Tiga Pria Pencurian Cat DiBekuk Buser Polsek Abiansemal - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Kamis, 27 September 2018

Tiga Pria Pencurian Cat DiBekuk Buser Polsek Abiansemal

Polres Badung ,Balikini.Net-  Tiga pria Asal Sumba Nusa tenggara Timur yaitu AGUSTINUS LENDE (31), ALFON LADO KELEN (27), JHONSON TANDO (24) harus mendekam di jeruji besi mapolsek Abiansemal. Pasalnya mereka bertiga melakukan pencurian di tempatnya bekerja di Toko bangunan Graha Prima banjar Gulingan Desa Darmasaba Abiansemal Badung, (21/09) lalu.

Aksi pencurian yang dilakukan ketiga pelaku terlihat dari kamera CCTV yang terpasang di dalam toko. Dari rekaman CCTV terlihat ketiga pelaku memasukkan Cat Genteng yang dipajang di toko ke dalam kardus dan langsung melarikan cat tersebut ke rumah kos salah satu pelaku di jalan Pidada Denpasar Barat.

Petugas kepolisian dari Polsek Abiansemal yang menerima laporan dari pemilik toko langsung melakukan perburuan untuk mecari keberadaan pelaku.

Perburuan pelaku pun membuahkan hasil, (23/09) pelaku berhasil di tangkap di rumah kosannya dengan barang bukti tiga dos cat genteng merek Perkasa dimana didalam dos tersebut terdapat 4 (empat) galon cat merek perkasa dan tiap tiap galon beratnya 4 (empat ) Kg.

Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca,S.Sos membenarkan telah menangkap pelaku pencurian di toko bangunan tersebut “ Kami berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian yang terjadi di wilayah kami, ketiga pelaku merupakan pekerja di Toko bangunan tempat mereka beraksi dan korban mengalami kerugian sebesar Rp.2.640.000 (dua juta enam ratus empat puluh ribu) rupiah dan kini kami masih melakukan proses hukum melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan “ Ungkap Perwira menengah Asal Petang ini [pol/r5]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net