-->

Sabtu, 27 Mei 2023

Melalui Acara Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1945 Bupati Suwirta Ajak Umat Gelorakan Spirit Gema Santi


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Perilaku yang santun dan inovatif melalui program aksi Gema Santi harus terus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar situasi yang aman dan damai di Klungkung ini tetap terjalin. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat menghadiri Acara Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1945 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Kabupaten Klungkung, Sabtu (27/5). Turut hadir, Ida Dalem Semaraputra, Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sudiarta serta instansi terkait lainnya.

Bupati Suwirta juga menambahkan melalui acara Dharma Santi ini makna dan hakekat dari suara kedamaian harus terus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Klungkung. "Semoga kedepan Klungkung tetap dalam keadaan santi lan degdeg, masyarakat harus saling bergandengan tanggan sehingga suasana yang damai tetap terjaga dengan sebaik-baiknya," harap Bupati Suwirta.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedhana mengatakan Dharma Santi tahun ini diikuti oleh 30 orang Sulinggih. Adapun tema yang diusung yakni "Dengan spirit Gema Santi, Kita awali semua dengan pikiran, ucap dan laku yang Santi". " Melalui Dharma Santi ini diharapkan agar umat dalam menjalankan aktivitas apapun semua diawali dengan santi serta tetap waspada terhadap berbagai permasalahan," ujarnya.

Wabup Kasta Hadiri Kegiatan Bakti Sosial Forkomdewi Klungkung


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — "Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Akah dan sekitarnya," harap Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat menghadiri Kegiatan Bakti Sosial yang diselenggarakan oleh Forkomdewi Klungkung bertempat di Balai Desa Akah, Desa Akah Kecamatan Klungkung, pada Sabtu (27/5).

Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkomdewi) Klungkung Wayan Malendra menyampaikan Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-2 Forkomdewi yang diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya kegiatan penanaman pohon berjenis jambu air Dalhari dan jambu biji serta pisang dengan total sebanyak 10 pohon bertempat di TPS 3R Desa Akah; Cek kesehatan dan layanan dokter umum, dokter spesialis mata, spesialis bedah umum, dan pelayanan kesehatan dari dokter spesialis lainnya serta donor darah dilaksanakan di Balai Desa Akah dengan melibatkan PMI Kabupaten Klungkung dan RSU Graha Bhakti Medika.

"Kegiatan check kesehatan dilaksanakan secara gratis dan kegiatan Donor darah bersifat terbuka untuk umum," ujarnya. 

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dalam sambutannya Mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Forkomdewi dan mengingatkan kepada perangkat Desa supaya dapat mensosialisasikan hal seperti ini dengan baik kepada masyarakat, supaya masyarakat dapat memperoleh manfaat dari kegiatan ini. 

"Mari manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya," harap Wabup Kasta kepada masyarakat yang hadir pada acara tersebut.

Wabup Kasta selaku Ketua PMI Kabupaten Klungkung menugaskan PMI Kabupaten Klungkung untuk melaksanakan penjemputan kepada masyarakat Desa Akah yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan pada Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Forkomdewi.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Kasta ikut melaksanakan Penanaman Pohon secara simbolis dan Donor darah.

Tim KemenLHK Kunjungi Ekowisata Subak Sembung Peguyangan, Upaya Serius Pertahankan Lahan Hijau di Kota Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Kepala Direktorat Pemulihan Kontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Haneda Sri Mulyanto, bersama tim dari Pertamina Patra Niaga DPPU Ngurah Rai, melakukan peninjauan ke Kelompok Tani Uma Palak Lestari, Eko Wisata Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, pada Sabtu (27/5).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana program Kelompok Tani Uma Palak Lestari, Eko Wisata Subak Sembung binaan Pertamina Patra Niaga DPPU Ngurah Rai,  dalam pencegahan alih fungsi lahan serta upaya dalam peningkatan pendapatan para petani. Kunjungan dimulai dari  melihat pembudidayaan Manggot , lokasi observasi Jalak Bali, serta pembudidayaan Lele.

Edu Tourism Uma Palak Lestari sendiri merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT Pertamina Persero DPPU Ngurah Rai, dengan membentuk sebuah wisata edukasi lingkungan di Kawasan Munduk Uma Palak, Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan. Untuk menjaga lahan hijau tetap lestari serta pemberdayaan kepada para petani agar tidak terjadi alih fungsi lahan. 

Lurah Peguyangan, Gede Arcana berharap, subak sembung khususnya komunitas Uma Palak Lestari dibawah pendampingan dari pertamina ini bisa menjadi salah satu ikon ataupun unggulan yang ada di  Kelurahan Peguyangan, dimana lahan pertanian masih bisa kami pertahankan, dengan luasan dari subak sembung terhampar hampir 103 hektar, sebagai  salah satu penyumbang lahan hijau di Kota Denpasar.

Peternak Kambing Wanagiri Diminta Olah Kulit Kopi Jadi Pakan Alternatif


BALIKINI.NET | BULELENG — Peternak kambing di Desa Wanagiri, Buleleng diminta untuk mulai memanfaatkan dan mengolah limbah kulit kopi yang dihasilkan menjadi pakan ternak kambing. Upaya pemanfaatan dan pengolahan limbah kulit kopi menjadi pakan ternak kambing menjadi salah satu upaya dalam mengimplementasikan ekonomi sirkular dalam industry kopi di Bali. Apalagi saat masa panen kopi limbah kulit kopi sangat melimpah dan dapat menimbulkan permasalahan lingkungan jika tidak diolah

“Kulit kopi juga biasanya dikeringkan dan kemudian diberikan pada ternak kambing sebagai tambahan pakan, tanpa ada perlakuan khusus. Kulit kopi kering sangat tinggi kandungan selulosanya, ini dapat menurunkan daya cernanya. Maka perlu setuhan teknologi pengolahan melalui fermentasi” kata akademisi Prodi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa Ir. Ni Ketut Mardewi, M.P saat dikonfirmasi di Desa Wanagiri, Buleleng disela-sela monitoring Program Kemitraan Masyarakat pada Jumat (26/5). 

Menurut Mardewi, melalui teknologi fermentasi kandungan selulosa atau serat kasar dari kulit kopi akan lebih rendah, daya cernanya meningkat dan masa simpan lebih lama. Kulit kopi fermentasi dapat dijadikan sebagai sumber konsentrat bagi ternak kambing.

Mardewi mengungkapkan produksi kulit kopi dapat mencapai 40-50% dari volume panen, dan
biasanya akan ditumpuk di bawah pohon kopi dengan maksud sebagai pupuk, namun kulit kopi  sangat mudah ditumbuhi jamur karena kandungan airnya tinggi dan ini sangat berbahaya bagi tanaman kopi. 

Mardewi menyatakan berdasarkan beberapa kajian kebutuhan pakan hijauan untuk seekor kambing dalam sehari adalah 10 % dari bobot badannya dan penting pula memberikan pakan konsentrat sebanyak 1% dari bobot badan sebagai pakan penguat. Artinya pada 1 kandang dengan jumlah kambing 25 – 50 ekor dan bobot badan rata – rata  25 kg, peternak harus menyediakan hijauan sekitar 75 – 125 kg  setiap hari.

Ia mengakui upaya pemanfaatan dan pengolahan limbah kulit kopi sebagai pakan melalui fermentasi telah disosialisasikan kepada Kelompok Ternak  Sami Mupu Desa Wanagiri. Pakan dari olahan kulit kopi dapat menjadi pakan alternatif saat peternak mengahadapi keterbatasan pakan hijauan. Begitu pula pada saat ada upacara keagamaan peternak menghadapi masalah berkaitan dengan penyediaan pakan hijauan untuk ternaknya karena waktu yang terbatas dan pada musim hujan dapat menghambat peternak untuk mencari hijauan pakan menyebabkan hijauan yang didapatkan terbatas, hijauan menjadi basah dan kandungan airnya tinggi. 

“Hal ini tentu merugikan peternak karena kambing akan kekurangan pakan akibat persediaan terbatas dan hijauan yang basah bila dimakan oleh kambing akan menyebabkan kembung perut” ujar Mardewi.

Jumat, 26 Mei 2023

Grand Opening WISH School Mengusung Konsep Alam dengan Desain Bangunan Bambu


BaliKini.Net, Denpasar -
“Membangun bangsa harus dimulai dari membangun manusianya. Membangun manusia harus dimulai dengan membangun karakter. Dan membangun karakter harus dimulai dengan pendidikan”. Pernyataan ini diungkap oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., disela-sela Grand Opening Warmadewa Independent Shining (WISH) School, Jumat (26/5).


Grand Opening WISH School ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali bersama Pembina Yayasan, dan Direktur WISH School, Putu Ayu Sutaningrat Puspa Dewi, S.Pd.,Msc., yang disaksikan oleh stakeholders terkait. Grand Opening juga dirangkai dengan Penandatanganan MoU dengan Mitra WISH School. Berbagai hiburan juga memeriahkan Grand Opening WISH School. Seperti, Tari Kupu-Kupu Tarum dan Paduan Suara Guru “Que Sera-Sera”. WISH School ini merupakan salah satu dari 6 Unit Pelaksana Kerja (UPK) yang berada di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali.


Direktur WISH School, Putu Ayu Sutaningrat Puspa Dewi, S.Pd.,Msc., mengatakan WISH School mengusung tagline “Giving the Roots and Wings”. Ada 6 program yang ditawarkan. Yakni, program daycare for babies untuk usia 8 bulan-2 tahun, program nursery usia 2-3 tahun, program preschool usia 3-4 tahun, program Kindy A usia 4-5 tahun, program daycare for babies usia 4-5 tahun, dan program Kindy B usia 5-6 tahun. Jenis layananya, yaitu half day morning, half day afternoon, dan full day. Khusus untuk program selain TK, juga dibuka layanan inklusivitas dengan frekuensi 3x, 4x, dan 5x dalam seminggu.


Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan membangun bangsa harus dimulai dari membangun manusianya. Dan membangun manusia harus dimulai dengan membangun karakter. Membangun karakter harus dimulai dengan pendidikan. Dalam hal pendidikan tidak cukup hanya melalui pendidikan perguruan tinggi. Sebab, pendidikan adalah jangka panjang (long life education). Oleh karena itu, pendidikan harus dimulai dari bayi dalam kandungan. Kemudian, ketika lahir mereka harus mendapat sentuhan-sentuhan pendidikan melalui pendidikan usia dini, taman kanak-kanak, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.


Menurut Wisnumurti, pendidikan merupakan sesuatu yang dilalui melalui proses panjang yang membutuhkan investasi. Dimana, hasilnya tidak bisa dinikmati saat ini. Sebab, membangun generasi tidak cukup hanya satu generasi, tetapi melalui proses yang panjang. “Dari sinilah saya mendapat inspirasi, Warmadewa tidak cukup hanya memiliki universitas, maka kita perlu berkontribusi dalam rangka bagaimana kita mendidik anak-anak bangsa melalui anak usia dini. Maka saya buat WISH School, yaitu Warmadewa Independet Shining School,” ujar Wisnumurti.


Wisnumurti berharap melalui WISH School, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali yang menaungi beberapa UPK lainnya, seperti Universitas Warmadewa mampu membangun anak-anak melalui semangat matahari yang dari awal terbit pagi sampai sore. “Mudah-mudahan kelahiran WISH School ini mampu menjadi salah satu alternatif bagi para orang tua untuk menitipkan anak-anaknya disini, karena kita konsepkan WISH School ini act actually, think globally. Bagaimana anak-anak kita perkenalkan budaya lokal, adat istiadat, karakter, dan nilai-nilai kearifan lokal, tetapi mereka kita juga ajak berfikir global, seperti tantangan 5.0,” tandasnya.


Apalagi, dikatakan bahwa konsep bangunan WISH School menggunakan konsep alam. Dimana, desain bangunannya menggunakan bambu yang didesain oleh mahasiswa Fakultas Teknik dan Perencanaan Prodi Arsitektur Unwar. Seperti diketahui, mahasiswa Arsitektur Unwar pernah meraih juara internasional desan bambu di China 3 kali berturut-turut. Bahkan, Fakultas Teknik dan Perencanaan Prodi Arsitektur Unwar diberi kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan lomba intenasional desain bambu.[*]

1.354 Lulusan Berkualitas Dilepas Rektor Unwar Prof. Pandit Dalam Wisuda Ke-72 Kali Kini


BaliKini.Net , Denpasar -
Universitas Warmadewa (Unwar) kembali melepas para lulusannya pada upacara Wisuda ke-72 periode Mei Tahun 2023, Sabtu (27/5). Kali ini, sebanyak 1.354 lulusan dilepas perdana oleh Rektor Unwar baru, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP. Jumlah lulusan ini terdiri dari Pascasarjana sebanyak 92 orang, Fakultas Hukum 305 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 690 orang, FISIP 108 orang, Fakultas Sastra 82 orang, Fakultas Pertanian 26 orang, Fakultas Teknik dan Perencanaan 47 orang, dan FKIK 4 orang. Dengan demikian, hingga saat ini jumlah alumni Unwar sebanyak 40.363 orang, dengan jumlah mahasiswa aktif sebanyak 12.713 orang yang terdiri dari 106 orang mahasiswa asing.


Lulusan terbaik Program Sarjana (S1) diraih oleh Ni Luh Sephia Adnyani Putri, S.AP. (Prodi Ilmu Administrasi Negara) IPK 4,00 (Cumlaude). Sedangkan lulusan terbaik Program Magister (S2) diraih oleh Kadek Bramdhika Ada, S.M.,Cpod., M.M. (Prodi Magister Manajemen) IPK 4,00 (Cumlaude). Menariknya, wisuda kali ini Unwar meluluskan mahasiswa yang mengambil 2 Prodi, yaitu Nyoman Arya Kusuma Wardana, S.Ak.,S.H (Prodi Akuntansi dan Prodi Ilmu Hukum).


Prof. Pandit, mengatakan dari keseluruhan alumni yang dilepas, sebanyak 251 orang (18,53%) sudah bekerja. Meskipun sudah menjadi alumni, critical thinking para lulusan diperlukan untuk kemajuan Unwar guna mencapai visi yang telah disepakati bersama yaitu unggul, berwawasan ekowisata, dan berdaya saing tingkat Asean menuju go global tahun 2034.


Dikatakan, implementasi tata kelola, penjamianan mutu, dan kerjasama untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat dan aksebilitasnya mudah, Unwar telah meresponnya dengan pengelolaan ekosistem digital. Dalam tata kelola untuk mewujudkan Good University Governance (GUG) Unwar terus melakukan penataan melalui SIM-T (Sistem Informasi Manajemen Terpadu). Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan terutama bidang Sistem Informasi Akademik beberapa menu sudah bisa diakses secara on-line melalui SIMON (Sistem Informasi Mahasiswa On-Line). Dengan penerapan ekosistem digital ini mahasiswa sudah masuk ke pangkalan data. Ke depan teknologi informasi tidak bisa hanya menjadi pendukung operasional, tetapi harus menjadi instrumen strategis untuk pengembangan kegiatan Tri Dharma Unwar.


Tidak hanya itu, bidang kerjasama untuk tahun akademik 2022/2023 sampai bulan ini telah ada realisasi kerjasama internasional dengan Universitas Tunku Abdulrahman Malayasia. Juga ada invite speaker 2 orang dosen Magister Linguistik Unwar di Central Mindanau University, Philipina. Disamping itu, ada juga 3 orang dosen juga sebagai invite speaker di Central Bicol State University (CBSU), Philipina. Kerjasama bidang penelitian juga terjalin dengan Oxford Brookes University. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat juga telah terimplentasi antara Fakultas Pertanian dengan Universitas Teknologi Mara Malaysia di Desa Wanagiri Kabupaten Buleleng dan Desa Nagari Kabupaten Gianyar.


Pada bidang prestasi kemahasiswaan tahun akademik 2022/2023 sampai bulan Mei juga telah meraih puluhan prestasi. Baik prestasi bidang akademik maupun non akademik tingkat international maupun nasional. Bidang sumberdaya manusia, Unwar didukung oleh dosen tetap sebanyak 450 orang dengan kualifikasi akademik Doktor 125 orang dan Magister 325 orang. Sebaran jabatan akademik, yaitu Guru Besar 15 orang, Lektor Kepala 118 orang, Lektor 127 orang, Asisten Ahli 82 orang, dan dosen baru dengan status Tenaga Pengajar 108 orang. Dari jumlah tersebut 252 orang sudah lulus Sertifikasi Dosen. Di samping itu untuk mendukung pelayanan administrasi dibantu oleh tenaga kependidikan sebanyak 250 orang. Peningkatan kapasitas sumberdaya dosen saat ini sudah proses pengusulan jabatan ke Guru Besar Kemdikbudristekdikti sebanyak 5 orang, dan yang sedang studi S3 68 orang.


Bidang Pendidikan, semua program studi telah menerapkan Kurikulum Pendidikian Tinggi (KPT) yang berorientasi Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan OBE (Outcome Base Education). Di samping itu, kurikulum program studi S1 semuanya sudah mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Proses pembelajaran juga telah berbasis ekosistem digital, semua dosen diwajibkan menggunakan LMS (Learning Manajemen System) dengan sofware Moodle.


Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan, orangtua dan keluarga, sembari mengucap syukur atas keberhasilan yang diraih. Ia berpesan agar para alumni memiliki karakter sapta bayu, critical thinking, cerdas, inovatif, solutif, dan profesional. Dengan keunggulan yang dimiliki ini, diharapkan mampu mengembangkan potensi, memenangkan kompetisi guna meraih cita-cita. “Kita yakin dan percaya dengan kekuatan Sapta Bayu sebagai Spirit Sri Ksari Warmadewa, didukung oleh soliditas, solidaritas dan saling percaya, kita mampu menjadikan Warmadewa sebagai Perguruan Tinggi terkemuka dambaan masyarakat,” pungkas Wisnumurti. 


Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T, berharap para lulusan agar para lulusan Unwar jangan berhenti belajar dan menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang begitu sangat cepat dan pesat. Namun, harus terus meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuannya. Sehingga, mampu menjadi generasi muda penerus pembangunan dan pemegang estafet kepemimpinan untuk dapat menjadi pribadi-pribadi yang tangguh dan unggul.[rl/r2]

Jaya Negara: Mari Bersama Kita Jaga Kebersihan dan Keindahannya


BALIKINI.NET | DENPASAR — Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana turun langsung dalam aksi Beach Clean Up atau bersih-bersih sepanjang pantai Sanur  pantai di Kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Jumat (26/5). Kegiatan yang dilaksanakan atas kerjasama Pemkot Denpasar bersama Komunitas Malu Dong ini bertujuan untuk bergerak bersama menjaga kebersihan Pantai Sanur sebagai destinasi wisata utama Kota Denpasar.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan yang melibatkan ratusan peserta ini turut menggandeng beberapa komunitas. Mulai dari siswa SMP, SD, TK/PAUD, SLB, Komunitas Ekspatriat, mahasiswa termasuk pimpinan OPD serta pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar. Bergerak dari Kawasan Pantai Mertasari, aksi bersih pantai serantak dilaksanakan disepanjang pantai Sanur.

Ketua Komunitas Malu Dong, Komang Sudiarta mengatakan, Beach Clean Up merupakan aksi sosial guna membersihkan Pantai Mertasari Sanur. Dimana, persoalan sampah, khususnya kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama. Karenannya, sudah menjadi kewajiban kita untuk menyelesaikannya. 

“Hari ini kita berkumpul dengan tujuan yang satu, yakni untuk acara membersihkan pantai atau Beach Clean Up disekitar Pantai Mertasari, Karena ini adalah persoalan kita bersama, Kita bersama yang harus menyelesaikannya,” ujarnya 

Lebih lanjut dijelaskan, aksi sosial kali ini difokuskan untuk memungut sampah an organik. Sedangkan sampah organik telah ditangani langsung oleh DLHK Kota Denpasar. Kegiatan ini diharapkan mampu menggugah perlikau baik diri sendiri dan masyarakat sekitar untuk ikut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. 

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bersama ini bisa merubah perilaku kita termasuk perilaku masyarakat disekitar. Harapan kami, semoga apa yang dilaksanakan pada hari ini, bersama masyarakat dapat menjaga dan merawat lingkungan pantai ini tetap bersih,” harapnya 

Sementara Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi atas pelaksanaan beach clean up ini. Tentunya ini merupakan aksi positif dalam membantu pemerintah dan menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, terutama kebersihan pantai. 

“Pada prinsipnya kami di Pemerintah Kota Denpasar sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan aksi kebersihan pantai ini, yang pertama kami sampaikan terimakasih dan berharap semua pihak ikut menjaga kebersihan serta tidak membuang sampah sembarangan, mari kita jaga bersama kebersihan dan keindahan Pantai Sanur,” jelasnya 

Berkenaan dengan peninjauan infrastruktur Pantai Sanur, Jaya Negara menjelaskan bahwa pihaknya ingin memastikan infrastruktur penunjang pariwisata di kawasan tersebut beroperasi secara optimal. Hal ini utamanya fasilitas toilet, jogging track, pedestrian, dan sentra UMKM. Termasuk juga rancangan pembuatan Pos Life Guard untuk menjaga dan memastikan keamanan pengunjung Pantai Sanur. 

“Sembari bersih-bersih pantai, kita juga tadi meninjau fasilitas dan infrastruktur penunjang kawasan Pantai Sanur, kedepan juga akan kita optimalkan serta sudah dirancang pembuatan Pos Life Guard dan infrastruktur lainya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung Pantai Sanur,” ujar Jaya Negara.

Disperindag dan Dekranasda Denpasar Gelar Pelatihan Industri Teknik Ecoprint


BALIKINI.NET | DENPASAR Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Denpasar bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  menggelar pelatihan industri teknik ecoprint yang diselenggarakan selama 26-30 Mei 2023. 

“Ecoprint merupakan teknik membatik menggunakan bahan alami tumbuhan, bisa daun dan bunga serta medianya melalui kain. Hal tersebut yang menjadikan teknik ecoprint saat ini banyak dilirik dan dikembangkan oleh para desiner fashion, " ujar Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa  saat membuka pelatihan teknik ecoprint di Ecoprint Bali, Jumat (26/5). 

Lebih lanjut  Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa  menyampaikan pelatihan ini kita persiapkan bersama Disperindag Denpasar dalam satu wadah kelompok di bidang fashion. Hal ini bertujuan untuk mempercepat melakukan koordinasi dan komunikasi, serta dalam peningkatan kualitas produk desain fashion khususnya ecoprint di Kota Denpasar. Kami tidak ingin latihan desain fashion hanya sampai awal tidak ada kelanjutan program tapi harus berkelanjutan.

“Para peserta yang telah memiliki pengalaman di bidangnya, namun dalam pelatihan ini kita berharap dapat lebih meningkatkan keahlian dan skill-nya,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa produk para perajin desain fashion ini tidak sama, namun memiliki ciri khas tersendiri baik dari segi bentuk, hingga warna. Serta kelompok desain yang direncanakan dibentuk ini dapat memiliki komitmen bersama dalam meningkatkan dan memperkenalkan produk desain fashion Denpasar.

Sementara itu, Kadis Perindag Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari didampingi Ketua Panitia, Ida Ayu Dewi Citrawati menyampaikan pihaknya melaksanakan pelatihan ecoprint yang melibatkan Ecoprint Bali dan Institut Seni indonesia (ISI) Denpasar. Adapun narasumber yang didatangkan yakni Arry Budiman selaku pemilik Ecoprint Bali, Nyoman Dewi Pebryani sebagai Ketua Prodi Institut Seni indonesia (ISI) Denpasar dan Yessy Angelina yang memang ahli dibidangnya. Sedangkan peserta pelatihan kerajinan aneka jenis ecoprint ini diikuti sebanyak 20 orang pelaku usaha SDM dan IKM yang bergerak di Industri Sandang.  

Ny. Antari Jaya Negara Sebut Pasar Rakyat TP PKK Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Mengusung tema kegiatan "Berbelanja dan Berbagi”, Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Jembrana, digelar pada Jumat (26/5). Hadir dalam kesempatan itu Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara beserta para Ketua TP PKK Kabupaten se Bali lainnya. 

Sama seperti Pasar Rakyat TP PKK sebelumnya, 
kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan paket kepada 100 orang warga Kabupaten Jembrana, yang berasal dari dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara. 

Di sela-sela kegiatan yang diadakan di Wantilan Pura Jagatnatha Negara, Kabupaten Jembrana tersebut, Ny. Antari Jaya Negara, mengemukakan pasar rakyat yang digelar selama ini merupakan suatu wujud kepedulian, gotong royong Tim Penggerak PKK kepada masyarakat. 

"Ini adalah bentuk kepedulian dan gotong royong, dari kita untuk masyarakat kita. Hal ini juga upaya untuk membudayakan prinsip berbelanja dan berbagi, terutama bagi warga yang membutuhkan," urai Ny. Antari Jaya Negara. 

Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Candrawati Tamba menyebutkan, setidaknya terdapat 55 stand pedagang yang merupakan IKM/UMKM dan pengrajin Kabupaten Jembrana terlibat dalam kegiatan ini. 

Aneka ragam produk hasil pertanian, perikanan, dan kelautan, seperti daging, ikan, telur, beras, sayur mayur, bumbu dan buah-buahan dijual disini.  

Selain itu, beberapa produk hasil Hatinya PKK, UP2K PKK serta hasil kerajinan masyarakat dan beberapa produk khas lainnya juga dijajakan di sini. 

"Kami ucapkan terimakasih kepada Ibu Putri Koster yang telah mempelopori pelaksanaan Pasar Rakyat ini. Kita tentu harapkan, manfaat kegiatan ini akan dapat  dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkap Ny. Candrawati Tamba. 

Sementara itu, dalam arahannya Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengatakan setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh TP PKK Provinsi Bali, semuanya memfokuskan pada pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. 

"Pasar Rakyat ini kita inisiasi sejak masa pandemi Covid 19, dan hingga saat ini   pelaksanaanya terus dilakukan secara  bergilir di seluruh Kabupaten / kota se Bali. Aksi sosial ini, juga merupakan salah satu  bentuk wujud sinergitas antara TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK Kabupaten /Kota se-Bali. Untuk itu, saya harapkan koordinasi dan sinergitas tetap dilaksanakan dalam setiap kegiatan TP PKK," ujar Ny. Putri Koster.

Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster juga menegaskan agar masyarakat Bali untuk terus berpartisipasi aktif ikut menjaga kekayaan warisan budaya leluhur. 

"Ini salah satu tugas dari para Ketua TP PKK agar terus menggerakan masyarakat, agar berpartisipasi aktif dalam menjaga Bali, baik alam maupun warisan budayanya," ajak Ny. Putri Koster. 

Salah satu upaya menjaga kekayaan warisan budaya Bali, adalah dengan membiasakan penggunaan  kain tradisional endek Bali dan kerajinan lainnya. Ini juga bisa dijadikan sebagai langkah membantu perekonomian pada sektor pengrajin.

Provinsi Sumbar Pelajari Penanganan Stunting Di Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Rombongan Provinsi Sumbar yang yang dipimpin  Wakil Gubernur, Audy Joinaldy bersama  Wakil Walikota dan Wakil Bupati se Sumatra Barat serta OPD terkait melakukan kunjungan kerja ke Kota Denpasar. Kunjungan ini  diterima  Wawali Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Gedung Sewaka Dharma Denpasar, Jumat (26/05). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati  

Kunjungan dilakukan dalam rangka studi komparatif tentang cara Pencegahan Stunting dan penurunan prevalensi angka stunting untuk melahirkan generasi emas berkualitas.

Wakil Gubernur Sumatra Barat Audy Joinaldy menyampaikan, kunjungan ke Bali khususnya Denpasar dimaksudkan untuk melakukan studi komparatif terkait Penanganan Stunting dan penurunan prevalensi angka stunting . Bali khususnya Denpasar dipilih karena memiliki angka stunting yang rendah berada dibawah rata-rata nasional.

“Kami ingin mengetahui kiat-kiat Kota Denpasar dalam penanganan Stunting hingga menjadi yang terendah di Provinsi Bali. Kami ingin sharing program apa saja yang telah dilakukan,” ucapnya.

Terkait dengan hal tersebut, Wawali Denpasar , I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan selamat datang kepada rombongan Sumbar dan berterima kasih karena telah menjadikan Bali khususnya Denpasar sebagai objek kunjungan. Ia berharap, kunjungan ini dapat mempererat jalinan tali silaturahmi Bali dan Sumbar. 

Menyinggung tentang program penanganan Stunting di Kota Denpasar, Arya Wibawa menyampaikan, prevelensi angka stunting Denpasar tahun 2022 sebesar 5,5%dengan target kedepannya sebesar 4%. Denpasar dalam penanganan stunting melibatkan tim konvergensi multi sektor.

“Salah satu program prioritas yang dilakukan memberikan edukasi pengasuhan 1000 hari pertama kelahiran bagi ibu hamil dan keluarga serta peningkatan pelayanan posyandu dan pemberian makanan tambahan yang dipantau oleh TP PKK,” ujarnya.

Ditambahkan olehnya, penanganan stunting di Kota Denpasar juga melibatkan Dinas PUPR dalam pembangunan sanitasi serta air bersih bagi warga. Ada juga program Keluarga Harapan (PKH) dan BLT dari Dinas Sosial, serta pembinaan masyarakat terkait penganekaragaman dan pemanfaatan sumber daya lokal. 

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati menuturkan penanganan stunting memang memerlukan keterlibatan seluruh sektor. 

“Hal ini dilakukan agar angka stunting di Kota Denpasar semakin menurun dan ditargetkan  di bawah angka 4 persen. Sehingga nantinya dapat lahir generasi emas berkualitas di Kota Denpasar,” ujarnya

Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi dan diakhiri dengan tukar-menukar cenderamata.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved