-->

Iklan

Menu Bawah

Dari Berjemur dan Minum Bungkak Hingga Segehan Wong-Wongan

BaliKini.Net
Kamis, 02 April 2020, 20.30 WIB Last Updated 2020-04-02T13:30:09Z
Denpasar ,BaliKini.Net - Pasca merebaknya virus Covid-19 di Bali, sebagian masyarakat melaksanakan kegiatan yang diyakini bakal terhindar dari wabah virus mematikan saat ini.

Berbagai keyakinan yang di tempuh diantaranya dengan berjemur saat pagi hari sebelum jam 10 pagi. Tidak hanya, itu usai berjemur dilanjutkan minum bungkak.

Bahkan segala petunjuk niskala ditempuh umat di Bali dari menggelar upacara tolak bala hingga menghaturkan segehan nasi wong dan pandan duri di depan rumah. 

Terakhir, justru himbauan melalui surat edaran yang dilayangkan kemasing-masing banjar adat untuk dilaksanakan oleh warga adat, langsung serentak diyakini masyarakat Hindu Bali untuk dilaksanakan, Kamis (2/4). Himbauan dengan nomor surat 472/1621/PPDA/DPMA prihal upacara "Nunas ica Kerahayuan" atau bisa diartikan memohon kebahagian bersama.

Salam surat edaran yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, I.G.A.K Kartika Jaya Seputra, tertanggal 02 April 2020, itu pada poinnya warga dimita menhaturkan segehan wong cacahan nasi lengkap dengan pejati berisikan bungkak gading.

Imbauan yang diterima langsung oleh masing-masing warga itu langsung serentak dilaksanakan. "Kalau waktu ini sempat ada yang bilang haturkan ini itu, saya belum bisa lakukan. Tetapi ini resmi, percaya tak percaya, apa yang jadi petunjuk pemerintah tentunya untuk kebaikan kita semua. Saya haturkan untuk kali ini," ungkap Pak Wira warga di Kesiman.

Sementara itu, harga bungkak gading melonjak tajam di pasaran yang umumnya Rp.6000,- kini menjadi Rp.13 ribu/butir. Bahkan ada juga di warung yang menjual Rp.15-16 ribu/butir.

"Sulit bisa dapat pejatian, habis semua. Harganya sampai Rp.75 ribu. Biasanya 40-50 ribu rupiah," ungkap Bu Yani, saat beli bungkak di pasar Tapian, Denpasar Timur.

Sebagaimana diketahui, pemerintah terus menegaskan agar warga selalu mengikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah guna menangkal penyebaran corona yang setiap harinya secara nasional terus meningkat. 

Di Bali, kabar terakhir sudah 25 pasien dinyatakan positif. Kabar baiknya, 10 diantaranya sudah berhasil disembuhkan dan menjalani masa perawatan karantina di rumah.[ar/r5]
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+