-->

Senin, 14 November 2022

Lima Bulan Ditetapkan Tersangka, Kasus LPD Sangeh Baru Ditahan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Setelah lebih dari lima bulan sejak Juni lalu,pihak penyidik Kejati Bali menetapkan tersangka berinisial AA dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi LPD Desa Adat Sangeh dengan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 130.869.196.075,68.

Akhirnya, Senin, 14 November 2022, tersangka AA dilakukan penahanan oleh penyidik Kejati Bali. Proses penahanan ini dijelaskan Kasipenkum Kejati Bali, A. Luga Harlianto setelah sebelumnya dilakukan pemanggilan kembali untuk diperiksa.

"Setelah tahap pemeriksaan tadi pagi, Senin (14/11) akhirnya penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka AA dalam kasus dugaan tindak pidana Korupsi penyalah gunakan pengelolaan keuangan di LPD Desa Adat Sangeh," terang Luga.

Sebelum dilakukan penahanan, demikian Luga menegaskan bahwa tersangka yang didampingi Kuasa Hukumnya telah diajukan sebanyak 15 pertanyaan oleh Penyidik. Adapun pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik adalah seputar harta benda / aset  milik tersangka.

“Penyidik menanyakan terkait aset-aset yang dimiliki oleh tersangka berupa tanah maupun kendaraan bermotor termasuk dari hasil penelusuran aset yang dilakukan penyidik," bebernya.

Setelah selesai melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kemudian menggunakan kewenangannya sesuai Hukum Acara Pidana untuk melakukan penahanan selama 20 hari ke depan. "Tersangka sejak hari ini dengan dititipkan di Rutan Kerobokan," singkatnya.

Tersangka patut diduga melakukan penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan keuangan pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Sangeh, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Dari hasil audit penghitungan kerugian negara, mencapai Rp. 56.786.672.924,-  “Setelah penahanan ini penyidik akan meminta keterangan ahli untuk kemudian merampungkan berkas perkara. Setelah Berkas perkara selesai, nantinya Penyidik akan melimpahkan berkas Perkara ke Jaksa Penuntut Umum.” jelas Luga.

Dijelaskan bahwa tersangka AA selama kurun waktu 2016 hingga 2020 diduga melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana pasal sangkaan yaitu : Primair : Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Subsidiair : Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ATAU Kedua : Pasal 9 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

KPU Karangasem Temukan 208 Masyarakat Tercatat di SIPOL


BALIKINI.NET | KARANGASEM — KPU Karangasem telah mendapati sebanyak 208 masyarakat yang namanya tercatut dalam SIPOL (Sistem Informasi Partai Politik). Hal tersebut disampaikan oleh Devisi teknis penyelenggaraan KPU Karangasem, Putu Darma Budiasa. 

"Terkait data SIPOL, anggapan masyarakat yang masuk ke portal kami, dimana kami tanggapi melalui helpdesk sebanyak 208. Yang sudah diklarifikasi yakni 113 sisanya ada sejumlah 95 klarifikasi yang belum, " Katanya saat ditemui beberapa waktu lalu. 

Sementara, terkait masyarakat yang tercatat dalam SIPOL ada beberapa yang merupakan ASN. "Jika dirinci, salah satunya ada anggota polisi, belasan yang statusnya PNS, puluhan tenaga kontrak baik itu guru swasta maupun negeri, ada yang statusnya staff desa kemudian sisanya ialah masyarakat umum," Katanya. 

Terkait penyelesaian ratusan masyarakat yang tercatat dalam salah satu partai politik ini, KPU Karangasem akan segera menyelesaikan atau mengklarifikasinya paling lambat 7 Desember 2022.(ami)

Satgas Yonif Mekanis 203/AK Sukseskan Program Babinsa Masuk Dapur

 

BALIKINI.NET | LANNY JAYA — Mensukseskan program “Babinsa Masuk Dapur”, Satgas Yonif Mekanis 203/AK Pos Popome melaksanakan kegiatan anjangsana dengan mendatangi rumah warga kurang mampu di Kampung Popome, Distrik Popome, Kab. Lanny Jaya, Papua, Sabtu (12/11/2022).

Dalam kegiatan tersebut dipimpin secara langsung oleh Danpos Popome Lettu Inf Ringkas Ginting beserta 15 orang anggota Satgas Yonif Mekanis 203/AK. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat yang kurang mampu.

Dalam kegiatan tersebut, Danpos Popome Lettu Inf Ringkas Ginting memyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah Kampung Popome.

Ditambahkan tujuan dari “Babinsa Masuk Dapur” disamping merupakan pelaksanaan tugas pokok Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas juga merupakan petunjuk dari Komando atas yang wajib dilaksanakan. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini Satgas bisa lebih dekat serta bisa mengetahui kondisi secara langsung. Satgas bisa merasakan bagaimana kesulitan mereka dan dapat menjadi solusi dalam mengatasinya,” tegas Danpos Popome.

Kegiatan “Babinsa Masuk Dapur” dilaksanakan dengan mendatangi rumah Mama Yoka Murib untuk bersilaturahmi dan untuk melihat keadaan ekonomi serta melihat keseharian yang dilakukan oleh Mama Yoka Murib. Selain itu Personel Pos Popome Satgas Yonif Mekanis 203/AK memberikan bahan-bahan pokok berupa beras, kopi, gula dan mie serta mengajak mama-mama disekitar honai Mama Yoka Murib guna diberikan ilmu pengetahuan tentang cara memasak yang baik dan benar.

Sementara itu, Mama Yoka Murib mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian anggota Personel Pos Popome Satgas Yonif Mekanis 203/AK kepada Mama Yoka Murib dan keluarga. Serta terima kasih banyak atas ilmu bagaimana cara memasak yang benar. “Terima kasih banyak kepada Bapak-bapak TNI, semoga Bapak TNI diberkati dan dilancarkan serta diberi keselamatan selama menjalankan tugas,” ucapnya.

Satgas Yonarmed 1 Kostrad Datangi Walang Suku Mausuane


BALIKINI.NET | AMBON— Kepedulian sosial terus ditunjukkan para personel Satgas Yonarmed 1 Kostrad di daerah operasi. Kali ini melalui kegiatan pelayanan kesehatan yang digelar oleh personel Pos Mausuane yang berdislokasi di Desa Maneo, Kec. Seram Utara Timur Kobi, Kab. Maluku Tengah, Senin (14/11/2022).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Pos Ramil Mausuane Letda Arm Ulum Sanjaya tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat guna mempererat hubungan baik dengan masyarakat di wilayah binaan.

“Kegiatan ini sedikit berbeda dari rutinitas sehari-hari kami. Kalau biasanya kami melaksanakan pelayanan kesehatan di Pos maupun di perkampungan, kali ini kami berupaya menyambangi Walang yang mana merupakan rumah singgah di gunung bagi warga Suku Mausuane,” ujar Danpos.

Dalam kesempatan ini, Tenaga Kesehatan dari Pos Mausuane sekaligus memberikan pemahaman mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada para warga Suku Mausuane yang diketahui masih sangat kurang akan kesadaran dan kepedulian tentang hal tersebut.

“Suku Mausuane ini merupakan salah satu suku pedalaman yang ada di wilayah binaan kami. Sebenarnya warga Suku Mausuane ini sudah dibuatkan rumah dan perkampungan yang lebih layak untuk kelangsungan hidup mereka. Namun terkadang ada beberapa dari mereka yang masih lebih memilih untuk kembali tinggal di gunung (hutan),” terang Danpos.

Atas inisiatif kegiatan tersebut, Kepala Suku Mausuane Ruben Halamuri (55 th) menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya. “Terimakasih banyak saya ucapkan kepada Bapak-bapak TNI Pos BKO Mausu yang sudah membantu warga saya, semoga kebaikan demi kebaikan yang selalu bapak berikan kepada kami semua akan mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Gunakan Konsep "NGOREK", Bupati Gede Dana Serap Aspirasi Para Guru


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Nampaknya menyerap aspirasi merupakan kegemaran Bupati Gede Dana, seperti diketahui sebelumnya Bupati Gede Dana berkeliling menyerap aspirasi masyarakat, kali ini giliran para guru. Kegiatan yang bertajuk NGOREK (Ngobrol Rileks) sudah berjalan selama dua hari, memasuki hari ketiga 325 orang guru di Kecamatan Abang berkesempatan untuk tatap muka bersama Bupati Karangasem, Minggu (13/11/2022), bertempat di SMPN 1 Abang.

Berlatar belakang sarjana pendidikan, Bupati Gede Dana tentu memahami permasalahan yang ada dilingkungan Sekolah. "Tidak bisa kita pungkiri masalah yang dihadapi rata-rata kekurangan tenaga pendidik, kondisi gedung dan persoalan teknis lainnya, sementara ini saya hanya mampu mendekatkan guru dari tempat tinggalnya ke tempat bertugas," ujar Bupati Gede Dana.

Selain itu Bupati Gede Dana memberi semangat dan mengingatkan agar tetap disiplin menjalankan kewajiban sebagai tenaga pendidik, karena sejatinya guru dan murid dari Karangasem potensinya bagus, tinggal dibina dengan baik. "Saya juga ingin berterima kasih atas capaian pendataan Satu Data yang dilakukan oleh guru di Kecamatan Abang mencapai 95%," ucapnya.

Para Guru menyambut hangat kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Karangasem ini, karena pada kegiatan inilah mereka berkesempatan menyampaikan keluh kesahnya sebagai tenaga pendidik, dan berharap mendapatkan solusi yang terbaik.

Seperti Diketahui, konsep "Ngorek" ini juga dilaksanakan dalam rangka perayaan HUT PGRI ke-77 dan Guru Nasional Tahun 2022. Sebelumnya, pada Sabtu (12/11/2022), Bupati juga bertatap.muka dengan para guru se- Kecamatan Kubu yang bertempat di Lapangan SMAN I Kubu.

Bupati Gede Dana mengatakan, tatap muka seperti ini sangat penting dilaksanakan, mengingat para guru adalah ujung tombak dalam membentuk generasi muda yang unggul. Dengan SDM yang unggul, maka akan berdampak pada kemajuan suatu daerah. "Membangun Karangasem bukan hanya mengenai infrastruktur saja, tapi juga sumber daya manusianya. Kepada para tenaga pendidik inilah saya menaruh harapan besar untuk ikut mensukseskan harapan saya dalam membangun siswa siswa yang cerdas, kreatif dan memiliki budi pekerti adi luhung," tegas Bupati Dana. 

Kegiatan ini juga sudah terlaksana sejak 11 November 2022, lalu. Hal yang sama juga disampaikan Bupati Dana kepada para Guru di SMPN 2 Bebandem. Aspek pendidikan juga merupakan salah satu prioritas yang menjadi pusat perhatian Bupati Gede Dana, ditengah kurangnya tenaga pendidik yang ada namun grafik mutu pendidikan semakin membaik. "Saya sangat mengapresiasi kinerja para tenaga pendidik, dimana telah banyak prestasi yang diraih oleh para siswa ditengah kurangnya tenaga pendidik yang ada," ujar Bupati Gede Dana.

Kedatangan Bupati Gede Dana dalam kesempatan tersebut juga untuk memastikan data siswa yang kurang mampu agar akurat," Saya juga ingin memastikan agar bantuan-bantuan pendidikan yang ada tepat sasaran, jangan sampai yang mendapat bantuan malah siswa yang orang tuanya mampu, sedangkan yang kurang mampu tidak menerima bantuan yang semestinya," tegas Bupati Gede Dana.  (Ami)

Sekda Sedana Merta Terima Pataka Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai di Karangasem


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Rombongan napak tilas pembawa Pataka Panji-Panji dan Surat Sakti Pahlawan I Gusti Ngurah Rai tiba di Karangasem. Bertempat di Lapangan Tanah Aron, rombongan pembawa Pataka diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta sekaligus sebagai inspektur upacara apel penerimaan pataka yang dihadiri para Veteran se-Kabupaten Karangasem, Minggu (13/11/2022).

Upacara diawali pembacaan surat Kapten JBT Konig dan Pimpinan Dewan Perjuangan Bali I Gusti Ngurah Rai. Sedangkan acara serah terima ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima oleh Sekda Sedana Merta dan masing masing pemimpin pasukan inti pembawa panji dan surat sakti. 

Ditemui usai Apel, Sedana Merta mengatakan semangat perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pahlawan utamanya I Gusti Ngurah Rai diharapkan dapat menjadi inspirasi para generasi muda.“Ini untuk mengenang perjalanan pahlawan I Gusti Ngurah Rai Semangat juang para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa dengan malaksanakan napak tilas mengunjungi monumen-monumen pahlawan di masing-masing Daerah," kata Sedana Merta.

Pihaknya berpesan kepada generasi muda untuk berpartisipasi berjuang membangun bangsa sesuai amanat para pahlawan. "Saya berharap generasi muda selalu mengenang jasa pahlawan kemudian berjuang untuk bangsa ini sesuai dengan kondisi sekarang, jadi pemuda harus kuat sesuai dengan pesan pahlawan jangan pernah menyerah untuk bersama sama berjuang bahu-membahu mengisi kemerdekaan dengan turut serta melakukan pembangunan di segala bidang",harapnya. (Ami)

KNPI Dukung dan Bangga Pertemuan G20 Di Bali


BALIKINI.NET | DELISERDANG — Ketua KNPI Kabupaten Deliserdang, Wendy mengatakan, sangat mendukung dan bangga akan pelaksanaan pertemuan negara besar yang tergabung dalam G20 di Bali pada 15 November mendatang.

Pertemuan Pemimpin dunia ini nantinya akan dihadiri 17 Kepala Negara dan 3.443 delegasi negara. Dan ini membuktikan persepsi baik atas resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis.

Diselenggarakannya pertemuan G20 di Bali merupakan bentuk pengakuan atas status Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia yang juga mendapat meresepresentasikan negara berkembang.

"G20 tentunya punya dampak ekonomi yang bagus baik pemasukan negara maupun kerjasama bidang ekonomi antar negara," ungkap Wendy, Sabtu 12/11/2022.

Pertemuan para pemimpin negara khususnya yang berkonflik politik, seperti China, Amerika ataupun Rusia, Ukraina dan negara lain diharapkan terjadi agar dapat berkomunikasi langsung dan menciptakan perdamaian dunia tanpa intrik dan perang. 

"Dimana dampak perang menyebabkan stabilitas ekonomi yang terganggu, baik yang terlibat perang maupun Negara terdampak,"ujarnya.(*)

Minggu, 13 November 2022

Tingkatkan Keamanan, Kelurahan Sumerta Laksanakan Patroli Sipandu Beradat Secara Intens Selama Pelaksanaan KTT G20


BALIKINI.NET | DENPASAR — Tingkatkan keamanan wilayah, Kelurahan Sumerta melaksanakan apel gabungan dan patroli pemantauan lingkungan yang dilaksanakan di wilayah Desa setempat, pada Sabtu (12/11) malam.

Turut hadir dalam apel gabungan ini Kapolsek Dentim, Kompol I Nengah Sudiarta, Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana, Perbekel Desa Sumerta Klod, I Gusti Ketut Anom Suardana, Perbekel Desa Sumerta Kaja, I Gusti Ngurah Mayun , prajuru desa adat, pecalang, Bhabinkamtibmas, Satlintas, serta tenaga keamanan di wilayah Desa Adat Sumerta.

Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan ini merupakan penerapan dari program Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat). Adapun kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan lingkungan yang dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan di wilayah Desa Adat Sumerta. 

“Namun khusus untuk saat ini dalam rangka membantu keamaan serta kelancaran pelaksanaan KTT G20, sehingga patroli ini kami laksanakan secara intens selama diselenggaranya KTT G20 di Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, selama kegiatan patroli pihaknya menyisir seluruh wilayah di Desa Adat Sumerta yang mencakup wilayah Kelurahan Sumerta, Desa Sumerta Kaja dan Desa Sumerta Klod yang dibantu oleh tim keamanan di masing-masing desa. 

“Tentu kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan patroli pemantauan keamanan lingkungan ini dapat lebih meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Terlebih saat ini dalam persiapan menjelang pelaksanaan KTT G20 sehingga dapat meningkatkan keamanan masyarakat dan membantu kelancaran pelaksanaan KTT G20,” kata Eka Apriana. Lebih lanjut dia mengajak kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan wilyahnya masing masing.

Gencarkan Program Ketahanan Pangan, Kelompok Uma Mina Segara Desa Pemogan Budidayakan Ikan Lele

 

BALIKINI.NET | DENPASAR—  Dalam upaya menekan laju inflasi terus dilakukan berbagai pihak. Tidak terkecuali Desa Pemogan yang pada Minggu (13/11) yang memiliki kelompok  Budidaya Ikan Uma Mina Desa Pemogan melakukan panen Ikan Lele.

Hal itu diungkapkan Perbekel Desa Pemogan Made Suwirya yang juga turut mendukung anggota kelompok budidaya ikan Uma Mina Desa Pemogan. 

Dalam kegiatan ini, kolam budidaya ikan lele ada di Dusun Gelogor Carik yang melibatkan warga Desa Pemogan. 

Warga masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Uma Mina diajak untuk melakukan budidaya Lele. "Kami berharap kedepannya dengan budidaya ikan lele dapat menambah penghasilan dan ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat," kata Made Suwirya

Made Suwirya menambahkan, strategi budidaya yang baik adalah dengan menjaga pakan dan kualitas air. Selain itu, sirkulasi air kolam setelah bibit lele sebulan harus bagus. Pencegahan penyakit pada ikan lele dilakukan dengan menebar daun pepaya dan mengkudu di air kolam sebagai antibiotik untuk ikan lele. 

“Kelompok Uma Mina Desa Pemogan yang memiliki anggota 12 orang dengan jumlah kolam ada 7 kolam dapat terus berkembang. Hasil panen perdana 4 kolam adalah 536 kg Lele selama 72 hari dengan keuntungan 500.000, jadi total 2.000.000,” tutupnya

40 pasang kerbau adu cepat di Sirkuit berlumpur


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sebanyak 40 pasang kerbau berlaga pada perlombaan Mekepung Lampit 2022 di banjar Peh desa Kaliakah. Para peserta pegiat pekepungan yang terdiri dari 34 pasang regu barat dan 6 pasang regu timur tersebut dilepas Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Minggu (13/11).

Dari laporan Ketua Sekaa Mekepung I Made Mara menjelaskan bahwa keikutsertaan sekaa mekepung dalam setiap perlombaan terus meningkat. "Kalau dulu pesertanya paling hanya 30 pasang, kini meningkat menjadi 40 pasang dalam mekepung lampit ini. Sama halnya dengan mekepung darat pun mengalami peningkatan peserta,"ujarnya.

Melihat antusias dari peserta tersebut, dirinya berharap khususnya kepada pemerintah daerah agar mekepung di Jembrana tetap dijaga kelestariannya sebagai warisan budaya. Diluar dari biaya yang dikeluarkan sekaa mekepung dalam setiap lomba yang tidak sedikit pihaknya berharap pemerintah bisa meningkatkan anggaran yang diberikan kepada sekaa mekepung kedepan. "Besar harapan kami baik itu mekepung darat atau mekepung lampit khususnya ditahun depan agar anggaran yang disiapkan bisa lebih ditingkatkan lagi, mengingat keikutsertaan peserta mekepung yang kian meningkat,"pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Patriana Krisna (Ipat) melihat mekepung lampit ini adalah sebagai salah satu siklus dimana ada mekepung darat setelah itu pasti ada mekepung lampit. Jika mekepung darat dilakukan saat padi masih tumbuh di sawah sedangkan mekepung lampit ini dilakukan dalam akhir panen dan persiapan mulai menanam padi. "Ini bagian dari tradisi dan budaya kita yang sudah ada sejak dulu, jadi sudah tentu menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga tradisi ini,"ucapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini senantiasa memberikan dorongan berupa anggaran dalam setiap kegiatan pekepungan. Kalau di mekepung darat sudah diberikan 5 juta per cikar per tahun untuk mendukung kegiatan lomba mekepung. Sedangkan di mekepung lampit sendiri diberikan anggaran 40 juta dialokasikan untuk  hadiah lomba. "Jadi menjadi harapan kita bersama untuk melestarikan budaya mekepung kita agar kedepan terus terselenggara secara berkelanjutan dan berkesinambungan,"imbuhnya.

Tak hanya itu, Wabup asal  Tegalcangkring ini juga menyampaikan sebagai bentuk dukungan kepada sekaa mekepung dan pelestarian terhadap atraksi mekepung, pemerintah kabupaten Jembrana tengah membangun Sirkuit All in One yang akan selesai bulan desember nanti. "Nanti disana akan ditampilkan berbagai atraksi budaya, termasuk mekepung ini. Jadi tidak hanya dinikmati orang lokal saja, mancanegara akan hadir disana menyaksikan atraksi budaya kita. Tentu dengan hal itu harapan kita mekepung ini bisa tetap terjaga dan lebih dikenal luas,"pungkasnya.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved