-->

Sabtu, 14 Oktober 2023

Kelurahan Sesetan Distribusikan Ribuan Masker Kepada Warga Suwung Batan Kendal

 

Denpasar - Jajaran Kelurahan Sesetan melakukan distribusi pembagian 1000 pcs masker kepada para warga Banjar Suwung Batan Kendal, pada Sabtu (14/10) pagi. Pembagian masker ini dilakukan sebagai langkah antisipatif guna mencegah dampak pencemaran udara yang ditimbulkan akibat musibah kebakaran dari TPA Suwung. 

Lurah Sesetan, Putu Wisnu Wardana, saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dampak gangguan pernafasan akibat kebakaran TPA Suwung adalah dengan membagikan masker kepada warga sekitar lokasi kejadian. 

Adapun masker yang telah dibagikan, merupakan bantuan dari BPBD Provinsi Bali sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar yang terdampak asap kebakaran. Proses pembagian masker kepada warga ini sendiri, dilakukan oleh Jagabaya Banjar Suwung Batan Kendal, Kaling Suwung Batan Kendal dan petugas dari BPBD Provinsi Bali. 

Salah seorang warga terdampak asap, Aryani, menyebut, pembagian masker ini dirasa cukup membantu dalam upaya mengurangi sesak akibat polusi dan asap dari kebakaran TPA Suwung. 
Dia juga berharap agar persoalan musibah kebakaran ini, dapat cepat teratasi. 

"Terimakasih atas bantuan masker yang diberikan, sangat membantu untuk melindungi diri dari sesak nafas akibat polusi dan asap karena kebakaran TPA Suwung," ungkap Aryani. 

Antisipasi Gangguan Kesehatan Akibat Musibah Kebakaran TPA Suwung


Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya mencegah dampak musibah kebakaran TPA Suwung bagi masyarakat sekitar. Setelah sebelumnya membagikan masker di kawasan Desa/Kelurahan terdampak, kali ini melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Denpasar melakukan aksi cepat tanggap pengiriman bantuan berupa obat-obatan dan  logistik makanan bagi para penduduk terdampak dan anggota BPBD yang bertugas di TPA Suwung, Sabtu (14/10). 

Hal ini dilaksanakan guna mendukung optimalisasi pembentukan posko kesehatan induk di UPT TPA Suwung yang melibatkan berbagai pihak diantaranya Puskesmas se Kota Denpasar, RSUD Wangaya ,PMI dan BPBD yang bertugas 24 jam. Disisi lain Dinas Sosial Kota Denpasar turut serta memberikan bantuan logistik makanan kepada petugas BPBD, Satpoll PP yang bertugas, serta kepada warga di tempat pengungsian yang terdampak.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, A.A.Ayu Candrawati saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pemberian pelayanan kesehatan atau screening kesehatan dilakukan di lokasi pengungsian yang melibatkan beberapa UPTD Puskesmas III & IV Kecamatan Denpasar Selatan, serta menyiapkan obat-obatan dan BMHP melalui anggaran BTT untuk menunjang pelayanan kesehatan di TPA Suwung.

"Bantuan obat-obatan sudah kami turunkan di lokasi pengungsian, pembagian masker juga dilakukan, serta kami juga membentuk posko kesehatan untuk menunjang pelayanan kesehatan di TPA Suwung," ungkapnya.  

Sementara itu, Kadis Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty mengatakan sejak hari Kamis (12/10) kemarin logistik makanan diturunkan untuk membantu para petugas dan warga di tempat pengungsian. Hal ini guna mendukung optimalisasi penanganan yang dilaksanakan terus menerus selama 24 jam. 

"Terhitung pada Jumat (13/10) kemaren sejumlah 600 logistik makanan diserahkan kepada petugas dan warga yang terdampak. Bantuan juga diberikan oleh berbagai pihak yang peduli akan musibah ini. Dan proses penyaluran bantuan akan terus dilakukan nantinya sampai musibah kebakaran TPA Suwung ini dapat dipadamkan dan situasi kembali pulih," ujarnya.

Tambahan 1 Unit Helikopter Bantu Penanganan Kebakaran TPA Suwung


DENPASAR - Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran di TPA Suwung. 

“Upaya penebalan dilakukan dengan menambah satu armada helikopter tipe BELL 412 SP oleh BNPB untuk membantu water bombing. Semoga dengan tambahan helikopter dapat membantu percepat proses pemadaman.” kata Kalaksa BPBD Bali Made Rentin, Sabtu (14/10) siang.

Ia mengatakan helikopter sedang bergerak menuju Bali, dan berharap dengan dua unit helikopter akan lebih efektif dan lebih cepat dalam proses pemadaman melalui skema water bombing.

“Tadi malam sudah ada arahan dari Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen Fajar Setyawan, untuk tambahan dukungan armada helikopter untuk Bali. Disamping helikopter, BNPB juga memberi arahan untuk memberikan dukungan peralatan darurat dalam pemadaman kebakaran, berupa APD, alat semprot jinjing, mesin sedot air, fielbed, dan juga tambahan tenda, serta kelengkapan damkar lainnya,” jelas birokrat yang pernah menjabat Kabag Penyaringan dan Pengolahan Informasi Humas Pemprov Bali

Posko Pengungsian Tampung 25 Warga Terdampak Kebakaran TPA Suwung


DENPASAR - Mengantisipasi dampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Pemprov Bali bersinergi dengan Pemkot Denpasar dan OPD terkait mendirikan posko pengungsian di Kantor Lurah Serangan. Pada Jumat (13/10/2023) pukul 19.30 wita, warga yang bermukim di sekitar TPA Suwung Kangin mulai berdatangan untuk mengungsi. Jumlah pengungsi yang ditampung di posko hingga saat ini tercatat sebanyak 25 orang, terdiri dari 11 dewasa dan 14 anak-anak. "Mereka berasal dari 6 KK yang bermukim dekat dengan TPA Suwung," ujar Kalaksa BPBD Provinsi Bali I Made Rentin dalam siaran persnya, Sabtu (14/10/2023). 

Lebih jauh ia menginformasikan, saat ini pengungsi ditampung di ruang pelayanan Kantor Lurah Serangan dan seluruhnya dalam keadaan sehat.  Rentin memprediksi, kemungkinan jumlah pengungsi akan bertambah karena sejauh ini api belum bisa dipadamkan secara tuntas. Pendataan terus dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Denpasar Selatan. Selanjutnya, petugas dari Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan PMI akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan setelah melalui proses assessment.  Sementara itu, Taruna Siaga Bencana (TAGANA) memberi dukungan dengan mengirimkan bantuan yang dibutuhkan pengungsi seperti pemenuhan kebutuhan dasar berupa konsumsi dan kasur lipat.

Bersinergi dengan semua pihak terkait, BPBD Bali akan memastikan manajemen posko pengungsian berjalan dan berfungsi dengan baik, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar warga, termasuk MCK. "Saat ini telah dibuka pos kesehatan dan dapur umum yang dikoordinir oleh Dinas Sosial dengan mengerahkan TAGANA," tambahnya.

Guna mengantisipasi bertambahnya jumlah pengungsi, jajarannya menyiapkan dua alternatif yaitu menggelar tenda pengungsi dengan segala kelengkapannya dan menyiapkan beberapa gedung pemerintah sebagai tempat penampungan. Belajar dari pengalaman dalam karantina Covid-19, salah satu gedung yang dinilai representatif sebagai tempat pengungsian adalah Balai Diklat. "Dari kajian kita, pemanfaatan Balai Diklat relatif memudahkan warga dan mereka akan lebih nyaman," pungkasnya sembari berharap api yang membakar TPA Suwung segera bisa dipadamkan.

BPBD Bali Raih 3 Penghargaan Nasional Pada Peringatan Bulan PRB 2023


KENDARI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali (BPBD) kembali menorehkan prestasi dalam  acara  Rakornas Logistik dan Peralatan sebagai rangkaian Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2023 yang diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis 12 Oktober 2023. 

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto memberikan penghargaan kepada BPBD di seluruh Provinsi yang berkinerja baik. Salah satunya adalah BPBD Provinsi Bali memperoleh 3 penghargaan sekaligus yaitu BPBD Terbaik kategori Perencanaan dan Tata Kelola Gudang Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana Tingkat Provinsi Wilayah Tengah; Terbaik II dalam Kompetisi Yel-Yel Bulan PRB dengan tema Kesiapsiagaan Logistik dan Peralatan dalam Menghadapi Bencana serta BPBD Terfavorit dalam Kompetisi Yel-Yel Bulan PRB dengan tema Kesiapsiagaan Logistik dan Peralatan dalam Menghadapi Bencana.

Dalam momentum tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa kegiatan bulan PRB di Kota Kendari telah diawali dengan apel kesiapsiagaan bencana, seminar kebencanaan, jambore, pameran kebencanaan, donor darah, penanaman mangrove dan gelar budaya. Data BNPB sampai saat ini sudah ada 3.138 bencana yang terjadi selama 2023.

Jumat, 13 Oktober 2023

Kantor SAR Denpasar Atensi Kebakaran Di TPA Suwung


DENPASAR - Kondisi kebakaran di TPA Suwung masih belum padam sampai dengan hari ini, Jumat (13/10/2023). Kepulan asapnya terpantau jelas dari posisi KN SAR Arjuna 229. Kondisi yang memprihatinkan tersebut menjadi atensi Kantos SAR Denpasar (Basarnas Bali). BPBD sempat berkoordinasi dengan Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.H. untuk bersama-sama mencari solusi memadamkan kebakaran.

Yang mengkhawatirkan kepulan asap mulai mengganggu masyarakat di sekitarnya. Jika kebakaran terus terjadi sehingga asap semakin membumbung tinggi bisa saja berdampak terganggunya penerbangan Bandara Ngurah Rai. 

Pada pukul 08.00 Wita, Kepala Kantor SAR Denpasar dengan didampingi Kepala Seksi Operasi dan Siaga menyamnangi langsung ke lokasi. Sebanyak 7 personil pun ikut untuk antisipasi apabila memerlukan aksi segera. "Dari semalam kita pantau terus, petugas siaga 24 jam standby di Pelabuhan KN SAR Arjuna 229 kebetulan lokasinya cukup dekat dan bisa terlihat," terang I Nyoman Sidakarya, S.H.

Pantauan kemarin malam, asap tebal menyelimuti sekitaran TPA sampai jalan Bypass Ngurah Rai ke arah tenggara. Data semalam dari BMKG tercatat kecepatan angin 30 km/jam dan arah angin dari Tenggara. "Kami berharap bisa segera tertangani, meskipun ini belum memasuki ranah dari tugas fungsi Basarnas, karena penanganan kebakaran lebih kepada Damkar, BPBD pada lingkup kejadian yang lebih besar, kita pun peralatan pemadam tidak memiliki," ungkapnya. Namun ia juga menekankan bahwa personil Kantor SAR Denpasar siap jika diperlukan tenaganya. 

I Nyoman Sidakarya juga mengingatkan bagi petugas untuk memperhatikan keselamatan dan terus bersinergi antar instansi dan potensi SAR. "Kalaksa BPBD Provinsi Bali sudah mengkondisikan pergerakan Heli water bombing untuk pemadaman melalui udara, dan kami semua dari BPBD, TNI/POLRI beserta potensi lainnya terus saling bersinergi hingga permasalahan ini dapat teratasi, " tutupnya. Rencananya Heli BNPB akan bergeser pada pukul 14.30 Wita dari Solo. (ay/dps)

Doa Bersama Peringatan Bom Bali, Pj Gubernur Bali Ajak Masyarakat jadi Agen Perdamaian


BADUNG - Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya mengajak para penyintas dan korban Bom Bali, serta masyarakat Bali untuk berdamai dengan masa lalu sekaligus mengambil titik awal untuk untuk bertransformasi menjadi lebih baik. “Mari kita semua berdamai dengan masa lalu. Peristiwa ini tentu memberikan kita pilihan untuk terus berada dalam kebencian atau berubah dan bertransformasi, melangkah bersama menciptakan perdamaian,” kata Pj. Gubernur Mahendra Jaya dalam Doa Bersama pada momen peringatan tragedi kemanusiaan Bom Bali di Ground Zero atau Tugu Peringatan Bom Bali I di Jalan Legian, Kelurahan/Kecamatan Kuta, Badung pada Kamis (12/10) malam. 

Pj, Gubernur Bali melanjutkan meskipun sudah 21 tahun namun kejadian kemanusiaan tersebut tetap menjadi sebuah perenungan penting agar kejadian serupa tidak terulang lagi. “Mari bulatkan tekad agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Peringatan hari ini sangat penting untuk kita sebagai pengingat bahwa tidak ada yang lebih baik dibanding perdamaian dan kehidupan,” Tandas pria kelahiran Singaraja ini. 

Lebih jauh, Pj. Gubernur Mahendra Jaya juga mengingatkan pentingnya keberadaan Bali sebagai kawasan wisata dunia yang tentu membuatnya sangat tergantung pada faktor-faktor keamanan. “Bali sangat berkepentingan dengan hal tersebut karena sebagai kawasan wisata, orang berwisata tentu sangat perlu rasa keamanan, bebas dari rasa ketakutan,” katanya.

“Mari bersama kita berdoa, memohon agar kekerasan tidak lagi menghantui kita, bersama-sama menjadi agen perdamaian,” imbuhnya. 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, LPSK terus mendorong agar korban tindak pidana terorisme mendapatkan perhatian dari negara. "Sampai kini untuk korban dan penyintas Bom Bali 1 dan 2, negara sudah menyalurkan hampir Rp 14 Miliar,” ujarnya. 

“Hanya saja karena terbentur perundang-undangan, pemberian kompensasi hanya berlaku 3 tahun setelah kejadian. Hal ini perlu jadi perhatian, mungkin ada pengajuan judicial review karena sudah sepantasnya negara hadir dan tuntas membantu para penyintas dan korban terorisme,” tambahnya lagi. 

Acara Doa Bersama Peringatan Peristiwa Bom Bali ini juga nampak dihadiri Mantan Gubernur Bali yang juga anggota DPD RI Made Mangku Pastika serta Kepala BNPT Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Juga nampak para Konsulat Jenderal Negara Sahabat yakni AS, Australia, Jepang dan Inggris Raya. Selain doa bersama acara juga ditandai peletakan karangan bunga di Monumen Bom Bali (Ground Zero) serta penaburan bunga.

Pemprov Bali Bagikan Masker Untuk Warga di Sekitar TPA Suwung


DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali melalui BPBD Bali bekerjasama dengan instansi-instansi terkait terus melakukan upaya maksimal untuk menangani kebakaran di TPA Suwung, Denpasar.

Kepala BPBD Bali I Made Rentin dalam siaran persnya, Jumat (13/10) siang mengatakan pihak kepolisian bersama dengan Satpol PP dan relawan terus melakukan penjagaan di areal kebakaran dan melarang warga untuk masuk dan beraktivitas di areal TPA. Hal ini dilakukan agar upaya penanganan kebakaran dapat berjalan fokus dan maksimal.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan kebakaran, BPBD Bali telah memberikan 7000 masker kepada warga.

“Untuk antisipasi dampak yang ditimbulkan bagi warga, misalnya gangguan kesehatan pada saluran pernafasan, kami telah menyerahkan lebih dari 7.000 buah masker kepada warga melalui Camat dan Lurah untuk dibagikan kepada warga atau masyarakat,” ujarnya.

Renting mengatakan pihak kepolisian juga melakukan operasi humanis dengan membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan, baik sepeda motor ataupun mobil yang melintas di jalan raya dekat lokasi TPA Suwung.

“Kami menghimbau kepada petugas untuk tetap gunakan masker dan perhatikan faktor risiko dalam bertugas, dan juga kepada warga untuk memakai masker antisipasi terjadinya gangguan kesehatan pada saluran pernafasan, kami dari Satgas Gabungan menyiapkan masker untuk warga dalam jumlah cukup dan memadai,” tukasnya.

Air Bendungan Palasari Surut, Bupati Tamba Ajak Jaga Hutan


Jembrana - Bendungan Palasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, merupakan salah satu bendungan terbesar di Bali 
mengalami penyusutan volume air. Penyusutan air ini, salah satu dampak dari kemarau panjang dan fenomena El Nino yang terjadi. Tidak hanya disebabkan oleh faktor cuaca, namun juga karena faktor alam. 

Bendungan Palasari ini memiliki volume air waduk 8 juta meter kubik dan berfungsi untuk irigasi, air baku, dan pariwisata. Dampaknya, pariwisata di areal bendungan saat ini tidak dapat berjalan seperti sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba tekankan kepada masyarakat sekitar untuk ikut serta dalam menjaga dan mengawasi hutan. 

Menurutnya, mengawasi hutan merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. 

“Saya pingin sekali disetiap desa ada pagar betis untuk melindungi hutan. Jadi kalau ada yang aneh malam-malam mobil atau apa bisa saja dicegat ditanya apa tujuannya apa lagi bawa alat-alat untuk memotong kayu, ini bagian daripada menjaga, ” ucap Bupati usai meninjau langsung bendungan palasari, Jumat (13/10).

Surutnya air bendungan palasari telah berdampak pada ketersediaan air irigasi untuk para petani. Selain itu, juga berdampak pada debit air di sungai-sungai di sekitarnya.

Tamba menjelaskan bahwa surutnya air di Bendungan Palasari ini dikarenakan fenomena elnino.  Akan tetapi ketersediaan air di bendungan palasari masih cukup tersedia untuk mengairi subak. Selama ini, dalam kondisi normal  bendungan Palasari mampu mengairi sepuluh wilayah  subak disekitarnya.

“Secara global memang hari ini fenomena elnino sangat tinggi, jadi dimana - mana kering dan ini juga belum dikatakan titik nol. Air masih ada, mungkin 10 hingga 20 persen, menggenang airnya dan masih cukup juga untuk mengairi tiga subak,” jelasnya. 

Sejumlah Jalan dan Jembatan di Jembrana Segera Diperbaiki Gunakan BKK Badung


Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba dengan sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana melaksanakan peninjauan ke beberapa tempat diantara jembatan Blimbingsari, jembatan Pangkung Tanah dan Bendungan Palasari, Jumat (13/10).

Blusukan dengan mengendarai motor, Bupati Tamba ingin melihat langsung kondisi sejumlah jembatan yang rusak serta debit air yang mulai mengering di bendungan Palasari.

Usai blusukan, Bupati Tamba memastikan sejumlah jembatan dan ruas jalan akan segera diperbaiki. Kata Tamba, perbaikan akan segera dikerjakan dengan anggaran dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari pemerintah kabupaten Badung.

“Saya bersama jajaran Pemkab Jembrana berinisiatif untuk meminta bantuan Bantuan keuangan khusus kepada kabupaten Badung,” ujar Bupati Tamba.

Pihaknya mengaku, kabupaten Badung memberikan BKK sebesar Rp 20 Miliar untuk membantu memperbaiki jembatan dan jalan-jalan yang masih rusak di Kabupaten Jembrana.

“Masih ada beberapa jembatan dan jalan yang rusak, karena itu kami berinisiatif untuk mengusulkan sehingga dapat dibantu oleh kabupaten Badung sebesar Rp 20 Miliar,” imbuhnya.

Bupati Tamba sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan kabupaten Badung kepada Jembrana. Dirinya pun berharap, Badung akan selalu memberikan bantuan kepada Jembrana agar terjadi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Badung sebagai episentrum pariwisata selalu ingat untuk membantu kabupaten/kota lain di Bali. Tahun 2024 kita akan mohon lagi untuk membantu menyelesaikan persoalan -persoalan yang ada di desa baik infrastruktur maupun tempat-tempat suci,” kata Bupati Tamba.

Menegaskan yang disampaikan Bupati Tamba, Kadis PUPRPKP Jembrana I Wayan Sudiarta mengatakan BKK dari kabupaten Bandung digunakan untuk memperbaiki 6 jembatan dan ruas jalan yang rusak.

“Jembatan itu diantaranya pembangunan Jembatan Dauh Pangkung - Dangin Pangkung desa Pekutatan, Jembatan Blimbingsari - Pangkung Tanah, jembatan Melaya Krajan, jembatan Pangkung Liplip, penggantian jembatan di Gumbrih, rehabilitasi jembatan Penyaringan,” terang Sudiarta.

Selain itu, kata Sudiarta, sejumlah ruas jalan juga mendapat perbaikan dari BKK kabupaten Badung. 

“Beberapa ruas jalan juga akan diperbaiki diantaranya ruas jalan Banyubiru - Banjar Anyar, ruas jalan Pangkung Jangu - Pasatan, ruas Tangi Meyeh - Banjar Munduk dan ruas Jalan Merak, Kelurahan Pendem,” pungkasnya. (HumasJ)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved