-->

Sabtu, 09 April 2022

Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah Sebanyak 16 Orang


Denpasar, Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasat kembali melampaui penambahan kasus positif. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (9/4) diketahui kasus meninggal dunia nihil.  Kasus sembuh bertambah 16 orang. Sementara  kasus positif Covid-19 bertambah 5 orang.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 51.602 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 50.421 orang  (97,71 persen), meninggal dunia sebanyak 1.098 orang (2,13 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 83 orang (0,16 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar terus mengalami penurunan tetapi masih ditemukan kasus penularan baru.  Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi, menyiapkan  Isolasi Terpusat (Isoter), Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dati ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

Selanjutnya turut digencarkan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi (5M) hingga pemberian bantuan Sembako bagi masyarakat Kota Denpasar yang terkonfirmasi Covid-19.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.    

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (HDps)

Peringati Rahina Tumpek Landep, Pemkab Klungkung gelar Persembahyangan Bersama di Pura Dasar Bhuana Gelgel


KLUNGKUNG, Bertepatan pada rahina Tumpek Landep, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta bersama OPD Di lingkungan Pemkab Klungkung melaksanakan Persembahyangan bersama bertempat di Pura Dasar Bhuana Gelgel, Sabtu (9/4).

Persembahyangan dilaksanakan di Pura Dasar Bhuana Gelgel dalam rangka memperingati Tumpek Landep dan sesuai dengan instruksi Gubernur Bali Nomor 05 Tahun 2022 tentang Perayaan Rahina Tumpek Landep dengan Upacara Jana Kerthi sebagai Pelaksanaan Tata Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Bali Era Baru.

Pelaksanaan persembahyangan dipuput oleh Pemangku setempat yang berlangsung khidmat dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta seusai melaksanakan persembahyangan menyampaikan bahwa Persembahyangan bersama ini bertujuan untuk menyucikan pikiran, perkataan dan perbuatan kita semua, agar apa yang dilakukan semakin baik.

“Intinya pada rahina Tumpek Landep ini, kita semua berdoa memohon agar diberikan ketajaman pikiran dan selalu baik sehingga dapat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat dan bagi kehidupan kita sehari-hari”, ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta mengharapkan agar kedepannya tradisi yang sudah ada dapat dijaga, dan dilestarikan supaya kehidupan kita semua semakin baik dan mulia, serta menjaga tali persaudaraan yang sudah terjalin antara umat Hindu dapat semakin erat sehingga jagat Bali semakin santi.  

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten  Klungkung Anak Agung Gde Anom dan MDA Kabupaten Klungkung Dewa Gde Tirta, serta undangan terkait lainnya. Sehari sebelumnya dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Landep, Pemkab Klungkung mengadakan Pameran Keris yang bertempat di Museum Semarajaya Klungkung.  (Hulk/Cok)

Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara Melaspas Tembok Penyengker, Apit Surang dan Pujawali Pura Parahyangan Banjar Adat Sari Buana


Denpasar-Puluhan Krama Banjar Adat Sari Buana  Desa Tegal Harum Kecamatan Denpasar Barat  mengikuti Upacara Melaspas Tembok Penyengker, Apit Surang dan Pujawali di Pura Parhyangan Banjar Adat Sari Buana  Desa Tegal Harum Kecamatan Denpasar Barat Sabtu (9/4).

Mereka terlihat sangat antusias, dari anak-anak hingga orang tua turut serta mengikuti prosesi upacara tersebut. Upacara tersebut dihadiri langsung Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa yang sekaligus mendem pedagingan.

Sebelum melakukan persembahyangan dengan masyarakat setempat, Arya Wibawa  mendem pedagingan di Penyengker Apit Surang. "Setelah masyarakat melaksanakan upacara pemelaspasan ini diharapkan masyarakat dapat  meningkatkan sradha bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, serta masyarakat semakin meningkatkan solidaritas dan rasa persatuan dan  menyama braya sesuai dengan spirit Kota Denpasar yakni Vasudaiva Kutumbakam," kata Arya Wibawa.


Kepala Dusun Banjar Sari Buana Made Budiarta mengatakan,  pembangunan penyengker ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar dan untuk upacara melaspas dan piodalan merupakan  swadaya masyarakat setempat.

Ia juga mengatakan merasa bahagia dan bangga karena Wakil Walikota Denpasar dapat hadir dan mengikuti upacara ini dari awal hingga akhir serta memberikan perhatiannya pada Banjar Sari Buana. "Dengan ini, kami berharap ke depan krama  bisa lebih meningkatkan sradha baktinya kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa dan menjadi lebih baik lagi. Serta selalu menyatu dalam setiap kegiatan," harapnya. (ayu/has)

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Pemelaspasan Dan Mecaru Rsi Gana Di SD Negeri 2 Pedungan


Denpasar – Bertepatan dengan hari suci Tumpek Landep, sejak pagi tampak beberapa guru  SD Negeri 2 Pedungan telah mempersiapkan sarana untuk melaksanakan upacara Melaspas, Mupuk Pedagingan, dan Mecaru Rsi Gana di SD Negeri 2 Pedungan, pada Sabtu (4/9). Upacara ini dihadiri dan disaksikan langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Bendesa Adat Pedungan, I Gusti Putu Budiarta, dan Forum Kaling se-Desa Pedungan.

“Dilaksanakannya upacara ini tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Upacara ini diawali dengan iringan tetabuhan baleganjur serta iringan kidung suci dan tarian rejang dari siswa sekolah setempat,” kata Kepala Sekolah SD Negeri 2 Pedungan, I Gusti Lanang Ngurah Aryanatha.

Lebih lanjut dikatakannya, upacara Melaspas, Mupuk Pedagingan, dan Mecaru Rsi Gana ini dilaksanakan karena telah rampungnya pembangunan Padmasana dan Gedung SD Negeri 2 Pedungan.

“Kerjasama antara sekolah, komite serta dinas terkait sudah sangat bagus. Dan kami berharap kedepannya kerjasama ini tetap dapat dipertahankan sehingga terjalin dengan bagus baik itu dari komite, dinas terkait serta dari Pemkot Denpasar,” kata Ngurah Aryanatha.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa berharap dengan rampungnya pembangunan gedung serta padmasana di SD Negeri 2 Pedungan ini dapat memberikan rasa nyaman kepada guru yang mengajar serta siswa yang mengikuti pelajaran di sekolah tersebut. Dan selama upacara maupun saat pembelajaran yang dilaksanakan, diwajibkan untuk tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan yang ketat sehingga kita semua dapat terhindar dari paparan virus covid-19. 

" Kami berharap dengan rampungnya pembangunan Gedung dan Padmasana di SD 2 Pedungan akan dapat meningkatkan kenyamanan dalam proses belajar mengajar sehingga kualitas SDM lulusan SD 2 Pedungan lebih meningkat," kata Agus Arya Wibawa.

Jaya Negara Hadiri Karya Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu Made Sakti Banjar Adat Ceramcam Kesiman


Denpasar, Bertepatan dengan Rahina Tumpek Landep (Saniscara Kliwon Landep), Banjar Adat Ceramcam Kesiman melaksanakan upacara Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu Made Sakti Banjar Adat Ceramcam Kesiman, Desa Adat Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Pada Sabtu (9/4).

Upacara ini dihadiri Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gst Ngurah Gede,  Pelingsir Puri Kesiman, AAN. Kusuma Warsana,  Bendesa Adat  serta tokoh masyarakat desa setempat.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan upacara Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu Made Sakti Banjar Adat Ceramcam Kesiman ini hendaknya dijadikan masyarakat untuk selalu menjaga keharmonisan antara Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan sebagai implementasi dari ajaran Tri Hita Karana.

Apa lagi rahina Tumpek landep merupakan hari raya pemujaan kepada Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai dewanya taksu. Dengan berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai - nilai agama. Dan pikiran suci, umat mampu memilah maupun memilih mana baik dan mana buruk.

“Pelaksanaan Yadnya ini tentu sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat  beragama. Diharapkan upacara Yadnya ini dapat memberikan energi Dharma yang dapat memancarkan aura positif bagi jagat Bali serta menetralisir hal- hal negatif melihat berbagai macam situasi yang terjadi dewasa ini demi terciptanya keseimbangan jagat beserta isinya,” ujarnya

Sementara Prawartaka Karya sekaligus Kelihan Adat Kesiman, I Ketut Puja mengatakan pelaksanaan upacara Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu Made Sakti Banjar Adat Ceramcam Kesiman dalam masa pandemi covid-19 ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan.
 
Lebih lanjut dikatakannya, upacara Ngeratep, Pemelaspasan dan Pasupati sesuhunan dipuput oleh Ida Pedanda Putra Beluwangan dari Griya Beluwangan Sanur.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan pelaksanaan perbaikan (ngodakin) hanya rambut ida sesuhunan. Adapun sesuhunan yang diodak yakni Ida Ratu Made Sakti dan dua tajuk palinggih di merajan banjar.

“Kami berharap walau situasi masa pandemi seperti ini kegiatan keagamaan, adat dan kebudayaan tetap bisa berjalan walaupun harus mengikuti protokol kesehatan dengan ketat. Yang mana tentunya ditengah situasi pandemi ini, kehadiran Bapak  Walikota menjadi dukungan dan doa restu bagi kami masyarakat yang melaksanakan yadnya dengan tulus ikhlas ini," ujarnya. (ays/dps).

Tumpek Landep, Pemkab Karangasem Laksanakan Persembahyangan Bersama di Pura Luhur Andakasa


Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem bersama Wakil Bupati Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, dan jajaran pemerintah Kabupaten Karangasem hadir dan melaksanakan persembahyangan di Pura Luhur Andakasa, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem serangkaian pelaksanaan Jana Kertih di Karangasem, Sabtu (9/4/2022).

Dalam kesempatan ini, Bupati Karangasem mengatakan Tumpek Landep adalah hari raya untuk mengupacarai benda-benda tajam salah satunya adalah senjata tajam. Oleh karena itu, Jana Kertih dilaksanakan pada saat Tumpek Landep dengan tujuan kita sebagai manusia bisa menajamkan diri dari segi kualitas sehingga bisa menyeimbangkan kesejatian diri dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

"Pelaksanaan Jana Kertih di Karangasem saat hari raya Tumpek Landep didasari pada landasan filosofi dari Tumpek Landep itu sendiri yaitu untuk mempasupati benda tajam, dalam hal ini adalah pikiran manusia,” ujar Gede Dana sembari menyebutkan, rangkaian pelaksanaan Jana Kerti di Hari Raya Tumpek Landep juga diisi dengan kegiatan bersih-bersih di Areal Pura Agung Besakih pada Jumat 8 April 2022 lalu dan akan digelar pameran keris serta sarasehan tentang Tumpek Landep pada 9 April 2022 bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.

Dilain sisi, Wabup Artha Dipa juga menyampaikan, bahwa makna Upacara Tumpek Landep adalah bukan semata mata hanya berupacara fisik kepada benda tajam. Namun lebih dari itu,  untuk mensyukuri ketajaman pikiran yang dapat mensejahterakan manusia dalam hal membersihkan pikiran yg disimboliskan dengan penyucian senjata.

“Itu di Pasupati (dihidupkan) supaya memberikan kekuatan ketajaman pikirian, ketajaman tindakan, perilaku serta ketajaman pengetahuan,” imbuhnya.(rls) 

Atap Bangunan Pura Dalem Tiyingtali Terbakar, Disebabkan Bakar Sampah Sembarangan


Karangasem, Bali Kini -  Gara-gara membakar sampah sembarangan, atap dari bangunan utama Pura Dalem Desa Tiyingtali terbakar. Syukurnya, dengan cepat api diketahui oleh Jro Mangku Nyoman Merta dan rombongan pemedek yang tengah bersembahyang, tepatnya menghaturkan penauran di Pura Dalem tersebut, sehingga api dengan cepat ditangani dan tidak terjadi kerusakan yang parah. 

Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, Sabtu (9/4/2022) membenarkan kejadian tersebut. Memastikan api padam dirinya bersama anggota regu damkar lainnya segera meluncur ke lokasi yakni di Banjar Dinas Tiyingtali Kelod, Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. "Kita mendapat laporan di jam 10.14 Wita, bahwa ada kebakaran di Pura Dalem Tiying Tali jadi kita bergegas berangkat ke lokasi, "katanya.

Awalnya, Jro Mangku setempat, Jro Mangku Made Alit (Mangku Dalem) baru saja akan melaksanakan penganteban banten penauran yang dipersembahkan oleh rombongan pemedek bapak Wayan Jata, namun tiba-tiba dikagetkan dengan adanya api yang membara di atas atap Pura Dalem Desa Tiyingtali. Mengetahui itu, warga yang berada di lokasi berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas Damkar sampai di lokasi. Begitu Damkar sampai, petugas memastikan api sudah sepenuhnya padam. Damkar juga menggunakan 13000 liter air untuk memadamkan sisa api. Diketahui jika atap bangunan menggunakan bahan ijuk, jadi memang rentan terhadap api. 

Jro Mangku setempat memperkirakan penyebab kebakaran tersebut ialah adanya warga yang membakar sampah sembarangan. "Di belakang pura ini ada 2 titik lokasi yang tadinya ada warga yang membakar sampah, " Terang Jro Mangku. Mendengar pernyataan tersebut, Kadis Damkar kemudian bergegas mengeceknya, dan benar saja ada 2 titik bekas pembakaran ilalang atau sampah ditemukan. Petugas kemudian menyemprotkan air di bekas pembakaran tersebut untuk memastikan benar-benar tidak ada lagi api yang menyala. 

Atas dasar tersebut, Kadis Damkar Siki Ngurah mengimbau agar tokoh masyarakat dan Mangku setempat dapat memperingati warga supaya tidak ada lagi yang membakar sampah sembarangan. 

Kemudian, disebutkan Kadis Damkar jika setelah kejadian tersebut, bangunan pura tentu saja harus mendapat renovasi lagi dan juga harus diadakan upacara Guru Piduka. "Yang terbakar atap bagian atas, tapi karena bahan atap bangunan dari ijuk memang rawan dan harus ditangani hati-hati," Katanya pada wartawan. (Ami)

Jumat, 08 April 2022

Jalin Kebersaan Kapolres Badung Buka Puasa Bersama


Badung , Bali Kini -
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., S.H., M.H. Beserta Ketua bhayangkari cabang badung Nyonya Ina Leo Defretes melaksanakan kegiatan safari ramadhan di Gedung Serba Guna Ramayana yang berlokasi dilingkungan Karang Suwung, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Jumat (8/4) pukul 18.00 wita

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Waka Polres Badung Kompol I Ketut Dana, S.H., Kabagsumda Polres Badung Kompol Ni Luh Putu Indra Puspani,S.Sos,M.A.P., Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana, S.H., Kapolsek Abiansemal Kompol Ruli Agus Susanto, S.H., M.H., Kabaglog Polres Badung AKP Amelia Magdalena Letoati, S.H., dan Waka Polsek Mengwi AKP I Ketut Ganiawan,S.sos.

Ketua MT. Al Mukhlishin Bpk. Gatot Sunaryadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan "terimakasih banyak kepada Bapak Kapolres Badung dan jajarannya yang telah memberikan kehormatan kepada majelis taklim Al Mukhlishin serta berkenan hadir, mudah mudahan kedepannya terjalin silaturahmi yang lebih erat", ujarnya saat memberikan sambutan

Disela sela kegiatan saat dikonfirmasi Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana, S.H menjelaskan "kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi dengan umat muslim yang ada di wilayah hukum Polsek Mengwi serta meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama", terangnya

"Kita juga merangkul umat muslim yang ada dikecamatan mengwi untuk turut serta dan berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas dilingkungannya sehingga kondusifitas tetap terjaga terlebih lagi dalam menyambut hari raya idul fitri 1443 H", imbuhnya

Kegiatan diakhiri dengan pemberian tajil kepada jemaah dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama jemaah majelis taklim al mukhlishin. [pol/r3]

Perang Rusia-Ukraina Ancam Pasokan Gandum Turki

 


Turki harus menanggung biaya ekonomi yang mahal akibat ketergantungannya pada gandum Rusia dan Ukraina. Invasi Rusia ke Ukraina telah membuat ekspor gandum dari kawasan itu menyusut, dan kelangkaan ini semakin memicu kekhawatiran akan meroketnya inflasi di Turki. Berikut laporan tim VOA.



Bupati Suwirta Buka Bahari Cup Tahun 2022 di Kecamatan Dawan


KLUNGKUNG, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta membuka Turnamen Bahari Cup yang ditandai dengan pertandingan penyisihan grup mempertemukan PS Bahari vs Toshiba Banjarangkan di Lapangan Umum Dawan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Jumat, (8/4). Kegiatan turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Perang Kusamba ke-173 Tahun 2022.

Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta mengaku sangat mengapresiasi baik pelaksanaan kegiatan turnamen sepak bola tersebut. Bupati berharap tetap jaga sportivitas dan tentunya nanti bisa menghasilkan bibit altlet sepak bola yang unggul untuk mewakili Kabupaten Klungkung mengikuti turnamen ke tingkat yang lebih timggi. Selain itu, hal yang paling terpenting kepemimpinan wasit disetiap pertandingan juga harus dijaga dengan baik, wasit harus adil dan tegas dalam menjalankan tugasnya. "Mari bersama-sama ikuti kegiatan turnamen ini dengan baik, tetap jaga semangat dan sportivitas," harap Bupati Suwirta didampingi Camat Dawan Dewa Widiantara.

Sementara Ketua Panitia Bahari Cup, I Ketut Agus Susanto mengatakan bahwa sistem kompetisi ini dibagi menjadi dua grup dimana masing-masing grup ada 4 tim peserta. Adapun delapan tim tersebut diantaranya di Grup (A) PS Bahari dari Desa Kusamba, Tosibha dari Desa Banjarangkan, Gapes FC dari Desa Gelgel, DKC dari Desa Dawan Kaler. Kemudian di Grup (B) Putra Dawan dari Dawan Klod, Tusan FC dari Desa Tusan, Gandewa FC dari Desa Gunaksa dan Pesinggahan FC dari Desa Pesinggahan. Sedangkan kegiatan yang dilaksanakan sampai tanggal 5 Mei 2022 mendatang ini dengan tujuan untuk memperkuat pengalaman sehingga bisa melahirkan club sepak bola yang handal di Kabupaten Klungkung. "Semoga dengan adanya kegiatan turnamen ini bisa nantinya lebih mempererat tali silahturami antar desa melalui salam olahraga khususnya sepak bola," ujarnya.(klk/puspa).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved