-->

Kamis, 15 September 2022

Ditinggal Ortu, Dua ABG Rusia ini Dipulangkan Imigrasi Singarja


Badung ,Bali Kini  -
Pihak Imigrasi Singaraja memulangkan dua orang WNA asal Rusia kembali ke negara asalnya melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan penerbangan Emirates nomor penerbangan EK 369 pada pukul 19.05 WITA dengan tujuan akhir Moscow, Rusia. 

Kedua WNA tersebut merupakan kakak beradik berinisial SA pria berusia 16 tahun dan RA wanita berusia 14 tahun yang dipulangkan karena telah tinggal di wilayah Indonesia melebihi izin tinggal (overstay).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Nanang Mustofa mengatakan bahwa pada tanggal 30 Agustus 2022, kedua WNA tersebut menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen perjalanannya, izin tinggal mereka sudah habis berlaku (overstay) selama 883 hari" ungkap Nanang Mustofa. 

Dari keterangan yang bersangkutan serta berdasarkan riwayat data dalam dokumen perjalananya, yang bersangkutan masuk ke Indonesia pada tanggal 01 Maret 2020 bersama dengan ibunya WN Rusia berinisial AS dengan menggunakan bebas visa kunjungan (BVK) yang berlaku selama 30 hari sejak kedatangannya. 

Sesampainya di Bali mereka bertemu dengan ayahnya WN Rusia berinisial AA. Setelah tiga minggu di Bali, ibu yang bersangkutan pergi ke Negara Kamboja untuk urusan pekerjaan dan yang bersangkutan ditinggal di Indonesia bersama dengan ayahnya. 

Selang beberapa bulan tinggal di Indonesia, kedua anak tersebut dititipkan oleh ayahnya di tempat tinggal seorang WNA Rusia. Sejak saat itu, kedua orang tuanya tidak pernah lagi datang ke Indonesia untuk menjenguk anaknya, hingga keduanya menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja.

"Memperhatikan usia kedua WNA tersebut masih dibawah umur, dalam proses pengumpulan keterangan dan penyiapan administrasi pemulangannya, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja telah berkoordinasi dan melibatkan Honorary Consul Federasi Rusia untuk Bali, guna memberikan pendampingan dan menyiapkan proses pemulangannya kembali ke negara asal" kata Anggiat Napitupulu, Kakanwil Kemenkumham Bali.  

Keduanya dikenakan Tindakan Administrasi Keimigrasian berdasarkan pasal 78 ayat (3) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian berupa deportasi dan dimasukkan dalam daftar penangkalan.

Kepala Bagian Konsuler Kedutaan Besar Federasi Rusia, Nikita Ivanov menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Hukum dan HAM yang dalam hal ini Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, atas bantuannya dalam menjaga dan melindungi kedua warga negaranya yang masih dibawah umur selama proses administratif hingga membantu proses pemulangannya kembali ke Rusia. [ar/r2]

Edarkan Sabu dan Pil Eutilon, Dua Remaja ini Dihukum 7,5 Tahun



Denpasar , Bali Kini - Dua remaja bernama Gilang Ariel Ramadhan (20) dan Machgy Patrick salmun Letelay (23) hanya bisa terdiam dan pasrah menerima hukuman yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Konny Hartanto di PN Denpasar.

Dalam sidang yang digelar masih secara virtual itu, kedua terdakwa ini dinyatakan bersalah telah melawan hukum secara bersama-sama melakukan transaksi penyalahgunaan narkotik.

Keduanya dinyatakan terbukti sebagaimana tertuang dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik, sebagaimana dalam tertulis pada dakwaan primer Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejati Bali.

"Menghukum kepada kedua terdakwa masing-masing dengan pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp.2 miliar, Subsidair 8 bulan penjara," putus hakim di persidangan.

JPU Eddy Arta Wijaya, sebelumnya  menuntut pidana penjara selama 8 tahun dan denda senilai Rp.2 miliar, Subsidair 1 tahun penjara. Menyatakan menerima putusan hakim seperti halnya dengan terdakwa yang didampingi pihak Posbakum Peradi Denpasar.

Sebagaimana tertuang dalam dakwaan, bahwa keduanya diamankan petugas dari Polda Bali di tempat tinggalnya Jalan Letda Reta Gang 65ABCD, Yang Batu. 

"Dari penggledahan itu, Polisi mengamankan 35 paket sabu dengan berat 103,67 gram brutto dan narkotika jenis eutilon sebanyak 142 butir dengan berat 38,22 gram," tulis dalam dakwaan.

Dari pengakuan ke dua remaja ini, mendapat narkoba itu dari orang yang dikenalnya bernama Master. Mereka bekerja mengambil tempelan secara bergantian, kemudian memecah dan menempel kembali paket narkoba sesuai perintah Master. "Untuk pekerjaan itu, kedua terdakwa mengaku diupah Rp.100 ribu oleh Master untuk satu lokasi tempelan," papar Eddy.[rls]

Bantu Renovasi Gereja, Kehadiran Satgas Yonif 126/KC Membawa Kebaikan


(Keerom) Bali Kini -
  Membantu wujudkan tempat ibadah yang nyaman, personel Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Bompay bersama masyarakat mengadakan gotong royong merenovasi lantai Gereja Santo Yohanes Pemandi Kampung Bompay, Distrik Waris, Kab. Keerom.


 


Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (15/09/2022).


 


“Kegiatan gotong royong ini merupakan upaya personel Satgas untuk membantu mempercepat perenovasian lantai Gereja Santo Yohanes Pemandi agar dapat segera digunakan oleh masyarakat untuk beribadah, hal ini sekaligus untuk memelihara toleransi antar umat beragama yang ada di perbatasan,” ujar Dansatgas.


 


Sementara itu, Ronal Swo (45) mewakili warga Kampung Bompay mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Yonif 126/KC Pos Bompay, karena telah ikut membantu proses perenovasian lantai gereja sehingga mempercepat pengerjaannya.


 


“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu kami merenovasi lantai gereja ini. Semoga lantai yang awalnya semen dipasang menjadi keramik dapat diselesaikan dengan cepat dan bisa digunakan untuk ibadah dengan bapak TNI bersama warga kami di hari minggu nanti,” ucapnya [tm]

Rabu, 14 September 2022

Generasi Milenial Didorong Bantu Petani Pasarkan Produk Pertanian


Denpasar, Bali Kini - 
Generasi milenial didorong untuk mengambil peran dalam membantu petani memasarkan dan memanfaatkan produk hasil pertanian. Mengingat selama ini petani mengalami kendala dalam memasarkan hasil pertanian, bahkan sering terjadi ketika musim panen harga produk pertanian sangat murah. 


“Pada era millenial ini, peran generasi muda sudah mulai berkurang dalam pengelolaan pangan. Semestinya.mahasiswa mampu meningkatkan jiwa enterpreneurship yang dapat menjadi bekal masa depan, sehingga akan mampu menghasilkan peluang kerja di bidang pangan” kata Ketua Matching Fund 2022, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. Ni Made Ayu Suardani Singapurwa, S.TP., M.Si di sela-sela Pameran dalam rangka Dies Natalis Universitas Warmadewa yang ke 38 tahun 2022 di Denpasar pada Selasa (13/9).

 

Menurut Wanita yang juga Kaprodi Ilmu Teknologi Pangan-Unwar ini, salah satu strategi pemasaran yang dapat dilakukan generasi muda adalah melalui pameran produk hasil pertanian. Melalui pameran mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan produk hasil pertanian, tetapi juga berinteraksi serta menjual langsung kepada konsumen.


Sementrara dalam Pameran dalam rangka Dies Natalis Universitas Warmadewa yang ke 38, Tim Matching Fund 2022, Fakultas Pertanian-Unwar memamerkan memamerkan produk hasil pertanian terintegrasi.


Pangan merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Melalui, Mahasiswa serta generasi muda yang tergabung dalam Agro Learning Centre dari Yayasan Tamiang Bali memamerkan produk hasil pertanian terintegrasi yang sudah mereka terapkan.

Dengan kegiatan ini mahasiswa mampu meningkatkan jiwa enterpreneurship yang dapat menjadi bekal masa depan, sehingga akan mampu menghasilkan peluang kerja di bidang pangan.


Hasil pertanian terintegrasi yang dipamerkan diantaranya kegiatan perikanan dan hasil olahannya, dimana pakan ikan diperoleh dari limbah peternakan.  Kegiatan peternakan ayam kampung, yang diberikan pakan fermentasi dari limbah sayur dari hasil pertanian, dan dari limbah olahan empon-emponan. 


Terdapat juga hasil kegiatan pertanian berupa sayuran eksklusif, kangkung, sayur hijau, yang dipupuk dari limbah peternakan, perikanan, dan hasil olahan pangan. Selain produk hasil perikanan, perikanan, dan peternakan dijual dalam bentuk segar, mahasiswa juga mengolah dan menjual dalam bentuk olahan pangan seperti jahe instan,  kunyit instan, minuman kunyit, olahan ayam kampung panggang dan betutu ayam. Dengan menjual hasil olahan akan dapat meningkatkan nilai ekonomi dari hasil panen. [ls]

KONSULAT-JENDERAL AUSTRALIA DI BALI DUKUNG MASTERCLASS KULINER UNTUK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MUDA MENCAPAI IMPIANNYA



Denpasar , Bali Kini - Pekan lalu, pada 9 September 2022, Konsulat-Jenderal Australia di Bali menggelar masterclass kuliner bagi siswa program Bali WISE ROLE Foundation bersama chef Australia Penelope Williams dan chef alumni Australia, Natalia Halim.

Masterclass ini mencakup tanya jawab interaktif yang berfokus pada peran makanan dalam budaya dan keluarga dengan tutorial langsung tentang penyajian makanan di dapur profesional. Acara ini juga menampilkan keahlian perhotelan dan pelatihan kejuruan kelas dunia yang dimiliki Australia.

Chef Williams dan Chef Halim juga berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana sebagai chef perempuan di industri yang didominasi pria, tantangan, dan peluang bagi perempuan dalam bidang kuliner dan pentingnya kesempatan yang sama dan kondisi yang adil. 25 siswa perempuan dari program Bali WISE berpartisipasi dalam masterclass sebagai bagian dari program pengembangan kepercayaan diri dan keterampilan mereka.

Konsul-Jenderal Australia di Bali, Anthea Griffin mengatakan dalam sambutannya, “Makanan di Bali adalah salah satu dari banyak hal yang disukai orang Australia tentang pulau ini. Kreativitas dan semangat bersama untuk makanan merupakan satu tautan lagi dalam hubungan antar-warga kita yang kuat."

“Australia dikenal dengan pelatihan, keterampilan dan industri seni kulinernya yang berkelas dunia, dengan pelajar dan pengunjung dari seluruh dunia datang untuk menikmati dan mempelajari budaya kuliner Australia. Kedua chef ini hadir bersama kita di sini hari ini untuk berbagi keterampilan dan pengetahuan yang mereka peroleh dari pendidikan dan pengalaman kelas dunia,” tambah KonsulJenderal Griffin.

Chef Penelope Williams adalah chef Australia dari Sydney dan pemilik restoran Bali Asli di Candidasa, restoran dan sekolah memasak Bali terkenal yang mempromosikan masakan dan budaya Bali dengan penekanan pada prinsip keberlanjutan dan perdagangan yang adil. Chef alumni Australia, Natalia Halim, belajar pembuatan kue di William Angliss Sydney dan merupakan lulusan University of New South Wales, Australia. Saat ini menetap di Bali, Halim telah bekerja di berbagai restoran ternama di Indonesia, Australia dan Eropa.

ROLE Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh warga Australia yang berbasis di Bali, menjalankan program Bali WISE yang memberdayakan perempuan terpinggirkan dari Bali dan Indonesia Timur melalui program keterampilan dasar dan pelatihan kejuruan gratis selama enam bulan. Yayasan ini juga merupakan penerima Program Bantuan Langsung (DAP) Konsulat-Jenderal Australia [rls]

Dandim 1714/Puncak Jaya Kunjungan Kerja Ke Distrik Yambi Papua


(Papua) Bali Kini - 
Komandan Kodim (Dandim) 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Denny Salurerung, S.Sos. bersama Ketua Persit KCK Cabang XLI Kodim 1714/PJ Ibu dr. Wulandari. Sp.Pd melaksanakan kunjungan kerja ke Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Rabu (14/9/2022).


Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Kodim 1714/Puncak Jaya kepada warga masyarakat Distrik Yambi.


Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Denny Salurerung dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada masyarakat bahwa kehadiran Satgas Apter di wilayah Distrik Yambi adalah untuk melayani dan membantu kesulitan masyarakat. “Apabila ada masalah atau kendala agar disampaikan kepada Danramil Yambi atau pun bisa disampaikan kepada kami sendiri,” ujarnya.


Sementara Bapak Temiles Telenggen selaku Tokoh Masyarakat Distrik Yambi menyampaikan pesan kepada Dandim 1714/PJ untuk disampaikan kepada Bapak Bupati agar Bapak Bupati bisa menyampaikan kepada kepala dinas terkait untuk dapat mendatangkan tenaga kesehatan/medis dan tenaga guru di sini, untuk melayani masyarakat kami yang ada di sini.


Pada kesempatan tersebut, Dandim 1714/PJ didampingi Ketua Persit KCK Cabang XLI menyerahkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai kepada masyarakat Distrik Yambi. “Semoga masyarakat disini baik-baik saja, kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekalian,” ucap Dandim.


Selanjutnya Dandim 1714/PJ Letkol Inf Denny Salurerung beserta Bapak Ondoafi dan Tokoh Masyarakat Distrik Yambi serta Danramil Yambi beserta rombongan meninjau lokasi tanah yang akan digunakan untuk pembangunan Koramil Yambi.

Tanggapan Dewan Terhadap Pendapat Gubernur Tentang Raperda Inisiatif


Denpasar ,Bali Kini
- Terhadap Pendapat Gubernur Bali, baik untuk menyempurnakan aspek teknik penyusunan, maupun substansi muatan dalam Raperda inisitif dewan ini. Berikut tanggapan dari kesimpulan Dewan Provinsi Bali.

Dewan sangat setuju dengan rujukan peraturan perundangundangan yang dimaksud. "Bahkan untuk draft raperda inisiatif dewan yang kami 

ajukan ini, telah terlebih dahulu mendapatkan harmonisasi dari Kementerian Hukum dan HAM RI Kanwil Provinsi Bali," demikian Nyoman Laka membacakan mewakili Pansus Sejumlah Fraksi di DPRD Bali, pada Paripurna kemarin. Lebih jauh dari pada itu, Dewan juga telah merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. 

Dengan diundangkannya Permendagri dimaksud, itulah yang menjadi alasan utama mengapa Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2018 tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, sudah tidak sesuai dengan kondisi dan perkembangan hukum saat ini, sehingga perlu diubah menjadi Raperda inisiatif dewan ini. 

Kemudian tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-Lain. Mengenai hal ini pun Dewan setuju dan sepakat, karena itu Peraturan Pemerintah dimaksud telah dimuat dalam bagian Konsideran Mengingat Raperda ini. 

Mengenai kemungkinan kendala dalam pemungutan 

dan peng-input-annya dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), Dewn akan menindaklanjuti dengan, pada saat pembahasan berikutnya dengan mengundang juga perangkat daerah Bappeda Provinsi Bali dll, yang terkait langsung dengan input data dalam SIPD dimaksud.

Selanjutnya mengenai

teknis tata cara penerimaaan obyek pendapatan dan tata cara dalam 

mengakomodir komponen pendapatan yang tidak termasuk komponen Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Ranperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah.

Dewan dalam hal ini, Raperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, disediakan dan diperlukan untuk pengaturan dan menganggarkan Penerimaan Daerah yang tidak termasuk dalam jenis Pajak Daerah dan Retribusi 

Daerah, tentu kami sangat setuju dan sepakat. 

Karena ini memang merupakan 

salah satu upaya kreatif dan inovatif yang dapat dilakukan dalam rangka memberi payung hukum untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, dengan pengaturan serta pengelolaan yang tetap berpedoman pada prinsip efisiensi dan efektivitas.

"Namun mengenai aspek teknis tata cara penerimaan obyek pendapatan dan tata cara dalam mengakomodir komponen pendapatan yang tidak termasuk 

komponen Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Ranperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, apakah perlu dimuat dalam penormaan dan pengaturan dalam Raperda ini, ataukah cukup nanti dijabarkan dalam Peraturan Gubernur, tentu akan menjadi bahan diskusi kita dalam pembahasan berikutnya," beber Laka membacakan. 

Selanjutnya, sekaligus juga akan menjadi bahan konsultasi dewan ke Ditjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, agar mendapat arahan yang tepat dan dapat dilaksanakan (aplicable).

Dengan Komsos, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Dengarkan dan Bantu Masyarakat


(Jayawijaya) Bali Kini - 
Silaturahmi dan menjaga hubungan baik dengan semua lapisan masyarakat terus dilakukan melalui  Komunikasi Sosial (Komsos) yang merupakan cara bagi Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ untuk bisa melihat dan mendengarkan langsung masukkan dari masyarakat sekitar.


Kegiatan Komsos dilakukan oleh Pos Bolakme yang di pimpin langsung oleh Komandan Tim 1 Pos Bolakme  (Letda Inf Sigit Purnomo Riko) dengan mendatangi rumah Bapak Fiter Tabuni (67) dengan pekerjaan Tani dan merupakan Ondo Api di Desa Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan Tengah, Selasa (13/09/2022).


Dalam keterangannya, Danpos Bolakme Kapten Inf Oslan Purba menyampaikan bahwa hadir ke rumah warga dengan maksud untuk mempererat tali silaturahmi dan melihat serta mendengar masukkan dari Bapak Fiter Tabuni.


“Dari apa yang kita dapatkan merupakan bahan masukkan baik bagi Satgas atau nantinya akan kita sampaikan kepada aparat pemerintahan yang ada di Distrik Bolakme demi perbaikan ke depannya di Distrik ini,” ungkap Danpos Bolakme Kapten Inf Oslan Purba.


Bapak Fiter Tabuni yang menerima secara langsung kedatangan personel Satgas 142/KJ di rumahnya, menyambut baik dan langsung terlihat keakraban dengan personel Satgas dan kemudian menyampaikan inilah kondisi rumahnya dan saat ini dalam keadaan sehat. “Selamat datang bapak TNI wa wa,” ungkapnya senang.


Selain bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan Bapak Fiter Tabuni dan keluarga, tak lupa Satgas juga memeriksakan kesehatan dari Bapak Fiter dan keluarga. [tim]

1st UNESCO Global Youth Forum Seminar & Camp Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat Bangli "




Bangli , Bali Kini - Indonesia seakan-akan memiliki destinasi wisata yang tidak  ada habisnya. Bagaimana tidak, Indonesia tercatat memiliki 967 destinasi yang bisa dikunjungi. Selain memiliki destinasi wisata, wisata di Indonesia  juga sangat beragam. Salah satu jenis wisata di Indonesia adalah geopark atau taman bumi.

Geopark adalah destinasi wisata yang mengandalkan keunggulan dan kekayaan giologis suatu tempat. Berbagai destinasi wisata geopark di dunia dikelola dalam UNESCO Global Geopark. Di Indonesia salah satu destinasi wisata geopark yang diakui UNESCO adalah Batur Global Geopark di Kintamani Bangli Bali. Hal tersebut disampaikan wakil Bupati  Bangli di museum Geopark Batur Rabu 14/09/22. 


I Wayan Diar dalam sambutanya menyatakan,   sejak diakui sebagai bagian dari jaringan Geopark global tahun 2012 tepatnya 20 September, Batur geopark terus tumbuh menjadi salah satu Destinasi Pariwisata paling favorit di Bali dengan kunjungan wisatawan mencapai 941.410 orang,  dengan jumlah pendapatan sebesar 26 milyar rupiah pada tahun 2019( sebelum Pandemi covid 19). Dampak kontraksi Pandemi covid 19 menghentikan berbagai program pembangunan infrastruktur, menurunkan pertumbuhan ekonomi global, dan tentunya menurunkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.  Akan tetapi dengan keberhasilan program vaksinasi masal dan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat,  kondisi pariwisata di Batur UNESCO Geopark justru mengalami pertumbuhan yang cukup baik ditengah pemulihan akibat Pandemi covid 19 . Sebuah fenomena baru dengan meningkatkannya jumlah kunjungan wisatawan lokal ke Kintamani. 

"Seperti kita ketahui bersama kawasan Geopark Batur masih mengalami berbagai permasalahan yang harus kita pecahkan bersama, seperti pencemaran danau, kerusakan gunung, pertambangan pasir, masalah limbah dan sanitasi, serta rencana detail tata ruang kawasan yang belum tersusun dengan baik. Oleh karena itu Pemerintah kabupaten Bangli memohon kepada semua pemangku kepentingan dalam hal ini Pemerintah Provinsi Bali, kementrian terkait dan UNESCO untuk hadir membantu Pemkab Bangli untuk menyelesaikannya masalah tersebut. "Karena Gunung Hutan dan Danau Batur adalah sumber kehidupan, sumber oksigen dan sumber mata air untuk menjaga keseimbangan ekosistem Bali" ungkapnya. 

 Wakil Bupati asal  Desa Belantih Kintamani ini juga mengharapkan  pelaksanaan 1st Unesco Global Youth Forum Seminar & Camp tahun 2022 ini dapat memberi kontribusi untuk pengembangan dan pelestarian kawasan Batur Unesco Global Geopark dimasa yang akan datang. Kegiatan ini penting untuk membangun jaringan keterlibatan dan kerjasama antar pemuda di dunia. Karena pemuda secara nasional dan global memiliki kekuatan tak terbatas untuk meningkatkan pengetahuan tentang Geopark kepada masyarakat umum.  Oleh karena itu forum ini adalah ajang yang tepat bagi pemuda untuk mengumpulkan ide- ide dan saran keberlanjutan bagi   Global Geopark. 1st Youth Seminar & Camp Global Geopark tahun 2022 ini adalah forum untuk pemuda sebagai agen perubahan, kolaborator, dan inovator lokal dan global, untuk mengembangkan pendidikan, konservasi dan pembangunan masyarakat dalam konteks geologi, biologi dan keragaman adat, budaya, demi keberlanjutan Geopark dunia, ungkap Wayan Diar. 


Mengakhiri sambutanya Wakil Bupati Bangli didampingi ,Vivi Yulaswati staf ahli Bappenas Bidang Sosial dan pengurangan kemiskinan, Immanuel Deo Silalahi Ketua UNESCO Global Geopark Youth Forum, Mrs ozlem adiyaman Lopes, Sensor Programme Manager Earth Sciences and Geohazards Risk Reduction UNESCO,  melakukan pemukulan Kendang sebagai pertanda dibukanya 1st UNESCO Global Geopark Youth Forum Seminar & Camp tahun 2022. Forum ini diikuti oleh 50 peserta dari delegasi Negara2 anggota GGN atau Global Geopark Network, dan perwakilan dari Geopark Youth Forum dari seluruh Indonesia. Hasil Dari forum ini diharapkan, para pemuda khususnya aktif terlibat dalam aksi adaptasi perubahan iklim diseluruh dunia, dan hasil dari forum yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 17 September 2022 ini akan di Rumuskan dalam Batur Charter 2022 [rl]

Bupati Suwirta menjadi Narasumber pada Rapat Koordinasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali


Denpasar ,Bali Kini -
“Apabila tidak memiliki jiwa berbagi lebih baik jangan membuat koperasi, ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menjadi narasumber acara Rapat Koordinasi Daerah bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Jalan Hangtuah No. 46 Sanur Kaja Denpasar, Rabu (14/9).


Dalam materinya yang berjudul Strategi Sinergi Dan Kolaborasi antara Koperasi dan UMKM untuk meningkatkan kuantitas dan Kualitas Koperasi Sektor Riil dan meningkatkan Produktivitas UMKM,  Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan bagi saya koperasi merupakan lembaga ekonomi yang sangat luar biasa. Apabila ingin mengembangkan koperasi, perlu menerapkan prinsip Koperasi berkonsep demokratis, dan mempunyai SDM yang memiliki ilmu  yang mumpuni dibidang koperasi serta beberapa Strategi salah satunya, menjalin kerjasama antar Koperasi.


Bupati Suwirta mengingatkan Dinas Koperasi saat melakukan pembinaan koperasi supaya kemampuan pegawai akuntansinya diperkuat dan agar jangan mengajarkan masyarakat untuk mendirikan koperasi hanya untuk mendapatkan hibah serta pada saat membina koperasi, jangan hanya sekedar mengecek angka-angka pada laporan, tetapi dicheck juga apakah anggota sudah semua memiliki pendidikan mengenai koperasi, karena kekuatan koperasi berasal dari anggotanya.


“Apabila ingin menekan inflasi, salah satu caranya adalah melalui koperasi dengan menerapkan Holding Company, jadi mari kita semua bersatu menekan inflasi melalui holding company dan mari ciptakan koperasi/UMKM yang mandiri serta mulai ubah mindset untuk berpihak pada ekonomi lokal”, ajak Bupati Suwirta.


Bupati Suwirta menambahkan, dengan pengalamannya selama 27 tahun menekuni  Koperasi, Koperasi merupakan suatu wadah ekonomi yang terkonsep dengan baik dari hulu sampai hilir dan terdapat kebersamaan, sehingga menimbulkan terciptanya konsep ekonomi gotong royong. Koperasi ini lebih banyak mengenai konsep bagaimana kita berbagi. “Apabila keinginan kita untuk berbagi tinggi, maka koperasi akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa, tetapi jika kita tidak siap untuk berbagi maka koperasi dapat menjadi ancaman bagi hidup kita,” imbuhnya.  


Mengenai dukungan pemkab terhadap Produk lokal, Bupati Suwirta menyampaikan salah satu dukungan tersebut, yakni dengan SE Bupati Klungkung No. 1826/14/H20/2016 mengenai pembelian beras lokal petani oleh Pegawai Negeri Sipil dan Guru di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung. 


Rapat Koordinasi


Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali dilaksanakan dalam rangka mengintegrasikan Program Kewirausahaan Usaha Mikro, Kecil Menengah dan Koperasi Provinsi dengan Kabupaten/Kota. Dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan  program/kegiatan Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota. Tema yang diambil dalam rapat koordinasi ini adalah Sinkronisasi Program Prioritas Provinsi dengan Kabupaten/Kota untuk Membangun Ekosistem UMKM dan Koperasi yang Tangguh sebagai Pelaksanaan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali, dalam Bali Era Baru. 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima penghargaan menjadi narasumber yang diserahkan oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung Wayan Ardiasa, dan undangan terkait lainnya. (Cok).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved