-->

Selasa, 02 Agustus 2022

Walikota Jaya Negara Lantik 39 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkot Denpasar


Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara  melantik Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas pada Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Selasa (2/8). Dalam kesempatan tersebut sebanyak 14 Pejabat Eselon III (Administrator) dan sebanyak 25 Pejabat Eselon IV (Pengawas) turut diambil sumpahnya yang dilanjutkan dengan penandatanganan Fakta Integritas dan kesanggupan untuk melakukan pengembangan kompetensi diri. Pelantikan ini juga untuk mengisi beberapa jabatan administrator yang kosong lantaran memasuki masa pensiun. Diantaranya Ni Made Yudyani Putri menjadi Sekretaris Dinas Sosial, Gde Wirakusuma Wahyudi menjadi Sekretaris Dinas Kominfo dan Statistik, Luh Lely Sriadi menjadi Sekretaris Disdukcapil. 

Tampak hadir Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana serta OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar. Hadir pula secara virtual Forkopimda Kota Denpasar serta instansi vertikal lainya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menggugah kesadaran para ASN Kota Denpasar baik yang hadir sekarang maupun yang saat ini sedang bertugas di perangkat daerah.  Hal ini bahwasanya mutasi,  pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan kewajaran dari sebuah dinamika kehidupan organisasi, guna pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan.

“Tidak ada hal  yang lain,  bahwa  dinamika ini lebih diutamakan untuk pemantapan, peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik Kota Denpasar agar tetap berjalan dengan baik, dan yakinlah  apa yang dilakukan ini sudah tentu dilakukan dalam koridor meritokrasi,” ujarnya

Jaya Negara menekankan, ASN Kota Denpasar selayaknya selalu meningkatkan kualifikasi, kompetensi dan mengasah potensi diri sehingga dapat bersama-sama berkarier berdasarkan kemampuan dan pencapaian kinerja tertinggi.

“Kami berbangga atas raihan penghargaan serta prestasi di berbagai bidang, khususnya pemerintahan dan pembangunan, ini merupakan hasil nyata kerja kolaboratif dengan spirit Vasudhaiva Khutumbakam, capaian ini layak menjadi motivasi untuk terus berbuat yang terbaik,” jelasnya  

Jaya Negara berharap ASN Kota Denpasar terus mengembangkan cara kerja baru yang efisien, memperkokoh sikap melayani yang cepat dan efektif, serta memberikan solusi yang tepat. Saat ini, tidak ada lagi batasan ruang dan waktu dalam bekerja di era digital. Sehingga dibutuhkan ASN yang inovatif dalam menterjemahkan tuntutan layanan masyarakat yang dinamis dengan tetap berpegang pada kejujuran dan spirit sewakadarma guna menguatkan reformasi birokrasi menuju good governance.  

Pihaknya menekankan, sumpah dan janji yang telah di ucapkan hendaknya menjadi alarm diri sebagai penguat integritas dalam bekerja. Pejabat yang dilantik dan ASN di Kota Denpasar seluruhnya harus memiliki nilai dasar yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga kedepannya ASN senantiasa memegang teguh core values dalam bekerja dengan berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.  

“Sekali lagi saya ingin seluruh ASN dapat bekerja kolaboratif dan bersinergi sehingga terbentuk network government guna bersama-sama mewujudkan Denpasar Maju,” ujarnya. (WAY

Rapat Paripurna DPRD Denpasar, Wawali Arya Wibawa Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS 2022


Denpasar, Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan II DPRD Denpasar, dengan agenda pidato pengantar Walikota tentang Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA), Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022, berlangsung secara offline dan online, Selasa (2/8)

Rapat dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi Wakil Ketua DPRD Denpasar Wayan Mariyana Wandhira dan Made Muliawan Arya, dihadiri Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, pimpinan OPD Denpasar, serta Forkopimda Kota Denpasar.

Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan sesuai kondisi saat ini, terdapat perkembangan-perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi yang telah direncanakan pada penyusunan KUA PPAS TA 2022 yang lalu, antara lain pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi Pendapatan Daerah, pelampauan atau tidak terealisasinya alokasi Belanja Daerah dan perubahan sumber dan penggunaan pembiayaan daerah. 

Mengacu pada kebijakan pendapatan, maka dalam rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022, Pendapatan Daerah Kota Denpasar sebelumnya dirancang sebesar Rp. 1,97 triliun lebih dan setelah perubahan dirancang sebesar Rp. 1,94 triliun lebih atau berkurang sebesar Rp 33,69 miliar rupiah lebih. 

Jumlah tersebut terdiri dari PAD sebelumnya dirancang sebesar Rp. 770,29 miliar lebih, setelah perubahan dirancang sebesar Rp.741,03 miliar lebih atau berkurang sebesar Rp. 29,26 miliar lebih, yang berasal dari pajak daerah dirancang Rp. 562,20 miliar lebih setelah perubahan dirancang Rp. 555,70 miliar lebih atau berkurang Rp. 6,50 miliar rupiah. 

Restribusi daerah sebelumnya dirancang sebesar Rp 29,15 miliar lebih setelah perubahan dirancang sebesar Rp. 20,38 miliar lebih atau berkurang sebesar Rp. 8,77 miliar lebih. Hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan sebelumnya dirancang Rp. 52, 14 miliar lebih setelah perubahan dirancang sebesar Rp. 43,72 miliar lebih atau berkurang Rp. 8,41 miliar lebih serta lain-lain PAD yang sah dirancang Rp. 126,79 miliar lebih setelah perubahan dirancang Rp. 121,21 miliar lebih atau berkurang sebesar Rp.5,57 miliar lebih. 

Pendapatan transfer sebelumnya dirancang Rp. 1,19 triliun dan setelah perubahan dirancang sebesar Rp. 1,18 triliun rupiah atau berkurang sebesar Rp. 5,29 miliar rupiah yang terdiri dari Pendapatan Transfer pemerintah Pusat sebelumnya dirancang Rp. 1,03 miliar rupiah berkurang sebesar Rp. 5,29 miliar  dan Pendapatan Transfer antar daerah diproyeksi sama dengan induk 2022 yakni sebesar Rp 153,51 miliar rupiah lebih. Lain-lain Pendapatan daerah yang sah terdiri dari Rp. 14,20 miliar rupiah lebih setelah perubahan dirancang sebesar Rp. 15,06 miliar rupiah lebih atau bertambah sebesar Rp. 860,38 juta rupiah lebih.      

Wakil Walikota Arya Wibawa menjelaskan, belanja daerah digunakan untuk mendukung target capaian prioritas pembangunan tahun 2022, mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan yang terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan serta dalam rangka penerapan tatanan normal baru, produktif, dan aman Covid-19 di berbagai aspek kehidupan. Maka belanja daerah disusun berdasarkan pendekatan prestasi kerja yang berorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan.

Sejak 2021, dalam menyusun APBD, Pemkot Denpasar berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Sebagaimana kita ketahui bersama dengan kedua peraturan tersebut, Belanja Daerah tidak lagi terbagi menjadi Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung, namun terbagi menjadi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan Belanja Transfer.

Dalam KUA dan PPAS 2022 Belanja Daerah dirancang Rp 2,30 triliun lebih atau bertambah sebesar Rp. 53,32 miliar lebih yang terdiri dari Belanja Operasi dirancang Rp 1,83 triliun lebih setelah perubahan sebesar Rp, 1,85 triliun lebih. Belanja Modal sebesar Rp 231,12 miliar lebih setelah perubahan sebesar Rp 265,48 atau meningkat sebesar Rp, 34,36 miliar lebih. Belanja Tidak terduga sebesar Rp 29,43 miliar rupiah setelah perubahan Rp. 27,44 miliar lebih atau berkurang Rp. 1,98 miliar rupiah lebih. Sedangkan Belanja Transfer bertambah sebesar Rp 1,82 miliar rupiah lebih yang sebelumnya sebesar Rp. 164,54 miliar lebih setelah perubahan menjadi Rp, 162,72 miliar rupiah lebih. 

Berdasarkan target pendapatan dan belanja daerah yang telah diuraikan tersebut maka dalam Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 terjadi defisit sebesar Rp. 367,34 miliar lebih atau terdapat penambahan defisit sebesar Rp. 87,02 miliar lebih yang sebelumnya sebesar Rp. 280,32 miliar rupiah. Rencana defisit ini akan ditutupi dari Pembiayaan Daerah, terdiri dari Penerimaan Pembiayaan yang bersumber dari Silpa TA 2021 sebesar Rp. 378,34 miliar lebih dan pengeluaran Pembiayaan sebesar 11 miliar sehingga Pembiayaan Netto yang tersedia sebesar Rp. 367,34 miliar rupiah lebih.  

“Kami mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan Kota Denpasar,” kata Wakil Walikota Denpasar, Arya Wibawa. (HsDps)

Tepat Sasaran dan Tahu Keinginan Masyarakat TMMD Ke-114 Kodim 1619/Tabanan Gelar Kegiatan Non Fisik


Tabanan, Bali Kini 
-Selain berupa sasaran fisik pengerjaan pelebaran jalan dan betonisasi serta sasaran fisik lainnya, TMMD ke 114 Kodim 1619/Tabanan juga menggelar kegiatan sasaran non fisik yang telah mulai dilaksanakan sejak Sabtu malam (30/7).

Dalam pelaksanaannya juga menyampaikan Sosialisasi tentang proxy war dihadapan masyarakat adat Sangketan. Itu langsung disampaikan oleh Danramil 1619-01/Tabanan Kapten Chb I Gede Resmanto.

Kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan (wasbang) dan bela negara kepada para siswa siswi SMPN 2 Penebel di Desa Penatahan Kecamatan Penebel, selasa (2/8/2022).

Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara ini merupakan salah satu sasaran non fisik pada TMMD Ke-114 di Wilayah Kodim 1619/Tabanan yang disampaikan oleh Danramil 1619-08/ Penebel Kapten Inf I Nyoman Arya Kepakisan dihadapan murid-murid SMPN 2 Penebel.

Siswa diberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan yang intinya adalah pemahaman tentang 4 konsensus dasar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Serta nilai-nilai dasar bela negara dengan sub-sub materi ; landasan yuridis, ancaman yang dihadapi, konsep pertahanan rakyat semesta, komponen pertahanan, kenapa bela negara, wujud bela negara, cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada pancasila sebagai Ideologi Negar serta diakhiri dengan harapan kepada seluruh peserta penyuluhan.

Menurut Pasiterdim 1619/Tabanan Kapten Inf I Made Widiarta selaku penyelenggara kegiatan seijin Dansatgas TMMD Ke-114 yang juga Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto S.I.P menyampaikan seusai kegiatan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu dari beberapa kegiatan sasaran non fisik pada TMMD Ke 114 di wilayah Kodim 1619/Tabanan.

"Harapan TMMD Ke 114 ini selain melaksanakan pembangunan secara fisik juga membangun secara non fisik dengan memberikan penyuluhan-penyuluhan atau mensosialisasikan perkembangan  tentang hal-hal yang bermanfaat  dan berguna untuk masyarakat baik itu terkait pertahanan keamanan, wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba, ketertiban berlalulintas maupun terkait pembinaan dibidang pertanian dan lain-lain,"jelasnya.

Dalam momentum TMMD yang bertema TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI ini kita memberikan yang terbaik kepada masyarakat untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat didalam menjaga dan membangun NKRI.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 orang siswa siswi dihadiri Kepala Sekolah, Wakil Kepala sekolah dan guru SMPN 2 Penebel.[ar/r1]

Bupati Suwirta Hadiri Acara Simakrama dan Rembug Kreatif Banjar Creative Space


KLUNGKUNG, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Masyarakat Pemerintahan Desa dan Pengendalian Penduduk Klungkung Wayan Suteja menghadiri acara Simakrama dan Rembug Kreatif Banjar Creative Space bertempat di Balai Banjar Desa Akah, Klungkung (1/8).

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya menyampaikan bahwa semua daerah memiliki potensi ekonomi kreatif, semua orang dapat membuat ekosistem ekonomi kreatif.

“Dengan menemukan orang-orang yang bisa hidup bersama maka akan dapat membangun suatu ekosistem ekonomi kreatif,”ujar Bupati Suwirta. 

Pemkab Klungkung berusaha melakukan berbagai cara agar Masyarakat KK Miskin dapat keluar dari Zona Kemiskinan, diantaranya dengan memberangkatkan Anak KK Miskin ke Pesiar, menanamkan mainset bahwa masa depan ada ditangan mereka sendiri dan cara lainnya. 

Pemkab Klungkung mengadakan beberapa cara untuk mengembangkan ekonomi kreatif dikalangan anak muda, 

Bupati Suwirta berpesan kepada instansi terkait, agar dapat mengawal pokdarwis saat melaksanakan kegiatannya dengan baik.

Bupati Suwirta mengharapkan agar melalui Pokdarwis yang dikukuhkan dapat menjalankan tupoksinya dengan baik dan melalui acara Banjar Creative Space dapat mendorong generasi muda menjadi wirausaha yang kreatif.

Ketua Pelaksana Ekonomi Kreatif Klungkung Putu Sugi Wisnawa menyampaikan bahwa Program Banjar Creative Space merupakan suatu program yang memanfaatkan Balai Banjar sebagai tempat untuk generasi muda belajar, berkreasi, berkolaborasi, dan menjalankan bisnis. Melalui program ini peserta mendapatkan ilmu berupa pengembangan dan pemasaran produk kreatif, pengembangan SDM kreatif dan pengembangan ekosistem komunitas. 

Putu Sugi menambahkan bahwa dalam acara ini mengambil tema “Strategi membangun ekosistem ekonomi kreatif Kabupaten Klungkung” sekaligus Dirangkaikan Pengukuhan Kelompok Sadar Wisata Desa Akah. 

Dalam acara tersebut, Bupati Suwirta menyaksikan pelantikan anggota Pokdarwis Desa Akah oleh Kepala Dinas Pariwisata pemkab Klungkung Anak Agung Gede Putra Wedana. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Wayan Sumarta, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa, dan undangan serta instansi terkait lainnya. (Hklk/Cok).

Bupati Gede Dana Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN di Lingkungan Pemkab Karangasem


Karangasem, Bali Kini - Bupati Gede Dana memimpin Apel Dinas Pendidikan sekaligus menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada 639 ASN di Lingkungan Pemkab Karangasem, bertempat di Lapangan Upacara Disdikpora, Kabupaten Karangasem, Kamis (1/8/2022). ASN yang menerima kenaikan pangkat periode April 2022, terdiri dari 280 orang Tenaga Guru, 97 orang Tenaga Kesehatan dan 262  orang Tenaga Administrasi Teknis lainnya. 

Bupati Gede Dana dalam arahannya menyampaikan, kenaikan pangkat bulanlah suatu hak, namun adalah penghargaan yang diberikan suatu negara. Maka melalui acara ini hendaknya menjadi momentum untuk mengembangkan profesionalitas kerja ASN yang telah menerima kenaikan pangkat. 

“Kenaikan pangkat adalah reward bapak ibu yang bekerja dengan baik. Saya berharap, dengan ini bapak ibu dapat meningkatkan kualitas kerja, meningkatkan mutu di era digitalisasi. Di era digital ini, siapa pun bisa jadi wartawan yang akan menilai kinerja ASN, baik itu masyarakat dan teman dekat =, oleh sebab itu, penting profesional kerja itu harus ditingkatkan”,ujar Gede Dana.

Dikatakan, dalam proses kenaikan pangkat harus ada proses yang dilalui sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Pemberian nilai harus secara profesional dan objektif. Untuk mencapai prestasi kerja dikemudian hari, mulai saat ini ASN harus memberikan penyelesaian pelayanan secepat mungkin. 

“Jangan hanya bekerja rutinitas, saya juga berharap bapak ibu harus berinovasI. Karena tuntutan zaman, kita harus kerja cepat. Dengan kenaikan pangkat ini harusnya kualitas dan kinerja serta disiplin harus ditingkatkan untuk mencapai hasil yang maksimal,”lanjutnya.
Bupati Dana bahkan memerintahkan Kepala OPD untuk membimbing dan mengawasi ASN yang baru saja mendapat kenaikan pangkay. Menurutnya, berhasil tidaknya sebuah pemerintahan , tentunya didukung juga oleh aparaturnya. 

“Khusus para tenaga pendidik, saya tidak segan-segan mendatangi sekolah-sekolah. Tidak hanya sekolah dekat bahkan sekolah yang paling jauh pasti saya datangi untuk memastikan komitment kerja bapak ibu,” tutup Gede Dana. (Ami)

Kain Gringsing Souvenir G20 Siap Dikirim


Karangasem, Bali Kini - Salah satu kekayaan intelektual asli Karangasem, yakni Kain Gringsing asli buatan dari pengrajin di Desa Tenganan Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, dijadikan souvenir
untuk para kontingen atau peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022, pada bulan Desember mendatang di Bali. Dengan kualitas yang tak main-main bahkan sudah melalui seleksi ketat, kini sejumlah 120 lembar Kain Gringsing Tenganan sudah dalam tahap packing dan siap untuk di kirim. 

Hal tersebut dikatakan Ketua Pengelola Desa Wisata Tenganan Pegringsingan I Putu Wiadnyana, Senin (1/8/2022). "Sudah siap untuk dikirim, kami sedang koordinasi dengan pihak yang akan menerima mewakili kementrian pariwisata, " Ungkapnya. Pihaknya memang menargetkan akan menyelesaikan pesanan tersebut sampai akhir bulan Juli 2022 dan target tersebut berhasil dicapainya. 

Ditambahkan Wiadnyana, tercatat ada 30-an  motif kain Gringsing, namun untuk suovenir G20 ini, di kain yang berjenis Gringsing cenik tersebut, terdapat lebih dari satu motif (kombinasi) dan dari 120 kain pesanan itu, terdiri dari 38 motif baik motif tunggal maupun kombinasi.

Sementara, nilai total harga kain Gringsing yang dikirim menjadi Souvenir tersebut mencapai Rp. 132.000.000,- . "Jumlah kain 120 lembar dan estimasi lapangan kerja yang tercipta 480 lapangan kerja. Sedangkan satu lembar kain dikerjakan oleh setidaknya 4 orang pengrajin diantaranya pengrajin benang, pembuat motif, pencelup warna dan penenun,"terangnya. Untuk itu pihaknya dan juga masyarakat Desa Adat Tenganan mengaku sangat berterima kasih. 

"Berkat order souvenir G20 ini keberadaan kain Gringsing semakin dikenal dan sangat membantu pengrajin dalam menaikkan harga jual terutama disaat pemulihan pasca Covid-19. Rasa terima kasih kami sampaikan kepada Kemenparekraf khususnya untuk pak Menteri Sandiaga Uno karena order ini juga terkait program desa wisata melalui Anugrah Desa Wisata Indonesia," Tandasnya. (Ami)

Senin, 01 Agustus 2022

Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Desa Peguyangan Kangin Gelar Patroli Dialogis


BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk menciptakan keamanan, kenyamanan dan ketertiban, Desa Peguyangan Kangin bersama Linmas dan Babinkamtibmas menggelar patroli dialogis di seluruh Wilayah Desa Peguyangan Kangin secara rutin setiap hari Sabtu. 

Perbekel Desa Peguyangan Kangin Wayan Susila mengatakan, patroli secara rutin juga untuk mencegah adanya anak anak muda  melakukan kegiatan yang menimbulkan keributan atau kerumunan. Sehingga dalam patroli ini pihaknya juga memberikan  imbuan dan sosialisasi kepada seluruh masyarakat. "Khususnya anak muda agar tidak membuat kegiatan di pinggir jalan," jelas Susila saat di hubungi Senin (1/8)

Tidak hanya itu dalam patroli ini pihaknya juga memberikan imbuan kepada para pedagang yang buka di atas pukul 23.00 wita, untuk ikut memperhatikan dan memperhatikan agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

Dengan langkah yang dilakukan, pihaknya berharap masyarakat di Desa Peguyangan Kangin merasa aman dan nyaman. Selain itu pihaknya ingin memastikan situasi Kamtibmas di wilayahnya berjalan dengan kondusif.

Walikota Jaya Negara Launching Tiga Inovasi Berbasis Digital


Denpasar,  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara melaunching tiga inovasi serangkaian peringatan HUT ke-28 Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar di Plaza Pasar Badung, Senin (1/8). Ketiga inovasi tersebut yakni 16 Pasar Sehat, Inovatif, Aman Pakai (SIAP) QRIS, Sewaka Mart (Belanja Online) dan Parkir Digital Cashless Payment. Bahkan, Walikota Jaya bersama undangan lainya berkesempatan mencoba langsung berbelanja menggunakan QRIS, bertransaksi di Sewaka Mart dan membayar retribusi parkir menggunakan Kartu Parkir Digital Cashless Payment.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudarma, Pimpinan OPD, Direktur Utama Perumda di Kota Denpasar serta pedagang pasar. 

Dalam laporanya, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata mengatakan, Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar merupakan Perusahaan yang mengelola 16 Unit Pasar, Unit Bina Usaha, dan Unit Parkir. Sehingga, dengan mengelola unit – unit pasar diharapkan mampu menjaga dan merawat fasilitas bangunan pasar, pedagang dan aktifitas sosial lainnya. Tak hanya itu, lebih jauh mampu berkontribusi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Kota Denpasar. 

Dijelaskan Gus Kompyang, kegiatan Usaha Perumda Pasar bertujuan untuk mendorong pengembangan Perekonomian Daerah, Pertumbuhan Ekonomi Nasional serta pelayanan dalam pemenuhan kebutuhan hajat hidup masyarakat. Karenanya, di usianya yang ke-28 tahun ini Perumda Pasar gencar melaksanakan kerjasama dengan berbagai stakeholder. Adapun HUT tahun ini mengangkat tema ‘Dengan Digitalisasi Pasar Kita tingkatkan Profesionalisme dan Daya Saing Pasar Rakyat’.

“Perumda Pasar juga sudah menjalin Kerjasama dengan BPD Bali dari tahun 2018 dalam rangka mempercepat terlaksananya Digitalisasi Pasar, seperti Pungutan Online (E-Retribusi) dan dilanjutkan dengan program Pasar Siap QRIS, Sewaka Mart (Belanja Online) dan Parkir Digital Cashless Payment, tak hanya itu, kerjasama juga telah terjalin dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk pelaksanaan jaminan sosial bagi pedagang,” jelasnya 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pasar rakyat merupakan salah satu penggerak penting ekonomi kerakyatan. Karenanya, Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Pemerintah Pusat terus berupaya melakukan pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar rakyat. 

“Penerapan digitalisasi pasar rakyat merupakan bagian dari adaptasi kehidupan era baru yang kini telah memberikan kemudahan dalam bertransaksi,” jelasnya 

Lebih lanjut dijelaskan, pasar rakyat memiliki potensi untuk mengakselerasi transformasi digital sektor perdagangan dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi. 

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami menyampaikan Dirgahayu Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, semoga hari jadi ini menjadi momentum untuk kebangkitan pasar rakyat yang Maju, Inkulsif dan Berdaya Saing menuju Denpasar Maju,” ujar Jaya Negara

Sementara. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho memberikan apresiasi atas kecepatan Kota Denpasar dalam mewujudkan digitalisasi pasar. Hal ini tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintah yang disertai dengan sinergitas antar lini yang solid. 

“Tentu kami sangat apresiasi atas kecepatan Kota Denpasar dalam mewujudkan digitalisasi pasar rakyat, dan kali ini sudah sukses dimulai di 16 pasar dibawah naungan Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar,” ujar Trisno Nugroho. 

Dalam kesempatan tersebut juga turut diserahkan Santunan Kematian kepada ahli waris pedagang dan penyerahan kartu jaminan sosial. Rangkaian acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah. (WAY


Bupati Suwirta Pimpin Apel Pagi Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Tanamkan rasa memiliki dan sifat gotong royong  pada instansi tempat bekerja. Pesan tersebut disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menjadi Inspektur Upacara pada Apel Pagi bertempat di Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung (1/8).

Dalam apel tersebut, Bupati Suwirta  mengingatkan agar masing-masing bidang di lingkungan Pemkab Klungkung terbuka dalam menerima masukan dan informasi yang didapatkan agar direspon dan cermati dengan baik. “Apabila terjadi permasalahan, jangan hanya dibidang itu saja yang menangani, tetapu bidang lain juga turut ikut membantu menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujar Bupati Suwirta.

Terkait transportasi laut, Bupati Suwirta menekankan agar lebih diperhatikan mengenai jadwal keberangkatan fast boat, tiket, dan pengelolaan pelabuhan yang ada di Klungkung, agar dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang menuju atau datang dari Nusa Penida “Manfaatkan teknologi yang ada, untuk mempermudah menanggapi dan merespon permasalahan mengenai penerangan jalan, kemacetan dan permasalahan lain yang ada di Kabupaten Klungkung sesuai dengan tupoksinya” ucap Bupati Suwirta. 

Bupati Suwirta juga menambahkan agar tempat parkir yang dikelola oleh adat maupun swasta di lingkungan Kabupaten Klungkung agar dapat diawasi dengan baik. “Tingkatkan koordinasi antar OPD dan jaga wibawa instansi tempat bekerja,” ajak Bupati Suwirta.

Sukses Program Stop, Kurangi Beban TPA Peh 34 Persen


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sinergi pemkab Jembrana menggandeng program STOP berkontribusi dalam mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh di Desa Kaliakah Kecamatan Negara.

Sejak awal berjalananya TPST dari Januari 2021 hingga kuarter 2 tahun 2022, TPST Jembrana telah berhasil mengurangi sampah yang dikirim ke TPA sebesar 34% atau 1.588 ton.

"Setiap harinya ada 12 ton sampah masuk dan proses di TPST Jembrana . Itu hitungan rata perhari  dari Truk LH, yang kita kelola di sebelumnya. Sedangkan sebelumnya  perhari rata-rata 40-50 ton sampah masuk ke TPA Peh," kata 

 I  Made Yudiarsana, ketua Program STOP I  Made Yudiarsana, saat aundesi dengan Bupati I Nengah TambSTOP I  Made Yudiarsana, di Kantor Bupati Jembrana, Senin (1/8/2022).

Yudiarsana menjelaskan capaian itu masih bisa ditingkatkan guna mengurangi beban TPA Peh. Dari sisi jumlah layanan belum terlalu naik signifikan. Artinya jumlah sampah yang diangkut dan diolah ke TPST, tidak langsung ke TPA Peh masih memungkinkan 
 
Karena itu langkah langkah disiapkan, diantaranya kampanye perubahan perilaku dengan menggandeng beberapa instansi .Itu untuk mendorong pola partisipasi masyarakat yang disadarinya  tidak mudah.
 
" Guna menguatkan lagi program ini, kita perkuat dengan kampanye dan sosialisasi . Kita juga siapkan stimulan . Misalnya melalui lomba lomba atau pemberian doorprize.Tak kalah penting sinergi dukungan pemerintah daerah, desa kelurahan serta tokoh," jelasnya .

Hal senada disampaikan kepala dinas Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Chandra Wisnawa , akan berkurangnya volume sampah yang kini dikelola TPA Peh.
Ia berharap melalui sinergi dengan Program STOP bisa lebih banyak lagi sampah yang dapat diplah di TPST terlebih dahulu . Sehingga residu yang diolah di TPA Peh dapat berkurang .

Menurunnya sampah yang dikelola TPA Peh , lanjut Ary juga terlihat dari keluhan pemulung yang memilah sampah di TPA Peh.

Ia menyadari ada keluhan , karena merasa pendapatan mereka berkurang karena sampah yang dipilah volumenya berkurang . Sisi positifnya,  sampah sudah mampu terkelola dengan  baik di TPST, sehingga pemulung kesulitas mencari bahan material di TPA.

" Sempat ada komplain dari mereka .Kita cek juga pendapatan mereka dari awal ada penurunan signifikan . Artinya volume sampah yang mereka daur ulang semakin berkuran. Solusinya, sedang kita persiapkan mereka  sebagai tenaga pemilah di  tpst .jadi berperan juga agar bisa mengerem tumpukan sampah dan beban TPA Peh yang saat ini sudah luar biasa," terangnya .

Sementara itu, Bupati Tamba mengapresiasi progres dari program STOP yang berhasil mengurangi volume sampah tersebut. Bupati berharap cakupan bisa diperluas di TPST sehingga lebih banyak residu yang dikirim ke TPA Peh.

Disamping itu, Ia mendorong cakupan program   diperkuat  melalui  berbagai langkah. Diantaranya Lomba Pesona KEDAS (Keren Tidak Ada Sampah) yang diikuti oleh semua Desa dan Kelurahan. Juga dengan mengandeng berbagai stakeholder, baik dari itu dari desa adat seperti bendesa serta tokoh-tokoh organisasi keagamaan,  organisasi PKK dan program sekolah zero waste.

" Menjadi atensi khusus yaitu  sinergi dan dukungan desa/kelurahan dengan perjanjian kerjasama antar desa yang dilayanani TPST lebih banyak lagi termasuk didalamnya perarem (regulasi) tentang pengelolaan sampah," pungkasnya. (

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved