-->

Minggu, 21 Agustus 2022

Bank Sampah Mawar Banjar Tengah Peguyangan Kembali Gelar Penimbangan Sampah, 415 Kg Sampah Non Organik Terkumpul


DENPASAR - Upaya swakelola sampah terus dilakukan oleh Kelurahan Peguyangan. Minggu (21/8) pagi segenap anggota dan pengelola Bank Sampah Mawar Banjar Tengah Peguyangan untuk kedua kalinya, kembali mengundang warganya untuk turut terlibat dalam kegiatan penimbangan sampah. Dimulai sejak pagi, warga bergantian mendatangi area Banjar Tengah Peguyangan dengan membawa serta sampah sampah mereka. Dari total penimbangan, sebanyak 415 Kg sampah plastik dan non organik lainnya berhasil terkumpul. 

Lurah Peguyangan Gede Sudi Arcana saat dihubungi mengaku  mengapresiasi kesediaan warganya untuk mau datang dan mengumpulkan sampah   sampah itu. 

"Kegiatan ini akan rutin kami lakukan setiap minggu ketiga. Ini juga sebagai bentuk edukasi pada warga, agar tetap mau memilah sampah di rumah tangga masing masing sebelum membuang ke tempat pembuangan akhir," tutur Gede Arcana. 

Kegiatan penimbangan sampah di Bank Sampah Mawar, sebagai salah satu titik penimbangan dalam hal sampah menurut Gede Arcana tergolong aktif. 

"Memang perlu perlahan lahan, pemberian pemahaman terkait pengelolaan sampah di masyarakat. Kami ingin warga kami teredukasi dengan baik, perihal pemanfaatan sampah organik yang masih bisa diolah menjadi kompos. Maka untuk itu kami tidak bosan selalu menyuarakan hal ini," lanjut Gede Arcana. 

Untuk memancing animo masyarakat agar mau turut terlibat dalam penimbangan sampah,  kedepannya Kelurahan Peguyangan akan menyiapkan semacam reward dalam bentuk hadiah atau doorprize kepada warganya yang rajin mengumpulkan sampah saat penimbangan. 

"Maka kami menghimbau, ayo para warga, gunakan kesempatan untuk memanfaatkan keberadaan bank sampah untuk lebih tau dan tepat sasaran dalam hal pengelolaan dan pemanfaatan sampah. Kami memiliki catatan pada buku kami, sehingga terdata siapa saja warga yang aktif pada kegiatan tersebut," pungkas Gede Arcana

Resmikan SPBU di Pendem, Bupati Tamba: Manfaatkan Aset, Jangan Sampai Menganggur


Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) DODO 54.822.16 milik PT. LEONI KARYA MANDIRI yang beralamat di Kelurahan Pendem, Kec. Jembrana, Minggu (21/8/2022).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti, pelepasan balon serta pelepasan burung merpati ke alam liar sebagai tanda, SPBU yang berada di Jalan Pahlawan tersebut resmi beroperasi memberikan pelayanan bahan bakar kendaraan bagi masyarakat umum.

Bupati Tamba mengungkapkan hal Ini merupakan bentuk dari pemerintah daerah dalam Pemberdayaan aset di Kabupaten Jembrana.
"SPBU ini telah memanfaatkan/menyewa tanah, semua lahan yang ada yang kita miliki kalau bisa harus bekerja dia harus aktif sehingga mendatangkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) buat kita. Seperti contoh ada beberapa aset yang sudah bekerja dan memberikan dampak positif untuk kita seperti udang vaname di Pengambengan, jangan sampai ada lahan atau aset yang nganggur," imbuh Bupati Tamba.

Lebih lanjut, pihaknya berharap agar SPBU DODO 54.822.16 tersebut selalu mentaati aturan yang ada guna memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumen.
"Harapan kami kepada managemen SPBU agar mentaati aturan Kementrologian sehingga pelayanan terhadap konsumen mendapatkan pelayanan yang prima," harapnya.

Dilain sisi pemilik SPBU DODO 54.822.16 Hanif Zhubaidi mengucapkan terimakasi atas kehadiran Bupati dan Wakil serta Jajaran Forkopimda yang telah hadir dalam peresmian.

"Terimakasi telah hadir ditengah tengah kesibukan bapak ibu sekalain di acara peresmian pembukaan SPBU DODO 54.822.16 kami," ungkapnya.

Hanif Zhubaidi berharap setelah diresmikanya SPBU DODO 54.822.16 tersebut memiliki dampak positif untuk masyarakat jembrana.

"Harapannya kehadiran stasiun pengisian bahan bakar kendaraan ini dapat memperlancar transportasi dan meningkatkan gairah roda perekonomian di Kabupaten Jembrana,"pungkasnya.(kmg/hms).

Bupati Tamba Buka Mekepung Bupati Cup 2022

 

Jembrana - Lomba Mekepung Bupati Cup 2022 dibuka Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Sirkuit Satwa Jayante Sang Hyang Cerik, Desa Tuwed, Melaya, Minggu ( 21/8). Diikuti sebanyak 177 peserta, event tahunan mekepung tersebut sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat yang menonton secara langsung. Termasuk hadir pula Wabup IGN Patriana Krisna serta jajaran Forkopimda.

Dari 177 peserta tersebut terdiri dari 94 regu barat dan 83 regu timur. Perlombaan Bupati Cup tahun ini memperebutkan Piala Bergilir, serta uang pembinaan sebesar Rp. 100 juta. Adapun sebagai pemenang lomba regu barat dengan total skor 42 mengalahkan regu timur dengan total skor 18.

Dihadapan para sekaa mekepung, Bupati I Nengah Tamba mengungkapkan bahwa Mekepung sebagai salah satu tradisi khas dan budaya masyarakat Kabupaten Jembrana wajib dilestarikan dan dikembangkan.

"Momentum ini kita harapkan menjadi kebangkitan daripada ekonomi masyarakat kabupaten Jembrana setelah lebih 2 tahun terdampak pandemi covid-19. Setelah sebelumnya sukses dengan Mekepung Jembrana Cup, Mekepung Kapolres Cup, dan hari ini ada Mekepung Bupati Cup. Ajang ini juga kita harapkan sebagai upaya pelestarian budaya Mekepung yang hanya ada di kabupaten Jembrana,"ujar Tamba.

Disamping itu, Bupati asal desa Kaliakah ini juga menyebutkan upaya lainnya dalam melestarikan Mekepung. Dirinya menerangkan terkait keberadaan Sirkuit All in One desa Pengambengan yang rencananya akan dilaunching akhir tahun ini. "Mekepung ini 'barang mahal' dengan daya tarik wisatanya yang potensial karena memiliki ciri khas dan keunikannya yang tiada duanya di Bali dan di tingkat nasional bahkan internasional. Nanti di sirkuit all in one akan ada berbagai event, khusus untuk mekepung ini akan kita kemas sebagai pariwisata tourism,"ungkapnya.
 
Sementara Ketua Panitia Mekepung I Made Mara mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Jembrana yang telah begitu getol untuk mengembalikan lagi Mekepung setelah pandemi dengan semarak dan peningkatan keikutsertaan peserta. "Apa yang telah dilakukan Bapak Bupati dengan segala terobosan - terobosannya dalam melestarikan budaya mekepung patut kita apresiasi. Apalagi telah dimulainya pembangunan Sirkuit All in One di desa Pengambengan yang nantinya diharapkan mampu membawa Mekepung ini lebih eksis dan dikenal luas hingga mancanegara,"harapnya.

Bupati Suwirta Pimpin Monev Pembangunan Fisik di Kecamatan Nusa Penida


KLUNGKUNG, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pimpin Kegiatan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan Paket Kegiatan Fisik Pembangunan Daerah Tahun Anggaran 2022 yang dilaksanakan di Kecamatan Nusa Penida, MInggu (21/8). 

Objek Monev diantaranya pembangunan pasar rakyat di Desa Jungutbatu, pembangunan/pemeliharaan beberapa ruas jalan di Nusa Pinida, peninjauan kinerja pemanfaatan sumber air Peguyangan dan Penida serta peninjauan pembangunan lapangan tenis di Desa Ped.

Dalam tinjauannya Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan agar pembangunan-pembangunan fisik dapat diselesaikan tepat waktu dan dengan kualitas sesuai kontrak. Output pekerjaan agar segera mungkin dimanfaatkan untuk menghasilkan outcome. “Pembangunan pasar rakyat Jungutbatu sudah selesai, agar segera diserahkan ke desa, kemudian dimanfaatkan sehingga benar-benar memberikan outcome bagi masyarakat” arahan Bupati Suwirta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klungkung I Made Jati Laksana menyampaikan bahwa proyek yang ditinjau di Kecamatan Nusa diantaranya Pembangunan Lapangan Tenis di Desa Ped, dengan luas tanah 3,6 are, saat ini pembangunan sudah mencapai 8,70 %. Peningkatan Jalan Mentigi – Geria Tengah  berlokasi di Desa Batununggul, dengan panjang jalan 4,87 Km, saat ini pengerjaan sudah mencapai 25,37%. Peningkatan Jalan Kutapang – Maos berlokasi di Desa Batununggul Desa Adat Kutapang, dengan panjang jalan 900 m, saat ini pengerjaan sudah mencapai 85,35%. Peningkatan Jalan Pejukutan – Gepuh berlokasi di Desa Pejukutan, dengan panjang jalan 4,5 Km, saat ini pengerjaan sudah mencapai 13,13%. Peningkatan Jalan Batu Kandik – Peguyangan berlokasi di Desa Batukandik, dengan panjang jalan 3,6 Km. Peningkatan Jalan Behu – Bunga Mekar berlokasi di Desa Bunga Mekar dengan panjang jalan 1,1 Km, progress mencapai 73,24%. Proyek Pembangunan Pasar Rakyat Jungutbatu bertempat di Desa Jungutbatu dengan luas tanah 32,4 x 20,4 are yang dilengkapi 55 kios, saat ini pembangunan sudah mencapai 100%. 

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Klungkung Luh Ketut Citrawati, Inspektur Daerah Kabupaten Klungkung I Made Seger, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Klungkung Ida Bagus Wirawan Adi Putra dan Camat Nusa Penida Komang Widiasa Putra serta instansi terkait lainnya.

Langkah Gemilang Capai Target Selesai, TMMD ke 114 Timika kerjaan MCK


Timika, Bali Kini - Pekerjaan pembuatan rumah dan MCK oleh Satgas TMMD ke-114 Kodim 1710/Mimika yang dilaksanakan di Kampung Atapo, Distrik Mimika Barat, terus di kebut hal ini agar target selesai bangunan tersebut tercapai tepat waktu. Hal tersebut ditekankan oleh Komandan Kodim 1710/Mimika melalui Pasiter Kodim Mimika, Kapten Chb Eliazar Manuk Allo pada Sabtu (20/8/2022). "Penutupan dilaksanakan pada Rabu 24 Agustus 2022 mendatang," Katanya. 
 
Sejauh ini seluruh pekerjaan terhadap sasaran baik fisik maupun non fisik berjalan sesuai rencana. Pihaknya optimis, seluruh sasaran akan selesai dikerjakan sebelum waktu penutupan nanti.

Kapten Chb Eliazar Manuk Allo, menambahkan bahwa seluruh sasaran fisik dalam TMMD ke-114 Kodim 1710/Mimika dapat selesai tepat waktu, mengingat pembangunan saat ini memasuki tahap finishing.

“Semangat bahu membahu antar anggota dan masyarakat di sana menjadi kunci kesuksesan TMMD kali ini. Jika dilihat dari persentase, seluruh pembangunan akan selesai tepat waktu, bahkan bisa lebih cepat,” ujar Kapten Eliazar. (r1)

Pengembangan Budidaya Kopi dan Salak, Dinas Pertanian Isi Penyuluhan Kegiatan Non Fisik TMMD Ke-114


Tabanan, Bali Kini - Dalam giat non-fisik Program TMMD Ke-114 tahun 2022 di wilayah Kabupaten Tabanan gelar sosialisasi atau penyuluhan pengembangan budidaya pertanian. Diantaranya budidaya kopi dan salak. 

Hal tersebut mengingat lokasi TMMD Ke-114 tahun 2022 di wilayah Kodim 1619/Tabanan saat ini yang berada di daerah perbukitan dan sebagian besar wilayahnya adalah lahan pertanian dan perkebunan. Sebagai penghasil produk-produk pertanian dan perkebunan, sangatlah tepat untuk memberikan edukasi dan pengetahuan terkait pertanian dan perkebunan kepada masyarakat sehingga dapat membantu dan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian maupun perkebunan. 

Menurut Perwira Seksi Teritorial Kodim 1619/Tabanan Kapten Inf I Made Widiarta Seijin Dandim 1619/Tabanan selaku Dansatgas TMMD Ke-114 Letkol Inf Ferry Adianto S.I.P menerangkan bahwa “Kegiatan Non Fisik dalam Program TMMD ke-114 ini terus kita lanjutkan tentunya dengan mempertimbangkan materi-materi yang dibutuhkan dan dan dapat memberikan manfaat untuk masyarakat setempat”, ungkapnya. 

“Sehingga disamping penyuluhan-penyuluhan atau sosialisasi disektor lain kita juga prioritaskan untuk penyuluhan terkait pengembangan budiadaya pertanian dan perkebunan diantaranya adalah budidaya kopi dan salak, Untuk itu kegiatan non fisik kali ini juga menyasar sektor pertanian dan perkebunan yang diisi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan bertempat di Balai Banjar Biyahan, Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg,  Kab. Tabanan”, jelasnya dalam kegiatan tersebut pada kamis malam (11/8/2022)

“Desa Wanagiri sendiri yang berada di wilayah Selemadeg merupakan salah satu desa yang menghasilkan kopi dan dan salak dan narasumber kita hadirkan dan libatkan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan yaitu dihadiri  I Made Widiada dan Ir. I Wayan Arta Naya dengan menyampaikan pengetahuan tentang pengembangan  budidaya kopi seperti  Sistem Penanaman, Ukuran lubang tanam kopi, Pembibitan kopi, Perawatan dan Pemupukannya”, Ujar Pasiter.

“Selain Budidaya Kopi Narasumber juga memberikan penyuluhan terkait  pengembangan perkebunan dibidang Budidaya Salak gula  pasir meliputi perkenalan obat Pestisida Nabati dan Pestisida kimia buat salak gula pasir, Menjelaskan kelemahan dan keuntungan menggunakan Pesnab (Pestisida Nabati) menjelaskan Bahan bahan pembuatan Pesnab tersebut”, lanjutnya.

Sementara terkait antusiasme masyarakat ia menerangkan bahwa “Masyarakat Banjar cukup antusias dengan kegiatan Non Fisik yang diselenggarakan pada program TMMD ke-114 ini terbukti dengan kehadiran masyarakat petani dan pekebun di banjar biyahan hampir mayoritas dapat hadir mendengarkan penyuluhan pertanian tersebut”,pungkasnya.

Kegiatan Penyuluhan tersebut diikuti oleh warga masyarakat banjar biyahan desa wanagiri Kecamatan Selemadeg Kabupaten Tabanan, selain itu juga dihadiri oleh Sekdes Desa Wanagiri Bendesa Adat Sarin Buana I Gede Saputra Giri Kelihan  Adat Biyahan I Made Sumeyasa, dan Kawil Biyahan I Wayan Setiaguna. (Ami)

Sabtu, 20 Agustus 2022

Hadiri Arem Festival, Bupati Tamba Bangga dan Apresiasi Kreativitas Sekaa Teruna Teruni



JEMBRANA, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Ibu Candrawati Tamba menghadiri Arem Festival Pertama Sekeha Teruna Teruni (STT) Eka Cita Banjar Menega, Kelurahan Dauhwaru pada Sabtu sore (20/8). 

Hadir dalam kegiatan ini, Pengelingsir Puri Pacekan, Camat Jembrana, Kelian Adat, Kepala Lingkungan Menega. 

Arem Festival  gelar pentas seni  puncak untuk  menyambut HUT Kota Negara ke-127 dan HUT Kemerdekaan RI ke-77. Sebelum acara puncak,  diadakan acara Jalan santai, pembagian nasi bungkus gratis serta berbagai lomba-lomba tradisional.
Termasuk  ikut andil dalam pelepasan tukik di konservasi tukik Perancak 

Ketua Panitia Ni Kadek Erika Apriliana Pitri ( Tata) mengatakan event bertemakan Gemah Ripah Loh Jinawi simbol perjuangan masyarakat Jembrana sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bercita-cita menciptakan ketentraman dan perdamaian, kesuburan, keadilan, kemakmuran, tata raharja serta mulia abadi.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta jajarannya atas kehadiran dan dukungan kepada kami anak-anak muda STT Eka Cita.
Jika dikaitkan dengan visi misi Jembrana, kegiatan ini juga mendukung   mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia, " jelas Tata. 

Disisi lain, Bupati I Nengah Tamba berbangga dengan semangat dan kreativitas kegiatan yang dilakukan STT Eka Cita. "Kalau semua STT seperti ini sudah pasti menjadi generasi yang maju dan handal untuk Jembrana", ucap I Nengah Tamba. 

Menurut Tamba, STT Menega sudah memberikan contoh dan berperan aktif di Kabupaten Jembrana.
Terlebih berprestasi setelah berhasil mendapatkan juara 1 lomba ogoh-ogoh Kabupaten dan Provinsi serta juara 1 lomba layang-layang memperingati HUT Kota Negara. 

Kepada anak anak STT, Bupati  Tamba juga langsung menawarkan mereka untuk ikut dalam pelatihan Bahasa Inggris gratis oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mempersiapkan generasi muda menyambut Jembrana Tahun Emas 2026.

Lebih Lanjut Bupati  I Nengah Tamba memaparkan rencana groundbreaking Tol Gilimanuk-Mengwi tanggal 10 September 2022 yang akan dibarengi dengan pembangunan tempat wisata moderen di Pekutatan  .investasi itu diprediksi mampu  menyerap tenaga kerja mencapai 20 ribu.

"  Tentu peluang itu harus diambil anak-anak muda Jembrana. Untuk itu kita harus persiapkan SDM dari sekarang. 
Tetap semangat dan berkreatifitas.
Ini adalah ajang anak muda belajar untuk kedepannya menjadi calon-calon pengusaha dan pekerja yang sukses," tutur  I Nengah Tamba menutup  sambutannya. 

Di akhir acara  Bupati menyerahkan dana bantuan ke STT Eka Cita sebesar Rp. 3 Juta yang diterima Tata sebagai Ketua Panitia didampingi Ketua STT Eka Cita, Bagus Lanang Darma Wigunanta. *(Nengah

Bupati Jembrana Lauching E-Parking untuk tingkatkan Layanan dan Pendapatan


Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tri Bhuwana berkerjasama dengan PT Mitra Kasih Perkasa (MKP E-Ticketing) melaunching sistem Elektronic Parking (E-Parking). 

Peresmian tersebut dilakukan oleh Bupati I Nengah Tamba didampingi Ny. Candrawati Tamba, bersama Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Teguh Dwi Raharja serta Direktur Perumda Irwan di Sentral Parkir Jembrana, Sabtu (20/8/2022).

Direktur Perumda Tri Bhuwana, Irwan menyampaikan bahwa keberadaan program E-Parking ini adalah wujud keikutsertaan Perumda dalam mendukung program P2DD (Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) di Kabupaten Jembrana.  

“Hari ini, bersamaan dengan yang terdapat di sentral parkir Jembrana, kita juga menempatkan E-Parking di Anjungan Betutu Gilimanuk. Penerapan sistem digitalisasi ini sebagai wujud pelayanan yang berkualitas, transparan dan akuntabel, serta memberikan rasa keadilan bagi masyarakat penerima manfaat jasa parkir,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati I Nengah Tamba menyambut baik adanya sistem elektronik parking ini, tentu hal tersebut wujud dari pemanfaatan digitalisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan parkir, mengingat saat ini di Jembrana pengelolaan parkir masih dilakukan secara konvensional.

Dan tentu saja dengan akurasi dan transparansi  itu kata Tamba diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah disektor parkir.

“Saya berharap dengan adanya produk dari MKP E-Ticketing ini, akurasi dan transparasi serta pendapatannya bisa ditingkatkan. Kita akan uji coba dulu beberapa bulan kedepan, kemudian kita evaluasi jika bagus dan pendapatan meningkat, kita akan minta disuport kembali untuk instalasi di spot-spot lainnya di Jembrana,” ucapnya.
Lebih lanjut, Tamba menuturkan keberadaan program E-Parking ini perlu kiranya untuk disosialisasikan kepada seluruh masyarakat.
“Kepada petugas untuk dapat mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat yang hadir ditempat ini, mengingat ini hal yang baru dan tidak semua masyarakat tahu. Jangan sampai masyarakat bingung karena kurangnya sosialisasi dan edukasi.  Sekali lagi, digitaliasi dalam semua aspek itu sangat penting dengan harapan kedepan kabupaten Jembrana lebih maju lagi dalam menyongsong Jembrana Emas 2026,” pungkasnya. 

Tutut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Jembrana, kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana serta perwakilan dari PT Mitra Kasih Perkasa (MKP E-Ticketing).  (ari/humas)

Program Padat Karya Berbasis Hewani, Desa Sumerta Kelod Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Lele


Denpasar - Desa Sumerta Kelod menebar 10 ribu bibit  ikan lele  di Tukad Empelan Turbin Desa Sumerta Kelod Sabtu (30/8). Pelaksanaan kegiatan  ini merupakan program dari Padat Karya Tunai Ketahanan Hewani. Hal ini disampaikan Perbekel Desa Sumerta Kelod  I Gusti Ketut Anom Suardana saat dihubungi Sabtu (20/8)

Lebih lanjut ia mengatakan dalam melaksanakan program padat karya berbasis hewani ini melibatkan   Komunitas  Tukad Empelan Tubin dimana orang-orang tersebut yang terdampak dari covid 19. "Sehingga sesuai kebijakan pemerintah pusat dalam program padat karya ini kami memperdayakan masyarakat yang terdampak covid 19," katanya.

Kegiatan ini diikuti 30 orang yang tergabung dalam komunitas  tersebut punya kewajiban untuk memeliara ikan lele yang diberikan dan tanaman sayuran yang telah ditanamam. Setelah panen hasilnya akan dibawa ke Bumdes untuk dijual dan hasilnya dikembalikan ke kelompok. Mereka sendiri yang mengelola apakah untuk dibagi dan hasil penjualan untuk diputar kembali.

Dalam hal ini Anom mengaku pihak desa membantu mereka dalam pemberian bibit dan terpal untuk membuat kolam lele.

Dalam upaya mensejahterakan masyarakat di Desa Sumerta Kelod juga ada Komunitas Mina Mesari yang juga melaksanakan program padat karya tunai. Namun komunitas yang baru ini anggotanya hanya 12 orang.

Dengan adanya program ini masyarakat bisa terbantu dari dampak covid 19. Sehingga mereka bisa memenuhui kebutuhan  pokoknya. (ayu

Desa Dauh Puri Kaja dan OPD Pemkot Denpasar Giatkan Pelestarian Lingkungan di Aliran Sungai Tag Tag


Denpasar - Kegiatan Pelestarian Lingkungan diisi dengan giat Pelepasan burung , penebaran benih ikan nila dan bersih - bersih di disepanjang bantaran sungai Tag Tag,  Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara dilaksanakan pada Sabtu (20/8). 

Kegiatan ini diprakarsai Pemerintah Desa Dauh Puri Kaja bekerjasama dengan sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. 

Dalam kesempatan tersebut hadir Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, I.B Mayun Suryawangsa, Kadis Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, perwakilan OPD, serta undangan lainnya. 

Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, Gusti Ketut Sucipta dihubungi terpisah mengatakan dilaksanakannya kegiatan ini serangkaian memeriahkan HUT Provinsi Bali ke 64, juga kobarkan semangat memperingati HUT RI ke - 77. "Ini juga bentuk kepedulian kami dalam menjaga kelestarian lingkungan khusunya menjaga ekosistem  sungai dan lingkungan  agar tetap lestari yang kami yakini dapat berpengaruh nantinya kepada kualitas hidup masyarakat" katanya. (Esa/



© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved