-->

Jumat, 05 Agustus 2022

Bersama Desa Adat Kuta, Kejari Badung Tertibkan Money changer Bodong


Badung - Sejumlah tempat usaha "money changer" bodong atau Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) yang tidak berizin namun tetap beroperasi, disisir pihak desa adat Kuta bersama Kejari Badung.

Pemeriksaan dan penertiban ini sebagai tindak lanjut atas pertemuan antara Desa Adat Kuta dengan Bank Indonesia Wilayah Provinsi Bali. Agar menentukan tindakan yang lebih tegas sehingga secara efektif memberikan efek jera kepada para pelaku usaha . 

"Pada pertemuan tersebut sudah disampaikan untuk KUPVA BB yang tidak berizin telah disegel atau dilabeli stiker dan tidak boleh melakukan kembali usahanya. Namun dalam kenyataannya masih banyak yang tetap melakukan kegiatannya dan melepas stiker segel yang sudah ditempel oleh Desa Adat Kuta bekerja sama dengan Bank Indonesia Wilayah Bali," terang Kasi Intel Kejari Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, Jumat (05/08).

Dirinya bersama tim Kejari Badung, juga melibatkan Babhinkamtibmas dan Babinsa, terjun langsung ke lapangan dan kembali melakukan penertiban dan penegakan dengan memasang stiker pada tempat usaha penukaran uang asing yang tidak berizin dan masih bandel tetap beroperasi padahal sudah diberikan peringatan. 

Dari hasil penertiban, Kata Bamaxs ada 5 pelaku usaha yang dibuatkan berita acara dan untuk penempelan stiker segel ada 17 tempat. "Selain itu juga dilakukan penyitaan terhadap angka-angka akrilik yang digunakan sebagai petunjuk rate penukaran," tegasnya.

Ditambahkan oleh Kajari Badung, Imran Yusuf, bahwa tindakan tegas ini sangat perlu dilakukan karena semakin maraknya kasus yang merugikan wisatawan akibat dari adanya Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) yang tidak berizin. 

"Dengan tindakan tegas ini, diharapakan dikemudian hari tidak ada lagi kegiatan-kegiatan ilegal yang dapat merugikan masyarakat maupun wisatawan asing yang sedang berkunjung. Sehingga bisa menjaga citra pariwisata Bali khususnya di Desa Adat Kuta," singkat Imran Yusuf.

Tingkatkan Kinerja, Kapolsek Abiansemal Pimpin Anev Bulanan

 

BADUNG, Polsek Abiansemal melaksanakan analisa dan evaluasi (Anev) Bulanan di Pimpin Kapolsek Abiansemal Kompol Ruli Agus Susanto,S.H.,M.H.,di ikuti para Kanit, Panit dan Kasi  bertempat di Aula Polsek Abiansemal. Rabu (3/8) pukul 09.00 Wita.

Anev Bulanan tersebut rutin di gelar  bertujuan untuk  mengetahui sejauh mana kinerja anggota Polsek Abiansemal dalam melaksanakan tugas yang dilaksanakan.

Kapolsek  Abiansemal Kompol Ruli Agus Susanto,S.H.,M.H. dalam arahannya menekankan hal penting  kepada seluruh personel agar tetap laksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tugas pokoknya masing-masing. 

“ Saya harapkan untuk  kedepan pelaksanaan tugas seluruh Unit  harus meningkat dari bulan kemarin agar pelayanan Kita terhadap masyarakat lebih maksimal," terang Kapolsek. 

Di tambahkan Kapolsek agar para Bhabinkamtibmas nantinya agar kembali aktifkan kegiatan  Tracing bagi wilayahnya yang mengalami peningkatan penularan virus Covid 19.

" Anev ini harus di laksanakan bulanan ini bertujuan memacu kinerja anggota sekaligus mengetahui kekurangan dan segara di perbaiki  sehingga pelayanan Kita sesuai harapan masyarakat," tutup Kapolsek.

Sabtu, 23 Juli 2022

Sambut Peringatan HKGB, 1 Ton Beras Bagi Masyarakat Kurang Mampu


Badung, Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., S.H., M.H, pimpin langsung kegiatan jalan sangai (Hash) yang mengambil start obyek wisata Taman Ayun menuju persawahan, mengikuti indahnya sungai dan berakhir di Polsek Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Sabtu, (23/7) pagi 06.40 wita.

Kegiatan jalan santai ini dalam rangka  Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-70 tahun 2022 .

Tampak ikut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Cabang Badung Ny. Ina Leo Dedy Defretes, Wakapolres Badung Kompol I Ketut Dana, S.H, Wakil Ketua PC Bhayangkari Badung Ny. Katarina Dana, PJU Polres Badung, Kapolsek jajaran Polres Badung serta ratusan ibu-ibu dan personil Polres Badung.

"Hari ini adalah Hari Tumpek Klurut hari special bagi umat hindu untuk saling menyayangi satu sama lainnya," Ungkap Kapolres usai memberikan paket sembako kepada masyarakat yang sedang berada di persawahan.

"Tak satupun makhluk di dunia ini, tidak membutuhkan persahabatan dan kehidupan yang layak. Oleh karenanya mari kita pupuk terus persahabatan dan menyayangi sesami termasuk maakhluk hidup lainnya," Tuturnya lebih lanjut.

Semoga kegiatan peringatan HKGB yang akan kegiatannya berlanjut hingga bulan Oktober 2022, memiliki makna dan pesan bagus bagi masyarakat.

Kamis, 21 Juli 2022

Kapolres Badung Hadiri Binkom Cegah Konflik Sosial

 

Badung, Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., S.H., M.H., hadiri Kegiatan Binkom (Pembinaan Komunikasi) Cegah Konflik Sosial di Wilayah Wilayah Kodim 1611/Badung Tahun 2022, di Gedung Kesenian Dharma Negara Alaya Jln. Mulawarman Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar, Bali. Kamis, (21/7) pagi 08.50 wita.

Kegiatan yang  bertema "Peran seluruh Komponen Masyarakat dalam mencegah Konflik" dalam rangka mewujudkan suasana kondusif diseluruh komponen masyarakat Bali baik aparat keamanan dari unsur TNI maupun Polri dan segenap elemen masyarakat untuk Bersatu padu menjaga keamanan kenyamanan yang sudah terwujud dengan baik.

Kapolres Badung mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya preventif dalam mencegah terjadinya konflik sosial dan menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya yang ada di wilayah kabupaten Badung, tetap aman dan kondusif.

"Kita sudah lakukan upaya ini di Polres Badung dengan berbagai program mulai dari Warung Men Sampik, Polisi Bersemi, Mesadu pak Kapolres, Goaks Sakti dan Geber lantas," Ucapnya.

"Kita ketahui, bahwa keamanan bukan tanggung jawab pemerintah saja melainkan tanggung jawab semua pihak untuk mencegah terjadinya konflik, agar konflik sosial tidak semakin besar yang mengganggu Kamtibmas yang kondusif," Imbuhnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Waasintel Kasad Bid. Jemen Intel Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, S.I.P, M.Han, Paban II/Minintel Sintelad Kolonel Inf Yudi Pranoto, S.H., M.M, Pamen Ahli Bid. Hukum dan Humaniter Sahli Pangdam IX/Udayana, Waasintel Kasdam IX/Udayana, Dandim 1611/Badung diwakili Kasdim 1611/Badung, Guru Besar Unv. Warmadewa Prof. Dr. I Wayan Wesna Astara, S.H., M.H, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Daerah Kesbangpol Prov. Bali Ibu Ni Nyoman Cahatawati, S.E., M.M, serta puluhan undangan baik dari pemerintah daerah, akademisi maupun masyarakat.

Pemusnahan BB Bea Cukai Senilai Ratusan Juta


Badung - Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT berkolaborasi dengan Bea Cukai Ngurah Rai dan Bea Cukai Denpasar, melaksanakan pemusnahan BMN,  Kamis, 21 Juli 2022.

Pemusnahan ini merupakan barang hasil penindakan periode dari Januari s.d. Juni 2022. Daftar yang dimusnahkan 6.699 botol atau 4.217.000 ml, MMEA 363.268 batang rokok; 30.600 gram tembakau iris; 71 botol liquid vape. 

Serta 623 pak alat kesehatan berbagai jenis, 241 pak tekstil, dan 327 pak, produk lain seperti makanan, alat elektronik, spareparts, barang dari plastik, produk kulit dan hewan, dan sex toys.

Pihak Bea Cukai menyebut total jumlah perkiraan nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp 980.734.190,- dan total nilai kerugian negara Rp1.316.323.275,-

Rabu, 20 Juli 2022

Berdalih Kehabisan Duit, Pri Asal Mesir ini Dideportasi


Badung – Banyak modus yang dilakukan WNA saat berlibur ke Indonesia khususnya di Bali. Setelah menghabiskan uang, kemudian memilih untuk melewati batas waktu ijin tinggal. Usut punya usut, mendatangi pihak Imigrasi dan mengaku tidak punya uang untuk membeli tiket.

Trik ini terkadang belum disadari pihak terkait, seperti yang dilakukan pria warga negara Mesir berinisial KMHHM (37). Ia datang ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai tanggal 22 Desember 2021, disana mengaku tidak mempunyai uang untuk membeli tiket. 

Diketahui sebelumnya pada 02 Februari 2020 silam, KMHHM tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta menggunakan Visa On Arrival (VOA). Tujuan KMHHM pergi ke Indonesia adalah untuk berlibur di Bali. 

Selanjutnya pada tanggal 24 Februari 2021 KMHHM mendapatkan visa onshore dengan sponsor istrinya WNI, dan terus melakukan perpanjangan. Hingga pertengahan Juni 2021 masa ijin tinggal KMHHM habis namun yang bersangkutan belum meninggalkan Indonesia.

Kemudian dengan menunjukkan itikat baik datang ke kantor Imigrasi dengan mengungkapkan segala keluhan bahwa tidak lagi mempunyai uang untuk membeli tiket pesawat. Hal itu yang membuatnya terpaksa untuk tinggal melebihi batas waktu ijin tinggal.

Petugas Imigrasi pun luluh dan menempatkannya di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim). "“Walaupun ia berdalih hal tersebut adalah karena kealpaannya, imigrasi tetap dapat melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian yang sejalan dengan asas ignorantia legis neminem excusat (ketidaktahuan akan hukum tidak membenarkan siapa pun, red.)” aku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Bali Anggiat Napitupulu.

Sehingga, lanjutnya dalam hal ini imigrasi melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian kepada WNA kelahiran Sau tersebut. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menyatakan yang bersangkutan overstay lebih dari 60 hari. 

Di tempat terpisah Kepala Rudenim Denpasar Babay Baenullah mengatakan setelah KMHHM didetensi selama hampir 7 bulan dan telah siapnya administrasi, akhirnya KMHHM dideportasi. Ia diterbangkan melalui maskapai Saudi Arabian Airlines, Senin, (18/07) lalu melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta.

"Dengan nomor penerbangan SV-819 tujuan Alexandria Borg El Arab (HBE). Dua petugas Rudenim Denpasar mengawal dengan ketat dari Bali hingga Jakarta sampai ia masuk ke dalam pesawat tujuan Mesir tersebut. KMHHM yang telah dideportasi akan dimasukkan dalam daftar penangkalan ke Direktorat Jenderal Imigrasi," tukasnya.

Senin, 18 Juli 2022

Kanit Intel Polsek Kuta Utara Tekankan Ini Saat Pimpin Apel Pagi


BADUNG, Kanit  Intel Polsek Kuta Utara Iptu AA Ketut Nuasa S.Sos selaku Pawas pagi ini  Pimpin  pelaksanaan Apel pagi personil Polsek Kuta Utara bertempat di halaman apel Mapolsek Kuta Utara jalan Pantai Batu Bolong no 30 A Desa Canggu, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung. Senin (18/7) pagi 

Kegiatan yang sudah menjadi kewajiban bagi setiap anggota Polri  bertujuan untuk mengecek kesiapan sekaligus menyampaikan  arahan dan petunjuk Pimpinan di ikuti oleh Para Kanit, Panit, Kasi dan Anggota Polsek Kuta Utara.

Saat pelaksanaan Apel Pagi Pawas  ucapkan  Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-NYA serta kesehatan yang telah diberikan sehingga kita dapat melaksanakan tugas sehari-hari dengan baik dan lancar. 

Pawas kembali menekankan 
Terkait  Instruksi Kapolri Nomor : 01 / II / 97 tanggal 27 Pebruari 1997 kewajiban  anggota Polri membuat Laporan Informasi (LI) terutama di  lingkup Polsek di  wajib membuat Laporan Imformasi selama kurun waktu  sebulan yakni 8 kali untuk Unit Intel sedangkan di luar Unit Intel sebanyak 1 kali.

“Silahkan rekan - rekan koordinasi dengan Unit Intel dalam mekanisma pembuatannya sehingga  tidak menyimpang ," Jelas Iptu AA Ketut Nuasa.

"Buat  dan sajikan Laporan imformasi yang berkwalitas sehingga dapat berkontribusi positif bagi institusi Polri, imbuhnya.

Pawas Juga menyinggung angka Kriminalitas sepekan mengalami peningkatan, di harapkan Unit Patroli  agar meningkatkan kegiatan Patroli di jalur jalur rawan aksi kejahatan jalanan termasuk mengaktifkan kring serse masing - masing.

Di akhir pelaksanaan apel pagi Pawas berpesan agar Personil Polsek Kuta Utara selalu jaga kesehatan dan kekompakan dalam menjalankan tugas sehari hari.

Senin, 11 Juli 2022

Tersangka Kasus Korupsi Dana KUR di Badung Masuk Sel


Badung - Tim penyidik Kejaksaan Negeri Badung melakukan penahanan terhadap tersangka NAWP terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR), pada salah satu bank BUMN di Badung. 

Kajari Badung, Imran Yusuf menegaskan, alasan tim penyidik mengambil sikap untuk melakukan penahanan terhadap tersangka NAWP, setelah melakukan pemeriksaan lebih dari 5 bulan.

"Penahanan ini selama 20 hari kedepan mulai tanggal 11 Juli 2022 hingga 30 Juli 2022," tegas Kajari Imran Yusuf.

Adapun penyidikan terhadap kasus ini, lanjut Kajari bahwa telah dilaksanakan sejak awal tahun 2022 dan pada hari Senin tanggal 13 Juni 2022. Tersangka dengan inisial NAWP menjabat sebagai Petugas Kredit Bank sejak tahun 2015. 


Selama tahap penyidikan hingga ditetapkan tersangka terhadap kasus ini, tim penyidik telah melakukan pemeriksaan serta telah mengumpulkan bukti-bukti untuk membuat terang terhadap tindak pidana yang telah terjadi. 

Berdasar pada hasil penyidikan terdapat dugaan sementara kerugian keuangan negara berdasarkan hasil audit yang diserahkan oleh tim audit internal kurang lebih sebesar Rp 1.761.178.577,00.

Modus operandi yang digunakan oleh tersangka untuk melakukan tindak pidana dijabarkan Kajari, sebagai berikut ; Melakukan Kredit Fiktif dengan memalsukan dokumen baik KTP dan Surat Keterangan Tempat Usaha (SKTU) sebagai syarat pengajuan KUR Mikro terhadap 99 debitur dengan sisa baki debet posisi per-tanggal 31 Maret sebesar Rp 1.753.992.867,0.

Melakukan Kredit Topengan terhadap 1 debitur Kupedes Rakyat dengan sisa baki debet per-31 Maret 2022 sebesar Rp 7.185.710,00. Atas temuan fakta-fakta ini, tim penyidik memutuskan untuk menahan tersangka NAWP dan melanjutkan kegiatan penyidikan.

"Untuk selanjutnya terhadap kasus ini dapat diserahkan berkas perkaranya kepada Penuntut Umum untuk diteliti," singkatnya. (**)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved