-->

Selasa, 23 Mei 2023

Jelang Tampil Pada PKB Ke-45, Walikota Jaya Negara Tinjau Pembinaan Sekaa Gong Palegongan Duta Kota Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Menyambut pagelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 yang akan dihelat pada bulan Juni-Juli mendatang, berbagai macam kesenian disiapkan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Tak terkecuali parade Kesenian Palegongan yang dibawakan oleh Sekaa Gong Palegongan Ganeswara Banjar Ujung Kelurahan Kesiman yang dalam hal ini dilaksanakan pembinaan oleh tim konsultan seni Kota Denpasar di Jaba Grya Tegeh Banjar Ujung, Desa Adat Kesiman, Senin (22/5) malam.

Turut hadir dalam pembinaan tersebut Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, Camat Denpasar Timur, I Made Tirana, Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna, Lurah Kesiman, I Nyoman Nuada, Konsultan seni Kota Denpasar, serta masyarakat lainnya.

Koordinator Sekaa Gong Palegongan Ganeswara, IB Alit Indra Putra, mengatakan dalam rangka menyambut pelaksanaan PKB XLV tahun 2023 ini, sekaa Gong Palegongan Ganeswara ditujuk sebagai Duta Kota Denpasar untuk menampilkan kesenian tabuh dan tari palegongan.

Lebih lanjut dikatakannya adapun beberapa pertunjukan kesenian yang akan dibawakan Sekaa Gong Palegongan Ganeswara seperti Tabuh Petegak Cinglar, Tari Legong Bapang Durga, Tabuh Kreasi Bhawaning Jaladhi, dan Tari Legong Kreasi Aras Kembang Windhu yang menceritakan mithologi keberadaan Tukad Bindu, ujarnya.

“Kami berharap persiapan ini dapat berjalan secara lancar hingga pementasan di PKB nanti. Dan dengan dilaksanakannya pembinaan ini agar kedepannya kami dapat berbenah untuk menampilkan yang lebih maksimal saat pementasan di PKB nanti,” kata IB Alit Indra Putra.

Sementara Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara memberikan apresiasi atas semangat dan berbagai persiapan yang dilakukan oleh duta kesenian Kota Denpasar, khususnya pada Sekaa Gong Palegongan Ganeswara, Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Desa Adat Kesiman.

“Tentu kami berharap kepada Sekaa Gong Palegongan Ganeswara dan Duta Kesenian Kota Denpasar lainnya yang akan berlaga di PKB nanti agar dapat menjaga kesehatan jiwa dan rohani sehingga saat tampil nanti dapat memberikan hasil yang maksimal,” pungkas Jaya Negara.

PMI Klungkung Serahkan Bantuan Sembako Kepada Korban Kebakaran di Desa Tusan


BALIKINI.NET | KLUNGKUNNG— "Semoga bantuan sembako yang diberikan oleh PMI dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," harap Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta selaku Ketua PMI Kabupaten Klungkung saat menyerahkan bantuan kepada Ni Ketut Nanik seorang Lansia sebatang kara yang mengalami musibah kebakaran beberapa hari yang lalu bertempat di Dusun Semeagung Desa Tusan Kecamatan Banjarangkan, pada Selasa (23/5).  

Perbekel Tusan I Dewa Gede Putra Bali menyampaikan bahwa pada saat terjadi kebakaran, masyarakat sekitar bekerjasama bahu-membahu memadamkan api sehingga areal terjadi kebakaran tidak sampai meluas. Adapun barang yang terbakar antara lain, sebuah kasur dan dipan, sumber kebakaran diakibatkan oleh obat nyamuk.

Wabup Kasta menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh PMI merupakan bantuan yang berlandaskan dari sisi kemanusiaan. 

"Saya apresiasi sikap gotong royong yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tusan dalam memadamkan api, sehingga areal kebakaran tidak sampai meluas," ujar Wabup Kasta. 

Setelah di Denpasar Utara, Ny. Sagung Antari Jaya Negara Kembali Serahkan PMT Di Denpasar Timur


BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya Balita, Ibu hamil dan lansia, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara kembali serahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada Balita, Ibu Hamil dan Lansia pada pembukaan  Posyandu Paripurna Kecamatan Denpasar Timur di Banjar Abian Kapas Kaja Kelurahan Sumerta Selasa (23/5). 
 
Dalam kegiatan ini juga dihadiri Ketua Gatriwara DPRD Kota Denpasar Ny. Purnawati Ngurah Gede dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.
 
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, program Posyandu paripurna ini merupakan program Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Penggerak Kota Denpasar untuk memberikan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat terutama ibu hamil, balita dan lansia.
 
Dengan adanya Posyandu paripurna ini Ny. Sagung Antari Jaya Negara berharap kepada ibu hamil secara rutin memeriksakan  kehamilannya untuk mengetahui perkembangan janin di dalam perutnya supaya terlahir dalam keadaan sehat. Begitu juga terutama pada balita agar selalu diukur tinggi badan, berat badan dan lingkar kepalanya. “ Hal itu wajib dilakukan agar tidak ada anak terindikasi   stunting,” ungkap Ny. Sagung Antari Jaya Negara.


Lebih lanjut ia mengatakan, jika ada anak yang terindikasi stunting atau tinggi  dan berat badan tidak sesuai dengan umurnya agar segera berkoordinasi dengan puskesmas setempat. Setelah itu Puskesmas segera melaporkan agar bisa ditindaklanjuti supaya anak itu bisa tumbuh kembang anak tersebut sesuai dengan umurnya. 

Tidak hanya itu Ny. Sagung Antari Jaya Negara juga mengharapkan para lansia untuk rajin datang ke posyandu untuk memeriksakan kesehatan, agar selalu sehat dan berjiwa muda. Hal itu juga untuk menghindari agar tidak selalu diam dirumah dan bisa bercengkrama dengan teman sejawatnya di banjar.
 
Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyatakan bahwa dalam kegiatan   Posyandu Paripurna ada penyerahan pemberian makanan tambahan (PMT) pada ibu hamil, balita dan lansia. 

Menurutnya kegiatan posyandu paripurna dilaksanakan di empat lokasi di seluruh kecamatan. Untuk satu lokasi diberikan jatah untuk 50 orang, namun  di Banjar Abian Kapas Kaja partisipasinya cukup banyak. “Untuk itu kami memberikan apresiasi semoga antusias peserta selalu semangat sampai posyandu paripurna ini ditutup,” harapnya.
 
Setelah Posyandu Paripurna di tutup Ny. Sagung Antari Jaya Negara berharap agar kegiatan posyandu tetap terlaksana secara mandiri.  Untuk  pelayanan kesehatan tetap di fasilitasi oleh Puskesmas setempat.
 
Kelian Lingkungan Banjar Abian Kapas Kaja Kelurahan Sumerta  Nyoman Wirawan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar khususnya Tim Penggerak PKK Kota Denpasar atas kesempatanya terpilih mewakili Kecamatan Denpasar Timur dalam program Posyandu Paripurna ini. Menurutnya kegiatan ini sangat bagus untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya untuk ibu hamil, balita dan lansia.
 
Menurutnya semua  lansia yang ada di Banjar Kapas Kaja sangat antusias mengikuti program Posyandu Paripurna, hal ini  terbukti lansia yang  hadir lebih dari target yang telah ditentukan. Untuk jumlah lansia yang hadir dalam kegiatan posyandu paripurna ini sebanyak 75 orang, balita 50 orang dan ibu hamil 6 orang.
 
Menurutnya kader posyandu Banjar Abian Kapas Kaja  sangat kompak. Dengan kekompakan kader posyandu acara persiapan hingga pelaksanaan pembukaan posyandu paripurna dapat berjalan baik.  Dari hal tersebut  selain balita, ibu hamil dan lansia juga kegiatan Posyandu paripurna ini juga menyasar 10 orang kader posyandu. “Semoga kegiatan posyandu paripurna bisa berjalan lancar dari pembukaan dan penutupan di bulan juni mendatang. Serta dapat memberikan kesehatan kepada balita, ibu hamil lansia dan para kader di banjar Abian Kapas Kaja,” harap Wirawan. 

Walikota Jaya Negara Dampingi Dirjen Bangda Kemendagri, Restuardy Daud Tinjau Operasional TPST Kesiman Kertalangu


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi kunjungan kerja Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Ir. Restuardy Daud dalam rangka meninjau operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu Kota Denpasar, Selasa (23/5).  Hal ini guna memastikan operasional TPST berjalan lancar serta meningkatkan tata kelola persampahan. Sehingga mampu mendukung optimalisasi penanganan sampah oleh pemerintah daerah. 

Tampak hadir Inspektur II Kemendagri, Dr. Ucok Damenta Mag.Rer.Publik, Direktur PEIPD, Iwan Kurniawan ST. MM dan Direktur SUPD II, Dr. Dra. Hj. Erliani Budi Lestari M.Si. Hadir pula Kadis LHK Provinsi Bali, I Ketut Teja, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkot Denpasar dan jajaran direksi Bali CMPP. Usai meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Tim Kemendagri juga turut meninjau Bank Sampah Banjar Tangtu, Desa Kesiman Kertalangu. 

Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Ir. Restuardy Daud menjelaskan, kunjungan kali ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi uji coba yang telah dilaksanakan di TPST Kesiman Kertalangu. Sehingga kedepanya menjadi dasar untuk pengoperasian TPST nantinya  secara 100 persen.

“Meninjau dan meningkatkan pemahamanan tata kelola persampahan oleh pemerintah daerah, sehingga nantinya segara dapat dioperasikan secara optimal,” ujarnya

Restuardy Daud berharap, TPST Kesiman Kertalangu ini bisa menjadi model. Dimana, Pemerintah akan melaksanakan Pembangunan TPST di seluruh Indonesia guna mengatasi permasalahan sampah yang menjadi perhatian dunia. 

“Saat ini operasional di TPST Kertalangu terus ditingkatkan hingga 100 persen bahkan lebih, nanti optimalnya kita harapkan Bulan Juni sudah siap semua untuk 3 TPST yakni TPST Tahura Suwung, TPST Padangsambian Kaja dan TPST Kesiman Kertalangu,” ujarnya

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pembangunan TPST di Kota Denpasar merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam penanganan sampah. Dimana, peninjauan ini dilaksanakan guna menginventarisasi dan memberikan rekomendasi dalam mendukung percepatan operasional TPST Kesiman Kertalangu. Pihaknya juga menekankan kepada Bali CMPP selaku pihak pengelola agar bekerja secara optimal sesuai komitmen yang disepakati, sehingga permasalahan sampah di Denpasar bisa teratasi. 

Pihaknya juga optimis, dengan beropertasinya 3 TPST ini, yakni TPST Kesiman Kertalangu, TPST Tahura dan TPST Padangsambian Kaja, permasalahan sampah di Kota Denpasar bisa diatasi dengan optimal. Termasuk juga dukungan dari TPS3R serta Bank Sampah yang tersebar di desa/kelurahan. 
 
“Tentu kami berharap nanti dengan beroperasinya TPST di Kota Denpasar mampu mendukung optimalisasi penanganan sampah di Kota Denpasar,"
 jelasnya 
 
Direktur Operasional Bali CMPP, Andrean Raditha mengatakan, saat ini TPST yang ada di Kota Denpasar secara bertahap operasionalnya terus ditingkatkan. Hal ini sembari mengidentifikasi masalah yang timbul dalam pelaksanaannya. Termasuk juga mengevaluasi pola, proses pengolahan hingga penambahan mesin. 

"Hari ini bisa dikatakan kita di atas uji coba, persiapan menuju operasional penuh di Bulan Juni, saat ini kapasitasnya di TPST Kesiman Kertalangu mencapai 270 Ton/Hari, bergerak menuju 450 Ton/Hari," ujarnya 

Tingkatkan Pemahaman Budaya Anti Korupsi, Eksekutif - Legislatif Kota Denpasar Gandeng KPK RI Gelar Talkshow


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemkot Denpasar melalui sinergi antar Lembaga Eksekutif dan Legislatif menggandeng KPK RI menggelar Talk Show yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (23/5). Kegiatan yang menghadirkan anggota DPRD Kota Denpasar, OPD Pemkot Denpasar serta undangan lainya ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman Budaya Anti Korupsi di Lingkungan Legislatif Kota Denpasar. Kegiatan ini diharapkan sebagai  upaya berkelanjutan untuk penguatan lembaga dalam melaksanakan tindakan preventif pemberantasan korupsi. 

Hadir langsung Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, bersama Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariana Wandhira serta seluruh jajaran anggota DPRD Kota Denpasar. Bertindak sebagai moderator talkshow Inspektur Kota Denpasar, Putu Naning Djayaningsih dan sebagai narasumber dihadirkan langsung Kadeputian Bidang Kordinasi dan Supervisi KPK RI, Dwi Aprilia Linda. 

Kadeputian Bidang Kordinasi dan Supervisi KPK RI Dwi Aprilia Linda mengatakan, KPK memiliki tugas dalam melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pencegahan tindak pidana korupsi dan instansi pelayanan publik."Selain itu melakukan supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi," ujarnya. 

Ditambahkannya, peran DPRD dalam pemberantasan korupsi adalah berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi daerah secara substansif. "Optimalkan fungsi pengawasan  DPRD terhadap eksekutif, legislasi, anggaran, dan pengawasan. Kami harap sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif di Kota Denpasar ini terus berjalan dalam meningkatkan angka MCP Kota Denpassar," katanya 

Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede  berterimakasih atas dukungan KPK RI dalam membantu upaya penguatan lembaga DPRD Kota Denpasar sebagai lembaga yang melakukan tindakan preventif pemberantasan korupsi. 

"Ini adalah upaya strategis penguatan DPRD Kota Denpasar dalam melaksanakan langkah preventif pemberantasan korupsi serta membangun budaya antikorupsi dilingkungan legislatitlf Kota Denpasar. Tujuannya untuk mengetahui area mana saja yang menjadi area rawan korupsi dalam menjalankan tugas dan fungsi kami di DPRD Kota Denpasar, meningkatkan tugas dan fungsi  pencegahan korupsi dalam menjalankan pemerintahan  daerah dan meningkatkan nilai MCP (Monitoring Center for Prevention) Pemerintah Kota Denpasar," ujar Gusti Ngurah Gede. 

Inspektur Kota Denpasar, Naning Djayaningsih yang bertindak sebagai moderator talkshow mengatakan Inspektorat Kota Denpasar menjadi leading sector di Kota Denpasar bersinergi dengan KPK RI menjalankan program - program antikorupsi dilingkungan pemerintah Kota Denpasar. "Salah satunya saat ini bersinergi dengan DPRD Kota Denpasar dalam melaksanakan langkah pencegahan korupsi dan ini merupakan pemenuhan program antikorupsi KPK RI," kata Naning Djayaningsih

Ditambahkannya, talkshow semacam ini akan kami laksanakan bertahap ke sejumlah organisasi perangkat daerah yang melaksanakan pelayanan publik, ASN dalam hal ini termasuk guru guru juga ikut, hingga ke tingkat desa lurah dengan tujuan akhir menciptakan tata pemerintahan Kota Denpasar yang maju tanpa Korupsi. 

"Dalam kesempatan ini juga dapat kami laporkan Nilai MCP yakni Monitoring Center for Prevention yang merupakan Informasi Capaian Kinerja Program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi yang dilaksanakan oleh seluruh Pemerintah Daerah meliputi delapan area intervensi.

Nilai MCP Kota Denpasar hingga saat ini 95,93 dimana menduduki urutan ke-3 Provinsi Bali dan urutan ke-20 tingkat Nasional," terang Naning Djayaningsih. (Esa/humasdps)

Maknai Hari Kebangkitan Nasional, Jadikan Setiap Tantangan Sebagai Peluang Baru Untuk Bangkit


Denpasar, Bali Kini  -
Selama tiga tahun terakhir, di tengah kekurangan, tantangan dan masalah yang kita hadapi bersama, kita berjuang bersama  dalam melaksanakan penanganan pandemi COVID-19 sekaligus untuk memulihkan   perekonomian bangsa. Banyak hal-hal baru yang sebelumnya kita tidak tahu, kita dapatkan dari terjadinya pandemi Covid 19. Tantangan tantangan yang kita hadapi tersebut hendaknya kita jadikan peluang baru  untuk bangkit, baik itu dalam bidang kesehatan, sosial dan ekonomi. 


Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam wawancaranya dengan awak media seusai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115, di Halaman Kantor Gubernur Bali, Senin (22/5).


Lebih jauh, Wagub Bali menyampaikan kedepannya masih ada tantangan tantangan yang akan kita hadapi serta kesempatan yang harus kita manfaatkan. Untuk itu, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan juga kesatuan dalam                   mewujudkan kebangkitan bangsa kita dari berbagai krisis global, baik kesehatan dan perekonomian. 


“Untuk para generasi muda saya harapkan jadikan  setiap tantangan menjadi peluang baru untuk bangkit. Kesempatan yang diberikan serta fasilitas-fasilitas yang  telah disiapkan  pemerintah dimanfaatkan dengan baik dan kita semua bersinergi, bersatu membangun peluang peluang baru untuk mewujudkan masa depan lebih baik," imbuhnya. 


Sementara itu Plt. Menteri Komunikasi dan Informatika Moh. Mahfud MD dalam sambutannya yang dibacakan Wagub Cok Ace, mengajak kita semua menjadikan  momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-115 dimaknai  sebagai upaya membangun semangat kebangsaan untuk bangkit pasca pandemi. Capaian-capaian yang telah raih kita pertahankan dan terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Bangsa Indonesia. Selain merayakan berbagai capaian Bangsa Indonesia, Hari Kebangkitan Nasional juga kita maknai dengan mensyukuri segala langkah kemajuan, perbaikan, atau bahkan pelajaran yang didapatkan dari perjuangan kita.


Mahfud MD juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan bara api semangat kebangkitan nasional sembari merapatkan barisan perjuangan kita dengan menunjukkan kerja keras, kerja cerdas, juga kerja bersama demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan. 


Upacara Hari Peringatan Kebangkitan Nasional ke 115 yang mengangkat tema “Semangat Untuk Bangkit” pada pagi hari ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Bali, para pejabat eselon 4, eselon 3, para pejabat fungsional muda dan madya serta fungsional umum di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.[r1]

Hampir Runtuh Karena Pandemi, Kini Taman Soekasada Ujung Bangkit Kembali Bangun Experience center dan Visitor center


Karangasem Bali Kini -
Destinasi Wisata Taman Soekasada Ujung sempat datang alami kerugian pada masa pandemi Covid-19 menyerang akibat sepinya wisatawan. Minimnya pemasukan dengan besarnya pengeluaran seperti perawatan dan upah karyawan membuat Taman Soekasada Ujung ini sempat hampir Collapse atau bangkrut. Bahkan sampai terpaksa memangkas karyawannya untuk sementara waktu dirumahkan.


Namun, hal tersebut tak berlangsung lama, menuju endemi, perlahan-lahan Taman Soekasada Ujung mulai bangkit kembali. Seiring banyaknya wisatawan asing yang mulai terlihat meningkat cukup drastis jika dibandingkan pada saat itu masa pandemi Covid-19.


Untuk meningkatkan kembali minat wisatawan berkunjung ke Soekasada Ujung, maka pihak pengelola mulai berbenah. Yakni dengan menambah beberapa fasilitas wisawatan yang nantinya juga akan memperkenalkan kerajinan dan budaya khas daerah.


Hal tersebut dituturkan pengelola Taman Soekasada Ujung, I Made Mindia Diana, Selasa (23/5/2023). Pihaknya mengatakan ada penambahan pembangunan gedung untuk visitor center dan experience center. Tak hanya itu, pintu masuk menuju Taman Soekasada Ujung juga nantinya akan diganti ke arah berlawanan dengan pintu masuk yang telah ada saat ini, guna memudahkan wisatawan menikmati keindahan Taman Soekasada Ujung.


"Kunjungan wisatawan saat ini di Karangasem pada umumnya terlihat cukup baik. Jadi kunjungan ke Taman Ujung juga cukup konsisten walaupun masih belum terlalu banyak di banding objek wisata tempat lain, memang kami masih jauh tertinggal. Tapi kami terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan daya tarik ke Taman Ujung sehingga bisa menjadi tempat pilihan utama bagi para wisatawan yang ke Karangasem. Salah satu yang sedang kita lakukan adalah pengembangan visitor center dan experience center," tandasnya.


"Kita tengah dalam proses pembangunan gedung itu, kebetulan kita mendapatkan bantuan CSR dari BUMN. Dan kita mau menambahkan suguhan budaya yang berkembang di masyarakat sehingga ada nilai tambah yang bisa kita suguhkan kepada wisatawan," terangnya. Dengan begitu pihaknya berharap agar kunjungan wisatawan ke Taman Soekasada Ujung meningkat dan juga dapat semakin dikenal kancah internasional.  Karena, selain itu pihaknya juga tengah gencar mempromosikan Taman Soekasada Ujung melalui influencer ataupun artis baik Nasional maupun Lokal. (Ami) 

Senin, 22 Mei 2023

Panen Raya Kapas Bersama Petani, Bupati Gede Dana Akan Membentuk Perusda


BALIKINI.NET | AMLAPURA — Bupati Karagasem, I Gede Dana bersama Kelompok Tani Merta Sari Bulakan, Desa Tegallanglangan, Datah, Kecamatan Abang, Senin (22/5/2023) melaksanakan panen raya kapas. Panen raya kapas ini dilaksanakan untuk kesekian kalinya, karena Pemkab Karangasem menaruh perhatian lebih dalam upaya pengembangan senytra pertanian kapas di Karangasem, utamanya di Desa Datah yang sejak dulu terkenal dengan pertanian kapasnya. 

Hasil panen kapas saat ini cukup baik dan memuaskan, dimana Kapas Jenis Hybrida yang ditanam petani di daerah ini cukup bagus dengan Grade II. Dan hasilnya pun setiap tahun mengalami peningkatan. Sementara untuk membantu petani dalam hal pemasaran hasil panen, Bupati Karangasem, I Gede Dana menyebutkan jika saat ini Pemkab Karangasem tengah dibentuk Perusahaan Daerah (Perusda). 

Pembentukan perusaahan daerah ini nantinya memiliki tujuan menampung dan membeli seluruh hasil pertanian kapas. Dengan begitu, petani kapas di Kabupaten Karrangasem akan ternaungi dengan baik, sehingga tidak perlu khawatir lagi saat panen raya kesulitan mencari pembeli atau memasarkan hasil pertaniannya. 

Dengan adanya Perusda ini, maka Pemerintah Daerah melalui Persuda lah yang nantinya akan membeli dan memasarkan kapas petani ke luar daerah. "Saya akan buat SOPdan regulasinya, agar perusaahan luar daerah agar membeli hasil pertanian langsung dari daerah bukan ke petaninya langsung. Kecuali mereka membelinya dengan harga lebih mahal dari yang ditawarkan pemerintah," jelas Bupati Gede Dana.

Disebutkannya, dana yang disiapkan pemerintah untuk modal Perusda tersebut juga tidak  tanggung tanggung, yakni Rp 10 Milyar. Dengan modal  Rp 10 milyar tersebut diakunya roda usaha Perusda akan berjalan dengan baik. Dan yang pasti dengan dana yang cukup besar itu, Perusda akan bisa membeli dan menampung hasil panen kapas, untuk selanjutnya dijual ke pihak ketiga. Selain itu, modal tersebut juga akan digunakan membeli hasil hasil komoditas pertanian khas Karangasem lainnya, semisal Tuak Bali.Prokopim

Bupati Sedana Arta Pimpin Apel Hari Kebangkitan Nasional di Kabupaten Bangli


BALIKINI.NET | BANGLI — Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mempimpin apel Peringatan Ke 115 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2023 dengan menguaung tema "Semangat Untuk Bangkit".

Apel yang  digelar pada Senin (22/5/2023) pagi, bertempat di halaman kantor Bupati Bangli, dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, Ketua DPRD Kabuoaten Bangli I Ketus Suastika, Unsur Forkompinda, Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Bangli, serta ASN di lingkungan Pemkab Bangli

PLT Menteri Komunikasi dan Informatika RI Prof.Dr. H. Mohamad Mahfud Mahmodin, SH. S.U., M.I.P. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, menyampaikan seratus lima belas tahun lalu, bara persatuan Indonesia sebagai negara mulai menyala. Hal ini ditandai dengan meleburnya berbagai gerakan perjuangan yang bersifat kedaerahan menjadi satu barisan yang utuh dengan didirikannya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Sejak saat itu, gerakan perjuangan gempita Indonesia dengan bergerak maju gegap mewujudkan Republik Indonesia sebagai negara yang satu, berdaulat, adil, dan makmur. Didirikan oleh dr. Soetomo bersama para mahasiswa School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA), Boedi Oetomo berdiri untuk mendorong bangsa Indonesia mengejar ketertinggalannya dari bangsa lain di masa itu. Di samping itu, Boedi Oetomo juga melandaskan dirinya untuk mengejar 3 (tiga) tujuan yang menjadi cita-cita kebangkitan nasional, yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia.

Barisan persatuan yang dibentuk oleh Boedi Oetomo adalah suatu pemantik bagi kekuatan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan di masa yang sulit, baik pada masa pra-kemerdekaan kemerdekaan. kemerdekaan maupun masa kita ini, raih, pasca- saat barisan Di telah perjuangan kita harus tetap rapat, erat, dan terus maju bergerak mengobarkan api "Semangat Untuk Bangkit!" demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pada tanggal 5 Mei 2023, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau darurat kesehatan global untuk COVID-19 secara resmi dicabut. Kita patut bersyukur karena dunia telah melalui krisis pandemi COVID-19. Selama 3 tahun terakhir, di tengah kekurangan, tantangan, dan masalah yang kita hadapi bersama, barisan perjuangan rakyat Indonesia terbukti tetap erat dalam melaksanakan penanganan pandemi COVID-19 sekaligus untuk memulihkan perekonomian bangsa. Hal ini menjadi momentum untuk memaknai Hari Kebangkitan Nasional ke-115 ini sebagai upaya kebangsaan membangun semangat untuk bangkit pascapandemi.

Hari Kebangkitan Nasional hari ini juga kita maknai dengan memperingati perjuangan bersama Pemerintah kita. Kementerian, Lembaga, Daerah, sektor swasta, akademisi, pers, komunitas, dan seluruh elemen bangsa saling bahu-membahu berkolaborasi menerapkan nilai- nilai persatuan juga kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa kita dari berbagai krisis global, baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik sekalipun.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan bahwa perekonomian Indonesia di tahun 2022 tercatat tumbuh 5,31% (Year- on-yearlyoy), jauh meningkat pertumbuhan di tahun 2021 sebesar 3,70% (yoy) dan bahkan melebihi capaian pertumbuhan sebelum masa pandemi di tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan I tahun 2023 pun masih tercatat terus bertumbuh sebesar 5,03% (yoy), menunjukkan performa yang lebih baik dari periode Triwulan IV tahun 2022 yang tumbuh sebesar 5,01% (yoy).

Tentu kita berharap agar capaian-capaian ini dapat kita pertahankan dan terus tingkatkan demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan  bangsa Indonesia. Selain merayakan berbagai capaian bangsa Indonesia, Hari Kebangkitan Nasional juga kita maknai dengan mensyukuri segala langkah kemajuan, perbaikan, atau bahkan pelajaran yang didapatkan dari perjuangan kita.

Kebangkitan Indonesia di tengah krisis dunia juga ditunjukkan melalui kiprah kita di berbagai forum internasional. Dunia telah kepiawaian Indonesia dalam memimpin forum yang beranggotakan 20 negara/entitas regional dengan kekuatan ekonomi terbesar, yakni G20. Presidensi G20 Indonesia di tahun 2022 semakin membawa harum nama Ibu Pertiwi dalam mendorong Semangat Untuk Bangkit di tingkat dunia dengan mengangkat tema "Recover Together, Recover Stronger".

Kepemimpinan Indonesia di tingkat dunia pun terus berlanjut dengan keketuaannya dalam forum ASEAN di tahun 2023 yang efektif berlaku sejak tanggal 1 Januari 2023 yang lalu. Semangat Untuk Bangkit dan mempercepat pemulihan global pascapandemi juga dikobarkan di tingkat regional dengan mengusung tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth". Dengan mengusung tema tersebut, Indonesia ingin menjadikan Asia Tenggara sebagai kawasan yang penting dan relevan bagi seluruh dunia dalam merespon tantangan regional maupun global, sekaligus memperkuat posisi ASEAN sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dunia.

Tingginya kepercayaan dunia kepada Indonesia menjadi momentum untuk mengimplementasikan semangat  kebangkitan nasional dalam menyambut era pascapandemi COVID-19 sekaligus perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. Mengutip perkataan dr. Soetomo, "Generasi yang mau berjuang untuk kemandirian bangsanya adalah generasi yang mencintai generasi penerusnya dan mencintai tanah airnya.

Dengan semangat yang sama pula, kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan bara api semangat kebangkitan nasional sembari merapatkan barisan perjuangan kita dengan menunjukkan kerja keras, kerja cerdas, juga kerja bersama demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan. 

Kita juga ingin agar bara api semangat kebangkitan yang kita jaga saat ini dapat menjadi lentera penerang harapan sekaligus penunjuk jalan bagi perjuangan generasi penerus bangsa kelak.

"Selamat memaknai dan memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-115 bagi kita semua. Berjuang, belajar, bertumbuh, dan terus melangkah maju dengan Semangat Untuk Bangkit!"

Tingkatkan Kualitas SDM penyusun LPPD, Pemkot Denpasar Gelar Bimtek Fasilitasi Assitensi dan Supervisi


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Demi mewujudkan pelaksanaan otonomi daerah, sejalan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang bersih serta mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif dan efisien sesuai dengan prinsip tata pemerintahan yang baik, Kepala Daerah wajib melaporkan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam bentuk LPPD (Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah).

Penyusunan LPPD merupakan salah satu fase yang penting dalam siklus mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Apalagi LPPD merupakan dasar evaluasi untuk menilai kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam upaya peningkatan kinerja guna mendukung pencapaian tujuan penyelenggaraan otonomi daerah berdasarkan prinsip tata kepemerintahan yang baik.

Penyusunan LPPD tertuang pada peraturan Pemerintah No. 13 tahun 2019 Tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan   Daerah. Melalui penyampaian LPPD kabupaten / kota, dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pembinaan penyelenggaraan pemerintah daerah. 

LPPD merupakan gambaran kinerja pemerintah daerah secara utuh sepanjang tahun. LPPD merupakan laporan  penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran. 

Sebagai upaya peningkatkan kualitas SDM penyusun LPPD dilingkup Pemerintah Kota Denpasar, Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Bimtek Fasilitasi, Assitensi dan Supervisi LPPD di Kota Denpasar pada Senin (22/5) 

Kegiatan Bimtek ini sebelumnya telah dilaksanakan sebanyak 5 kali yang mana pada tahun 2018 dan 2019 pelaksanaanya secara offline. Karena Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 s/d tahun 2022 pelaksanaan bimtek diselenggarakan via zoom. Hal yang sama juga dilakukan pada tahun 2023 ini dilakukan via zoom.

Dalam kegiatan ini hadir langsung Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana didampingi Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, Dewa Made Puspawan. 

Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana menyambut baik dilaksanakannya Bimtek Fasilitasi, Assitensi dan Supervisi LPPD di Kota Denpasar. “ Kegiatan ini menjadi penting bagi stakeholder penyusun LPPD di masing-masing perangkat daerah di Kota Denpasar agar ditengah perkembangan jaman yang serba cepat dan perlu fleksibilitas yang tinggi ini dapat selalu menjalankan tugas dengan baik dan hasil yang dicapai menjadi maksimal. Tentu saja dengan tetap menjunjung spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong royong demi tercapainya tujuan tersebut,” kata Alit Wiradana

Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, Dewa Made Puspawan mengatakan tujuan  kegiatan Bimtek ini adalah  sebagai media untuk memberikan pemahaman dan sekaligus penajaman terhadap perangkat daerah dalam hal penyajian data dan informasi untuk bahan penyusunan LPPD Kota Denpasar tahun 2023 terhadap data 2022 agar memperhatikan akurasi dan tingkat validitas yang bisa dipertanggungjawabkan. 

“Sasaran  kegiatan Bimtek ini adalah para stakeholder penyusun LPPD di masing-masing perangkat daerah.  Peserta bimtek berjumlah 100 orang yang terdiri dari pimpinan perangkat daerah dan staf yang menangani pelaporan  penyelenggaraan pemerintahan daerah, tim teknis evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah kota denpasar dan tim penyusun LPPD. Bimtek dilaksanakan tanggal 22 s/d 23 mei 2023  selama 2 (dua) hari melalui zoom meeting. Narasumber dalam kegiatan ini dari EKPKD Ditjen Otda Kemendagri RI,” katanya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved