-->

Kamis, 18 Mei 2023

Bupati Sanjaya Komitmen Dukung Pembangunan Krama Adat Puring-Penebel


Tabanan ,Bali Kini  - Selalu berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pembangunan yang dilaksanakan krama atau masyarakat, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, selalu berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat. Sore tadi, Bupati Sanjaya didampingi jajaran dan anggota legislatif, menghadiri undangan upacara Piodalan Pura Puseh dan Pempatan Agung di Desa Adat Puring, Sangketan, Penebel, Rabu, (17/5).


 


Tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 wita, Bupati Sanjaya yang didampingi Sekda dan OPD terkair, disambut oleh ratusan masyarakat yang antusias menyambut kehadiran Bupati Sanjaya. Nampak juga saat itu, anggota DPR RI Kesuma Kelakan, Camat dan unsur Forkopimcam Penebel, Perbekel, Bendesa Adat serta tokoh masyarakat setempat. Acara diawali dengan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Pempatan Desa Adat Puring.


 


Usai persembahyangan, selanjutnya bertempat di wantilan Pura, Bupati Sanjaya berkesempatan bertatap muka dengan masyarakat. Di hadapan masyarakat, Sanjaya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya bisa hadir bertatap muka langsung dengan krama Desa Adat Puring. "Kepada seluruh krama, suksma atas kekompakan dan persatuannya selama ini dan begitu juga dengan para tokoh disini yang selalu mendukung pemerintah," ujar Sanjaya.


 


Kedepan, Sanjaya juga berharap agar seluruh krama dan juga tokoh setempat selalu bersatu dan selalu aktif mengkoordinasikan segala pembangunan yang ada di wilayah setempat, sehingga pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. "Maka dari itulah saya berharap kebulatan dan kesolidan dari masyarakat bukan hanya dalam membangun namun juga dalam mencari pemimpin, sehingga tidak salah dalam menentukan pemimpin yang akan menentukan pembangunan di tahun-tahun kedepan," imbuh Sanjaya.


 


Disamping itu, sebagai Kepala Daerah, Bupati Sanjaya sangat berkomitmen mewujudkan pembangunan di masyarakat, sehingga sang berupaya untuk mengurangi beban masyarakat. Dimana dalam setiap kesempatan turun ke masyarakat, Sanjaya selalu mengajak pihak legislatif dan jajaran terkait guna melihat langsung apa yang menjadi kendala di masyarakat agar segera mendapat solusi dan bisa ditanggulangi dengan penanganan yang tepat.


 


Orang nomor satu di Tabanan juga tiada hentinya menyampaikam kepada masyarakat agar jangan sampai terpecah belah, apalagi karena urusan politik. "Mari kita selalu bersatu, bersinergi dengan pemerintah, sehingga koordinasi pembangunan berjalan lancar yang berimbas pada pembangunan infrastruktur di wilayah setempat. Mari kita selalu bersatu, bersinergi menyongsong pembangunan yang akan datang," pinta Sanjaya.


 


Senada dengan Bupati Sanjaya, I Wayan Sadiana selaku Bendesa Adat Sangketan, menyampaikan, bahwa hubungan yang baik antara krama dan pemerintah sangatlah penting. Untuk itu, mewakili seluruh masyarakat, bendesa adat menyampaikan akan berkomitmen dalam mensukseskan visi misi Bupati Sanjaya yaitu menuju Tabanan Era Baru Yang Aman Unggul dan Madani.


 


Dalam kesempatan tersebut, Bendesa juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tinggi atas dukungan sekaligus bantuan yang diberikan Bupati Sanjaya beserta jajaran. Pihaknya juga berharap agar Bupati Sanjaya beserta jajaran selalu hadir dan mendukung pembangunan lainnya kedepan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat.[RLS]

Rabu, 17 Mei 2023

BBGRM 2023, Momentum Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Jembrana


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 20 Tahun 2023 sebagai momentum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai target pembangunan merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jembrana melalui pembangunan di berbagai bidang, baik bidang politik, ekonomi, sosial budaya, hukum dan pembangunan sarana prasarana. 

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi formalitas saja, namun benar-benar dapat menggerakkan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama bergotong-royong mendukung pembangunan Jembrana sesuai bidang keahlian masing-masing. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya pada Pembukaan Pencanangan BBGRM Tahun 2023 di Lapangan Adnyasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Rabu (17/5).

"Saya berharap pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat hendaknya tidak sebatas ceremonial saja, melainkan harus diwujudkan dalam kerja nyata dan dapat dijadikan momentum kebangkitan kita bersama menyongsong Jembrana Emas Tahun 2026," kata Asisten Sumber Wijaya.

Selain itu, kaum milenial juga diharapkan dapat meningkatan kompetensi diri dalam menghadapi perkembangan pariwisata akan mulai menggeliat di Jembrana dampak pembangunan jalan Tol Gilimanuk-Mengwi. Nantinya, dipastikan berbagai investasi dan kunjungan wisatawan akan mulai berdatangan ke Jembrana.

"Kita harus mengarahkan generasi muda untuk meningkatkan kualitas SDM yang kompetitif, baik dalam bidang pariwisata, perikanan, maupun bidang lain. Karena kedepan kita perlu banyak tenaga dibidang pariwisata dan perikanan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Asisten Sumber Wijaya meminta seluruh masyarakat untuk melestarikan alam dengan mengelola sampah dengan baik dan secara rutin membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal secara bergotong-royong.

"Seluruh pihak agar ikut menjaga kebersihan dan keindahan wilayah masing-masing melalui program pengelolaan sampah berbasis sumber dan melakukan kegiatan gotong-royong rutin setiap bulan serta perundangan di wilayah masing-masing sehingga terwujud Jembrana Clean and Green," ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Jembrana, I Made Yasa menjelaskan tujuan dari Pencanangan BBGRM Tahun 2023 untuk menjaga budaya gotong royong, baik antarmasyarakat maupun antara masyarakat dan pemerintah.

"Tujuannya untuk menjaga kelestarian budaya gotong-royong sebagai budaya asli bangsa Indonesia serta meningkatkan peran aktif dalam pembangunan, dan meningkatkan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah, rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap hasil pembangunan," ucapnya.

Made Yasa menjelaskan Pembukaan BBGRM tahun ini melibatkan berbagai instansi baik dari intern Pemkab Jembrana maupun instansi vertikal, BUMN dan pelaku UMKM yang memberikan layanan sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Diantaranya berupa pelayanan kesehatan, KB, pasar murah, perekaman e-KTP, perpanjangan SIM dan Samsat, perpajakan, pertanahan, KUR, vaksinasi hewan, hingga pegadaian.

"Peserta yang ikut dalam pencanangan BBGRM pada hari ini antara lain BPD Bali cabang Negara, Polres Jembrana, Kantor Samsat, BPN, Kantor Pelayanan Penyuluh dan Konsultasi Perpajakan, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PMI dan OPD yang memberikan pelayanan di lingkup Pemkab Jembrana," terangnya.

Selain pelayanan kepada masyarakat, juga disalurkan berbagai bantuan berupa paket sembako, paket alat tulis untuk anak sekolah, penyaluran KUR, maupun bibit pohon kakao sebagai komoditi unggulan kabupaten Jembrana.

Desa Manistutu Jembrana Masuk Daftar 75 Desa Wisata Terbaik ADWI 2023


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Desa Manistutu Kecamatan Melaya kabupaten Jembrana dinyatakan masuk 75  besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dari 4573 desa wisata di Indonesia.

Kepastian itu disampaikan bertepatan dengan kunjungan Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno di Desa Wisata Serangan, Denpasar Selatan, selasa (16/5).

Atas raihan 75 nominasi itu, ditandai dengan penandatanganan  prasasti   didampingi Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara . Turut juga hadir Bupati Jembrana I Nengah Tamba dilokasi acara.

Dari  total 7500 desa di Indonesia terdapat 4573 desa yang memiliki potensi wisata termasuk  kelengkapan dan terdaftar dijaring desa wisata yang ada dibina di kemenparekraf. Data itu juga sudah bisa diakses melalui www.jadesta.com . 

“Dari 4573 tersebut setiap tahun kita memberikan apresiasi kepada para pengelola desa wisata dan pemerintah setempat maupun pentahelix . Pertama kita memulai dengan 50 desa wisata.

Tahun kedua dengan 50 desa wisata dan tahun ini kita tingkatkan menjadi 75 desa wisata dengan target sesuai dengan rpjmn bahwa kita harus membina 250 desa wisata,” jelas Menparekraf Sandiaga Uno. 

Oleh karena itu pihaknya mengundang semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap desa wisata ini untuk pembangunan yang berkelanjutan. 

“Dari 4573 ini datanya sudah kita paparkan silahkan disentuh dengan program-program pemberdayaan untuk peningkatan kesejahteraan, Karena desa wisata ini bisa menciptakan banyak peluang usaha dan lapangan kerja, meningkatkan kesejahtraan masyarakat, dengan target tahun 2024 ada 4,4 juta lapangan kerja, ” katanya. 

Sementara itu, Bupati Tamba mengatakan bahwa ini merupakan anugrah untuk kabupaten Jembrana dan tentunya seluruh masyarakat Manistutu. 

“Semangat ini merupakan bagian anugrah,  ini benar-benar kreatif, kerja keras dan mau memperhatikan lingkungan.  menjaga lingkungan dengan mempertahankan budaya dan yang paling kita apresiasi yaitu gotong royongnya masih kental dan juga kebersamaannya,”ungkap Bupati Tamba. 

Selain itu, Bupati Tamba harap kedepannya desa wisata tersebut memiliki pendapatan sendiri dan tidak akan bergantung pada APBD. 

“Kalau wisatawan itu sudah bagus arahnya kita mau desa itu punya pendapatan yang bagus sehingga akhirnya biaya-biaya yang tidak tergantung pada APBD tidak tergantung pada dana transfer, ini tujuannya pengembangan pengembangan daripada destinasi yang dilakukan hari ini,”harapnya.

Bupati asal kalikah itu mengapresiasi semangat masyarakat dalam mengembangkan Desa Wisata Manistutu dan berharap desa ini menerima hasil yang terbaik.

“Saya dukung penuh, masyarakat Manistutu luar biasa.  Dibalik ini semua saya sangat mengapresiasi dari semangat masyarakat di sini yang begitu besar dalam pengembangan desa wisata ini, ”tandasnya.(*)

Bupati Suwirta Sosialisasikan Proses Pencairan Hibah di Nusa Penida


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri Sosialisasi Proses Pencairan Bantuan Hibah Pemerintah Klungkung Tahun 2023 di Kecamatan Nusa Penida. Acara tersebut berlangsung di GOR Nusa Penida, Rabu (17/5). Hadir langsung Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung, I Made Sumiarta, Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung, Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana dan dinas terkait lainya.

Untuk di Kecamatan Nusa Penida sebanyak 127 Ibah dengan besaran sebesr 19 miliar lebih. "Hibah tahun 2023 sangat tinggi, secara keseluruhan sebesar 71 miliar mengalami peningkatan cukup drastis" ujar Bupati Suwirta

Pihaknya juga menjelaskan kepada masyarakat nusa penida. Pencairan Ibah menjadi tiga tahapan. Tahapan ini Intinya adalah untuk mengatur keuangan daerah supaya bisa berjalan dengan lancar. "Ikan sepat ikan gabus, semakin cepat semakin bagus, ikan sepat ikan mujair, semakin cepat segera cair," ucap Bupati Suwirta dihadapan masyarakat yang menerima hibah
 
Sementara, Sekretaris Dinas Kebudayaan Pemkab Klungkung I Nengah Udayana menyampaikan hibah yang disalurkan  dengan beberapa tahapan yang berdasarkan jumlah hibah yang diterima.  Hibah yang besarnya sampai dengan 100juta disalurkan sekaligus 1 tahap; Hibah yang besarnya diatas 100 juta sampai dengan 200 juta disalurkan 2 tahap; dan Hibah diatas 200 juta disalurkan 3 tahap. "Untuk tahap pertama pencairan dapat dilakukan pada bulan Mei, untuk tahap dua pada bulan Juli dan tahap ketiga pada bulan September," jelasnya. 

Percantik Tampilan Depan RSUD Klungkung, Bupati Suwirta Tinjau Pengerjaan Proyek Pagar


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Selain meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Kini Pemerintah Kabupaten Klungkung mempercantik tampilan depan RSUD Klungkung dengan menata pagar dan tamanisasi. 

Hal tersebut terlihat saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nengah Winata meninjau pengerjaan proyek pagar di halaman RSUD Klungkung, Rabu (17/5).

"Kami sedang menata tampilan depan RSUD dan penataan loby agar terlihat semakin rapi, indah dan bagus menonjolkan siapa kita yang didalamnya," ujar Bupati Suwirta saat meninjau pengerjaan pagar di halaman depan RSUD Klungkung.

Dimana pengerjaan proyek pagar sudah berjalan 47 persen dari target rencana 32 persen dengan nilai kontrak pembangunan sebesar Rp. 1.062.522.000,00 dengan jangka waktu 140 hari kalender dan dikerjakan oleh CV. Kencana Dewata.

Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan, Bupati Suwirta Tinjau RSUD Klungkung

 

BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nengah Winata beserta jajarannya meminjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung, Rabu (17/5).

Sambil menyapa pasien dan pengunjung Bupati Suwirta berkesempatan mengunjungi pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Ruang ICCU, Ruangan ICU Ruangan IBS dan ruangan lainya.

Kegiatan ini dilakukan guna lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sehingga warga yang berobat merasa nyaman. Dalam tinjaunya Bupati Suwirta meminta para petugas beradaptasi menggunakan berbagai program database aplikasi yang sudah digunakan sehingga bisa dikontrol dengan mudah dan efisien.

Selain itu, guna memastikan sarana prasarana penunjang pelayanan berjalan baik, Bupati Suwirta keliling area RSUD untuk memastikan pelayanan yang maksimal dan berjalan dengan lancar dan melihat langsung kebersihan Rumah sakit. Pihaknya meminta seluruh petugas kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan lebih cekatan dalam pengoperasian perangkat digitalisasi serta menjaga kebersihan rumah sakit. (*)

Antisipasi Kriminalitas, Kelurahan Penatih Gelar Pendataan Penduduk Non Permanen


BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan, serta guna mengantisipasi meningkatnya tindakan kriminalitas, Kelurahan Penatih bersama Kepala Lingkungan (Kaling), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas dan Anggota Satpol PP lakukan giat pendataan penduduk non permanen, Selasa (16/5) malam.

Kegiatan ini menyasar sejumlah rumah kost dan kontrakan di Kelurahan Penatih. Hasil sidak pendataan penduduk non permanen tersebut, ditemukan total 34 orang, dengan rincian 1 orang ber-KTP Bali luar Denpasar dan 33 orang ber-KTP luar Bali.

Lurah Penatih,  I Wayan Murda mengatakan, apabila ada warga pendatang yang akan tinggal di wilayah Kelurahan Penatih, diimbau untuk segera melapor ke pelaksana kewilayahan untuk didata dan tercatat sebagai penduduk non permanen.

Murda menambahkan, tujuan utama dari diadakanya kegiatan ini tidak lain adalah mengantisipasi gangguan keamanan dan menekan terjadinya kriminalitas dari naiknya jumlah penduduk non permanen tanpa tujuan jelas di wilayah Kelurahan Penatih. Serta mengingatkan warga akan pentingnya adminstrasi kependudukan khsusunya untuk mendapatkan pelayanan serta mendapat kepastian hukum. (*)

Ny. Antari Jaya Negara : TP PKK Kota Denpasar Siap Gelorakan Gerakan "Kibas Stunting"


BALIKINI.NET | MEDAN — Bertemakan "Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh Wujudkan Indonesia Tumbuh”, puncak Peringatan ke 51 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tahun 2023 digelar, pada Rabu (17/5) di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama para ketua TP PKK provinsi dan kota/kabupaten seluruh Indonesia.

Diadakan di Hotel Santika Dyandra Medan, puncak peringatan ke 51 HKG PKK ini, juga menjadi penanda diluncurkannya gerakan Keluarga Indonesia Bebas Stunting (Kibas Stunting).

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara yang didampingi Sekretaris TP PKK Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari di lokasi  acara mengungkapkan, puncak peringatan HKG tahun ini bisa menjadi momentum yang baik bagi para kader PKK untuk terus dapat bersama bergerak mewujudkan kesejahteraan lewat pemberdayaan keluarga. 

"Melalui puncak HKG ke 51 tahun 2023 ini, kami jajaran TP PKK Kota Denpasar siap  untuk terus berdedikasi bergerak bersama lewat pemberdayaan masyarakat. Kami juga mendukung penuh gerakan Kibas Stunting, sehingga keluarga Indonesia yang sejahtera dan tangguh dapat terwujud," ujar Ny. Antari Jaya Negara. 

Ny. Antari Jaya Negara menambahkan, TP PKK selaku mitra pemerintah memiliki 10 program pokok PKK yang menjadi tuntunan, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sejalan dengan itu, Ny. Antari Jaya Negara  mengharapkan sinergitas dari pihak terkait lainnya agar dapat terus terjalin.

Sebagai informasi, acara hajatan nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Ibu Negara RI, Iriana Joko Widodo didampingi Istri Wakil Presiden RI, Wury Ma’ruf Amin serta Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian. 

Dalam kesempatan itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengucapkan selamat atas peringatan ke 51 HKG. Dia mengapresiasi kinerja para kader PKK yang telah bekerja penuh dengan dedikasi yang tinggi. 

"Selamat atas peringatan ke 51 HKG PKK. Dan terima kasih atas segala kinerja para kader TP PKK yang selama ini bekerja dengan ikhlas dan berdedikasi tinggi. Maju dan selalu jaya PKK," kata Ibu Negara Iriana Joko Widodo. 

Pada seremonial HKG ini, turut pula dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada para wanita berjasa di bidangnya. Antara lain, pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, lingkungan hidup, dan pertanian.

Selain itu, diadakan juga penandatanganan MoU antara TP PKK Pusat dengan Badan Pangan Nasional (Rumah Pangan Bebas Stunting) dan PT. Nestle yang dilakukan langsung oleh Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian dan Kepala Badan Pangan Nasional, serta PT. Nestle.

Selasa, 16 Mei 2023

Walikota Jaya Negara: Desa Wisata Maju, Ekonomi Daerah Bangkit Masyarakat Sejahtera


BALIKINI.NET | DENPASAR — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Desa Wisata Serangan di Kelurahan Serangan, Kota Denpasar pada Selasa (16/5). Kedatangan Menparekraf tersebut merupakan rangkaian visitasi dan penilaian lapangan 75 Besar Anugrah Desa Wisata Indonesia Tahun 2023. Dimana, untuk Bali Desa Wisata Serangan lolos bersama dua desa lainya, yakni Desa Wisata Kenderan, Kabupaten Gianyar dan Desa Wisata Manistutu, Kabupaten Jembrana. 

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Forkopimda Kota Denpasar, Pokdarwis serta penggiat desa wisata. Sejak tiba, rombongan Menparekraf Sandiaga Uno langsung disambut Tari Pendet yang dilanjutkan dengan pemaparan Desa Wisata Serangan oleh Ketua Pokdarwis Desa Wisata Serangan. Usai mengikuti pemaparan, rombongan bergerak menuju stand UMKM khas Serangan. Beraneka ragam kuliner dan kerajinan turut tersedia, mulai dari Bulung khas Serangan, Kerajinan Kerang, dan beragam produk lainya. 

Usai meninjau UMKM, Sandiaga Uno tampak bermain Jet Sky sembari melepas Tukik yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian Desa Wisata Serangan sebagai 75 Desa Wisata Terbaik berkelas dunia untuk Indonesia Bangkit. Turut diserahkan pula piagam penghargaan dan bantuan sarana prasarana pendukung Desa Wisata. 

Dijumpai disela kunjungan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) merupakan sebuah ajang untuk pembinaan dan memberikan apresiasi bagi pengelola Desa Wisata di Indonesia. Hal ini sesuai dengan RPJMN bahwa kemenparekraf berkewajiban untuk membina Desa Wisata. 

“Kami mengundang semua pihak yang berkepentingan karena Desa Wisata ini sangat menyentuh pembangunan yang berkelanjutan,” jelasnya 

Lebih lanjut dikatakan, kedepan desa wisata yang telah masuk nominasi agar terus dikembangkan dan diberikan sentuhan kegiatan. Sehingga kedepanya mampu secara berkelanjutan meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal ini terlebih desa wisata mampu menjadi solusi atau pemenang saat pandemi Covid-19 melanda beberapa waktu lalu. 

“Desa Wisata menjadi pemenang pandemi yang bisa menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan target Tahun 2024 sebanyak 4,4 Juta lapangan pekerjaan,” ujarnya 

Secara kualitas, Sandiaga Uno memberikan apresiasi terhadap Desa Wisata Serangan dan desa wisata lainya di Bali. Dimana, pihaknya menilai pengelolaan desa wisata telah memenuhi standar internasional. 

“Kualitasnya kalau ini menurut saya kelas dunia, saya sudah berkeliling desa wisata tak hanya di Indonesia tapi dibelahan dunia lainya, Desa Wisata Serangan dan desa wisata yang ada di Bali ini pengelolaannya sangat maju dan sangat memberdayakan masyarakat, pemerintah tinggal melaksanakan fasilitasi,” ujar Sandiaga Uno

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pengembangan desa wisata perlu didukung dengan manajemen atau pengelolaan dengan kelembagaan yang solid, fleksibel dan sederhana serta dinamis. Sehingga pengelolaan desa wisata harus mandiri, melibatkan tokoh desa dan masyarakat setempat serta berbasis pada asas manfaat bukan asas keuntungan (profit oriented).

Dikatakan Jaya Negara, Pemerintah Kota Denpasar Dan Masyarakat Kelurahan Serangan pada khususnya merasa berbahagia atas masuknya desa wisata serangan dalam 75 besar Desa Wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dari total 4.573 desa wisata yang telah terdaftar di platform Jadesta. 

“Ini tentunya membangkitkan semangat bagi kami dalam penyelenggaraan pariwisata berbasis community dan pariwisata berkelanjutan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat, Desa Wisata Maju, Ekonomi Daerah Bangkit, Masyarakat Sejahtera,” ujar Jaya Negara sembari berharap dengan masuknya desa wisata serangan dalam anugerah desa wisata indonesia tentunya sebagai cambuk bagi desa wisata lain untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan berkualitas di Kota Denpasar.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Serangan, I Wayan Sutarja Putra menjelaskan, sejak 2015, Desa Wisata Serangan, di Pulau Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar telah ditetapkan sebagai desa wisata oleh Walikota Denpasar. Penetapan berdasarkan SK Walikota Denpasar Nomor : 188.45/472/HK/2015 tentang Penetapan Desa Wisata.

Seiring itu, desa wisata ini terus mengalami perkembangan dengan menawarkan sejumlah potensi wisata yang dimilikinya. Pada tahun ini, dengan mengusung tagline 'Desa Wisata Serangan-Island of Gold', Desa Wisata Serangan berhasil merangsek 75 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 yang bersaing dengan sekitar 4.000-an desa wisata di seluruh Indonesia.

Hal ini kata Sutarja mengingat Desa Wisata Serangan menawarkan beragam keindahan yang ikonik. Hal ini meliputi wisata budaya spiritual, seperti ada sejumlah pura seperti Pura Sakenan, Pura Susunan Wadon, Pura Pura Dalem Cemara, hingga Masjid Assyuhada. Selain itu, ada potensi wisata alam, yakni wisata bahari mencakup wisata memancing, snorkeling, parasailing, hingga surfing. Ada juga wisata pendidikan pelestarian penyu di TCEC (Turtle Conservation and Education Centre). Selain itu sebagai wilayah pesisir, Desa Wisata Serangan juga dikenal dengan kuliner lautnya.

“Tentu dengan segala keindahan dan potensi pengembangan pariwisata di Desa Wisata Serangan, kami berharap Desa Wisata Serangan mampu menjadi yang terbaik, dan menjadi Desa Wisata Unggulan Terbaik Indonesia di Tahun 2023 ini,” ujarnya. (AGs)

Komitmen Bersama di Jembrana Wujudkan Percepatan Penurunan Stunting


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Untuk menyelaraskan program kegiatan pemerintah dalam upaya penurunan angka stunting dilaksanakan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten dan Penandatanganan Komitmen Bersama Mendukung Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Jembrana Tahun 2023. Selasa (16/5) di Aula Ruang Rapat Lantai II Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana.

Rembuk stunting dilaksanakan dengan tujuan penyelarasan dan penyusunan program kegiatan percepatan penurunan stunting antar sektor di Kabupaten Jembrana diikuti oleh 130 orang dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Mitra Kerja TPPS Kabupaten Jembrana dengan materi diskusi Analisis Situasi dan Prevalansi Stunting dan Rencana Aksi Daerah dalam Percepatan Penurunan Stunting.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Khrisna (Ipat) selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Jembrana dalam sambutannya mengatakam penanganan stunting tidak dapat dilakukan dengan instan namun melalui sebuah proses panjang dengan langkah awal melalui sosialisasi.

"Untuk upaya penurunan stunting langkah awal yang dapat kita ambil adalah dengan melakukan sosialisasi dengan menanamkan konsep keluarga berkualitas, keluarga berkualitas itu adalah keluarga sehat, berpendidikan dan berkecukupan itu yang harus kita wujudkan sehingga dapat menghasilkan generasi yang berkualitas," jelasnya.

Lanjut, Ipat mengatakan Rembuk stunting merupakan satu langkah yang sangat penting dilaksanakan dengan harapan dapat tercipta komitmen bersama seluruh Perangkat Pimpinan Daerah dari Kabupaten hingga tingkat desa/kelurahan untuk intervensi percepatan penurunan stunting.

"Saya minta intervensi tidak hanya dilakukan oleh sektor kesehatan dan Keluarga Berencana saja, namun juga diharapkan peran desa dan kelurahan, semua sektor harus bersatu-padu wujudkan komitmen bersama penurunan stuntung sehingga bisa tercapai target prevalensi stunting Bali yaitu 6,15 % tahun 2024," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPPA PPKB Kabupaten Jembrana Ni Kade Ari Sugianti selaku Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jembrana menjelaskan bahwa Stunting sangat Penting untuk menjadi Perhatian kita semua, karena stunting sangat berpengaruh terhadap Kualitas Generasi Emas Jembrana.

"Kami telah membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 245 Tim, masing-masing Tim terdiri dari 3 Orang yaitu dari Unsur Tenaga Kesehatan, Kader KB dan Kader PKK Desa/Kelurahan semoga dapat mempercepat pencegahan dan menurunkan prevalensi stunting sehingga Masyarakat Jembrana melahirkan Generasi yang berkualitas dan bahagia kedepan," pungkasnya.

Turut hadir, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih., M.For., MARS, Camat se-Kabupaten Jembrana selaku Ketua TPPS Kecamatan, Para Kepala OPD Terkait, Perbekel/Lurah se-Kabupaten Jembrana dan Forum Anak Daerah Kabupaten Jembrana

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved