-->

Minggu, 10 April 2022

Studi Banding DPRD Bali Ke NTB, Bahas Perda Tentang Perkawinan dan Mencegah Nikah Dini


BALI KINI, NTB — Selain ke Dinas Pariwisata Provinsi NTB, rombongan Humas dan Protokol DPRD Bali bersama awak media juga berkunjung ke gedung Rakyat milik Provinsi NTB dan Mandalika. 

Dikomandoi Kadek Putra Suantara, Kasubag Humas DPRD Bali, mengawali kunjungan di kantor Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan diterima oleh Hasbul Wadi, Sekertaris Dinas Pariwisata Provinsi NTB.

Dalam pemaparan singkatnya, dampak GP di Mandalika memberikan angin segar bagi NTB khususnya dan Indonesia. Dengan branding Mandalika dan Gili Trawangan dapatlah menjadikan promosi wisata dunia Segitiga Emas Bali Lombok dan Manado.

"Bahkan Rinjani di tahun 2015 dan tahun 2016 masuk dalam katogori Wisata Honeymoon terindah di dunia," paparnya.

Sementara itu, dalam dialog di DPRD Bali, dimana dalam kesempatan ini diterima langsung oleh Hasbul Wadi, Sekertaris Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Soal pariwisata yang kini gencar dipromosikan oleh pemerintah Provinsi NTB, lebih pada menonjolkan karakter yang dimiliki oleh NTB.

"Kita tidak mungkin bersaing dengan Bali. Yang bisa kita lakukan adalah memperkuat karakter dan mempertahankan citra pariwisata yang kita miliki," sebutnya.

Hal lain yang sangat menjadi kebanggaan bagi pemerintah di NTB adanya Perda yang mengatur tentang perkawinan. Bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyambut baik Peraturan Daerah (Perda) tentang pencegahan perkawinan anak yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB pada 29 Januari 2021 lalu. 

"Perda tersebut sekaligus menjadikan Provinsi NTB sebagai daerah pertama di Indonesia yang mengatur tentang pencegahan perkawinan pada anak," tegasnya.

Dasar disahkannya Perda tersebut, adalah perempuan dan anak merupakan kekuatan yang sangat luar biasa untuk dijaga dan dilindungi oleh pemerintah. Sebab, Jumlah populasi penduduk di Indonesia 50 persennya adalah perempuan. Sedangkan populasi anak merupakan sepertiga dari populasi penduduk Indonesia. Karena mereka adalah SDM yang harus diberdayakan dan dilindungi.

Sebutnya, bahwa perkawinan anak di bawah umur masih cukup tinggi di Kabupaten Lombok Utara. Tentu hal ini, menjadi pekerjaan rumah pemerintah dalam melakukan upaya-upaya pencegahannya. Salah satunya adalah hadirnya Perda tentang pencegahan perkawinan anak yang diinisiasi oleh pemerintah Provinsi NTB.

"Dengan adanya perda tersebut dapat meminimalisir perkawinan anak usia dini. Karena dalam perda itu ada sanksi bagi anak yang kawin maupun yang mengawinkan," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam perda itu mengatur pemberian sanksi pidana dan administrasi bagi aparat desa yang terlibat dalam perkawinan anak. Bagi yang terlibat atau menfasilitasi perkawinan anak, maka terancam hukuman penjara selama enam bulan.(jro)

Ny. Sagung Antari Jaya Negara Buka Pelatihan Membuat Banten Otonan


Denpasar - Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara membuka Pelatihan membuat Banten Otonan di Desa Dauh Puri Kaja,  Jalan Gatot Subroto IV J Denpasar Utara Minggu (10/4) Dalam pelatihan ini juga hadir istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.  


Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan pelatihan banten ini merupakan yang ke delapan kalinya . Menurutnya pelatihan ini dilaksanakan secara berkelanjutan karena tingginya minat masyarakat khususnya wanita Hindu untuk bisa membuat Banten Otonan dan mengetahui makna  banten sesuai sastra agama.

Selain itu kegiatan ini juga untuk menunjang program WHDI Kota Denpasar dalam bidang keagamaan. Maka dari itu  Kegiatan ini diadakan langsung di setiap banjar di empat Kecamatan se Kota Denpasar. Dengan menyasar  Sekaa Teruna Teruni.

Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan aktifitas wanita Hindu di Kota Denpasar dalam pelatihan kali ini masyarakat khususnya wanita Hindu tidak pernah surut untuk memahami makna dan filosofi serta unsur -unsur  yang menjadi kelengkapan suatu banten atau upakara. Hal ini terbukti masyarakat yang hadir sangat antusias. "Antusias yang begitu besar dari masyarakat maka WHDI merespon positif antusias masyarakat dengan mengadakan pelatihan banten otonan, ini," kata  Ny. Sagung Antari Jaya Negara

Menurut Ny. Sagung Antari Jaya Negara  pelatihan membuat banten digelar karena banten otonan   diperlukan setiap 6 bulan sekali untuk memperingati hari kelahiran. Sehingga  ibu rumah tangga diharapkan bisa membuat banten otonan sendiri untuk keperluan anggota keluarganya sendiri  dan bila sudah  terbiasa dapat diterapkan pada lingkungan yang lebih luas lagi.
 
Selain itu, pelatihan membuat banten otonan penting dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar bisa membuatnya sesuai dengan sastra. Pembuatan banten otonan ini juga sangat sering diterapkan dan dilakukan oleh ibu rumah tangga. "Dengan dilaksanakan pelatihan ini minimal para ibu ibu rumah tangga mengetahui dan bisa membuat banten otonan untuk anggota keluarga di rumah sendiri sesuai dengan sastra agama Hindu," harapnya. (Ayu/hs)

Wabup Ipat Lantik Pengurus Sepeda Tua Jembrana


Jembrana - Pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Jembrana masa bhakti 2022-2026 resmi dilantik, Minggu (13/4/22) di Gedung Dr. Ir  Soekarno. Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I GD Ngurah Patriana Krisna yang ditandai dengan penyematan pin kepada pengurus yang dilantik.
 
Dalam sambutannya, Yanche Her selaku Ketua Panitia menyampaikan Kosti Kabupaten Jembrana dibentuk melalui rapat jajaran club komunitas onthel se kabupaten Jembrana yang diselenggarakan sebelumnya di Pura Dang Khayangan Mertasari. "Adapun susunan inti pengurus Kosti Jembrana, sebagai ketua Yanche Her, sekretaris I Ketut Sulandra dan bendahara I Gusti Ngurah Suteja hari ini resmi dilantik oleh Ketua Pengurus Kosti Bali I Wayan Kuning Darmawan,"ucapnya.

Ketua Pengurus Kosti Provinsi Bali Wayan Kuning, mengatakan dengan terbentuknya Kosti Jembrana diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat Jembrana. "Melalui kegiatan-kegiatan sosial, semoga teman-teman pengurus Kosti Jembrana dapat menindaklanjuti program-program nyata yang telah dilakukan di Kosti Bali, semoga sukses kedepannya,"harapnya.


Sementara, Wabup Patriana Krisna (Ipat) menyambut baik acara pelantikan pengurus Kosti Jembrana sebagai media evaluasi terhadap perkembangan olahraga bersepeda khususnya sepeda tua di Kabupaten Jembrana. "Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait yang telah memprakarsai kegiatan ini sehingga dapat menjembatani para penggemar olahraga bersepeda,” ungkapnya. 

Selain itu, Wabup asal kelurahan Tegalcangkring ini mengatakan dengan dilantiknya kepengurusan KOSTI Jembrana yang baru dapat mengangkat semangat para pecinta olahraga bersepeda yang ada di Jembrana. "Saya berharap KOSTI Jembrana dapat membudayakan dan menjaga keharmonisan serta mengorganisir program yang selalu mengutamakan kegiatan positif, menjalankan prinsip-prinsip sportifitas dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan tentunya diharapkan mampu menciptakan generasi individu yang setia, jujur, taat pada hukum dan tangguh dalam menghadapi dinamika kehidupan,"pungkasnya.(gusti)

Puluhan Keris Dipajang, Bupati Gede Dana Hidupkan Kembali Pengrajin Keris


Karangasem, Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Sarasehan dan Pameran Keris Bali, Minggu, (10/4/2022) yang dibuka langsung Bupati Karangasem I Gede Dana. Dalam acara ini juga diserahkan piagam penghargaan kepada para pengrajin Keris di Karangasem diantaranya, kepada Jero Mangku Made Wardhita, I Ketut Kota dan I Ketut Ruma.

Bupati Gede Dana mengaku sangat mendukung adanya pameran Keris ini, "Ini kan bagian dari UMKM, keris yang dulunya dijadikan senjata, sekarang dijadikan sebagai hiasan. Saya sangat mendukung sekali supaya pengerajin keris ini bisa mengembangkan diri. Bisa menjadikan keris barang bernilai tinggi bahkan bisa di export ke luar negeri, terutama di Eropa yang ada banyak pengoleksi kerisnya, " Katanya.

Sementara, kegiatan ini merupakan rangkaian pelaksanaan Jana Kerti memperingati Hari Raya Tumpek Landep. Dimana dikatakan Bupati Gede Dana acara ini memberikan pemaknaan sesunguhnya mengenai apa itu Hari Raya Tumpek Landep. Masyarakat diharapkan dapat memaknai perayaan Tumpek Landep sesuai dengan tata titi yang benar dan tidak latah keliru memaknai tradisi  yang terlanjur ramai dilaksanakan.

Tumpek Landep secara filosofis memiliki makna mengasah batin dan pikiran manusia melalui penyucian diri dan perbuatan mulia agar pikiran tetap tajam dan kuat, itulah alasan kenapa biasanya tetua zaman dahulu memberikan persembahan atau melakukan pemujaan terhadap pusaka atau keris sebagai simbol dari ketajaman yang diyakini mampu memberikan ketajaman pikiran atau kesidian terhadap benda bertuah tersebut.

Sarasehan yang juga dihadiri Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Wayan Swastika, Sekda Sedana Merta dan Jajaran Forkopimda mengusung Tema “Pesona dan Taksu Keris”, dengan narasumber yakni Maestro Lontar Ida I Dewa Gede Catra dan Seniman Alam Ida Nyoman Sugata, S.Pd.

Tak hanya puluhan OPD yang mengikuti acara tersebut, ada juga pengunjung dari komunitas kolektor Keris dari Denpasar. Sementara puluhan jenis keris berkualitas tinggi yang dipajang dan di pamerkan diantaranya merupakan milik dari OPD maupun masyarakat. (Ami)

Resmikan Pusdiklat Dharma Ratna, Bupati Suwirta Harapkan Generasi Muda Isi Diri Dengan Pedidikan Karakter


Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Plt. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Budha Kementerian Agama Rebuplik Indonesia Nyoman Suriadarma Meresmikan Pusat Pelatihan dan Pendidikan (Pusdiklat) Dharma Ratna di Pusdiklat Dharma Ratna Jln. Ngurah Rai 1 Semarapura, Minggu (10/4). Persemian diawali dengan pemotongan pita kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan meninjau gedung Pusdiklat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suwirta menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah mendukung sehingga pembangunan Pusdiklat ini bisa selesai dengan baik. Pihaknya menambahkan Pusdiklat selain untuk memberikan praktek-praktek kemampuan digitalisasi, juga diharapkan bisa memberikan pendidikan karakter yang cerdas sejak dini kepada generasi muda. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga nanti bisa ikut berkontrubusi dalam pembangunan di Kabupaten Klungkung. "Jadi Gema Santi dengan nilai-nilai kesantunan dan inovatif ini harus terus dijalankan bersama-sama agar nantinya suasana yang damai selalu tercipta untuk menuju pembangunan Klungkung yang unggul dan sejahtera," harap Bupati Suwirta.

Hal yang tidak kalah pentingnya, Bupati Suwirta berharap pemanfaatan Pusdiklat ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya untuk belajar. Dan tentu sarana dan prasarana semua fasilitas juga diminta dijaga dan dirawat dengan baik, upaya ini dilakukan agar fasilitas tidak cepat rusak. "Semangat belajar dan tetap rawat semua fasilitas dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Ni  Putu Septarini mengatakan biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan Pusdiklat ini  sebesar 1,6 Miliar yang bersumber dari Bantuan Pemerintah Bimas Muda Kementerian Agama. Tujuan dibangunnya Pusdiklat ini yaitu untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya Umat Budha di Kabupaten Klungkung dan untuk menghadapi kemajuan teknologi industri yang saat ini kita sedang dihadapi dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat dan dinamis jika tidak diimbangi kita akan tertinggal jauh.(klk/puspa).

Obati Kerinduan Pemancing Mania, Walikota Jaya Negara Buka Ujung Fun Fishing


Denpasar-Lomba mancing yang bertajuk "Ujung Fun Fishing" diselenggarakan Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Minggu (10/4) di Tukad Bindu.

Acara yang berlangsung diikuti ribuan peserta ini dibuka Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara ditandai dengan pelepasan ikan lele. Turut hadir Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali A.A Ngurah Adhi Ardhana, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana,  serta tokoh masyarakat desa setempat.

Wali Kota Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan lomba mancing Ujung Fun Fishing di tengah situasi pandemi yang tetap menerapkan  disiplin prokes. Jaya Negara berharap dalam kegiatan lomba mancing di Tukad Bindu dapat menjadi media edukasi kepada masyarakat untuk turut dapat menjaga kelestarian ekosistem sungai dari sampah.

"Mari kita bersama-sama untuk dapat menjaga kelestarian sungai sehingga tetap bersih serta terjaga keasriannya, dan yang terpenting sekali jangan membuang sampah ke sungai terlebih sampah plastik. Jika sampah plastik sampai di laut otomatis ekosistem laut juga akan terganggu tidak saja kepariwisataan namun juga perekonomian  kita juga otomtis terganggu," kata Jaya Negara

Sementara Ketua Panitia,I Gusti Ketut  Ari Sudewa menyampaikan kegiatan Ujung Fun Fishing diikuti hampir ribuan peserta untuk mengobati kerinduan pemancing mania di Denpasar karena sudah lama tidak digelar lomba mancing. Keikutsertaan peserta ini dapat dilihat dari jumlah kupon yang terjual mencapai 3000 kupon. Antusiasme masyarakat mengikuti lomba mancing ini disamping dalam rangka edukasi keasrian sungai juga dalam agenda penggalangan dana pembangunan Balai Banjar Ujung. 

"Kami gelar dalam rangka penggalaian dana perbaikan balai banjar ujung serta kami mengucapkan terima kasih antusias peserta yang mengikuti," ujarnya. 

Disampaikan pula bahwa pelaksanaan lomba ini tidak terlepas dari visi Denpasar dalam motto  Vasudaiva Khutumbakam atau menyama braya. Pihak panitia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan lomba ini yang memperebutkan hadiah utama satu buah sepeda motor serta dan puluhan hadiah hiburan. Kriteria lomba juga telah ditentukan yakni peserta wajib melakukan resgistrasi, menjaga kebersihan hingga disiplin mengikuti prokes.

Perayaan Tumpek Landep di Jembrana, Bupati Tamba : Momentum Tajamkan Pemikiran


Jembrana – Sebagaimana yang tertuang dalam instruksi Gubernur Bali Wayan Koster Nomor 05 Tahun 2022, hari ini Sabtu (9/4/2022) bertepatan dengan rahina saniscara kliwon wuku landep, seluruh Kabupaten/Kota se Bali melaksanakan perayaan hari raya Tumpek Landep dengan upacara Jana Kerthi. Untuk di Kabupaten Jembrana sendiri, pelaksanaan perayaan hari raya Tumpek Landep pun terlaksana dengan hikmad dan lancar.

Dihadiri Bupati I Nengah Tamba dan Wabup IGN Patriana Krisna serta jajaran pimpinan OPD, rangkaian perayaan hari raya tumpek landep, diawali dengan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Niti Praja lingkungan Pemkab Jembrana, yang diisi dengan upacara penyucian pusaka-pusaka suci seperti keris, bajra, senjata Nawasanga termasuk didalamnya kendaraan operasional dinas yang terdapat di Pemkab Jembrana.

Selain di Pura Niti Praja, persembahyangan pun dilanjutkan di Pura Dang Khayangan Jati, yang turut dihadiri Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, Ketua MDA (Majelis Desa Adat) Kabupaten Jembrana I Nengah Subagia, serta seluruh krama masyarakat. 

Selain persembahyangan, terdapat hal yang menarik dalam perayaan Tumpek Landep kali ini, yaitu digelar pameran pusaka tradisional dan modern. Berbagai macam pusaka-pusaka suci, khsusnya yang bebentuk keris yang ditampilkan dalam pameran yang juga dilaksanakan di Mandala dan Wantilan Pura Dang Khyangan Jati yang terletak didesa Pengambengan, Kecamatan Negara tersebut.

Bupati I Nengah Tamba ditemui usai meninjau pameran pusaka-pusaka tradisonal tersebut menyampaikan bahwa makna sesungguhnya perayaan tumpek landep ini adalah sebagai momentum untuk menajamkan pikiran (landeping idep) dan mulat sasira. 

“Landep memiliki arti tajam atau ketajaman. Jadi perayaan Tumpek Landep ini sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kita umat Hindu khususnya di Bali terhadap Sang Hyang Widi Wasa yang turun ke dunia dan memberikan ketajaman pemikiran kepada manusia. Sudah sepatutnya sebagai manusia yang dibekali idep (pikiran) terus diasah ketajaman pemikirannya sehingga sehingga tercapai kecemerlangan budhi ,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati yang didampingi Ny. Candrawati Tamba menyampaikan apresiasinya terhadap apa yang telah dicanangkan oleh Gubernur Bali yang tertuang dalam instruksi Nomor 05 Tahun 2022 terkait perayaan hari tumpek landep ini. 

“Tentu ini menjadi hal yang luar biasa, karena perayaan tumpek landep dimaknai dengan betul-betuk mendalam. Melalui upacara Jana Kerhi ini diharapakan keharmonisan dan keseimbangan dapat terjaga dengan baik serta dipahami dan diterapkan disiplin dan penuh rasa tanggung jawab, oleh seluruh masyarakat Bali,” pungkasnya. (ari/hu)

Kasus Korupsi eks Sekda Buleleng, Kejati Bali Sidik Tersangka Lain


Denpasar - Usai Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan tuntutan hukuman penjara selama 10 tahun kepada Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP, terkait kasus tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Kejati Bali langsung melakukan penyidikan terhadap tersangka lainnya.

A.Luga Harlianto,SH.,M.hum selaku Kepala Sesi Penerangan Hukum Kejati Bali, Minggu (10/04) menerangkan bahwa penyidik telah melakukan pengembangan hal yang terkait dengan kasus yang menjerat mantan Sekda Buleleng, yang telah melewati masa sidang tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Kata Luga, ada tersangka berinisial “DGR” yang kini oleh penyidik terus digenjot untuk segera dirampungkan berkas penyidikannya. Dimana untuk tersangka DGR, kata Luga telah dimulai penyidikan sejak Januari lalu.

“Sejak tanggal 24 Januari 2022, DGR yang memiliki hubungan keluarga dengan terdakwa Ir Dewa Ketut Puspaka, MP telah ditetapkan menjadi tersangka tindak pidana korupsi. Kemudian tanggal 25 Januari 2022. Dari hasil pengembangan kasus tersebut, DGR ditetapkan menjadi tersangka tindak pidana pencucian uang," terang Luga. 

Lanjutnya, adapun Tersangka DGR diduga melakukan tindak pidana korupsi yaitu turut serta secara bersama sama membantu terdakwa Puspaka dalam menyalahgunakan kekuasaannya sebagai Pegawai Negeri dalam hal ini sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng.

Tujuannya untuk menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum dengan memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri dalam kaitannya dengan proses Perijinan pembangunan Terminal Penerima dan Distibusi LNG dan penyewaan lahan Desa Adat Yeh Sanih.

Perbuatan tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf e Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No: 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHPidana atau Pasal 56 KUHP. 

Selain itu penyidik juga menemukan perbuatan tersangka DGR yang diduga menerima atau menguasai penempatan, pentransferan, pembayaran, hibah, sumbangan, penitipan, penukaran, atau menggunakan Harta Kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana korupsi.

Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 KUHPidana atau Pasal 56 KUHP.

“Dalam hal pengurusan Perijinan pembangunan Terminal Penerima dan Distibusi LNG dan penyewaan lahan Desa Adat Yeh Sanih, penyidik telah menemukan bukti-bukti sehingga membuat terang peristiwa pidana dan menemukan keterlibatan DGR," jelasnya. 

Kemudian penyidik menemukan bukti-bukti yang mendukung dugaan DGR menerima baik secara langsung maupun melalui transfer ke rekening milik DGR terkait pengurusan Perijinan pembangunan Terminal Penerima dan Distibusi LNG.

Termasuk juga temuan adanya penyewaan lahan Desa Adat Yeh Sanih sejumlah kurang lebih 7 miliar rupiah dimana sekitar Rp.4,7 miliar dinikmati DGR. "Atas dasar inilah DGR kita tetapkan sebagai tersangka," imbuhnya.

Hingga dengan saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari 14 orang saksi dimana sebagian besar saksi merupakan saksi dalam berkas perkara terdakwa Puspaka.  
Selain itu terdapat barang bukti dalam perkara atas nama terdakwa Puspaka, yang juga mendukung penyidikan terhadap tersangka DGR. Adapun tersangka DGR akan dijadwalkan oleh penyidik Kejati Bali untuk dimintai keterangan sebagai tersangka.

Di dalam surat tuntutan terdakwa Puspaka, untuk diketahui terdapat beberapa barang bukti berupa dokumen yang dimohonkan putusan Majelis Hakim yang nantinya digunakan dalam penyidikan tersangka DGR. Diantaranya print out rekening bank atas nama tersangka DGR. Selain dokumen, terdapat barang bukti berupa 3 bidang tanah di Buleleng yang akan digunakan untuk penyidikan dengan tersangka DGR”.

Sebagaimana dalam dakwaan terdakwa Puspaka, tertulis dalam proyek pengurusan ijin  pembanguan  terminal penerima  dan distribusi LNG Celukan  Bawang, investor  (PT. Padma Energi Indonesia) telah mengeluarkan  dana sebesar Rp 1.826.060.000.

Dari dana tersebut,  Rp 725 juta digunakan untuk pembayaran jasa konsultan  dan sisanya  Rp 1.101.060.000 atas perintah terdakwa di transfer ke sejumah nomor rekening dan diserahkan secara tuni.

Dari dana satu miliar lebih tersebut ditransfer ke rekening Bank Mandiri atas nama I Made Mahayastra  Rp 300 juta.  Dalam satu kali transaksi   pada 5 Maret 2015 silam.

Selanjutnya ke nomor rekening Bank Mandiri atas nama   Made Chandra  Berata   Rp 25 juta dan sisanya diserahkan langsung kepda terdakwa   mantan Sekda Buleleng tersebut. Uang tersebut diterima  di sebuah hotel di Singaraja dan  alamat terdakwa  di Jalan Kumbakara, Bakti Seraga, Buleleng.

Selain itu, dalam dakwaan juga terungkap harga sewa lahan  di Yeh Sanih, Buleleng tersebut sebesar Rp 25 miliar selama 40 tahun dnegan luas lahan  58 Ha.
Dari  jumlah tersebut,  uang sewa lahan Desa Adat Yeh Sanih  yang telah diterima terdakwa  Rp 12,5 miliar yang ditransfer ke sejumlah rekening berbeda. Namun uang tersebut justru tidak ada diterima oleh pihak desa adat.

Sabtu, 09 April 2022

Amankan jalur nasional, BPBD Jembrana pangkas Puluhan pohon perindang


Jembrana - Guna kelancaran serta keamanan berlalu lintas bagi pengguna jalan, khususnya pemudik jelang lebaran, BPBD kabupaten Jembrana melakukan pemangkasan pohon perindang di sepanjang jalan protokol . Pemangkasan mulai dari ujung timur (Pengeragoan) hingga ujung barat (Gilimanuk).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra sabtu ( 9/4), mengatakan memasuki peralihan musim pancaroba saat ini sangat berpotensi terjadi cuaca buruk. Untuk itu pihaknya melakukan pemangkasan dan pemotongan pohon yang berpotensi membahayakan.  Terlebih untuk mengantisipasi pemudik jelang lebaran sebentar lagi. 

"Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka BPBD dengan dinas terkait secara intensif melaksanakan pemangkasan/pemotongan pohon yang terlalu rimbun atau tua. Pemangkasan pohon perindang dilakukan di sepanjang jalan protokol demi keamanan dan kelancaran berlalu lintas serta ," ujarnya.

Terkait keberadaan pohon perindang yang  akan dipangkas, pihaknya mengaku telah melakukan invetarisir. Sebelumnya dilakukan pengecekan dilakukan terkait laporan masyarakat perihal permohonan pemangkasan pohon perindang yang membahayakan rumah warga dan pengguna jalan. 

"Ada sekitar 20 pohon yang akan dipangkas diwilayah Mendoyo dan Pekutatan. Sedangkan di wilayah Negara dan Melaya ada sekitar 15 pohon. Kriteria pohon yang akan dipangkas diutamakan yang sudah mati dan yang membahayakan pengguna jalan," terangnya. 

Sementara untuk pelaksanaan kegiatan pemangkasan tersebut,  Agus Artana menjelaskan nantinya BPBD akan bergerak bersama Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, untuk keamanan selama kegiatan kita melibatkan kepolisian, Dinas Perhubungan hingga Pol PP. 

Giat tersebut akan dilakukan secara bertahap kita lakukan acara sinergi lintas intansi  Dimulai dari wilayah kecamatan Pekutatan hingga Mendoyo yang akan dilaksanakan pada Senin sampai Kamis depan,"tandasnya.

Sebelumnya , menyikapi laporan masyarakat , pihak BPBD Jembrana juga telah melaksanakan penebangan pohon perindang yang membahayakan pengguna jalan serta berpotensi tumbang.

Penebangan pohon pohon sepanjang jalan utama di desa Yehembang , desa Tuwed serta desa Banyubiru .

Pihaknya mempersilakan masyarakat menyampaikan permohonan kepada desa/kelurahan sekiranya ada pohon yang dianggap membahayakan warga ." Permohonan itu kami jadikan dasar melakukan penebangan karena pohon bukan aset pemerintah daerah sehingga memerlukan kordinasi dengan pihak lainnya. Tentunya berisi catatan dan pertimbangan sebagai dasar verifikasi," pungkasnya. ( Hu)

Penerbangan Perdana Jetstar Angkut 153 Turis Ke Bali


Mangupura - Airport Ngurah Rai, kembali menambah daftar rute penerbangan internasional reguler dengan beroperasinya kembali rute penerbangan Perth-Bali pp yang dilayani oleh maskapai penerbangan Jetstar. Penerbangan JQ110 yang landing di Bali.

Hal ini menjadi tonggak awal kembali beroperasinya rute yang sempat berhenti sejak Maret 2020 lalu. Penerbangan yang mengoperasikan pesawat Boeing A320 tersebut mengangkut 153 penumpang, hari ini.

Pesawat yang sama kemudian kembali mengudara pada pukul 13.10 WITA dengan mengangkut 87 penumpang untuk melayani rute penerbangan Bali-Perth melalui penerbangan dengan nomor JQ109. Bahkan, berdasarkan jadwal, penerbangan rute ini akan beroperasi setiap hari.

"Setelah sebelumnya ada dua kota di Australia yang telah terhubung dengan Bali, per hari ini bertambah satu dengan beroperasinya penerbangan Jetstar yang menghubungkan Perth dengan Bali. Dengan demikian, terlayani untuk penerbangan dari tiga kota di Australia, yaitu Sydney, Melbourne, dan Perth," ucap Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Dengan semakin bertambahnya rute yang terhubung dengan Bali, kami sangat optimis terhadap potensi meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang berlibur di Bali, salah satunya wisatawan asal Australia.

Dengan beroperasinya rute ini, kini Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani delapan rute internasional reguler, yaitu Singapura, Melbourne, Sydney, Tokyo, Kuala Lumpur, Doha, Istanbul, dan Perth. 

Australia menjadi negara dengan kota terbanyak yang terhubung dengan Bali, yaitu sebanyak tiga kota. Adapun maskapai penerbangan yang melayani penerbangan internasional reguler adalah sebanyak 10 maskapai, yaitu Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, Jetstar Asia, Scoot, KLM, Jetstar, AirAsia, Qatar Airways, dan Turkish Airlines. (**)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved