-->

Jumat, 26 Mei 2023

Konjen Australia Di Bali Membuka Workshop Bagi Penerima Beasiswa Kursus Singkat


BALIKINI.NET | BALI — Pada Selasa, 23 Mei 2023, Konsul-Jenderal Australia di Bali Ms Anthea Griffin menyambut 25 penerima beasiswa Kursus Singkat Australia Awards Indonesia tentang Penguatan Integrasi Pasar dengan Australia Untuk Pemimpin Bisnis UMKM dalam Industri kreatif dan Budaya dalam pembukaan lokakarya persipan kursus singkat ini di Bali.

Kursus singkat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para pemimpin bisnis UMKM sektor swasta, termasuk pengusaha perempuan, di industri kreatif dan budaya untuk lebih terlibat dan berintegrasi dengan pasar Australia. Kursus ini juga ditujukan untuk menciptakan peluang kemitraan dan meningkatkan perdagangan dua arah, sejalan dengan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Australia (IA-CEPA), program Katalis IA-CEPA, dan Kemitraan untuk Pemulihan. Hal ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat perdagangan dan investasi antara Australia dan Indonesia, termasuk melalui UMKM dengan fokus pada industri kreatif.

“Saya percaya kursus singkat yang ditawarkan oleh Pemerintah Australia ini akan membantu kita membangun dan meningkatkan kemitraan antara Australia dan Indonesia di sektor kreatif dan budaya UMKM, bagi keuntungan bersama,” kata Konsul Jenderal Anthea Griffin.

Di Bali para peserta mengikuti sesi kelas serta kunjungan lapangan ke beberapa UMKM di Bali sebagai persiapan untuk mengikuti kursus singkat selama dua minggu di Universitas Monash di Australia.

Tahun 2023 menandai 70 tahun sejak gelombang pertama penerima beasiswa Colombo Plan Indonesia tiba di Australia. Australia adalah program beasiswa terlama di Indonesia. Saat ini Australia memiliki lebih dari 200.000 alumni di Indonesia, termasuk para pemimpin senior pemerintahan.

4 tahun Yayasan Seni Jegog Jembrana, komitmen lestarikan Jegog Jembrana


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Seni Jegog Kabupaten Jembrana ke-4 tahun menampilkan sebanyak empat (4) kesenian jegog mebarung, kegiatan tersebut dipusatkan di Halaman Sekretariat Yayasan Seni Jegog dan Seni Joged Bungbung Kabupaten Jembrana, pada Kamis (25/5).

Perayaan (HUT) Yayasan Seni Jegog Kabupaten Jembrana ke-4 dihadiri langsung Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna ditandai dengan pemotongan tumpeng serta penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada 18 anggota yayasan sekaa Jegog.

Dalam kesempatannya, Wabup Ipat mengucapkan selamat kepada yayasan seni Jegog Jembrana atas ulang tahun yang ke-4 tahun. 
"Semoga Jegog Jembrana semakin eksis dan berkembang kedepannya," ungkap Ipat.

Lebih lanjut, ia merasa bahagia melihat antusias seniman Jegog di Jembrana yang menjaga tradisi seni khas kabupaten Jembrana.
Pihaknya berharap kegiatan seperti ini dapat mewujudkan rasa harmonis antar seniman dan dapat memupuk silaturahmi untuk maju bersama. 
"Kegiatan seni seperti ini merupakan wujud nyata peran serta masyarakat khususnya para seniman dalam membangun jati diri sebagai sumber daya manusia yang unggul pada bidangnya khususnya seni jegog," ujarnya.

Dilain sisi, I Ketut Suarda selaku Ketua Yayasan Seni Jegog Jembrana menerangkan jumlah anggota yayasan saat ini sebanyak 90 sekaa yang tersebar di empat kecamatan di kabupaten Jembrana.  
“Saat ini ada 90 skaa yang tersebar dengan basic instruman gamelan jegog gede dan gamelan jegog tingklik yang berjumblah genap yaitu 14 instrument dan berjumblah 9 atau biasa disebut tingklik sie," ucapnya.

Ketut Suarda mengucapkan terimakasih banyak kepada pemerintah Kabupaten Jembrana dan masyarakat yang turut mengambil bagian dalam upaya pelestarian seni khas kabupaten Jembrana. 
“Yayasan Seni Jegog Jembrana selalu diberikan kesempatan untuk mengikuti acara bergengsi di Bali yaitu PKB dimana yayasan kita sudah dua kali diberikan kesempatan untuk menunjukan dengan bangganya kesenian khas kita didepan panggung besar PKB," pungkasnya.

DPC PDIP Tabanan Rapatkan Barisan: Sanjaya Lantik Pengurus DPC Bamusi Tabanan 2023-2028


BALIKINI.NET | TABANAN — Sebagai wujud dukungan dalam mempererat solidaritas partai, Ketua DPC PDIP Kabupaten Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M hadiri halal bihalal sekaligus acara pelantikan pengurus DPC Bamusi (Baitul Muslim Indonesia) Kabupaten Tabanan Masa Bakti 2023-2028 yang berlangsung di Sekretariat DPC BAMUSI Tabanan, Kamis malam (25/5). 

Nampak hadir seluruh pengurus DPC PDIP Tabanan, seluruh pengurus PAC PDIP Tabanan, beserta para undangan lainnya. Bamusi merupakan sebuah lembaga sayap partai Islam yang berada di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang telah dideklarasikan pada tanggal 29 maret 2007. 

Sanjaya yang juga selaku Bupati Tabanan, menyambut dan memberikan apresiasi kepada para kandidat terlantik, dalam periode 2023-2028. Sanjaya di kesempatan itu juga menceritakan tentang sejarah berdirinya Bamusi yang diinisiasi oleh Alm. Taufik Kemas, sebagai wadah aspirasi seluruh umat muslim di Indonesia, dalam menyampaikan pendapat, harapan dan keinginannya melalui jalur politik. 

“Di Negeri ini, semua terlahir dari organ politik, saya sebagai Bupati terlahir dari organ politik, tanpa saya berpolitik tidak mungkin saya jadi Bupati begitu juga dengan Bapak Gubernur, Bapak Presiden dan Kabinet lainnya. Apalagi di asas reformasi dan zaman keterbukaan ini, pergunakanlah asas politik sebaik-baiknya untuk membangun negeri ini, baik melalui organisasi masyarakat maupun kepentingan-kepentingan pembangunan apapun semuanya berlandaskan politik” jelasnya malam itu. 

Politisi asal Dauh Pala itu juga menjelaskan tentang pentingnya Bamusi sebagai bagian dari tubuh partai. “Selain saya sebagai ketua DPC saya juga ditugaskan oleh partai untuk menjadi Pejabat Eksekutif, Bupati. Saya ini sebagai Bupati merupakan penugasan dari Partai PDIP. Maka dari itu, di hari yang baik ini saya sampaikan, dengan pelantikan Bamusi dan hari yang bersejarah ini, bagaikan seekor burung, sebesar apapun badan burung, sayapnya (Bamusi) juga harus mengimbangi” paparnya. 

Pihaknya juga meminta kepada seluruh kader, ketika di tahun -tahun politik 2024, terbangnya partai bisa terakomodir dari semua lini, baik tubuh dan sayapnya. “Sekali lagi saya menyambut baik dan memberikan apresiasi penghargaan kepada kawan-kawan kita, apalagi sekarang ini Bamusi Kabupaten Tabanan tenaga baru dan muda yang akan mewarnai pergerakan pembangunan PDIP maupun Bamusi di Tabanan, pesan saya kepada para pengurus, bekerjalah dengan penuh Amanah di dalam melaksanakan program, dengan penuh profesionalisme dan dedikasi tinggi” ujar Bupati Sanjaya lebih lanjut. 

Selaras dengan pernyataan Ketua DPC  Tabanan, Bagio Utomo, S.H selaku Ketua Bamusi juga sampaikan harapannya terhadap organisasi ini. “Kami ucapkan banyak terima kaih kepada Bapak Ketua DPC PDIP Tabanan yang juga selaku Bupati yang berkenan hadir dan melantik pada hari ini, besar harapan kami, Bamusi bisa menjadi wadah umat muslim di seluruh Kabupaten Tabanan untuk mengambil, mencari dan menyerap aspirasi umat yang ada di seluruh Kabupaten Tabanan” Sebut Bagio.
 

Kamis, 25 Mei 2023

Ngaturang Bhakti di Pura Luhur Batu Lumbung dan Luhur Besikalung, Bupati Sanjaya Nunas Kerahayuan Jagat


BALIKINI.NET | TABANAN — Perwujudan sradha bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa dan juga masyarakat, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, melaksanakan persembahyangan di Pura Luhur Batu Lumbung, Desa Adat Soka, Senganan dan di Pura Luhur Besikalung, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kamis, (25/5). Persembahyangan ini dilakukan serangkaian dengan Pujawali di Pura setempat.

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa Pura Luhur Batu Lumbung dan Pura Luhur Besikalung merupakan Pura Sad Khayangan Jagat sekaligus juga merupakan bagian dari jajar kemiri Pura Luhur Batukau. Selain itu, Pura lainnya yang merupakan jajar kemiri dari Pura Luhur Batukau adalah Pura Luhur Muncak Sari dan Pura Luhur Tamba Waras serta Pura Luhur Petali.

Bupati Sanjaya yang saat itu didampingi oleh anggota DPRD Bali Made Supartha, Asisten III dan Kepala OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Penebel, tiba di Puru Luhur Batu Lumbung pada pukul 13.00 wita. Kehadiran Bupati beserta jajaran disambut oleh Perbekel, Bendesa Adat, Panitia Karya dan masyarakat setempat di jaba Pura, setelah mesandekan, kemudian menuju ke Luhur untuk melaksanakan persembahyangan.

Begitu juga dengan di Pura Luhur Besikalung, tiba sekitar pukul 14.30 wita dan masih didampingi orang yang sama, Bupati Sanjaya beserta jajaran disambut oleh Perbekel, Bendesa Adat, Panitia Karya dan juga masyarakat setempat di jaba Pura. Setelah mesandekan beberapa saat, Bupati beserta jajara menuju ke Luhur untuk melaksanakan persembahyangan bersama.

Dalam dua kesempatan persembahyangan bersama tersebut, Bupati Sanjaya nampak melaksanakan persembahyangan dengan khidmat sebagai wujud syukur kehadapan Ida Sesuhunan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura tersebut. Pun sebagai wujud bhakti kehadapan masyarakat, Sanjaya menghaturkan punia yang diterima oleh masing-masing Ketua Panitia Karya.

Sanjaya juga sangat menyambut baik semangat warga dalam pelaksanaan pujawali kali ini. Apresiasi yang setinggi-tingginya diberikan Sanjaya kepada seluruh pihak terkait dalam kegiatan ini, baik itu Panitia Karya, warga pengempon dan pihak terkait lainnya yang menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat serta sangat memegang teguh pelestarian tradisi seni, adat, agama dan budaya setempat.

Sementara warga di kedua wilayah Pura Luhur tersebut menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati beserta jajaran. Seperti halnya yang dikatakan oleh I Wayan Esiawan selaku Bendesa Adat Soka, menghaturkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati beserta jajaran yang selalu memberikan dukungan serta bantuan. Untuk kedepannya, pihaknya berharap hal itu selalu ditunjukkan, begitupun pihaknya juga akan selalu mendukung program-program pemerintah khususnya untuk wilayah setempat.

Komisi I DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menerima Kunjungan Kerja Komisi I DPR RI di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Kamis (25/5). 

Kunker DPRRI yang dipimpin langsung Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifikasi Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristono. Turut hadir Ketua KPID Provinsi Bali, Agus Astapa, OPD terkait Kota Denpasar serta undangan lainnya.  Kunjungan Kerja ini bertujuan menyerap aspirasi guna mendukung tugas pokok dan fungsi Komisi I DPR RI

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifikasi Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristono mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung peran Pemerintah Kota dan KPI Daerah Provinsi Bali dalam mengawal Informasi pemilu yang terpusat dan terintegrasi.

“Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi bidang pengawasan sehingga dapat melihat langsung peran Pemerintah Daerah dan KPID di dalam memberikan informasi tentang pemilu kepada masyarakat,” ujar Kristono. 

Sebagai informasi bahwa Komisi I DPR RI membidangi pertanahan, inteligen, luar negeri serta komunikasi dan informatika. Kegiatan ini juga untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan pemantauan siaran Pemilu berjalan dengan mengusung prinsip netralitas dan tidak mengutamakan kepentingan golongan tertentu.

“Memastikan ketersediaan SDM yang memadai sehingga terselenggara pengawasan isi siaran dengan baik termasuk melibatkan partisipasi masyarakat untuk melaporkan pelanggaran isi siaran Pemilu,” katanya. 

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan menjelang perhelatan akbar Pemilu 2024, di Kota Denpasar sendiri tercatat jumlah pemilih sementara hasil perbaikan per tanggal 12 Mei 2023 adalah sebanyak 498.316 orang yang tersebar di empat kecamatan. Berdasarkan data KPU, Provinsi Bali memiliki 795 bakal calon anggota DPRD Provinsi yang berasal dari 18 partai. Sedangkan untuk DPRD Kota Denpasar sebanyak 656 bakal calon yang bersaing menduduki 45 kursi. Dimana di dalamnya terdapat keterwakilan perempuan sebanyak 38 persen atau 250 orang.

“Ini secara tidak langsung menunjukan bahwa proses demokrasi dan regenerasi politik di Kota Denpasar dapat dikatakan sangat baik,” ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakan, berbagai kolaborasi dan sinergi telah dilaksanakan utamanya komunikasi dan memberikan informasi kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan optimal. 

“ Kami telah melaksanakan talkshow interaktif yang dilakukan setiap bulan pada radio publik Kota denpasar, akun medsos siaran publikasi serta media luar ruang baik yang dikelola Pemerintah maupun swasta,” ujarnya. (Humas DPS)

Cegah Konflik di Masyarakat, Pemkab Klungkung Gelar Sosialisasi Pencegahan Potensi Konflik Sosial


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri Sosialisasi Pencegahan Potensi Konflik Sosial Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Kamis (25/5).

Bupati Suwirta dalam arahanya meminta semua stakeholder untuk dapat melakukan koordinasi dalam mengembangkan sistem penyelesaian konflik secara damai, bahkan harus bisa meredam konflik tidak terjadi. Konflik sosial bersumber dari permasalahan yang berkaitan dengan politik, ekonomi, sosial, budaya, antar umat beragama, suku, dan etnis. Selain itu juga bisa bersumber dari sangketa batas wilayah, sangketa SDA, dan lainnya."Daerah maju ada konflik daerah mundur ada juga konflik sekarang kebranian mengambil keputusan di lapangan. Jangan pernah saling menyalahkan dan jangan merasa paling benar," tandasnya

Lebih lanjut, segala macam perbedaan ada di masyarakat, namun jangan jadikan perbedaan sebagai sumber konflik, sebaliknya jadikan perbedaan itu sebagai pemicu untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan. "Saya tidak mau klungkung ini ribut gara gara saya, saya tetap menjaga kabupaten klungkung," ujar Bupati Suwirta

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung, Drs. I Dewa Ketut Sueta Negara mengatakan, sosialisasi ini dalam rangka menyikapi situasi konflik sosial yang terjadi di kabupaten klungkung.
Sebagaimana kita tahu bahwa pada tahun 2024 nanti akan diselenggarakan pesta demokrasi yaitu Pemilihan Umum anggota Legislatif serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Lebih lanjut untuk mensosialisasikan strategi penanganan konflik secara umum, yang mana dalam menyambut pesta demokrasi yang akan datang eskalasi politik meningkat dapat memunculkan potensi-potensi kerawanan, untuk itu perlu dilakukan sosialisasi untuk meminimalisir terjadinya konflik di masyarakat khususnya terkait Pemilihan Umum. 

Optimalisasi Pendapatan Pajak Daerah Berkelanjutan, Pemkot Denpasar Luncurkan Renon Digital Area


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemkot Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) secara resmi meluncurkan Renon Digital Area (Reditia). Peluncuran inovasi unggulan dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah ini dilaksanakan Kepala Bappenda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama Direktur Bisnis Non Kredit BPD Bali, I Nyoman Sumenaya di Rumah Makan Puri Suranadi, Denpasar, Kamis (25/5). 

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BPD Bali Cabang Utama Denpasar, Putu Dharmapatni, Perwakilan BI, serta undangan lainya. Sebelum melaksanakan peluncuran Reditia, turut dilaksanakan peninjauan penerapan Pajak Digital dengan menyasar wajib pajak Ikan Bakar Cianjur dan Gusto Gelato. 

Kepala Bappenda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam keteranganya menjelaskan, peluncuran Renon Digital Area (Reditia) ini merupakan salah satu program unggulan dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Secara khusus inovasi ini difokuskan dengan membuat klaster ekonomi dan keuangan, terutama pajak daerah. Sehingga secara berkelanjutan mampu mendekatkan digitalisasi bagi masyarakat, termasuk dunia usaha.  

"Klaster ini kita buat selain untuk memudahkan pemantauan dan pengawasan, juga secara berkelanjutan untuk mewujudkan transparansi penerimaan pajak yang muaranya pada peningkatan pendapatan daerah," ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, Renon dan sekitarnya dipilih menjadi salah satu lokasi percontohan penerapan klaster digitalisasi. Sehingga diharapkan mayoritas transaksi di kawasan Renon dan sekitarnya ini menggunakan sistem digitalisasi guna meminimalisir pola tatap muka dan mendukung terciptanya sistem yang transparan dan akuntabel. 

Eddy Mulya juga menekankan, inovasi ini tak lepas dari sinergitas bersama antara Pemkot Denpasar, Bank Indonesia dan BPD Bali. Sehingga melalui program ini diharapkan juga mendukung program Bank Indonesia dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. 

"Sasarannya adalah keberlanjutan, dimana harapan kami mampu menjaga stabilitas fiskal daerah serta lebih jauh untuk meningkatkan PAD seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan geliat dunia usaha," ujarnya

Pihaknya juga mengajak wajib pajak untuk taat membayar pajak. Hal ini lantaran pajak yang dibayarkan kepada pemerintah akan dikembalikan untuk masyarakat. Hal ini dapat kita jumpai dalam peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainya. 

"Mari bersama kita membangun Denpasar dengan taat menbayar pajak, karena pajak kita untuk kita," ujar Eddy Mulya

Direktur Bisnis Non Kredit BPD Bali, I Nyoman Sumanaya mengaku mendukung inovasi Reditia ini. Dimana, langkah positif ini tentu diharapkan mampu menjadi percontohan dalam penerapan klaster digitalisasi. Sehingga kedepan selain memudahkan pengawasan, juga mampu mendukung peningkatan pendapatan asli daerah. 

Sementara, Manajemen Ikan Bakar Cianjur, I Nyoman Rona mengaku bangga menjadi percontohan pajak digital. Dimana, dalam penerapanya sangat transparan dan tidak ada yang ditutupi. 

"Bangga juga, kita lebih enak, fair dan transparan, kita juga merasakan efek pembangunan Denpasar," ujarnya sembari berharap ekonomi dan geliat usaha terus meningkat. 

Untuk diketahui, Renon Digital Area (Reditia)  terdiri dari 10 (Sepuluh) ruas jalan yang ada di wilayah Renon dan sekitarnya. Yakni Jalan Cok Agung Tresna, Jalan Raya Puputan, Jalan Letda Tantular, Jalan Prof. Moh. Yamin, Jalan Merdeka, Jalan Drupadi, Jalan Jayagiri, Jalan Badak Agung, Jalan Dewi Madri dan Jalan Tukad Gangga. 

Dari 10 ruas jalan di areal Reditia terdapat 116 wajib pajak restaurant. Dimana, sebanyak 47 wajib pajak sudah memiliki alat perekam seperti POS (Point Of Sale), Tapping Box, Tapping Agen yang bekerjasama dengan BPD Bali. Sedangkan 69 wajib pajak yang belum terpasang dipastikan akhir tahun 2023 akan terpasang.

Fokuskan Layanan Kesehatan Warga, Posyandu Paripurna Kecamatan Denbar Digelar


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Puluhan warga antusias ikuti pembukaan Posyandu Paripurna Kecamatan Denpasar Barat pada Kamis (25/5) di area Banjar Pemeregan, Kelurahan Pemecutan.  Posyandu Paripurna ini memfokuskan pada layanan kesehatan berbasis masyarakat bagi balita, ibu hamil serta lansia. 

Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana hadir langsung dalam kesempatan itu. Ny. Antari Jaya Negara sekaligus melakukan penyerahan  paket Pemberian Makan Tambahan (PMT) kepada para peserta posyandu. 

Melalui PMT ini, Ny. Antari Jaya Negara berharap, kebutuhan gizi ibu hamil balita, serta para lansia dapat terpenuhi dengan optimal.

 "Pemberian PMT bagi balita, ibu hamil dan warga lansia ini adalah salah satu usaha  untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dimana dalam pelaksanaannya dirangkaikan dengan  pelaksanaan posyandu paripurna untuk memberikan layanan kesehatan," ujar Ny. Antari Jaya Negara. 

Dalam kesempatan itu, Ny. Antari Jaya Negara mengatakan, sebagai sebuah layanan berbasis  kesehatan, kegiatan Posyandu Paripurna ini begitu penting. Oleh karenanya, diharapkan agar setiap peserta dapat memanfaatkan Posyandu Paripurna dengan sebaik baiknya.

 "Saya harapkan para lansia, ibu hamil dan warga yang memiliki balita, agar tetap rutin untuk datang ke posyandu. Selain untuk mendapatkan pengecekan kesehatan, juga untuk ajang bertemu dengan sejawat," harap Ny. Antari Jaya Negara. 

Lurah Pemecutan, Ida Bagus  Agung Upawana Manuaba, berterima kasih atas penyelenggaraan posyandu di wilayahnya. Dia menilai, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Denpasar melalui kegiatan TP PKK Kota Denpasar terhadap kesehatan masyarakat.

"Terima kasih atas kepedulian dari Pemkot Denpasar dan juga Ibu Ketua TP PKK Kota Denpasar. Kami akan selalu  berkoordinasi dengan setiap kepala lingkungan, untuk memastikan para ibu hamil, lansia dan juga balita agar rutin mendatangi posyandu," ucap IB Agung Upawasana.

Sirkuit All in One Bersiap Untuk Mekepung Bupati Cup


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sirkuit All in One yang berada di desa Pengambengan, Kecamatan Negara dibangun sebagai tempat pelaksanaan berbagai kegiatan seperti olahraga dan atraksi budaya. Sebelumnya, berbagai event sudah pernah dilaksanakan di Sirkuit All in One seperti motocross, lomba layang-layang hingga ke tari massal.

Dalam waktu dekat, agenda rutin yaitu lomba Mekepung Bupati Cup juga akan dilaksanakan di Sirkuit All in One. Menyiapkan hal tersebut, Sirkuit All in One kembali disempurnakan dengan pembuatan pembatas pada lintasan Mekepung. Pembuatan pembatas lintas tersebut dikerjakan secara bergotong-royong oleh Pemkab Jembrana bersama anggota Sekaa Mekepung se-kabupaten Jembrana, Kamis (25/5).

Sirkuit All in One sejatinya sudah siap digunakan untuk berbagai event, namun khusus untuk pelaksanaan Mekepung perlu ditambahkan pembatas lintasan sederhana agar nantinya kerbau yang berlomba dapat berlari sesuai lintasan.Hal tersebut disampaikan Koordinator Mekepung Kabupaten Jembrana, I Made Mara ditemui disela-sela kegiatan gotong-royong.

"Sirkuit All in One ini sudah sangat siap kita gunakan untuk berbagai kegiatan, namun untuk lomba Mekepung kita sempurnakan lagi. Kita sempurnakan dengan menambah pembatas pada lintas Mekepung agar kerbau tidak keluar jalur. Ini kita siapkan untuk menyambut perhelatan Bupati Cup yang rencananya akan kita gelar pada 3 Agustus 2023 mendatang, selain itu juga ini kita siapkan untuk lomba Mekepung Jembrana Cup dan Gubernur Cup," ucap Made Mara.

Pihaknya menambahkan, penyempurnaan Sirkuit All in One yang digunakan sebagai lintasan Mekepung sangat penting, karena beberapa sirkuit mekepung ditempat lainnya juga merupakan akses jalan umum yang dilalui oleh masyarakat. Karena itu  menurutnya, lintasan tersebut sewaktu-waktu bisa saja tidak dapat lagi digunakan sebagai lintasan Mekepung.

"Kita harus mempersiapkan sirkuit yang benar-benar paten, karena sirkuit lain yang ada saat ini melalui jalan umum dimana masyarakat menginginkan akses jalan yang baik misalnya diaspal sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan Mekepung lagi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka Sirkuit All in One ini ada untuk mengantisipasi nantinya kalau ada sirkuit lain yang tidak bisa kita pakai," jelasnya.

I Made Mara meyakini dengan selesainya pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi, akan banyak wisatawan yang datang ke Jembrana baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara. Dan tentunya Mekepung akan menjadi atraksi budaya yang menghibur wisatawan.

"Kita yakin, saat jalan tol telah terwujud maka akses dari Denpasar ke Jembrana akan lebih cepat sehingga banyak wisatawan yang juga akan datang ke Jembrana dan Mekepung menjadi daya tarik utama bagi wisatawan," ucapnya.

Selain itu, Made Mara bersama dengan anggota Sekaa Mekepung lainnya berharap event Mekepung Gubernur Cup dapat kembali dilaksanakan, setelah vakum selama beberapa tahun terakhir ini.

"Selama pandemi Covid-19 yaitu dari tahun 2020-2022 tidak ada Gubernur Cup, kita usulkan kepada bapak Gubernur melalui bapak Bupati agar Gubernur Cup diadakan lagi," tuturnya.

Dilain sisi, Bupati Tamba memberikan dukungan penuh kepada Sekaa Mekepung. Sirkuit All in One yang diresmikan langsung oleh Menparekraf Sandiaga Uno ini memang dibangun dengan lintasan Mekepung yang akan menjadi daya tarik wisatawan. Apalagi dengan terwujudnya jalan tol Gilimanuk-Mengwi akan semakin banyak wisatawan yang bisa berkunjung ke Jembrana.

Di Sirkuit seluas 4 hektar yang langsung berhadapan dengan laut ini, Mekepung dapat dikemas menjadi suatu atraksi budaya yang indah karena wisatawan nantinya sekaligus dapat menyaksikan matahari terbenam sebagai latar Mekepung.

"Saat jalan tol selesai, akan banyak wisatawan yang datang ke Jembrana. Budaya Mekepung yang kita akan rutin gelar di Sirkuit All in One ini menjadi daya tarik para wisatawan. Saat itu, Sekaa Mekepung juga akan menikmati dampak dari terwujudnya Jembrana Emas," ucap Bupati Tamba.

Sementara, terkait dengan harapan para anggota Sekaa Mekepung agar Gubernur Cup kembali dapat dilaksanakan, Bupati Tamba mengatakan telah menyampaikan langsung hal tersebut kepada Gubernur Bali Wayan Koster. Ia pun mengungkapkan bahwa Gubernur Koster memberikan sinyal positif terkait akan kembali digelarnya Event Mekepung Gubernur Cup.

"Saya sudah sampaikan bahwa Mekepung merupakan satu budaya yang hanya ada di Jembrana dan perlu dilestarikan, sebagian besar masyarakat Jembrana juga sangat mencintai budaya Mekepung dan tentunya hal tersebut perlu mendapat dukungan juga dari Pemerintah Provinsi Bali. Astungkara Bapak Gubernur mendukung untuk kembali dilaksanakannya Mekepung Gubernur Cup," tandasnya.

Disidangkan 'Aussie' Pembawa Ganja 10,05 gram ke Bali


BALIKINI.NET |  DENPASAR  -- Pengadilan Negeri Denpasar mengadili seorang pria Aussie atau Australia terkait penyelundupan ganja seberat 10,05 gram. Barang bukti tersebut dibawa sendiri oleh terdakwa Todd Raymond Bradshaw (40).

Dalam sidang secara online itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gede Ari Kusumajaya membeberkan isi dakwaan di ruang sidang Cakra yang dipimpin Majelis Hakim Hari Supriyanto.

Di mana terdakwa mendengarkan dakwaan dan menjawab pertanyaan hakim dari Rutan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Dibacakan bahwa pria berkepala plontos itu ditangkap di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, pada 15 Februari 2023 sekitar 18.20, stelah terdakwa terbang dari Perth, Australia.

Terdakwa diamankan tim gabungan Bea Cukai Ngurah Rai saat dirinya melewati mesin X-ray di Bandara Ngurah Rai. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan dalam tasnya barang larangan berupa narkotika. 

Barang bukti gumpalan hijau kecoklatan yang diduga mengandung sediaan narkotika golongan I jenis Delta 9 Tetrahydrocannabinol (ganja). "Berat 25,18 gram bruto atau 10,50 gram netto," kata Jaksa Kusumajaya.

Hakim Supriyanto sempat mempertegas kepada terdakwa melalui virtual untuk melihat ke layar monitor tetang kebenaran barang haram itu miliknya atau bukan. Oleh terdakwa dijawab siangkat, "Ya betul," dan sidang dilanjutkan pekan depan.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved