-->

Selasa, 30 September 2025

Serangan dan Benoa Hilir Belum Kebagian Air Bersih


Laporan Reporter : Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini  - Pemulihan Pasca banjir bandang yang terjadi pada 10 September 2025 lalu masih terus dilakukan, SPAM Petanu sebagai pendistribusi air ke wilayah Denpasar, Badung dan Gianyar masih terus dikerjakan.

Dari kunjungan ke lapangan, Senin (29/9) terkait dengan pengaliran air bersih ke tiga wilayah ini masih harus menunggu pengerjaan kerusakan ini yang masih berlangsung. 

$Hingga saat ini kondisinya masih belum bisa mengoperasikan dan memproduksi air hingga mendistribusikan," diungkap kepala UPTD Spam Petanu Kadek Sudiartini.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah berusaha dan konsultasi agar kondisi ini secepatnya pulih kembali. Dimana hingga saat ini masih dalam proses perbaikan di Kisdam. Namun dalam penanganan terjadi kondisi alam yang menyebab tukang tak bisa melakukan pengerjaan sebab air meninggi kembali.  

Terkait dengan progress pengerjaan agar air ini dapat diproduksi dan dapat didistribukan, saat ini tanggul kisdam yang membendung air tersebut yang rusak di terjang banjir sehingga kita tak dapat memproduksi air. 

"Langkah-langkah pasca banjir ini kita memperbaiki tanggul kisdam dan memperbaiki pompa yang sempet terendam. Namun kembali lagi terkendala kondisi alam yang mana air masih tinggi hingga tanggal 19 september 2025 kondisi level air mulai turun," ujarnya. 

Lanjutnya, poin utamanya adalah pengerjaan rangka baja yang sudah dikerjakan selama sembilan hari, sudah mulai sebagian terpasang hingga nantinya membuat bendungan air. "Kemungkinan Sabtu 4 Oktober nanti, kontrusi rangka baja bendungan selesai dan Senin 6 Oktober 2025 seperti harapan kami sudah bisa mendistribukan air ke pelanggan tiga wilayah ini," ujarnya.

Menurut Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma atau PDAM Kota Denpasar, I Putu Yasa sampai saat ini masih ada beberapa wilayah yang mengalami gangguan pengaliran air. Seperti tinjauan ke IPA SPAM Petanu yang berlokasi di Gianyar yang dikelola oleh UPTD PAM Provinsi Bali masih dalam proses baikan.  

Yang masih terdampak pada pengaliran ke wilayah Denpasar Selatan,  khususnya yang daerah Serangan, Benoa, Suwung kangin,suwung kauh,  Pemogan, termasuk Sanur. Dimana total pelanggan dikawasan ini lebih kurang 7500 pelanggan. 

"Untuk daerah yang tak dapat air, karena kita mengatur pengaliran adalah daerah Serangan dan Benoa paling hilir tidak dapat air. Dimana dikawasan Serangan terdapat 750 an pelanggan dan Benoa 50 an pelanggan, sehingga kurang lebih 800 an pelanggan dari dua tempat ini tidak belum bisa kebagian air bersih," akunya seraya memastikan telah mengerahkan unit mobil tangki air.

Banyak Material Batu dan Lumpur, Waduk Muara Dikeruk

 


Laporan Reporter : Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini  - Upaya pemulihan pascabanjir yang melanda Bali pada 10 September 2025 masih terus dilakukan diberbagai lokasi, sebagaimana terpantau Senin (29/9) diwilayah Desa Pemogan, Denpasar Selatan dilakukan pengerukan di Waduk Muara Nusa Dua (Muara Tukad Badung) sebagai langkah awal mengurangi risiko banjir di kawasan hilir.

Dari rapat evaluasi yang digelar Jumat 19 September 2025 di Balai Banjar Kajeng, Jalan Griya Anyar, Desa Pemogan, masyarakat menyampaikan harapan agar segera dilakukan normalisasi Tukad Badung dan pengerukan sedimen waduk.

Karena saat bencana banjir kemarin, banyak membawa material batu dan tanah. Upaya ini dinilai penting untuk menambah kapasitas tampungan air saat intensitas hujan tinggi.

Kepala BWS Bali Penida, Gunawan Suntoro bersama tim teknisnya menyampaikan bahwa kondisi sedimentasi di Waduk Muara Nusa Dua memang sudah cukup tinggi. Namun, pihaknya menghadapi kendala keterbatasan lahan untuk pembuangan sedimen. 

"Saat ini, lahan sementara yang tersedia hanya sekitar 1.200 m2 dengan kapasitas tampung 5.000–6.000 m3. Untuk itu, BWS Bali Penida juga mengajukan partisipasi pemerintah desa dalam penyiapan lahan pembuangan tambahan," ujarnya.

Selain pengerukan waduk, BWS Bali Penida berkoordinasi dengan Pemkot Denpasar untuk memperbaiki alur sungai Tukad Badung. Sejumlah titik perkuatan tebing yang jebol akibat banjir mulai ditangani, terutama yang berdekatan dengan permukiman dan akses jalan warga.

Perbekel Desa Pemogan, I Made Suwirya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada BWS atas langkah-langkah yang sudah dilakukan. 

"Harapan kami, agar kegiatan normalisasi waduk dan sungai Tukad Badung yang ada di hilir dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, sebagai upaya antisipasi banjir,” ujarnya.

Rapat evaluasi ini menjadi ruang bersama untuk menyatukan langkah menghadapi musim penghujan ke depan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat, sehingga keselamatan dan kenyamanan warga dapat terjaga.

Dengan adanya pengerukan waduk serta perbaikan alur sungai, risiko banjir di kawasan hilir diharapkan dapat ditekan. Lebih dari itu, upaya ini juga menjadi cara untuk memulihkan kembali rasa aman masyarakat Desa Pemogan setelah peristiwa banjir besar yang belum lama berlalu.

DPRD Karangasem Soroti Kekurangan Fasilitas, Komisi 4 Sambangi Puskesmas 2 Seraya


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini – Komisi 4 DPRD Karangasem melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Karangasem 2 di Dusun Banjar Gambang, Desa Seraya, Karangasem, Senin (29/9/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua Komisi 4, I Wayan Sudira, bersama Sekretaris Sri Winarti serta anggota lainnya, menindaklanjuti adanya aduan warga terkait pelayanan kesehatan.


Sudira menegaskan, pihaknya ingin memastikan langsung kondisi di lapangan. “Yang namanya aduan, tentu kita perlu cek. Dari hasil koordinasi dengan Kapus, ternyata memang fasilitas di sini belum memadai. Yang paling miris, tidak ada sopir ambulance,” ungkapnya.


Puskesmas 2 Karangasem sendiri melayani 56 dusun. Menurut Sudira, mekanisme pelayanan mungkin belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Namun, di lapangan terlihat jelas ada kekurangan tenaga medis maupun fasilitas pendukung. Ia menambahkan, hal ini akan segera dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan, agar ada solusi, termasuk penambahan dokter maupun perawat.


Kepala Puskesmas, dr. I Putu Gede Dera Eka Adnyana, mengakui persoalan tenaga medis memang masih kurang. Rasio standar BPJS mensyaratkan 1 dokter untuk 5.000 peserta, sehingga idealnya ada tiga dokter tetap. “Untuk saat ini kami terbantu tenaga intensif dari Kemenkes. Namun jangka panjang, kami tetap butuh tambahan sekitar tiga dokter lagi serta beberapa perawat, khususnya untuk Pustu,” bebernya.


Yang paling mendesak, kata dr. Eka, adalah ketiadaan sopir ambulance sejak 2020. Sopir terakhir meninggal, dan aturan tidak memungkinkan pengangkatan tenaga kontrak baru. “Selama ini terpaksa kami atasi dengan memberikan tugas tambahan kepada staf yang bisa menyetir,” jelasnya.


Soal fasilitas, Puskesmas 2 Karangasem memiliki 10 tempat tidur, terdiri dari 8 untuk rawat inap umum dan 2 ruang pasca persalinan. Beberapa mengalami kerusakan ringan, namun sudah diupayakan perbaikan sesuai aturan. Pihaknya juga merencanakan pembaruan alat kesehatan pada tahun depan.


Selain itu, layanan rawat inap, poliklinik umum, ruang bersalin, UGD, hingga bidan desa di pustu tetap berjalan. “Kami sadar pasti ada ketidakpuasan, tapi kami berusaha maksimal dengan kondisi yang ada,” ucap dr. Eka.


Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi 4 Gusti Subagiarta menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan di Puskesmas 2. “Kami tahu tidak semua orang bisa puas. Tapi saya minta tenaga medis jangan lelah melayani. Kami di Komisi 4 siap berkoordinasi, dan tentu akan menyampaikan ini ke bupati, apalagi beliau punya komitmen berbenah di bidang kesehatan,” pungkasnya. (Ami)

Senin, 29 September 2025

Dukung Keterlibatan Masyarakat Dalam Pelestarian Seni dan Budaya Wawali Arya Wibawa Buka Dangri Kangin Festival ke-8 Tahun 2025.

 


Laporan Reporter : Pur

Denpasar, Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara langsung Dangin Puri Kangin Festival ke-8 Tahun 2025, ditandai dengan penancapan Kayonan Wayang, pada Sabtu (27/9) petang. 


Rangkaian acara parade Seni Budaya Dangin Puri Kangin Festival Tahun 2025 ini sendiri dipusatkan di Parkir Barat GOR Ngurah Rai, Denpasar, dan berlangsung selama dua hari, yakni 27-28 September 2025.


Adapun tema yang diangkat pada penyelenggaraan Dangri Kangin Festival Tahun 2025 ini adalah, “Samuhita Jayaning Dangri Kangin”, yang berarti Bersatu Untuk Kejayaan Desa Dangri Kangin. 


Turut hadir mendampingi Wawali Arya Wibawa yakni Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. Selain itu, tampak pula Ketua Komisi 2 DPRD Kota Denpasar, Wayan Sutama, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yuswara, Perbekel Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra dan perwakilan OPD dan undangan lainya.


Pada kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa menyampaikan pada setiap pelaksanaan Dangri Kangin Festival ini, pihak penyelenggara selalu konsisten menunjukkan komitmen dalam melestarikan seni dan budaya. Hal ini tentunya patut diapresiasi sebagai bentuk menjaga budaya Bali agar senantiasa ajeg. 


"Pelibatan seluruh komponen masyarakat Dangri Kangin mulai dari yang muda hingga tua unjuk potensi dibidang seni budaya melalui berbagai macam parade seni dan budaya adalah bentuk nyata dalam pelestarian budaya Bali. Selain itu, pihak desa Dangri Kangin juga memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk menunjukkan produk mereka kepada masyarakat luas," ungkap Arya Wibawa.

 

Sementara Perbekel Dangri Kangin, I Wayan Sulatra menjelaskan, Dangri Kangin Festival Tahun 2025 seperti pada tahun sebelumnya tetap berkomitmen penuh memberdayakan potensi masyarakat desa didalam tiap rangkaian acara berbalut unsur seni dan budaya. 


"Dangri Kangin Festival Tahun 2025 ini tetap menampilkan potensi - potensi seni dari masing-masing banjar di desa Dangri Kangin baik seni tradisional maupun modern diantaranya Parade Gong Kebyar Wanita diikuti PKK di tujuh banjar se-Desa Dangri Kangin, Penampilan Fragmen Sendratari Bali, Kecak Lansia Inovasi oleh Karang Lansia Rahayu Desa Dangri Kangin juga Parade Band se -Desa Dangri Kangin serta Parade Geguntangan. 


Lebih jauh, Wayan Sulatra juga menyampaikan, pada acara ini turut juga  diisi dengan kegiatan lomba menggambar, mewarnai dan menyanyi. Selain itu yang paling menyedot atensi penonton di tiap gelaran Dangri Kangin Festival yakni Parade Baleganjur diikuti oleh STT se-desa Dangri Kangin. 


"Melalui Dangri Kangin Festival 2025 kami juga berupaya untuk terus memberikan kesempatan kepada UMKM lokal untuk menunjukkan produk mereka kepada masyarakat melalui pameran diikuti oleh  pelaku UMKM lokal di desa Dangri Kangin," jelas Wayan Sulatra

Terima Bantuan Yayasan Dharma Bakti Krisna Pascabanjir Walikota Jaya Negara: Kolaborasi Jadi Kekuatan untuk Bangkit Bersama


 Ket. Foto : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima ribuan bantuan dari Yayasan Dharma Bakti Krisna untuk warga terdampak banjir di Pemecutan Kelod & Padangsambian, Sabtu (27/9) di Posko Siaga Bencana Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat.

Laporan Reporter : Pur 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menerima secara simbolis bantuan ribuan paket kebutuhan dari Yayasan Dharma Bakti Krisna bagi warga terdampak banjir, Sabtu (27/9) di Posko Siaga Bencana Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat.


Bantuan diserahkan langsung oleh Pimpinan Yayasan Dharma Bakti Krisna, Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa Ajik Krisna, bersama keluarga besar dan para suplayer. Turut hadir Anggota DPRD Denpasar, I Wayan Duaja, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, Camat Denpasar Barat Ida Bagus Made Purwanasara, serta para penerima bantuan dari Desa Pemecutan Kelod dan Kelurahan Padangsambian.


Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Yayasan Dharma Bakti Krisna yang sigap turun membantu masyarakat.


“Kami mewakili Pemkot Denpasar mengucapkan terima kasih kepada Ajik Krisna dan keluarga besar bersama Yayasan Dharma Bakti Krisna. Saat banjir terjadi, beliau langsung terjun membantu masyarakat yang terdampak. Bantuan ini tentu sangat meringankan beban warga. Kami mengajak seluruh masyarakat agar tetap tabah dan bersama-sama bangkit kembali,” ujarnya.


Jaya Negara menambahkan, Pemkot Denpasar melalui posko di masing-masing desa terus melakukan pendataan, mulai dari rumah rusak, warung UMKM, hingga kebutuhan anak sekolah.


“Semua diverifikasi agar bantuan bisa tepat sasaran. Kami bersyukur karena kolaborasi semua pihak terus mengalir untuk meringankan warga terdampak,” imbuhnya.


Sementara itu, Ajik Krisna menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan misi utama Yayasan Dharma Bakti Krisna.


“Kami bersama keluarga besar dan para suplayer hadir di sini untuk ikut membantu. Harapan kami, bantuan ini bisa sedikit meringankan warga agar tetap kuat, tabah, dan segera bangkit kembali,” ungkapnya.


Bantuan yang diserahkan kali ini mencakup 4.296 paket kebutuhan, terdiri dari kasur, selimut, bed cover, paket alat tulis, kompor satu tungku, makanan instan, beras, pakaian dewasa dan anak-anak, hingga perlengkapan mandi.


Perbekel Pemecutan Kelod, I Wayan Tantra, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian semua pihak. “Kami mewakili warga Pemecutan Kelod sangat berterima kasih. Bantuan yang diberikan benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak. Semoga semangat kebersamaan ini membuat kita lebih kuat menghadapi musibah,” ujarnya.

Minggu, 28 September 2025

Kebakaran Rumah di Banjar Tauman, Kerugian Capai Rp800 Juta


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Kebakaran melanda sebuah rumah stil Bali di Banjar Tauman, Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Minggu (28/9/2025). Peristiwa yang diduga akibat korsleting listrik ini menghanguskan satu unit rumah stil Bali dan rumah tinggal ukuran 15 x 10 meter dengan tujuh kamar.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karangasem, Artha Negara, S.STP., MAP, melaporkan kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp800 juta. Tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut.


Laporan pertama diterima dari warga bernama I Komang Arya Oka sekitar pukul 10.35 Wita. Tim pemadam Regu 3 Pos Karangasem segera diterjunkan dengan 14 personel, 5 armada, dan menggunakan sekitar 24 ribu liter air untuk menjinakkan api.


“Api berhasil dipadamkan setelah dilakukan penyemprotan intensif. Beberapa rumah warga di sekitar lokasi berhasil diselamatkan,” kata Artha Negara. 


Upaya pemadaman dipimpin langsung oleh Danru Regu 3, dengan dukungan anggota TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat setempat. (Ami)

PENGERJAAN TANGGUL JALAN PERINGSARI-MUNCAN TERUS BERPROSES, TERKENDALA BATU DAN REMBESAN AIR


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem,Bali Kini – Pengerjaan perbaikan akses jalan provinsi yang putus di jalur Desa Peringsari menuju Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, sudah berjalan dua minggu. Proyek ini menargetkan selesai pada Desember 2025, namun pelaksana di lapangan mengakui ada sejumlah kendala teknis.


Pembantu pelaksana proyek, Gede Rauh mengatakan saat ini pengerjaan masuk tahap pengisian besi untuk tanggul penahan jalan. Tanggul tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter dari dasar galian ke permukaan jalan. "Kendalanya ada pada batu-batu saat pengeboran dan air rembesan dari sawah di bawah yang membuat tanah cepat tergerus," jelasnya, Sabtu (27/9/2025).


Pekerjaan pelebaran tanggul dilakukan untuk mengamankan badan jalan yang ambles akibat hujan deras dan beban kendaraan truk pengangkut material. Jalan ini sangat vital karena menghubungkan Karangasem ke Klungkung sekaligus menjadi akses utama menuju Pura Agung Besakih.


Sebelumnya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem, I Nyoman Soko Wijaya, mengatakan pihaknya sudah melaporkan kondisi jalan putus ke Dinas PUPRKim Bali selaku pemegang kewenangan jalan provinsi. “Sudah koordinasi, bahkan Dinas PUPRKim Bali sudah turun mengecek ke lokasi,” ujarnya.


Jalan yang ambles ini memiliki panjang sekitar 15 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 6 meter. Kondisinya membuat truk-truk pengangkut material galian C tidak berani lagi melintas. Saat ini hanya sepeda motor yang bisa lewat dengan hati-hati.


Meski ada jalur alternatif melalui Banjar Padangaji, Desa Peringsari, tembus Banjar Yeha di Desa Sebudi, hingga Banjar Lebih di Desa Muncan, namun akses ini sempit, berliku, dan tidak bisa dilalui kendaraan besar.


Progres pengerjaan tanggul kini masih sekitar belasan persen. Dengan kontrak hingga Desember 2025, warga berharap proyek ini bisa diselesaikan sesuai target sehingga arus transportasi kembali normal. (Ami)

Diikuti 300 Peserta, Turnamen Ceki Banjar Tengah Duda Berlangsung Meriah


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Banjar Adat Tengah, Desa Duda, Kecamatan Selat, menggelar turnamen ceki yang melibatkan sekitar 300 peserta dari kalangan umum. Kegiatan yang diprakarsai oleh prasentana siraarya kanuruhan dan dadia tangkas kori agung Banjar Tengah Duda ini bertujuan menggali dana untuk nyanggra Usaba Kapat dan karya nubung daging pada tahun 2026 mendatang.


Peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp100.000. Pertandingan diselesaikan melalui tiga babak, yakni babak pertama, semifinal, dan final. Setiap meja diawasi panitia dan satu sesi berlangsung selama 1,5 jam. Pemenang ditentukan dari siapa yang paling banyak memenangkan permainan di masing-masing meja. Panitia menyiapkan hadiah uang tunai bagi lima pemenang utama.


Menurut perwakilan panitia, Wayan Parta Dinata, turnamen ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga wadah positif bagi para penggemar ceki. “Daripada warga bermain ceki dengan taruhan uang, lebih baik difasilitasi lewat turnamen resmi. Aturannya sama dengan permainan ceki pada umumnya, hanya saja tidak ada unsur judi, sehingga bersifat legal,” ujarnya.


Ia menambahkan, turnamen ini digelar dengan persiapan matang selama sebulan penuh, termasuk pengurusan izin keramaian hingga kepolisian. “Tujuan utama kami adalah menggali dana, sekaligus bersuka cita sambil berdana punia. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan banyak yang mendaftar jauh hari sebelum turnamen dimulai,” kata Wayan Parta Dinata.


Penyelenggaraan turnamen ini juga menjadi upaya mencegah praktik judi ceki yang kerap terjadi. Melalui wadah resmi ini, permainan ceki ini diharapkan dapat menghibur warga sambil memberi manfaat sosial dan adat. (Ami)

Sabtu, 27 September 2025

Desa Penyaringan Raih Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional.

  


Laporan : Ajb /Tim Lpt 

Jembrana , Bali Kini  -  Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, berhasil masuk dalam tiga besar Desa Terbaik dan menerima penghargaan sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik) Terbaik dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI).


Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) bersama Kepala Desa Penyaringan  I Made Dresta di Jakarta, Jumat, 26 September.


Ditemui usai penyerahan penghargaan Wabup Ipat mengapresiasi keseriusan Desa Penyaringan. Hal ini menjadi bukti kualitas dan konsistensi desa dalam mengelola data statistik.

“Terpilihnya Desa Penyaringan merupakan prestasi membanggakan. Ini menunjukkan komitmen dan kerja keras semua pihak, baik pemerintah desa, OPD pendukung, hingga masyarakat,” ucapnya.


Wabup Ipat berharap penghargaan ini dapat memotivasi desa-desa lain di jembrana untuk meningkatkan tata kelola data. Dengan pengelolaan data yang baik, akan dihasilkan data berkualitas yang akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Data ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tandasnya

Anjing Positif Rabies Ditemukan di Abang, Berhasil Dieliminasi, Dinas Pertanian Gencarkan Vaksinasi


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini – Seekor anjing lokal jantan berusia tiga tahun di Banjar Purwayu, Desa Tri Bhuwana, Kecamatan Abang, dipastikan positif rabies setelah menggigit dua orang. Hasil uji sampel otak yang dikirim ke Balai Besar Veteriner Denpasar pada Jumat (26/9/2025) pukul 16.49 Wita menunjukkan anjing tersebut positif rabies. Hewan itu telah dieliminasi pada 25 September lalu.


"Benar, Seekor anjing lokal di Desa Tri Bhuwana, Kecamatan Abang, positif rabies setelah menggigit dua orang tanpa provokasi. Anjing tersebut sudah kita eliminasi, dan saat ini vaksinasi rabies kembali kita gencarkan di desa-desa,” kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Karangasem, I Made Sugiharta, Jumat (26/9/2025).


Pihaknya langsung melakukan langkah penanganan lanjutan dengan mengintensifkan vaksinasi terhadap hewan pembawa rabies (HPR) di desa-desa. Vaksinasi rutin terus digencarkan sesuai jadwal di seluruh kecamatan. Kasus gigitan anjing masih tinggi, mayoritas karena pola pemeliharaan yang dilepasliarkan. 


Salah satu kegiatan vaksinasi dilaksanakan di Desa Basangalas, Kecamatan Abang, pada Rabu pagi (24/9/2025). Petugas vaksinator turun langsung ke rumah-rumah warga dengan sistem jemput bola, menyasar puluhan ekor anjing.


Hingga Agustus 2025, tercatat sebanyak 57.467 ekor dari total populasi 78.975 ekor anjing di Karangasem sudah divaksin. Namun, kasus gigitan tetap tinggi, yakni mencapai 1.485 kasus dengan 41 di antaranya positif rabies. (Pertanggal 24 Agustus 2025).


Vaksinator Kecamatan Abang, Putra Yasa, menegaskan vaksinasi ini penting untuk menekan kasus rabies di masyarakat.


Selain vaksinasi, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar lebih aktif berperan serta dalam pencegahan rabies, salah satunya dengan mengandangkan anjing peliharaan dan rutin memantau kesehatannya. (Ami)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved