-->

Sabtu, 30 Juli 2022

Ngaben Massal, Penyebrangan Fast Boat Padangbai Ditutup


Karangasem, Bali Kini - Puncak dari Ngaben massal di Desa Adat Padangbai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem yang jatuh pada hari ini, Jumat (29/7/2022), sejumlah aktivitas wisata di seputaran Jalan Pura Silayukti ditutup sementara. 

Hal tersebut demi kelancaran pelaksanaan Pitra Yadnya ini, mengingat adanya arak-arakan bade raksasa yang akan melewati jalur laut, dimana posisinya tepat di sebelah Dermaga Rakyat Pelabuhan Padangbai.

Aktivitas yang dimaksud ialah kegiatan snorkeling di wilayah perairan Padangbai, dimana para wisatawan tidak dapat melaksanakan aktifitas laut tersebut untuk sementara waktu.

Tak hanya itu, transportasi penyebrangan fast boat di Dermaga Rakyat Pelabuhan Padangbai juga ditutup selama satu hari. Jadi, aktivitas penyebrangan dari Padangbai menuju Gili Trawangan, NTB juga tidak dapat dilakukan sementara waktu. 

Hal tersebut dibenarkan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai Ni Luh Putu Eka Suyasmin. "Penyebrangan fast boat dan kapal cepat ditutup untuk hari ini saja,  sesuai dengan permintaan dari pihak Desa Adat Padangbai berkaitan dengan akan dilaksanakannya ngaben massal, " Katanya ketika dikonfirmasi. (AMI)

Jumat, 29 Juli 2022

Terasa Spesial, Pengerjaan Pelebaran Jalan dan Betonisasi TMMD Ke 114 Diwarnai Semangat Gotong Royong Meski Di Medan Yang Sulit


Tabanan, Bali Kini - Pelaksanaan TMMD Ke 114 di Wilayah Kabupaten Tabanan dimulai dengan pembangunan fisik yakni pelebaran jalan dan betonisasi sepanjang 1.150 meter. Tak hanya itu, pasukan juga membuat plat beton gorong-gorong dan senderan. 

Terasa spesial, karena anggota satgas TMMD melaksanakan pembangunan tersebut di lokasi yang sedikit sulit, jauh dari pemukiman warga serta terbatasnya sumber air. Lokasi tersebut merupakan wilayah perbukitan. Ditambah lagi dengan cuaca yang dingin dan sering turun hujan. 

"Untuk pengerjaaan sasaran fisik tersebut Satgas TMMD bersama warga masyarakat dengan cara manual mengangkut air dari kali untuk memenuhi kebutuhan air pengerjaaan sasaran TMMD tersebut dengan menggunakan jerigen dan diangkut dengan alat angkut seadanya," Terang salah seorang warga yang ikut ngayah (gotong-royong) pada jumat (29/7/2022). 

"Karena jalan yang dibangun ini adalah jalan pintas yang melewati perkebunan sehingga jarang ada pemukiman, akses air pun terbatas sehingga kita secara manual ambil air dikali untuk pengecoran maupun sasaran fisik lainnya”, lanjutnya. 

Sementara Dansatgas TMMD ke 114 Letkol Inf Ferry Adianto S.I.P menjelaskan “Dengan kondisi lokasi yang sedemikian rupa tidak mengendorkan semangat untuk membantu masyarakat bergotongroyong membangun jalan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat”, ungkapnya.

“Ya kita tetap berusaha agar program TMMD ini dapat selesai tepat waktu dengan segala kondisi dan kendala yang ada termasuk kondisi alam dan cuaca yang sewaktu-waktu kurang bersahabat sehingga akses jalan ini segera dapat dimanfaatkan dan dinikmati oleh masyarakat”, ujarnya.

“Kita berharap pengerjaan pengerasan atau betonisasi jalan ini segera kita kejar pengerjaaannya hingga rampung nanti bulan agustus sehingga segala daya dan upaya kita kerahkan untuk mewujudkan akses jalan yang sangat didambakan masyarakat pada program TMMD kali ini tentunya dengan dukungan dan peran serta masyarakat dan pemerintah daerah bersama instansi terkait dan seluruh komponen yang ada”, tuturnya.

“Hingga hari ke-4 TMMD saat ini kita sudah capai hasil pelaksanaan TMMD pelebaran jalan  90 %,  pembuatan plat beton pertama 55 5, pembuatan gorong-gorong pertama 100 %,  pembuatan plat beton senderan  mencapai  90%, pembuatan gorong - gorong dan senderan kedua  mencapai 60%, pengerasan dan betonisasi  hari ini telah bertambah 45 meter dan mencapai 280 M (4,10%)”, pungkasnya.

Gempa Magnitude 4,6 Guncang Karangasem, Berpusat Di Tianyar


Karangasem, Bali Kini - Wilayah Karangasem, Bali kembali diguncang gempa Jumat (29/7/2022) pukul 19.57.47 WITA. Menurut laporan dari BMKG besar kekuatan gempa mencapai Magnitudo 4,6 dengan Episenter terletak pada koordinat 8,21° LS; 115,49° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15 km barat laut Karangasem, Bali pada kedalaman 10 km. Letak yang dimaksud ialah di wilayah Tianyar, Kecamatan Kubu. 

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar mendatar.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa menyampaikan jika sampai saat ini belum ada laporan adanya korban, baik korban jiwa ataupun material. 

"Kita masih koordinasikan dengan tim-tim di kecamatan," Katanya. Namun, beberapa masyarakat dipusat gempa yakni di Wilayah Desa Tianyar situasi masyarakat terasa tegang. "Masyarakat di Desa Tianyar sempat panik, lantaran ditakutkan adanya tsunami, tapi kami sudah sampaikan melalui tokoh-tokoh masyarakat jika gempa kali ini tidak ada dampak tsunami, " Sambungnya. (AMI)

Polda Bali Berikan Bantuan Kepada Kelompok Simantri Merta Diuma


 Ket Foto : Penyerahan bantuan kepada Kelompok Simantri Merta Diuma. 


Gianyar , Bali Kini - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus. Penyakit ini dapat menyebar dengan sangat cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi, menimbulkan kerugian ekonomi yg sangat besar (penurunan berat badan permanen), pengendaliannya sulit dan kompleks karena membutuhkan biaya vaksinasi yang sangat besar serta pengawasan lalu lintas hewan yang ketat. 

Belakangan, PMK sudah terjadi disejumlah daerah di Bali, termasuk di Gianyar. Salah satunya menimpa Kelompok Simantri  Merta Diuma, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Menurut, I Gusti Made Kaler selaku Ketua Simantri dan juga Ketua Gapoktan Kecamatan Blahbatuh, Gianyar bahwa 38 ekor sapi peliharaan Simantri Merta Diuma, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar positif terjangkit virus PMK. 

Kondisi itu lantar membuat para petani harus mengikhlaskan puluhan ekor sapi itu untuk dipotong secara beryarat guna memutus rantai penyebaran virus. Kelompoknya mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah, sebab sapi yang kondisinya sehat harganya ditaksir mencapai Rp. 12.000.000. Para petani tak bisa berbuat banyak, setelah sapi yang terkena PMK harus dipotong, dan kandang sapi di Simantri tersebut harus dikosongkan selama minimal 3 bulan kedepan agar benar-benar steril.

Dan sebagai ucapan terima kasih karena telah membantu Pemerintah memutus penyebaran wabah PMK dengan dilakukannya pemotongan secara beryarat terhadap sapi - sapi yang terjangkit PMK tersebut, Direktorat Intelkam Polda Bali pun menyerahkan bantuan berupa paket sembako, sabit dan sekop kepada Kelompok Simantri Merta Diuma di Balai kelompok Simantri Merta di Uma, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. “Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai wujud ucapan terima kasih karena telah membantu Pemerintah memutus penyebaran wabah PMK dengan dilakukannya pemotongan secara beryarat terhadap sapi - sapi yang terjangkit PMK,” ujar Panit V Subdit 2 Ditintelkam Polda Bali Iptu I Ketut Widana, Jumat (29/7).

Disamping itu Polda Bali khususnya Direktorat Intelkam Polda Bali juga mengajak seluruh kelompok ternak sapi untuk mendukung program-program Pemerintah seperti terselenggaranya Presidensi G20 di pulau Bali, menndukung upaya Pemerintah mewujudkan pola pembangunan yang nantinya dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Meminimalisir penggunaan isu provokatif yang telah menimbulkan keresahan ditengah masyarakat serta menangkal dan memerangi berita Hoax yang dapat menyebabkan instabilitas kamtibmas di wilayah Provinsi Bali. (*)

TP PKK Kota Solok Belajar Program Kerja Ke Kota Denpasar


Denpasar-Dalam menghadapi pandemi covid 19  Tim Penggerak PKK Kota Denpasar  tetap  gencar melaksanakan 10 program pokok PKK. Hal ini membuat  Ketua Tim Penggerak PKK Solok  Ny. Zulmiyetti Zul Elfian Umar, Wakil Ketua TP PKK Kota Solok Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra Str. Keb M.KM dan Ketua DWP Kota Solok Rida Saiful  tertarik  berkunjung untuk belajar  program kerja Tim Penggerak Kota Denpasar. 

Kunjungan ini diterima dengan hangat oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar Jumat (29/7).

Lebih lanjut Ketua Tim Penggerak PKK Solok Ketua TP PKK Kota Solok Ny. Zulmiyetti Zul Elfian Umar mengaku,  ingin mengetahui bagaimana program kerja dan kegiatan apa saja dilaksanakan hingga TP PKK  Kota Denpasar  meraih prestasi dan  pengharaan tingkat nasional.  "Dari kunjungan ini kami hendak belajar dan bisa diterapkan di Kota Solok," ungkap Zulmiyetti.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengucapkan terima kasih atas kunjungan TP PKK Solok ke Kota Denpasar. Menurut Ny. Sagung Antari Jaya Negara dalam melaksanakan program kerja TP PKK Kota Denpasar selalu bersinergi dengan  stakeholder dan dinas terkait serta pihak swasta. "Selama pandemi covid 19 kami tetap bisa melaksanakan kegiatan karena mendapat bantuan CSR dari pihak swasta," ungkap Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara. mengatakan, program kerja di TP PKK Kota Denpasar tidak berbeda jauh dengan TP PKK Kota Solok, namun dalam struktur TP PKK Kota Denpasar hanya ada Ketua dan Wakil Ketua Tidak ada. Hal ini sesuai dengan hasil Rakernas Provinsi Bali.

Sedangkan kegiatan utama yang dilaksanakan TP PKK Kota Denpasar adalah mengatasi penularan covid 19, Hatinya PKK, menurunkan angka Stunting di Kota Denpasar. Dalam menekan angka stunting TP Kota Denpasar secara gencar menyerahkan bantuan PMT bagi ibu hamil dan balita. Bahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat pihaknya juga menyerahkan bantuan untuk para lansia dan disabilitas.

Tidak hanya itu TP PKK Kota Denpasar juga melibatkan Forum Anak Kota Denpasar dengan melaksanakan berbagai kegiatan maupun lomba lomba. Masih banyak kegiatan yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Tentunya kegiatan yang dilaksanakan tidak menyimpang dari peraturan Pusat maupun Provinsi Bali.  (ayu)
 

Rembug Stunting 2022, Bupati Suwirta Tekankan Data, Lokus, Penganggaran, dan Inovasi


KLUNGKUNG, Intervensi pencegahan dan penurunan stunting membutuhkan kerjasama lintas program dan lintas sektor mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan pengendalian, oleh karena itu kegiatan rapat stunting seperti ini diusahakan progress atau capaiannya berkelanjutan, dan sampaikan secara paralel langkah-langkah preventif yang sudah dilakukan. Hal tersebut disampaikan Bupati Suwirta saat menghadiri acara Rembug Stunting Tahun 2022 di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Jumat(29/7).

Dalam arahannya Bupati Suwirta menyampaikan bahwa dalam penanganan stunting ini penting menentukan tindaklanjut terhadap data yang dimiliki, Bupati Suwirta meminta Dinas Kesehatan untuk mensinkronkan data stunting yang diberikan oleh pusat dengan data yang didata oleh Kabupaten.

Bupati Suwirta juga menekankan penganggaran dan kesiapan tim dalam penanganan lokus di 15 desa agar tim dapat melakukan intervensi untuk penanganan stunting ini. “Terkait dengan langkah-langkah preventif, kita bisa dengan kembangkan gerakan inovasi yang kita miliki, salah satunya inovasi Kasi Nikah(Kami Siap Menikah) di mana calon pengantin sebelum menikah harus melakukan pengecekan kesehatan dan kecukupan gizi, agar nantinya dapat menjadi calon orang tua yang sehat sebagai intervensi hulu mencegah lahirnya bayi stunting. Kita cek kesiapan kesehatan calon pengantin dan berikan pendampingan apabila calon pengantin dinilai kurang sehat,”ucap Bupati Suwirta

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa PPKB Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja yang juga selaku sekertaris Tim Percepatan Penurunan Stunting melaporkan bahwa Rembug Stunting ini dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat. “Melalui Rembug stunting ini  akan disampaikan hasil Analisis Situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi,”ucap Kadis Suteja

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta, dan Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, serta undangan terkait lainnya.(

Bupati Klungkung Berharap Perkuat Konsep Merdeka Belajar Dengan Pendidikan Karakter


KLUNGKUNG, Guna menciptakan pendidikan yang berkualitas, konsep Merdeka Belajar harus diperkuat dengan pendidikan karakter. Hal tersebut disampaikan saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menerima audiensi dan kunjungan kerja dari Plt Kepala Pusat Standar Kebijakan Pendidikan (Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek) Irsyad Zamjani di ruang rapat BPKPD Kabupaten Klungkung, Jumat (29/7). Kunjungan ini dalam rangka kolaborasi antar Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah dalam peningkatan kualitas pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta mengaku sangat menyambut baik konsep Merdeka Belajar ini. Bupati meminta para Kepala Sekolah dan guru pengajar bisa memahami konsep Merdeka Belajar ini dengan baik. Dimasa kepemimpinan periode pertama tahun 2013 lalu, Bupati sudah secara tegas menugaskan masing-masing guru pengajar disekolah agar memberikan pelajaran tentang pendidikan karakter, sehingga nantinya bisa melahirkan generasi muda yang cerdas dan berkualitas. "Kami di Pemkab Klungkung sangat menyambut baik dan mendukung penuh konsep Merdeka Belajar ini. Jadi para guru mari pahami dengan baik konsep ini agar nantinya bisa memberikan pendidikan dengan sebaik-baiknya," pinta Bupati Suwirta.

Selain itu, Bupati Suwirta memang sangat serius membangun pendidikan di Kabupaten Klungkung. Terbukti dengan inovasi program Satu Desa Satu TK Negeri yang satu-satunya menjadi program yang ada saat ini di Indonesia. Guru-guru juga diharapkan bisa mengimplementasikan konsep Merdeka Belajar ini dengan spirit "Gema Santi". Para pengawasan juga diminta bisa memberikan pemahaman yang baik. Pihaknya juga sudah menerapkan Perda KTR sejak dini masing-masing sekolah. "Mudah-mudahan program ini dapat berjalan dengan baik dan efesien," harap Bupati Suwirta.

Sementara Plt Kepala Pusat Standar Kebijakan Pendidikan (Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek) Irsyad Zamjani menyampaikan tujuan kunjungan ini guna memberikan motivasi kepada sekolah-sekolah terkait penerapan kurikulum Konsep Merdeka Belajar. Program ini dinilai bisa mempercepat proses belajar selama masa pandemi covid-19, sehingga bisa melahirkan generasi muda yang berkualitas. "Saya sangat apresiasi terobosan program pendidikan melalui inovasi Satu Desa Satu TK Negeri, mudah-mudahan bisa berjalan lancar dan bisa menjadi contoh buat Kabupaten/Kota yang lainnya," ucapnya.

Bupati Suwirta Harapkan Para Atlet Menjunjung Tinggi Sportifitas

 

KLUNGKUNG, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melepas serta memberikan dukungan penuh kepada para atlet Pencak Silat Bakti Negara yang berlaga di Kejuaraan Sirkuit Bakti Negara Bali 2022. Acara perlepasan berlangsung sederhana di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Jumat (29/7).

Kejuaraan Sirkuit Bakti Negara Bali 2022 akan berlangsung dari tanggal 1 - 4 Agustus 2022 di Gor Purna Krida Krobokan, Kuta Utara Badung. Bupati Suwirta berharap dengan mengikuti laga ini dapat membangkitkan semangat para atlet lainya untuk berjuang mengharumkan kabupaten Klungkung dibidang olah raga Bakti Negara. "junjung tinggi sportifitas, sehingga betul-betul kemenangan itu  murni dari kemampuan olah gerak dan fisik yang dimiliki," harap Bupati Suwirta

Ketua DPC Bakti Negara Klungkung, Nengah Arianta menjelaskan, sebanyak 16 orang Atlet akan bertarung di Kejuaraan Sirkuit Bakti Negara Bali 2022 akan berlangsung dari tanggal 1 - 4 Agustus 2022 mendatang. "semoga semua atlet yang bertarung ini bisa memperoleh mendali emas dan mengharumkan nama Klungkung di tingkat provinsi, " harap Anggota DPRD Klungkung ini.(

Guna Menuntaskan Kemiskinan, Bupati Suwirta Lepas Empat KK Miskin Bekerja ke Kapal Pesiar


KLUNGKUNG, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta melepas empat KK miskin untuk bekerja ke kapal pesiar di ruang rapat Disdukcapil, Kabupaten Klungkung, Jumat (29/7). Pelepasan tersebut ditandai dengan penyerahan Certificate Of Course Completion. "Jadi hari ini saya lepas sebanyak empat orang kk miskin berangkat ke kapal pesiar. Ini merupakan program menuntaskan kemiskinan dengan konsep berikan kail bukan ikan, yang diimplementasikan menjadi beberapa inovasi. Salah satunya yakni memberangkatkan anak KK miskin untuk bekerja di Kapal Pesiar," ujar Bupati Suwirta didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Wayan Sumarta.

Bupati Suwirta juga tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada empat orang KK miskin tersebut. Bupati berharap mereka bisa bekerja dengan serius sehingga nantinya betul-betul bisa keluar dari garis kemiskinan setelah berangkat ke kapal pesiar. "Tolong dimanfaatkan kesempatan ini dengan baik, Pemkab Klungkung sangat peduli dengan masyarakat mudah-mudahan melalui program inovasi ini nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga," harap Bupati Suwirta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Wayan Sumarta mengatakan dari total 33 orang hari ini ada empat kk miskin yang diberangkatkan ke kapal pesiar diantaranya Ida Bagus Adi Baskara asal Dusun Selat Desa Banjarangkan, Dedi Wirawan asal Kelurahan Semarapura Kelod, Dwiki asal Dusun Kaja Desa Tegak dan Yudi Artawan asal Dusun Kayangan Desa Dawan Kaler. Sebelumnya sebanyak delapan orang juga sudah berangkat ke kapal pesiar. Sementara dua orang akan berangkat ke kapal pesiar tanggal 29 juli dan tanggal 5 agustus 2022 mendatang. Sedangkan 3 orang akan ke Romania dan United Kingdom (UK). Selain itu, program inovasi ini juga bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ada di Kabupaten Klungkung untuk dapat memfasilitasi keberangkatan anak KK miskin bekerja di kapal pesiar. Pemkab Klungkung sebelumnya juga sudah memberikan pembekalan pelatihan kepada KK miskin tersebut.

Sementara Ida Bagus Adi Baskara asal Dusun Selat Desa Banjarangkan mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Suwirta yang sudah memperhatikan warga miskin melalui program inovasi ini. Dirinya juga mengajak agar generasi muda lainnya tetap semangat terutama yang berkeinginan bekerja ke kapal pesiar, sehingga nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.(

Mepandes Massal Di Desa Sanur Kauh, Walikota Jaya Negara Ngayah Nyangging


Denpasar, Banjar Betngandang Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan bersinergi dengan Koperasi Arta Sri Sedana Sanur menggelar upacara Mepandes/Metatah Massal untuk ke empat kalinya di Balai Banjar Betngandang Sanur Kauh, Jumat (29/7).

Upacara Mapandes massal itu melibatkan 5 Sagging yang  bertugas menatah (mengasah gigi para peserta). Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, berkesempatan menjadi sangging dalam pelaksanaan upacara tersebut. Turut hadir dalam kesempatan ini Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, Anggota DPRD Prov Bali, AA Gde Agung Suyoga, Wakil DPRD Kota Denpasar, I Wayan Maryana Wandira beserta tokoh masyarakat setempat.

Di sela-sela upacara tersebut Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan Mepandes atau Metatah ini merupakan upacara Manusa Yadnya yang memang wajib dilakukan oleh umat Hindu khususnya para orang tua untuk anaknya yang akan menginjak usia remaja atau dewasa. Dalam agama Hindu ritual ini bertujuan untuk mengendalikan 6 sifat buruk manusia yang juga dikenal dengan istilah Sad Ripu (enam musuh yang terdapat dalam diri manusia).

Lebih lanjut dikatakannya, selain merupakan sebuah kewajiban dalam hidup, Mepandes/Metatah ini merupakan sebuah upacara untuk menetralisir sifat buruk yang ada pada diri manusia atau Sad Ripu yang meliputi Kama (sifat penuh nafsu indriya), Lobha (sifat loba dan serakah), Krodha (sifat kejam dan pemarah), Mada (sifat mabuk atau kemabukan), Matsarya (sifat dengki dan iri hati), dan Moha (sifat kebingungan atau susah menentukan sesuatu).

“Mepandes/metatah massal merupakan wujud bhkati kepada Sang Pencipta. Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19 kita harus tetap beryadnya, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, begitupun manusia dengan alam lingkungan harus tetap dijaga sebagaimana mestinya tetapi dengan catatan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan agar kita semua terhindar dari bahaya virus Covid-19,” kata Jaya Negara.

Sementara Ketua Panitia, Nyoman Astawa mengatakan upacara metatah massal ini memang rutin di adakan 5 tahun sekali dan kali ini dilaksanakan untuk yang ke empat kalinya. Dimana yang mengikuti upacara metatah massal ini merupakan nasabah dari Koperasi Artha Sri Sedana Sanur yang kali ini berjumlah 94 orang menggikuti prosesi metatah yang terdiri dari 55 orang laki-laki dan 39 perempuan.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan ini merupakan sebuah program dari Banjar Betngandang Desa Sanur Kauh bersama Koperasi Artha Sri Sedana Sanur. Yang mana program ini bertujuan untuk membantu dan meringankan beban khususnya pada situasi pandemi saat ini sehingga dapat menekan pengeluaran masyarakat dalam melaksanakan upacara  yadnya, dikarenakan semua ini ditanggung oleh Koperasi. (ays)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved