Dewan Nilai Pajak Progresif RSUP Sanglah Memberatkan - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Senin, 05 November 2018

Dewan Nilai Pajak Progresif RSUP Sanglah Memberatkan

foto / Tamba
Denpasar-Balikini.Net-Tarif parkir progresif yang diterapkan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Bali. tariff tersebut dinilai sangat memberatkan masyarakat yang datang.

Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba menjelaskan, penerapan tarif progresif di RSUP Sanglah sangat tidak etis. Apalagi, tariff parkir kelipatan berdasarkan waktu.  “Kebijakan model apa begitu. Tidak benar itu. Kalaupun alasannya berjubel, tidak bisa seperti itu. Tidak menyelesaikan persoalan, justru itu membuat beban bagi orang sakit dan keluarga yang sakit,” terang Tamba, Senin (05/11/2018).

Politisi Partai Demokrat ini menawarkan konsep lain terhadap persoalan parkir di RSUP Sanglah. Yakni melakukan tukar guling dengan Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana yang letaknya berdekatan dengan RSUP Sanglah. “Itu di sebelahnya kan ada kampus Hukum dan kampus Sastra (FIB, red), kalau kita lihat dari segi kelayakan menempa ilmu kan sudah tidak layak lagi disana. Satu, orang sekolah setiap hari mendengar bunyi ambulans rumah sakit dan parkirnya sangat krodit,” katanya yang menawarkan ide.


Menurutnya, mahasiswa pasti tidak akan bisa tenang dan waswas saat memarkir kendaraan di luar kampus. Bila hal tersebut diterapkan, kampus bisa dikembangkan untuk parkir rumah sakit sepenuhnya. Dari segi estetika dan kenyamanan, dapat digambarkan RSUP Sanglah sebagai rumah sakit bertaraf internasional. Pihak Universitas Udayana (UNUD) pun bisa memindahkan kampus dua fakultas ke Jimbaran.


“Anak-anak itu dipindahkan ke Bukit, dibuatkan tempat yang lebih nyaman dan lebih bagus, daripada sekarang begitu. Coba lihat kesana sore-sore, macetnya luar biasa, parkir tidak ada. Setiap saat mahasiswa berfikir sepedanya hilang, lecet, sehingga tidak representative lagi untuk kampus,” tutup dia. Dp/r2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net