Jumat, 10 November 2023
Kamis, 09 November 2023
BaliKini.Net
Masalah Telur, Anak Mengamuk Dan Tebas Sang Ayah Hingga Bersimbah Darah
Karangasem, Bali Kini - Pria (30) asal Banjar dinas Perasi, Desa Pertima, Karangasem tebas ayah kandungnya hingga bersimbah darah, Senin (6/11/2023). Hal ini terjadi dipicu masalah sepele terkait telur. Dimana berujung fatal hingga korban dilarikan ke UGD RSUD Karangasem dan pelaku dilaporkan ke Pihak kepolisian.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Karangasem, IPTU Ida Bagus Putra Manuaba mengatakan jika peristiwa tersebut terjadi akibat masalah sepele. Dimana pelaku yang merupakan anak kandung korban ketahuan mengambil atau mencuri telur di tarangan ayam milik tetangganya. Mengetahui hal itu, korban yang merasa malu anaknya mencuri, menyuruh pelaku untuk mengembalikan telur ke tempat semula.
"Setelah mengetahui bahwa pelaku mencuri, korban marah dan memukul pipi kiri pelaku. Pelaku kemudian menuju kamar suci lalu dipanggil oleh korban disuruh keluar. tapi nahas, pelaku ngamuk, keluar kamar langsung melempar HP miliknya ke arah korban dan langsung membacok/menebas korban dengan menggunakan Golok," Terangnya. Korban yang panik kemudian berlari meminta bantuan ke rumah tetangganya yakni INS, namun korban masih dikejar pelaku. Melihat korban bersimbah darah dan meminta tolong, INS kemudian menutup pintu rumahnya, sehingga pelaku tak bisa lagi mengejar korban.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Karangasem dan mendapat jahitan akibat luka di robek di punggung sepanjang 10 cm dan luka robek lainnya di tiga jari korban.
"Pelaku terindikasi mengalami ODGJ sesuai dengan keterangan keluarga bahwa Korban sering berlaku tidak normal dan sempat juga menganiaya Ibu Kandungnya, saat ini korban rutin dikunjungi oleh Petugas Medis dari Puskesmas Karangasem, " Katanya. Sementara itu, untuk tindakan yang dilakukan oleh Polres Karangasem saat ini mereka masih menunggu visum et repertum psikiatrium dari dokter ahli jiwa. Jika pelaku terbukti mengalami gangguan jiwa maka proses hukum dihentikan. (Ami)
BaliKini.Net
Menhan Prabowo Resmikan Ruang Makan Husein Akmil Magelang
Magelang , Bali Kini – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto meresmikan Ruang Makan Husein Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/11/2023).
Menhan Prabowo telah mewujudkan hasil nyata peningkatan dan perubahan yang lebih baik dari beberapa sarana prasarana penunjang proses belajar mengajar di Akademi Militer (Akmil), salah satunya adalah Ruang Makan (Rukan).
“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh unsur yang berjasa yang telah melakukan pembangunan Ruang Makan Husein terutama Kabaranahan Kemhan dan Karoum Kemhan, Gubernur Akmil dan jajaran,” ucapnya.
Pembangunan Rukan Husein merupakan awal pembangunan untuk Akademi Angkatan Darat. Ke depannya akan dibangun rukan-rukan lain di Akademi Angkatan Laut dan Akademi Angkatan Udara.
Menhan berpesan kepada seluruh jajaran yang mengawaki dan para siswa Akademi Militer untuk tetap menjaga dan merawat bangunan tersebut agar dapat berguna dalam jangka waktu yang lama.
Sebelum peresmian, Menhan Prabowo sempat meninjau Ruang Makan Husein dengan luas bangunan 3.882,6 m2 dan menampung 1.600 orang. Menhan dalam kesempatan tersebut didampingi Kasad Jenderal TNI Agus Subiyanto, sesepuh Akmil Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo, Gubernur Akmil Mayjen TNI Sidarta Wisnu Graha S.E , Wagub Akmil Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho, Dirdik Akmil Brigjen TNI I Made Suryawan, Kakordos Akmil Brigjen TNI Triyoko dan Ir Akmil Brigjen TNI Dedi Tri Hatmoko. (tim /lpt)
BaliKini.Net
Dukung Penanganan Kemiskinan Ekstrim, Wawali Arya Wibawa Terima Dana Insentif Fiskal dari Wapres Ma'ruf Amin
Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti Rapat Kerja Nasional yang digelar di Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, Jakarta pada Kamis (9/11).
Jakarta , Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar meraih dukungan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrim. Dimana, Ibu Kota Provinsi Bali ini menerima dana insentif fiskal dari Pemerintah Pusat. Penyerahan dilaksanakan secara simbolis oleh Wakil Presiden, K.H. Ma'ruf Amin yang diterima Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam acara Rapat Kerja Nasional yang digelar di Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, Jakarta pada Kamis (9/11).
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar mendapatkan dana insentif dengan total sebesar 11.902.129.000. Jumlah tersebut bersumber dari kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem sebesar 6.179.356.000 serta kinerja P3DN sebesar 5.722.733.000. Penyerahan dana tersebut sebagai apresiasi atas kinerja kota dalam mengimplementasikan program-program yang efektif untuk mengatasi kemiskinan ekstrim.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden RI, K.H. Ma'ruf Amin mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah-langkah konkret yang telah diambil oleh Pemerintah Daerah. Dimana, Dana ini diarahkan untuk mendukung proyek-proyek dan inisiatif yang telah terbukti efektif dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrim.
"Pemerintah Daerah telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam memerangi kemiskinan ekstrim, dan kami memberikan apresiasi melalui pemberian dana insentif fiskal ini. Semoga dana ini dapat memperkuat upaya bersama dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan," ujar Wakil Presiden.
Lebih lanjut wakil presiden juga meminta kepala daerah menjaga tren penurunan kemiskinan ekstrem yang saat ini berada di posisi 1,12 persen per Maret 2023. Arahan itu disampaikan dalam Rakornas dan Penyerahan Insentif Fiskal Tahun Berjalan untuk Kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
"Saya minta agar konsistensi seluruh pimpinan daerah tetap terjaga, utamanya dalam melaksanakan strategi pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan berkelanjutan kelompok masyarakat miskin ekstrem, serta penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan" kata ma'ruf
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyambut baik dukungan ini dan menyatakan bahwa dana insentif tersebut akan digunakan dengan bijak untuk mengoptimalkan berbagai program pengentasan kemiskinan yang sudah berjalan.
"Proyek-proyek yang menjadi fokus penerimaan dana insentif meliputi peningkatan akses pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat terpinggirkan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta program-program kesejahteraan sosial. Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menciptakan perubahan positif bagi warganya yang masih berada dalam kondisi kemiskinan ekstrim,” ujarnya (rls)
BaliKini.Net
Penanganan Kebakaran TPA Suwung Catatkan Progres Positif, Walikota Jaya Negara Turunkan Status Menjadi Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Kebakaran.
Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mengikuti sesi wawancara bersama awak media beberapa waktu lalu.
Denpasar, Bali Kini - Tim Gabungan yang brjibaku melaksanakan pemadaman api musibah kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung mulai membuahkan hasil. Capaian positif terus dicatatkan dalam penanganan musibah kebakaran TPA terbesar di Bali ini.
Mempertimbangkan kondisi tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi telah menurunkan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung Kota Denpasar di turunkan menjadi Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Kebakaran. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Walikota Denpasar Nomor 188.45/2575/HK/2023 tentang Penetapan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Suwung Kota Denpasar.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat dikonfirmasi Kamis (9/11) menjelaskan, kondisi terkini penanganan musibah kebakaran TPA Suwung terus menunjukan tren yang positif. Dimana, Tim Gabungan yang terdiri dari Damkar Kota Denpasar, Damkar Kabupaten Badung, Damkar Kabupaten Gianyar, Damkar Kabupaten Tabanan, DPUPR Kota Denpasar serta TNI/Polri berhasil memperkecil jumlah titik api. Bahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi asap sudah tampak menipis.
Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan hasil kajian dan pantauan lapangan di Tempat Pembuangan Akhir Suwung Kota Denpasar sebagaimana disebutkan dalam Telahaan Staff Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar Nomor 028/2711/BPBD/2023 tanggal 7 November 2023, maka Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Suwung Kota Denpasar di turunkan menjadi Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Suwung Kota Denpasar.
“Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Suwung Kota Denpasar dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal 9 November 2023 sampai dengan tanggal 15 November 2023,” ujar Jaya Negara
Dikatakannya, masa Status Transisi Darurat ke Pemulihan Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Suwung Kota Denpasar dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan darurat bencana. Sehingga meski telah dilaksanakan penurunan status, upaya penanganan dan pencegahan akan terus dilaksanakan hingga asap benar-benar hilang.
“Seluruh upaya penanganan masih terus dilaksanakan hingga asap kebakaran benar-benar hilang, mudah-mudahan bisa segara ditangani hingga tuntas,” ujarnya
Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan, secara umum titik api sudah bisa ditangani dengan optimal. Hanya saja masih ditemukan titik asap di beberapa zona. Sehingga penanganan masih terus dioptimalkan untuk penyisiran dan proses pendinginan.
“Meski status sudah turun, penanganan masih terus kami laksanakan bersama Tim, sehingga harapannya 2 minggu kedepan pendinginan akan terus dilaksanakan hingga benar-benar tuntas,” ujarnya. (Ags/r).
BaliKini.Net
102 Pelaksana Kewilayah di Denut Diberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan
Sinergitas Program Wujudkan Denpasar Maju
Denpasar, Bali Kini - Pemkot Denpasar kembali menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada Pelaksana Kewilayahan se-Kecamatan Denpasar Utara (Denut), Kamis (9/11).
Acara yang digelar di Hotel Harris and Convention Denpasar ini diikuti 102 Pelaksana Kewilayahan se-Kecamatan Denut yang dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha.
Acara ini diisi oleh narasumber dari Inspektorat Kota Denpasar, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar.
Walikota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan Kadis PMD Denpasar, I Wayan Budha menyampikan Pelaksana Kewilayahan sebagai salah satu tonggak pelayan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. "Pelaksana Kewilayahan diharapkan mempunyai intergritas dan rasa nasionalisme serta wawasan kebangsaan yang cukup, sehingga empat pilar kebangsaan dapat tetap utuh dan terjaga," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, selama lima tahun terakhir, terdapat lebih dari tujuh ribu pengaduan dari masyarakat diterima dan telah ditindaklanjuti melalui layanan Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar. Kami berharap sinergi dan kolaborasi bersama Kepala Kewilayahan untuk memberikan masukan, menyampaikan usulan pembangunan dan memberikan pelayanan publik bagi masyarakat. "Sehingga melalui sinergitas dan kolaborasi dapat mewujudkan Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju berdasarkan spirit Vashudhaiva Kutumbakam," ujarnya.
Sementara Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara dalam laporannya mengatakan, pentingnya pemahaman Wawasan Kebangsaan bagi Pelaksana Kewilayahan di wilayah Denpasar Utara sebagai tonggak pelayanan kepada masyarakat.
Pelaksanaan sosialisasi wawasan kebangsaan dengan berbagai materi diantaranya Peningkatan Wawasan Kebangsaan dalam menyongsong Pemilu damai 2024. Disamping itu juga membahas mitigasi penanganan permasalahan hukum di wilayah Desa/Kelurahan, Pelaksana Kewilayahan sebagai pengamal Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika serta Pencegahan Gratifikasi dalam rangka menjaga Integritas Pelaksana Kewilayahan.
"Diharapkan dalam sosialisasi ini kedepannya dapat memberikan pelayanan terbaik yang didasarkan pada nilai-nilai kebangsaan," ujarnya.[rls]
BaliKini.Net
Plt. Bupati Klungkung I Made Kasta Berharap Perkuat Sikap Toleransi dan Moderasi Beragama
Klungkung , Bali Kini - Plt. Bupati Klungkung, I Made Kasta membuka Kegiatan Seminar Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2023 di Aula Widya Utama Kantor Kementrian Agama Kabupaten Klungkung, Kamis (9/11/2023). Turut hadir Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Klungkung, I Gusti Komang Budi Santika, S.Ag, M.Si, Ketua WHDI Kabupaten Klungkung, Ny. Sri Kasta serta instansi terkait lainnya.
Pada kesempatan tersebut Plt. Bupati Klungkung I Made Kasta sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan seminar ini. Plt. Bupati Klungkung berharap sikap toleransi antar agama harus dijalin dan dijaga dengan sebaik-baiknya. Selain sikap toleransi, tradisi adat dan budaya juga harus diikuti. “Jadi mari jalin komunikasi dan koordinasi ini dengan sebaik-baiknya. Hal yang paling penting, moderasi beragama harus diperkuat dan ikuti kegiatan seminar ini dengan sebaik-baiknya,” harap Plt. Bupati Klungkung I Made Kasta.
Ketua Panitia, Ida Ayu Putu Sriastuti menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kreatifitas membangun jiwa Nasionalisme. Adapun tema yang diusung yakni “Peran perempuan dalam mewujudkan Moderasi Beragama dengan meneladani semangat Pahlawan”. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya peranan perempuan dalam membangun jiwa nasionalisme untuk kemajuan bangsa. Sementara peserta yang mengikuti kegiatan seminar ini berjumlah sebanyak 75 orang.(puspa)
BaliKini.Net
Jadi Top 5 Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tingkat Nasional, Kota Denpasar Jadi Destinasi Kunker Studi Kabupaten Tanah Laut.
Ket Foto: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, A.A Gede Risnawan saat memberikan paparan dan menerima kunjungan kerja Sekertaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Dahnial Kifli, di Gedung Damamaya, Denpasar Cyber Monitor.
Denpasar, Bali Kini - Sebagai penyandang Top 5 dalam Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (P4), Kota Denpasar menjadi destinasi kunjungan kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Dahnial Kifli beserta rombongan dalam rangka studi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Lapor, dan informasi publik. Kunjungan ini diterima oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, A.A Gede Risnawan, pada Kamis (9/11).
Berlokasi di Gedung Damamaya, Denpasar Cyber Monitor, Kota Denpasar, Asisten II A.A Gede Risnawan didampingi Sekretaris Diskominfos Kota Denpasar, Wira Kusuma Wahyudi, memaparkan terkait kanal pelaporan dan pengaduan masyarakat yang terintegrasi dengan Denpasar Cyber Monitor.
"Kota Denpasar memiliki beberapa kanal pelaporan mulai dari SP4N Lapor, dan melalui beberapa medsos seperti Instagram, Facebook, Twitter, serta Radio Publik Kota Denpasar (RPKD), kemudian dari data yang diterima dan dihimpun oleh Denpasar Cyber Monitor diteruskan kepada Dinas terkait dan ke grup respon cepat pimpinan daerah untuk segera mendapatkan atensi," katanya.
A.A Gede Risnawan, berharap, kunjungan ini akan bisa menjadi referensi bagi kedua pihak untuk dapat secara bersama-sama berbagi pengalaman dan informasi terutama dalam pengeloaan SP4N Lapor agar menjadi lebih baik kedepan.
"Dalam pengelolaan SP4N Lapor tentunya tetap memerlukan masukan serta inovasi agar lebih baik kedepannya," tambahnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Tanah Laut, Dahnial Kifli, yang didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum, Safarin, menyampaikan terkait hal ini ada beberapa poin yang akan dijadikan role model dalam peningkatan jaringan komunikasi yang dimiliki setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dapat terintergrasi dan terhimpun melalui satu kanal.
"Selain jaringan komunikasi yang akan ditingkatkan, kami menilai perlu terus dilakukan sosialiasasi kepada masyarakat yang terdiri dari 130 Desa Se-Kabupaten Tanah Laut, untuk mengetahui, terbiasa, dan mau menggunakan sistem pengaduan yang ada, agar pemerintah melalui Dinas terkait dapat merespon dengan cepat dan efisien," ungkap Sekda Dahnial Kifli. (Gita/H).
BaliKini.Net
Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Bangga Jadi Orang Tabanan
Terima Sertifikat kekayaan Intelektual Komunal dari BEM UNUD
Tabanan , Bali Kini - Bentuk perhatian Pemerintah terhadap pelestarian Budaya sebagai salah satu unsur dalam perwujudan Visi Tabanan Era Baru, ditunjukkan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E.,M.M, saat menerima kunjungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Universitas Udayana melalui audiensi Penyerahan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan, Kamis (9/11). Bupati Sanjaya berharap momen ini bisa mengajak masyarakat untuk Bangga menjadi Orang Tabanan.
Penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Komunal yang berlangsung siang itu, nampak dihadiri oleh Sekda Tabanan, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan Para Kepala Bagian di lingkungan Setda, para Penerima Sertifikat dari Kecamatan Penebel, Kediri, Kerambitan dan Tabanan, serta perwakilan BEM Universitas Udayana.
Melalui BEM Udayana, sebagai salah satu lembaga yang peduli terhadap kelestarian budaya salah satunya dalam aspek perlindungan kebudayaan yang ada di Bali, mencatatkan ragam kekayaan intelektual komunal yang ada di Kabupaten Tabanan ke Kementerian Hukum dan Ham. Di mana sebelumnya, riset telah dilakukan terhadap beberapa budaya yang ada di Tabanan dan tentunya berdasarkan atas izin dari pihak desa selaku kustodian beserta Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan. Dengan hasil yang ditemukan yakni sebanyak 8 budaya yang ada di Kabupaten Tabanan baik berupa tradisi, alat musik hingga tarian.
Di kesempatan itu, Bupati Tabanan memberikan apresiasi yang sangat baik dan juga penghargaan kepada BEM Udayana yang telah berhasil melakukan riset dan menginventarisasikan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal ke Kementerian Hukum dan Ham RI. Sanjaya selaku pimpinan daerah sekaligus menyerahkan langsung sertifikat tersebut kepada para perwakilan penerima sertifikat di masing-masing kecamatan yang hadir saat itu.
Adapun darftar Kekayaan Intelektual Komunal yang dicatatkan yakni; Tari Sang Hyang Sampat dari kustodian Banjar Puluk-Puluk, Desa Tengkudak Kecamatan Penebel. Yang kedua yakni Tari Baris Memedi dari Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, ketiga Tari Joged Pingit dari Desa Adat Senganan Kawan, Kecamatan Penebel, yang keempat yaitu Tari Legong Kraton Pejaten dari Kustodian Banjar Adat Pangkung Desa Pejaten. Kemudian Tradisi Okokan dari Desa Adat Kediri, Kecamatan Kediri, dilanjutkan dengan Siat Sambuk dari Desa Adat Pohgending, Kecamatan Penebel. Yang Ke tujuh yaitu Tari Legong Andir dari Banjar Adat Carik, Desa Tista, Kecamatan Kerambitan dan yang terakhir Tradisi Mesuryak dari Desa Bongan, Kecamatan Tabanan.
“Saya selaku Pimpinan Daerah, sangat mengapresiasi adanya riset dan telah terdaftarnya budaya khas Tabanan ini Ke Kementerian Hukum dan Ham oleh teman-teman BEM Udayana. Ini merupakan salah satu langkah yang sangat baik dalam mematenkan budaya yang sejatinya dimiliki oleh Tabanan. Sangat luar biasa. Ini juga sekaligus menjadi kebanggaan bagi Tabanan, untuk terus melestarikan dan mengembangkan khasanah budaya daerah yang kita miliki. Kita harus bangga karena banyak sekali budaya yang kita miliki dan sudah sepatutnya diperkenalkan kepada dunia,” jelas Sanjaya siang itu. Pihaknya menekankan, bahwa sebagai pemilik ragam seni dan budaya yang melimpah, sebagai masyarakat Tabanan kita harus selalu berbangga. Bangga jadi orang Tabanan.
I Gusti Ngurah Made Prabhaswara selaku Kepala Departemen Kebudayaan BEM Universitas Udayana yang siang itu menyerahkan langsung Sertifikat Hak Intelektual Kekayaan Komunal ke hadapan Bupati Tabanan menerangkan, tujuan pemberian sertifikat itu ialah untuk memberikan legalitas kebudayaan yang sebelumnya tidak diketahui siapa pemiliknya dan diberikan hak kepada desa tersebut. Sebagai pelestari atau pemilik budaya. “Saya selaku BEM Udayana berharap ke depannya, budaya kita khususnya di Tabanan dapat dilestarikan dan terjaga agar tidak ada klaim antar daerah terkait suatu kebudayaan," jelasnya. Pihaknya menambahkan, sertifikat HAKI telah diserahkan ke beberapa daerah di Bali, baik di Klungkung, Negara, Jembrana, Gianyar dan Karangasem dan berlanjut diproses ke Badung, Bangli dan Buleleng.
Usai menyerahkan sertifikat langsung ke masing-masing perwakilan Desa, Bupati Sanjaya berlanjut menerima audiensi dari Bamusi dan Paguyuban Perumahan Bantaran Sungai Dati Banjar Anyar Kediri terkait program Normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk mengatasi terjadinya Risiko Bencana Alam, seperti banjir dan tanah longsor. Di mana, di kesempatan itu, Bupati Sanjaya secara langsung memberikan solusi terhadap situasi banjir yang dialami warga di desa tersebut.[rls]
Rabu, 08 November 2023
BaliKini.Net
Pembangunan RMU Tibu Beleng , digadang gadang Penggilingan Padi Termodern di Bali
Jembrana , Bali Kini - Rice Milling Unit (RMU) Tibu Beleng desa Penyaringan digadang-gadang menjadi Sentra Pengolahan Beras Terpadu termodern di Bali. RMU yang merupakan bantuan Menteri BUMN Erick Thohir melalui CSR Bank Mandiri ini, memiliki mesin canggih yang sudah terintegrasi.
RMU ditargetkan mulai beroperasi di akhir bulan Nopember ini. Memastikan semua siap, Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi tim Bank Mandiri serta Kadis Pertanian dan Pangan kabupaten Jembrana melaksanakan pemantauan ke RMU Tibu Beleng, Rabu (8/11).
Usai berkeliling meninjau semua fasilitas yang ada, Bupati Tamba mengatakan RMU ini akan bisa menjawab permasalahan harga gabah yang murah ketika memasuki masa panen.
"RMU hadiah dari bapak Menteri BUMN Erick Thohir melalui CSR Bank Mandiri hari ini sudah terwujud, kita sudah uji coba. Astungkara ini bisa menjawab persoalan dari petani padi yang ada di kabupaten Jembrana," ucap Bupati Tamba.
Pihaknya menyampaikan RMU Tibu Beleng diperkirakan mampu memproduksi hingga 60 ton beras per hari. Nantinya, selain gabah hasil dari petani Penyaringan, juga akan bisa menampung gabah hasil petani di luar desa Penyaringan.
"Kebutuhan gabah setiap harinya hampir 60 ton, dimana produksi beras dalam satu jam bisa 3-4 ton. Kalau produksi gabah dari sekitar penyaringan mungkin belum mencukupi, maka butuh produksi gabah dari petani dari subak-subak di luar Penyaringan," ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Bupati Tamba, RMU Tibu Beleng memiliki mesin yang termodern sehingga nantinya bisa menjadi objek edukasi baik bagi pelajar maupun masyarakat yang akan mengembangkan usaha di bidang penggilingan padi.
"Tempat ini salah satu mesin yang termodern dan akan menjadi tempat edukasi baik untuk anak-anak sekolah maupun pihak swasta lainnya yang mau belajar tentang mekanisme RMU," ujarnya.
Selain itu, Bupati Tamba sangat berharap Menteri BUMN Erick Thohir bisa meresmikan langsung RMU Tibu Beleng. "Dalam waktu dekat kita akan melakukan seremonial pamelaspasan dan mudah-mudahan Pak Menteri Erick Thohir dan Direktur Bank Mandiri bisa hadir di subak Tibu Beleng ini," tandasnya.
Sementara itu, Perwakilan Mitra Bumdes Nusantara, Atif Solihin yang ditugaskan melatih dan membimbing sentra pengolahan beras terpadu ini mengatakan RMU Tibu Beleng menjadi sentra pengolahan beras yang terlengkap di Bali.
"Penggilingan ini sudah menjadi sentra penggilingan padi modern, mulai dari mesin sampai dengan produk samping sudah terintegrasi. Disini yang paling canggih, ada separator dan destoner, yang terlengkap di provinsi Bali," tutupnya. (Ngr/hJ)








.jpeg)

FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram