-->

Selasa, 20 Desember 2022

Jelang Nataru Hotel di Karangasem Capai 40 Persen Bookingan


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023, merupakan kesempatan bagi pariwisata untuk bangkit dari keterpurukan pandemi yang sudah selama 2 tahun belakangan membuat pariwisata Bali porak poranda. 

Di Karangasem sendiri, untuk bookingan dari kamar hotel mencapai 40% room yang terisi atau angka realnya yakni sekitar 2.120 kamar. Hal tersebut dikatakan I Wayan Kariasa, Ketua PHRI kabupaten Karangasem pada Selasa (20/12/2022). Berbagai upaya telah dilaksanakan para pelaku wisatawan khsususnya pemilik hotel dan restoran untuk menarik minat para wisatawan datang ke Karangasem. 

"Kami melaksanakan promosi atau paket promo, seperti promo menginap free dinner ataupun menginap free masuk ke DTW tertentu.Ketika kesannya tidak murahan banget. Selain itu kami melakukan itu sebagai bentuk sinergi antara hotel, daya tarik wisata, desa wisata dan atraksi wisata yang ada di Karangasem," Tandasnya. 

Sementara, tingkat hunian hotel jelang Nataru kali ini mencapai 40% dinilai Kariasa cukup bagus. Meskipun jika dibandingkan pada angka hunian hotel di tahun sebelum Pandemi.  "Mudah-mudahan  ketika liburan nanti dimulai, ada tambahan dari wisatawan-wisatawan domestik,"harapnya. Sementara data kamar hotel di Karangasem sendiri ada sebanyak 5300 kamar hotel, dengan wisatawan yang booking dinominasikan oleh wisman dari Australia dan Eropa. (Ami)

Denpasar Festival ke-15, Sajikan Beragam Kreatifitas Dalam Balutan Tejarasmi Sebagai Cahaya Keindahan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Gelaran tahunan ikonik Pemkot Denpasar bertajuk Denpasar Festival (Denfest) siap digelar. Event pariwisata kreatif yang masuk dalam festival skala nasional dalam Kharisma Event Nusantara ini akan dibuka pada 21 Desember mendatang dan akan berlangsung hingga 25 Desember. Hal tersebut diungkapkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat Jumpa Media di Inna Bali Heritage Denpasar, Senin (19/12). 

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Forkopimda Kota Denpasar, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta undangan lainya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani menjelaskan, secara tematis, Denpasar Festival 2022 mengangkat tema Cahaya Keindahan yang merepresentasi festival sebagai fajar kebangkitan bagi warga Kota Denpasar. Dimana, estetika yang dipendarkan menyinari jalan terang bagi peradaban, terutama sebagai medium mengungkap sucinya pikiran (siwam), kebenaran perilaku (satyam), dan adi warna rasa (sundaram).

Lebih lanjut dijelaskan Jaya Negara memasuki tahun pelaksanaan ke-15 pada tahun 2022 ini, Denpasar Festival konsisten menjadi teladan bagi pelaksanaan festival kreatif di Bali. Dimana, pelaksanaanya menjadi wadah berinteraksinya berbagai pihak, utamanya generasi kreatif yang kian hari berperan membentuk masa depan Denpasar. Tak hanya itu, Denfest kali ini juga menjadi program padat karya berbasis seni dan budaya yang menempatkan industri kreatif sebagai usada ‘obat’ untuk bangkit dari krisis multidimensi akibat pandemi Covid-19. 

Secara umum, Denfest ke-15 ini dikemas dengan beberapa segmen utama. Mulai dari Inagurasi pembukaan, Pementasan seni dan budaya, Pagelaran musik, Film, Fashion Show, Creative Talkshow dan Stand UMKM. Beragam Group Band papan atas juga akan tampil menggetarkan panggung utama. Yakni Lolot and Band, Nanoe Beroe, Navicula, Joni Agung and Doble T, XXX, Pramusti Bali, Dewa Bujana Nyanyian Dharma dan masih banyak lainya.

Tak hanya itu, sebanyak 161 UMKM Unggulan, 1.049 Seniman, dan 622 musisi akan terlibat pada Denfest ke-15 yang tersebar di beberapa titik, yakni Kawasan Catur Muka, Wantilan Inna Heritage Bali Hotel, Panggunh Gajah Mada, Pelataran Pasar Badung dan Lapangan Puputan Badung. Sedangkan stand kuliner dan UMKM Unggulan dipusatkan di kawasan Jalan Gajah Mada, Pelataran Pasar Badung dan Jalan Veteran. 

“Festival pariwisata-kreatif ini menjadi muara bertemunya tradisi dengan modernitas, Bali dengan Nusantara, berorientasi kolaborasi lokal dan global, dan secara menarik; memori masa lampau berpadu-padan dengan denyut nadi kekinian dan masa depan, kita padukan berbagai kreatifitas dalam balutan tejarasmi sebagai cahaya keindahan,” kata Jaya Negara.

Sementara Dezire Mulyani menambahkan , pelaksanaan Denfest diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sinergi ekonomi kreatif dan ekonomi pariwisata budaya yang dinamis, berkesinambungan, dan relevan dengan perkembangan zaman. Sehingga mampu  mendorong generasi muda untuk melestarikan kemuliaan tradisi sekaligus mengembangkan wawasan, inovasi, dan kreativitas dalam 16 subsektor ekonomi kreatif Indonesia. 

“Mendukung distribusi beragam layanan dan produk seni, budaya, teknologi, dan kewirausahaan Denpasar di pentas nasional dan pasar internasional untuk meningkatkan kondisi kerja dan kualitas hidup UMKM,” ujar Dezire

Lebih jauh Dezire berharap, pelaksanaan Denfest menjadi platform kerja sama antara pemerintah, kaum kreatif, akademisi, bisnis, dan publik luas dalam memajukan ekosistem kreatif lokal dan regional yang sehat dan berkesinambungan. Sehingga mampu menciptakan peluang bagi seniman dan pengusaha muda untuk berjejaring dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di tingkat nasional dan internasional.

“Harapan kami secara berkesinambungan Denfest menjadi wahana kreatifitas di berbagai bidang, mulai dari seni, ekraf, teknologi, desain, modeling dan lain sebagainya yang masmpu meningkatkan daya saing dan mendukung kemajuan ekonomi di Kota Denpasar,” ujarnya.

Bupati Karangasem I Gede Dana Buka Kegiatan Bimtek SPIP Melalui Zoom Meeting

 

BALIKINI.NET | KARANGASEM — Bupati Karangasem I Gede Dana melalui zoom meeting membuka acara Bimbingan Teknis Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem, Senin (19/12/2022) bertempat di Aula Sabha Widia Praja Disdikpora Karangasem

Dihadiri pula Sekda Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta, dalam kesempatan tersebut Bupati I Gede Dana sangat mengapresiasi serta menyambut baik pelaksanaan Bimbingan Teknis terkait SPIP Terintegrasi ini dirinya mengatakan kegiatan ini adalah sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan good governance, clean government dan open government dengan membenahi kinerja dan pengelolaan keuangan di Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Bupati lanjut menjelaskan bahwa salah satu Misi Pemerintah Kabupaten Karangasem yaitu Mengembangkan tata kelola pemerintahan yang baik, bebas korupsi serta pelayanan publik yang prima, mendapat respon yang baik dari eksekutif dan legislatif sehingga terjadi peningkatan yang signifikan atas kinerja dan pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Karangasem yang berbuah penghargaan yaitu opini WTP sebanyak 7 kali berturut-turut yang diberikan oleh BPK terhadap pengelolaan keuangan daerah. 

Ditegaskan bahwa Penerapan SPIP bukan sekedar formalitas untuk memenuhi suatu ketentuan peraturan perundang-undangan. Penyelenggaraan SPIP dilandasi pada pemikiran bahwa Sistem Pengendalian Intern merupakan sesuatu yang melekat sepanjang kegiatan dan dipengaruhi oleh sumber daya manusia.

Bupati Gede Dana mengakui bahwa Setiap program yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah tentunya tidak terlepas dari adanya risiko yang dapat berpengaruh dalam pencapaian tujuan. Oleh sebab itu, upaya implementasi manajemen risiko perlu dikembangkan lebih lanjut, mulai dari proses perencanaan yang merupakan pondasi bagi suatu instansi dalam mengembangkan program dan kegiatan yang lebih besar.

Gede Dana berharap bahwa dengan penyelenggaran SPIP terintegrasi yang baik, Pemerintah Daerah dapat melakukan perbaikan kualitas perencanaan secara berkelanjutan, dapat mengenali dan mengatasi risiko-risiko atas pelaksanaan program dan kegiatan, meminimalisasi risiko terjadinya korupsi/fraud, menggunakan sumber daya secara efisien dan efektif, meningkatkan kualitas pengendalian intern secara berkelanjutan sehingga sasaran- sasaran strategis Pemerintah Daerah dapat segera tercapai.

Mengingat pentingnya SPIP Bupati I Gede Dana menghimbau kepada seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kabupaten Karangasem untuk menyelenggarakan SPIP serta menerapkan Manajemen Risiko secara menyeluruh, tidak hanya pada unit kerja terkecil tapi hingga kepada masing-masing individu sehingga dapat menghasilkan efektivitas pelaporan dan kepatuhan di lingkungan Pemerintah Daerah Karangasem.

Sekda Karangasem I Ketut Sedana Mera dalam kesempatan tersebut mengharapkan di tahun 2023 dalam pengolahan SPIP supaya lebih baik lagi, "kita masih di Lv 3, tetapi kapabilitasnya masih 2," imbuh Sekda.

Sedana Merta juga menegaskan para peserta Bimtek harus serius, ,"mari kita optimal bekerja walaupun di akhir tahun ini sangat banyak ada kesibukan, tetapi pengolahan sistem pengendalian internal pemerintah harus bagus,"ucapnya

Ida Bagus Ketut Suastika Plt Kepala Inspekturat Daerah mengatakan bahwa tujuan Pelaksanaan Bimbingan Teknis SPIP ini adalah untuk Meningkatkan pemahaman Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem dan juga Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel.

Dirinya melaporkan bahwa Peserta Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi terdiri dari Sekretaris dan Pejabat Fungsional Perencana/Kasubag UK/staf yang membidangi SPIP di Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem.(ami)

Pelaku Pencurian Emas Berhasil Diungkap Polres Kubu


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Polsek Kubu Polres Karangasem berhasil mengungkap  pelaku pencurian berupa uang Tunai dan emas yang terjadi pada Jumat (16/12/2022). 

I Nengah Sugih warga Br. Dinas. Padang sari, Ds. Tianyar Tengah, Kec. Kubu, Kab. Karangasem awalnya melaporkan ke Polsek Kubu di Unit SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) bahwa dirinya kehilangan sejumlah uang tunai dan perhiasan emas berupa kalung dan gelang yang jumlahnya mencapai belasan juta rupiah, hal ini baru dilaporkannya pada keesokan harinya yakni Jumat (17/12/2022). 

Dari laporan tersebut, pihak Pawas Aiptu I Made Putu Suyasa langsung mendatangi TKP untuk melaksanakan penyelidikan yakni dnegan mengamankan TKP terlebih dahulu. Kemudian dari unit Reskrim dilaksanakan olah TKP dan introgasi saksi-saksi dan lidik diseputaran TKP.

Kanit Reskrim Polsek Kubu Ipda I Gusti Made Kodana, SH. Saat dikonfirmasi pada Senin (19/12/2022) mengatakan jika pihaknya telah berhasil menangkap pelaku pencurian. 
"Dalam waktu singkat, unit reskrim melakukan introgasi terhadap saksi-saksi, dan dari beberapa saksi mengarah sebagai pelaku yang dicurigai melakukan pencurian emas, lanjut secara intensif penyidik melakukan pendalaman akhirnya terduga pelaku berinisial Wyn  S  ( 19 tahun)  mengakui semua perbuatanya telah mengambil uang tunai sebesar satu juta rupiah dan emas tersebut dirumah korban,"jelas Kanit Reskrim Polsek Kubu Ipda I Gst. Made Kodana, SH. 

Tak menelan mentah-mentah pengakuan saksi, pihak kepolisian juga mencari barang Bukti kerumah tersangka, dan benar saja barang tersebut disimpan dirumahnya.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Kubu telah menyita barang bukti berupa 1 (satu) buah gelang emas dengan berat 16 Gram dan  1(satu) buah kalung emas dengan berat 12 Gram dari terduga pelaku.

Menurut keterangan Korban I Wayan Sugih , uang dan emas tersebut di ambil didalam almari, ketika korban dan keluarga tidak berada dirumah karna kundangan, saat rumah dalam keadaan sepi pelaku leluasa mengambil barang tersebut dengan cara merusak pentilasi diatas jendela kemudian mengobrak abrik almari yang ada didalam kamar.

Sementara Kapolsek Kubu AKP. I Nengah Sona, SH. dihubungi melalui sambungan terpisah membenarkan bahwa anggotanya  Polsek Kubu telah mengamakan salah satu diduga pelaku pencurian uang dan emas, daan saat ini masih dilakukan pendalaman serta proses penyidikan lebih lanjut

"Ya, benar, anggota kami telah  mengamankan salah satu orang terduga pelaku, kami akan terus kembangkan kasus ini, demi mengungkap kasus kasus pencurian lainya diwilayah Kecamatan Kubu yang  sangat meresahkan warga, " kata Kapolsek Kubu, AKP. I Nengah Sona, SH.


Melalui RRI Pro Singaraja, Ny. Putri Koster Bicara Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Koperasi


BALIKINI.NET | SINGARAJA — Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster tampil sebagai narasumber di dua Radio yaitu RRI Pro Singaraja FM dan Singaraja FM yang mengusung tema ‘Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Koperasi’ pada, Senin (19/12). 

Dalam pemaparannya, Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa dari 10 Program Pokok PKK terdapat program nomor 8 yaitu pengembangan berkoperasi. Untuk itu, PKK memiliki tugas untuk turut memberikan sosialisasi dan literasi kepada masyarakat terkait fungsi dan peran koperasi dalam mensejahterakan keluarga. 

Menurut, Bunda Putri sapaan akrabnya Koperasi yang memiliki asas gotong royong dan kekeluargaan memiliki sejumlah fungsi dalam mewadahi kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitarnya. Dengan asas kekeluargaan, mengharuskan setiap anggota koperasi memiliki kesadaran untuk melakukan yang terbaik di setiap kegiatan koperasi, dan hal-hal yang dianggap berguna untuk semua anggota dalam koperasi tersebut.

Sedangkan asas gotong royong dalam koperasi, mengamanahkan kepada anggota koperasi untuk menjalankan perekonomian rakyat secara bersama atau berkelompok membentuk suatu badan usaha, dengan cara mengelola modal bersama-sama, ujar Ny Putri Koster kepada pendengar radio. 

Dalam kesempatan itu, Ny Putri Koster yang menggandeng Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali I Wayan Ekadina, mengajak seluruh masyarakat Bali yang memiliki potensi lokal dalam memproduksi kerajinan tangannya untuk bergabung membentuk koperasi secara sadar dan bekerja sama mewujudkan asas yang berkeadilan dan pemerataan. Hal ini dimaksudkan bahwa setiap orang yang tergabung dalam kelompok kemudian membentuk koperasi sebagai wadah untuk menampung hasil karya atau produksi yang dihasilkan.

Selain itu, bahan-bahan produksi untuk kerajinannya juga disiapkan (hanya ditemukan/dijual) oleh koperasi itu sendiri, sehingga perputaran ekonomi akan jelas. “Saya contohkan produksi tenun. Jadi koperasi menyiapkan benang atau bahan kain tenun yang dijual dengan harga standar. Kemudian apabila benang ini sudah dirajut menjadi kain tradisional tenun maka koperasi tersebutlah yang akan menampung (membeli dari penenun yang juga termasuk menjadi anggota) dan kemudian menjualnya kembali kepada masyarakat,” ujar wanita yang akrab disapa Bunda Putri.

Bunda Putri menyebutkan, pengelolaan manajemen koperasi harus jujur, telaten dan berkeadilan agar tidak ada usaha pribadi di dalam koperasi. “Bahan-bahan yang disiapkan juga bersifat standar dan kain tradisional yang dijual juga akan standar, tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Semua akan disesuaikan dengan harga bahan baku. Produksi kain juga tidak akan stagnan atau terhenti dalam waktu yang sangat lama lantaran menunggu hasil tenunan laku dulu,” imbuhnya. 

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, I Wayan Ekadina mengatakan, anggota koperasi memegang peranan penting dalam bidang pemasaran, namun apabila mereka belum maksimal dalam melakukan promosinya, maka koperasi yang berperan untuk melatih dan mengelola pemasaran dari produk anggotanya, yang kemudian dipasarkan melalui E-Katalog.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah juga menyerap hasil produksi lokal yang dihasilkan oleh anggota koperasi yang kemudian dimasukkan ke dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), yang merupakan unit layanan penyelenggara sistem elektronik pengadaan barang/jasa. 

“Nah dari LPSE ini nantinya koperasi akan memasarkan komoditi produk lokal yang diproduksi oleh anggota koperasi tersebut, dan konsumen juga dapat memilih produk kerajinan yang diinginkan tanpa harus menunggu untuk datang ke toko dan bertatap muka dengan penjualnya. Di sini masyarakat juga harus memiliki rasa ‘jengah’ dan komitmen yang harus digerakkan, agar perputaran ekonomi dalam koperasi yang sedang dikelola akan tetap sehat dan bermanfaat secara maksimal baik untuk anggota dan masyarakat sekitarnya. Sehingga koperasi akan mampu mensejahterakan anggotanya,” ungkap Kadis Koperasi dan UKM Wayan Ekadina.

Dengan terbentuknya sebuah koperasi di tengah masyarakat, lanjut dia, maka secara tidak langsung akan mampu membangkitkan potensi lokal, anggota dan masyarakat sekitarnya yang berperan sebagai wadah perputaran ekonomi kreatif, karena semua orang bisa menjadi anggota koperasi dan semua memiliki peluang dalam membangun ekonomi melalui koperasi yang ada, namun harus memiliki komitmen, konsistensi dan dilakukan secara berkelanjutan (kontinyu).

Dijelaskan secara detail oleh Kadis Koperasi dan UKM Wayan Ekadina bahwa berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012, bahwa koperasi memiliki beberapa jenis berdasarkan fungsinya, yakni, Koperasi Konsumen, Koperasi Produsen, Koperasi Jasa, Koperasi Simpan Pinjam, dan Koperasi Serba Usaha 

Dijelaskannya lagi bahwa fungsi pertama dari koperasi adalah membangun sekaligus mengembangkan potensi dan kemampuan anggotanya secara khususnya dan masyarakat secara umum. Sekaligus juga untuk mewujudkan kesejahteraan sosial dan ekonomi rakyat.

Dalam dialog tersebut, Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana juga berkesempatan untuk mendampingi Ketua PKK Provinsi Bali pada dialog di RRI Pro Singaraja FM

Wagub Cok Ace Buka Acara Peringatan Seribu Tahun Prasasti Baturan


BALIKINI.NET | GIANYAR—  Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) membuka secara resmi acara Sahasra Warsa Batuan atau Peringatan 1.000 Tahun Prasasti Baturan bertempat di Panggung Purbakala, Sisi Kauh Pura Desa Puseh Batuan, Sukawati, Gianyar, pada Minggu (18/12/22).

Menurutnya, momentum seribu tahun prasasti Baturan yang dikemas dalam tema besar Saharsa Warsa Batuan merupakan titik balik bagi masyarakat Batuan secara bersama-sama untuk kembali kepada jati diri sebagai bagian dari masyarakat yang hidup berkebudayaan sehari-harinya.

Tokoh Puri Ubud tersebut berharap agar “Saharsa Warsa Batuan” dapat menjadi media promosi pariwisata Bali. Dengan tetap menjaga warisan budaya Prasasti Baturan, yang kemudian dikemas menjadi wisata budaya. “Saya harap kegiatan ini bisa menginspirasi desa-desa lainnya dalam berinovasi dan menumbuhkan serta mengembangkan pariwisata Bali yang berbasis adat, tradisi, seni, budaya dan kearifan lokal,” jelasnya.

Hal ini ditambahkannya sangat sesuai dengan visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru. Visi menuju Bali Era Baru diwujudkan dengan menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali yang mencakup tiga aspek utama yaitu alam, krama dan kebudayaan Bali. “Dengan diselenggarakannya acara ini mencerminkan salah satu perpaduan manusia dalam menjaga kebudayaan Bali. Untuk itu mari kita jaga bersama sebagai jati diri kita,” tandasnya.

Sebelumnya Wakil Pemimpin Divisi Digital Banking Bank BJB Johanes Parulin Tamba mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemprov Bali terutama Pemerintah Desa Batuan sehingga Bank BJB bisa membantu membangkitkan pariwisata Bali. Menurutnya Bank BJB hadir untuk mempercepat digitalisasi hingga ke desa-desa. “Kami sudah hadir secara fisik di Denpasar dan beberapa kota besar lainnya. Kami berharap ke depan bisa melayani anda hingga ke seluruh kota di Indonesia,” jelasnya.

Perbekel Batuan Ari Anggara menjelaskan hari ini adalah momentum bersejarah bagi  masyarakat Batuan, karena tidak setiap generasi bisa menyaksikan milenium desa Batuan yaitu seribu tahun ditulisnya Prasasti Baturan di Batuan. Ia menjelaskan isi prasasti Baturan menjelaskan tentang potensi di desa Batuan. “Semua jenis kerajinan, seni dan kearifan lokal asli Batuan tertulis di prasasti tersebut,” jelasnya seraya mengatakan pihaknya tentu akan terus menjaga warisan budaya tersebut. Ia menambahkan bahwa acara Saharsa Warsa Batuan akan digelar selama sembilan hari hingga nanti puncak acara yaitu tanggal 26 Desember nanti. 

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gianyar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil, Camat Sukawati, Perbekel Batuan, serta masyarakat yang secara antusias menyaksikan acara pada sore tersebut.

Ketua Dekranasda Tabanan Perkenalkan Kerajinan Khas Tabanan Kepada Ketua Dekranasda Labuhanbatu Utara


BALIKINI.NET | TABANAN — Upaya Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan dalam memperkenalkan dan membangkitkan IKM dan UMKM kerajinan khas Tabanan tak hentinya ditunjukkannya dalam berbagai moment. Khususnya pada hari ini, saat menerima kunjungan kerja dari Dekranasda Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, yang disambutnya di Rumah Jabatan Bupati Tabanan, Senin (19/12). 
 
Kedatangan Dekranasda Labuhanbatu pada pagi hari itu, dalam rangka kunjungan kerja Dekranasda. Dalam hal ini, Ny. Rai Sanjaya didampingi oleh Sekretaris Dekranasda, Kabid dan Fungsional Penyuluh Disperindag Tabanan menerima langsung kunjungan dari dr. Rama Dhona Sihotang selaku Ketua Dekranasda Labuhanbatu beserta Wakil Ketua Dekranasda, Wakil Ketua Harian, dan anggota Dekranasda sebanyak 20 anggota. 
 
Tentunya sambutan hangat diberikan oleh Ny. Rai Sanjaya, sebab daya tarik kerajinan khas Kabupaten Tabanan telah menggaung hingga ke tanah Sumatera Utara. Terlebih nantinya, kerajinan-kerajinan khas ini akan menjadi rekomendasi yang bisa dikembangkan oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Labuhanbatu utara. 
 
“Tentunya kami sangat berbangga sekali menerima kehadiran ibu Ketua Dekranasda dari Labuhanbatu Utara, hal itu membuktikan bahwa kerajinan-kerajinan khas Tabanan ini sudah mulai terdengar hingga ke ranah nasional, dan sudah barangtentu nantinya akan menambah semangat para pengrajin untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan kerajinan-kerajinan khas dan mungkin nanti bahkan bisa di eskpor ke luar negeri” ungkap Ny. Rai Sanjaya saat itu. 
 
Di kesempatan itu, Ny Rai Sanjaya mengajak serta rombongan untuk berkunjung ke Pojok IKM Dekranasda yang merupakan Inovasi Ibu Ketua sendiri di Lobby Kantor Bupati Tabanan, di mana, para rombongan bisa menyaksikan dan bahkan membeli langsung beberapa kerajinan yang dipamerkan di sana, termasuk komoditas unggulan seperti keramik, kerajinan logam, kerajinan batok kelapa, bokor koran, sandal, tas-tas rajutan dan kerajinan lainnya. Pihaknya juga memberikan beberapa rekomendasi tempat wisata yang bisa dikunjungi di Tabanan, salah satunya yaitu DTW Tanah Lot, Bedugul dan Jatiluwih. Bahkan tak hentinya, Ny. Rai Sanjaya merekomendasikan para rombongan untuk berkunjung ke Pameran Bali Bangkit di Denpasar. 
 
“Kami juga merekomendasikan untuk berkunjung ke Pameran Bali Bangkit yang sedang berlangsung di Denpasar, karena di sana tidak hanya bisa menjumpai kerajinan khas Tabanan tapi dari seluruh Bali juga ada di sana” Sambungnya. Pihaknya berharap, beberapa kerajinan yang ditampilkan mampu menjadi contoh untuk pengembangan kerajinan di Sumatera Utara seperti yang diharapkan oleh Ketua Dekranasda Labuhanbatu Utara. Para rombongan juga menunjukkan minat dan ketertarikan yang lebih pada kerajinan bokoran dari koran khas Tabanan. 
 
“Rombongan tamu ingin tahu kerajinan-kerajinan apa yang ada di Kabupaten Tabanan, untuk dijadikan contoh kedepannya di Sumatera Utara, Ibu Bupati tadi tertarik dengan Bokoran dari Koran, di Sumetara Utara tidak ada yang seperti itu, itulah tadi yang dijadikan contoh untuk dipraktikkan di sana nanti” Ungkap Kabid Dinas Perdagangan yang turut mendampingi pagi itu. Tak hanya mengajak berkeliling, Ny. Rai Sanjaya juga memberikan cinderamata bagi para rombongan, sebagai bentuk kenang-kenangan dari Tabanan. 

Senin, 19 Desember 2022

Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-74, Teguhkan Niat Bela Negara


BALIKINI.NET | TABANAN — Sebagai upaya untuk merefleksikan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kusuma negara guna mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkab Tabanan menggelar upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-74 yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional di halaman depan kantor Bupati Tabanan, Senin, (19/12).

Peringatan yang mengusung tema “Bangkit Bela Negaraku, Jaya Indonesiaku” ini dipimpin oleh Bupati Tabanan yang diwakili oleh Sekda  I Gede Susila. Turut hadir dalam upacara tersebut para Asisten dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, para Kabag di lingkungan Setda Tabanan, serta ratusan ASN yang penuh semangat mengikuti kegiatan.

Sekda I Gede Susila yang membacakan sambutan Presiden RI mengatakan, melalui peringatan ini agar meneguhkan niat kita bahwa upaya membela negara adalah upaya bersama yang dilakukan oleh seluruh komponen bangsa. Seluruh warga negara harus memiliki semangat, kesadaran dan kemampuan bela negaraa.

“Kita harus mempunyai daya tangkal dan ketangguhan dalam menghadapi situasi yang semakin berkembang pesat dan kompleks di segala bidang. Oleh karena itu, kita harus terus membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, inovatif dan berdaya saing serta memiliki kesadaran bela negara,” ujar Susila.

Dijelaskan juga bahwa bela negara adalah sikap, prilaku dan tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah serta keselamatan bangsa dan negara. Bela negara juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggungjawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Nilai dasar bela negara adalah cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara dan kemampuan awal bela negara. Nilai-nilai inilah yang harus terus diimplementasikan dalam program pembinaan kesadaran bela negara, baik itu di lingkungan pendidikan, lingkungan pekerjaan maupun lingkunagn masyarakat pada umumnya,” pinta Susila.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menunaikan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan peran dan profesi masing-masing untuk ikut serta dalam bela negara. Dimana usai upacara peringatan, Sekda I Gede Susila menyerahkan piagam ASN Purna Bhakti dilanjutkan dengan penyerahan piagam pemenang lomba.

Sekda Susila mengawali penyerahan dengan menyerahkan piagam Purna Bhakti kepada 3 Orang perwakilan ASN, kemudian dilanjutkan menyerahkan piagam kepada pemenang lomba membuat sambutan Bupati, Lomba membuat telahan staf, lomba paparan inovasi program Pemkab Tabanan, tingkat kepatuhan disiplin ASN, keterbukaan informasi publik, kepatuhan terhadap standar pelayanan, perangkat daerah terinovatif, keterjangkauan informasi di media sosial, capaian pemenuhan pengembagan kompetensi 20 jam pelajaran serta Best ASN 2022.

 

Bupati Tabanan Salurkan Bantuan CSR dari PT. HM. Sampoerna TBK


BALIKINI.NET | TABANAN — Sebagai salah satu langkah cepat dan tepat dalam mengantisipasi dan penanggulangan bencana di Tabanan, Khususnya di musim hujan penghujung tahun, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M salurkan bantuan CSR (Coorporate Social Responsibility) dari PT. HM. Sampoerna TBK, di Lobby Kantor Bupati Tabanan, Senin (19/12).

Adapun bantuan yang diterima berupa 200 paket sembako dan 2 tandon air masing-masing berkapasitas 2000 liter, yang nantinya akan disalurkan oleh Bupati Tabanan kepada BPBD Tabanan dan komunitas yang hadir saat itu. Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Sekda Tabanan beserta Para Asisten Sekda, Anggota DPRD Tabanan, Kepala OPD terkait di lingkungan Setda Tabanan, perwakilan PT HM Sampoerna, LSM Forkot, Nocken Ass, Bendesa Adat Geluntung dan Pewakilan dari Bumi Perkemahan Sekartaji.

Dalam merespon penanggulangan bencana, maka keterpaduan antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi ataupun pakar dan media massa harus selalu dipupuk. Oleh sebab itu, Bupati Sanjaya dalam arahannya menekankan bahwa semangat gotong-royong yang mengandung rasa tulus ikhlas, ringan sama dijinjing, berat sama dipikul, rela berkorban dan tanpa pamrih menjadikan ketangguhan dalam penanggulangan bencana.

“Bantuan telah banyak kita distribusikan kepada korban bencana yang terdampak dan terus kita distribusikan, bahkan juga kepada masyarakat kurang mampu dan menderita sakit, yang akan didistribusikan oleh Forkot Tabanan dan Club Motor Nocken Ass tabanan, namun kita juga berikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut aktif berpartisipasi dalam penanggulangan bencana” Papar Sanjaya saat itu.

Di kesempatan itu, Sanjaya juga menghimbau agar seluruh bantuan terlebih bantuan sembako agar didistribusikan dengan cepat, guna menjaga kualitas bahan pokok agar tetap dalam kondisi baik hingga sampai ke masyarakat. Selain itu, pihaknya juga terus mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah melakukan CSR tanggap bencana untuk kabupaten Tabanan, khususnya pada hari ini kepada PT HM Sampoerna.

“PT. HM Sampoerna TBK yang merupakan salah satu perusahaan ternama di Indonesia, dengan segala keikhlasannya telah berkenan mengulurkan tangannya kepada masyarakat kita yang berperan aktif dalam penanggulangan bencana di Tabanan. Kebaikan-kebaikan seperti inilah pada dasarnya yang akan menjadi fondasi kuat membangun Kabupaten Tabanan ke depannya” Ujarnya lebih lanjut. Pihaknya mengharapkan, semua bentuk bantuan bisa bermanfaat bagi masyarakat secara tepat guna dan tepat waktu, terlebih saat menjelang Nataru dan Hari Raya Galungan & Kuningan.

Kepala BPBD Tabanan saat itu menerangkan, “CSR ini merupakan inisiatif dari Bapak Bupati Tabanan yang difasilitasi oleh Ibu Nuning, di mana bantuan ini untuk membantu pasca bencana kemarin dan dalam rangka HUT Kota Singasana yang ke 539, di sini sudah ada yang akan menerima bantuan sembako dan 2 buah tendon dari Desa Adat Kluntung dan dari Desa Adat Sekartaji yang akan ditempatkan di Perkemahan wahana Sekaralung Sekartaji dan dari perkumpulan motor Nocken Ass, dari LSM Forkot dan Tim reaksi cepat BPDB” Ujar I Nyoman Srinadha Giri dalam laporannya. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Sanjaya dengan didampingi oleh Anggota DPRD dan Sekda Tabanan.

Menjelang Perayaan Nataru Tahun 2023, Pemkot Denpasar Gelar Apel Pasukan Posko Terpadu


BALIKINI.NET | DENPASAR Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2022,  Tahun Baru 2023, dan pergelaran Denpasar Festival Tahun 2022, Dinas Perhubungan Kota Denpasar melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pembukaan Posko Terpadu Angkutan di Halaman UPT Terminal Penumpang (Terminal Ubung), pada Senin (19/12) pagi.

Apel yang dipimpin Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, AA Gde Risnawan ini diikuti oleh unsur Forkopimda, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Camat Denut, I Wayan Yusswara,  Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Organda, Jasa Raharja, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Benoa, serta instansi terkait lainnya.

“Mengingat Kota Denpasar sebagai pusat kegiatan aktivitas masyarakat dengan mobilitas yang sangat tinggi, baik kegiatan perdagangan, industri, pendidikan, pariwisata, maupun pemerintahan maka dari itu dalam pelaksanaan Apel ini juga dilaksanakan pembukaan Posko Terpadu Angkutan Natal 2022, Tahun Baru 2023, serta pelaksanaan Denpasar Festival yang akan dimulai pada tanggal 21 sampai 25 Desember 2022,” demikian sambutan Walikota Denpasar yang dibacakan Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, AA Gde Risnawan.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan,  baik angkutan dalam mode darat maupun laut maka dibentuk 5 titik Posko Nataru dan Denfest yang meliputi wilayah Pos 1 Uma Anyar, Pos 2 Terminal Ubung, Pos 3 Depan Pura Jagat Nata, Pos 4 Pelabuhan Laut Pengumpan Lokal Sanur, dan Pos 5 Pelabuhan Laut Pengumpan Lokal Serangan.

"Kami berharap dengan dibentuknya Posko Terpadu ini dapat meningkatkan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan. Dan kami turut menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kota Denpasar agar dapat bersinergi dalam membantu kelancaran menjelang perayaan Nataru serta Denpasar Festival tahun 2022," kata AA Gde Risnawan.

Sementara Kadishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat diwawancara pihaknya mengatakan Posko ini dibentuk guna mengantisipasi kenaikan volume kendaraan pada perayaan Nataru tahun 2022 serta rekayasa arus lalu lintas pada pelaksanaan Denfest Tahun 2022.

"Apalagi dalam menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun 2022 kali ini diprediksi akan adanya kenaikan volume kendaraan di Kota Denpasar. Dan kami berharap seluruh stake holder serta masyarakat agar dapat bekerjasama untuk kelancaran perayaan Nataru tahun 2022 serta Denpasar Festival 2022 ini,” kata Sriawan.

Dalam pelaksanaan Apel tersebut juga diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Asosiasi Fast Boat Sanur alat bantu pengaman berupa Life Jacket dan simbolis penyerahan paket sembako kepada pelaku angkotan umum di Kota Denpasar.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved