-->

Sabtu, 05 Agustus 2023

Webinar IBI Provinsi Bali, Ny. Putri Koster Bicara Peran Bidan Dalam Menjaga Kesehatan Ibu dan Anak


DENPASAR - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster berkesempatan menjadi keynote speaker dalam webinar Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali dengan tema ‘Wawasan Bidan dalam Meningkatkan Mutu Asuhan Kebidanan yang Berimplikasi pada Tumbuh Kembang Anak’ yang digelar secara daring di Denpasar, Jumat, 4 Agustus 2023. 

Di hadapan 3.156 orang bidan se-Indonesia yang hadir secara daring, wanita yang akrab disapa Bunda Putri tersebut menyampaikan bagaimana pentingnya peran bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. 

Ia pun menilai kinerja Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali telah sangat baik jika dilihat dari jumlah kematian ibu dan bayi yang kecil serta rendahnya angka stunting di Provinsi Bali.

Sementara Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sendiri telah 4 (empat) tahun lebih bersinergi bergandeng tangan dengan IBI Provinsi Bali untuk membantu mengedukasi masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak sambil memberikan bantuan kepada masyarakat desa di seluruh Kabupaten/Kota di Bali. Hal tersebut juga berkaitan dengan tugas pokok Bidan yang masih beririsan dengan PKK.

Menurut Bunda Putri, seorang bidan tidak hanya profesional dalam bertugas namun juga harus tetap update dalam setiap perkembangan pengetahuan terbaru terkait dengan profesinya sementara sentuhan kasih sayang juga tetap diperlukan. Profesi Bidan menurutnya adalah profesi kemanusiaan yang bersentuhan langsung dengan kesehatan dan nyawa manusia sehingga harus dilakukan dengan sentuhan kasih sayang.

Ia berharap para bidan di Indonesia dapat tetap mempertahankan budaya ngayah untuk mengabdi kepada masyarakat sehingga masyarakat Bali dapat menjadi manusia yang unggul berkat dirawat oleh bidan. Sementara itu, ia juga berharap agar seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bali dapat memperhatikan kesehatannya. “Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan kita dan orang-orang di sekitar kita sehingga kita dapat menjadi generasi yang tangguh yang diharapkan oleh bangsa kita,” pesan Bunda Putri yang dapat dimulai dengan memperhatikan 1000 hari pertama kehidupan seorang anak.

Disisi lain, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, Luh Putu Sukarini menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster karena telah memberikan perhatian khusus kepada IBI Provinsi Bali untuk bergerak bersama untuk memberikan sosialisasi dan edukasi terkait Kesehatan Ibu dan Anak.

Sementara Managing Director Johnson & Johnson Consumer Health Indonesia, Marieska Widhiana juga menyampaikan hal serupa. Ia turut mengapresiasi kinerja Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali atas kepeduliannya dalam Kesehatan Ibu dan Anak di Provinsi Bali.

Tingkatkan Produktivitas Ternak Babi, Peternak Didorong Gunakan Pakan Fermentasi

 

Denpasar, Peternak babi di Bali didorong untuk mulai mengoptimalkan penggunaan pakan fermentasi dalam upaya meningkatkan produktivitas. Dimana selama ini pertumbuhan ternak belum optimal karena faktor pakan yang diberikan belum sesuai dengan standar kualitas yang baik dan dalam pemberiannya belum memenuhi kebutuhan ternak.

“Peternak memberikan pakan untuk babi berupa batang pisang (gedebong), daun-daunan berupa talas, ketela rambat, ketela pohon yang dipotong-potong terlebih dahulu lalu direbus dan setelah dingin baru dicampur dedak padi atau dedak jagung, polard, kosentrat selanjutnya diberikan ke ternak babi sebanyak 2 kali sehari. Jika hal ini dilakukan setiap hari dari mencari bahan pakan lalu direbus maka akan menyita waktu yang lama dan biaya yang lebih banyak serta kualitas pakannya juga belum bisa memenuhi standar kebutuhan” jelas Akademisi Prodi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP-Unwar) Ir. Yan Tonga, M.P saat dikonfirmasi di Denpasar pada Jumat (4/8). 

Menurutnya, guna memperbaiki kualitas pakan ternak babi dapat dilakukan dengan cara sederhana yaitu dengan memberikan sentuhan teknologi fermentasi. Melalui fermentasi dapat dibuat pakan yang efektif dan efisien sehingga membuat pakan bisa dibuat seminggu atau sebulan sekali. Proses fermentasi juga akan menghasilkan pakan ternak yang berkualitas dan bernutrisi tinggi. 

Yan Tonga mengakui teknik pembuatan pakan ternak babi melalui metode fermentasi telah disosialisasikan kepada Kelompok Tani Matan Lalanglinggah, Desa Lalanglinggah Kecamatan Selemadeg Barat Kabupaten Tabanan. Saat ini Kelompok Tani Matan Lalanglinggah memiliki 25 orang anggota yang 100% bermata pencaharian sebagai petani peternak.  

Kepala Desa Lalanglinggah I Nyoman Arnawa, SE mengapresiasi kegiatan dari Tim PKM FP Unwar karena masyarakat memperoleh IPTEK pakan fermentasi untuk ternak. Penyediaan pakan fermentasi bermanfaat bagi peternak karena hal ini bisa menekan biaya pakan dan dapat menyediakan pakan ternak yang lebih efektif dan efisien. 

Arnawa berharap kelompok tani bisa menyebarluaskan IPTEK ini kepada masyarakat lainnya di Desa Lalanglinggah agar petani dan peternak di Desa Lalanglinggah mampu meningkatkan pendapatannya dari usaha pertanian dan peternakannya walaupun dalam skala rumah tangga. Upaya ini pada akhirnya diharapkan dapat memberikan peningkatan pendapatan bagi masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik.

Jumat, 04 Agustus 2023

Bupati Tamba Paparkan Potensi Jembrana Di Depan Konsul Kehormatan Negara Sahabat


JEMBRANA -  Bupati Jembrana I Nengah Tamba memaparkan beragam  potensi wilayahnya  di hadapan konsul kehormatan negara negara sahabat , di Badung Bali ,Jumat  (4/8).

Selain itu, Ia juga membeberkan berbagai  persiapan,  upaya serta inovasi  yang tengah digenjot Pemkab Jembrana  untuk mewujudkan Jembrana Emas 2026 . Beragam potensi di Jembrana itu , baik dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata, industri dan lainnya yang diharapkan dapat menjadi peluang untuk memperkuat hubungan kerjasama antara negara khususnya untuk Kabupaten Jembrana sendiri .  

Salah satunya , potensi dari sektor pertanian yang bertumpu dari tanaman padi dan kakao. Produksi kakao Jembrana terus digenjot dan dikembangkan . Bahkan fermentasinya telah  diakui hingga ke pasar Eropa, sehingga meneguhkan  Jembrana sebagai kota kakao. Pengembangan kakao Jembrana ini juga mendapat dukungan pemerintah pusat  dengan dibangunnya  Mayor Project Factory Sharing sebagai rumah produksi Bersama dari Kementerian Koperasi dan UKM . 

Disektor budaya, Jembrana juga memiliki tradisi yang tidak ada di daerah lainnya di Bali. Tradisi Jegog dan Makepung menjadi daya tarik utama wisata di Jembrana. Selain itu juga Jembrana memiliki beberapa wisata alam yang patut untuk dikunjungi, bahkan salah satunya telah masuk 75 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dari Kemenparekraf.

Bupati Tamba juga menjelaskan berbagai faktor pendukung menuju Jembrana Emas 2026. Indikator awalnya adalah dibangun jalan tol Gilimanuk - Mengwi yang dapat memangkas waktu tempuh dari Denpasar ke Jembrana.
 
“ Ditempat ini juga akan dibangun Taman Hiburan berkelas internasional yaitu Taman Kerthi Bali Semesta di Pekutatan akan banyak menarik wisatawan mancanegara di Jembrana,” ucapnya . 

Di sektor lalu lintas laut, pelabuhan Gilimanuk secara bertahap juga akan ditingkatkan kualitasnya. Selain itu, Jembrana sebagai penghasil hasil laut terbesar di Bali. Pada tahun ini pelabuhan ikan Pengambengan juga direvitalisasi dengan anggaran yang mencapai Rp 891 Miliar.

Bupati mengakui , adanya keterbatasan APBD Kabupaten Jembrana menyebabkan banyak rencana pengembangan wilayah Jembrana tidak bisa segera direalisasikan.
Oleh karena itu, dihadapan para Konsul Kehormatan Negara Sahabat, pihaknya mengajak semua pihak untuk bersama membangun Jembrana baik melalui kerjasama antarpemerintah maupun antara pemerintah dengan pihak swasta.

"Hari ini saya mempresentasikan potensi Jembrana yang bisa dikembangkan untuk mensejahterakan masyarakat Jembrana. Apa yang kita sampaikan mendapat sambutan baik dari peserta yang hadir. Ini bagian dari promosi kita tentang Jembrana yang menggelar karpet merah bagi investasi," ucap Bupati Tamba ditemui usai pemaparannya.

Bupati  berharap kepada Konsul Kehormatan yang hadir dapat membantu mempromosikan potensi Jembrana kepada negara yang menjadi tugas dan kewenangannya. Sehingga nantinya investasi tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga masuk dari  luar negeri.

"Kami berharap kepada para konsul kehormatan negara yang hadir pada rapat hari ini beliau akan menyampaikan potensi yang dimiliki Jembrana kepada para investor dari negara yang mereka ditugaskan masing-masing," tutupnya. (hms)

Walikota Jaya Negara Tinjau Korban Kebakaran di Kawasan Banjar Babakan Sari

 

Berikan Bantuan Perbaikan Rumah Senilai Rp. 75 Juta

Denpasar,  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau langsung korban kebakaran rumah milik Made Suana, Banjar Babakan Sari, Desa Sumerta Kelod pada Jumat (4/8). Kedatangan Waikota Jaya Negara yang didampingi Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas ini guna memastikan optimalisasi penanganan kebakaran. Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara turut memberikan bantuan perbaikan rumah sesuai dengan mekanisme dan aturan penanganan Bencana oleh Pemerintah Kota Denpasar. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran ini. Dimana, pihaknya berusaha memberikan semangat sembari berdiskusi terkait mekanisme pemberian bantuan perbaikan rumah. 

“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Denpasar menyampaikan rasa prihatin atas musibah ini, kami berharap pemilik rumah dan yang bertempat tinggal di lokasi musibah ini agar tabah dan semangat, dan kami sudah rancang untuk memberikan bantuan perbaikan rumah dengan nilai Rp. 75 Juta,” ujarnya 

Dikatakan Jaya Negara, pemberian bantuan ini tentunya tidak bisa dilaksanakan secara instan. Melainkan wajib melalui mekanisme dan tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku. 

“Nanti kita bersihkan dulu, ada Tim yang akan mengecek, dan kami berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terkena musibah, dan biasanya juga akan ada CSR yang ikut membantu perlengkapan lainya, jadi ini kita bersama-sama sesuai dengan sepirit Vasudhaiva Khutumbakam,” ujarnya

Sementara, Kalaksa BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan, kebakaran rumah milik Bapak Made Suana terjadi pada Jumat (4/9) kira-kira pukul 11.20 Wita yang diduga akibat konsleting listrik. Dimana, berdasarkan laporan BPBD Kota Denpasar, Tim Damkar Kota Denpasar langsung meluncur ke TKP untuk melakukan pemadaman. Dimana, pemadaman dilaksanakan selama kurang lebih 1 Jam. Setelah berhasil dipadamkan, Tim Teknis langsung melaksanakan assesment/Pendataan di TKP. Dimana, beberapa tim turut dikerahkan untuk penanganan musibah kebarakan ini, yakni Unit Armada Damkar Pos Induk, Pos Juanda, Pos Cokroaminoto dan Pos Mahendrata BPBD Kota Denpasar. Selain itu turut diterjunkan pula PSC Juanda dan TRC BPBD Kota Denpasar. (Ags/HumasDps)

Tahun 2023 Klungkung Rekrut 883 Tenaga P3K


KLUNGKUNG - Tahun 2023 Pemkab Klungkung akan merekrut sebanyak 883 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Jumlah ini sesuai dengan surat keputusan yang diterima Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat mengikuti rapat koordinasi persiapan pengadaan ASN tahun anggaran 2023 di Jakarta, Kamis (3/8).

Dalam surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 546 tahun 2023 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2023 itu, Kabupaten Klungkung mendapat jatah rekrutmen tenaga PPPK sebanyak 883. 

Jumlah ini terdiri dari tiga formasi, diantaranya Pendidikan sebanyak 373, Kesehatan sebanyak 446 dan Teknis sebanyak 64. Formasi ini selanjutnya akan diumumkan lebih lanjut secara terbuka. 

“Yang jelas tahun ini. Jadwal rekrutmen akan diumumkan lebih lanjut secepatnya,” kata Bupati Suwirta didampingi Pj. Sekda Klungkung, Dewa Gde Darmawan.

Menurut Bupati, formasi ini merupakan tindaklanjut dari usulan yang disampaikan ke kementerian berdasarkan kebutuhan dan berdasarkan data tenaga kontrak. Dimana jumlah tenaga kontrak Pemkab Klungkung saat ini tercatat sebanyak 3.749. Pihaknya berharap, tenaga kontrak yang ada agar mempersiapkan diri karena semua tahapan akan dilakukan secara online atau Computer Assisted Test (CAT). 

Selain itu, dalam memilih formasi dan tempat, Bupati Suwirta juga berharap kepada calon peserta dapat dipikirkan matang-matang, agar nantinya bisa melaksanakan tugas dengan baik ditempat dan formasi yang dilamar. 

“Semua tahapan akan dilakukan secara online dan dalam memilih formasi dan tempat agar dipikirkan matang-matang, agar tidak nantinya belum apa-apa sudah minta pindah,” tegas Bupati Suwirta. 

Kontingen Raimuna Nasional Kwartir Cabang Klungkung Pamitan, Wabup Kasta: Jaga Nama Baik Klungkung


KLUNGKUNG - Kontingan Raimuna Nasional Kwartir Cabang Klungkung berpamitan dengan Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta di Kediamannya di Banjar Sangging, Desa Akah, Klungkung, Jumat (4/8).

Raimuna Nasional XII Tahun 2023, yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 s.d. 21 Agustus 2023 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta yang juga selaku Ka. Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Klungkung berpesan agar peserta Raimuna dari Klungkung menjaga nama baik di mata peserta lain yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. "Jagalah nama baik Kabupaten Klungkung, angkat potensi-potensi yang ada dan Klungkung sebagai pusat kerajaan di Bali," ujar Wabup Kasta

Pihaknya juga meminta para peserta untuk menjaga kondisi selama menunggu keberangkatan dan Jaga kesehatan selama kegiatan berlangsung. "jaga kesehatan, jaga etika, sopan santun dan nama baik Klungkung," pesan Wabup Kasta.

Pimpinan Kontingen, Anak Agung Ratih Pradnya Dewi mengatakan Raimuna Nasional XII Tahun 2023 di ikuti sebanyak 24 orang peserta terdiri dari 3 group. 2 group putri dan 1 group putra yang berjumlah 8 orang dimasing masing group dan unsur kontingen sebanyak 5 orang. "Raimuna Nasional diselenggarakan pada tanggal 14 s.d. 21 Agustus 2023 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, DKI Jakarta," ujar Ratih Pradnya Dewi.

Polresta Denpasar Luncurkan Aplikasi Polisi Banjar


Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendukung dan mengapresiasi Peluncuran Aplikasi "Polisi Jaga Di Banjar Presisi" oleh Kepolisian Resor (Polresta) Denpasar. Hal tersebut terungkap saat tatap muka Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas dengan Walikota Jaya Negara, Jumat (4/8) di Kantor Walikota Denpasar. 

"Kami mendukung Aplikasi Jaga Banjar Presisi yang diinisiasi Polresta Denpasar, serta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi ini dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat," ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan aplikasi ini sangat membantu masyarakat saat akan membuat laporan. Hal ini juga mendekatkan pelayanan jajaran kepolisian kepada masyarakat dalam menjaga keaman dan ketertiban. Walikota Jaya Negara juga menyampaikan bahwa aplikasi ini sangat tepat sekali diterapkan di wilayah banjar. Tentu ini tidak terlepas dari keberadaan banjar sebagai kelompok masyarakat dalam struktur sosial Bali yang memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan dan koordinasi berbagai kegiatan di masyarakat, seperti upacara adat, kegiatan sosial, dan penanganan masalah lokal. Mereka juga berkontribusi dalam menjaga budaya dan tradisi Bali melalui berbagai aktivitas.

"Harapan kami dengan adanya aplikasi ini dapat mempercepat penanganan permasalahan keamanan dna ketertiban di lingkungan masyarakat," ujar Jaya Negara.
 
Sementara Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas mengatakan keberadaan Polisi Banjar di wilayah jajarannya sudah mencakup 100 persen. Karena itu, aplikasi ini diluncurkan untuk mempermudah tugas Polisi Banjar. Masyarakat juga makin mudah dalam membuat laporan.  Polisi RW merupakan kebijakan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat. Khusus untuk di Bali, kebijakan ini dinamakan Polisi Banjar. Laporan yang diterima akan ditindaklanjuti berdasarkan koordinasi dengan kepolisian yang ada. Kepolisian juga akan bekerja dengan berbagai komponen di desa untuk menangani masalah yang dilaporkan, termasuk dengan desa adat hingga Sistem Pengamanan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat). 

"Aplikasi ini sudah dapat di download di playstore khusus android sejak 1 Juli lalu, serta telah dilaksanakan sosialisasi melalui video dilingkungan masyarakat,"ujarnya. (Pur/hs)

Bupati Sanjaya Hadiri Pembukaan Piala Kapolri Cup 2023 di Gor Debes


Tabanan - Menjadi salah satu cabor yang populer setelah Sepak Bola, pertandingan Bola Voli yang bertajuk Piala Kapolri Cup 2023 mendapat apresiasi positif dari Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM. Hal itu diungkapkannya saat menyaksikan langsung pertandingan Tim Bola Voli Putri Bali Vs Tim Bola Voli Putri Sulsel, yang berlangsung di Gor Debes Tabanan, Jumat, (4/8), sore.

Untuk diketahui, Piala Kapolri Cup 2023 ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik Bola Voli Indonesia, termasuk pemain Pro Liga dan dibuka serentak di 10 titik Provinsi, meliputi Provinsi Bali, Kaltim, Sumsel, Sumut, Maluku, Sulteng, Kayong Utara, Kapuas Hulu, Lampung dan Jateng. Event ini diadakan di seluruh Indonesia dan Bali tergabung dalam zona 8, yakni meliputi Bali, Sulsel, Sulbar, NTT dan NTB.

Turut hadir saat itu Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus KD Putra Narendra, S.I.K.,M.Si, sekaligus membuka acara. Hadir pula, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Ketua DPRD dan jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, para Asisten dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua KONI dan PBVSI Bali, Ketua KONI dan Ketua PBVSI Tabanan, para Atlet, Official dan Pelatih, serta undangan terkait lainnya.

Setidaknya, ratusan Atlet terbaik yang tergabung dalam masing-masing tim Bola Voli Putra maupun Putri, ikut ambil bagian untuk menunjukkan penampilan terbaik dalam Piala Kapolri Cup 2023 zona 8. Bahkan, semangat mereka menuju prestasi terbaik pun sangat tampak ketika dalam pertandingan tim Bola Voli Putri Bali vs Tim Bola Voli Putri Sulsel yang berlangsung kala itu.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Bali menyampaikan, bahwa kejuaraan bola Voli ini diadakan di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Bayangkara ke-77. Pertandingan dibagi menjadi beberapa zona yang berlangsung mulai 4 Agustus hinga 9 Agustus nanti serta tidak dipungut biaya alias gratis. Masing-masing tim dari zona masing-masing akan memperebutkan tiket menuju final di Jakarta, dimana pertandingan zona 8 berlangsung di Gor Debes.

Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini sebagai sebuah ajang untuk mempromosikan olah raga, khususnya Bola Voli. Apalagi memakai Gor Debes sebagai tempat menyelenggarakan pertandingan zona 8, dikatakan Sanjaya merupakan sebuah kebanggaan bagi pihaknya karena Tabanan melalui Gor Debes dipercaya sebagai tuan rumah dan diharapkan mampu berdampak besar bagi perkembangan Bola Voli di Kabupaten Tabanan.

Di kesempatan itu, Kapolda Bali juga mengajak seluruh masyarakat Bali untuk menyaksikan Piala Kapolri Cup 2023 di Gor Debes Tabanan. Pihaknya juga meminta dukungan kepada seluruh masyarakat Bali dan pihak terkait lainnya, sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, tertib dan aman serta mampu memberikan dampak yang positif bagi kemajuan olahraga, khususnya Bola Voli.

Niat Berekreasi, Remaja Asal Gianyar Tewas Tenggelam di Pantai Bloo Lagoon Padangbai Saat Melakukan Snorkeling


Karangasem, Bali Kini - Remaja Asal Gianyar tewas saat melaksanakan snorkeling di Pantai Bloo Lagoon, Padangbai, Manggis, Karangasem pada Kamis (3/8/2023).

Korban ialah Dewa Putu Meka Rasman (21) yang jauh-jauh dari Br.Abianseka, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar menuju pantai Bloo lagoon, dengan maksud melaksanakan rekreasi bersama temannya yakni I Made Darma Puja (19). Mereka datang dengan mengendarai sepeda motor.

Tak ada prasangka buruk, korban dan temannya melaksanakan aktivitas memancing terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan aktivitas snorkeling. Naas, ditengah aktivitas snorkeling tersebut sekitar 10 menit, Puja melihat korban semakin kedalam dan menyadari jika korban dalam keadaan panik. Puja kemudian berteriak untuk meminta tolong kepada orang-orang sekitar sembari menghampiri korban yang meminta tolong dan terus terombang-ambing semakin jauh kedalam laut.

Mendengar teriakan tersebut, sejumlah warga beserta wisatawan termasuk wisatawan asing membantu mendorong korban ke tepian. Hingga sampai ke bibir pantai, korban diberikan pertolongan pertama sembari menghubungi pihak medis dan petugas kepolisian.

Pukul 16.20 Wita, Pihak Kesehatan Pelabuhan dan Ambulance dari Penta Medika sampai di lokasi dan langsung melakukan pertolongan pertama dan penanganan kesehatan. Setelah beberapa saat dilakukan penanganan, namun sayangnya nyawa korban dinyatakan tidak dapat diselamatkan lagi.

Kondisi jenazah korban sudah membiru dan terdapat darah keluar dari mulut korban. Dokter yang memeriksa, mengatakan jika tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Jenasah korban kemudian digiring menuju RS Penta Medika menunggu dijemput oleh pihak keluarga.

Hal tersebut dibenarkan oleh KBO Reskrim IPTU I Gusti Ngurah Bagus Suastawan saat dikonfirmasi media ini. "Keluarga korban menolak untuk melakukan autopsi dan mengikhlaskan sebab korban meninggal karena tenggelam," katanya. (Ami)

Selalu Bikin Onar, Pria Asal Jerman ini Dideportasi


Badung - Lembaga di wilayah Kementrian Hukum dan HAM kini makin gencar mempubliskan tindak tehas mendeportasi WNA yang sudah melanggar hukum di wilayah Indonesia. 
Kali ini pria berinisial BLB (40) berkewarganegaraan Jerman yang kena sanksi Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian. Bule ini dikatakan sering membuat onar di beberapa daerah terutama di wilayah NTB dan Bali. 

Awalnya diketahui BLB telah melakukan perusakan hotel di Gili Air, Lombok Utara dan sempat kabur ke beberapa daerah di NTB. Ia pun sempat berkelahi dengan warga Desa Hu'u, Dompu-NTB sampai dikepung warga, hingga kemudian lari ke Lombok Tengah. 

Pada 20 Juni 2023 iapun berhasil diamankan oleh Ditintelkam Polda NTB dan Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Mataram dan didapati ternyata ia telah overstay lebih dari 60 hari dan tidak dapat menunjukkan paspornya. Bule ini beralasan dokumen perjalanannya itu telah hilang sejak Desember 2021.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar Babay Baenullah menyatakan berdasarkan catatan Imigrasi, BLB adalah pemegang dengan ITAS yang berakhir pada 30 November 2019. 
Dalam pemeriksaan BLB mengakui bahwa ia memiliki perusahaan Bar di Gili Trawangan namun terpaksa tutup karena pandemi dan baru-baru ini sedang memulai kembali usaha restoran namun terlanjur sudah diamankan imigrasi Mataram. 

Ia berkilah menetap di Indonesia tanpa paspor dan izin tinggal karena ia berpikir harus mengumpulkan uang untuk mengurus administrasi keimigrasiannya dan berencana kedepannya ingin menjadi WNI karena ayahnya dan istrinya yang juga seorang WNI.

BLB pada 21 Juli 2023 harus diserahkan ke Polsek Kuta Utara karena ia telah ditetapkan sebagai tersangka atas adanya laporan dari mantan kekasihnya dengan kasus pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP. 

“Sesuai salinan SPDP yang kami terima dari Polsek Kuta Utara BLB telah kami serahkan untuk kepentingan penyidikan pidananya lebih lanjut dengan catatan apabila adanya SP3 ataupun restorative justice kedepannya diharapkan dikembalikan ke imigrasi karena selain kerap berbuat onar ia juga tidak memiliki paspor dan tidak memiliki izin tinggal” jelas Babay. 

Benar saja ternyata mantan kekasihnya secara resmi mencabut laporannya pada 27 Juli 2023 sehingga proses pidananya tidak dilanjutkan dan diselesaikan secara restorative justice. 

“Akhirnya setelah kami menerima salinan SP3 dari pihak Kepolisian BLB kami detensi kembali agar ia dapat dideportasi ke negara asalnya dengan biaya kepulangan yang ia tanggung sendiri,” papar Babay. 

BLB dideportasi melalui bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada malam 31 Juli 2023 dengan tujuan akhir Hamburg International Airport. Petugas Rudenim Denpasar mengawal dengan ketat dari Bali sampai ia dideportasi. 

BLB yang telah dideportasi akan dimasukkan dalam daftar penangkalan ke Direktorat Jenderal Imigrasi. Sesuai Pasal 102 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang 
Keimigrasian, penangkalan dapat dilakukan paling lama enam bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama enam bulan dan selain itu penangkalan seumur hidup juga dapat dikenakan terhadap Orang Asing yang dianggap dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. 

"Mengenai keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Direktorat Jenderal Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya,” tutup Babay.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved