-->

Rabu, 06 April 2022

Ambil Dokumen Penting Diperusahaan Sendiri, Bule ini Dihukum 14 bulan


Denpasar - WNA Uzbekistan, Dhilsod Alimove (32) divonis penjara satu tahun dua bulan oleh majelis hakim terkait kasus pencurian dokumen pada perusahaan miliknya sendiri.

Dalam sidang virtual, Majelis Hakim yang dipimpin oleh hakim Ida Ayu Adnyana Dewi menyatakan Dhilsod terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pencurian sebagaimana dalam pasal 362 KUHP.

"Menyatakan terdakwa Dhilsod Alimov terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara 1 tahun dan dua bulan," tegas Hakim Adnya Dewi.

Sebelumnya, Dilshod Alimov dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Nyoman Muliani. Baik dari pihak terdakwa dan JPU menyatakan pikir-pikir terkait putusan hakim.

Kasus ini bermula ketika Dilshod Alimov mendirikan PT Peak Solutions Indonesia yang bergerak di bidang konsultan visa, KITAS, akunting, BPJS, pajak serta pasport bagi orang asing yang datang ke Bali.

Lantaran orang asing, ia kemudian bekerjasama dengan warga negara Indonesia berinisial F, yang selanjutnya menjabat sebagai direktur, sedangkan Dilshod Alimov bertindak selaku komisaris perusahaan. 

Setelah beberapa tahun berjalan, sekitar bulan September 2021 terjadi konflik internal perusahaan antara Dilshold Alimov dengan F. 

Sri Dharen selaku kuasa hukum terdakwa, menduga adanya transaksi keuangan yang mencurigakan dari bulan September 2020 sampai dengan bulan September 2021. Sehingga Dhilsod Alimov kemudian meminta pertanggujabawan laporan keuangan kepada F selaku direktur perusahaan. 

"Akan tetapi, F tidak memberikan tanggapan dan pertanggungjawaban laporan keuangan sebagaimana mestinya," terangnya.

Meski tidak memperoleh tanggapan dari F, Alimov mencoba sabar dengan terus menghubungi F agar melaporkan transaksi keuangan secara lengkap. Singkat cerita, Alimov kemudian datang ke PT Peak Solutions Indonesia pada tanggal 29 Oktober 2021.

Sempat terjadi upaya pertemuan di kepolisian, namun buntu. Lantaran F tidak datang, Dhilsod mengambil kesimpulan untuk mengambil dokumen di kantor. Hal itu dilakukan untuk mengetahui laporan keuangan dan aktivitas perusahaan, guna dicocokkan dengan dokumen yang ia pegang.

Dirinya meyakinkan bahwa kliennya merupakan pendiri perusahaan dan berposisi sebagai komisaris yang memiliki 5 persen saham di dalamnya.

Terdakwa yang merupakan pendiri perusahaan juga dibebankan membayar kontrak, menggaji karyawan, mengisi perabot seluruh perusahaan. "Ada 50 persen saham yang dimiliki klien kami diperusahaan itu," tegasnya. 

Diyakininya bahwa pelapor tidak pernah memberikan laporan keuangan. Sehingga Dhilsod mengambil dokumen perusahaan untuk dilakukan audit. Oleh pelapor dokumen yang diambil bersifat data pribadi. "Kalau memang dokumen itu pribadi kenapa dokumen itu disimpan di kantor ?" Imbuhnya.

Kata dia, sewaktu masuk perusahaan, saat itu ada karyawan lain dan dokumen yang diambil untuk diaudit juga ada di meja. Bahkan dari hasil audit perusahan yang dilakukan pihak Alimov, ditemukan sejumlah kejanggalan.

Meski Ditengah Hujan, Tim Penyapuan DLHK Kota Denpasar Tetap Bekerja Optimal


Denpasar, Tim Penyapuan DLHK Kota Denpasar tetap bekerja secara optimal meski hujan mengguyur wilayah Kota Denpasar pada Rabu (6/4) pagi. Tampak seluruh petugas dengan penuh semangat menyelesaikan tugasnya dengan baik. 

Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa saat dikonfirmasi menjelaskan, Tim DLHK Kota Denpasar terus bekerja guna memastikan Denpasar tetap  bersih dan indah. Karenanya, meski ditengah hujan, Tim Penyapuan tetap bertugas dengan baik dalam membersihkan sampah di beberapa ruas jalan di wilayah Kota Denpasar. 

"Meski hujan, Tim DLHK Kota Denpasar tetap bekerja dengan optimal," ujarnya 

Lebih lanjut dikatakan, selain melaksanakan perompesan dan pengangkutan sampah, DLHK Kota Denpasar juga turut menangani kebersihan di ruas-ruas jalan. Karenanya, optiamalisasi pekerjaan terus dilaksanakan. 

"Segala tugas terus kami optimalkan untuk mendukung terciptanya Denpasar yang bersih dan indah," ujarnya

Gustra juga mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran dengan melakukan langkah-langkah kecil. Mulai dari memilah sampah, mengikuti swakelola dan bank sampah, serta mengurangi penggunaan sampah plastik. 

"Dengan usaha dan sinergitas bersama, tentu upaya untuk mewujudkan Kota Denpasar   yang bersih dan indah dapat diwujudkan secara berkelanjutan, serta upaya mengurangi penumpukan sampah  di TPS, TPS3R dan TPA Suwung dapat dimaksimalkan," ujarnya. (HDps).

Sekda Winastra Buka Muscab II Persatuan Tuna Netra Indonesia Kabupaten Klungkung


KLUNGKUNG, Bali Kini - Sekretaris Daerah Kabupaten Kabupaten, I Gede Putu Winastra mewakili Bupati Klungkung membuka kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) II Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Klungkung di ruang rapat Gedung Lantai II Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (6/4).

Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra menyampaikan bahwa terimakasih kepada segenap pengurus DPD dan DPC Pertuni Provinsi Bali atas bantuan dan dukungannya, sehingga DPC Pertuni Kabupaten Klungkung sampai saat ini dapat berperan dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. "Terimakasih saya ucapkan kepada DPC Pertuni Kabupaten Klungkung yang sampai saat ini telah dapat berperan dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ucap Sekda Winastra.

Selain itu, Sekda Winastra juga menambahkan semoga nantinya kegiatan ini berjalan dengan baik. Pihaknya juga mengaku Pemkab Klungkung sangat mendukung dan mendorong hal-hal seperti ini. "Semoga setelah kegiatan Muscab ini pengurus terpilih bisa mengemban tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksi, sehingga apapun program yang dirancang dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya," harapnya.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya mengatakan Pertuni merupakan organisasi kemasyarakatan Tuna Netra yang berfungsi sebagai wadah konsultatif, pembinaan san penyaluran aspirasi bagi Tuna Netra, dimana telah berdiri sejak tahun 1966. Sebagai salah satu organisasi kecacatan khususnya disabilitas netra selama ini telah berperan aktif dalam proses Pemberdayaan dan Kemandirian Tuna Netra. Sementara penyandang disabilitas di Kabupaten Klungkung berjumlah 1.623 orang yang tersebar di 4 Kecamatan dengan klasifikasi kecacatan sebagai berikut tuna netra sebanyak 117 orang, tuna daksa sebanyak 736 orang, tuna rungu sebanyak 263 orang, tuna grahita sebanyak 414 orang dan tuna ganda sebanyak 93 orang.(sklk/puspa).

Bupati Jembrana Lantik 10 Pejabat Eselon II


JEMBRANA, Bali Kini - Bupati Jembrana I Nengah Tamba  melantik dan mengambil sumpah/janji 10 Orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ( eselon II )  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Rabu (6/4).

Mereka yang dilantik antara lain 8 orang mengalami mutasi, 1 orang dikukuhkan kembali dan 1 orang dikembalikan lagi ke Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Seluruh pejabat eselon II yang dilantik hari ini diantaranya I Wayan Sudana yang sebelumnya menjabat Staf Ahli bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan ditugaskan menjadi Kepala Dinas Dukcapil, Made Dwipayana yang sebelumnya menjabat Kadis Sosial bertukar posisi dengan I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata yang menjabat Kadis Kesehatan.

Sedangkan posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan desa juga turut dikocok ulang. Pejabat sebelumnya Gede Sujana bergeser menjadi Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM. Sedangkan posisi kadis PMD kini ditempati I Made Yasa , pengadministrasi Pelatihan pada UPT Balai Latihan DPMPTSPTK .

Pejabat eselon II lainnya yang turut dimutasi keposisi staf ahli antara lain Ni Nengah Wartini yang sebelumnya menjabat Kadis Dikpora.

Berturut turut kadis Dikpora dan Kepala BPKAD diisi oleh I Gusti Putu Anom Saputra dan I Komang Wiasa yang sebelumnya menjabat Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Sementara  pejabat BPKAD sebelumnya  Dewa Gde Kusuma Antara kini menduduki posisi baru sebagai   Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda,.

Selain mutasi, juga dikukuhkan kembali Ni Wayan Koriani sebagai Inspektur Kabupaten Jembrana. Mutasi yang dihadiri Bupati bersama Wabupnya I Gede Ngurah Patriana Krisna , turut mengagendakan  pengembalian PNS ke dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. I Made Yasa yang sebelumnya bertugas sebagai Pengadministrasi Pelatihan pada UPT Balai Latihan DPMPTSPTK dilantik sebagai Kadis PMD Jembrana.

 Pelantikan tersebut untuk melakukan penyegaran pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan mengoptimalkan kinerja pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik untuk mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia.

Bupati Tamba mengingatkan kepada kepada pejabat yang dilantik bahwa sumpah yang diucapkan merupakan tanggungjawab besar baik kepada Negara, masyarakat maupun diri sendiri. "Sebelumnya saya peringatkan bahwa sumpah yang saudara ucapkan ini adalah mengandung tanggungjawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia.Tanggung jawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta tanggungjawab terhadap kesejahteraan rakyat," ujar Bupati Tamba.

Bupati yang pernah menduduki kursi DPRD Bali ini juga menegaskan sumpah yang dilakukan ini tidak hanya dilihat dan didengar oleh yang hadir dalam acara pelantikan ,tapi juga disaksikan oleh Tuhan Yang Masa Esa. "Sumpah ini disaksikan oleh diri sendiri dan oleh semua yang hadir sekarang, juga yang penting sekali disadari bahwa sumpah ini disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, karena Tuhan itu maha mengetahui. Tuhan mengetahui apa yang diucapkan dan apa yang tersimpan  dalam diri saudara, dan kepada Tuhan itulah akhirnya pertanggungjawaban akan saudara berikan" tegasnya.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Wakil Ketua DPRD I Made Putu Yudha Baskara, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana I Made Budiasa, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. (ngurah)

Selasa, 05 April 2022

Tim Yustisi Denpasar Terus Gencarkan Prokes 53 Orang Terjaring di Kelurahan Pedungan


Denpasar-Tim Yustisi Denpasar terus menggencarkan giat pemantauan dan penertiban penerapan disiplin serta penegakan protokol kesehatan. Kegiatan dalam rangka Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Kota Denpasar kali ini menyasar wilayah Kelurahan Pedungan. Tepatnya di Jalan Pulau Saelus, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Selasa (5/4).

Kasatpol PP Denpasar AAN Bawa Nendra mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan guna mengingatkan kepada masyarakat bahwa Denpasar masih diberlakukan PPKM Level 2. Lebih lanjut dikatakannya, penertiban kali ini dilaksanakan di Jalan Saelus. Dengan menyasar masyarakat yang melintas dan melanggar aturan, serta belum menaati prokes.

“Selama pemantauan kami telah menjaring sebanyak 53 orang pelanggar prokes,” ujarnya.

Pelanggaran yang dilakukan tidak menggunakan masker, sehingga dikenakan sanksi dengan rincian 52 orang dibina dan 1 orang diberikan denda administrasi.

"Kami berharap kepada masyarakat agar selalu taat dan wajib menggunakan masker serta sarana prokes lainnya.Baik saat bepergian atau beraktivitas di luar rumah sehingga dapat meminimalisir angka penularan  virus Covid-19,” ujarnya

Lebih lanjut, terlebih saat ini kasus penyebaran virus di Kota Denpasar telah memasuki zonasi tahap PPKM  level 2. Sehingga ke depannya tidak ada lagi kenaikan level dan  penyebaran kasus Covid-19 dapat terkendali.

“Walaupun kasus sudah menurun, protokol kesehatan wajib diterapkan. Kami akan terus melakukan penegakan penerapan prokes untuk mengingatkan masyarakat,” pungkas Bawa Nendra.

Optimalisasi Tangani Stunting, Pemkot Denpasar dan IDAI Bali Lakukan Pencegahan Berkelanjutan


Denpasar - Pencegahan penyakit Stunting (Gangguan Pertumbuhan Akibat Kurang Asupan Gizi) pada anak di Kota Denpasar telah digencarkan melalui berbagai program sinergis. Sebagai langkah optimalisasi program pencegahan  stunting ini dilakukan lagi berbagai terobosan. Hal ini terungkap saat Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali, dr. IGN. Sanjaya Putra,Sp.A(K) bersama timnya serta Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes bertatap muka dengan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, SE.MM pada Selasa (5/4) di Denpasar.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi kinerja bagus yang selama ini telah dilakukan seluruh stakeholder bersama Pemerintah Kota Denpasar, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Denpasar terkait pencegahan dan penaggulangan  stunting pada anak. “Apalagi, dengan optimalisasi program penanganan stunting ini, diharapkan sepenuhnya tidak ada lagi kasus stunting di Kota Denpasar. Selama ini upaya menurunkan dan memutus angka stunting di Kota Denpasar juga telah digencarkan berbagai program seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita kurang gizi dan ibu hamil” jelas Arya Wibawa. 

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali, dr. IGN. Sanjaya Putra,Sp.A(K) menyebut saat ini angka Stunting di Kota Denpasar berada dikisaran angka 9 persen, alias masih termasuk rendah dari angka nasional yakni 14 persen. “Tentu kami dari IDAI menargetkan untuk dapat menurunkannya lagi. Terlebih lagi, ada penelitian yang menyebutkan bahwa bayi dibawah dua tahun yang sering mengalami gangguan kesehatan, terutama gangguan pencernaan (diare) akibat Rotavirus berpotensi mengalami Stunting karena penyerapan gizi nya terganggu yang berakibat pada gangguan pertumbuhan” ungkapnya.

“Karena inilah penting diitngkatkan program pencegahan  berkelanjutan dimulai dari fase pra-nikah hingga fase kelahiran anak yang diawasi Posyandu dan pusat kesehatan lainnya. Kedepannya perlu juga dirancang vaksinasi Rotavirus ini yang mekanismenya dikaji dan disiapkan IDAI bersama Pemkot Denpasar,” ujar Sanjaya Putra.(esa/hsdps)

Lantik 9 Pejabat Baru, Bupati Tamba: Sesuai Kebutuhan dan Kepentingan Organisasi


Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba melantik dan mengambil sumpah/janji 9 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana bertempat di Aula Lantai II Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana, Selasa (5/4).

Mereka yang dilantik antara lain 4 orang eselon III sebagai pejabat administrator dan 5 orang eselon IV sebagai pejabat pengawas. Pelantikan tersebut dilakukan untuk rotasi dan mengisi kekosongan jabatan yang ada. Tujuannya tidak lain adalah untuk memaksimalkan kinerja pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan merupakan kepercayaan dari pimpinan atas penilaian dari prestasi kerja pegawai negeri sipil. 

Bupati Tamba menyampaikan pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu. 

"Pelantikan ini sesuai kebutuhan organisasi, jadi tidak ada rasa suka tidak suka. Kita lihat salah satu temen kita sudah terlalu lama di suatu tempat, penting untuk dilakukan peremajaan," ujar Bupati Tamba.

Bupati asal Desa Kaliakah ini juga menegaskan kepada pejabat yang dilantik, bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan merupakan tanggungjawab besar yang harus mereka emban dalam melaksanakan jabatan dan tugas yang baru. 

"Sumpah yang saudara ucapkan tadi, adalah merupakan bagian dari tanggungjawab kepada diri sendiri dan tanggungjawab kepada Kabupaten Jembrana," tegasnya.

Beberapa pejabat yang dirotasi antara lain I Nyoman Wenten yang sebelumnya menjabat Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora dirotasi menjadi Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas Badan Kesbangpol, Ida Ayu Putu Puspayanti yang sebelumnya menjabat Seklretaris Lurah ( Seklur )  Banjar Banjar dirotasi menjadi Seklur Loloan Barat dan Hartini yang sebelumnya Seklur Loloan Timur dirotasi menjadi Seklur Banjar Tengah. Selain rotasi pejabat, beberapa pejabat juga mendapat promosi diantaranya I Nyoman Koriawan yang sebelumnya bertugas sebagai Teknik Penyerahan Ahli Muda pada Dinas PUPRPKP dipromosikan menjadi Kabid Pendidikan Dasar pada Disdikpora dan Ni Made Candrawati yang sebelumnya sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan dipromosikan menjadi Kabid Penempatan, Pelatihan, Produktifitas dan Transmigrasi pada Dinas PMPTSPTK Kabupaten Jembrana.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana I Made Budiasa, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. (ngurah/hs)

Walikota Jaya Negara Tinjau PTM di Kota Denpasar, Ingatkan Penerapan Prokes



Denpasar, Setelah secara resmi dimulai pada 1 April lalu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara melaksanakan peninjauan Pembelajran Tatap Muka (PTM) beberapa sekolah di wilayah Kota Denpasar pada Selasa (5/4). Sejumlah sekolah turut ditinjau, diantaranya yakni SMPN 10 Denpasar, SDN 22 Dauh Puri, serta SMP PGRI 9 Denpasar.

Disela peninjauan Walikota Jaya Negara yang didampingi Kadisdikpora AA. Gede Wiratama, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai tampak berkomunikasi langsung dengan guru dan siswa.

“Bagaimana adik adik? Senang pembelajaran langsung di sekolah?,” tanya Walikota Jaya Negara yang disambut kompak seluruh siswa dengan jawaban “Senang”.

“Sudah Vaksin semuanya ini siswa yang mengikuti PTM?,” kembali Jaya Negara bertanya yang kembali disambut kompak oleh siswa dengan jawaban “Sudah”.

Usai peninjauan, Walikota Jaya Negara mengatakan, saat ini Pemkot Denpasar telah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal ini lantaran vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun telah terlaksana 100 persen serta menindaklanjuti Instruksi Gubernur Bali. 

"Untuk mendukung PTM ini kami telah mengoptimalkan vaksinasi, meski demikian kami tetap mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan," kata Jaya Negara. 

Jaya Negara berharap, PTM di Kota Denpasar ini dapat berjelan lancar. Hal ini untuk memenuhi standarisasi pendidikan di Kota Denpasar, meski di masa pandemi Covid-19. 

"Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak, semoga dengan bersama mengawasi PTM ini dapat memenuhi kebutuhan pendidikan bagi siswa di masa pandemi Covid-19," ujarnya.  

Kadisdikpora Denpasar, A.A. Gede Wiratama yang ditemui di sela-sela peninjauan mengatakan, pelaksanaan PTM kali ini sudah berjalan lancar. Pihak sekolah sudah memiliki sarana prokes yang memadai. Namun, pihaknya mengimbau agar para siswa mentaati prokes, terutama saat pulang sekolah. Wiratama mengatakan, semua komponen harus tetap menjaga prokes.

"Jangan ada yang bergerombol. Kalau jam sudah pulang langsung ke rumah, jangan kumpul-kumpul lagi," ujarnya.

Karena itu, Wiratama meminta untuk mengefektifkan proses PTM yang sudah berlangsung ini. Tak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan siswa agar lebih giat belajar untuk menghadapi ujian dalam dua minggu ke depan.

"Dengan kembalinya sistem pembelajaran tatap muka, kami berharap siswa rajin belajar, karena dalam dua minggu ini sudah ada ujian," jelasnya.

Dikatakan, dalam dua minggu ini PTM masih dilakukan 50 persen. Tujuannya untuk memberikan siswa melakukan penyesuaian.Setelah berjalan dua minggu, kemungkinan akan dilakukan 100 persen. Seperti diketahui, PTM ini sebelumnya sempat dibuka setelah kasus Covid-19 melandai. Namun, akibat munculnya kasus Omicron, PTM di Denpasar kembali ditutup. Kini, setelah kasus kembali melandai, kebijakan Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan kebijakan untuk bisa menerapkan kembali PTM. (Ags/asDps)

Tim Vaksinator Mobil TNI Sasar Pedagang dan Pengunjung Terminal Pesiapan


BALIKINI.NET, TABANAN – Komitmen TNI  dalam mensukseskan Vaksinasi  Nasional  memang tidak diragukan lagi, hal tersebut  terlihat dari keseriusan TNI untuk mendukung program pemerintah dalam penanggulangan dan pencegahan penyebaran covid-19  dengan menggelar gerai vaksinasi  secara mobile dan mendatangi tempat-tempat yang memudahkan masyarakat  untuk mendapatkan vaksinasi  covid-19

Dengan Vaksinator mobile dinilai cukup efektif untuk meningkatkan capaian vaksinasi covid-19 sehingga warga masyarakat dengan mudah dapat melaksanakan vaksinasi dengan tidak mengganggu aktivitasnya sehari-hari seperti yang dilaksanakan oleh Tim Vaksinator mobile TNI  Kodim 1619/Tabanan  saat melaksanakan vaksinasi mobile di terminal pesiapan Desa Dauh Peken Tabanan, pada selasa (5/4/2022)

Para pedagang yang menggelar dagangannya di terminal pesiapan terlihat sangat antusias dengan program TNI dengan menggelar Gerai Vaksinator mobile di lokasi tersebut karena para pedagang, pengunjung, sopir maupun penumpang dan masyarakat yang berada di sekitar  terminal pesiapan merasa sangat terbantu dengan adanya program tersebut karena sangat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 baik vaksinasi tahap, 1, 2 , maupun dosis lanjutan booster yang saat ini banyak  ditunggu oleh masyarakat ditengah-tengah kesibukannya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto S.I.P yang langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi mobile tersebut menerangkan bahwa pihaknya (TNI Kodim 1619/Tabanan) secara konsisten mendukung program pemerintah dalam menggencarkan dan mensukseskan vaksinasi nasional dan meningkatkan capaian vaksinasi khususnya di wilayah Kabupaten Tabanan dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Instansi terkait, jelasnya

Dandim juga menyampaikan bahwa terminal pesiapan ini dipilih sebagai tempat vaksinasi mobile oleh Kodim 1619/Tabanan karena di tempat ini banyak pedagang, pengunjung dan masyarakat yang melaksanakan aktivitas di pasar dan terminal sehingga diharapkan dengan adanya vaksinasi mobile ini dapat mempermudah para pedagang dan pengunjung dan warga mendapatkan vaksinasi sembari beraktivitas, intinya tidak mengganggu aktivitas mereka sehari-hari, ujarnya

Sedangkan kendala yang dihadapi saat menggelar vaksinasi mobile selama ini menurut Dandim adalah para pedagang dan pengunjung tidak membawa KTP atau kartu vaksin sehingga mereka kecewa tidak dapat melaksanakan vaksin karena persyaratan utamanya adalah kartu identitas diri (KTP) dan kartu vaksin terakhir serta memenuhi persyaratan waktu vaksin, ungkapnya

Lebih lanjut  Dandim mengatakan bahwa kegiatan ini akan terus dilanjutkan untuk membantu warga masyarakat mendapatkan vaksin di tempat-tempat lain dan juga menghimbau kepada para pedagang dan pengunjung dan masyarakat luas walaupun telah melaksanakan vaksin lengkap namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan didalam melaksanakan aktivitas sehari-hari saat keluar rumah untuk menjaga diri sendiri dan orang lain, pungkasnya

Sedangkan Ketua Tim Vaksinator mobile Dokter  Ardhy saat dikonfirmasi terkait hasil vaksinasi mobile tersebut mengatakan bahwa untuk hari ini tim vaksinator mobile telah memberikan vaksin astraseneca terhadap 83 warga yang mana rinciannya 2 orang lansia dan 81 orang dewasa yang didominasi vaksinasi dosis lanjutan booster sebanyak 80 orang dan vaksinasi tahap 2 sebanyak 3 orang.

Menurut salah seorang pedagang yang mengikuti vaksinasi mobile tersebut mengatakan bahwa dirinya sudah lama ingin melaksanakan vaksin booster namun karena waktu yang terbatas dan banyaknya peserta vaksin sehingga dirinya merasa waktunya terbatas untuk mencari nafkah sehari-hari, jadi belum sempat melaksanakan vaksin, ungkapnya sembari tersenyum.

Bupati Sedana Arta Terima Penghargaan SAKIP & RB AWARD 2021


BALIKINI.NET, – Bangli, Pemerintah Kabupaten Bangli dibawah kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati (Wabup) I Wayan Diar, kembali menorehkan Apresiasi dan Penghargaan dari Pemerintah Pusat. Kali ini Pemkab Bangli mendapatkan Penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo pada acara SAKIP & RB AWARD 2021. Penghargaan berupa piagam, diserahkan langsung oleh Sekretaris Kementrian PAN RB Rini Widyantini kepada Bupati Sedana Arta di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Selasa (5/4/22). 

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta seusai acara berlangsung mengatakan, keberhasilan Kabupaten Bangli meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan Reformasi birokrasi (RB) AWARD 2021, tidak lepas dari keberhasilan Kabupaten Bangli dalam menunjukan berbagai perubahan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan, serta mampu melakukan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaaan anggaran. 

Bupati Sedana Arta juga mengatakan penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajarannya dalam memperbaiki dan meningkatkan tata kelola pemerintahan dalam pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan kepada seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bangli, agar tidak cepat berpuas diri dan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bisa bekerja lebih keras lagi kedepannya. "Saya sangat mengapresiasi kinerja OPD di Kabupaten Bangli, sehingga hari ini Bangli mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat. 

Saya berharap prestasi seperti ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan, " pintanya. 

Bupati Sedana Arta juga menjelaskan, pada SAKIP & RB AWARD 2021 kali ini, untuk SAKIP, Kabupaten Bangli meraih predikat B, sedangkan untuk RB Kabupaten Bangli juga meraih predikat B. Ia juga berharap pada penilaian SAKIP dan RB mendatang, predikat Bangli bisa ditingkatkan lagi. "Saya minta kedepan OPD bisa terus bekerja keras dan terus melakukan inovasi untuk peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik, yang tentunya akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya Bangli Era Baru, " Harapnya. 

Sementara itu Deputi bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto dalam laporannya menjelaskan acara SAKIP & RB AWARD 2021 digelar secara daring dan luring dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Sebanyak 44 perwakilan dari instansi pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota menerima penghargaan secara langsung. Lanjut dia, penyerahan hasil evaluasi SAKIP & RB AWARD 2021 dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada instansi pemerintah yang telah mampu menunjukkan berbagai perubahan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahannya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved