tiba ombak besar datang dan menghantamnya hingga terjatuh. "Setelah diterjang ombak, korban terjatuh dan kesulitan berdiri," terang Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada pukul 15.40 Wita. Selanjutnya diberangkatkan 4 personel Unit Siaga SAR Nusa Penida menuju lokasi. "Mereka melaporkan karena kesulitan membawa korban naik tebing melalui anak tangga dengan ketinggian kira-kira 170 meter," imbuhnya. 

Pada pukul 16.45 Wita tim tiba di Pantai Kelingking, kemudian turun menuju pantai untuk proses evakuasi. Kondisi di seputaran lokasi alami hujan ringan. Tim SAR gabungan sempat kesulitan karena medan terjal. Akhirnya upaya evakuasi berhasil dilaksanakan sekitar pukul 17.35 Wita. "Ambulance dari Klinik Griya Medika sudah siaga dan langsung membawa ke Klinik Griya Penida, menurut keterangan dari tenaga medis, korban alami dislokasi pada pinggul, " tutup Cakra. 

Unsur SAR yang terlibat diantaranya:
1. Pos Unit Siaga Nusa Penida dgn 4 orang personel;
2. Polsek Nusa Penida Bali 8 orang personel;
3. Balawista Pantai Kelingking Nusa Penida dgn 7 orang personel;
4. BPBD Klungkung dgn 2 orang personel
5. Tim Medis Griya Penida dgn 4 orang personel; 
6. Masyarakat dan teman korban. 

Mahasiswa Teknologi Pangan Warmadewa Terjun ke Hilirisasi Produk Lokal

GIANYAR, BALI KINI - Dunia perkuliahan tidak boleh menjadi menara gading yang terputus dari realitas industri. Prinsip inilah yang mendorong mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Warmadewa untuk terjun langsung membedah proses hilirisasi produk lokal dalam rangkaian Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Kamis (8/1/2026).

Wakil Dekan III Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi Universitas Warmadewa, Ir. Wayan Sudiarta, MP, menegaskan bahwa penguasaan teori di kelas barulah separuh dari perjalanan akademik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa ditantang untuk melihat bagaimana standar keamanan pangan dan manajemen mutu skala industri diimplementasikan secara nyata pada sektor manufaktur herbal dan pangan olahan.

"Kami ingin mahasiswa tidak hanya kompeten secara kognitif, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap dinamika industri. Di sini mereka belajar bahwa hilirisasi produk pertanian, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan, menuntut profesionalisme dan standar yang ketat agar mampu bersaing di pasar global," ujar Wayan Sudiarta di sela-sela peninjauan proses produksi.

Selama kunjungan lapangan, para mahasiswa mengamati secara mendalam setiap tahapan produksi, mulai dari hulu hingga hilir. Fokus utama diarahkan pada bagaimana sebuah unit usaha mengelola bahan baku hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah tinggi yang memenuhi standar keamanan pangan nasional.

Menurut Sudiarta, pemahaman mengenai alur proses produksi dan sistem manajemen mutu sangat krusial. Mahasiswa berkesempatan melihat langsung penerapan teknologi pengolahan serta bagaimana regulasi keamanan pangan diterjemahkan ke dalam praktik kerja harian di lantai pabrik.

Kegiatan ini tidak hanya menekankan pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan sikap profesional mahasiswa. Dengan melihat langsung operasional industri, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih konkret mengenai tantangan dunia kerja yang akan mereka hadapi setelah lulus nanti.

Dukungan penuh dari pimpinan fakultas dan dosen pendamping dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen universitas dalam mencetak lulusan yang siap kerja. Melalui interaksi langsung dengan praktisi di lapangan, mahasiswa mendapatkan pengalaman empiris yang tidak bisa didapatkan sepenuhnya di dalam laboratorium kampus.

Edukasi berbasis industri ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa inovasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi hasil pertanian lokal. Dengan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan pasar, lulusan Teknologi Pangan Warmadewa diproyeksikan mampu menjadi penggerak utama dalam sektor industri pengolahan hasil pertanian di masa depan.(Red)

Efisiensikan Anggaran, Pemkab Jembrana Sentralisasi Kendaraan Operasional


Laporan Reporter : tim Lpt 
Jembrana , Bali Kini  – Upaya meningkatkan efisiensi anggaran dan memudahkan pengelolaan aset daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Salah satunya melalui kebijakan sentralisasi kendaraan operasional perangkat daerah.

Kebijakan ini bertujuan mempermudah pemeliharaan, pengawasan, serta optimalisasi pemanfaatan kendaraan dinas agar lebih efektif dan tepat guna. Dengan sistem sentralisasi, pengaturan penggunaan kendaraan operasional dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Selain memudahkan perawatan, langkah ini juga diharapkan mampu menekan biaya operasional khususnya bahan bakar minyak, termasuk pengeluaran untuk perbaikan, perawatan rutin, serta pengadaan kendaraan baru. Pengelolaan yang terpusat dinilai lebih efisien dan transparan.

Sekda I Made Budiasa menegaskan, sentralisasi kendaraan operasional tidak akan menghambat kinerja perangkat daerah. 

Sebaliknya, sistem ini justru mendukung pelayanan kepada masyarakat agar tetap berjalan optimal dengan pengelolaan aset yang lebih tertib dan terukur.

Ia juga menambahkan dalam mendukung sentralisasi kendaraaan operasional ini dan memudahkan OPD dalam peminjaman kendaraan. Pemkab Jembrana melalui Dinas Kominfo Jembrana juga telah meluncurkan aplikasi SIKENDI.

"Dengan diterapkan SIKENDI menjadi langkah penting mewujudkan pengelolaan aset daerah yang tertib dan berbasis digital serta memudahkan bagi para OPD yang akan meminjam kendaraan operasional, karena alurnya sudah dijelas disana," ungkap Sekda Budiasa saat tatap muka bersama Paguyuban Sopir Pemkab Jembrana di Ruang Rapat Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Jumat (8/1).


Ke depan, kebijakan ini akan terus dievaluasi guna memastikan efektivitas pelaksanaannya serta memberikan manfaat maksimal bagi tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah. 

Kapendam IX/Udayana Klarifikasi Isu Viral Pengantaran Pelda Chrestian Namo

Laporan Reporter : Tim Lpt 
Denpasar , Bali Kini — Menanggapi pemberitaan yang viral di media sosial terkait pengantaran Pelda Chrestian Namo ke Denpom IX/1 Kupang pada Rabu, 7 Januari 2026, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Kolonel Inf Widi Rahman menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) IX/Udayana, informasi mengenai adanya penjemputan Pelda Chrestian Namo oleh anggota Denpom IX/1 Kupang di pelabuhan sebagaimana beredar di media sosial adalah tidak benar.

“Perlu kami tegaskan bahwa pengantaran Pelda Chrestian Namo tidak dilakukan oleh Denpom IX/1 Kupang. Pengantaran tersebut dilaksanakan oleh unsur Provos Kodim 1627/Rote Ndao serta anggota Korem 161/Wira Sakti, dan seluruh rangkaian kegiatan dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat,” tegas Kapendam.

Lebih lanjut Kapendam menjelaskan, Pelda Chrestian Namo diantar ke Denpom IX/1 Kupang untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran disiplin dan hukum militer, yakni dugaan memiliki wanita simpanan atau hidup bersama di luar ikatan pernikahan yang sah. Dugaan tersebut berpotensi melanggar Pasal 103 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM), tentang dengan sengaja tidak menaati perintah kedinasan.

Selain itu, dugaan perbuatan tersebut melanggar Surat Telegram Panglima TNI Nomor 398/VII/2009 yang menegaskan bahwa setiap prajurit dilarang melakukan hubungan suami istri di luar pernikahan yang sah, serta Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Kep/330/IV/2018 tentang Petunjuk Teknis Prosedur Penetapan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) di lingkungan TNI AD.

“Kodam IX/Udayana berkomitmen untuk menegakkan hukum dan disiplin prajurit secara profesional, objektif, dan transparan. Setiap prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,” pungkas Kolonel Inf Widi Rahman.

Kapendam menambahkan bahwa saat ini Pelda Chrestian Namo tengah menjalani proses pemeriksaan di Denpom IX/1 Kupang. Seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan sesuai mekanisme hukum yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

“Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara ini kepada institusi yang berwenang,” tutup Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si.

Pj Sekda Denpasar Eddy Mulya Hadiri Pelantikan Pengurus APTISI Provinsi Bali 2025-2030

Laporan Reporter: Esa /Gita 

Denpasar, Bali Kini -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri Pelantikan Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Bali Masa Bakti 2025-2030 di Gedung Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Jumat (9/1) pagi.

Hadir secara langsung Ketua Umum APTISI Pusat, M. Budi Djatmiko, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII (Bali dan NTB) serta perwakilan instansi pendidikan tinggi lainnya. 

Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya pada momentum itu turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Kepengurusan APTISI Provinsi Bali Masa Bakti 2025-2030.

"Terpilihnya kepengurusan baru APTISI Bali kami harapkan dapat menjadi momentum terjalinnya kolaborasi yang semakin strategis antara Pemerintah Kota Denpasar dan instansi pendidikan tinggi baik negeri maupun swasta dalam membingkai pembangunan Kota Denpasar, berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong - royong mencapai tujuan," ujar Eddy Mulya. 

Ketua APTISI Provinsi Bali Masa Bakti 2025-2030 yakni Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, SH., M.Hum dalam sambutannya mengatakan Pelantikan kepengurusan APTISI Masa Bakti 2025-2030 bukan sekedar seremonial semata melainkan awal tanggung jawab kolektif guna meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS). 

"Menghadapi tantangan yang semakin kompleks ini termasuk digitalisasi, Perguruan Tinggi dituntut sebagai pelopor inovasi dalam bidang pendidikan," ucapnya.

Made Suarta juga mengungkapkan, seluruh pihak terkait juga perlu menguatkan komitmen bersama dalam mensinergikan berbagai macam program dan kolaborasi strategis APTISI dengan berbagai pihak terkait baik perusahaan maupun pemerintah.

"Astungkara semua program dapat kami jalankan dengan baik," tutupnya.

PENCARIAN LANSIA YANG BELUM KEMBALI TERUS DILAKUKAN TIM SAR

LAPORAN REPORTER : AYU 
BADUNG , BALI KINI — Seorang Lansia dikabarkan hilang, belum Kembali ke rumahnya sejak hari Minggu (4/1/2026). Menurut keterangan pihak keluarga, hari itu  Ni Ketut Menuh (72) hingga pukul 23.00 Wita tak kunjung datang. Sempat dilakukan pencarian namun hasilnya masih nihil, dan baru hari ini laporan kejadian itu diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. 

"Kami terima laporan kejadian pagi ini pada pukul 09.00 Wita dari Kepala Lingkungan Uma Anyar," jelas I Wayan Juni Antara, selaku Kepala Seksi Operasi dan Siaga. Dugaan sementara Ni Ketut Menuh hilang di sekitar lingkungan Desa Luk-Luk Anggungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Setelah menerima laporan, petugas siaga segera melaksanakan koordinasi dan segera memberangkatkan 6 personel menuju lokasi. Tim rescue dilengkapi peralatan SAR air, drone thermal dan kelengkapan medis. "Pertimbangan tim membawa peralatan SAR air, karena di daerah itu ada sungai, sementara dicurigai terjatuh ke sungai," ungkapnya. Rencananya tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran sepuaran rumahnya dan sepanjang sungai. 

Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games 2025, Lifter TNI Rizki Juniansyah Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Foto: BPMI Setpres dan Puspen TNI
Laporan Reporter : Agung Saptoadi

AJakarta , Bali Kini -  Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara penyerahan penghargaan dan bonus kepada para atlet serta pelatih Indonesia peraih medali pada ajang SEA Games ke-33 Thailand Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026), sebagai bentuk apresiasi negara atas prestasi dan dedikasi para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi secara langsung atas prestasi luar biasa yang diraih atlet TNI, khususnya Lifter Rizki Juniansyah. “Di SEA Games, dapat medali emas lagi dan pecahkan rekor dunia. Jadi, saya dapat laporan Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkat atlet ini dua tingkat. Jadi dari Letnan Dua langsung Kapten. Karena Anda mengangkat nama kehormatan bangsa Indonesia di kancah dunia,” ujar Presiden RI.

Presiden RI menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian negara atas pengorbanan, kerja keras, dan capaian luar biasa para atlet, khususnya prajurit TNI yang mampu berprestasi di tingkat dunia. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda dan seluruh prajurit untuk terus mengukir prestasi di berbagai bidang.

Pada ajang SEA Games 2025, sebanyak 39 prajurit TNI turut berprestasi mengharumkan nama bangsa Indonesia. Dari jumlah tersebut, kepada dua prajurit TNI peraih medali emas, Panglima TNI menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), yakni Muhammad Alfi Kusuma dari cabang Taekwondo, mendapatkan KPLB dari Letnan Dua menjadi Letnan Satu, dan Rizki Juniansyah dari cabang Angkat Besi, dari Letnan Dua menjadi Kapten. Sementara itu, 37 prajurit TNI lainnya mendapatkan penghargaan dari Panglima TNI berupa kesempatan mengikuti pendidikan sekolah  Perwira dan Sekolah Bintara.

Sejalan dengan itu, dihadapan awak media Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan komitmennya dalam memberikan penghargaan kepada prajurit yang berprestasi. “Kebijakan dari saya, selaku Panglima TNI akan memberikan reward dan punishment kepada seluruh prajurit. Kemarin, tahun baru, saya memberikan KPLB kepada prajurit berprestasi di daerah tugas di Papua,” tegas Panglima TNI.

Letnan Dua  Rizki Juniansyah (Sekarang Kapten Rizki Juniansyah)  juga menorehkan sejarah pada ajang SEA Games 2025 dengan memecahkan dua rekor dunia di kelas 79 kg putra. Ia mencatatkan angkatan clean & jerk seberat 205 kilogram, melampaui rekor dunia sebelumnya yang juga atas namanya sendiri dengan angkatan 204 kilogram. Tak berhenti di situ, Rizki juga membukukan total angkatan 365 kilogram, sekaligus memecahkan rekor dunia 362 kilogram yang sebelumnya dipegang lifter Mesir Abdelrahman Younes.

Pemberian penghargaan kepada prajurit TNI yang berprestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit lainnya, khususnya yang berkiprah di bidang olahraga, untuk terus berjuang, berprestasi, serta mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.



Bupati Gus Par Lantik Direktur dan Komisaris PT Karangasem Sejahtera (Perseroda)

Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini — Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata secara resmi melantik Direktur dan Komisaris PT Karangasem Sejahtera (Perseroda) dalam acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan yang berlangsung pada Jumat (9/1/2026).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Karangasem Nomor 473/HK/2025 tentang Pengangkatan Komisaris PT Karangasem Sejahtera (Perseroda) Tahun 2025–2029 serta Keputusan Bupati Karangasem Nomor 539/HK/2025 tentang Pengangkatan Direktur PT Karangasem Sejahtera (Perseroda) Tahun 2025–2030.

Dalam keputusan itu, Drs. I Wayan Ardika, M.Si ditetapkan sebagai Komisaris PT Karangasem Sejahtera (Perseroda) untuk masa jabatan 2025–2029. Sementara Yudha Prahasta Lagosa, SE dipercaya menjabat sebagai Direktur PT Karangasem Sejahtera (Perseroda) untuk periode 2025–2030.

Dalam sambutannya, Bupati Karangasem yang akrab disapa Gus Par menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya secara institusional dan konstitusional kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga secara moral dan spiritual kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jabatan ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen, sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diikrarkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa sebagai Perusahaan Perseroan Daerah, PT Karangasem Sejahtera (Perseroda) memiliki peran strategis dan bersifat ganda. Selain memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat, Perseroda juga dituntut berorientasi ekonomi guna menghasilkan keuntungan yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati juga menekankan agar seluruh aktivitas dan kinerja Perseroda selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Karangasem yang AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Gemah Ripah Loh Jinawi). Untuk itu, seluruh jajaran perusahaan diminta menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, meliputi transparansi, kemandirian, akuntabilitas, tanggung jawab, dan kewajaran.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Karangasem, Pimpinan DPRD Kabupaten Karangasem, Sekretaris Daerah, jajaran staf ahli dan asisten Setda, pimpinan perangkat daerah, perwakilan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan perbankan, serta panitia seleksi dan tim uji kelayakan dan kepatutan.

Menutup sambutannya, Bupati berharap PT Karangasem Sejahtera (Perseroda) di bawah kepemimpinan yang baru mampu berkembang secara profesional dan inovatif, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah. (Ami/rls)

Kamis, 08 Januari 2026

Lepas Kajari Klungkung I Wayan Suardi, Bupati I Made Satria Apresiasi Sinergi dan Pendampingan Tata Kelola Pemerintahan

Laporan Reporter : Tim lpt
Klungkung ,Bali Kini - Bupati Satria Hadiri Acara Pengantar Tugas Kajari Klungkung (I Wayan Suardi, S.H., M.H) yang kini mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Maluku, bertempat di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya, Kamis (8/1).

Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi I Wayan Suardi selama menjabat kurang lebih enam bulan di Kabupaten Klungkung. Bupati menekankan bahwa sinergi yang terjalin selama ini telah memberikan dampak positif bagi kemajuan organisasi dan masyarakat.

"Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan atas kerja sama dan sinergi selama ini. Bapak juga telah banyak memberikan saran, masukan, serta pendampingan tidak hanya dalam hal regulasi, tetapi juga dalam tata kelola pemerintahan Kabupaten Klungkung demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik," ujar Bupati Satria dalam sambutannya.

Bupati Satria juga menambahkan bahwa mutasi atau pergantian pimpinan merupakan hal lumrah sebagai bentuk konsolidasi internal organisasi serta pengembangan karier SDM. Menyongsong tahun baru 2026 yang dalam shio disebut sebagai tahun "Kuda Api", Bupati berharap semangat kesatria dan energi tinggi dapat terus menyertai I Wayan Suardi di tempat tugas yang baru.

"Meskipun Bapak telah pindah tugas ke Maluku, bukan berarti terputusnya hubungan kebersamaan dan kekeluargaan. Nilai-nilai baik yang telah dibangun akan tetap menjadi bagian dari perjalanan bersama," tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, para Kepala OPD, serta pimpinan perbankan dan tokoh masyarakat Kabupaten Klungkung.


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved