-->

Jumat, 08 Agustus 2025

Hut ke-130 Kota Negara : Ribuan tukik dilepas, pantai bersih dari sampah plastik


Laporan Reporter : Ajb / Tim Lpt

Jembrana , Bali Kini - Berbagai kegiatan dilaksanakan serangkaian Hut Kota Negara ke-130 dan Hut Kemerdekaan Republik Indone ke-80 di Kabupaten Jembrana.

Dari pelepasan ribuan Tukik hingga Beach Clean Up dilaksanakan di Pantai Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Jumat (8/8).

Kegiatan ini melibatkan seluruh karyawan-karyawati di lingkungan Pemkab Jembrana, dan turut dihadiri secara langsung Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan serta Forkopimda Jembrana.

Bupati Kembang menyebut disamping menyemarakkan Hut Kota Negara ke-130 dan Hut RI ke-80, aksi ini juga sebagai upaya menjaga kelestarian satwa dilindungi dan menjaga kebersihan lingkungan khsusunya lingkungan pesisir pantai dari sampah plastik.

"Hari ini saya melepasliarkan 130 tukik dari total ribuan tukik yang dilepasliarkan bersama Forkopimda Jembrana. Angka tersebut sama dengan umur kota Negara yang ke 130," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Kembang mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik di instansi pemerintah, swasta, maupun sipil, untuk bersama-sama memeriahkan perayaan Hut Kota Negara dan Hut kemerdekaan RI.

"Saya mengajak masyarakat untuk menyemarakkan HUT Kota Negara dan Kemerdekaan RI dengan berbagai cara dan kreativitas. Sehingga nanti gaungnya lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya. 

Bupati Kembang Laksanakan Persembahyangan pada Puncak Karya Pujawali Pura Jagatnatha

 


Laporan Reporter : Ajb / Tim Lpt 

Jembrana , Bali Kini – Karya pujawali di Pura Jagatnatha Jembrana yang rutin digelar setiap tahun pada Purnama Karo, diawali dengan rangkaian upacara pecaruan dan ngebejian pada Kamis (7/8). Upacara ini merupakan bagian dari pelaksanaan Dewa Yadnya sebagai bentuk bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Puncak karya dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Karo, Jumat (8/8), dan dihadiri oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, jajaran Forkopimda Jembrana, para camat, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jembrana.

Prosesi persembahyangan dimulai dengan pembacaan mantram Puja Tri Sandya, yang diikuti oleh para pemedek yang datang untuk menghaturkan sembah bhakti.

Bupati Kembang Hartawan menyampaikan harapannya agar melalui pelaksanaan karya ini, umat senantiasa mendapatkan keteduhan lahir dan batin. Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan spiritual dengan Ida Hyang yang berstana di Pura Jagatnatha, sebagai sumber tuntunan dan kedamaian bagi umat serta alam semesta.

"Meskipun ini menjadi rutinitas tahunan, namun sesungguhnya Ida Hyang memberikan pesan dan tuntunan melalui karya ini. Semoga seluruh umat dan alam semesta senantiasa dalam kedamaian," ujarnya.

Sementara itu, Manggala Karya, I Nengah Suindya, menjelaskan bahwa pujawali tahun ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka Dharma Manuaba dari Griya Anom Manuaba, Banjar Anyar Batuagung. Ia menambahkan, tingkat upacara tahun ini sama seperti tahun sebelumnya.

"Rangkaian karya akan ditutup dengan upacara penyineban yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 10 Agustus 2025," jelasnya

Pelajari retribusi pelabuhan, Bupati Lombok Barat kunjungi Jembrana


 Laporan Reporter : Ajb / Tim Lpt 

Jembrana , Bali Kini - Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini melakukan kunjungan kerja (kunja) ke Jembrana, Kamis (7/8). Kunjungan itu sekaligus mempelajari tata cara pungutan retribusi diwilayah pelabuhan penyeberangan sebagai optimalisasi pendapatan daerah . 

Rombongan disambut langsung Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) bersama Sekda Jembrana I Made Budiasa dan perwakilan OPD terkait. Pertemuan tersebut membahas terkait pengelolaan distribusi yang ada di Pelabuhan Gilimanuk.

Wabup Ipat mengucapkan terimakasih atas kunjungan Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini ke Jembrana, menurutnya pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk saling bertukar ilmu dari berbagai aspek, khususnya dalam pengelolaan peningkatan PAD.

"Kami pemerintah kabupaten jembrana mengucapkan terimakasih atas kunjungan hari ini dari Bupati Lombok Barat beserta rombongan, tadi kita sudah banyak berbincang kita banyak bertukar ilmu yang baik di lombok barat kita ambil untuk diterapkan di jembrana begitu juga sebaliknya sangat luar biasa," ujarnya.

Sementara itu Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menyampaikan kunjunganya ke Jembrana bertujuan untuk upaya meniningkatkan Pendapatan Daerah melalui Pungutan Retribusi yang ada di Pelabuhan Gilimanuk.

"Pagi ini saya berada di Kantor Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam rangka kunjungan kerja terkait penerapan pendapatan dari manuver Gilimanuk. Hal ini penting karena kita juga memiliki lahan yang digunakan oleh ASDP. Oleh karena itu, setelah kita melakukan peninjauan di sini, kami berharap model serupa dapat diterapkan di Lombok Barat," ujarnya.

Lanjut Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana. Ia berharap hasil kunjungan ini dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam merumuskan kebijakan peningkatan PAD yang berkelanjutan, berbasis transparansi dan akuntabilitas.

"Terimakasih kami ucapkan kepada jajaran pemerintah kabupaten jembrana yang telah menerima kami dengan baik dan tentu sesama daerah kami menunggu kunjungan balasan dari Jembrana ke Lombok Barat," tandasnya. 

Bupati Jembrana Ajak ASN Dukung Petani Lokal dengan Membeli Beras di KUD.


Laporan Reporter : Ajb / Tim Lpt 

Jembrana , Bali Kini — Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menekankan pentingnya peran ASN dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya sektor pertanian. Dihadapan peserta apel, Bupati Kembang Hartawan mengajak seluruh ASN untuk turut serta dalam gerakan membeli dan mengonsumsi beras lokal yang diproduksi oleh petani Jembrana, yang saat ini telah dipasarkan melalui Koperasi Unit Desa (KUD) setempat.

“Kita punya beras yang tidak kalah kualitasnya, bahkan lebih sehat karena diproduksi langsung oleh petani kita sendiri. Sudah saatnya kita, sebagai ASN dan bagian dari masyarakat Jembrana, menjadi contoh dalam mencintai dan menggunakan produk lokal, ” ujar Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel rutin di depan Kantor Bupati Jembrana, Senin (4/8)

Pihaknya menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, serta mendukung keberlanjutan pertanian lokal sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Selain itu juga, Apel rutin ini dimanfaatkannya untuk menyampaikan sejumlah pesan penting terkait kedisiplinan kerja, pelayanan publik, serta sinergi lintas OPD dalam merealisasikan program-program prioritas daerah.

" Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Saya mengajak seluruh ASN untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, mulai dari hal sederhana seperti memilih konsumsi yang mendukung perekonomian lokal, " tandasnya.

Hendak Ikuti Lomba Gerak Jalan, Bus Rombongan SMPN 3 Manggis Terbakar, Penumpang Selamat


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini - Sebuah bus yang mengangkut rombongan siswa dan guru SMPN 3 Manggis terbakar di Jalan Buitan, sebelum tikungan jembatan menuju Amlapura, Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 11.59 WITA. Puluhan penumpang terdiri dari 28 orang yakni, 19 siswa peserta gerak jalan dan 2 siswa OSIS, 7 orang guru pendamping, selamat tanpa luka. 

Kapolsek Manggis Kompol I Made Suadnyana, S.Sos., menjelaskan, bus yang dikemudikan I Nengah Merta alias Moleh, asal Banjar Tengah Desa Selumbung, awalnya berangkat dari SMPN 3 Manggis menuju Amlapura pukul 11.45 WITA. Dalam perjalanan tercium bau angit, namun bus tetap melaju hingga mogok di lokasi kejadian.

Saat seluruh penumpang turun untuk mendorong, muncul percikan api di bagian bawah bus yang dengan cepat membesar. Evakuasi segera dilakukan sehingga seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri.

Akibat insiden ini, rombongan SMPN 3 Manggis batal mengikuti lomba gerak jalan di Kabupaten Karangasem. Polisi masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Atas peristiwa ini, Kapolsek Manggis menegaskan, perlunya pemeriksaan menyeluruh kondisi kendaraan sebelum perjalanan, khususnya untuk transportasi rombongan siswa. Beruntung, seluruh penumpang selamat berkat respons cepat dan evakuasi dini.

Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Motor Masuk Kolong Truk di Sidemen


Laporan reporter : Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sidemen–Klungkung, tepatnya depan Setra Hyang Taluh, Banjar Dinas Sidakarya, Desa Sidemen, Karangasem, Kamis (7/8/2025) sore. Seorang pelajar, I Gusti Ayu Arista Diah Antari (17), tewas usai motor Honda Beat yang dikendarainya masuk ke kolong truk Isuzu Dump.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WITA. Korban yang melaju dari arah Sidemen menuju Klungkung berusaha menyalip truk di depannya lewat jalur kanan. Saat menyalip, korban diduga melintasi jalan berlubang hingga oleng dan terjatuh. Tubuh korban terseret di bawah truk hingga kendaraan berhenti setelah menabrak pohon.

Kanit Laka Satlantas Polres Karangasem, Ipda Nyoman Jana, membenarkan peristiwa tersebut. “Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sidemen lalu dirujuk ke RSUD Klungkung, namun dinyatakan meninggal dunia. Pengemudi truk mengalami luka ringan dan masih dirawat,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).

Menurut Jana, kondisi jalan saat kejadian beraspal hotmix, lurus, menurun, kering, dan cuaca cerah. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp5,5 juta. “Kami sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti,” tambahnya.

Kamis, 07 Agustus 2025

Kontingen Budaya Kota Denpasar Suguhkan Penampilan Tarian Janger di Karnaval Budaya Nusantara Rakernas ke-XI JKPI

 


Ket foto :

Kontingen Budaya Kota Denpasar berfoto bersama dengan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, usai menyuguhkan penampilan Tarian Janger pada gelaran Karnaval Budaya Nusantara, serangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2025, yang digelar di sepanjang kawasan Jalan Malioboro, Rabu (6/8) malam. 

Laporan Reporter : Agus 

Yogyakarta, Bali Kini - Kontingen Budaya Kota Denpasar menyuguhkan penampilan Tarian Janger pada gelaran Karnaval Budaya Nusantara, serangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2025, yang digelar di sepanjang kawasan Jalan Malioboro, Rabu (6/8) malam. 

Penampilan para duta Budaya Kota Denpasar yang juga membawakan tarian Kecak, dan Baris Tanda itu, sukses mengundang tepuk tangan penonton yang telah memadati kawasan tersebut sejak sore hari. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga tampak berada di tengah ribuan masyarakat untuk ikut menyaksikan performa para penari secara total berjumlah 26 orang tersebut.

Ditemui di sela kegiatan berlangsung, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada seluruh duta budaya Kota Denpasar yang telah memberikan penampilan terbaiknya malam itu. 

Keikutsertaan Pemerintah Kota Denpasar pada pelaksanaan Karnaval Budaya Rakernas ke-XI JKPI ini, kata Wawali Arya Wibawa merupakan realisasi dari semangat untuk ikut serta merajut keberagaman budaya dari seluruh daerah Nusantara, dan juga sebagai modal untuk melanjutkan pembangunan di Indonesia.

“Saya kira ini hal positif, karena daerah-daerah di Indonesia, termasuk Kota Denpasar dapat saling bertukar dan berbagi wawasan serta potensi masing-masing,“ ujarnya. 

Sebagai sebuah wilayah yang memiliki penduduk heterogen, Kota Denpasar sendiri, sebut Arya Wibawa, adalah kot yang memiliki misi untuk memajukan seni budaya dan kreativitas, dengan tetap mempertahankan eksistensinya terhadap warisan budaya tradisi yang sudah ada terdahulu. 

"Karnaval ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi budaya kota Denpasar kepada masyarakat Nusantara, sehingga dapat meningkatkan potensi dan kunjungan wisata di Denpasar,” kata Arya Wibawa lagi. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara didampingi Kepala Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman, Ni Wayan Sriwitari, pada kesempatan yang sama menyampaikan, pihaknya pada Rakernas JKPI tahun ini, sengaja menampilkan Tarian Janger, sebuah tarian yang sudah ada sejak tahun 1930 dan, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). 

"Tarian ini biasanya bersifat hiburan dan adapula yang bersifat sebagai rangkaian dalam upacara yadnya dengan ciri khasnya yakni menari serta bernyanyi yang dibawakan oleh muda-mudi. Melalui spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, kami ingin menularkan semangat kebersamaan pada masyarakat dalam upaya menjaga warisan budaya Kota Denpasar," ungkapnya.

Sebagai informasi, seluruh rangkaian Rakernas ke-XI JKPI tahun 2025 ini, berlangsung dari tanggal 5-9 Agustus. Saat dikonfirmasi, Direktur Eksekutif JKPI Nanang Asfarinal menyampaikan, setidaknya terdapat 59 pemerintah daerah hadir pada rangkaian kegiatan Rakernas ini.

Lebih jauh Nanang Asfarinal mengemukakan, JKPI yang telah berdiri sejak tahun 2018 lalu itu, hingga saat ini telah memiliki anggota sebanyak 75 kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hal ini menurutnya, dapat menjadi modal dasar untuk menguatkan langkah bagi pemerintah kota untuk memaknai dan melestarikan warisan peninggalan budaya sehingga mendapatkan kontribusi positif.

"Melalui Rakernas ini, saya mengajak seluruh kepala daerah, mari kita saling bersinergi dan menyumbangkan ide gagasan, agar upaya pelestarian warisan budaya ini bisa optimal, bahkan warisan budaya bisa menjadi penggerak ekonomi," katanya. 

Panglingsir Jero Gede Penatih Sampaikan Ucapan Terima Kasih dan Mohon Maaf.

 Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama I Gusti Ngurah Marhaendra Jaya selaku Panglingsir Jero Gede Penatih bersama . 


Rangkaian Upacara Pelebon Ni Jero Samiarsa Berjalan Lancar,


 


Denpasar, Bali Kini - Rangkaian Upacara Pelebon Ni Jero Samiarsa,  Ibunda Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Menteri PPPA Periode Tahun 2019-2024, I Gusti Ayu Bintang Darmawati berjalan lancar pada Soma Pon Ugu, Senin (4/8) kemarin. Kelancaran pelaksanaan upakara tersebut tak lepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk krama banjar, braya dan pengayah. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Panglingsir Jero Gede Penatih mengucapkan terima kasih atas dukungan serta doa semua pihak. Hal ini utamanya dalam mempersiapkan perlengkapan upakara, mengarak Bade, Lembu, Ogoh-ogoh dan lainya. 

"Atas nama keluarga besar Jero Gede Penatih kami mengucapkan terima kasih, utamanya kapada Ratu Sulinggih, Brahmana Welaka, Panglingsir, Braya, serta krama adat, termasuk berbagai sekehe wali, sekehe gong, baris dan lainya yang juga melengkapi jalannya upacara pelebon ini," ujarnya. 

Jaya Negara juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama rangkaian upacara pelebon ini banyak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Utamanya semeton banjar dan braya yang sudah secara sukarela hadir bergotong royong menyiapkan rangkaian perlengkapan upacara. 

"Tentu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekurangan selama pelaksanaan rangkaian upacara ini, serta kami mohon maaf atas terganggunya aktivitas masyarakat, termasuk pengguna jalan," ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden RI ke-5 yang juga selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Termasuk juga Kepala Daerah se-Bali, serta para krama desa, krama banjar, braya serta kerabat yang tidak bisa disebutkan satu per satu. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, doa dan ucapan duka cita dari Presiden RI ke-5 yang juga selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, serta semua pihak, kerabat serta masyarakat luas, semoga ibunda kami mendapatkan tempat terbaik, rahayu," ujar Jaya Negara.

Puncak Karya Pelebon Ni Jero Samiarsa, Ibunda Walikota Denpasar Berlangsung Khidmat.


Ket foto : Suasana Puncak Karya Pelebon Ni Jero Samiarsa, ibunda dari Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Menteri PPPA Periode Tahun 2019-2024, I Gusti Ayu Bintang Darmawati pada Soma Pon Ugu, Senin (4/8).


Diiringi Tiga Baleganjur, Bade Batur Sari, Lembu Hitam Hingga Ogoh-Ogoh Cupak. 

Laporan Reporter : Agus

Denpasar, Bali Kini - Puncak Karya Pelebon Ni Jero Samiarsa, ibunda dari Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Menteri PPPA Periode Tahun 2019-2024, I Gusti Ayu Bintang Darmawati berlangsung khidmat pada Soma Pon Ugu, Senin (4/8). Bahkan, puncak karya tersebut turut dihadiri Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. 


Tampak sejak pagi hari masyarakat hiruk pikuk mempersiapan puncak upacara. Diawali dengan Melaspas Pemereman, Bade, Lembu dan Ogoh-ogoh pada pagi hari. Dilanjutkan dengan Tedun Layon (menurunkan jenazah) dari Bale Semaanggen menuju ke Bade Batur Sari pada Pukul 12.05 Wita. 

Iring-iringan pelebon diawali dengan uperengga, dilanjutkan dengan Tirta dan Saji di bagian depan. Sedangkan pada rangkaian akhir tampak Ogoh-Ogoh Cupak, Lembu Alit, Lembu Istri Hitam, Gayod, Baris Ketekok Jago dan terkahir yakni Bade Batur Sari. Pelaksanaan pelebon ini turut diiringi Tiga Baleganjur Ngarap dan Angklung. 

Dalam balutan cuaca cerah disepanjang Jalan Padma Penatih, rangkaian bergerak menuju pusat upacara di Setra Desa Adat Peninjoan. Dimana, setelah rangkaian pelebon, upacara dilanjutkan dengan Nganyut ke Segara Padanggalak. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat disela upakara mengatakan bahwa segala persiapan yang dilaksanakan bermuara pada hari ini.  Dan tentunya dengan penuh rasa syukur rangkaian upacara berjalan dengan lancar. 

"Pertama kami bersyukur upakara ibunda kami ini bisa berjalan lancar, dan yang kedua kami mengucapkan terima kasih atas doa dan bantuan semua pihak dalam mensukseskan pakara ini, terima kasih kepada semua pihak," ujar Jaya Negara.

Jaya Negara mengenang sosok sang ibu sebagai sosok perempuan tangguh yang membesarkan anak-anaknya setelah sang suami wafat tahun 1986. Untuk menghidupi keluarga, beliau aktif sebagai serati banten, pekerjaan yang ditekuninya selama bertahun-tahun dan turut memberdayakan delapan orang pekerja banten.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, doa dan ucapan duka cita semua pihak, semoga ibunda kami mendapatkan tempat terbaik, rahayu," ujar Jaya Negara. 

Jero Samiarsa berpulang di usia 90 tahun. Almarhum menikah dengan Gusti Ngurah Gde Sutedja dan memiliki 9 orang anak. Dari 9 anak, tiga di antaranya terjun ke dunia politik dan sukses. IGN Jaya Negara menjadi Wali Kota Denpasar, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjadi Menteri PPPA Periode Tahun 2019-2024, dan I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya menjadi anggota DPRD Provinsi Bali. 

Atasi Kelangkaan LPG 3KG, Pemkab Klungkung Gelar Operasi Pasar


klungkung , Bali Kini
- Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan mengadakan operasi pasar gas LPG 3KG di Desa Dawan, Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung,  Kamis (7/7). Kegiatan ini dilakukan untuk memulihkan pasokan LPG bersubsidi bagi warga miskin akibat terjadinya kelangkaan dimasyarakat.

Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Camat Dawan Dewa Gede Widiantara turun langsung memantau jalannya operasi pasar di halaman Kantor Perbekel Desa Dawan Klod ini. 

"Hari ini kami mengadakan operasi pasar gas LPG 3 KG yang beberapa hari ini terjadi kelangkaan. Hal ini akibat distribusi dari agen ke pangkalan mengalami kendala. Untuk membantu meringankan beban masyarakat maka kami mengadakan operasi pasar disejumlah  kecamatan. Sementara untuk di Nusa Penida berdasarkan penelusuran kami distribusinya masih aman, sehingga tidak dilaksanakan operasi pasar."ujar Bupati Satria. 

Lebih lanjut pihaknya memerintahkan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan agar berkoordinasi dengan para agen supaya distribusi ke pangkalan kembali normal.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UKM  dan Perdagangan I Nyoman Ardiyasa mengatakan, Pemkab Klungkung menggelar operasi pasar LPG 3 kg secara bergantian di beberapa Kecamatan. Diawali Desa Manduang kecamatan Klungkung pada Rabu (6/7), dilanjutkan di Dawan Klod, Kecamatan Dawan pada Kamis (7/7) dan selanjutnya akan digelar ke kecamatan lainnya, dengan melibatkan sejumlah agen disetiap wilayah.

Kelangkaan telah terjadi selama lebih dari 2 minggu akibat adanya kendala teknis dan administrasi sehingga mengakibat keterlamabatan pengiriman dari agen ke pangkalan. 

"Operasi pasar di Dawan ini kami menyiapkan 150 tabung. Gas LPG 3KG ini dijual dengan harga Rp18.000 hanya kepada pengguna langsung, bukan ke pedagang. Mengingat antusiasme warga , maka pembelian dibatasi satu tabung dan wajib menunjukkan KTP. Selanjutnya kami akan segera mengkoodinasikan ke agen supaya pendistribusian gas LPG 3 KG kembali normal. " ujar Nyoman Ardiyasa. 

Sebelumnya pada Rabu (6/7) Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra juga memantau jalannya operasi pasar yang dilaksanakan diwilayah kecamatan Klungkung tepatnya di Desa Manduang. Pada operasi pasar ini sebanyak 168 tabung yang disediakan agen tabung habis terjual kepada masyarakat. 

Sementara itu seorang warga Wayan Murdita (52) menceritakan kelangkaan gas 3kg telah berlangsung sekitar 2 minggu. Akibatnya, belakangan ini dirinya harus mencari gas 3KG ke kota dengan harga Rp 22.000.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved