Angkat Tema Mandala Giri, Sanur Festival ke-13 Resmi Dibuka - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Jumat, 24 Agustus 2018

Angkat Tema Mandala Giri, Sanur Festival ke-13 Resmi Dibuka

Jaya Negara Berharap Jaga Kearifan Lokal, Berikan Citra Positif Pariwisata Denpasar

Denpasar,Balikini.Net - Gelaran Sanur Vilagge Festival (SVF) sebagai salah satu event yang paling dinanti masyarakat kembali digelar. Kegiatan yang telah memasuki tahun ke-13 pada 2018 ini telah dibuka secara remi oleh Menteri Pariwisata RI, Arif Yahya pada Kamis (23/8) malam di Kawasan Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar.  Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Koperasi dan UKM RI, AA Gede Ngurah Puspayoga, Forkompinda Provinsi Bali, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, serta seluruh masyarakat dan pengunjung Sanur Viillage Festival 13.

Dalam kesempatan tersebut turut diserahkan penghargaan kepada beberapa pihak yang telah memberikan dedikasi dan dukunganya terhadap pelaksanaan Sanur Village Festival hingga saat ini. Adapun yang turut mendapatkan penghargaan yakni Menteri Pariwisata RI, Arif Yahya, Menteri Koperasi dan UKM RI, AA Gede Ngurah Puspayoga, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Hermawan Kertajaya, Gede Ardika, IB Ngurah Kumbayana, Bendesa Pakraman Sanur, Bendesa Pakraman Intaran, dan Bendesa Pakraman Penyaringan.

Dalam laporanya, Ketua Panitia Sanur Village Festival 13, IB Gede Sidarta Putra menjelaskan bahwa adapun tema yang diangkat tahun ini yakni 'Mandala Giri' merupakan sebuah refleksi guna memusatkan pikiran kepada aktivitas vulkanik Gunung Agung. Dimana, dari kondisi tersebut dapat menjadi pembelajaran tentang pentingnya ajaran kemanusiaan dan mendekatkan diri pada alam. "Dari kondisi Gunung Agung saat ini dapat menjadi ajang intrsospeksi diri dan berempati guna menjaga keseimabangan manusia dengan alam semesta sebagai implementasi dari ajaran Tri Hita Karana," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Bali khususnya Desa Sanur dan Kota Denpasar memiliki kearifan lokal tersendiri. Hal inilah yang nantinya memiliki daya terik tersendiri yang dikenal dengan taksu. Selain menampilkan sisi humanisme, SVF ke-13 ini juga merilis event sport tourism. Ada lari marathon, triathlon, futsal, tenis, dan golf. Disajikan pula wind surfing, memancing, parade jukung, juga olahraga air lainnya, wisatawan juga bisa bersepeda menjelajahi eksotisnya Sanur. Sembari olahraga, wisatawan bisa menikmati aktivitas nelayan, arsitektur, landscape, situs sejarah, museum, dan galeri.

SVF ke-13 juga akan menampilkan beragam kuliner khas Bali hingga mancanegara yang dikemas dalam konsep bazar. Menyeimbangkan event dengan alam, SVF ke-13 juga menggelar aksi peduli lingkungan. Ada penanaman terumbu karang, melepas tukik, aksi bersih pantai, penanaman mangrove, juga edukasi lingkungan. “SVF ke-13 benar-benar sangat mengispirasi. Untuk itu masyarakat agar jangan sampai melewatkan festival ini mengingat event tahunan ini telah sepuluh besar event nasional,’’ ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara memberikan apresiasi gelaran SVF tahun ini. Dimana, dari pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wahana dalam mendukung UMKM lokal dan menjaga kearifan lokal yang ada di Sanur dan Kota Denpasar. "Beragam festival yang ada di Kota Denpasar tentu bertujuan untuk meberikan ruang bagi seluruh insan kreatif dalam berekspresi serta memberikan ruang promisi bagi UMKM dan sebagai wahana pelestarian seni dan budaya Bali guna mendukung geliat pariwisata kota," ujarnya.

Jaya Negara berharap, dengan hadirnya berbagai festival yang salah satunya adalah Sanur Village Festival ini mampu memberikan dampak yang baik bagi perkembangan pariwisata di Kota Denpasar. "kami harapkan kegiatan ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk mengunjungi Kota Denpasar," jelasnya.

Menteri Pariwisata RI, Arif Yahya dalam sambutanya menekankan bahwa Sanur Village Festival ini merupakan salah satu event yang efektif dalam menujang peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia. Bahkan saat ini, pelaksanaan SVF ini menjadi trending topik teratas. Selain itu, dengan adanya SVF ini diharapkan mampu menumbuhkan pemasaran terhadap kerajinan lokal, seni dan budaya, dan ekonomi. "Dengan adanya gelaran SVF yang merupakan salah satu Top 10 Kalender Event Nasional Kementrian Pariwisata RI ini diharapkan mampu menjadi sarana dan inovasi dalam memaksimalkan kunjungan wisatawan ke Bali dan Indonesia," papanya. (Ays/Ags/r2).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net