-->

Jumat, 25 November 2022

Tiga Ranperda Ditetapkan Menjadi Perda


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Tiga Ranperda yang dibahas dalam rapat paripurna sebelumnya akhirnya ditetapkan  menjadi Perda. Penetapan Perda itu hasil rapat paripurna V DPRD Jembrana masa persidangan 1 tahun 2022/2023, Jumat (25/11) di Ruang Sidang Utama DPRD Jembrana.

Adapun tiga Perda yang ditetapkan tersebut diantaranya, Perda tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah, Perda tentang Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dan Perda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.

Sidang dipimpin secara langsung oleh Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi turut dihadiri secara langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, jajaran Forkopimda serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna dalam pendapat akhirnya menyampaikan wujud syukur atas telah ditetapkannya seluruh Ranperda menjadi Perda. "Setelah sebelumnya kita berhasil menuntaskan 1 (satu) dari 4 (empat) rancangan peraturan daerah pada masa persidangan ini, hari ini akhirnya kembali kita dapat menuntaskan seluruh tahapan pembahasan dan mengambil persetujuan bersama terhadap 3 (tiga) rancangan peraturan daerah lainnya untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah,"ucapnya.

Keberhasilan ini menurutnya merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam proses mulai dari penyusunan sampai pembahasan rancangan peraturan daerah ini, khususnya segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Jembrana serta seluruh jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.
"Terimakasih atas segala kontribusi yang telah diberikan. Dengan telah disetujuinya 3 (tiga) rancangan peraturan daerah tersebut untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah, selanjutnya kita akan memiliki tambahan regulasi daerah untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Jembrana,"ujarnya.

Menurutnya keberadaan ketiga peraturan daerah tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kepentingan masyarakat Jembrana. 

"Mulai dari Perda tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah, pihaknya berharap dapat bersama-sama membangun dan mengembangkan sistem cadangan pangan daerah yang mandiri, sehingga dapat menjamin terpenuhinya pangan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jembrana serta mampu mengantisipasi kerawanan pangan yang bersifat transien di daerah,"jelasnya.

Selanjutnya terkait Perda Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas diharapkan dapat menjadi landasan atau instrumen hukum selaku penyelenggara pemerintahan daerah dalam memberikan pelindungan dan jaminan bagi penyandang disabilitas yang hak-hak dasarnya selama ini sering kali dikesampingkan, sehingga dapat mencegah diskriminasi, hambatan, pembatasan, kesulitan, dan pengurangan hak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

"Terakhir, terkait dengan Perda pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh, peraturan daerah yang kita sepakati diharapkan dapat memberikan arah untuk melaksanakan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang terukur, efektif, dan tepat sasaran,"pungkasnya.(yogi/hmsj)

Wabup Ipat Sampaikan Terima Kasih kepada ASN Purnabakti


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) mengucapkan terima kasih atas dedikasi, pengabdian serta kinerja yang telah disumbangsihkan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Jembrana yang telah memasuki masa purnabakti.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara penyerahan santunan Korpri periode II tahun 2022 bagi ASN yang pensiun,sedang sakit,meninggal dan terkena dampak musibah banjir beberapa waktu lalu di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (25/11/2022).

"Saat ini, rekan-rekan semua telah sampai pada penghujung karir sebagai ASN. Untuk itu, sekali lagi terima kasih dan selamat menikmati masa pensiun. Semoga bapak-ibu semua senantiasa dalam keadaan sehat, dan bagi yang saat ini tengah sakit semoga lekas sembuh," ucapnya.

Serta tak lupa, pihaknya juga mendoakan bagi ASN yang telah meninggal, yang saat ini santunannya diterima oleh ahli waris semoga mendapatkan tempat yang baik disisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan tetap kuat.

Lebih lanjut, Waki Bupati asal Kelurahan Tegal Cangkring tersebut mengingikan meskipun telah memasuki masa purna bhakti, bukan berarti berdiam semata. 

 "Saya juga berharap bapak-ibu tetap berkontribusi untuk kemajuan di Jembrana.  Senantiasa memberikan saran dan pemikiran maupun dedikasinya demi eksistensi KORPRI kedepan dalam mengisi pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Kabupaten KORPRi Jembrana I Made Budiasa mengatakan dalam periode ke- II tahun 2022 ini jumlah ASN yang memasuki masa pensiun sebanyak 192 orang.

"Adapun rinciannya pensium sebanyak 142 orang, sakit 40 orang dan meninggal 10 orang," pungkasnya.
 

Maksimalkan Pelayanan Pasien Cuci Darah, RSU Negara miliki Gedung Dialisis Center


BALIKINI.NET | JEMBRANA —  Rumah Sakit Umum (RSU) Negara resmi menambah layanan Gedung Dialisis Center, Peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita dilakukan langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Jumat (25/11) didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda Jembrana dan Direktur RSU Negara.

Gedung yang dilengkapi dengan 24 mesin cuci darah tersebut mampu melayani hingga 48 pasien dalam sehari. Hal tersebut disampaikan Bupati Tamba ditemui usai peresmian gedung tersebut.

"Bagi saudara kita yang mengalami gagal ginjal yang harus menjalani cuci darah, yang sebelumnya harus ke Denpasar untuk mendapat pelayanan medis dan itu memerlukan biaya yang sangat tinggi,
Sekarang bisa kita layani disini dengan kapasitas 24 mesin, kalau dioperasikan dua kali bisa 48 pasien per hari," ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Tamba mengatakan dengan ditingkatkannya pelayanan di RSU Negara, diharapkan bisa membantu seluruh masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan.

"Ada 125 pasien yang tercatat, namun kemungkinan masih ada yang belum tercatat. Tapi dengan dibukanya gedung ini, mudah-mudahan yang belum tercatat bisa datang dan bisa disembuhkan," kata Bupati Tamba.

Pihaknya pun mengapresiasi RSU Negara yang terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Baik melalui infrastruktur maupun SDM yang berkompeten di bidangnya.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Direktur Rumah Sakit Umum Negara yang sudah bekerja dengan cepat, dengan progres sesuai harapan saya. Semoga saudara-saudara kita yang selama ini menderita gagal ginjal bisa tertangani di Jembrana sehingga sangat efesien dari segi biaya dan dekat dengan keluarga," tuturnya.

Sementara, Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati mengatakan pada gedung Dialisis Center kini memiliki dua layanan yaitu Hemodialisis (HD) dan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD).

CAPD sendiri merupakan prosedur cuci darah tanpa mesin yang bisa dilakukan sambil beraktivitas normal. Prosedur yang juga disebut dialisis peritoneal ini dilakukan melalui operasi pemasangan tabung fleksibel (kateter) ke dalam rongga perut. Hal tersebut dikatakan dr. Eka lebih murah dibandingkan cuci darah di rumah sakit.

"Dulu namanya Hemodialisis karena kita buat khusus untuk cuci darah, ada aturan baru dimana kami harus melayani CAPD, nantinya pasien diharapkan menggunakan cara ini, jadi pasien tidak cuci darah disini tetapi dengan CAPD. CAPD itu nanti mereka dipasangkan alat disini, jadi mereka langsung bisa fleksibel cuci darah di rumah, ada berupa cairan saja yang dikirimkan ke rumahnya. Itu lebih bagus, lebih mudah dan yang pasien baru diharapkan pakai itu karena costnya lebih rendah," tuturnya.

Selain itu, dijelaskannya proses cuci darah di rumah sakit memerlukan waktu yang tidak sebentar, pihaknya berupaya untuk meningkatkan kenyamanan bagi para pasien dan penunggunya.

"Proses itu cuci darah itu 4-5 jam, kita buat lebih nyaman baik itu pasien maupun penunggu pasien karena prosesnya yang cukup lama," ucapnya.

Selain peresmian gedung Dialisis Center, RSU Negara juga meresmikan Laboratorium Biomolekular dan Mikrobiologi, dr. Eka mengatakan Laboratorium Biomolekular itu termasuk pelayanan PCR, pihaknya hanya menambah layanan drive thru yang awalnya pelayanan ada di lantai III sehingga lebih efesien.

Lanjutnya Laboratorium Mikrobiologi dapat melayani kebutuhan rumah sakit maupun di luar rumah sakit, khususnya pemeriksaan terhadap mikroorganisme.

"Untuk rumah sakit bisa melayani pengecekan resistensi antibiotik, misalnya pasien yang dirawat tidak sembuh-sembuh dengan antibiotik ini, dicek ternyata resisten sehingga digunakan antibiotik lain. Untuk di luar rumah sakit bisa melayani restoran dan hotel untuk sterilisasi ruangan, itu bisa kami periksa. Misalnya untuk restorannya, kepada tukang masak bisa kita swab mereka untuk memeriksa apakah mereka sehat," pungkasnya. 

Kendalikan Inflasi, Dinas Koperasi Dan UMKM Gelar Bazzar di Empat Kecamatan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Langkah sigap untuk mengendalikan  laju inflasi terus diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar untuk meringankan warga yang terdampak. Kali ini melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Pemkot Denpasar kembali gelar Bazar Koperasi dan UMKM pada Kamis (24/11) di Wantilan Pura Pangerebongan Denpasar Timur. Sejak pagi, warga tampak ramai mengunjungi lokasi bazar untuk berbelanja. 

Menurut Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar, I Dewa Made Agung kegiatan ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM di sektor pangan untuk mendongkrak perekonomian ditengah laju inflasi sekarang. 

"Bazar koperasi dan UMKM ini kami selenggarakan dalam rangka untuk menekan angka inflasi di Kota Denpasar serta meningkatkan sinergisitas antara Koperasi dan UMKM di Kota Denpasar," ujarnya

Bazar Koperasi akan diadakan di 4 Kecamatan di Kota Denpasar. Harapannya, angka inflasi dapat menurun.

"Keberadaan bazar koperasi yang juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM, kami harapkan mampu menaikan daya jual. Saya berharap, melalui bazar pangan ini juga pelaku UMKM dapat terbantu promosi produknya," katanya

Selain kebutuhan pokok yang dijual seperti beras, minyak goreng dan telor beberapa stand pelaku UMKM sektor pangan dihadirkan di sini. Seperti jajanan tradisional. 

"Untuk kepesertaan, terdapat 10 pelaku UMKM dari masing masing kecamatan yang ikut serta dalam kegiatan Bazzar ini. Sekaligus ini kesempatan bagi para pegiat usaha itu, untuk dapat mempromosikan produk mereka," terangnya.

Kalahkan Badung 3-1, Tim Sepak Bola Kota Denpasar Raih Emas Porprov Bali


BALIKINI.NET | DENPASAR — Tim Sepak Bola Kota Denpasar sukses mendulang medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) ke XV Bali Tahun 2022. Keberhasilan tersebut diraih tim ibukota setelah menaklukan Tim Sepak Bola Kabupaten Badung dengan skor 3-1 di Lapangan Beji Mandala, Pecatu, Jumat (25/11). 

Laga Final Sepak Bola Porprov Bali tersebut disaksikan langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa, Ketua KONI Kota Denpasar, IB Toni Astawa serta para suporter kedua tim. 

Sejak awal pertandingan, Tim Sepak Bola Kota Denpasar tampil menekan. Hal ini berbuah tiga gol yang menjadikan keungulan tim ibukota. Tim Sepak Bola Kabupaten Badung baru bisa mencetak satu gol jelang menit akhir. Sehingga Skor 3-1 untuk keunggulan Tim Sepak Bola Kota Denpasar bertahan hingga peluit panjang berbunyi. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengaku salut atas keberhasilan Tim Sepak Bola Kota Denpasar meraih Juara I atau Medali Emas. 

"Tadi kita sudah saksikan bersama, pertandingan yang apik dari kedua tim, kita bersyukur bisa meraih emas, semoga cabor lain juga bisa meraih emas," ujarnya

Dikatakan Kadek Agus, emas dari cabang sepak bola ini menjadi semangat dalam menambah pundi-pundi emas Kota Denpasar. Sehingga optimisme menuju juara umum harus terus digelorakan. 

"Meski perburuan medali masih terus berlangsung, dan Denpasar saat ini masih berada di peringkat dua, tentu semangat dan optimisme harus terus kita tanamkan, Denpasar Pasti Bisa," ujar Arya Wibawa. 
 

Lagi, Cianjur Di Guncang Gempa


BALIKINI.NET | CIANJUR — Belum usai hela nafas memberi ketenangan, kini warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kembali di buat panik dengan guncangan gempa yang terjadi dini hari tadi, pukul 01.44 WIB, Jumat (25/11/2022).

Dalam laman resminya, BMKG menyebut, gempa yang kali ini terjadi berada di kedalaman darat 10 Km,  12 km Barat Daya Cianjur dengan titik koordinat 6,89 lintas selatan dan 107,05 bujur timur.

Hingga berita ini disusun belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait, apakah ada dampak yang ditimbulkan akibat gempa ini. Namun yang pasti, ini merupakan gempa susulan yang ke 172 sejak gempa pertama terjadi pada (21/11/2022).

Bupati Berharap Adanya Survei Akreditasi, RSU Bangli Bisa Berbenah


BALIKINI.NET | BANGLI — Kesehatan merupakan salah satu unsur kesejahteraan umum. pemerintah wajib hadir melalui berbagai upaya kesehatan dalam rangkaian pembangunan kesehatan. Rumah sakit  adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan, penelitian,dan pengabdian masyarakat secara paripurna dengan menyediakan pelayanan rawat inap,rawat jalan dan gawat darurat. 

Untuk itu Dalam memberikan pelayanan,  Bupati Bangli berharap RSUD Bangli harus senantiasa memperhatikan mutu dan keselamatan pasien. Sementara Akreditasi adalah pengakuan terhadap pelayanan rumah sakit,untuk menjaga mutu tersebut secara internal dan eksternal dengan menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang dimiliki karakter aman,tepat waktu, efisien, efektif, berorientasi pada pasien,adil dan berintegritasi.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta ketika memberikan sambutan dihadapan Tim surveior lembaga akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna di Ruang Pertemuan RSUD Bangli Kamis 24 November 2022.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dibawah kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan wakilnya I Wayan Diar berkomitmen,  dengan merombak Gedung Rumah Sakit Umum Daerah Bangli yang pada tahun ini dimulai dengan gedung 1A dan 1 B secara bertahap, sekaligus untuk pengembangan layanan SDM kita lengkapi dengan menambah dokter yang tidak ada di RSUD Bangli sebelumnya,  seperti dokter urulogi,padu,gizi klinik,bedah syaraf, onkologi dan bedah mulut. 

Pengembangan Layanan ini tidak akan berhenti sampai disini dengan komitmen Pemkab jelas dan konsisten untuk kemajuan RSU Bangli dalam meningkatkan layanan dengan tetap menjaga mutu dan keselamatan pasien, ungkap Bupati Bangli dihadapan Tim beserta anggota surveior lembaga akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna yang terdiri dari dr massalindri Hasmas m.kes,sp,s. ( KETUA TIM)dr Diah Eka Judihartanti  M,A,R,S.( ANGGOTA TIM).Anwar S Kep,Ns,MH( ANGGOTA TIM) dan undangan lainya .

Sementara direktur Rumah Sakit Umum Daerah Bangli dr. I Dewa Gede Darsana,Sip.AN  dalam laporannya mengatakan RSUD Bangli adalah Rumah Sakit pendidikan utama FK Unizar, yang ditetapkan melalui keputusan, Mentari Kesehatan No ,HK 01.07/ Menkes/1382/2022 tanggal 5 September 2022 sebagai rumah sakit pendidikan dan pelayanan terpadu dalam bidang pendidikan baik pendidikan kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan dan pendidikan kesehatan lainya secara multiprofesi dengan harapan agar Tim surveior dapat menilai secara maksimal dengan hasil yang baik seperti diharapkan oleh masyarakat Bangli " pintanya.

Bakamla RI Tertibkan Dermaga Liar Sepanjang Tanggul Pengamanan Pantai Jakarta


BALIKINI.NET | JAKARTA — Personel Kapal Catamaran-504 dan RHIB 87-11 Bakamla RI menertibkan dermaga liar yang memanfaatkan tanggul pengamanan pantai DKI Jakarta sebagai tempat sandar kapal nelayan. Penertiban ini dilakukan di sepanjang tanggul Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (24/11/2022).

Sertu Bakamla M. Arief Boedhiantoro mengatakan penertiban ini dilakukan guna menjaga ketahanan bangunan tanggul pengamanan pantai DKI. Dijelaskan, tanggul pengamanan pantai disepanjang Muara Baru Jakarta dibangun untuk perlindungan terhadap ancaman banjir rob akibat penurunan permukaan tanah dan kenaikan muka air laut dikawasan pesisir pantai utara Jakarta. 

“Kegiatan tersebut telah berhasil menertibkan belasan bangunan dermaga liar yang tertambat di tanggul pengamanan pantai DKI,” ujar Sertu Bakamla M. Arief.

Selain dari Bakamla, turut serta personel dari TNI AD, Polair, PSDKP, KPLP, KSOP Muara Baru, KSOP Muara Angke dan KSOP Sunda Kelapa. 

Kamis, 24 November 2022

Bali Siap Jadi Etalase, Ny Putri Koster Ajak Daerah-Daerah Kembangkan Kekayaan Intelektual Komunal Masing-masing

 

BALIKINI.NET | JAKARTA — Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster, mengharapkan produk kekayaan intelektual komunal dan produk dengan indikasi geografis agar diproduksi secara penuh di daerah  asalnya sehingga mampu menghadirkan citra eksklusif, tidak semata jadi mass product yang diproduksi di daerah lain untuk mengejar keuntungan. " Produknya dibuat di daerah asalnya, Masyarakat se-Indonesia bisa memasarkan dan kalau bisa dipakai masyarakat internasional," kata Ny Putri Koster saat menjadi narasumber dalam Seminar dengan  topik: “Kekayaan Intelektual Komunal & Indikasi Geografis 
Lindungi Komoditi Indonesia” di Bidakara Hotel Jakarta, DKI Jakarta pada Selasa (22/11) sore. 

Ny Putri Koster menjelaskan, Bali yang punya kekayaan intelektual komunal dalam bentuk tenun tradisional endek, kain songket hingga tenun ikat grinding sempat bermasalah selama puluhan tahun akibat produksi tenun khas tersebut malah diproduksi di daerah lain, dengan proses yang jauh dari tata cara tradisional aslinya. Hal ini tak pelak memberikan dampak lesunya pengrajin dan penenun lokal. " Kalau dibiarkan, penenun kita rugi barangnya tidak laku, lalau ekonomi juga tidak bergerak di Bali karena uangnya lari keluar. Dan kalau lama dibiarkan akan terjadi sentralisasi produksi di satu daerah," tukasnya. 

Sosok pendamping orang nomor satu di Provinsi Bali ini pun menyebut upaya pelestarian warisan budaya adiluhung lokal akan mati akibat adanya industri skala besar, yang mematikan pengrajin lokal. Secara spesifik, penenun di Pulau Dewata. " Karena itu, saya berpikir bagaimana melindungi pengrajin lokal dari hulu sampai hilir. Di hulu kita dorong pendaftaran akan HAKI dan KIK-nya, dan di hilir kita jamin perlindungan pada hak-hak mereka," tandas seniman serba bisa ini. 

Dijelaskannya lagi, Bali siap untuk menjadi etalase bagi produk-produk kerajinan hasil kekayaan intelektual komunal dari seluruh Indonesia dengan statusnya sebagai kawasan wisata dunia. Seperti diceritakan Ny Putri Koster, saat G20 dimana kain Gringsing tradisional jadi souvernir resmi KTT G20 baru-baru ini,dan endek tampil memukau saat dipakai di gala dinner oleh kepala-kepala negara.  " Bali siap jadi Hub-nya, etalasenya. Dijelaskan gamblang, ini batik Jawa, ini tenun NTT dan sebagainya. Saya yakin kedepannya akan menimbulkan kesadaran masyarakat dan dibantu juga perlindungan Kekayaan Intelektual dari kemenkumham, sehingga produk-produk ini bisa jadi trade Mark bagi daerah masing-masing," ujarnya lagi.

Sementara itu, Miranda Risang Ayu , Penulis dan Head of IP Center on Regulation & Application Studies, Faculty of Law, Universitas Padjadjaran mengatakan dasar hukum perlindungan KIK dan Indikasi Geografis sejatinya sudah diberlakukan di tanah air. " Kita sudah punya sistemnya. Paling tidak ada dasar hukumnya. Pertama , untuk kepentingan komunitas dan pencegahan perlindungan dari penyalahgunaan, penipuan atau misrepresentasi. 
Misalnya kain endek dari Bali, jika ada  diproduksi di tempat lain maka HAKI komunal untuk melindungi itu. Teorinya begitu," tandas Miranda.

Perlindungan karya komunitas seperti milik adat, juga dikatakan Miranda dapat secara signifikan berperan dalam peningkatan pendapatan komunitas tersebut. " Begitu pula Indikasi geografis, jadi  hak eksklusif untuk komunitas. Bisa jadi Jaminan reputasi dan jaminan kualitas produknya. Juga pelestarian lingkungan hingga menciptakan pasar ceruknya sendiri," tukasnya.

Seminar yang diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia ini, adalah Rangkaian Roving Seminar Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI dan Menteri Yasonna Mendengar sudah dilaksanakan di Sumatera Utara, Solo dan DIY, serta Sulawesi Selatan, dan terakhir dilaksanakan di DKI Jakarta.

Ny Putri Suastini Koster sendiri dalam momen tersebut didaulat menerima penghargaan sebagai Tokoh Berperan Aktif Dalam Memacu Pertumbuhan Kreativitas dan Inovasi Kekayaan Intelektual  Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pemprov Bali Musnahkan Arsip Habis Masa Retensi dan Tak Punya Nilai Guna


BALIKINI.NET | DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali memusnahkan arsip dinamis inaktif yang telah habis masa retensinya dan sudah tak mempunyai nilai guna. Pemusnahan dilakukan dengan memasukkan dokumen ke mesin pencacah dipimpin langsung oleh Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali I Wayan Budiasa di Ruang Kearsipan Gedung 3 Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (24/11/2022). 

Karo Umum dan Protokol Wayan Budiasa dalam arahan singkatnya menyampaikan bahwa tahap pemusnahan arsip adalah kegiatan esensial yang sangat penting dalam dunia kearsipan. Terkait dengan pemusnahan arsip yang sudah tidak punya nilai guna, Budiasa teringat apa yang disampaikan seorang rekan. 

“Seorang kawan menyampaikan bahwa dokumen itu seperti daftar menu di sebuah restoran. Ketika menu itu masih tertera di daftar, saat-saat tertentu bisa jadi ada yang memesannya,” ujarnya. 

Menurutnya jika diibaratkan arsip, bisa jadi suatu saat ada yang menginginkan dokumen jika masih ada dalam daftar, padahal statusnya sudah inaktif dan habis masa retensi. Karena masih ada dalam daftar dan belum dimusnahkan, pemerintah wajib untuk menyediakan dan menurut pengalamannya butuh waktu untuk mendapatkan arsip tersebut. Karenanya, jika sudah dimusnahkan sesuai prosedur, maka arsip itu otomatis tak ada lagi dalam daftar serta menutup kemungkinan diminta oleh pihak tertentu.

Mengingat pentingnya tahap pemusnahan arsip, ia menyampaikan apresiasi kepada perangkat daerah pengusul dan tim yang telah mengawal proses ini. Ke depan, ia meminta jajaran kearsipan lebih intensif melakukan penyisiran agar dokumen yang tak punya nilai guna dan sudah habis masa retensinya bisa segera diusulkan untuk dimusnahkan. Menurutnya hal ini penting untuk mengurangi tumpukan arsip tak punya nilai guna dan habis masa retensinya di gudang.

Sementara itu, Kabag Administrasi Keuangan, Aset dan Kearsipan Biro Umum dan Protokol Putu Arya Dinata menyampaikan, pemusnahan arsip merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Kepala Arsip Nasional RI Nomor : B-KN.00.03/91/2022 tentang Persetujuan Pemusnahan Arsip. Rekomendasi Kepala Arsip Nasional diperkuat Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 541 / 01-F / HK / 2022 tentang Pemusnahan Arsip Dinamis Inaktif yang telah habis retensinya dan tidak mempunyai nilai guna. Arya Dinata menambahkan, berdasarkan usulan dari sejumlah perangkat daerah, Pemprov Bali mengajukan usulan pemusnahan 1084 boks arsip aktif dan dinamis yang sudah tak punya nilai guna. Namun setelah dilakukan pengkajian, Arsip Nasional hanya menyetujui pemusnahan 1062 boks arsip. 

“22 boks tak disetujui untuk dimusnahkan karena dinilai masuk kategori arsip statis dan vital,” imbuhnya. 

Belajar dari hal ini, ke depannya ia beserta jajaran pengelola arsip akan lebih teliti dalam proses pengajuan. Pemusnahan arsip dilakukan dengan cara memasukkan dokumen ke dalam mesin pencacah.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved