-->

Kamis, 24 November 2022

Bupati Sedana Arta Buka ASMOPSS Ke 12 di Kintamani Bangli


BALIKINI.NET | BANGLI — Untuk keduabelas kalinya sejak diselenggarakan pertama kali pada November 2011, Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (olimpiade sains dan matematika tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Pertama kawasan Asia,disingkat ASMOPSS) digelar kembali di Indonesia. Untuk perhetalatan yang kedua belas kali ini Panitia ASMOPSS memilih Pemerintah Kabupaten Bangli sebagai tuan rumah bekerjasama dengan Surya Institute, untuk menyelenggarakan acara bergengsi ini, sekaligus, Bangli adalah tuan rumah pertama di Bali. 

Kegiatan Olimpiade ini telah dilaksanakan mulai tanggal 23-27 November 2022, di Kintamani, Bangli, Bali, Indonesia. Siswa yang terpilih pada ajang ASMOPSS ini adalah hasil seleksi siswa secara nasional di tiap-tiap negara peserta. Hal ini juga menunjukkan bahwa para pendidik di negara-negara peserta juga memiliki “concern” yang sama, menyadari bahwa dibutuhkan ajang yang lebih banyak untuk mengasah ilmu matematika dan ilmu sains dari siswa sejak usia muda, dalam suasana yang kompetitif tetapi “fun”, sehingga memunculkan lebih banyak “role model” (panutan) muda, yang diharapkan akan lebih banyak mendorong siswa Asia berminat pada sains dan matematika.

Sejak pertama diselenggarakan, keunikan ASMOPSS adalah selain soal yang bersifat individu untuk masing-masing bidang studi, Matematika dan Sains, ada juga soal eksplorasi & eksperimen yang harus dikerjakan oleh tim, mencakup soal Matematika, Sains dan soal investigasi yang merupakan gabungan Matematika dan Sains. ASMOPSS selalu memberikan fokus pada “teamwork”.Hal ini terlihat pada soal eksplorasi Matematika maupun eksperimen Sains dan soal investigasi yang mana tim harus merancang langkah eksplorasi/eksperimennya sendiri, dan hanya bisa dikerjakan bersama antar anggota tim.

Jumlah peserta dalam penyelenggaraan ke 12 kaliny tahun ini mencapai 126 siswa, yang mewakili Filipina, Thailand, Vietnam, Tajikistan, Malaysia, tuan rumah Indonesia dan dua negara peserta baru sebagai Observer yaitu Hongkong dan Cambodia. Indonesia sendiri diwakili oleh kategori SD empat tim 4 siswa (2 di bidang Matematika dan 2 di bidang Sains) dan Kategori SMP empat tim @4 siswa (2 di bidang Matematika dan 2 di bidang Sains), dan 12 siswa mewakili Kabupaten Bangli. Untuk seleksi tahap I tanggal 10 September 2022 di berbagai kota di Indonesia, yang bekerjasama dengan berbagai pihak di masing2 kota, dan berhasil menjaring siswa terbaik dari 928 peserta seleksi. Seleksi tahap II diawali dengan pembinaan 94 peserta hasil seleksi tahap I pada tanggal 15 Oktober 2022 secara online. Dan melalui seleksi ini berhasil terpilih.Tim Indonesia untuk ASMOPSS 2022 sebanyak 41 siswa terbaik kategori SD dan SMP. Pembinaan Tim Indonesia dilaksanakan pada tanggal 19-20 November 2022 secara online oleh Tim Surya Institute.

Kegiatan ASMOPSS 12 dibuka secara resmi pada Kamis (24/11/22) oleh Bupati Kabupaten Bangli  Sang Nyoman Sedana Arta, bertempat di Museum Geopark Batur Kintamani. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua peserta pada umumnya dan peserta internasional pada khususnya yang berpartipasi pada kegiatan ini. Bupati juga mengajak para peserta untuk menikmati keindahan Bangli disela kegiatan olimpiade ini. Bupati Sedana Arta juga menyampaikan rasa bangga, karena Kabupaten Bangli di pilih sebagai Tuan rumah, dari penyelenggaraan acara ini, sekaligus untuk yang pertama kalinya di Bali. Bupati juga berharap, para siswa dari 7 negara yang berpartisipasi  di ajang ASMOPSS di luar negara Indonedia ini,  kelak bisa menjadi penyambung lidah untuk menyampaikan keindahan Bangli di negara mereka. 

Kegiatan yang dilaksanakan secara during maupun Luring tersebut juga dihadiri oleh   Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Bali, Perwakilan Forkompinda Kabupaten Bangli, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Anggota DPRD Bangli I Gusti Nyoman B. Triyana Putra, Founder Of ASMOPSS, Prof. Yohanes Surya, Ph. D,  President of ASMOPS,  Munasprianto, Ph. D. dan Negara Observer From Malaysia, Cambodia, dan Hongkong. 

Sementara  itu Presiden  ASMOPSS, Munasprianto Ramli Ph,D dalam sambutannya menyemangati peserta untuk dapat mengeluarkan usaha terbaik dalam mengharumkan nama negara mereka masing-masing. Utuk memperkenalkan dan mempromosikan Bangli, panitia juga telah mengagendakan satu hari untuk mengeksplorasi budaya dan keindahan Bangli Pada hari Sabtu 26 November.

Kegiatan eksursi akan dimulai dengan mengunjungi Pura dan Danau Batur. Kemudian peserta diajak untuk menikmati keindahan desa wisata Penglipuran. Kegiatan ekskursi akan ditutup dengan pertunjukan seni budaya di alun alun Kabupaten Bangli. Diharapkan  ASMOPSS kali ini siswa-siswa Indonesia dapat berprestasi cemerlang dan menjadi juara umum di negara sendiri. Disamping itu ajang ASMOPSS ini agar dapat  memberi dampak bagi promosi pariwisata Bali khususnya Kabupaten Bangli kepada dunia internasional.

"Untuk itu kami meminta do’a kepada seluruh masyarakat Idnonesia agar kegiatan ASMOPSS 12 tahun ini dapat berlangsung dengan 
lancar dan sukses sampai penutupan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 27 November". "Imbuhnya".

HIPAKAD Kabupaten Bandung Siap Jaga Netralitas


BALIKINI.NET | BANDUNG — Ketua Himpunan Putera dan Puteri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Nurlaela Wirayudawati Chan menyatakan, pihaknya tetap akan menjaga netralitas tidak akan masuk ke wilayah politik praktis.

"Kami sudah berkomitmen akan tetap menjaga netralitas. Kami juga sudah tegas menyatakan tidak akan masuk ke wilayah politik praktis," ujar Nurlela kepada wartawan di Gedung Juang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Diketahui, HIPAKAD bukan sekedar organisasi tapi juga wadah silaturahmi antara putera puteri angkatan darat. Khusus di Kabupaten Bandung HIPAKAD cukup diperhitungkan. Soliditas dan profesionalitas organisasi itulah yang nampaknya akhir-akhir ini mulai menarik perhatian para calon kandidat yang siap berlaga di pesta demokrasi 5 tahunan yang akan di helat 2024 nanti.

Di tahun 2024 itu, pesta demokrasi hanya menggelar Pilpres atau Pileg saja, tetapi Pilkada Kabupaten Bandung. Jadi wajar jika kemudian para calon kandidat mulai kasak-kasuk menarik simpati calon pemilihnya.

Menanggapi soal Pilkada Kabupaten Bandung, lagi-lagi Nurlela menegaskan pihaknya tetap akan menjaga netralitas. Namun demikian, dia tidak melarang jika ada anggotanya yang memberikan dukungan pada calon tertentu. 

"Saratnya, tentu tidak diperbolehkan menggunakan atribut organisasi apalagi sampai mengatasnamakan organisasi," tandasnya.

Mengakhiri pembicaraan dia pun berpesan serta mengajak masyarakat untuk berhati-hati dalam menyikapi berita-berita terutama di media sosial. Pasalnya, memasuki tahun politik seperti sekarang ini banyak sekali berita atau informasi-informasi yang sulit dipertanggungjawabkan kebenaran alias hoaks.

"Saya berpesan saja, juga mengajak pada masyarakat untuk berhati-hati dalam menyikapi sebuah berita. Ini terutama yang ada di media sosial. Soalnya banyak berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenaran atau hoaks," jelasnya.

Sekedar informasi, pada tanggal 12/21/2022, lalu, HIPAKAD turut memperingati Hari Pahlawan yang jatuh di setiap tanggal 10 November. Di acara itu, HIPAKAD mengisinya dengan workshop soal Wawasan Kebangsaan dan pentingnya menjaga NKRI. Hadir sebagai pembicara, salah satunya Ketua HIPAKAD Propinsi Jawa Barat, Barli Iskandar, SH.

Acara juga dihadiri perwakilan Kodim, Polres, kantor Kesbanglinmas, serta para sesepuh angkatan darat lainnya.(Goen)

Jaring Kerap Ditabrak Kapal, Nelayan Merugi Jutaan Rupiah, Mengadu Ke KSOP Padangbai


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Kerap kali kapal Ferry yang melintasi Perairan Amed dan Bunutan menabrak jaring nelayan yang sampai menimbulkan kerugian hingga jutaan rupiah, memicu para nelayan mengaduk ke KSOP Padangbai, Kamis (24/11/2022). 

Dalam sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Wantilan Obyek Wisata Amed, keluhan tersebut disampaikan. Mereka meminta agar KSOP Padang Bai bisa menghimbau dan mengingatkan kapal-kapal yang melintas di dekat jalur Tol Laut yang melintasi perairan Amed dan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, mengurangi kecepatan dan menghindari jukung nelayan. Utamanya di jam 06.00 hingga pukul 09.00 wita pagi. 

"Kami sudah memberikan tanda dengan memasang layar jukung, agar Nahkoda kapal yang melintas di dekat tol laut itu mau menghindari aktifitas nelayan yang tengah menangkap ikan, namun sayangnya, sering tidak dihiraukan oleh para nahkoda kapal, sehingga banyak jukung dan jaring nelayan yang tertabrak kapal. Kerugian yang kami alami pun bisa mencapai belasan juta rupiah," Kata I Wayan Sujana, salah satu perwakilan nelayan di Banjar Dinas Banyuning, Bunutan. Kata dia, harga satu karung jaring rata-rata dua juta rupiah, sedangkan satu jukung bisa membawa tiga hingga empat karung jaring. 

Sementara, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin berjanji akan menyampaikan keluhan para nelayan ke pihak berwenang di Pelabuhan Tanjung Wangi dan Pelabuhan Gili Mas, lombok, termasuk ke VTS Pelabuhan Benoa Bali, agar kapal Ferry rute penyeberangan Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi-Pelabuhan Gilimas, Lembar, Lombok, maupun jenis kapal lainnya yang melintas di jalur pelayaran tersebut berhati-hati, memelankan lajunya dan sebisa mungkin menghindari jaring nelayan. "Keluhan dari nelayan itu akan kami sampaikan ke Tanjung Wangi dan Gili Mas, Lombok,"ucap Eka Suyasmin.

Bupati Karangasem Launching Pelayanan Rekam Cetak KTP Dan KIA Di Kecamatan Tahun 2022


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Dari awal masa kepemimpinan Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wabup I Wayan Artha Dipa, berbagai terobosan dalam hal pelayanan telah dilaksanakan dan langsung tepat sasaran menyentuh ke lapisan masyarakat bawah. Program terobosan yang telah dinikmati masyarakat diantaranya, pogram unggulan Atma Kerthi, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 58 Thaun 2021 tentang Pemberian Penghargaan Atas Pengurusan Pencatatan Kematian, dari mulai tanggal 24 Pebruari sampai dengan tanggal 21 Nopember 2022 sudah dimohon sebanyak 1.444 pemohon disamping program-program Inovatif lainnya.

Kamis (24/11/2022) Bupati Karangasem, I Gede Dana melaunching secara resmi Pelayanan Rekam Cetak KTP dan KIA di Kecamatan, Tahun 2022. Ini sesuai apa yang tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem dengan Visi Nangun Sat Kethi Loka Bali di Kabupaoten Karangasem, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti dan Nadi (Prakerthi Nadi).

Bupati Gede Dana dalam kesempatan itu menyampaikan, sebelumnya telah diluncurkan enam program inovasi pelayanan administrasi kependudukan, yakni Jana Kerthi, Beladana, Si Dana, Prakerti Yowana, Bhisma Dana dan terakhir Pelayanan Inovasi Administrasi Kependudukan Atma Kerthi. 

“Semua inovasi pelayanan administrasi kependudukan  tersebut telah di loncing pada tanggal 21 Maret 2022 yang lalu dan pada hari ini saya lengkapi dengan meloncing Pelayanan Cetak Rekam KTP dan KIA di Kecamatan,” ujar Gede Dana. 

Artinya pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten atau di Mall Lelayanan Publik (MPP) namun pelayanan cetak rekam KTP dan KIA sekarang ini sudah bisa dilaksanakan di masing-masing Kecamatan di Karangasem. Pelayanan ini bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. 

“Dengan pelayanan Rekam Cetak KTP dan KIA di Kecamatan masyarakat dapat menghemat biaya transport dan waktu yang digunakan untuk datang ke Mall Pelayanan Publik dan kini cukup datang ke Kantor Camat. Pada intinya inovasi-inovasi yang telah dilakukan bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan,” lontarnya. 

Launching Pelayanan Rekam Cetak KTP dan KIA di Kecamatan hari ini tidak terlepas dari terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identisa Anak. Secara filosofis pemberian KIA pada anak menunjukan negara hadir memuliakan dan mendorong kemandirian anak serta memberikan perlakuan non diskriminatif bahwa anak memiliki identitasnya sendiri sebagai seorang WNI.

Kegunaan kartu Indentitas Anak atau KIA perlu diketahui para orang tua, hal ini lantaran KIA menjadi identitas resmi bagi anak-anak yang belum dapat KTP. Tak hanya sebagai data penduduk, KIA juga punya banyak manfaat bagi anak salah satunya bisa digunakan untuk keperluan persyaratan mendaftar sekolah, sebagai syarat mengurus perbankan, yaitu ketika anak ingin memiliki tabungan sendiri. KIA juga digunakan sebagai syarat mendaftar BPJS, serta mengurus klaim asuransi. 

“Hal ini dalam kasus jika si anak mengalami kecelakaan dan meninggal dunia, KIA adalah alat untuk mengidentifikasi dan juga mengurus klaim kesehatan. Selain itu, KIA digunakan dalam pengurusan imigrasi dan juga untuk mencegah perdagangan anak,” tuntasnya, sembari meminta kepada para Camat, Perbekel/Lurah untuk mendukung pelaksanaan program ini guna Bersama sama memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan saya minta dinas Capil terus melakukan peningkatan dan perbaikan layanan.(ami)

Kota Denpasar Kembali Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional di Ajang ISNA 2022


BALIKINI.NET | DENPASAR – Kota Denpasar kembali  meraih prestasi gemilang pada gelaran ajang Indonesia Smart National Award (ISNA) 2022 yang diprakarsai Citiasia. Membawa tema "Smart City Innovation for Post - Pandemic Economic Recovery", Kota Denpasar berhasil masuk dalam Kategori Best Smart Branding untuk program "D'Youth Festival" dan Kategori Best Smart City untuk program "Pandemic Incubation Program". 

ISNA 2022 yang berlangsung di kawasan ICE BSD, Kamis (17/11) lalu itu, difokuskan pada pemerintah daerah yang berhasil mengimplementasikan dua pilar utama dari smart city, yaitu smart branding dan smart economy. 

Dalam penilaiannya, Citiasia memiliki empat parameter yang menjadi acuan dalam menentukan Pemda pemenang. Yakni, Pasca Implementasi, Implementasi, Perencanaan dan Profil Inovasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani mengatakan Pemkot Denpasar berterima kasih  atas penghargaan  ini. 

"Kami mendapatkan penghargaan di dua kategori, yakni Best Smart Branding untuk program D'Youth Festival dan Best Smart City untuk program Pandemic Incubation Program. Tentu  hal ini menggembirakan bagi kita semua dan penghargaan ini apresiasi bagi kerja keras jajaran Pemkot Denpasar dalam berupaya mewujudkan Smart City," ungkapnya. 

CEO Citiasia, Fitrah R. Kautsar selaku pihak penyelenggara gelaran ISNA 2022 mengatakan, di tahun kelima penyelenggaraan ISNA, pihaknya telah secara konsisten mengumpulkan inovasi dan pembelajaran dalam rangka mewujudkan Smart City. 

"Kami ingin memberikan pembelajaran yang cerdas bagi Indonesia melalui program program unggulan untuk mewujudkan Smart City, Smart Regency nantinya Smart Province hingga Smart Nation," jelasnya.

Adapun ISNA 2022 ini menjadi salah satu rangkaian di acara Indobuildtech Expo 2022 yang diisi dengan Talkshow dan juga kegiatan Awarding.


Wawali Arya Wibawa Pastikan Pemilihan Peserta UMKM Denfest 2022 Berjalan Transparan

 

BALIKINI.NET | DENPASAR – Wawali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa pimpin Technical Meeting yang di gelar oleh Dinas Pariwisata Kota Denpasar dalam persiapan peserta stand UMKM Denpasar Festival (DENFEST) Ke-15 tahun 2022, meliputi agenda pelaksanaan, penataan tempat, fasilitas, hingga tata tertib peserta stand, pada Kamis (24/11).

Berlokasi di Gedung Santi Graha, Technical Meeting ini diikuti oleh seluruh peserta stand UMKM yang telah terdaftar sejumlah 161 stand yang terdiri dari jalur Pendaftaran Umum, Komunitas Kreatif, Binaan Kecamatan, Binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA), dan Disabilitas Kota Denpasar.

Kadis Pariwisata Kota Denpasar Dezire Mulyani didampingi Koordinator UMKM, Event Organizer Deva Communication, Rama menyampaikan perihal posisi stand dikelompokan bedasarkan kategori produk yang dijual dan posisi masing-masing stand diundi secara acak agar adil, serta lokasi stand UMKM dimulai dari Inna Bali Hotel, Jalan Veteran, sampai pelataran Pasar Badung di jalan Gajah Mada.

Sementara Wawali Arya Wibawa mengatakan terkait peserta yang terpilih saat ini telah melalui seleksi yang dilakukan oleh tim kurasi. Peserta yang tidak terpilih itu dikarenakan ada beberapa faktor, seperti peserta tidak memiliki NPWP, Surat Ijin Usaha, maupun tidak sesuai kategori UMKM yang telah ditetapkan yakni, Kuliner Heritage, Kuliner Fushion, Kuliner Urban, Kopi, Fashion, dan Kriya, dan pihaknya pun menegaskan jika pemilihan dilakukan secara transparan oleh tim kurasi sesuai aturan, tanpa unsur teman dekat, saudara, atau lain sebagainya, namun data peserta tidak terpilih yang telah terhimpun akan dijadikan bahan untuk melakukan pedampingan nantinya oleh Dinas terkait.

Pihaknya pun menambahkan telah membentuk tim internal untuk melakukan pengawasan tata tertib, salah satunya yakni perihal menjaga kebersihan, terutama untuk stand makanan dan minuman, dan apabila ada peserta yang tidak dapat mengikuti tata tertib yang telah ditentukan, panitia akan mengingatkan hingga tidak dapat mengikuti kembali Denfest berikutnya, karena kami berharap Denfest Ke-15 ini bisa berjalan tertib, adil, dan transparan sesuai arahan Bapak Walikota Denpasar.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara tampak hadir didampingi Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, dan Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani, untuk mengkoordinir peserta stand binaan Dekranasda serta Binaan Kecamatan.

Menyapa dan Berbagi, Sariasih Sedana Arta Dampingi Putri Koster Dalam Aksi Sosial di Bangli


BALIKINI.NET | BANGLI —  Ketua TIM Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster Menyapa dan Berbagi pada Lansia, Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), Penyandang Difabel, Kader PKK, dan Balita Gizi Buruk di Kabupaten Bangli, pada Kamis,( 24/11/22)

Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yang pertama dilaksanakan di Desa Abang Batudinding Kintamani kemudian dilanjutkan di Balai Banjar Lumbuan, Desa Sulahan Kecamatan Susut. Ketua TIM Penggerak PKK Provinsi Bali melakukan kunjungan kerja yang dikemas dalam Kegiatan "Menyapa dan Berbagi". Ia hadir di dampingi oleh ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Direktur Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali, OPD terkait dilingkungan Pemprov Bali dan Pemkab Bangli, serta di tengah-tengah kegiatan hadir juga  Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Anggota DPRD Kabupaten Bangli Gusti Nyoman B. Triyana Putra. 

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 50 orang warga Desa Abang Batudinding Kecamatan Kintamani dan 50 orang warga  Desa Sulahan Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, menerima bantuan dari Ketua TP.PKK Provinsi Bali. Bantuan berupa 20 kg beras untuk masing-masing orang, dengan rincian penerima terdiri dari 10 orang balita gizi buruk/kurang gizi, 10 orang ibu hamil kekurangan gizi kronis (KEK), 10 orang lansia, 10 orang disabilitas dan 10 orang Kader PKK. Selain itu diserahkan pula bantuan susu dengan jumlah variatif, yaitu susu untuk balita gizi buruk/kurang gizi, dan untuk masing-masing difabel, ibu hamil KEK dan Lansia, serta seluruh penerima bantuan juga memperoleh bantuan 1 krat telor. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan mata gratis, pembagian 150 pcs kaca mata kepada warga setempat, dan pembagian 150 bibit pohon alpokat, durian dan bunga cempaka.

Ketua TP.PKK  Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster dalam sambutannya menyampaikan bahwa Acara Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi ini merupakan kegiatan yang sengaja kami rancang menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat dan lebih banyak menyentuh kepentingan masyarakat yang paling bawah, baik untuk yang terdampak Pandemi Covid-19 maupun yang sedang menghadapi permasalahan kebutuhan pokok, situasi kekurangan asupan gizi yang baik, maupun dampak bencana alam. Aksi Sosial sebagai bentuk perhatian langsung kepada masyarakat utamanya sebagaimana kita harus bersama-sama mengatasi dan berjuang untuk penurunan angka stunting, menjaga kesehatan lansia dan Ibu hamil. "Ujar Putri Koster".

Ditambahkannya pihaknya senantiasa untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan Sosial berkolaborasi dengan OPD (Dinas Sosial, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, RSBM) atau pihak terkait lainnya seperti IBI Provinsi Bali. Walaupun sasaran Aksi Sosial yang dilaksanakan pada saat turun hari ini di Kabupaten Bangli pada 2 (dua) Kecamatan masih relatif kecil yakni hanya 100 orang dengan jumlah bantuan beras sebanyak 2 (dua) ton, 100 krat telur, Susu untuk Balita 160 kotak dan Susu untuk Lansia, Ibu Hamil KEK, penyandang disabilitas dan Kader PKK sebanyak 160 kotak, namun kegiatan ini tidak semata- mata hanya bertujuan memberikan bantuan tetapi yang lebih penting lagi bahwa aksi sosial ini yang langsung turun ke lapangan, bertujuan untuk melihat langsung kondisi masyarakat, menyapa dan berbagi, menyentuh masyarakat langsung seperti Lansia, Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), Penyandang Disabilitas, Kader PKK dan Balita Gizi Buruk/Gizi Kurang, yang semuanya bertujuan untuk membantu dan meringankan beban masyarakat. "Imbuhnya".

Sementara itu Bupati Sedana Arta dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Ketua TP.PKK Provinsi Bali yang tidak henti-hentinya melaksanakan kegiatan sosial menyapa dan berbagi kepada warga masyarakat Bali khususnya di Kabupaten Bangli.Semoga Bantuan tersebut dapat berguna dalam keberlangsungan hidup masyarakat yang membutuhkan.

Sedana Arta juga mengajak segenap masyarakat Bangli untuk selalu mendukung program Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan Nangun Sat Kerti Loka Bali, melalui pola pembangunan semesta berencana kita wujudkan Bali Era Baru. “Menjaga Kesucian dan Keharmonisan Alam Bali Beserta Isinya, Untuk Mewujudkan Kehidupan Krama Bali Yang Sejahtera dan Bahagia, Sakala-Niskala Menuju Kehidupan Krama dan Gumi Bali Sesuai Dengan Prinsip Trisakti Bung Karno, Berdaulat secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan Melalui Pembangunan Secara Terpola, Menyeluruh, Terencana, Terarah, dan Terintegrasi Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila 1 Juni 1945.”

Atlet Angkat Besi Putri Tambah Medali Emas Dalam Ajang Porprov Bali XV 2022


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG – Kontingen atlet Kabupaten Klungkung Putu Okta Via asal Nusa Penida berhasil menyumbangkan medali emas saat mengikuti pertandingan Cabang Olahraga (cabor) Angkat Besi Putri kelas 49 kg dalam rangka Pekan Olahraga Provinsi Bali (Porprov) XV Tahun 2022 di Balai Budaya Ida Dewa Istri Kania, Kamis (24/11). Medali emas yang diraih Putu Okta Via ini diserahkan langsung Bupati Klungkung I Nyaman Suwirta didampingi Ketua Koni Klungkung I Wayan Subamia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta sangat mengapresiasi baik atas prestasi yang diraih Putu Okta Via. Selain memberikan apresiasi, Bupati juga mengaku selalu mensupport tinggi atlet di Kabupaten Klungkung yang mengikuti masing-masing cabor lainnya. "Selamat Putu Okta Via atas prestasi yang telah dicapai ini. Untuk atlet lainnya ayo tingkatkan terus semangat dan junjung tinggi sportivitas untuk meraih juara," harap Bupati Suwirta.

Sementara Ketua Koni Klungkung I Wayan Subamia mengatakan bahwa kontingen atlet Kabupaten Klungkung Putu Okta Via ini berhasil menyumbangkan medali emas dari Cabang Olahraga (cabor) Angkat Besi Putri kelas 49 kg, dengan total angkatan 77 kg. Subamia juga menambahkan sampai saat ini Kabupaten Klungkung sudah memperoleh sebanyak 14 emas dari berbagai cabor yang sudah di pertandingan. "Mudah-mudahan atlet Kabupaten Klungkung tetap tampil maksimal sehingga prestasi ini bisa terus bertambah," ujarnya

Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 40 Orang


BALIKINI.NET | DENPASAR – Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Kamis (24/11) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 40 orang. Sementara itu, kasus positif  bertambah sebanyak 22 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 55.443 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.994 orang  (97,39 persen), meninggal dunia sebanyak 1.138 orang (2,05 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 311 orang (0,56 persen). 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai.

Sekda Alit Wiradana Hadiri Tawur Ngusaba Desa dan Nangluk Merana Desa Adat Intaran


BALIKINI.NET | DENPASAR – Desa Adat Intaran menggelar Karya Padudusan Agung, Tawur, Ngusaba Desa dan Nangluk Merana Kota Denpasar di Catus Pata Bale Pesamuan Pura Bale Agung, Desa Adat Intaran, Sanur, bertepatan dengan Tilem Sasih Kalima, Rabu (23/11). Kegiatan yang bertujuan menjaga keseimbangan alam semesta ini turut dihadiri Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana bersama Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, serta Pekaseh se-Kota Denpasar.

Rangkaian upacara diawali dengan Melasti ke Segara, dilanjutkan dengan Ngaturang Tawur. Diiringi Tetabuhan Gong dan suara Kidung, tampak beragam pengilen dipentaskan. Mulai dari Rejang Dewa, Tari Baris Gede, Tari Rejang Nawa Sanga dan pementasan lainya. Seluruh rangkaian upacara dipuput Ida Pedanda Mas Bluwangan, Griya Delod Pasar, Sanur dan Ida Pedanda Budha Saraswati, Griya Saraswati, Sukawati.

Ditemui disela kegiatan, Bendesa Adat Intaran, AA Alit Kencana  menjelaskan, pelaksanaan upacara ini merupakan upaya menjaga keseimbangan hubungan antara Tuhan, Manusia dan Alam Semesta. Hal ini lantaran saat ini Bali memasuki Sasih Kelima, yaitu memasuki musim pancaroba dengan segala penyakit dan hama merajalela yang menyebabkan pertanian gagal panen.

Dalam sejarahnya diceritakan Alit Kencana, pada Sasih Kelima dan Kaenem, Ida Ratu Dalem Ped akan melaksanakan perjalanan ke tanah Bali. Dimana, menurut cerita para tetua, perjalanan inilah yang menyababkan terjadinya penyakit, hama dan cuaca yang tidak menentu. Sehingga, dengan pelaksanaan upacara Tawur Ngusaba Desa dan Nangluk Merana ini diharapkan mampu memberikan laba atau tetadahan guna menciptakan keseimbangan alam semesta beserta isinya.

“Dengan upacara ini masyarakat memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar terhindarkan dari segala mara bahaya,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, selain masyarakat Desa Intaran, Ngusaba Desa dan Nangluk Merana ini juga diikuti oleh Pekaseh Subak dan Bendega se-Kota Denpasar untuk kemudian Tirtanya akan dipercikkan di area lahan pertanian. Tujuanya agar sawah-sawah terhindar dari hama, dan untuk masyarakat dipercikkan di pekarangan rumah sehingga terhindar dari penyakit.

“Tentu harapan kami dengan pelaksanaan Upacara Tawur Ngusaba Desa Lan Nangluk Merana ini dapat menjaga keseimbangan alam semesta, serta masyarakat terhindar dari penyakit, termasuk lahan pertanian kembali produktif dengan hasil panen yang baik,” ujar Alit Kencana

Sementara, Skkda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana mengatakan bahwa upacara ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat Desa Adat Intaran dan Kota Denpasar untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Karya ini juga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan Karya Padudusan Agung Tawur Ngusaba Desa Lan Nangluk Merana Kota Denpasar  ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana, serta seluruh masyarakat dan alam semesta beserta isinya terhindar dari penyakit dan marabahaya,” ujar Alit Wiradana.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved