-->

Iklan

Menu Bawah

Kresna Budi Kandidat Ketua Komisi II

BaliKini.Net
Kamis, 05 September 2019, 20.33 WIB Last Updated 2019-09-05T13:33:42Z
Denpasar,BaliKini.Net - Setelah mendapat jatah Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dari PDIP, Partai Golkar langsung bergerak cepat. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPD I Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry. Pihaknya terus menjalin komunikasi dengan PDIP. Namun, dirinya menolak jika hal itu berkaitan dengan lobi-lobi soal jatah.

"Kita kan tidak dalam posisi berebut. Jadi kalau dipandang Golkar punya kapasitas dan kemampuan sebagai pimpinan ya kita siapkan orang yang mempunyai kapasitas untuk itu," katanya, Kamis (05/09).

Sementara itu, Partai Golkar juga menempatkan nama-nama kadernya yang duduk disetiap Komisi. Diantaranya, Wayan Gunawan (Komisi I), IGK Kresna Budi dan Ketua Suwandi (Komisi II), Made Suardana dan Ni Putu Yuli Artini (Komisi III), Nyoman Wirya dan Wayan Rawan Atmaja (Komisi IV). Hal ini tertera pada SK DPD Partai Golkar Bali Nomor KEP-18/GOLKARDA/IX/2019 tentang Penempatan Susunan dan Personalia Anggota Fraksi Partai Golkar Untuk Komisi DPRD Bali Masa Bakti 2019-2024.

Sesuai dengan jatah yang diberikan PDIP kepada Partai Golkar yakni Komisi II. Ada dua nama yang menjadi kandidat untuk menjadi Ketua Komisi yakni IGK Kresna Budi dan Ketut Suwandi. Pada periode sebelumnya, Komisi II dipimpin oleh Ketut Suwandi. Akan tetapi belakangan nama Kresna Budi digadang-gadang akan memimpin Komisi yang membidangi perekonomian dan keuangan tersebut.

Sementara itu, Kresna Budi saat dikonfirmasi tak menampik adanya rencana penunjukan dirinya sebagai Ketua Komisi II. Hal itu didapat dari Anggota Korwil Pemenangan Pemilu/Korwil Bali DPP Golkar, Dewa Made Widiasa Nida. Sejak awal dirinya ditugaskan untuk duduk di Komisi II. "Saya kan diberikan penugasan di DPRD Bali duduk di Komisi II. Kalau kabar dari Korwil Pak Dewa Nida seperti itu. Konfimasinya seperti ini, supaya lebih gampang katanya komunikasi," jelasnya.

Mengenai dirinya satu Komisi dengan Ketut Suwandi yang sebelumnya menjabat Ketua Komisi II, Plt Golkar Buleleng ini justru senang. Pasalnya, bisa belajar kepada tokoh berpengalaman dan senior. Yang terpenting, sebagai petugas partai, dirinya mengaku siap ditempatkan dimana saja. "Justru ada senior bagus, q jadi dibimbing jadinya. Bisa tanya sama senior kan. Berarti pengkaderan Golkar berhasil," akunya.

Sama halnya dengan Partai Gerindra yang telah menetapkan susunan anggota Fraksi untuk dimasing-masing Komisi. Berdasarkan SK Nomor BI/09-037/B/DPD-GERINDRA/2019 disebutkan bahwa posisi Wakil Ketua III DPRD Bali adalah Nyoman Suyasa dan Ketua Fraksi Gerindra I Ketut Juliarta. Sementara untuk di Komisi, I Ketut Juliarta (Komisi I), I Kade Darma Susila (Komisi II), Nyoman Ray Yusha (Komisi III), I Gde Ketut Nugrahita Pendit dan I Wayan Deisel Astawa (Komisi IV).

Sementara untuk Partai Demokrat dan PDIP masih belum diketahui penempatan anggota dimasing-masing Komisi. Dalam SK yang diterima oleh DPRD Bali hanya tertera penunjukan soal Wakil Ketua dan Ketua Fraksi saja. Diketahui, Partai Demokrat menunjuk Tjok Gede Asmara Putra Sukawati sebagai Wakil Ketua DPRD Bali dan I Komang Nova Sewi Putra sebagai Ketua Fraksi. Begitu juga dengan PDIP yang hanya mencantumkan nama I Nyoman Adi Wiryatama sebagai Ketua DPRD Bali sekaligus Penasehat dan Dewa Made Mahadnyana sebagai Ketua Fraksi beserta susunan personalia. Dp/r2

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+