-->

Selasa, 08 Agustus 2023

Prodi MSDP Unwar Selaraskan Kurikulum Dengan Konsep Segara Kerthi


Denpasar. Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSDP) Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa melakukan penyelarasan kurikulum pendidikan dengan konsep segara kerthi. Penyelarasan dilakukan melalui kegiatan workshop penyempurnaan kurikulum segara kerthi serangkaian akselerasi pengembangan kurikulum dan pembelajaran pendidikan tinggi.

"Ini bagian dari upaya mengadaptasi local wisdom. Konsep ini kita laksanakan demi keharmonisan" kata Dekan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb saat pembukaan workshop penyempurnaan kurikulum segara kerthi di Denpasar pada Selasa (8/8).

Sadguna berharap melalui workshop dapat memperoleh masukan dari berbagai pihak sehingga target penyempurnaan kurikulum dapat tercapai.  Dimana penyempurnaan kurikulum dapat terlaksana setelah prodi MSDP memenangkan hibah akselerasi kurikulum perguruan tinggi.

Sedangkan Penyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, I Ketut Sumarta menyatakan konsep kerthi tertulis  dalam Prasasti Blanjong yang sudah ada sejak 11 Abad yang lalu. Konsep ini merupakan konsep yang dicetuskan oleh Sri Kesari Warmadewa, sehingga hal ini merupakan sebuah tanggung jawab secara moral bagi  Universitas Warmadewa untuk tetap melestarikan dan diaplikasikan oleh civitas di Universitas Warmadewa.

"Tugas Prodi MSDP adalah bagaimana mengemas Konsep Segara Kertih dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi yang ada di Prodi MSDP" ujar Sumarta.

Sumarta menyampaikan segara kerthi merupakan salah satu konsep yang sangat penting di dalam Sad Kertih yang merupakan enam Tindakan kebajikan terpuji yang mendatangkan kemasyuran. Dimana memuliakan alam merupakan nafas dari Sad Kertih mulai dari Atma, Segara, Wana, Danu, Jagat, dan Jana Kertih yang secara utuh menggambarkan Bali

Ia mengungkapkan bahwa danu juga digambarkan sebagai segara, sehingga keduanya tidak terpisahkan. Jika dicermati segara Kerthi sangat erat dengan desa adat di wilayah pesisir Bali, sehingga Warmadewa diharapkan memperhatikan desa-desa adat di wilayah pesisir.

Sumarta menambahkan bahwa laut selain sebagai sumber kehidupan (Amarta), laut juga menjadi sumber racun dan penyakit (merta). Sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan keharmonian laut karena laut akan menjadi indikator dari kehidupan manusia.

WNA Asal Korea Lakukan Aksi Pengerusakan di Pura Goa Gajah, Besakih


Karangasem, Bali Kini -  Porak porandakan sarana prasarana di Pura Goa Gajah, Besakih, Rendang, Karangasem, seorang WNA asal Korea, berinisial Mrs. Yn ditangkap polisi.

Dimana, saat ini touris asing tersebut masih diamankan di Polsek Rendang. Kapolsek Rendang Kompol Made Suadnyana, S.Sos., membenarkan aksi tersebut. "Peristiwa itu terjadi di Pura Goa Raja Besakih, Kec.Rendang, Kab.Karangasem , pada senin (7/8/2023) sekitar pukul 18.00 WITA, sampai saat ini masih kita periksa keterangannya (pelaku) di Polsek Rendang berdasarkan informasi warga yang mengetahui peristiwa tersebut pelaku melakukan perusakan terhadap kelengkapan sarana prasarana persembahyangan yang ada di areal Pura Goa Raja Besakih saya sudah perintahkan Kanit Reskrim dan anggota untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut " kata Kompol Made Suadnyana, S.sos pada Selasa, (8/8/2023).

Belum jelas apa motif dari pelaku melakukan pengerusakan tersebut, namun dari informasi yang didapat, WNA tersebut sempat mengaku jika ia mendengar bisikan gaib untuk datang menuju Pura Goa Raja Besakih. Namun setelah sampai disana, warga telah memergoki bahwa Mrs. Yn tersebut telah melakukan pengerusakan terhadap beberapa benda seperti pajeng pelinggih, serta sarana prasarana di areal Pura Goa Raja. 

"Saat ini kami dari Polsek Rendang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna membuat terang peristiwa yang terjadi " ujar Kapolsek Rendang. (Ami)

Disnav Benoa- PWI Bali Teken MOU


DENPASAR - Berangkat dari komitmen bersama dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang jurnalistik dan kehumasan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali dan Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa, menandatangani kesepakatan kerja sama atau MOU bertempat di ruang pertemuan Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa, Senin (7/8/2023). Penandatanganan kerja sama ini langsung dilakukan oleh Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa Azhar Karim, SH., S.PD., MM., bersama Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra.

"Bahwa sebetulnya kedua belah pihak memiliki keahlian dan sumber daya yang saling melengkapi yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan bersama. Disamping itu kedua belah pihak ingin menjalin kerjasama yang erat dan saling menguntungkan untuk mencapai peningkatan SDM yang optimal," ujar Azhar Karim, seraya menegaskan kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerja sama sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.

Dijelaskan, ruang lingkup kerjasama meliputi bahwa kedua belah pihak akan saling berbagi pengetahuan, informasi, dan pengalaman terkait bidang Jurnalistik dan Kehumasan. Kedua belah pihak akan berkolaborasi dalam merancang dan menyelenggarakan program pelatihan, workshop, atau seminar yang bertujuan untuk meningkatkan SDM di bidang yang relevan dan kedua belah pihak akan memfasilitasi pertukaran personel dan ahli dalam rangka mendukung pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan SDM.

"Kerjasama ini merupakan sinergi terkait dengan kegiatan-kegiatan resmi pemerintah dalam rangka memberikan informasi kepada masyarakat," tegasnya.

Dijelaskan, tahapan kerja sama nantinya akan menyusun rencana kerja bersama yang memuat jadwal pelaksanaan, target, dan hasil yang diharapkan. Kedua belah pihak akan melakukan evaluasi berkala terhadap kemajuan program kerja dan akan melakukan perubahan atau penyesuaian yang diperlukan dan yang terakhir kedua belah pihak secara bertahap akan melakukan pelatihan bersama.

"Sehingga kerja sama ini menjadi kesepakatan yang saling menguntungkan dari sub topik dari sinergitas antara pemerintah dalam hal ini Disnav dengan PWI Bali. Mudah mudahan ini bisa berjalan berkesinambungan sehingga segera kita susun program kerja sama dalam satu tahun kedepan," ujar Azhar yang berkeinginan program ini segera di"eksekusi".

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Bali IGMB Dwikora Putra yang didampingi beberapa pengurus PWI Bali, menyampaikan penandatanganan kerja sama kali ini sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya. Dwikora menyambut baik dan menghormati kesepakatan ini karena PWI Bali selain tugas-tugasnya melakukan pembinaan wartawan, tentunya mengapresiasi pihak-pihak   lain berminat  lebih memahami dunia pers, dunia jurnalistik dan kehumasan.

"Pemahaman pers ini penting. Pers berbeda dengan media sosial. Barangnya berbeda antara media pers dengan media sosial. Banyak masyarakat kita yang memahami media sosial sebagai produk pers. Suatu saat nanti kita bisa berbagi dalam bentuk pelatihan," ucap Dwikora Putra yang juga  Pemimpin Redaksi Harian Warta Bali. Namun, lanjutnya, media pers dengan media sosial bisa saling melengkapi dan bermanfaat meningkatkan branding suatu instansi dan perusahaan.


"Kami sangat menyambut baik di kemudain hari ada sinergitas yang lain bisa dilakukan terkait kegiatan Navigasi di Benoa. Sebetulnya tugas kita sama mengabdi kepada bangsa dan negara. Sehingga bisa memberi kontribusi positif kepada negara," tutup Dwikora.

Di akhir kegiatan rombongan PWI Bali diajak meninjau Vessel Traffic service (VTS) Distrik Navigasi Benoa yang berada disisi kanan gedung utama. memiliki ruang lingkup tugas Bali, NTB dan NTT, VTS tak ubahnya menara kontrol yang terintegrasi dan fungsinya sangat vital dalam memonitor lalu lintas pelayaran dan alur lalu lintas pelayaran serta mendorong efisiensi bernavigasi sehingga dapat menurunkan risiko kecelakaan kapal dan mampu memberikan rasa aman bagi pengguna jasa pelayaran. (*)

Tingkatkan Kualitas “Lengis Tandusan”, Akademisi Unwar Rekomendasikan Penyaringan Bertingkat


Denpasar, Produsen minyak kelapa tradisional atau “Lengis Tandusan” direkomendasikan untuk menggunakan sistem penyaringan bertingkat guna meningkatkan kualitas produk minyak kelapa yang dihasilkan. Penyaringan bertingkat hingga 3 tingkat bertujuan untuk menghasilkan minyak yang jernih dan bebas endapan. 

“Umumnya dalam pembuatan minyak tandusan hanya satu kali saring, sehingga minyak kurang jernih dan masih terdapat banyak kotoran minyak dan endapan. Melalui penyaringan bertingkat akan menghasilkan minyak yang lebih jernih dan daya simpan lebih lama” kata Ketua tim Program Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Pertanian-Universitas Warmadewa Ir. I Wayan Sudiarta, MP saat dikonfirmasi di Denpasar pada Selasa (8/8). 

Sudiarta menyebutkan untuk memperpanjang masa simpan, pemilihan bahan baku kelapa dan cara pembuatan santan juga perlu diperhatikan masyarakat yang memproduksi lengis tandusan dan akan lebih baik menyimpan minyak dalam botol kaca dan kedap udara untuk mencegah terjadinya oksidasi minyak menjadi cepat tengik. Penyimpanan dalam botol kaca akan membantu mempertahankan kualitas dan memperpanjang umur simpannya.
Ia mengungkapkan, lengis tandusan selain dimanfaatkan untuk menggoreng oleh masyarakat Bali, juga digunakan untuk berbagai keperluan seperti bahan baku minyak rambut, untuk campuran bumbu olahan pangan tradisional seperti betutu ayam, sambel matah dan Lengis tandusan juga dipercaya punya banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Jadi selain makanan akan punya rasa dan aroma yang kaya, tapi juga lebih bergizi. 
Sudiarta mengakui upaya sosialisasi penyaringan bertingkat dalam pembuatan lengis dan perbaikan proses pembuatan lengis tandusan telah diberikan kepada PPK Merta Nadi Banjar Lantangidung-Sukawati Gianyar. Sosialisasi telah dilakukan pada Minggu (6/8) dengan melibatkan ibu-ibu PKK serangkaian Program Pengabdian kepada Masyarakat hibah Kemendikbudristekdikti tahun 2023 

Sementara Ketua PPK Merta Nadi Banjar Lantangidung Sumarni mengaku memproduksi minyak tandusan selain untuk kebutuhan sendiri, ia juga memasarkan lengis tandusan ke lingkungan Desa Batuan. Lengis tandusan merupakan salah satu produk olahan minyak tanpa bahan pengawet. Diolah secara tradisional yakni dengan proses kemasan yang apik, minyak kelapa tandusan naik kelas menjadi produk bergengsi.

Manfaat minyak kelapa tradisional Bali ini memiliki kandungan nutrisi yang begitu tinggi. Anda dapat memanfaatkannya untuk beragam jenis aktivitas. Anda dapat menggunakan minyak kelapa sebagai sarana untuk melembabkan bibir secara alami. Minyak kelapa ini juga berguna untuk menghilangkan rasa pegal serta linu.

Bagi para pengusaha SPA, lengis tandusan Bali juga bisa dimanfaatkan. Pemakaian lengis tandusan untuk SPA biasanya kerap disertai dengan campuran minyak lavender. Pemanfaatan lengis tandusan juga untuk mengatasi rambut yang pecah-pecah.

Senin, 07 Agustus 2023

Tindaklanjuti Kasus DBD, Kelurahan Penatih dan Desa Dangin Puri Kelod Disasar Fogging Khusus



Denpasar- Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan foging khusus di dua wilayah desa/kelurahan, yaitu Kelurahan Penatih dan Desa Dangin Puri Kelod pada, Senin (7/8). Hal ini dilaksanakan guna menindaklanjuti laporan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di dua wilayah tersebut yakni Banjar Saba dan Banjar Yangbatu Kangin.

Lurah Penatih, I Wayan Murda saat dikonfirmasi menjelaskan, pelaksanaan Fogging Khusus uni merupakan tindaklanjut atas laporan adanya kasus DBD. Dimana, ditemukan kasus DBD di wilayah Kelurahan Penatih, khususnya Banjar Saba. Sehingga, guna mengantisipasi adanya penyebaran, turut dilaksanakan Fogging Khusus.

“Berdasarkan laporan, kasus DBD ditemukan sebanyak 3 orang yang berada di wilayah Banjar Saba Kelurahan Penatih," ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, adapun giat fogging ini dilaksanakan oleh tim dan aparat lingkungan sekitar dan menyusur wilayah sekitar ditemukannya kasus dengan radius 200 Meter.

Hal senada disampaikan Perbekel Desa Dangin Puri Kelod, I Made Sada. Dimana, Fooging Khusus diwilayahnya itu dilaksanakan lantaran ditemukannya kasus DBD. Dimana, sebanyak 2 kasus ditemukan dk wilayah Banjar Yangbatu Kangin.

"Di Desa Dangin Puri Kelod juga menindaklanjuti 2 laporan kasus,” ujarnya

Dalam kesempatan tersebut pihaknya berharap agar masyarakat lebih waspada serta secara aktif melakukan 3 M plus sebagai cara pencegahan awal dari penyakit DBD. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat lebih intensif menjaga kebersihan lingkungan sekitar, dengan melakukan gotong royong menghilangkan tempat – tempat yang memungkinkan nyamuk berkembang biak seperti timbunan sampah plastik, pohon – pohon yang terlalu rimbun dan genangan air sebagai tempat nyamuk berkembang biak. 

Bupati Suwirta Lepas Lomba Gerak Jalan 17 KM


KLUNGKUNG - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama PJ. Sekrataris Daerah Kabupaten Klungkung, Dewa Gde Darmawan, Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Klungkung I Ketut Sujana melepas peserta Gerak Jalan tingkat SMA/SMK Putra dan Peserta dari OPD/instansi Pemerintah/Umum Putra di depan Pendopo Puri Agung Klungkung, Senin (7/8). Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di Kabupaten Klungkung tahun 2023.

Peserta Lomba Gerak Jalan 17 KM berjumlah 58 regu dari siswa SMA/SMK Putra dan dari OPD/instansi Pemerintah/Umum Putra dengan Rute sepanjang 17 KM  start dari depan Puri Agung Klungkung ke Timur-Patung Kanda Pat Sari ke Utara - Pertigaan Camat Klungkung ke Barat - Kodim 1610 ke Barat - Kantor Lurah Semarapura Kaja ke Kiri - Perempatan Pegending ke Selatan - Pertigaan Utara RSUD Klungkung ke Barat - Jembatan Sangkan Buana ke Barat - Desa Tihingan - Pertigaan Banjar Tihingan ke Kiri - Museum Gunarsa ke Timur - Perempatan Takmung ke Utara - Pertigaan Depan SMAN 1 Semarapura ke Timur -Trafick Light Galiran ke Timur -Jalan Rama -Jalan Diponegoro ke Barat - Patung Kanda Pat Sari - Finish di Depan Puri Agung Klungkung.

Kepala KESBANGPOLINMAS, Drs. I Dewa Ketut Sueta Negara menambahkan kriteria penilaian dalam lomba ini diantaranya
dengan Waktu tempuh rute secara keseluruhan 170 menit, jumlah peserta 17 orang termasuk danton dengan barisan 2 (dua) berbanjar, menggunakan pakaian seragam 1 (satu) pleton kecuali danton boleh pakaian sama atau berbeda, memakai nomor dada dan punggung ukuran + 15 x 20 cm memakai kertas putih tulisan hitam dilaminating. "ketepatan waktu, kekompakan,  keseragaman dan keutuhan barisan jadi penilaian, " ujar Dewa Ketut Sueta Negara

"Selamat berlomba, dengan mengikuti lomba ini diharapkan akan semakin menumbuhkan semangat patriotisme dan kecintaan kepada negara kesatuan Republik Indonesia," Ujar Bupati Suwirta.

Tradisi "Mececingak" Desa Adat Banjarangkan

 

KLUNGKUNG - Desa Adat Banjarangkan tetap ajeg melestarikan tradisi Mececingak/melancaran pada hari raya Paing Galungan, Jumat (4/8). Mececingak/melancaran merupakan tradisi yang ditujukan untuk menolak bala atau petaka. Ritual ini dilakukan dengan berkeliling Banjar atau desa sembari mengaturkan sesajen disetiap Banjar.

Bendesa Adat Banjarangkan, Ngakan Nyoman Muliawan menuturkan, tradisi ini diselenggarakan enam bulan sekali yang jatuh pada rahina suci Pahing Galungan diikuti oleh seluruh krama desa setempat. Masing-masing pelawatan (sasuhunan berupa barong) untuk katedunang menuju Pura Baleagung Puseh Sari diiringi dengan gambelan baleganjur dan gong suling.

Ditambahkan, pelaksanaan tersebut dilakukan oleh seluruh kramanya. “tradisi ini diikuti oleh 4 Banjar dengan jumlah tiga pelawatan Ida yakni, Barong Landung di Pura Desa, Barung Bangkung di Pura Puseh Sari, dan Barong Ket di Pura Dalem Setra. Kemudian akan diiringi menuju setiap banjar yang ada di Desa Adat Banjarangkan" terang pria asli Banjarangkan ini

Selain untuk menetralisir roh yang bersifat negatif, dirinya menjelaskan juga sebagai mohon ketentraman dan kerahayuan untuk semua kramanya agar terhindar dari marabahaya menju masyarakat banjarangkan yang sejahtera. (yande)

Sasar Ratusan Warga di Empat Kecamatan, TP PKK Provinsi Bali Gelar Aksi Sosial di Kota Denpasar


Denpasar, Aksi sosial 'Menyapa dan Berbagi' TP PKK Provinsi Bali kembali digelar dengan menyerahkan sejumlah paket bantuan. Dipimpin langsung Ketua TP. PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, kegiatan ini menyasar setidaknya 200 orang warga masyarakat yang terdiri dari lansia, balita, ibu hamil, penyandang disabilitas serta kader PKK di empat Kecamatan se-Kota Denpasar pada Senin (7/8). 

Adapun keempat lokasi tersebut yakni pertama di Wantilan Pura Desa Pekraman Poh Manis, Denpasar Timur, kemudian berlanjut di lokasi kedua Wantilan Pura Desa Adat Peguyangan, Denpasar Utara. Setelahnya, lokasi ketiga yakni Wantilan Pekraman Desa Padangsambian, Denpasar Barat, dan lokasi terakhir Balai Banjar Kaja Kelurahan Panjer. 

Ny. Antari Jaya Negara pada kesempatan itu juga secara simbolis menerima bantuan lainnya. Yakni 200 paket sembako dari Ketua Dewan Penasehat Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia  (PIPEBI), Ny. Ririn Perry Warjiyo. Selain itu, ada juga bantuan dari jajaran OPD Provinsi Bali berupa puluhan bibit tanaman buah (kelapa, alpukat, kelengkeng serta mangga), puluhan bibit ayam plus pakan, serta ratusan bibit tanaman sayuran. 

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, serta sejumlah jajaran OPD terkait lainnya. Adapun paket bantuan yang diberikan adalah beras, telur, susu balita serta susu untuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas dan kader PKK. 

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara mengapresiasi  sekaligus mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan kegiatan ini di Kota Denpasar. Tentunya kegiatan ini sangat baik sebagai sebuah bentuk perhatian dan aksi nyata 10 program pokok PKK. 

“Mewakili warga Kota Denpasar, saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Ibu Putri Koster dan juga Pemerintah Provinsi Bali. Saya berharap semoga paket bantuan yang diterima oleh warga dapat dimanfaatkan dengan baik. Karena ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan aksi nyata dari 10 program pokok PKK yang selama ini digaungkan,” urainya.

Sementara itu, Ketua TP Provinsi Bali, Ny. Putri Koster mengatakan aksi sosial ini merupakan salah satu program guna menurunkan angka stunting. Stunting merupakan kondisi anak yang gagal tumbuh kembangnya. Sehingga harus terus ditangani guna menakan angka stunting di Bali, khususnya Kota Denpasar. 

"Jadi anak yang berumur 6 tahun tetapi seperti anak berusia 2 tahun dimana tingginya tidak bertambah, berat badannya tetap, terlebih perkembangan otak dan mentalnya,” papar Ny Putri Koster.

Jelas dia, penyebab awal stunting bermula dari kekurangan gizi calon ibu yang kekurangan energi kronis (KEK). 

“Anak itu mulai menderita stunting bukan hanya disebabkan kekurangan gizi semata tetapi mulai dari pola calon orang tuanya (calon ibu) ketika remaja ataupun sedang mengandung, inilah yang harus kita cegah bersama,” tambahnya.

Tim Basket Pemkot Denpasar Raih Emas Turnamen KORPRI II Bali 2023, Usai Kandaskan Tim Basket Pemrprov Bali di Laga Final


Denpasar -  Tim Basket Pemerintah Kota Denpasar berhasil meraih medali emas pada Cabang Olahraga Basket 5x5 (5 lawan 5) Turnamen KORPRI II se-Provinsi Bali Tahun 2023. Keberhasilan tersebut diraih setelah Tim Basket Pemkot Denpasar sukses mengalahkan Tim Basket Provinsi Bali dengan skor tipis 41-45 melalui pertandingan sengit empat quarter pada laga final yang digelar di GOR Basket Ngurah Rai, Denpasar, Senin (7/8). 

Perjuangan Tim Basket Pemkot Denpasar ini disaksikan langsung Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana bersama sejumlah pimpinan OPD, ASN dilingkungan Pemkot Denpasar dan ratusan penggemar Basket Kota Denpasar. 

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengapresiasi perjuangan seluruh anggota tim Basket Pemkot Denpasar di pertandingan final melawan Tim Pemprov Bali. Sehingga Tim Kota Denpasar sukses mendulang medali emas di Cabang Basket. 

"Bagaimana fighting spirit dan kerjasama tim berhasil mengantarkan tim meraih medali emas. Tentu semangat sportivitas ini harus terus dijaga bagaimana kita sebagai ASN di Kota Denpasar dapat mengamalkan jiwa sportif ini dalam bertugas dan melaksanakan kewajiban dengan baik setiap harinya," tegas Alit Wiradana. 

Sementara salah satu pemain andalan Tim Basket Pemkot Denpasar, Ari Budi saat ditemui menjelaskan Tim Basket Pemkot Denpasar mengawali perjuangan di Turnamen Korpri II se-Provinsi Bali Tahun 2023 pada babak penyisihan menghadapi Tim Basket Pemerintah Kabupaten Badung dengan meraih kemenangan meyakinkan 61-25.

Selain saya, Tim diperkuat Aria Guntara (SDN 2 Kesiman) , Ida Bagus Umadika Pramana (SMPN 3 Denpasar), A.A Gde Winata Kusuma (Dishub), I Gede Indra Suwardika (Inspektorat), Kadek Aditya Pradipta (SMPN 1 Denpasar), I Gede Warmadika Pasek (SDN 1 Renon), I Wayan Sukadana (SDN 2 Kesiman), dr. Bagus Diva Indra Darma (RSUD Wangaya), AAN. Ngurah Rameswara Suryawarman (Dispar) dan I Gede Umbu Bhakti (Diskop UMKM) serta dilatih Coach Dedek Yoga Sanditha. 

"Kemudian berlanjut di babak semifinal, Tim Basket Pemerintah Kota Denpasar menang melawan Tim Basket Pemerintah Kabupaten Klungkung dengan skor 48-29," ujarnya

Akhirnya di partai final Tim Basket Pemerintah Kota Denpasar berhadapan dengan tim unggulan lainnya yakni Tim Basket Pemerintah Provinsi Bali.

Sejak awal, pertandingan berlangsung seimbang, sampai quarter 2 berakhir dengan skor ketat 16-19. Kejar mengejar skor dilakukan oleh kedua tim, masuk pertengahan quarter 4, Tim Basket Pemerintah Kota Denpasar berhasil unggul 11 poin.

Namun Tim Basket Pemerintah Provinsi Bali tidak tinggal diam, dimotori mantan pebasket nasional, Cokorda Raka, Tim Basket Provinsi Bali berhasil mengejar ketertinggalan hingga berjarak 2 poin di detik - detik akhir yang membuat pertandingan sangat sengit.  

"Meski demikian, Tim Pemerintah Kota Denpasar akhirnya berhasil mengunci kemenangan secara dramatis  saat pertandingan tersisa 4 detik melalui 2 tembakan bebas," ujar pria yang juga merupakan Lurah Panjer, Denpasar Selatan ini. (esa/

Jembrana Masuk Nominasi Kabupaten/Kota Sehat tahun 2023


JEMBRANA - Kabupaten Jembrana masuk nominasi penghargaan  Swasti Saba untuk kabupaten sehat tingkat nasional tahun 2023. Jembrana  lolos dalam verifikasi administrasi dalam penghargaan yang digelar Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan RI .

Usai mengikuti verifikasi lanjutan secara daring ,Senin (7/8) di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Sekda Budiasa mewakili Bupati Jembrana menyampaikan berbagai keberhasilan pemerintah kabupaten Jembrana dalam mencapai tatanan sebagai kabupaten sehat .

Sekda Budiasa menjelaskan, dalam indikator tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri pemerintah kabupaten Jembrana telah mencapai nilai indikator sebesar 71,43% dengan berbagai capaian dan inovasi yang sudah dilakukan.

"Capaian dan inovasi yang Pemkab Jembrana telah lakukan seperti penghargaan kepatuhan iuran jaminan kesehatan, penghargaan Eradikasi Frambusia, Posbindu PTM, tenaga kesehatan teladan tingkat nasional tahun 2021 dan 2022, akreditasi RS dan Puskesmas, Perda KTR dan Perbup GERMAS, selain itu ada inovasi seperti elektronik kohort ibu terpadu dan Jembrana Emergency Service," jelas Budiasa.

Untuk tatanan permukiman dan fasilitas umum, nilai indikator yang telah tercapai sebesar 73,08% dengan capaian berupa PAMSIMAS di 33 desa/kelurahan, dibuatnya Perda tentang pengelolaan sampah, dibentuknya TPS3R di desa/kelurahan, ruang bermain ramah anak serta inovasi Jembrana KEDAS (Keren Tidak Ada Sampah).

Sedangkan untuk tatanan satuan pendidikan dan pasar, Sekda Budiasa menyebutkan nilai indikator telah tercapai masing-masing 84,09% dan 72,92%.

"Capaian dan inovasi berikutnya yang Pemkab Jembrana lakukan yaitu penyelenggaraan UKS, penerapan KTR, sekolah Adiwiyata tingkat nasional, sekolah ramah anak terbaik tingkat SD, revitalisasi pasar desa dan penanganan PKL yang dikumpulkan dalam sebuah angkringan," imbuhnya.

Berikutnya, Sekda Budiasa menjabarkan tatanan pariwisata telah tercapai nilai indikator sebesar 80,77%, tatanan transportasi dan tertib lalulintas jalan sebesar 70,31%, tatanan perkantoran dan perindustrian sebesar 73,21% sedangkan untuk indikator perlindungan sosial serta pencegahan dan penanganan bencana masing-masing 88,24% dan 72,73%.

"Bidang pariwisata yang sudah kita lakukan yaitu pengembangan pariwisata di desa-desa, membentuk forum desa wisata, penyelenggaraan sertifikat CHSE, peningkatan kapasitas SDM pariwisata dan ekonomi kreatif dan Pembangunan Sirkuit All in aone sebagai pusat pengembangan tradisi, budaya dan pariwisata," lanjutnya.

Selain itu, Sekda Budiasa juga menyampaikan capaian dari berbagai bidang lainnya yang menjadi bagian terintegrasi dalam tatanan Kabupaten Sehat.

Seperti di bidang transportasi yang terlah tercapai yaitu relokasi dan peningkatan terminal serta penyelenggaraan KIR dan Uji Elektronik kendaraan. Untuk bidang perindustrian dengan menerapkan KTR, penyelenggaraan upaya kesehatan kerja dan penetapan kawasan industri.

"Capaian dalam perlindungan sosial yaitu pemberian bantuan sosial bagi korban kekerasan, program pekerja sosial, visum gratis bagi korban kekerasan, tiga kali berturut-turut sebagai kabupaten layak anak. Sedangkan untuk pencegahan dan penanganan bencana yaitu penyediaan kecukupan logistik, diseminasi informasi peringatan dini bencana dan layanan aplikasi Jembrana Emergency Service (JES)," tutupnya. 

Penghargaan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali ini diberikan kepada kabupaten/kota yang memiliki kondisi bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan di seluruh tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi.

Tatanan yang menjadi faktor penilaian penghargaan Kabupaten/Kota Sehat meliputi tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, tatanan permukiman dan fasilitas umum, tatanan satuan pendidikan, pasar, pariwisata, transportasi dan tertib lalulintas jalan. 

Selain itu, ada juga indikator tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan perlindungan sosial hingga ke pencegahan dan penanganan bencana.  (Ngr/humas)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved