-->

Senin, 14 Agustus 2023

Buka Pameran IKM dan UMKM Jembrana, Bupati Tamba sebut Ajang Promosi Sambut Jembrana Emas


Jembrana - Pemkab Jembrana kembali mengadakan pameran industri dan kerajinan dalam rangka memeriahkan HUT ke-128 Kota Negara dan HUT ke-78 RI.

Pameran yang diadakan di Gedung Kesenian Bung Karno, ini secara resmi dibuka Bupati Jembrana I Negah Tamba bersama Wakilnya I Gede Ngurah Patriana Krisna, Minggu malam (13/8).

Antusias masyarakat berbondong-bondong mendatangi pembukaan tersebut yang juga disuguhkan dengan penyanyi artis Bali dan juga lokal.  Pameran IKM dan UMKM Pesta Rakyat Jembrana kali ini mengusung tema "Menuju Jembrana Emas 2026" . 

Bupati Tamba mengaku, sangat bahagia dapat melaksanakan pameran IKM dan UMKM Jembrana.  Dirinya pun memaknai bahwa perayaan ini sebagai jalannya pemerintahan dalam suka dan duka, keberhasilan demi keberhasilan yang sudah dicapainya. 

“Hari ini boleh sejenak istirahat untuk mengikuti  berbagai kegiatan seni budaya yang kita miliki.  Termasuk juga pameran hasil kerajinan dan hasil UMKM kita  diJembrana ini, ” ungkapnya. 

Pihaknya menjelaskan, bahwa pameran industri dan kerajinan selalu di selenggarakan di setiap tahun tepatnya pada HUT Kota Negara. Namun, untuk saat ini kemasannya berbeda dari tahun sebelumnya. 

“Kegiatan ini dari waktu ke waktu dari tahun ke tahun jadinya sudah biasa. Kita mengundang UMKM yang ada di Jembrana.   Ini merupakan bagian pembelajaran bagaimana UMKM kita berlatih untuk menghadapi situasi-situasi kedepan untuk menyambut Jembrana Emas, ” jelas Bupati Tamba. 
 
Di HUT kota negara yang ke-128, Bupati Tamba merasa bangga apa yang ia kerjakan selama kepemimpinannya bersama Wabup Patriana Krisna selalu mendapatkan dukungan dari Forkopimda dan jajaran eksekutif dan legislatif. 

“Tentunya kami selalu mendapatkan support dari teman-teman eksekutif dan legislatif serta forkopimda,  juga masyarakat jembrana yang saya banggakan suasana beda sekali pada hari ini tertib sekali, semangatnya sama seperti kita untuk menuju Jembrana emas 2026,” bebernya. 

Ia berharap di HUT Kota Negara ke-128 ini sebagai makna menuju Jembrana Emas 2026. 

“Astungkara acara yang kita kemas berjalan dengan baik, masyarakat juga tertib dan juga sangat terhibur sekali, Mudah-mudahan ini sebagai berkah di ulang tahun kota negara menuju apa yang kita cita-citakan menjadi Jembrana emas, dan menuju Jembrana bahagia bisa kita lalui dengan baik, ” tandasnya.

Disisi lain , Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana I Komang Agus Adinata, mengatakan pameran industri kecil menengah (IKM) dan UMKM Pesta Rakyat Jembrana ini, merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Perayaan pameran tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan yang ke-17. 

Agus Adinata mengungkapkan bahwa pameran industri dan kerajinan ini, akan dilaksanakan selama seminggu hingga tanggal 19 Agustus nanti. Dalam pameran tahun ini diramaikan 86 stand. 

“Pameran IKM dan UMKM Pesta Rakyat Jembrana Tahun 2023 ini berlangsung mulai tanggal 13 sampai dengan 19 Agustus 2023 dengan jumlah peserta pameran 86 orang  dengan jumlah Stand 86 yang  terdiri dari kelompok Kelompok Stand  Kuliner  sebanyak 24 Stand, Kelompok Instansi sebanyak 42 Stand dan Kelompok UMKM  sebanyak 24 Stand,” ujarnya.

Agus Adinata menambahkan, dalam rangka pemulihan perekonomian menuju Jembrana Emas 2026, pengembangan sektor IKM sangat perlu dilakukan agar dapat bersaing di pasar global. Melalui kesempatan pameran ini, diharapkan menjadi ajang promosi produk-produk IKM dan UMKM Jembrana. Di samping sebagai media untuk mempererat hubungan antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat.

“Melalui kesempatan ini dan pada malam hari ini, kami mengajak IKM dan UMKM di Kabupaten Jembrana untuk ikut berpartisipasi dalam pameran IKM dan UMKM Jembrana. Ajang ini mereka bisa  mempromosikan dan menampilkan informasi produk-produk unggulan yang dimiliki kabupaten Jembrana,” ucap Adinat. (Adi/)

Jaya Negara Pimpin Apel Peringatan HUT Provinsi Bali ke 65


Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar apel peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke-65 di Lapangan Lumintang Denpasar, Senin (14/8). Pelaksanaan apel dipimpin langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara sebagai inspektur upacara.

Tampak hadir Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dan Forkompimda Kota Denpasar.

Hadir pula Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, OPD se Kota Denpasar serta seluruh undangan lainnya.

Walikota Denpasar,  I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membacakan Sambutan Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan, serangkaian Hari Jadi Provinsi Bali ke-65, visi Pembangunan Bali diselenggarakan dengan pola pembangunan semesta berencana yang meliputi lima bidang prioritas. Kelimanya yakni pertama di bidang pangan, sandang, papan, kedua bidang kesehatan dan pendidikan. Selanjutnya ketiga bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, keempat di bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya, dan kelima di bidang pariwisata.

Dijelaskan lebih lanjut, terjadinya pandemi COVID-19 berdampak sangat besar terhadap kesehatan masyarakat dan perekonomian Bali. Berbagai upaya secara Niskala-Sekala dilakukan dalam menangani pandemi. Astungkare, berkat kerja keras tim dan adanya gotong royong semua pihak, pandemi dapat dikelola dengan baik.

“ Mari bersama-sama solid bergerak, guna mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan Krama Bali secara sekala dan niskala sejalan dengan tema Hari Jadi ke-65 Provinsi Bali ‘Terus Melaju Dalam  Bali Era Baru sesuai Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali’,” jelasnya.

Gubernur Koster juga mengajak Bupati/Walikota se-Bali, untuk selalu bersama-sama membangun Bali dalam satu kesatuan wilayah, satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola dengan menghilangkan egoisme sektoral dan wilayah.

"Kita mesti senantiasa bersatu padu, bersinergi dengan seluruh Krama Bali untuk nindihin gumi Bali,” ungkapnya.

Walikota Jaya Negara menambahkan, peringatan Hari Jadi Provinsi Bali tahun ini digelar sederhana. Tidak ada peringatan khusus sebagaimana sebelum pandemi. Namun demikian, sepirit dalam mendukung kemajuan Bali harus terus tumbuh dan membumi. Karenanya, momentum tahun ini hendaknya menjadi ajang bagi kita bersama untuk introspeksi diri serta membangun solidaritas bersama lintas sektor di seluruh Bali dalam mendukung penanganan pandemi global ini.

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar, selamat Hari Jadi Provinsi Bali, Hari Jadinya seluruh masyarakat Bali dan kami mengucapkan teruma kasih kepada Gubernur Bali atas dedikasinya selama ini,” ucap Jaya Negara. (HsDps)

Paskibraka Jembrana Dikukuhkan, Bupati Tamba Minta Fokus Berikan Terbaik


Jembrana - Sebanyak 31 orang Pasukan pengibar bendera pusaka ( Paskibraka )  Kabupaten Jembrana dikukuhkan Bupati Jembrana I Nengah Tamba . Mereka akan bertugas sebagai pasukan pengibar dan menurunkan mengibarkan   bendera pada acara puncak HUT RI ke-78.

Upacara pengukuhan dilaksanakan di Gedung Auditorium Kabupaten Jembrana. Senin (14/8).

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Jembrana, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana dan para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Bupati Tamba mengingatkan putera-puteri PASKIBRAKA harus menjadi generasi penerus Kabupaten Jembrana.

"Hari ini berkumpul dalam pengukuhan PASKIBRAKA besok akan menjadi satu tumpuan, akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih.  Saya minta kalian  selalu fokus dan laksanakan tugas  sebaik- baiknya," ujar Bupati Tamba.

Pihaknya juga menambahkan agar anak-anak menjadi generasi penerus dan membangun Kabupaten Jembrana.

"Anak-anak sekalian dididik untuk menjadi generasi penerus Kabupaten Jembrana. Komitmen sebagai PASKIBRA dijaga terus sebagai komitmen membangun Jembrana yang mempunyai integritas dan jangan mengecewakan orang tua, selamat bekerja," tambahnya.

Terakhir, Bupati Tamba meminta agar putera-puteri PASKIBRAKA menjadi generasi yang mencintai dan membanggakan Bangsa dan Tanah Air.

"Hendaknya ini menjadi modal untuk kalian pergunakan sebaik-baiknya dan menambah motivasi, tekad serta semangat untuk terus mengembangkan diri menjadi putera-putri Bangsa yang unggul di masa depan", tandasnya.

Disisi lain Plt  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jembrana I Ketut  Eko Susilo A.P. menyampaikan bahwa anggota PASKIBRAKA yang dikukuhkan hari ini sebanyak 31  orang dari hasil seleksi  350 pendaftar dengan melalui tahapan-tahapan seleksi yang sangat ketat. 

"Melalui pilihan yang sangat ketat, akan bertugas mengibarkan dan menurunkan duplikat bendera nasional Indonesia," ujar Eko Permana.

Pihaknya  juga menambahkan, selain dari 31 orang yang lolos seleksi dan dikukuhkan hari ini, Jembrana juga memiliki 6 orang perwakilan yang lolos PASKIBRAKA Provinsi Bali .
Mereka diantaranya,  I Putu Arta Puspa Yoga, I Komang Rio Arjana, I Putu Angga Adinata, Ni Ketut Ayu Meta Prayuni, Ni Komang Juwita Mendasari dan Ni Putu Riska Auliantari.

"Kita juga ucapkan selamat atas prestasi enam orang putera-puteri kita yang lolos PASKIBRA Provinsi Bali, agar membawa nama baik Jembrana di tingkat Provinsi Bali", kata Eko Permana. (Gusti)

Bupati Sedana Arta Pimpin Apel Peringatan HUT ke 65 Provinsi Bali di Kabupaten Bangli


Bangli Bali Kini -
Dirangkaikan dengan peringatan hari Pramuka ke 62, apel Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke 65 di Kabupaten Bangli dipusatkan di Alun- alun Bangli, pada Senin (14/8/2023) pagi. Apel dipimpin oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.


Dalam apel tersebut turut hadir Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, Wakik Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles, Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, Forkompinda Kabupaten Bangli, Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Bangli, Unsur TNI/Polri, ASN dilingkungan Pemkab Bangli, Pramuka Kwarcab Bangli serta perwakilan siswa di Kabupaten Bangli.


Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan pencapaian kinerja 5 tahun Bali Era Baru. Pembangunan Provinsi Bali diselenggarakan dengan Visi "NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI" melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju BALI ERA BARU, yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2023, dilaksanakan secara konsisten, teguh pendirian, dan komitmen kuat. Visi ini adalah untuk menjaga Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali secara Niskala- Sakala. Visi NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI berbasis nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi, yakni penyucian dan pemuliaan enam sumber kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan Manusia, terdiri atas Atma Kerthi, berarti Penyucian dan Pemuliaan Atman/Jiwa,  Segara Kerthi, berarti Penyucian dan Pemuliaan Laut dan Pantai, Danu Kerthi, berarti Penyucian dan Pemuliaan Sumber Air, Wana Kerthi, berarti Penyucian dan Pemuliaan Tumbuh-tumbuhan,  Jana Kerthi, berarti Penyucian dan Pemullaan Manusia dan Jagat Kerthi, berarti Penyucian dan Pemuliaan Alam Semesta.


Visi Pembangunan Bali diselenggarakan dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana, meliputi Lima Bidang Prioritas, yakni Bidang Pangan, Sandang, dan Papan,  Bidang Kesehatan dan Pendidikan, Bidang Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan, Bidang Adat, Agama, Tradisi, Seni, dan Budaya serta  Bidang Pariwisata. Lima Bidang Prioritas tersebut didukung dengan pembangunan infrastruktur darat, laut, dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi. Sehingga dalam kurun lima tahun, telah dicapai kinerja pembangunan dalam Tatanan Bali Era Baru yang fundamental dan monumental.


Visi NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI diselenggarakan dengan memberlakukan 52 Produk Hukum penting dan strategis, terdiri atas 25 Peraturan Daerah dan 27 Peraturan Gubernur, meliputi Produk Hukum Dasar, Produk Hukum yang berkaitan dengan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali, serta Produk Hukum Pendukung yang berkaitan dengan infrastruktur, energi, lingkungan hidup, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seluruh Produk Hukum tersebut adalah untuk menata secara fundamental dan komprehensif Pembangunan Bali, serta sebagai landasan hukum dan haluan dalam mempercepat pencapaian BALI ERA BARU.


Keseluruhan pencapaian pembangunan Bali yang sangat penting dan signifikan dalam 5 tahun dirangkum menjadi 44 Tonggak Peradaban sebagai Penanda Bali Era Baru. Hal yang sangat menggembirakan, membahagiakan, dan membanggakan, bahwa kita bersama telah berhasil memperjuangkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali, yang diundangkan pada tanggal 4 Mei tahun 2023. Sejak tahun 1958, Pemerintah Provinsi Bali menggunakan Dasar Hukum Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Undang-undang ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Dasar Sementara Tahun 1950 (UUDS 1950) dan Bentuk Negara Republik Indonesia Serikat (RIS), sehingga sudah tidak sesuai dengan sistem ketatanegaraan berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD RI 1945) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Perlu waktu yang sangat lama, yakni 78 tahun sejak Indonesia Merdeka, pada tahun 2023, Provinsi Bali, baru memiliki undang-undang tersendiri, tidak lagi bergabung dengan Provinsi NTB dan NTT. Ini merupakan pencapaian luar biasa, monumental, dan bersejarah di bidang politik legislasi yang menjadi dasar hukum dalam menyelenggarakan Tatanan Pemerintahan dan Pembangunan Bali.


Ke depan, Bali akan menghadapi dinamika perkembangan lokal, nasional, dan global yang berkaitan dengan adanya konflik kepentingan dan persaingan tidak yang berpotensi mengancam eksistensi, keberlanjutan, kesucian, kelestarian, dan keharmonisan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali, sehingga, masa depan Bali tidak boleh dilepas, bergerak tanpa arah yang jelas. 


Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali telah menyusun Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 yang diatur dengan Peraturan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023, yang diundangkan dan diluncurkan secara resmi pada tanggal 28 Juli tahun 2023. Haluan pembangunan ini berisi untaian peradaban Bali, yaitu Bali Tempo Dulu, Bali Masa Kini, Kondisi Objektif dengan permasalahan dan tantangan Bali ke depan, dan Bali Masa Depan, 100 tahun Bali Era Baru 2025-2125. 


Dengan demikian, Bali memiliki haluan pembangunan dengan arah dan strategi yang jelas, terukur, dan berdimensi panjang sampai 100 ke depan atau 1 abad, demi kesucian dan keharmonisan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali untuk kemuliaan generasi Bali sepanjang zaman. Demi memuliakan unteng Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali ke depan, siapa pun yang menjadi Pemimpin Pemerintahan Daerah di Bali, baik eksekutif maupun legislatif, dengan kesadaran penuh, disiplin, dan rasa tanggung jawab memiliki kewajiban untuk melaksanakan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, sebagai pedoman pembangunan Bali dalam berbagai bidang kehidupan secara fundamental dan komprehensif.


Dengan berbagai pencapaian pembangunan dalam masa 5 tahun ini, ke depan penyelenggaraan pembangunan Bali akan berjalan lebih kuat, kokoh, terarah, pasti, produktif, dan berkelanjutan dengan fundamental baru, yaitu landasan hukum yang kuat, karena telah memiliki Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali, serta Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur Bali dalam jumlah dan kualitas yang sangat memadai; Kedua, basis pembangunan yang lebih kokoh, karena telah memiliki 44 Tonggak Peradaban sebagai Penanda Bali Era Baru,  penyelenggaraan pembangunan yang semakin terarah, jelas, dan terukur, karena telah memiliki Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, yang diatur dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023 dan akan memiliki sumber-sumber baru Pendapatan Asli Daerah untuk membiayai pembangunan, yaitu Pungutan bagi Wisatawan Asing, dan Kontribusi Pelindungan Kebudayaan dan Lingkungan Alam Bali dari sumber lain yang Sah dan Tidak Mengikat, yang diatur dengan Peraturan Daerah.


Ditengah upaya kuat Kita bersama dalam menangani Pandemi COVID-19, dalam waktu bersamaan program pembangunan yang bersejarah, fundamental, dan monumental tetap dapat dilaksanakan, serta mencapai target yang telah ditetapkan. Pencapaian pembangunan ini merupakan implementasi nyata Visi "NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI" melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju BALI ERA BARU. Pencapaian visi ini sekaligus mewujudkan prinsip Trisakti Bung Karno di Bali,  berdaulat secara politik, berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, yang akan diwariskan dan didedikasikan untuk generasi Bali di masa yang akan datang.


Pada kesempatan yang baik ini, Gubernur Wayan Koster mengajak seluruh Sameton Krama Bali dan adik-adik generasi muda, agar tetap kompak, guyub, bersatu, solid bergerak, gilik-saguluk, para-sparo, salulung-sabayantaka, sarpana ya, se-ia se-kata, seiring sejalan, bekerja sama dengan sama-sama bekerja, dan berpartisipasi aktif dengan meneladani ajaran Bung Karno, yakni bergotong-royong, pembantingan tulang bersama, memeras keringat bersama, perjuangan bantu-binantu bersama, amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua, guna mewujudkan harapan dan optimisme masa depan Bali.*

Anak-anak Temukan Mayat Tergeletak Di Sungai Ganga, Karangasem


Karangasem Bali Kini -
Warga Lingkungan Segara Katon, Kelurahan/Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem digegerkan oleh penemuan mayat, Minggu (13/8/2023).


Mayat laki-laki dewasa tersebut ditemukan oleh anak-anak saat mandi dan mencari ikan di Sungai Janga, tepat pukul 13.30 Wita. Begitu menemukan mayat tersebut, anak-anak kemudian melapor kepada masyarakat dan diteruskan ke pihak kepolisian.


Mayat tersebut ditemukan dalam posisi tergeletak dan terendam air sungai. Perkiraan awal, korban diduga sempat terjatuh setinggi 3 meter sebelum akhirnya meninggal dunia. Mayat tersebut kemudian dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Karangasem.


Sementara, Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP M. Reza Pranata dikonfirmasi pada Senin (14/8/2023) mengatakan bahwa setelah pihaknya menginformasikan terkait penemuan mayat tersebut. Tak berselang lama pihak keluarga korban akhirnya datang ke RSUD Karangasem. Diketahui, identitas mayat ialah I Komang Rena (73) yang berasal dari Lingkungan Galiran, Kelurahan Subagan, Kecamatan/Kabupaten Karangasem.


"Dari keterangan pihak keluarga, korban sudah meninggalkan rumah sejak Sabtu (12/8/2023). Pihak keluarga juga mengaku sudah sempat melakukan pencarian namun korban tidak ditemukan,"katanya.


Keterangan petugas medis RSUD Karangasem, pada bagian kepala, wajah dan juga lengan korban terdapat bekas luka. Korban meninggal dunia diduga akibat mengalami benturan. Namun terkait dengan penyebab pasti korban meninggal pihaknya masih melakukan pendalaman.


Sementara, autopsi tidak dilakukan karena keluarga korban menolak dan sudah mengikhlaskan kepergian korban.


"Kita minta keterangan pihak keluarga korban, terkait apakah korban selama ini mengalami gangguan jiwa atau ada penyakit lainnya yang membuat korban sampai ke wilayah Segara Katon. Atau ada penyebab lain yang membuat korban nekat meninggalkan rumah di usia yang sudah cukup tua," tandasnya. (Ami)

Minggu, 13 Agustus 2023

Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke 78, Wali Kota Jaya Negara Lepas Jalan Sehat di Banjar Mertagangga


Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara melepas secara resmi Jalan Sehat yang digelar Sekaa Truna Bina Manggala Santhi, Banjar Mertagangga, Desa Ubung Kaja pada Minggu (13/8) di Bale Banjar setempat. Jalan Sehat tersebut digelar dalam rangka semarak kemerdekaan HUT Republik Indonesia ke 78 tahun dengan mengangkat  tema "Tanamakan Tekad Untuk Maju, Wujudkan Rasa kebersamaan dan Kekeluargaan".

Tampak hadir pula Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Kariarta, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Gede Sumara Putra, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Tokoh Masyarakat, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya serta undangan lainnya. 

Dalam acara ini Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara turut menyerahkan bantuan sembako kepada 10 Orang lansia. Selain itu kegiatan ini juga dikemas dengan aksi sosial yakni kegiatan donor darah, senam lansia,  aerobik dan berbagai lomba-lomba.

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara memberikan apresiasi kepada Sekaa Truna Bina Manggala Santhi Banjar Mertagangga Desa Ubung Kaja, yang telah menggelar beragam kegiatan positif dan kegiatan sosial guna memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78. 

Hal ini kata Jaya Negara membuktikan bahwa Sekaa Truna Bina Manggala Santhi menghormati dan mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.  Kegiatan ini juga merupakan kesempatan untuk membangun semangat nasionalisme, meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, serta mengingatkan pentingnya nilai-nilai demokrasi, kebebasan, dan kemandirian bagi bangsa Indonesia. 

"Kami memberikan apresiasi semoga kegiatan ini bisa ditiru oleh semua lapisan  Masyarakat di Kota Denpasar," harap Jaya Negara.

Ketua Sekaa Truna Bina Manggala Santhi, I Gede Kartika Adi Sankara mengakui kegiatan ini juga bertujuan untuk  membangkitkan semangat pemuda agar bisa menuangkan kreativitasnya setelah melewati pandemi covid 19 . Karenannya, dibuat beberapa acara seperti  aksi sosial dengan menggelar donor darah, senam lanzia, berbagai lomba lomba, senam aerobik dan poin pertama jalan sehat yang  diikuti 500 orang peserta.

"Selain masyarakat Banjar Mertagangga kita juga mengundang semua elemen dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Ubung Kaja," ucap Sankara.

Untuk ruta Jalan Sehat  adalah  start di depan Balai Banjar Mertagangga menuju pos 1 yakni Keluar dari Jaba Ratu (Jalan Zamrud-Mirah Hati) mengarahkan ke utara menuju SD 2 Ubung, sampai pos 2 yakni di Pertigaan di Timur SD 2 Ubung mengarahkan ke barat ke Jalan Irawan, sampai di pos 3 yakni Pertigaan Jalan Irawan - Mirah Cempaka II mengarahkan ke selatan menuju ke Harmonis. Pertengahan Jalan sehat ada pembagian kupon indian jalan sehat dan pemberian snack dan air mineral ke peserta jalan sehat. Peserta menuju Pos 4  Restu Fotocopy  mengarahkan ke Timur menuju Gang Ratna (Pengumpulan kupon undian jalan sehat).

"Melalui kegiatan ini dapat  Tanamakan Tekad Untuk Maju , Wujudkan Rasa Kebersamaan dan Kekeluargaan pemuda sesui dengan tema. Selain itu diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan," ujarnya. (Ayu

Derkuku Cup, Ajang Pelestarian Satwa Sambut HUT Kota Negara ke-128


Jembrana - Untuk menjaga keunikan tradisi budaya dan meningkatkan citra burung derkuku di Jembrana dalam rangkaian HUT Kota Negara ke-128 Pemerintah Kabupaten Jembrana memfasilitasi para pecinta Derkuku dengan menggelar Lomba Burung Derkuku "Bupati Cup Tahun 2023".

Bupati Cup Derkuku yang digelar di Taman Sangkur Jalan Sutomo, Kelurahan Banjar Tengah, minggu (13/8) menarik minat masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftar untuk mengikuti perlombaan tidak hanya lokal bahkan diluar masyakarat jembrana ikut serta dalam lomba tersebut.
 
Lomba dibuka dengan ditandai pelepasan burung derkuku (kukur) oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba  yang dilanjutkan dengan menaikkan sangkar berisi burung derkuku ke tiang gantangan oleh para peserta lomba dengan disaksikan para Forum Pimpinan Daerah dan para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang juga penggemar burung ini sangat menyambut baik Lomba Derkuku yang juga sebagai salah satu pelestarian alam. 

"Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini, Sebuah event yang mampu menarik minat wisatawan dengan tetap mengedepankan aspek kearifan lokal dan pelestarian alam, pemerintah daerah tentu akan berupaya untuk memberikan dukungan seoptimal mungkin demi terselenggaranya kegiatan ini dan kemajuan pariwisata jembrana", ujarnya

Lanjut, Bupati berharap dengan ajang ini dapat meningkatkan rasa kepedulian kita dengan sesama makhluk ciptaan Tuhan.

"Saya minta kepada bapak Ibuk pecinta burung, bukan burung ini saja yang disayangi tetapi juga burung yang di alam bebas juga harus kita sayangi bersama, mari kita jaga alam ini agar stabil seimbang semua makhluk hidup kita mereka juga butuh makan butuh hidup dan bebas begitu, semoga kedepannya acara seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan", ucapnya

Sementara itu, Ketua Panitia I Gusti Ngurah Agung Adi Tarta memaparkan ada sebanyak 80 peserta ikut serta dalam Bupati Cup Derkuku.
"Peserta lomba bukan hanya dari jembrana, perlombaan kali ini juga diikuti peserta dari denpasar dan daerah lainnya, jumlah peserta kali ini mencapai delapan puluh pendaftar, atas dukungan bupati saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kami para pecinta derkuku berharap kedepan akan bisa membanggakan jembrana diajang yang lebih tinggi",pungkasnya.(aribisma/hmsj)

Meriahkan Pameran IKM dan UMKM Jembrana 2023, Stand Forum Keluarga Paranormal Bantu Pengobatan Alternatif Sekala Niskala


Jembrana - Serangkaian perayaan HUT Kota Negara yang ke -128 dan HUT Kemerdekaan yang ke – 78, Pemerintah Kabupaten Jembrana gelar Pameran Industri, Kerajinan dan Festival Kuliner yang dipusatkan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Minggu (13/8).

Pameran yang dibuka Bupati  Jembrana I Nengah Tamba itu dimeriahkan puluhan stand UMKM, termasuk stand peserta pameran kali ini dari Forum Keluarga Paranormal Penyembuhan Alternatif Indonesia (FKPPAI).

Selaku penasihat  FKPPAI Daerah Bali Jro Gede Budiasa menjelaskan, turut  berpartisipasi dihari Hut Kota Negara dan Hut Kemerdekaan RI guna melaksanakan bakti sosial berupa pelayanan penyembuhan alternatif.

"FKPPAI merupakan forum praktisi penyembuhan penyakit alternatif non medis yang menggunakan media Totok Bali Kuno, Totok Jari Petir, Trawang Energi Alam, Totok Saraf," ucapnya.

Pihaknya meyakini terdapat beberapa penyakit yang kerap disembuhkan oleh praktisi FKPPAI.

"Bagi masyarakat yang punya keluhan penyakit stroke, Saraf Kejepit, Katarak, Sesak Nafas, Vertigo, Susah Tidur, Asam Urat, Susah Jongkok, dan lain-lain bisa dikonsultasikan kepada kami," imbuhnya.

Jro Gede Budiasa berharap dengan keikutsertaan FKPPAI di Pameran Industri, Kerajinan dan Festival Kuliner Jembrana ini dapat membantu dan menyembuhkan masyarakat Jembrana secara alternatif sekala maupun niskala. Namun Ia menolak pengobatannya  dikatakan  praktek perdukunan.

"Kami berharap dengan kehadiran kami disini khususnya masyarakat Jembrana yang memiliki keluhan penyakit dapat disembuhkan . Jadi silakan datang  bagi warga Jembrana yang ingin berobat  menggunakan metode alternatif secara gratis ," ujar Jro Gede Budiasa.

Sementara itu, Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana, I Komang Agus Adinata mengatakan Pameran IKM dan UMKM Pesta Rakyat Jembrana merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan yang ke-17.

"Pameran IKM dan UMKM Pesta Rakyat Jembrana Tahun 2023 ini berlangsung mulai tanggal 13 sampai dengan 19 Agustus 2023 dengan jumlah peserta pameran 84 orang, dengan jumlah Stand 82 yang terdiri dari kelompok-kelompok Stand Kuliner sebanyak 24 Stand, Kelompok Instansi sebanyak 42 Stand dan Kelompok UMKM sebanyak 19 Stand," pungkasnya. ( Komang)

World Cleanup Day, Ribuan Warga Bugbug Turun Bersihkan ODTW Pantai Candidasa

 

Karangasem Bali Kini - Dalam rangka menyambut HUT RI ke 78 dan World Cleanup Day ribuan warga Desa Bugbug turun ke Pantai Candidasa untuk melaksanakan aksi bersih-bersih pantai dari berbagai jenis sampah, baik sampah plastik, residu dan organik, pada Minggu (13/8/2023).

Aksi ini dilaksanakan bersama Gema Shanti dan Bersih-bersih Bali dilaksanakan serentak di 60 titik di Bali. Di Karangasem sendiri Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) Candidasa dijadikan target untuk dibersihkan mengingat kawasan ini merupakan kawasan pariwisata. Ribuan warga bergerak dari satu titik yakni di Areal Publik yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menyisir sampah di sepanjang pantai Candidasa dan satu kelompok lainnya menyisir dan menyapu sampah di sepanjang jalan raya Candidasa sejauh 3 kilometer. 

"Kegiatan ini untuk memperingati Hari Konservasi Alam Nasional dan Hari Masyarakat Adat Sedunia. Dipilihnya DTW Candidasa sebagai tempat kegiatan, karena saya lihat disini banyak sampah berserakan. Saya sering kesini dan saya lihat itu, makanya kegiatan ini kita selenggarakan di Candidasa dengan melibatkan ribuan masyarakat Bugbug," katanya. Menurutnya, sampah plastik utamanya di kawasan pantai sangat berbahaya dampaknya. Karena plastik itu tidak dapat terurai, kemudian jika banyak berserakan di laut maka biota laut akan memakannya dan itu menyebabkan kita,manusia yang mengkonsumsi ikan juga tidak baik bagi kesehatan. 

Tokoh masyarakat Bugbug, I Putu Artha mengapresiasi antusiasme warga Desa Bugbug yang ikut dalam aksi tersebut. "Ada lebih dari 1000 masyarakat Desa Bugbug yang terjun dalam kegiatan sapu bersih DTW Candidasa dari sampah plastik. Ini sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI ke 78 dan World Clean-up Day 2023. Ini juga untuk mengedukasi masyarakat," ujar Putu Artha. 

Kegiatan Sapu Bersih DTW Candidasa dari ini juga disambut baik oleh Anggota Komisi I DPRD Karangasem, I Nengah Suparta yang saat itu hadir dan ikut bersama masyarakat melakukan kegiatan bersih-bersih sampah plastik. "Antusias masyarakat sangat tinggi, ini terlihat dari ribuan warga yang turun untuk ikut dalam kegiatan Sapu Bersih DTW Candidasa dari sampah plastik. Kami dari lembaga dewan sangat menyambut baik kegiatan ini, dan kedepannya kegiatan seperti ini bisa sering dilaksanakan," katanya.

Sampah plastik menjadi permasalahan global yang harus mendapatkan penanganan secara serius dan konsisten. Dalam aksi tersebut masyarakat diedukasi untuk memilah berbagai jenis sampah,baik plastik dan organik.

Saat ini pengelolaan sampah juga sudah dilakukan berbasis desa dimana pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab desa.

Sampah yang telah dikumpulkan dibawa ke tempat pengelolaan sampah desa, sementara sebagian kecil sampah organik lainnya, seperti sampah di pinggir jalan dibakar ditempat. (Ami)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved