-->

Minggu, 03 April 2022

Polsek Mengwi Ringkus Pelaku Pencurian Motor, Kunci Tergantung


Badung, Bali Kini - Pelaku pencurian sepeda motor Honda Scoopy DK 3769 FBN yang di Parkir Pantai Pererenan Banjar Pengembungan Desa Perenan, Kecamatan Mengwi, pada hari Selasa (29/03/2022) dibekuk polisi. Kini pelaku yakni berinisial IKS asal Kecamatan Kediri Tabanan diamankan di Polsek Mengwi. Jumat, (1/4) 

Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana, SH menjelaskan, bahwa pada hari Selasa 29 maret 2022 sekira pukul 18.00 wita korban berinisial BYA asal Lombok Tengah dan saksi datang kepantai pererenan, sampai dipantai pererenan saksi membuka jok sepeda motor Honda Scoopy DK 3769 FBN untuk mengambil botol air minum. Selesai mengambil botol air minum saksi lupa mencabut kunci spm honda scopy DK 3769 FBN setelah itu korban dan saksi pergi jalan jalan kepantai.

Sekitar pukul 19.00 wita korban dan saksi  kembali ke parkir melihat 1 unit spm honda scopy DK 3769 FBN yang sebelumnya ditaruh diparkir telah hilang. Atas kejadian tersebut korban langsung melaporkan ke SPKT Polsek Mengwi.

Tim Opsnal Polsek Mengwi yang di pimpin Iptu I Made Mangku Bunciana, SH melalui Kanit Reskrim Iptu I Made Galih Artawiguna, S.Tr.K langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan, guna pengungkapan lebih cepat.

"Pelaku melakukan pencurian sepeda motor di Pantai Pererenan Mengwi seorang diri. Setelah pelaku mengambil sepeda motor tersebut, selanjutnya ditaruh di atas trotoar di sebelah utara Puri Kediri. Kemudian pada hari Rabu, 30 Maret 2022 sekira pukul 15.00 wita pelaku mengambil sepeda motor yang sebelumnya ditaruh diatas trotoar di utara Puri Kediri kemudian langsung di bawa pulang," Beber Kompol Darsana.

"Tujuan pelaku mencuri 1 unit sepeda motor Honda Scoopy DK 3769 FBN warna hitam yaitu untuk dimiliki dan akan dimodifikasi menjadi sepeda scooter. Selain mencuri 1 unit pedas motor Honda Scoopy DK 3769 FBN pelaku pernah mencuri 3 buah helm di pantai pererenan," Sambungnya.

Sabtu, 02 April 2022

Ny. Antari Jaya Negara Ajak Bangun Kreativitas Penderita Autisme


Denpasar - Memperingati Hari Peduli Autisme Se-Dunia, Dinas Sosial Kota Denpasar, bersinergi dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Denpasar menggelar Talkshow, Sabtu (2/4) di ruang pertemuan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Layanan Disabilitas (PLD) kawasan Lumintang Denpasar.

Kegiatan ini dibuka Ketua K3S Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Wakil Ketua K3S, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Kadis Sosial Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty.

Ketua K3S Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara dalam sambutannya menyampaikan  Peringatan Hari Autis Sedunia dengan Tema "Tantangan Inklusi di Tempat Kerja, Tantangan dan Peluang di Dunia Pasca Pandemi" yang memerlukan dukungan seluruh pihak untuk memberikan kehidupan yang lebih baik. "Pandemi Covid-19 belum usai, namun kreatifitas harus terus terbangun di kalangan penderita autis serta dukungan semua pihak (care giver)untuk dapat diterima di kalangan masyarakat," ujar Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kepada orang tua dan peserta didik untuk terus semangat dan memberikan kesempatan berkreatifitas bagi putra putrinya dengan penuh kasih sayang.  "Pemkot Denpasar dan K3S Denpasar tetap hadir melayani masyarakat dengan semangat Sewaka Dharma," ujarnya. 

Antari Jaya Negara juga menyampaikan Pemerintah Kota Denpasar memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas dalam situasi pandemi saat ini. Penyandang disabilitas menjadi kelompok yang rentan terinfeksi virus corona dengan berbagai resiko. Melalui visi misi Kota Kretif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju, serta dengan semangat Vasudhaiva Kututmbakam diharapkan kita bersama dapat terus bersinergi memberikan peluang kretaivitas bagi penyandang disabilitas serta memberikan rasa aman dan nyaman dalam situasi pandemi saat ini. 

Sementara Kadis Sosial Kota Denpasar,  I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty mengatakan kegiatan talkshow mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dalam memberikan  pelayanan kepada penyandang disabilitas  di tengah situasi pandemi saat ini. 

"Dinsos Kota Denpasar Bekerjasama dengan IDI Cabang Denpasar dan Himpsi Wilayah Bali menyelenggarakan Talkshow dengan Tema "Inklusi di Tempat Kerja: Tantangan dan Peluang di Dunia Pasca Pandemi dalam rangka Hari Peduli Autisme Se- Dunia," ujarnya. 

Kegiatan ini juga disiarkan langsung oleh Radio RPKAD melalui Frekewnsi 92,6 FM yang juga dimeriahkan dengan penampilan kreatifitas dari Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme Pusat Layanan Disabilitas Kota Denpasar sebagai kegiatan unjuk kebolehan dari Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme yang memiliki talents terpendam. Adapun yang ditampilkan adalah Tari Barong Tunggal, Pentas Menyanyi dengan judul lagu ( Band D,Masiv Dibawah langit yang sama dan Band Padi Sahabat) dan Fashion Show Ayo Kem-Bali".

Kegiatan talkshow dihadiri oleh para orang tua dengan anak Gangguan Spektrum Autisme  yang menghadirkan pembicara dr. Gusti Ngurah Sugitha, Sp.A(K) dari IDI Cabang Denpasar, membawakan materi berjudul Bagaimana Mengenali Anak Autisme,  Wiriana, S.Psi, M.Pd. Psikolog dari HIMPSI Wilayah Bali, dengan membawakan materi berjudul Bahagia Bertumbuh dan Berkembang Bersama Anak Alami Autis Problematika Orang Tua dengan Anak ASD, Yunita Hadi, S.Pd dari UPTD PLD Kota Denpasar dengan membawakan materi berjudul Kuat Bersama UPTD PLD Kota Denpasar dalam Menghadapi Tantangan Pasca Pandemi," ujarnya

Disampaikan pula bahwa talkshow ini telah memberikan banyak masukan dalam peningkatan pelayanan UPTD PLD yang sebelumnya memiliki nama Pusat Layanan Autis. Bagaimana dalam pelayanan nanti tidak saja fokus pada akedemis, namun juga pada keterampilan anak didik di PLD. Hal ini telah juga disiapkan dalam langkah menggandeng komunitas hingga akademisi untuk memberikan peningkatan pelatihan untuk kreativitas anak disabilitas. 

Kegiatan ini didukung para sponsorship dari Perumda Tirta Sewaka Dharma, PT. Mundhi Pama Health Care, Tara Health Care dan Radio RPKD Kota Denpasar. (Pur/sdps)

Tim Jumali Dangin Kangin Antisipasi Pohon Tumbang


Denpasar – Menyusul terjadinya pohon tumbang akibat cuaca hujan di Jalan Tukad Gangga III, wilayah Banjar Mandala Sari, Desa Dangin Puri Kelod, tim Desa Dangin Puri Kelod bersama Juru Pemantauan Lingkungan (Jumali) Desa dan Kepala Dusun Setempat melakukan penanganan dengan membersihkan pohon tumbang tersebut, Sabtu (2/4). 

Perbekel Dangin Puri Kelod, Made Sada saat dihubungi terpisah mengatakan penanganan pohon tumbang di Jalan Tukad Gangga III, wilayah Banjar Mandala Sari, Desa Dangin Puri Kelod ini agar tidak menggagu arus lalu lintas baik motor, mobil ataupun pejalan kaki.

"Penanganan pohon ini  dengan kami potong menjadi kecil untuk kemudian kami buang menjadi sampah organik. Selain itu juga kami berharap agar di musim penghujan seperti sekarang, dinas terkait mulai mendata setiap pohon – pohon tua yang rawan tumbang untuk diantisipasi agar tidak tumbang dan tidak  terjadi hal yang tidak diinginkan, “ kata Made Sada. 

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya bersama Tim Jumali terus terus memantau kondisi lingkungan di wilayah Desa Dangin Puri  Kelod agar tetap kelihatan asri dan nyaman. (hdps)

Pasca Hujan Guyur Denpasar, PUPR Gerak Cepat Atensi Sumbatan Air di Beberapa Titik

 

Denpasar, Hujan yang melanda Kota Denpasar pada Jumat (1/4) malam mendapat atensi cepat DPUPR Kota Denpasar melalui Tim Biru Prokasih di beberapa titik. Hal ini dilaksanakan dengan membersihkan sumbatan sampah pada saluran air yang mengakibatkan genangan. 

Adapun giat menyasar beberapa titik, mulai dari Saluran Air di Jalan A. Yani, Saluran Air Jalan Kaliasem, Saluran Air Jalan Tantular Renon, Saluran Air di Kawasan Pemogan, Saluran Air di Jalan Hang Tuah, Jalan A Yani Utara dan Kawasan Jalan Tulad Bilok. 

"Semua titik kita pantau, baik dari pengataman lapangan dan aduan atau informasi dari perbekel/lurah ataupun masyarakat, jika terdapat sumbatan sampah kita atensi langsung, ini untuk mengantisipasi genangan," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, AA Ngurah Bagus Airawata saat dikonfirmasi Sabtu (2/4). 

Lebih lanjut dikatakan, sebagai upaya pencegahan Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menggencarkan Pembersihan Sungai, Jaring Sampah dan Saluran Air. Hal ini lantaran akhir tahun dan awal tahun yang identik dengan musim penghujan. Karenanya hal ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, sampah atau benda lainya di sungai. 

"Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya. Hal ini dilaksanakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu," ujarnya

Lebih lanjut dikatakan dari hasil kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap hari ini ditemukan permasalahan klasik. Yakni masih ditemukanya sampah yang memenuhi sungai dan salter penjaring sampah. Kondisi inilah yang biasanya menimbulkan banjir atau luapan air saat musim penghujan akibat tersumbatnya saluran air.

“Hingga saat ini sampah masih menjadi kendala, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai yang menjadi saluran air,” jelasnya 

Pun demikian, Airawata mengatakan bahwa secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar sudah  baik. Namun demikian tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat membuat terjadi genangan di beberapa titik, namun pasca hujan reda akan segera kembali normal.  

"Kita ketahui Denpasar merupakan daerah hilir, selain sedimentasi, pasang surut air laut juga mempengaruhi aliran air menuju muara," paparnya

Agung Airawata mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainya. Hal ini mengingat sudah memasuki musim hujan. Selain itu pula, Bali khususnya Kota Denpasar yang bertumpu pada sektor pariwisata juga wajib menjaga kebersihan lingkungan. 

"Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, ini akan mengotori pantai, jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air," harapnya. (Dps/Ags).
 

Pujawali Pura Besikalung, Wabup Ipat Haturkan Bhakti Pengayar


Jembrana, Bali Kini - Pura Luhur Besikalung yang terletak di Desa Adat Utu, Kedesaan Babahan, Penebel, Tabanan melaksanakan pujawali setiap 6 bulan sekali atau tepatnya 210 hari sekali.  Dan Rahina Pagerwesi lalu, (30/3) menjadi puncak pujawali Ida Bhatara di pura tersebut. Sebagaimana pada setiap pujawali pura-pura besar di Bali, dalam rangkaiannya  terdapat bhakti pengayar yang dilaksanakan  sesudah puncak pujawali dan sebelum Ida Bhatara mesineb. 

Seperti halnya pada hari ini, Sabtu (2/4) rahina Saniscara Pon Sinta, Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan Bhakti Pengayar di Pura Luhur Besikalung. Bhakti Pengayar yang dipimpin langsung Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna turut didampingi, Staf Ahli Bupati Jembrana Bidang Ekonomi Pembangunan Dan Keuangan I Wayan Sudana, Prebekel dan Bendesa Babahan serta seluruh krama yang hadir dalam persembahyangan ini.

Ditemui usai persembayangan, Wabup IGN Patriana Krisna (Ipat) menyampaikan bahwa bhakti pengayar yang dilaksanakan dipura luhur Besikalung ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Pemkab Jembrana. Disamping itu, bhakti pengayar ini juga sebagai momentum untuk meningkat srada bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa khususnya Ida Bhatara yang berstana di Pura Luhur Besikalung. 

"Semoga dengan sembah bhakti ini, Ida Bhatara memberikan kita waranugraha, khususnya dalam menjalankan roda pemerintahan di kabupaten Jembrana serta kerahayuan dan kesejahteraan untuk seluruh masyarakat di Jembrana," ucapnya.

Lebih lanjut, Wabup asal kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengempon pura dengan bergotong royong, bersama-sama dalam melaksanakan pujawali ini. "Dengan kebersamaan dan rasa tulus iklas seluruh pengempon, astungkara pemargi pujawali Ida Bhatara di Pura Luhur Besikalung berlangsung dengan lancar dan labda karya," tutur Wabup Ipat.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya Pujawali, I Made Sukawan, menuturkan keberadaan Pura Luhur Besi Kalung menjadi satu dari sekian banyak pura yang memiliki keunikan tersendiri di bandingkan pura lain di Bali. Terutama, karena tidak hanya memiliki desain arsitektur unik, tapi juga menyuguhkan pemandangan alam yang memukau karena pura ini terletak di daerah pegunungan di lereng gunung bagian selatan Gunung Batukaru.

"Matur suksme Wakil Bupati Jembrana dan seluruh Jajaran Pemkab Jembrana karena telah melaksanakan Swadharma yang dilaksanakan setiap 6 bulan sekali ini. Ida Bhatara di Pura Luhur Besikalung nyejer selama 3 hari, setelah rahina Pagerwesi lalu keaturin piodalan dan hari ini Sabtu (2/4) tengah malam akan dilangsungkan Prosesi Panyineban Ida Bhatara,” tuturnya (Ari)

Bangun Pariwisata Bali dan Lombok, DPRD NTB Harapkan Adanya Sinergitas


Mataram, Bali Kini - Demi mengembalikan keterpurukan pariwisata Lombok (Nusa Tenggara Barat) dan Bali di tengah pascapandemi Covid-19, dibutuhkan sinergitas dengan mengedepankan karakteristik daerahnya masing-masing. Promosi bisa dilakukan secara bersama-sama sehingga tidak saling salip, tidak saling mendahului tetapi saling memback-up dan saling mendukung di dalam memperkuat daerah tujuan wisata masing-masing.

Contohnya seperti sirkuit Pertamina Mandalika yang dibangun dengan event internasional Pertamina MotoGP 2022 lalu. Disebutkan jika bukan warga NTB saja yang mendapatkan kemakmuran, tetapi juga warga Bali yang mendapatkan dampak ekonominya. Misalnya pengusaha hotel lebih dulu menjual hotel, mobil-mobil mewah untuk transportasi justru datang dari Bali, Surabaya dan Jakarta. Di Lombok sendiri benar-benar saling mendukung dan berbagi rejeki.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Dewan DPRD Nusa Tenggara Barat Mahdi Muhammad, S.H., M.A. saat menerima rombongan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan (Forward) DPRD Provinsi Bali bersama Humas DPRD Bali, Kamis (31/3/2022) di Kantor Sekretariat DPRD NTB, Mataram. 

Rombongan Forward Bali yang terdiri dari wartawan media cetak, elektronik dan online ini dipimpin Kasubag Umum Sekretariat DPRD Bali I Kadek Putra Suantara dan Ketua Forward Bali Komang Suparta.

‘’Banyak hal yang bisa bersama-sama dikembangkan. Pertama dari sisi objek dan daya tarik wisatanya. Apa yang sudah ada di Bali, Lombok tidak harus meniru apa yang ada di Bali, tetapi harus dikembangkan sesuai karakteristik daerahnya masing-masing,’’ ujar Mahdi yang didampingi Kabag Humas DPRD NTB dan Ketua Forum Wartawan Parlemen NTB Irul Mustofa. Dirinya juga mengatakan di dalam promosi bisa dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan karakteristik daerah tujuan wisata masing-masing sehingga tidak saling salip, tidak saling mendahului tetapi saling membackaup dan saling mendukung di dalam memperkuat daerah tujuan kita masing-masing.

Seperti kunjungan rekan-rekan media dari Forward DPRD Bali yang luar biasa menyatukan pemikiran kita, bagaimana mempererat hubungan antara anak bangsa di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di dalam pengembangan pariwisata. ‘’Insyaallah, ke depan kita akan menyatu di dalam mensejahterakan masyarakat kita. Semangat rekan-rekan wartawan Bali luar biasa di dalam mempererat tali silaturahmi di antara anak bangsa,’’ ucapnya.

Mahdi memaparkan Bali sudah dikenal sebagai destinasi pariwisata sejak seabad yang lalu, sementara Lombok baru dikenal oleh masyarakat internasional sejak tahun 1990-an. Jadi Lombok sebagai daerah tujuan wisata tetap hormat kepada Bali sebagai daerah tujuan wisata yang duluan berkembang. Dikatakan, strategi promosi, strategi pengembangan daerah tujuan wisata, pengembangan objek wisata semuanya ada di Bali. ‘’Jadi ilmu pariwisata ada di Bali. Kami belajar di Bali tentang bagaimana konsep memadukan antara daerah pegunungan, daerah persawahan dan daerah pantai,’’ bebernya. 

Dikatakan, kontur biografi Lombok hampir sama dengan Bali. Di Lombok selain bisa melihat gunung, ngarai, persawahan dan langsung melihat pantai. Namun kelebihan ke Bali, sekali keliling Bali bisa melihat gunung, sawah dengan subaknya, dan Pantai Kuta dalam satu kali kunjungan. Tinggal ke depan bagaimana Lombok melihat potensi itu. 

‘’Dan masyarakat Lombok tidak akan menyaingi Bali dan kami tetap belajar dari Bali dan Bali itu menjadi poros pengembanagan pariwisata Indonesia dan dunia. Tinggal teman Bali bagaimana menciptakan yang sudah kondusif ini dipertahankan. Jika Bali bergejolak, Indonesia akan bergejolak, pariwisata dunia juga akan bergejolak. Ini perlu dipahami, bahwa Bali kondisinya luar biasa, orang dari manapun merasa nyaman dan enak karena menjadi barometer pariwisata dunia,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Kasubag Umum Sekretariat DPRD Bali Kadek Putra Suantara, S.STP, MAP. menambahkan, salah satu dari lima unsur mendasar dalam pengembangan pariwisata yang berbudaya, berkelanjutan dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat adalah dengan melibatkan kerja sama dengan media. 

Kadek Putra menyontohkan betapa besar kekuatan media dalam ikut membangun pariwisata di tengah pandemi Covid-19. Seperti Bali kini mulai menggeliat di tengah kebijakan pemerintah pusat dan provinsi dengan adanya kelonggaran tidak lagi menggunakan rapid test dengan syarat sudah vaksin dua kali dan seterusnya. Kadek Putra berharap dengan menggeliatnya pariwisata dimana media ikut bersumbangsih dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat Bali. Dengan pendapatan masyarakat meningkat, maka program-program pemerintah pusat maupun provinsi dapat tercapai dengan maksimal. 

Dengan kunjungan bersama Forum Wartawan DPRD ke NTB, Kadek Putra juga berharap bisa menggali seluas-luasnya informasi yang tentunya dapat memberikan masukan khususnya kepada Dewan sesuai dengan tugas dan fungsi Dewan yaitu pembentukan perda, pengawasan, dan penganggaran. Dukungan dari Dewan ini tentunya bersinergi dengan masukan-masukan dari media yang arahnya untuk pembangunan Bali terutama sektor pariwisata ke depan menjadi lebih baik. (**)

Jumat, 01 April 2022

Rusak Citra Arak Bali, Ribuan Liter Arak Gula Dimusnahkan


Karangasem, Bali Kini - Minuman fermentasi arak merupakan salah satu minuman tradisional kebanggaan Bali yang diwacanakan Gubernur Bali, I Wayan Koster akan diperkenalkan ke Mancanegara. Agar tak merusak citra Arak Bali tradisional, maka Koster menginstruksikan untuk tindak tegas usaha arak gula pasir untuk melindungi keberadaan arak tradisional.

"Yang harus kita jaga adalah arak tradisional, karena merupakan warisan yang patut untuk dilestarikan, " ujar Gubernur Koster, Jumat (1/4/2022).

Gubernur Bali hadir dalam pemusnahan ribuan liter barang bukti berupa minuman beralkohol arak gula pasir hasil sitaan kepolisian dan Satpol PP di Kabupaten Karangasem. Dirinya menyebutkan jika keberadaan arak gula tersebut tidak boleh dibiarkan.

"Sangat merugikan petani dan merusak citra arak bali itu sendiri, di samping juga mengancam kesehatan mengingat bahan yang dipergunakan bisa jadi mengandung zat kimia, " Katanya. Koster mengaku akan terus memantau, dengan tegas menertibkan bahkan menutup usaha siapapun yang masih memproduksi arak gula pasir sampai tidak ada lagi di Karangasem.

Total jumlah arak gula yang dimusnahkan lebih dari 2115  liter arak gula, dimana 890 liter barang bukti yang dikumpulkan oleh Satpol PP dan 1.225 liter arak gula sitaan Polres Karangasem. Selain arak gula, juga dilakukan pemusnahan barang bukti lainnya berupa ratusan kilogram gula pasir serta puluhan bungkus ragi.

Adapun yang dimaksud didalam aturan Gubernur Bali terkait pengaturan tata kelola minuman fermentasi dan atau destilasi khas Bali yaitu yang diolah secara tradisional menggunakan bahan baku Air Nira dari pohon Lontar, Kelapa dan Enau. 


Bagi Koster keberadaan Arak Gula sangat mengganggu citra arak tradisional Bali itu sendiri, karena dari segi kualitas arak gula tidak  akan bertahan lama sedangkan arak tradisional justru kebalikannya semakin lama maka rasanya semakin enak.

Sementara, kegiatan pemusnahan barang bukti arak gula tersebut juga dihadiri oleh Kapolda Bali, Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra,  Bupati Karangasem, I Gede Dana, Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Arta Dipa dan Kapolres Karangasem, AKBP. Ricko A.A Taruna serta Sekda Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta. (Ami)

 

Satgas Desa Dangin Puri Kangin Lakukan Patroli Dialogis ke Pelaku Usaha


DENPASAR, BALIKINI.NET — Pelaku usaha di wilayah Desa Dangin Puri Kangin sudah terapkan protokol kesehatan dan pembatasan jam malam dengan baik. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra saat melakukan patroli dialogis keliling bersama  Satgas Gabungan Desa Dangin Puri Kangin pada Kamis malam (31/3).

Sosialisasi prokes dan jam operasional usaha dilakukan kepada masyarakat dan pelaku usaha sebagai langkah pencegah penyebaran Covid-19.  Adapun sosialisasi yang dilakukan meliputi, penggunaan aplikasi Peduli Lindungi, jam operasional dan penerapan jaga jarak di tempat usaha serta penggunaan masker. Pemberian edukasi dilaksanakan oleh Satgas Desa, Babinkamtibmas, Babinsa dan juga Pecalang.

Untuk terus menjaga penurunan kasus, Wayan Sulatra menyampaikan Satgas melakukan patroli keliling kepada masyarakat terutama untuk pengawasan penggunaan masker dan batas operasional jam malam. 

“Dengan adanya sosialisasi rutin ini, kami berharap dapat menjaga momentum kasus yang telah melandai.Hal ini harus dijaga dengan peningkatan sosialisasi Prokes sebagai cara menekan laju penyebaran covid 19,” ujarnya 

Lebih lanjut disampaikan, pelaku usaha di kawasan Desa Dangin Puri Kangin telah menerapkan prokes dengan benar. Untuk mengecek hal tersebut telah dilakukan patroli di masing-masing banjar.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat meningatkan masyarakat akan pentingya Prokes, sehingga penyebaran Covid-19 terus menurun dan terkendali,” katanya. 

Pemberian edukasi berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat dan pelaku usaha.

Sekda Alit Wiradana Ingatkan ASN Terus Tingkatkan Kompetensi di Era Digital


Denpasar, BALIKINI.NET — Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana pada Jumat (1/4) meninjau jalannya pelayanan publik di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. 

Pada kesempatan tersebut Sekda I.B Alit Wiradana  didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar, IB Benny Pidada Rurus dan Kepala Dinas Dukcapil Kota Denpasar, Dewa Gede Juli Artabrata. 

Sekda Denpasar, I.B Alit Wiradana dalam arahan nya kepada ASN dilingkungan DPMPTSP Kota Denpasar dan Dinas Dukcapil Kota Denpasar mengatakan di era digitalisasi yang semakin cepat ini hendaknya para ASN terus berupaya meningkatkan kompetensi terkait pelayanan kepada masyarakat. 

“Seluruh ASN dan jajaran agar juga ingat untuk tanggap dan juga rutin mengecek sarana prasana yang ada. Kalau ditemukan sarana yang tidak berfungsi sebagaimana biasa agar segera diperbaiki atau dikordinasikan lebih lanjut dan jangan sampai dibiarkan rusak sampai lama yang justru bisa mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sekda Alit Wiradana. 

Ditambahkannya, Pemerintah Kota Denpasar berkat kerja keras serta koordinasi yang baik oleh seluruh staf, telah berhasil menjalankan terobosan berbasis digital baik melalui aplikasi maupun sistem pelayanan yang mengikuti era digital dewasa ini. “Hal ini telah terbukti memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan, data kependudukan serta lain sebagainya sehingga lebih cepat dan mudah. Jelas menjadi pencapaian yang signifikan bagi  Pemerintah Kota Denpasar,” kata Alit Wiradana. (Esa/dps)

Bupati Tamba Tekankan Kelola Dana Hibah dengan Benar


JEMBRANA, BALIKINI.NET — Bupati Jembrana, I Nengah Tamba kembali menyerahkan dana hibah uang kepada lembaga kemasyarakatan/kelompok di desa/kelurahan yang diserahkan secara simbolis di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Jumat (1/4).

Dalam arahannya, Bupati Tamba berpesan agar para kelompok penerima dapat mempergunakan hibah tersebut dengan benar, terencana dan dapat dipertanggungjawabkan. "Pergunakan dengan baik untuk kemajuan serta kesejahteraan kelompok sesuai dengan proposal yang telah diajukan. Jangan sampai digunakan untuk yang lain, ini benar - benar harus kalian pertanggungjawabkan dengan benar,"ucap Tamba.

Disamping itu, Bupati asal Kaliakah ini juga mengingatkan untuk selalu mendukung program - program pemerintah. Bersama - sama ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jembrana. "Jadilah public speaking dengan menyampaikan hal - hal positif kepada masyarakat. Apa yang menjadi program pemerintah yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat agar ikut disampaikan kepada masyarakat,"imbuhnya.

Sebelumnya, sebanyak 61 masyarakat/kelompok masyarakat se-Kabupaten Jembrana telah diserahkan bantuan hibah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan total anggaran Rp 987.090.000.

Kali ini bantuan hibah kembali diserahkan kepada 11 lembaga kemasyarakatan/kelompok dengan total anggaran Rp 223.000.000 melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Sementara salah satu penerima hibah, I Gede Pande Widiarta dari kelompok Dekorasi Desa Gumbrih, kecamatan Pekutatan mengaku senang serta mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Jembrana karena telah dibantu berupa dana hibah. "Bantuan ini tentu akan kami pergunakan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan dan kesejahteraan kelompok kami. Terimakasih Bapak Bupati atas bantuan yang diberikan kepada kelompok kami,"pungkasnya. ( Yogi/
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved