-->

Sabtu, 11 Maret 2023

Wawali Arya Wibawa Hadiri Turnamen Ceki, Hilangkan Kesan Judi Jadikan Ajang Rekreasi



BALIKINI.NET | DENPASAR — Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa berkesempatan menghadiri Turnamen Ceki yang digelar Sekaa Teruna Widya Bhakti di Wantilan Banjar Pegok Sesetan pada Sabtu (11/3).

Turnamen Ceki kali ini diikuti oleh kalangan umum diadakan untuk menyambut HUT ST. Widya Bhakti yang Ke-53. Adapun jumlah peserta turnamen ini   mencapai 200 orang. Turnamen ini digelar selama dua hari, yakni dari tanggal 11-12 Maret 2023.

Pada kesempatan tersebut Wawali Arya Wibawa juga turut serta bermain permainan Ceki ini untuk  memeriahkan acara. Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, Anggota Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Made Setiadi, Camat Denpasar Selatan, I Made Sumarsana, Bendesa Adat Sesetan, I Made Widra, beserta tamu undangan lainya.

Permainan Ceki merupakan permainan kartu yang sudah melekat dengan masyarakat Bali. Permainan ceki biasanya dimainkan di sela acara Adat. Namun, permainan ceki kerap dipandang sebelah mata lantaran sering digunakan sebagai ajang judi.

Wawali Arya Wibawa mengapresiasi pelaksanaan turnamen Ceki ini sebagai ajang olahraga rekreasi. “ Kami berharap dengan dilaksanakannya turnamen Ceki ini dapat memberikan wadah bagi masyarakat penggemar dan penghobi ceki mengembangkan bakat dan keahliannya dalam permainan kartu Ceki ini,” kata Arya Wibawa

Sementara Ketua Panitia Turnamen Ceki ST. Widya Bhakti, I Gede Angga Agastya mengatakan, Turnamen Ceki ini digelar selain untuk melestarikan Budaya Bali, Kami juga ingin menghilangkan kesan Ceki sebagai bentuk perjudian. Ini adalah bentuk olahraga rekreasi, sekaligus kami juga ingin menghibur masyarakat dan mempererat hubungan persaudaraan.

Pemkot Denpasar Siap Kolaborasi Dengan Inggris Dalam Pembinaan Kepanduan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Ketua Kepanduan  Negara Inggris Mr. Mike Edey berkunjung ke Pemerintah Kota Denpasar dalam rangka Kolaborasi dan memperkenalkan Kepanduan ataun kepramukaan Negara Inggris di Kota Denpasar. Kunjungan ini diterima secara resmi oleh Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana di Gedung Dharma Negara Alaya Sabtu (11/3).

Dalam kesempatan itu Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terima kasih atas kunjungan Mr. Mike Edey ke Kota Denpasar untuk memperkenalkan tentang Kepanduan atau  Kepramukaan Di Negara Inggris di Kota Denpasar. Tentunya ilmu kepramukaan itu sangat bermanfaat untuk adik adik pramuka di Kota Denpasar dalam membentuk karakter anak.

Lebih lanjut  Alit Wiradana mengatakan,  kegiatan kepramukaan  merupakan kurikulum wajib yang harus dijalankan disemua gugus depan.

Untuk itu  kunjungan ini diharapkan kepramukaan Negara Inggris dan Kota Denpasar bisa berkolaborasi. Mengingat  berdirinya Kepanduan diprakarsai oleh Baden Powell
yang menjabat sebagai Letnan Jenderal tentara Inggris. "Dengan kedatangan Mr. Mike Edey ke Kota Denpasar kita bisa  berkolaborasi tentang Kepanduan, wehingga  nantinya anak-anak pandu yang ada Negara Inggris bisa  berkunjung serta menginap di Kota Denpasar," ucap Alit Wiradana.

Anggota Bina Wasa Pramuka Kota Denpasar  I Ketut  Budiarsa menjelasakan  Gerakan Pramuka telah di atur  dalam undang undang Republik Indonesia No 12 tahun 2010. 

Untuk  kegiatan pramukanya ada tiga yakni Tingkatan pertama dalam pramuka adalah siaga. Tingkatan ini diikuti anggota berusia 7-10 tahun atau usia SD. Dengan kegiatan pembinaa anggota muda yakni pesta siaga, lomba ketrampilan pramuka dalam HUT Kota. 

Tingkatan berikutnya disebut penggalang, dengan anggota berusia antara 11-15 tahun atau usia SMP. Dengan kegiatan Jambore ranting, jambore cabang penggalang, jambore daerah, jambore nasional, lomba tingkat penggalang, raimuna cabang, raimuna daerah, lomba Bali  scout creativity (BSC), jita joti nasional dan internasional tahun 2022 dan pelatihan cloud computing

Tingkatan pramuka penegak atau dewasa diikuti oleh anggota berusia 16-20 tahun atau usia SMA hingga awal universitas. kegiatannya yakni gelang ajang pramuka, kursus pembina mahir tingkat dasar, kursus pembina mahir tingkat lanjutan, kursus pembina pelatih tingkat lanjutan, karang pamitra,  kursus orientasi kamabigus, pramuka peduli lingkungan (membersihkan pantai), pembagian masker kepada pedagang pasar,penyerahan bantuan bencana, penyerahan bantuan saat bencana. "Untuk kepramukaan di Kita Kita memiliki aplikasi siapsapa yang bisa melihat jumlah keanggotaan yang aktif dantidak aktif serta  kwartir ranting dan gugus depan," ungkap Budiarsa

Ketua Pramuka  Negara Inggris Mr. Mike Edey mengaku, pihaknya bertugas keliling negara untuk memperkenalkan kegiatan  kepanduan di negaranya. Kedatangnya juga untuk  membagi ilmu tentang pramuka di Negara Inggris.

Menurutnya  Pandu di Negara Inggris adalah untuk memberikan kertampilan kepada anak anak untuk bermanfaat dalam kehidupannya.  Pandu di Inggris dibagi menjadi lima  dari jumlah itu urut kelima bertugas membina pramuka di luar negeri.  Untuk jumlah pandu di Ingris sebanyak  420.000  di tahun 2022. Dalam organisasinya ada 12 grup yang membina pandu dari umur empat sampai empat belas setengah tahun. Ada explorer unit dan 1 netwok unit untuk mengembangkan pembina.

Uuntuk kelompok pramuka sendiri bagi empat grup yakni umur squirrels 4-6 tahun, beavers 6-8 tahun, cubs dari 8-10,1/2 tahun dan scouts 10,1/2 -14 tahun. Sedangkan penjelajah laut dari tahun 14-18 tahun dan jaringan unit jaringan singa berusia 18-12 tahun.

Selain berbagi ilmu pihaknya  juga ingin menyampaikan perbedaan seragam pramuka di Inggris dan Indonesia.   Untuk seragam di Negara Inggris untuk pramuka  di air menggunakan warna biru sedangkan pramuka di darat menggunakan warna hijau. Meskipun berbeda tetapi  ada satu persamaannya dengan Indonesia yakni  Lambang WOSM atau World.

Perbedaan yang lainnya adalah saat bersalaman. Pramuka  Inggris bersalaman menggunakan tangan kiri, karena tangan kanannya memegang pelindung badan. Selain itu saat bersalaman keliking tangan kiri sambil ngelitik tangan teman yang disalami. 

Dari semua kegiatan yang dilaksanakan tujuan utama dalam kegiatan pramuka itu adalah chief Scout's Gold Award. "Untuk mencapai Chief Scout's Gold Award harus melewatkan 9 word lainnya," ucap Mike Edey. (ayu)

Wawali Arya Wibawa: Dari Hal Kecil Untuk Mencapai Perubahan Besar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Sebagai salah satu tokoh milenial, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didapuk menjadi narasumber pada pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM TD) BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa di kampus setempat, Sabtu (11/3)
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Dekan III FISIP, Dewa Ketut Suryawan, serta peserta yang terdiri dari mahasiswa dan BEM.

Dengan materi yang bertajuk Kota Kreatif Berwawasan Budaya Menuju Denpasar Maju, Wawali Arya Wibawa  menekankan seorang pemimpin adalah orang yang berani memulai dan mengambil langkah kecil untuk mencapai perubahan besar. Berbagai program disampaikan Arya Wibawa. Mulai dari perkembangan revolusi industri dari masa ke masa, visi dan misi pembangunan Kota Denpasar.

Selanjutnya ada pula tantangan yang harus dihadapi Kota Denpasar pasca pandemi Covid-19. Tantangan dan isu mengenai sampah menjadi perbincangan hangat ditengah diskusi antara Arya Wibawa dan para Peserta.

Arya Wibawa menjelaskan bahwa setiap insan memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin. Dimana, peluang dari generasi milenial dan generasi Z sangat terbuka lebar untuk menjadi pemimpin di masa sekarang.

“Jadi bukan tidak mungkin, siapa saja memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin,” jelasnya.

Arya Wibawa mencontohkan bahwa menjadi pemimpin tidak hanya pejabat publik atau kepala daerah semata. Namun secara luas kepemimpinan mampu dijumpai di berbagai sektor kehidupan.

“Adik-adik mahasiswa yang ingin memimpin mulailah dari Langkah-langkah kecil untuk mencapai sesuatu yang besar, misal dengan memimpin komunitas untuk peduli lingkungan, membuat usaha kreatif dan organisasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Arya Wibawa juga mengajak mahasiswa yang menjadi peserta LKMM TD ini untuk berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar menghadapi tantangan permasalahan sampah.

“Kita di Kota Denpasar untuk menghadapi tantangan sampah telah membangun 3 TPST untuk mengolah sampah. Namun peran para mahasiswa sebagai agent of change sangat dibutuhkan untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa permasalahan sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya dengan penuh semangat

Arya Wibawa menekankan bahwa kunci seorang pemimpin itu adalah berani memulai. Sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal. Bahkan pihaknya mengutip satu motivasi Bung Karno.
“Bung Karno pernah mengatakan, marilah kita berani nyrempet-nyrempet bahaya, berani ber-Vivere Pericoloso, asal jangan kita Vivere Pericoloso kepada Tuhan! Hiduplah ber-Vivere Pericoloso di atas jalan yang dikehendaki oleh Tuhan dan di ridhoi oleh Tuhan,” ujarnya.

Rombongan Offroad Indonesia 4x4 Dilepas Bupati Tamba


BALIKINI.NET | JEMBRANA Ratusan offroader yang tergabung dalam Indonesia 4x4 melaksanakan Great Adventure Overland ke XIII dengan menjelajah pulau dewata Bali yang mengambil titik start di kabupaten Jembrana tepatnya di Sentra Tenun Jembrana. Rombongan offroader dilepas langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Jumat (10/3).

Dipilihnya kabupaten Jembrana sebagai titik start dalam adventure menjelajah bali, tidak lepas dari potensi alam dan budaya Selain itu kabupaten Jembrana juga sebagai pintu gerbang masuk pulau Bali.

"Seperti kita lihat sekarang Jembrana selain sebagai pintu gerbang pulau dewata juga banyak menyimpan banyak sekali potensi kecantikan alam, sejarah dan juga budaya. Salah satunya musik Jegog yang ditampilkan tadi,"ucap ketua rombongan Reza Hari Putra.

Pihaknya menyampaikan pelaksanaan Indonesia 4x4 overland yang ke 13 mengambil tema exotic Bali yang artinya menjelajah potensi alam sejarah hingga budaya. "Kita tidak sekedar offroad dijalan, tetapi kita juga membantu mengenalkan dan memviralkan potensi - potensi wisata di sepanjang perjalanan, dengan harapan Jembrana dan Bali pada umumnya makin dikenal diseluruh manca negara,"ujarnya.

Ditambahkannya, kegiatan offroad overland tersebut berlangsung mulai hari ini hingga 2 hari kedepan (10-12 maret) dengan rute Negara - Karangasem. "Untuk peserta selain diikuti dari berbagai daerah di Indonesia, juga ada peserta dari berbagai negara yang ikut serta,"sambungnya.

Sementara Bupati I Nengah Tamba menyambut baik kedatangan para offroader di Gumi Mekepung. "Tentu kita sangat welcome, mengingat Jembrana kita harapkan sebagai daerah barometer otomotif,"ucapnya.

Kehadiran mereka tentu diharapkan akan berdampak positif terhadap event otomotif di Jembrana dengan output akan banyak wisatawan yang datang ke Jembrana. "Sebelum kita lepas, mereka juga kita ajak berkeliling dalam sentra tenun untuk berbelanja mendukung UMKM Jembrana. Bahkan mereka juga kita arahkan untuk mengunjungi Sirkuit All in One yang ada di Pengambengan,"tandasnya.

Jumat, 10 Maret 2023

Terkait WNA Ber KTP Denpasar, Disdukcapil Sebut Ada Indikasi Pemalsuan Dokumen


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar angkat bicara terkait adanya kasus Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki identitas kependudukan berupa KTP el dan KK Kota Denpasar. Kadis Dukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (10/3) menjelaskan bahwa yang bersangkutan terindikasi melakukan pemalsuan berkas yang selanjutnya digunakan untuk mengurus KTP El, KK dan Akta kelahiran yang beralamatkan Kota Denpasar. Mengetahui hal ini sebagai langkah cepat dokumen kependudukan dan catatan sipil yang bersangkutan telah diblokir sejak 20 Februari 2023 lalu.

Secara terperinci, Dewa Juli Artabrata menjelaskan kronologi penerbitan identitas kependudukan atas nama Agung Nizar Santoso yang diketahui merupakan orang yang sama dengan WNA berkewarganegaraan Syrian Arab Republic bernama Mohamad Zghaib tersebut. Dimana,  pendaftaran penduduk atas nama Agung Nizar Santoso ini dilkasanakan oleh I Ketut Steyer Wibisana. 

Dewa Juli menjelaskan, Pertama, pada tanggal 26 Nopember 2021 permohonan kartu keluarga membentuk keluarga baru, pindahan I Ketut Steyer Wibisana diajukan melalui aplikasi Taring Dukcapil, namun demikian permohonan kurang lengkap dan dikembalikan oleh operator. Selanjutnya pada tanggal 16 Juni 2022, penerbitan kartu keluarga baru karena membentuk keluarga baru kembali diajukan, namun demikian permohonan belum dikirim.

Selanjutnya pada tanggal 20 juni 2022 penerbitan kartu keluarga karena membentuk keluarga baru, atas nama I Ketut Steyer Wibisana sudah diproses karena sudah melengkapi berkas di Aplikasi Layanan Taring Dukcapil. Dikarenakan berkas sudah lengkap, dokumen diproses dan telah diambil. 

Sedangkan tanggal 13 September 2022 yang bersangkutan kembali mengajukan permohonan pencatatan biodata WNI dalam wilayah NKRI, namun demikian diketahui kurang lengkap lantaran belum melampirkan cek Iris Mata.

Sehari berselang, tanggal 14 September 2022 permohonan pencatatan Biodata WNI dalam wilayah NKRI dimohonkan kembali dan persyaratan sudah lengkap dan sesuai dengan aturan yang berlaku telah diproses.

Setelah memiliki KK, KTP EL dan Biodata tercatat, yang bersangkutan kembali mengajukan permohonan tanggal 20 September 2022 untuk pencatatan kelahiran WNI dalam wilayah NKRI, dan pecah kartu keluarga atas nama Agung Nizar Santoso. Mengingat berkas lengkap sesuai persyaratan, langsung diproses dan sudah selesai. 

“Jika dilihat dari kronologi diatas, maka semua dokumen atas berkas yang dipersyaratkan sudah lengkap  sesuai dengan aturan yang berlaku dan diupload melalui aplikasi Taring Dukcapil, sehingga Disdukcapil dalam hal ini langsung memproses dan menerbitkan permohonan saat itu,” ujarnya

“Setelah diketahui ada indikasi pemalsuan dan pemberian data yang tidak benar sesuai dengan verifikasi dan validasi Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) maka identitas yang bersangkutan telah di blokir pada 20 Februari 2023, tak hanya itu, akun atas nama I Ketut Steyer Wibisana juga telah di blokir dari aplikasi Taring Dukcapil,” imbuh Dewa Juli

Dalam kesempatan yang sama, Dewa Juli mengajak seluruh Kaling/Kadus dan Perbekel di Kota Denpasar untuk berperan aktif mengawasi dalam penerbitan dokumen kependudukan. Hal ini termasuk juga dalam memberikan rekomendasi dalam pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. Seperti halnya KK, KTP El, Akta Kelahiran dan lain sebagainya. 

“Kepada Kaling, Kadus, Perbekel dan Lurah untuk lebih waspada jika ditemukan orang dewasa  membuat NIK baru dan perekaman biometrik KTP El jika wajah nya terlihat  WNA dan tidak bisa berbahasa Indonesia. Kami imbau agar benar benar di verifikasi, jika ada yang naturalisasi tolong dikonfirmasi ke lembaga yang mengeluarkan kewarganegaraan, seperti halnya Imigrasi terdekat,” ujarnya.   

Terkait kasus ini yang sudah bergulir ke ranah hukum  pada prinsipnya kita menghormati proses hukum yang berjalan. "Sesuai informasi, Staf Kecamatan Denpasar Utara yang terlibat telah dilakukan Pemecatan, jadi kami menghormati proses hukum yang berjalan,” ujarnya 

Langkah Turunkan Angka Stunting, Pemkot Bersama Poltekkes Denpasar Gelar Pameran Gizi



BALIKINI.NET | DENPASAR   Sebagai upaya menurunkan angka stunting di tengah masyarakat, mahasiswa jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar, menggelar Pameran Gizi, yang digelar di Banjar Saba, Kelurahan Penatih, pada Jumat (10/3).

Pameran Gizi ini mengambil tema “ Gerakan Sehati Ciptakan Generasi Emas Bebas Stunting ” digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai menu seimbang dan mengaplikasikannya di keluarga masing-masing sehingga diperoleh status gizi yang optimal. Adapun display yang dipamerkan meliputi menu seimbang untuk cegah Anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK), menu seimbang ibu menyusui, menu seimbang balita, menu seimbang cegah Anemia pada remaja putri dan menu sehat cerdaskan anak sekolah.

Pameran dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes. Hadir pula pada Pameran Gizi  tersebut Camat Denpasar Timur, I Made Tirana,SH.MH. Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar  Dr. Ni Komang Wiardani, SST.,M.Kes.  serta kader posyandu se-Kelurahan Penatih.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes. dalam sambutanya mengatakan, kejadian stunting di Bali diharapkan dapat diturunkan yang saat ini 8,0% menjadi 6,15% sesuai target di tahun 2024. Berdasarkan survey status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 Bali angka stunting di Bali merupakan angka terendah secara nasional sedangkan stunting di Kota Denpasar merupakan terendah di Bali yakni 5,5 persen tahun 2022, dimana sebelumnya sempat 9 persen pada tahun 2021 lalu . Walaupun angkanya cukup rendah dan cenderung menurun, tetapi jumlah tersebut harus tetap ditekan agar Bali khususnya Denpasar dapat terbebas dari stunting. Untuk itu perlu upaya bersama baik dari pemerintah maupun stakeholder terkait untuk bersama-sama menangani kasus stunting ini.

Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship


BALIKINI.NET | DENPASAR — Delapan kepala daerah yang mengikuti 2nd Rising Fellowship mendapat pengalaman yang bermanfaat selama mengikuti program selama lima hari di Singapura. Selain mendapat masukan dari para pejabat tinggi Singapura, para peserta melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
          
Bupati Padang Panjang Fadly Amran menyampaikan kesan-kesan saat mewakili delapan kepala daerah pada acara penutupan program di Kementerian Luar Negeri Singapura, Jumat (9/3). Program 2nd Rising Fellowship dibuka Menteri Pendidikan Singapura Chan Chun Sing dan ditutup oleh Menteri Luar Negeri Vivian Balakhrisnan. Ikut hadir pada acara penutupan Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri Sim Ann.
         
“Kami sungguh merasa bersyukur mendapat kesempatan untuk mengikuti program ini. Di luar dugaan, kami bisa mendapat kesempatan untuk bertukar pikiran langsung dengan Wakil Perdana Menteri Lawrence Wong dan juga menteri-menteri Singapura. Kami bisa melihat bagaimana para anggota parlemen Singapura bertemu dengan para konstituen secara rutin. Kami juga berkesempatan untuk melihat bagaimana Singapura mengembangkan teknologi dan penataan kotanya,” kata Fadly.
         
Bupati Padang Panjang menjelaskan, kita yang dipimpinnya jumlah penduduknya hanya 60 ribu jiwa. “Dari program ini, saya banyak belajar dan mendapatkan ide bagaimana selanjutnya membangun daerah kami,” ujar Fadly.
          
Tujuh kepala daerah yang mengikuti program secara penuh adalah Walikota Makassar M Ramdhan Pomanto, Bupati Banyumas Ahmad Hussein, Bupati Banggai Amirudin Tamoereka, Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandiani, dan Bupati Tegal Umi Azizah. Pada saat pembukaan pada Senin lalu sempat hadir  Wagub Bali Tjokorda Oka Artha, yang harus kembali karena ada tugas di daerahnya.
       
Menteri Luar Negeri Singapura menjelaskan, program Rising Fellowship digagas oleh Presiden Joko Widodo dan PM Lee Hsien Loong pada 2018. Tujuannya untuk membuat platform yang memungkinkan para pemimpin muda saling bertemu dan berbagi pengalaman, sehingga bisa membangun sikap saling percaya di antara kedua bangsa.
        
Program pertama sudah dilaksanakan pada 2019, tetapi terhenti karena pandemi Covid-19. Vivian mengharapkan, program ini bisa terus berlanjut karena akan memberikan manfaat bagi peningkatan hubungan di antara kedua negara.
        
Menlu Vivian mencatat tiga hal yang harus menjadi perhatian bersama ke depan. “Pertama adalah tantangan global yang penuh ketidakpastian. Tantangan ini hanya bisa dihadapi kalau kita bekerja sama,” kata Vivian.
        
Kedua adalah potensi besar yang dimiliki Indonesia, mulai dari penduduk muda yang besar, sumber daya alam yang melimpah, dan potensi ekonomi digital yang juga besar. “Singapura ingin menjadi partner yang bisa mengoptimalkan semua potensi tersebut,” tambah Vivian.
        
Ketiga perlunya meningkatkan hubungan di antara warga sehingga tercipta saling percaya yang semakin kuat. “Hubungan di antara kedua bangsa tidak cukup hanya pada level pemerintah dan bisnis, tetapi yang tidak salah pentingnya bagaimana warga di antara kedua bangsa bisa jauh lebih saling mengenal,” tutup Menlu Singapura.
        
Pada saat pembukaan Menteri Pendidikan Chan Chun Sing melihat perlunya kedua bangsa untuk terus membangun persahabatan. “Kita berharap anak-anak Indonesia tidak hanya mengenal Orchard Road, sebaliknya anak-anak Singapura tidak hanya tahu Jakarta atau Bali saja,” kata Menteri Chan Chun Sing yang pernah mengikuti pendidikan perwira dan bertugas selama dua tahun di Indonesia.
        
Saat Kamis bertemu Wakil PM Lawrence Wong, para kepala daerah menyatakan keinginan untuk meningkatkan hubungan dengan Singapura. Wakil PM menyampaikan, hubungan Indonesia dan Singapura berjalan sangat baik. Pada level pemerintahan banyak inisiatif kerja sama yang dilakukan.
         
“Pemerintah tentunya tidak bisa langsung melakukan kegiatan bisnis. Dunia usaha yang melakukan itu. Tetapi pada level Pemerintah, kami akan selalu siap untuk memfasilitasi,” kata Lawrence Wong.
         
Bahkan lebih dari investasi, Singapura siap untuk membantu promosi investasi dan pariwisata dari setiap daerah di Indonesia. Selain ini Singapura bisa menjadi pasar bagi produk-produk Indonesia.

Tak Ada Penambahan, Jatah Kursi Yang Diperebutkan Dalam Pemilu 2024 Di Karangasem Tetap 45


Karangasem, Bali Kini - KPU Karangasem umumkan hasil dari pendataan alokasi jumlah kursi yang diperebutkan dalam kompetisi pemilihan umum 2024 mendatang, yakni berjumlah 45 Kursi yang mana jumlah ini tetap sama seperti tahun 2019 lalu.

Hal ini kemudian disosialisasikan KPU Karangasem pada Kamis (9/8/2023). Dimana giat sosialisasi dilaksanakan di Villa Taman Surgawi Resort and Spa bersama para undangan yang diantaranya ialah para Ketua parpol. Merujuk pada penyebaran informasi Peraturan KPU No. 6 tahun 2023 tentang Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten Karangasem Pemilu tahun 2024.

Deasy Natalia Komisioner KPU Karangasem divisi Sosialisasi usai melaksanakan sosialisasi, kepada pers mengatakan jika memang hasil dari pendataan dapil dan alokasi kursi dimana dapil untuk kabupaten Karangasem sudah ditetapkan. Dimana hasilnya masih sama dengan tahun 2019 lalu. "Kita sosialisasikan berapa dapil dan alokasi masing-masing, totalnya masih sama dengan 2019 tidak ada penambahan kursi. Yang nambah kemarin itu ada di dua Kabupaten lain. Bukan Karangasem," tandasnya, Jumat (10/3/2023). Alasan tidak adanya penambahan kursi, karena jumlah pemilih atau penduduk Karangasem masih sama seperti pemilu sebelumnya, yakni di rentang 500.000 - 1 juta jiwa.

Karangasem memiliki 6 Dapil, dengan alokasi kursi sebagai berikut: dapil I kecamatan Karangasem 6 kursi, dapil II yaitu kecamatan Bebandem, 5 kursi,  dapil III 5 kursi, Sidemen selat rendang yang digabung jadi satu, Dapil Karangasem IV yakni 11 kursi, Karangasem V dengan 8 kursi dan  Karangasem VI yaitu 7 kursi. (Ami)

Bupati Suwirta Tugaskan BUMDes Ambil Peran Tanggulangi Inflasi


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Usai monitoring harga beberapa kebutuhan pokok di Pasar Mentigi, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau BUMDes yang ada di Kecamatan Nusa Penida, Kamis (9/3). Kunjungan ke BUMDes dimaksudkan untuk menegaskan komitmen Pemda memberikan ruang kepada BUMDes untuk ambil peran dalam penanggulangan inflasi.

Adapun BUMDes yang dikunjungi yaitu BUMDesma Nusa Jaya LKD dan BUMDes Desa Kutampi. Dalam arahannya, Bupati Suwirta menugaskan BUMDes agar tidak terlalu banyak mencari untung, lebih kreatif dan cermat menangkap peluang untuk keberlangsungan BUMDes.

"Mari lakukan langkah-langkah konkret dalam menekan inflasi yang sedang terjadi," ajak Bupati kepada BUMDes yang ada di Nusa Penida. 

Bupati Suwirta lebih lanjut menyampaikan agar BUMDes dapat melakukan nego harga serendah-rendahnya, demi terciptanya keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat banyak. Yang terpenting saat ini BUMDes dapat ikut berpartisipasi dengan aktif dalam menekan inflasi yang terjadi khususnya di Nusa Penida. 

Bupati Suwirta Minta Komitmen Para Pihak untuk Penataan Destinasi Wisata Broken Beach


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG Sebagai tindak lanjut beberapa upaya yang telah dilaksanakan sebelumnya, Bupati Suwirta menghadirkan pemilik lahan dan pihak terkait mengenai rencana penataaan destinasi wisata Broken Beach dan Angel Billabong, di Desa Bunga Makar, Nusa Penida, Kamis (9/3). Komitmen para pemilik lahan, Desa Adat, Desa Dinas maupun Pemkab diperlukan untuk mempercepat terwujudnya ide penataaan destinasi ini. Tentu dibutuhkan partisipasi atau pengorbanan, namun untuk tujuan bersama yang lebih besar.

Pemkab Klungkung berencana akan melaksanakan penataan Destinasi wisata Broken Beach dan Angel Billabong agar infrastukturnya menjadi baik dan dapat dikelola secara profesional. Dalam monitoring tersebut, Bupati Suwirta mengharapkan agar pemilik lahan di destinasi tersebut dapat menyerahkan aset tanahnya kepada Pemerintah Kabupaten agar proses penataan dapat segera dilaksanakan. Tanah yang dibutuhkan Pemda tersebut terkait langsung mendukung upaya penataan. 

Hasil dari penataan nantinya tentu akan dapat dinikmati bersama (pemerintah dan masyarakat), dan yang tidak kalah penting akan dapat memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung. "Silahkan dimusyawarahkan lebih lanjut, saya minta kesediaan pemilik lahan untuk menyerahkan tanahnya paling lambat pada bulan April 2023." ujar Bupati Suwirta.

Turut mendampingi Bupati Suwirta, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Baperlitbang) Kab. Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung Ni Made Sulistiawati, dan Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra, serta instansi terkait lainnya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved