Sabtu, 17 Oktober 2020

Kemenag Gelar Lomba Film Pendek Pemuda Hindu Berhadiah Total Rp50 Juta


Jakarta ,BaliKini.Net - 
Kementerian Agama melalui Ditjen Bimbingan Masyarakat Hindu menggelar Lomba Film Pendek  dengan tema Pemuda Hindu Bersatu Bangkit dan Berkarya. Lomba yang digelar dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ini akan merebutkan hadiah total senilai 50 juta rupiah. 

Kita ketahui bersama, saat ini Pandemi Covid-19 tengah melanda dunia dan juga Indonesia. Ini tentu membawa dampak bagi banyak sektor kehidupan. Momen Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2020 ini tentunya menjadi momen untuk bangkit dari segala keterpurukan akibat pandemi, tutur Dirjen Bimas Hindu Tri Handoko, Senin (1210). 

Pemuda Hindu harus mengambil peran untuk turut bersama-sama dengan Pemerintah agar dapat membangkitkan semangat menghadapi era norma baru saat ini,imbuhnya. 

Film, lanjut Tri Handoko, menjadi media komunikasi yang dipilih Ditjen Bimas Hindu untuk menyebarkan semangat kebangkitan ini. Kami berharap dengan film yang dibuat, pemuda-pemuda Hindu dapat menyebarkan dan menyerukan semangat yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan produktif masyarakat saat ini, harap Tri Handoko.  

Ia menambahkan, untuk lomba ini, masing-masing pemenang akan memperoleh hadiah sebagai  Juara Pertama  Rp 20 Juta , Juara Kedua  Rp 12 Juta , Juara Ke Tiga  Rp 10 Juta , Harapan Satu Rp 5 juta ,Harapan Dua Rp 3 juta .

 Info penting adapun syarat dan ketentuan lomba film pendek Bimas Hindu, sebagai berikut: 

1. Lomba Terbuka Untuk Pemuda Hindu Warga Negara Indonesia

2. Film Pendek dalam rangka sumpah pemuda dengan tema Pemuda Hindu Bersatu Bangkit dan Berkarya

3. Konten Film tidak mengandung unsur kekerasan, hal-hal negatif dan tidak melanggar hukumaturan yang berlaku

4. Peserta hanya mengirimkan 1 Vidio dengan sinopsis penjelasan film

5. Film yang dikirimkan merupakan karya asli pribadikelompok dan peserta wajib bertanggungjawab penuh terhadap karya yang dikirimkan

6. Film yang dikirim tidak pernah dipublikasikan sebelumnya

7. Film pendek menggunakan Bahasa Indonesia

8. Film yang dikirimkan menjadi milik panitia dan dapat secara bebas dalam rangka kegiatan dilingkungan Kementerian Agama dengan tetap mencantumkan nama kreatorpencipta

9. Peserta wajib memfollow  akun IG @bimashinduri dan merepost flyer lomba dengan menyertakan hastag #pemudahindubersatubangkitdanberkarya

10. Unggah Video melalui google drive dan kirim linktautan ke bimashindu@kemenag.go.id cc ditjenhindu@gmail.com dengan subjek Lomba Video Sumpah Pemuda Bimas Hindu

11. Video dikirim paling lambat 21 Oktober 2020 dengan menyertakan nama lengkap, asal, No. HP yang dapat dihubungi dan jenis serta judul video

12. Pihak Penyelenggara dan Dewan Juri tidak bertanggung jawab atas hal apapun mengenai film pendek yang dikirimkan apabila terjadi penuntutan kepemilikan cipta atas sebagianseluruh bagian film yang dikirimkan dan hal-hal lainnya yang membuat kerugian dengan nilai ataupun tanpa nilai bagi peserta maupun pihak lain

13. Penyelenggara berhak mendiskualifikasi film peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap tidak memenuhi ketentuan, serta mencabut status juara peserta apabila film yang dilombakan menjadi pemenang dilomba film pendek bimas hindu

14. Peserta dianggap telah menyetujui semua persyaratan yang ditetapkan atas karya film pendek yang dikirim

15. Kreteria Penilaian bersifat tertutup dengan metode penilaian Profesional dari pakar dan penyelenggara

16. Pemenang lomba video ditentukan oleh juri dan akan diumumkan pada saat hari sumpah pemuda 28 Oktober 2020 di medsos bimashinduri serta keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. [ men/r4]

Kamis, 15 Oktober 2020

Rekap Togel Hongkong, Pemuda Kedonganan ini Dituntut 10 Bulan


Denpasar ,BaliKini.Net -
Merebaknya judi online diera digital saat ini, membuat pihak kepolisian kesulitan dalam memutus jaringan perjudian ini. Umumnya judi online ini menawarkan berbagai jenis permainan, seperti Poker, sabung ayam, Togel dan berbagai jenis game lainnya.


Seperti yang terungkap dalam dalam sidang virtual dengan terdakwa AA.Made Nova. Pemuda asal 23 tahun yang tinggal di Jalan Beringin Ayu, Kedonganan, itu hanya bisa pasrah tatkala Jaksa Yuli Peladiyanti,SH dari Kejari Denpasar menuntutnya hukuman pidana selama 10 bulan.


"Memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa pidana penjara selama 10 bulan," tuntut Jaksa Yuli secara online yang didengarkan oleh Hakim Hari Supriyanto,SH.MH., di Pengadilan Negeri Denpasar.


Jaksa Yuli menyebut terdakwa bersalah melawan hukum sebagaimana tertuang Pasal 303 ayat (1) ke-1 KUHP Jo  UU RI.No.7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian.


"Bahwa terdakwa dengam sengaja membuat akun judi togel dan menawarkan kepada orang lain untuk pasang, dengan imbalan atau janji berupa uang yang telah ditentukan," sebut Jaksa Yuli.


Dalam dakwaan, terdakwa diamankan Sabtu, 27 Juni, Pukul 20.30 Wita. Saat sedang rekap pasangan lewat SMS. "Terdakwa berada di warung angkringan jalan Uluwatu depan minimart Mutiara, Kedonganan," sambung Yuli.


Bahwa terdakwa memiliki aplikasi togel online situs LIBRA 4D. Dimana saat itu, terdakwa sedang rekapan nomor togel untuk pasang di Hongkong. Selain untuk Hingkong, terdakwa juga menawarkan untuk judi togel Sidney dan Singapor yang buka sesuai jadwal hari dan jamnya.


Pada aplikasi togel online ini, terdakwa menggunakan 'User Name' Agung Nova dengan cara mengisi saldo atau deposit sebesar Rp.100 ribu yang ditransfer lewat rekening BCA dengan tujuan rekening yang selalu berubah. "Terakhir terdakwa mentransfer ke rekening BCA atas nama Lilik Wijiati sebesar 100 ribu rupiah untuk pengisian deposit," tutup Jaksa Yuli.[hms]

Tabrak Tetangga Dengan Motor, Pengacara Raymond Diadili


Denpasar ,Balikini.Net -
Seorang pengacara bernama Raymond Simamora (50) memasuki persidangan secara virtual, Kamis (15/10) terkait kasus dugaan penganiayaan yang korbannya adalah tetangganya sendiri.


Sidang yang digelar secara virtual dengan agenda pemeriksaan dakwaan sekaligus pemeriksaan saksi korban, itu dibacakan oleh Jaksa AA.Teja Buana.SH.MH dari Kejari Badung yang didengarkan oleh terdakwa di Rutan Polres Badung.


Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa dihadapan Hakim Ketua Wayan Gede Rumega,SH.MH di Pengadilan Negeri Denpasar, disebutkan bagaimana terjadinya peristiwa pengacara asal Medan ini bisa mendekam dalam sel. 


Ditulis dalam dakwaan, pada Senin, 25 Mei pukul 18.00 Wita, berada di Perum Kodam Udayana Blok G banjar Kaja desa Buduk Mengwi, Badung. "Saat itu saksi korban Wayan Ariayana bersama tiga temannya sedang duduk minum-minum," sebut Jaksa dari Kejari Badung, ini.


Korban bersama tiga temannya duduk di tikungan pinggir Gang. Tujuan mereka adalah berjaga bila ada mobil datang untuk parkir, karena di tetangga rumah korban sedang ada kegiatan silahturahmi perayaan Idufitri.


Tanpa diduga, terdakwa datang dari arah tikungan barat menuju ke timur, mengendarai Sepeda Motor DK 2707 OY. "Saat itu, terdakwa membunyikan klason (bel motor) dengan keras dan lantang. Sehingga korban dan ketiga temannya terkejut," kata Jaksa Gung Teja.


Karena terkejut, korban bersama temannya sepontan menoleh. Belum sempat menghindar, korban ditabrak oleh terdakwa yang mengenai bagian belakang pada pinggang tengah hingga sebelah kanan. 


Bahkan kendaraan yang dikendarai terdakwa sampai terhenti lantaran dongkrak atau standar pada motor tersangkut di pinggang korban yang saat itu tersungkur.


Saksi Wayan Anggi berusaha menolong dengan mendorong motor terdkawa agar dongkrak yang tersangkut di pinggang korban terlepas. Saat itu antara korban dan terdakwa sempat adu mulut. 


Anehnya, terdakwa merasa tidak bersalah dan menyalahkan korban yang duduk ditikungan pinggir jalan. Terdakwa berdalih tidak melihat. Sempat nyaris terjadi baku pukul, namun korban dipegang oleh rekan-rekannya. 


Selanjutnya terdakwa berlari ke rumahnya dan meninggalkan sepeda motor di lokasi. Saat iti korbam hendak mengejar, namun dipegang oleh temannya.  Beberapa saat kemudian, terdakwa datang bersama istrinya untuk mengambil sepeda motor dan sempat terjadi kegaduhan dengan warga namun berhasil diredam. 


Akibat kejadian ini, korban langsung melaporkan terdakwa ke Polres Badung dan dilakukan pengambilan visum di RSUD Mangusada, Mengwi Badung, yang hasilnya terdapat luka-luka lecet dan lebam pada bagian pinggang.


Terkait perbuatan terdakwa, Jaksa Kejari Badung ini menjerat pengacara kondang ini dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP dan didakwaan kedua Pasal 362 ayat (2) KUHP. Serta menegaskan terdakwa tetap berada dalam tahanan.[ar/r5]

Rabu, 14 Oktober 2020

Diamankan Dua Pengedar Lintas Pulau Tanam Pohon Ganja


Denpasar ,BaliKini.Net -
Resnarkoba Polda Bali kembali membrangus jaringan narkoba lintas pulau. Kali ini dua pemuda asal Tanggerang jaringan pengedar ganja, Johannes Pradipta (32) dan Giovanndi Biondi (30) berhasil digiring, Sabtu (13/10). 


Dari kedua pemuda pengangguran ini petugas mengamankan 4,5 kilo lebih ganja dan beberapa batang tanaman ganja. Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Mochamad Khozin, mengatakan tersangka pertama ditangkap adalah Giovanndi Biondi. 


Tersangka Giovanndi digerebek di Jays Villas Jalan Tegal Cupek, Banjar Anyar Kelod, Krobokan, Kuta Utara, Badung, sekitar pukul 19.00. Saat dilakukan penggeledahan, dari tangan tersangka diamankan satu paket ganja yang disembunyikan di tas kainnya. 


"Tersangka lantas diinterogasi dan dia mengaku juga tinggal di  Pondok Nini Ubud, Jalan Sari, Banjar Ambengan, Peliatan, Ubud, Gianyar," beber Kombes Khozim, Rabu (14/10).


Lalu petugas menuju Ubud dan melakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan sembilan pot plastik warna hitam yang berisi pohon ganja. Tanaman itu diletakan di depan pintu luar kamar tersangka. 


Petugas juga mengamankan tiga paket ganja di dalam kulkas, satu paket di dalam koper, satu paket di atas lantai, satu paket di dalam tas gendong dan satu paket di atas kulkas.


Barang bukti yang diamankan dari tersangka Giovanndi adalah, plastik klip yang berisi daun, batang dan biji ganja seberat 4,62 gram, tujuh paket berisi daun, batang dan biji ganja seberat 2.697,52 gram, sembilan pot warna hitam yag berisi tanaman pohon ganja dengan tinggi maksimal 14 cm. 


"Tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan adalah miliknya dengan tujuan akan dijual dan sebagian dipakai sendiri. Dan ganja itu, dia dapat dari orang bernama JONI (masih dalam pengembangan)," ucap Kombes Khozin.


Dijelaskannya bahwa hasil di Pondok Nini Ubud juga ditangkap satu tersangka lainnya, yakni Johannes Pradipta. "Tersangka Johannes bekerja sebagai tukang tatto dan tinggal bersama tersangka Giovanndi di Pondok Nini," imbuhnya.


Di dalam kamar tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti dari tangan Johannes. Diantaranya, 12 paket berisi daun, batang dan biji ganja seberat 1.807,16 gram, alat hisap untuk ganja dan HP.


Setelah diinterogasi, tersangka Johannes mengaku jika seluruh barang bukti yang ditemukan adalah miliknya yang didapat dari tersangka Giovanni dan akan dijual serta sebagian dipakai sendiri. 


"Total barang bukti yang diamankan memiliki berat labih dari 4,5 kilo gram. Kasus ini masih dalam pengembangan," Demikian Mantan Kapolres Jombang, ini.[ar/r5]

Sebanyak 109 orang bertambah kasus Positif Covid-19 di Bali


Denpasar ,BaliKini.Net -
Pandemi masih terus berlangsung, namun sejumlah tempat angkringan diwilayah Denpasar masih terlihat selalu pesat dan banyak yang tidak mengenakan masker. Padahal, kasus jumlah pasien yang terpapar virus ini makin meninggkat.


Rabu (14/10) terjadi penambahan sebanyak 109 orang yang tersebar melalui transmisi lokal. Sedangkan untuk pasien yang aembuh bertambah sebanyak 141 orang, dan meninggal sebanyak 7 orang.


" Secara kumulatif, terkonfirmasi Positif  menjadi 10.413 orang, sembuh 9.116 orang (87,54%), dan  meninggal mencapai 339 orang (3,26%). Kasus Aktif masih dalam perawatan ada 958 orang (9,20%)," tulis Petugas Satgas Provinsi Bali dalam keterangan riilisnya.



ang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.


Dengan terus terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Bali, ditegaskan kepada seluruh desa adat menghentikan segala bentuk keramaian yang mendatangkan banyak orang. 


Untuk sementara, pelaksanaan upacara adat atau keagamaan yang sudah terporgram agar dilaksanakan dengan jumlah peserta ynag terbatas dan memenuhi protokol kesehatan  


"Serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan, dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas," tutupnya.[ar/r5]

Selasa, 13 Oktober 2020

Mengintip Kemesraan Jerinx SID Bersama Istrinya Saat Jeda Sidang


Denpasar,BaliKini.Net  -
Sidang tatap muka langsung yang di gelar di ruang Cakra, Selasa (13/10) PN Denpasar, menghadirkan tiga orang saksi dari Ikatan Dokter Indonesia (SID). Sidang pimpinan Hakim Ida Ayu Adnyanadewi.SH.MH., yang berlangsung sangat ketat untuk pengunjung yang masuk ruang sidang itu, terpaksa diakors sementara untuk jeda makan siang.


Terdakwa IGede Ari Astina alias Jerinx SID yang datang mengenakan kemeja putih dan celanan hitam kain dengan sepatu hitam kulit, nampak terlihat rapi dengan rambut jigraknya duduk disamping Wayan 'Gendo' Suardana,dkk., Selaku kuasa hukumnya.


Saat sidang diskors, penggebuk drum Superman Is Dead ini langsung beranjak dengan pengawalan menuju kamar mandi. Kemudian masuk sel tahanan untuk istirahat makan siang. Istrinya, Nora Alexandra Philip yang hendak masuk sel dihalau dan diminta cukup dari ruang sidang.


Nampak keluar air mata dari Nora saat membuka bukus nasi untuk suaminya. Iapun harus memberi suapan nasi yang dibagikan petugas, dari luar jeruji besi. "Demi apapun dia suami saya," ucap Nora, lirih. 


Sebelum memberikan suapan nasi, Nora sempat menggunting kumis dan janggut Jerinx dari jeruji besi. Pria kelahiran Kuta, 10 Februari 1977 lalu ini mengungkapkan betapa bangganya punya istri cantik yang dinikahinya Sabtu (5/10) lalu.


Untuk diketahui, kasus yang menjerat drumer S.I.D, ditetapkan sebagai tersangka dan langsung di jebloskan ke sel Polda Bali pada Rabu (12/8) lalu atau baru dua bulan melangsungkan pernikahan.


Selanjutnya, Kamis (27/8) dilakukan pelimpahan ke Kejaksaan Tinggi Bali. Kuasa Hukum Jerinx kembali mengajukan penangguhan, namun ditolak. Buntutnya hanya 7 hari setelah menjadi tahanan Kejaksaan, pihak Jaksa langsung melimpahkan drumer SID ini ke PN Denpasar, Kamis (3/9).


Sidang perdana Jerinx SID yang digelar secara online pada Selasa (9/10) sempat diwarnai dengan walkout lantaran alat pendengar yang ada di Polda Bali tidak dapat di dengar dengan baik. 


Majelis hakim baru mengabulkan sidang tatap muka langsung, Selasa (13/10) dengan tetap menyatakan terdakwa berada di dalam tahanan usai menghadiri sidang.


Untuk diketahui pria kelahiran 1977 itu yang menikahi artis foto model ini dinilai bersalah terkait dugaan ujaran kebencian terhadap Ikatan dokter Indonesia (IDI) yang ditulisnya di media sosial (medsos) pada akun pribadi miliknya. 


Dimana Ia menulis postingan kalimat berupa "Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19".


Dalam berkas penyidikan, tersangka Jerinx diancam Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat (2) atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP.[ar/r5]

Kamis, 06 Agustus 2020

Menuju Pilkada 2020, KPU Badung Gandeng Media Online bersama SMSI Bali


Menuju Pilkada 2020, KPU Badung Gandeng Media Online bersama SMSI Bali
Badung,BaliKini.Net - Pilkada 2020 sudah di depan mata. Persiapan dan berbagai upaya sosialisasi kian gencar dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di enam Kabupaten/kota penyelenggara Pilkada serentak Bali 2020. Salah satunya adalah KPU Kabupaten Badung. 

Untuk kepentingan sosialisasi Pilkada, KPU Badung berinisiatif melakukan kerjasama dengan beberapa Media Online di Bali. Tak terkecuali dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali. 
“Melihat perubahan masyarakat yang sudah jarang membaca berita dari media cetak, kami memutuskan untuk melakukan sosialisasi Pilkada dengan mengikuti tren yang ada yaitu bekerja sama dengan Media Online,” ujar Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta.  

Pernyataan itu disampaikannya saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus SMSI Bali, di kantor KPU Badung, jalan Kebo Iwo Denpasar, Kamis 6 Agustus 2020. 
Rombongan Pengurus SMSI yang mendatangi KPU Badung dipimpin Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja alias Edo. Ia datang bersama sejumlah pengurus SMSI Bali, yakni dua wakil Ketua SMSI Bali, DM Suta Sastra Dinata dan Joko Purnomo, Ketua Penasehat SMSI Bali yang juga Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, dan Anggota Dewan Penasehat SMSI Bali Budiharjo. 

Pada kesempatan ini Ketua KPU Badung, Semara Cipta menyambut antusias kedatangan pengurus SMSI Bali. Ia berharap saat gelarqan Pilkada Badung 2020, SMSI Bali dengan seluruh anggotanya, yakni media-media online, ikut ambil perasn dalam mengawal, mengawasi dan mensukseskan Pilkada melalui penyebaran informasi di Media Online hingga berakhirnya Pilkada.

‘Mungkin teknisnya nanti, KPU Badung akan membuat klasifikasi Media Online dilihat dari badan hukum, publikasi berita, dan platform media sosial yang mereka miliki. Kemudian nantinya Media Online yang memenuhi persyaratan administrasi akan di rekap dan di skoring. Kemudian akan dilakukan koordinasi dengan SMSI. Mungkin kita bisa mintakan rekomendasi dari SMSI untuk menentukan kerjasama,’ katanya.
‘Mungkin teknisnya nanti, KPU Badung akan membuat klasifikasi Media Online dilihat dari badan hukum, publikasi berita, dan platform media sosial yang mereka miliki. Kemudian nantinya Media Online yang memenuhi persyaratan administrasi akan di rekap dan di skoring. Kemudian akan dilakukan koordinasi dengan SMSI. Mungkin kita bisa mintakan rekomendasi dari SMSI untuk menentukan kerjasama,’ katanya.
Sementara itu, Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja mengatakan, SMSI adalah organisasi media online resmi yang telah terdaftar sebagai Konstituen Dewan Pers melalui Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 22/SK-DP/V/2020 pada Mei 2020. Seluruh anggota SMSI, kata Wartawan senior yang juga wakil ketua bidang organisasi PWI Bali ini, merupakan perusahaan media online yang secara administrative telah diseleksi secara administrative, yaitu memenuhi standar perusahaan Pers sebagaimana diamanatkan Dewan Pers. Dalam aturan Dewan Pers, mengatur bahwa media online setidaknya berbadan hukum Pers dan dipimpin oleh Wartawan bersertifikasi Wartawan Utama. 
Di Bali lanjut dia, terdapat 25 media online yang telah menjadi anggota SMSI. ‘Semua sudah kita seleksi secara administrative, karena seleksi semacam itu adalah syarat menjadi anggota SMSI. Pada waktunya nanti media online tersebut akan menjalankan verifikasi administrasi dan factual oleh Dewan Pers,’ kata Edo
Edo pada kesempatan tersebut menghimbau KPU Badung dan seluruh KPU Penyelenggara Pilkada serentak Bali 2020, agar sedapat mungkin bekerja sama dengan Media Online yang sudah berbadan hukum Pers. Jika perlu media online tersebut telah terverifikasi Dewan Pers dan mempunyai klasifikasi Wartawan yang sudah di tetapkan oleh Dewan Pers. 

‘Ini supaya kedepannya jika ada media yang membuat kesalahan bisa langsung menyampaikan komplain ke SMSI. SMSI dalam hal ini mempunyai tujuan untuk mengambil tindakan preventif kepada masyarakat sebagai literasi media agar tidak menyebarkan berita hoax atau ujaran kebencian, tidak hanya saat Pilkada namun di segala peristiwa,; ujar Pemimpin Redaksi Ringtimesbali.pikiran rakyat.com ini.

Sementara itu, Ketua Penasehat SMSI Bali, IGMB Dwikora Putra  menegaskan, harapan kedepannya KPU dan masyarakat bisa melaksanakan Pilkada tanpa hoax dengan menggandeng media yang sudah kredibel dan berbadan hukum Pers.[*/tim]

Selasa, 28 Juli 2020

Warung VOA: Warga Difabel di AS Tetap Berdaya

 
Cak Supri dan Ning Virginia membahas warga difabel di tengah wabah korona. Warga tuli belajar online dengan modul yang disesuaikan. Ada juga sepeda khusus agar warga difabel bisa berolahraga. Banyak negara bagian punya kebijakan diskriminatif terhadap kaum difabel terkait penggunaan ventilator.
© Copyright 2019 Bali Kini | All Right Reserved