-->

Kamis, 22 Desember 2022

Akademisi FP Unwar Dorong Peternak Kambing Produksi “Complete Feed” Sebagai Pakan Cadangan


BALIKINI.NET | BULELENG — Peternak kambing didorong untuk memproduksi pakan komplit (Complete Feed) sebagai upaya antisipasi keterbatasan ketersediaan pakan hijauan saat musim kering. Apalagi ternak kambing selain memerlukan hijauan sebagai pakannya juga memerlukan bahan pakan lain untuk melengkapi kebutuhannya.

“Ketersediaan hijauan melimpah pada musim hujan, sehingga diperlukan sebuah teknologi untuk menyimpan atau mengawetkan hijauan pakan. Maka dilakukan inovasi dengan pebuatan complete feed “ kata Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP-Unwar) yang juga sekaligus Kaprodi Peternakan, FP-Unwar Ir. Luh Suariani, M.Si saat memberikan sosialisasi kepada peternak kambing di Desa Wanagiri, Buleleng serangkaian program pengabdian internasional dengan melibatkan Universitas Teknologi MARA ( UITM ) pada Rabu (22/12).

Menurut Suariani, produksi Complete Feed dapat dibuat dengan mudah oleh peternak dengan memanfaatkan limbah pertanian. Selain itu bahan lain yang diperhunakan untuk menyusun komplit feed ini adalah dedak padi, jagung halus, limbah kopi, molases, feed aditif, dan juga fermentor yang dalam hal ini digunakan bioster.

Ia menyampaikan cara pembuatannya juga sangat sederhana yaitu dengan cara melarutkan molase dan fementor serta tripi ke dalam air, kemudian menyemprotkan secara merata kepada campuran rumput atay hijauan lain serta bahan bahan lain. Setelah diaduk merata pakan dapat langsung diberikan kepada ternak atau disimpan ke dalam tong fermentasi sebagai cadangan pakan.

Suariani menambahkan bahwa kandungan complete feed ini adalah Protein Kasar 14 – 16%, sdan serat kasar maksimal 18%. Jika pakan ini difermentasikan dalam keadaan kedap udara , dapat disiman sampai lebih dari 6 bulan. Kelebihan dari komplit feed ini, petani pada masa sibuknya, tidak usah mencari pakan lagi untuk ternaknya, tinggal memberikannya cadangan pakan yang telah dibuat.

Sosialisasi PKPU 7 Tahun 2022 Dan Satu Data Untuk Pemilu Serentak 2024


BALIKINI.NET | KARANGASEM —  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karangasem melaksanakan sosialisasi peraturan KPU nomor 7 Tahun 2022 tentang pemutakhiran data pemilih dalam rangka pemilihan umum serentak tahun 2024 serta sosialisasi tentang tata cara penyusunan data pemilih di TPS, pada Kamis (22/12/2022) di Taman Surgawi Resort and Spa, Ujung, Tumbu Karangasem. 

Dalam kesempatan tersebut hadir Bupati Karangasem I Gede Dana.,SPd.Msi dan Wakil Bupati DR. I Wayan Artha Dipa., SH.MH serta Forkompinda dan pimpinan partai politik yang ada di Kabupaten Karangasem.

Ketua Divisi perencanaan data dan informasi I Gede Krisna Adi Widana.,ST.MAP selaku narasumber pertama menyampaikan bahwa penyusunan data pemilih sangat diperlukan sekali dalam pemilihan umum serentak 14 Februari tahun 2024 karena akan berimplikasi kepada jumlah TPS, jumlah panitia Ad Hoc KPPS dan jumlah logistik yang dibutuhkan dalam TPS tersebut. 

"Jadi data pemilih ini harus direncanakan secara matang dan akurat agar pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 dapat berjalan lancar aman dan sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada, " Katanya. 

Sementara, menurut Krisna Adi Widana giat sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh stakeholder pimpinan partai politik dalam hal penyusunan data pemilih yang harus betul-betul akurat dengan beberapa elemen data yang harus sesuai dengan yang tercatatkan di dinas pencatatan sipil Kabupaten Karangasem. Selanjutnya, akan dilaksanakan pencocokan penelitian pada saat tahapan-tahapan yang sudah diamanatkan dalam peraturan KPU nomor 3 Tahun 2022. 

Sementara itu, Bupati Karangasem I Gede Dana.,SPd. Msi dalam giat ini berkesempatan menyampaikan materi tentang satu data pentingnya satu data agar segala hal bentuk kegiatan dapat terpantau baik untuk bantuan sosial maupun perhitungan-perhitungan anggaran untuk merencanakan pembangunan di Kabupaten Karangasem.

"Harapannya satu data ini akan menjadikan pedoman atau pijakan untuk menentukan arah pembangunan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Karangasem," Tandas Bupati Gede Dana. 

Sosialisasi ini juga dilaksanakan dengan cara penayangan langsung di channel YouTube milik dinas informasi dan komunikasi Pemerintah Kabupaten Karangasem. (Ami)

Dari Diskusi Akhir Tahun KJB Lihadnyana Siap Dikritik, Paparkan Capaian 4 Bulan Memimpin Den Bukit


BALIKINI.NET | SINGARAJA — Pemkab Buleleng di bawah kepemimpinan Penjabat Bupati (PJ) Ketut Lihadnyana berencana akan membuat program “Podium Buleleng Bebas Bicara” sebagai bentuk keterbukaan terhadap kritik dari masyarakat. Program ini akan memanfaatkan area Taman Kota Singaraja saat acara Car Free Day setiap hari Minggu.

Hal itu dilontarkan saat PJ Bupati Lihadnyana menjadi narasumber pada Diskusi Akhir Tahun yang diselenggarakan Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB) pada Rabu (21/12) di Gedung Mr. Gusti Ketut Pudja. Diskusi yang mengambil tema “Jele Melah Buleleng Dipimpin Penjabat Bupati” memang mengupas tentang kepemimpinan Penjabat selama dua tahun mendatang sejak dilantik 27 Agustus 2022 oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Lihadnyana yang saat ini juga menjabat Kepala BKPSDM Provinsi Bali ini tak menampik jika dirinya tidak anti terhadap kritik yang sifatnya membangun. Untuk itu, sebagai bentuk keterbukaan pihaknya pun tidak ragu merancang Podium Buleleng Bebas Bicara.

“Saya menginginkan Buleleng membutuhkan keterbukaan informasi public. Setiap minggu di Car Free Day, masyatakat bisa melakukan kritik terhadap pemerintah. Ini disampaikan Podium Buleleng Bebas Bicara. PU apa sih perencanannya? Dinsos apa sih? Ada keluhan ga anak-anak sekolah kita, dan ini ditanganani secepatnya. Tentunya saya mohon maaf tidak bisa memenuhi semua keinginan masyarakat Buleleng,” kata Lihadnyana.

Pria asal Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu ini menyebutkan, selain siap dikritik, pihaknya menyebut saat dilantik menjadi PJ Bupati Buleleng, dirinya siap untuk mengambil kebijakan yang tidak populer.

Pada saat dirinya dilantik, ada tiga pilihan yang diberikan. Jalan menajak, datar dan menurun. Kalau memilih jalan datar sebutnya, maka sudah pasti hanya mendapatkan kenyamanan. Tetapi kalau jalan menurun, maka Buleleng sudah pasti tidak akan sampai di puncak.

“Saya memilih jalan mendaki, sudah pasti Buleleng akan capai di puncak, dan siap dengan kebijakan tidak populer,” akunya disambut tepuk tangan.

Kebijakan yang tidak populer itu diakuinya seperti memangkas bansos hingga tidak menerima kembali pegawai kontrak. Sebab dianggap menjadi beban APBD yang membuat ruang fiskal dalam pembangunan di Buleleng kian sempit.

“Semisal, kalau ada pembangunan yang didanai dari hibah, semestinya cukup dengan nilai Rp 300 juta, tetapi malah diberikan hibah Rp 1 miliar. Tentu sama saja saya menjerumuskan. Maka dari itu, anggaran harus dikelola secara realistis,” sebutnya.

Dihadapan undangan, mantan Kadis PMD Provinsi Bali ini juga memaparkan capaian kinerjanya selama kurang lebih 4 bulan memimpin Bumi Panji Sakti. Seperti dalam penuntasan kisruh KIS PBI yang pendataannya carut marut, menekan laju inflasi, meningkatkan bonus atlet yang berlaga di Proprov Bali, merancang mall pelayanan publik, dan memfasilitasi UMKM secara gratis, hingga mendapatkan anggaran kinerja dari Kemenkeu sebesar Rp 11,4 miliar.

Sebagai birokrat ulung, Lihadnyana juga sempat merasa miris saat masuk ke Buleleng. Sebab, banyak keluhan dari perangkat desa yang gajinya baru bisa dibayarkan saat menjelang bulan Maret atau April.

“Kok bisa perbekel dapat gaji di Bulan Maret bahkan April. Kenapa PNS dapat gaji di Januari dan perbekel di Maret? Saya janji mulai tahun 2023 mendatang perbekel akan digaji sejak  januari, itu komitmen saya,” paparnya.

Sementara itu, Akademisi Undiknas Dr. Nyoman Subanda menyebut, pihaknya sempat melaksanakan survey terkait kinerja PJ Bupati Lihadnyana dengan sampling dari pegawai di lingkup SKPD Buleleng hingga wartawan, dengan harapan untuk mendapatkan hasil yang valid dan terukur.

Hasilnya, erat dengan apa yang menjadi ciri khas dari Lihadnyana yaitu pure birokrat  tulen. “Rinci, terukur dan detail. Sheingga hal-hal kecil yang diabaikan, namun pejabat ini detail, terukur. Strong manajemen, karena selain ada ketegasan, koreksi dan eksekusi langsung di lapangan ketika ada rapat dan lainnya,” katanya.

Di sisi lain, dari hasil survey ada pula yang meragukan konsentrasi Lihadnyana dalam membangun Buleleng. Terlebih dirinya masih menjabat Kepala BKPSDM Provinsi Bali. “Sehingga kemungkinan tidak fokus. Lalu bagaimana komunikasinya? Dari hasil survey juga lancar. Ketika ada kegiatan yang harus dijabarkan di buleleng, maka sudah diimplementasikan dengan baik oleh bupati sekarang,” paparnya.

Sementara itu, seperti tradisi sebelumnya, diskusi akhir tahun kali ini juga menganugerahkan KJB Award bagi insan yang terbuka terhadap Pers. Tahun ini KJB Award diraih oleh Agung Jayalantara selaku mantan Kasi Intel dan Humas Kajari Buleleng. Agung Jayalantara yang kini bertugas di sebagai Kasi Sosial Budaya Kemasyarakatan Kejati Bali dinilai sangat responsive terhadap pers.

“Agung Jayalantara ini sangat terbuka terhadap awak media. Dia selalu berkenan memberikan keterangan terkait kinerja Kejari Buleleng dalam menegakkan hukum,” kata Presiden KJB Ketut Wiratmaja saat memberikan kenang-kenangan di akhir acara kepada Agung Jayalantara. (rls)

Akademisi Unwar Rekomendasikan Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Konsentrat Kepada Peternak Kambing


BALIKINI.NET | BULELENG —  Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP_Unwar) merekomendasikan kepada peternak kambing untuk memanfaatkan limbah kulit kopi sebagai konsentrat atau pakan penguat. Limbah kulit kopi yang selama ini cenderung terbuang dapat dimanfaatkan sebagai pakan dan ditingkankan kandungan nutrisinya dengan cara fermentasi. 

“Melalui fermentasi kandungan protein kasar dari kulit dapat ditingkatkan dari 9,94 % menjadi 17,81 % dan serat kasar diturunkan dari 18,74 % menjadi 13,05%” kata Dr. I Gusti Agus Maha Putra Sanjaya, S. Pt., MM yang merupakan akademisi FP-Unwar, sekaligus Ketua Tim Program Kegiatan Kemandirian Masyarakat (KKM) saat melakukan sosialisasi kepada Kelompok Ternak Kambing Sami Mupu, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng pada Rabu (21/12). 

Menurut Agus Maha, Pengetahuan peternak dalam memvariasikan jenis hijauan pakan ternak sangat berguna dalam meningkatkan produktifitas ternak kambing sesuai dengan status fisiologisnya. Sumber bahan pakan lokal dengan harga yang relatif murah, mudah didapat pada spesifik lokasi, tidak bersaing dengan kebutuhan konsumsi manusia, dan merupakan hasil ikutan pertanian dan limbah industri lebih diutamakan pemanfaatannya dalam membuat formulasi ransum ternak lokal.

Ia menyampaikan pemanfaatan kulit kopi sebagai pakan penguat (konsentrat) akan berdampak pada penurunan biaya produksi usaha peternakan kambing khususnya dari sisi pakan sehingga pendapatan peternak akan semakin meningkat. Sentuhan teknologi fermentasi dalam pengolahan kulit kopi sebagai pakan ternak kambing akan memberikan dampak positif yang besar terutamanya pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan usaha perkebunan kopi dan ternak kambing di Desa Wanagiri.

Pengembangan peternakan kambing PE di Desa Wanagiri berawal dari tahun 2016. Tambahan pendapatan yang dirasakan  petani perkebunan dari beternak menyebabkan  semakin banyak petani/peternak yang memelihara ternak kambing di Desa Wanagiri.

Kembali Raih Penghargaan Nasional, Jembrana Terima Anugerah Perkebunan Indonesia


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Di penghujung tahun 2022 Bupati Jembrana I Nengah Tamba kembali meraih penghargaan dari pemerintah pusat 
.
Kali ini penghargaan tingkat nasional melalui Anugerah Perkebunan Indonesia  dari   Kementerian Pertanian RI (Direktorat Jenderal Perkebunan) kategori Pengawalan dan Pendampingan Kebijakan Pembangunan Perkebunan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian RI  Syahrul Yasin Limpo
 Kepada Bupati I Nengah Tamba dalam acara Perkebunan Indonesia Expo (BUNEX) 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu 21 Desember 2022.

Penghargaan cukup istimewa karena diserahkan  kepada tiga  Gubernur dan tiga  Bupati se-Indonesia salah satunya Kabupaten  Jembrana.

Ditemui usai penyerahan penghargaan Bupati Tamba mngungkapkan dirinya memang mencanangkan sektor pertanian itu menjadi DNAnya  masyarakat Jembrana lahir dari petani.

Bahkan wujud komitmennya memprioritaskan sektor pertanian, tahun depan sudah mencanangkan  anggaran sebesar Rp 2 milyar khusus untuk bibit dan pupuk kakao.
" Melalui prioritas itu khususnya dari segi anggaran kita ingin Jembrana kedepan bisa benar-benar sebagai Kabupaten kakao.
Ini juga bagian  menyongsong Jembrana emas 2026," kata Bupati Tamba 

Disisi lain ,  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Kementan RI  akan menghadapi berbagai tantangan pada masa depan baik Nasional maupun Global. Kementan sebutnya harus sigap serta selalu menjadi learning organization dan bersifat adaptif. 
 
" Tujuannya tak lain untuk membangun kekuatan sekaligus menjawab tantangan perubahan. Kementan juga harus menyusun strategi transformasi untuk masa mendatang,"tandasnya.

Terkait dengan penghargaan bagi daerah dalam Anugerah Perkebunan Indonesia 2022 disebutnya  untuk  mendorong kemajuan pelaku dan juga komoditi perkebunan serta mewujudkan era baru perkebunan Indonesia.

" Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang hadir dan mengambil peranan dan upaya-upaya menghadirkan perkebunan Indonesia yang makin baik, makin maju dibandingkan yang lalu,"  pungkasnya .

Wawali Arya Wibawa Terima MFUPP, Bahas Soal Isu Ketahanan Pangan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima rombongan Milan  Urban Food Policy Pact (MUFPP) dan Rikolto Indonesia pada Rabu (21/12). Dalam pertemuan itu, kedua pihak banyak membahas soal ketahanan pangan yang kini menjadi perhatian banyak kalangan di dunia global. 

MUFPP sendiri merupakan pertemuan para Wali Kota atau utusan kota dunia di Milan Italia, yang melahirkan Milan Urban Food Policy Pact (Pakta Kebijakan Pangan Perkotaan). Pakta Milan sendiri merupakan perjanjian internasional untuk mewujudkan kota cerdas pangan bagi warganya. 

Dalam pertemuan itu, hadir mewakili pihak MFUPP Head of the MFUPP Secretariat, Filippo Gavazzeni, Food Smart City Coordinator, Muhammad Ulil Ahsan, serta pejabat terkait lingkungan OPD Pemerintah Kota Denpasar. 

Head of the MFUPP Secretariat, Filippo Gavazzeni, mengatakan saat ini di Indonesia, sebanyak 11 kota telah bergabung dalam Pakta Milan ini. 

"Pakta Milan sendiri ditandatangani sejak tahun 2015. Ini adalah sebuah perjanjian internasional tentang penyediaan pangan cerdas di perkotaan. Inti dari perjanjian tersebut adalah untuk mewujudkan sistem pangan berkelanjutan yang inklusif, tangguh, aman dan beragam bagi setiap kota yang tergabung di dalamnya," jelas Fillipo Gavazzeni. 

Dia berharap, Kota Denpasar sebagai kota sentral di Provinsi Bali dapat turut serta terlibat dalam upaya mewujudkan program Kota Cerdas Pangan. 

Wawali Arya Wibawa menyambut baik rencana penjajakan pihak MFUPP dan Rikolto Indonesia terkait dengan isu ketahanan pangan yang saat ini memang menjadi fokus dari Pemerintah Kota Denpasar. 

"Mewakili Pemkot Denpasar kami menyambut baik penjajakan program ini. Pemkot Denpasar akan mempelajari lebih lanjut mana yang akan menjadi fokus kami terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan, urban farming, dan lainnya," paparnya. 

Pihak Pemkot Denpasar, kata Arya Wibawa saat ini tengah gencar menggerakan masyarakat melalui berbagai program ketahanan pangan. 

"Kami tengah menyiapkan pondasi kuat terkait dengan isu ketahanan pangan ini, agar di masa 10 sampai 15 tahun kedepan nanti generasi penerus tidak lagi menghadapi kesulitan dalam ketahanan pangan ini," pungkas Arya Wibawa.

Talkshow Peringati Hari Ibu Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Ajak Perempuan Nikmati Peran Sebagai Ibu Dengan Ikhlas


BALIKINI.NET | DENPASAR — Sebagai seorang ibu sering kali ditemukan dengan berbagai tuntutan peran. Terlebih lagi sebagai seorang ibu sering kali menjadi sosok yang menjadi role model bagi anak-anak dalam keluarga. Untuk itu menjadi  seorang ibu harus menikmati perannya dan menjalankan dengan ikhlas, dengan demikian   semua hal terasa ringan untuk dikerjakan.

Hal ini disampaikan Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa di dampingi Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani saat talkshow  “Ibu Hebat, Berdaya dan Sejahtera Untuk Indonesia Maju” dalam rangka memperingati Hari Ibu Tahun 2022 di Radio RPKD  Kota Denpasar Rabu (21/12).

Lebih lanjut Ny.  Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan,  untuk mengatasi banyaknya tuntutan menjadi seorang ibu  adalah dengan menikmati setiap peran, yang ibu-ibu lakukan menjadikan setiap tugas sebagai suatu hal yang dinikmati dicintai sehingga setiap proses menjadi lebih mudah. “Karena hal yang dilakukan dengan dasar suka akan menjadi kita sebagai pelaku kegiatan lebih mudah melaksanakannya,” ungkap Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa

Kemampuan untuk mandiri secara ekonomi juga sangat penting untuk membantu seorang ibu menjadi lebih berdaya. Paradigma ini dapat memberikan motivasi bagi kaum-kaum ibu-ibu dalam memberdayakan peran ibu sebagai fungsi ekonomi keluarga. Namun tetap agar diperhatikan bahwa tetap agar diseimbangkan tugas sebagai ibu dalam mendidik anak-anak dan mendukung ekonomi keluarga, agar hakikat sebagai ibu berdaya dengan tanpa mengesampingkan tugas dan fungsi utama seorang ibu dapat kita wujudkan bersama. 
 
Menjadi seorang ibu  juga harus sejahtera hal ini diartikan ibu yang sejahtera adalah keadaan dimana para ibu terpenuhi dan terjamin kebutuhan finansial dan kebutuhan psikisnya. Dimana menurut RUU KIA kesejahteraan ibu terbangun dengan adanya perlindungan bagi para ibu-ibu dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai ibu dan juga sebagai pekerja yang mendukung ekonomi keluarga. 

Melindungi segenap hak bagi ibu pekerja serta tersedianya berbagai layanan kesejahteraan sehingga kesehatan ibu dapat terpenuhi. Sehingga kesejahteraan yang dimaksud hak dan kebutuhan seorang ibu yang bersifat fisik, psikis sosial ekonomi dan spiritual. Dengan demikian para ibu dapat mengembangkan diri secara optimal sesuai dengan fungsi sosial di masyarakat.

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menambahkan zaman boleh berubah tantangan boleh bertambah. Tetapi ibu tetaplah harus berdaya. “Jadi  mari sama-sama kita belajar untuk menjadi perempuan dan ibu yang berdaya,” ajaknya.
 
Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menambahkan seorang ibu seringkali dihadapi pada dilema antara menjalani tugas sebagai seorang ibu dan mengembangkan diri dalam berkarir. Untuk mengatasi dilema ini memang harus memiliki rasa ikhlas dalam menjalankan peran yang dilakukan. Bertanggungjawab atas peran sebagai seorang ibu mencapai cita-cita tidak semata bekerja sebagai staf kantoran ketika ibu mampu berdaya dengan tetap belajar maka seorang ibu tidak menutup kemungkinan mampu menjadi multi peran dengan tidak mengesampingkan tugas ibu. Yaitu mendidik dan menjaga anak-anak melalui pengembangan pola asuh yang hebat. 

Peran seorang ibu dalam lingkungan dan keluarga sangatlah besar. Ibu adalah teladan dalam keluarga, karakter anak sebagai masa depan bangsa dibentuk dalam keluarga. “Di zaman modernisasi sekarang ini ibu dituntut untuk banyak belajar sehingga ibu mampu memberdayakan anggota keluarga, membentuk karakter keluarga melalui penanaman nilai budi pekerti dan penerapan pola asuh yang tepat adalah salah satu peran penting dalam pemberdayaan keluarga . 
 
Seorang ibu pada zaman sekarang memiliki kesetaraan dengan seorang laki-laki. Banyak perempuan sekarang yang terlibat dalam berbagai hal seperti menjadi pemimpin, dokter dan lainnya. 

Bahkan seorang ibu atau perempuan bisa mengambil pekerjaan laki-laki . Namun seorang laki-laki belum tentu bisa mengambil pekerjaan perempuan. “Untuk itu kita sebagai seorang ibu atau perempuan harus bersyukur karena menjadi yang spesial. Untuk itu ibu diharapkan mampu menjadi figur yang digugu dan ditiru,” harapnya. 

Rabu, 21 Desember 2022

Wabup Kasta Bantu Dua Warga Penyandang Disabilitas di Desa Pesinggahan


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta yang juga sekalu Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung menyerahkan bantuan paket sembako masing-masing kepada warga penyandang disabilitas Ni Wayan Suji (70) dan Ni Luh Rusmayanti (29) asal Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Rabu (21/12). "Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian PMI Klungkung kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Wabup Kasta.

Wabup Made Kasta juga menambahkan dengan adanya bantuan kebutuhan pokok ini nantinya diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain memberikan bantuan, Wabup Kasta juga tidak henti-hentinya memberikan semangat dan motivasi kepada kedua penyandang disabilitas yang ditemuinya itu. "Tetap jaga semangat dan jangan mudah menyerah untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Mudah-mudahan dengan bantuan ini nantinya dapat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Wabup Kasta.

Sementara Penyandang Disabilitas Ni Luh Rusmayanti (29) mengucapkan terimakasih kepada Wakil Bupati Klungkung atas bentuk perhatian dan kepeduliannya dengan memberikan bantuan secara langsung. Dirinya mengatakan penyakit yang dideritanya sudah sejak kecil, saat ini ia sudah rutin mengikuti fisioterapi. "Terimakasih atas bentuk motivasi semangat dan bantuan ini Bapak Wakil Bupati," ucapnya.

Pemkab Tabanan Gelar Rapat Koordinasi Menjelang Nataru


BALIKINI.NET | TABANAN —  Menindak lanjuti hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan pada tanggal 20 Desember 2022 yang digelar di DTW Ulundanu Beratan, Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar rapat koordinasi lanjutan bersama unsur Forkopimda dan OPD terkait, para Camat se-Kabupaten Tabanan dan pihak terkait lainnya guna menciptakan komitmen pemerintah di semua tingkatan menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru 2023), Rabu, (21/12).

Rapat koordinasi yang dipusatkan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan ini dipimpin oleh Bupati Tabanan yang dalam hal ini diwakili Sekda I Gede Susila. Turut hadir saat itu, Asisten I, Kabag Ops Polres Tabanan, Kodim 1619 Tabanan, pihak Badan Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Diskominfo dan BRSU Tabanan, Dirut RS Singasana, para Camat, Majelis Madya Tabanan, Bendesa Adat Tabanan serta Perbekel Dajan Peken, Delod Peken dan Dauh Peken.

Sekda I Gede Susila yang dalam kesempatan itu menyampaikan arahan Bupati Tabanan, mengatakan, bahwa rapat yang telah dilakukan kemarin mendapatkan kesimpulan dalam rangka menyikapi menjelang Nataru. Untuk itu, Ia menekankan harus ada sinergi dari semua unsur pihak terkait dalam menangani Nataru kali ini yang pasti akan lebih terasa euforianya dan kunjungan wisatawan meningkat berkali lipat. Mengingat pada tahun-tahun sebelumnya tidak bisa melakukan aktivitas berlebih karena adanya pandemi.

“Jadi untuk antisipasi Nataru, ini sebelum pandemi kan kita juga sudah rutin lakukan ini, tapi sekarang setelah pandemi tentu euforia masyarakat akan berlebih. Kemarin, Pak Kapolres mengatakan, diperkirakan kunjungan akan meningkat sampai 6 kali lipat dari tahun sebelumnya di obyek-obyek vital di Tabanan. Oleh karena itu, kita harus melakukan antisipasi,” pinta Susila.

Dalam rapat tersebut, pihaknya fokus membahas antisipasi di bidang keamanan ataupun Kamtibmas di beberapa Obyek vital seperti di Kota, DTW Ulundanu Beratan, Jatiluwih dan Tanah Lot.  Jajaran TNI Polri dikatakannya sudah bergerak dengan operasi lilinnya dan sesuai yag dilakukan kemarin rapat dengan Bapak Bupati dan sebagai tindak lanjutnya, maka hari ini dirapatkan para OPd terkait dan para Camat serta jajaran terkait untuk mengantisipasi hal tersebut serta diharapkan seluruh pihak terkait berkolaborasi dan bertanggungjawab bersama.

“Terus dari sisi kesehatan, kita nanti juga akan stand bay-kan disitu dengan kesiap siagaan rumah sakit, tenaga kesehatan kita, puskesmas juga disitu. Puskesmas memang dijalur-jalur yang dilalui dari daerah Baturiti, di barat juga dari Selemadeg Barat sampai ketimur. Kalau ini sudah terkolaborasi termasuk juga Desa Adat, maka pengamanan di tempat-tempat ibadah yang memang cukup krusial kita kerjasama dengan Desa Adat dengan melibatkan Pecalang sebagai bentuk toleransi masyarakat Bali dan masyarakat Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” ungkap Susila.

Untuk lonjakan pengunjung di tiga DTW, sesuai yang diperkirakan Kapolres Tabanan menyatakan sesuai perediksi 6 kali lipat. Sekda Susila berharap hal ini juga benar-benar terjadi karena merupakan anugerah bagi Kabupaten Tabanan atas meningkatnya kunjungan yang mampu meningkatkan PAD. Oleh karena itu, dari segi antisipasi dan pelayanan dikatakan harus dilakukan dengan baik dengan menyiapkan jajaran yang terkait, TNI, Polri juga disiapkan, Dinas Perhubungan BPBD, Satpol PP termasuk pihak kesehatan juga dilibatkan. 

Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Tahap II Jembrana Cair, 12 Orang Mahasiswa Kurang Mampu

 

BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pemerintah kabupaten Jembrana kembali menyerahkan penghargaan berupa dana pendidikan tahap II tahun 2022 bagi mahasiswa berprestasi diwilayah kabupaten Jembrana. Bantuan  secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna, Selasa (20/12) di GOR Kresna Jvara, Jembrana.

Sebelumnya pada tahap I 2022 (semester ganjil) telah diserahkan bantuan mahasiswa berprestasi kepada 800 orang dengan nilai 2,4 milyar.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan bantuan tahap II (semester genap) bagi mahasiswa berprestasi ini diberikan kepada 725 orang dengan nilai anggaran 2,1 milyar dengan rincian masing - masing orang menerima 3 juta rupiah. 12 orang dari jumlah itu mahasiswa kurang mampu yang orang tuanya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( DTKS).

"Dari jumlah tersebut berasal dari fakultas kedokteran, teknik dan non teknik. Termasuk diantaranya berasal dari mahasiswa yang orang tuanya kurang mampu dan tercatat dalam DTKS,"kata Anom.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat hadir turut memberikan motivasi serta semangat dihadapan ratusan mahasiswa. Menurutnya pemberian penghargaan bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari pemuda daerah, adalah salah satu bentuk pengakuan atas prestasi para pemuda dalam menuntut ilmu pada jenjang pendidikan tinggi. "Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban yang ada serta meningkatkan motivasi untuk dapat bersaing dengan pemuda daerah lainnya. Disamping itu pula dengan adanya program ini, diharapkan adanya timbal balik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jembrana,"ujarnya.

Kepada seluruh pemuda dan masyarakat kabupaten jembrana, Bupati asal desa Kaliakah ini meminta agar senantiasa menjalin kerjasama dalam melaksanakan program pembangunan pemerintah kabupaten Jembrana. "Selamat atas prestasi pencapaian nilai yang diharapkan,mudah - mudahan dengan adanya pemberian penghargaan ini dapat memberikan suatu stimulus kepercayaan diri bahwa pemerintah kabupaten jembrana berkomitmen untuk membangun masyarakat Jembrana menjadi lebih baik lagi,"pungkasnya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved