-->

Jumat, 26 Agustus 2022

Dewi Klungkung Culinary Resmi Dibuka, Bupati Suwirta Majukan Kuliner Khas Klungkung

KLUNGKUNG, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta Membuka Festival Dewi (Desa Wisata) Klungkung Kuliner yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Klungkung yang  digelar di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Jumat (26/8).


Dewi Klungkung Culinary digelar selama tiga hari mulai dari tanggal 26-28 Agustus 2022. Kegiatan yang digelar pertama kali bertujuan untuk lebih memperkenalkan kuliner khas masing-masing desa wisata di bumi serombotan. Menariknya, gelaran festival ini semakin meriah dengan pertunjukan belasan musisi kondang Bali. Ada 16 Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) dari masing-masing desa wisata di Klungkung yang ikut berpartisipasi dalam festival diberi tajuk "Tegalsari Negari Energy Of The Sea".

Sejumlah menu khas Klungkung di antaranya, Babi Guling Mek Subur, Babi Kriuk Mek Sunadri, Bebek Goreng Nyalian, Lawar Bebek Tepi Carik, Betutu Bakas, Nila Nyatyat Bakas, Nasi Sela Aan, Laklak Secret Waterfall, Lawar Cumi Akah, Ayam Srobsob, Ikan Bakar, Sop Kepala Ikan, dan Sate Be Pasih, Ledok Nusa Penida dan menu khas klungkung lainnya.

Bupati Suwirta mengatakan acara ini menjadi kolaborasi Desa Wisata yang ada di Kabupaten Klungkung, dimana semua Desa Wisata memiliki kuliner yang khas, ditempat inilah ditunjukan baik dari kualitas maupun kuantitas sehingga bisa membangkitkan dan memajukan semua kuliner yang ada. "Berikan pelayanan yang sebaik-baiknya, baik itu rasa, harga, maupun pelayana yang berkualitas," Ujar Bupati Suwirta

Bupati Suwirta juga berharap kedepannya acara ini akan dilanjutkan dan bergilir ke desa wisata yang ada. "Dari acara ini kita mulai, kita harapkan Festival ini akan bergilir dilaksanakan di tempat Desa Wisata yang ada di Kabupaten Klungkung untuk memperkenalkan kuliner di  masing-masing Desa Wisata," Jelasnya.

Ketua Panitia Dewi Klungkung Kuliner, I Gusti Ngurah Murthana mengungkapkan,  kuliner menjadi suguhan utama pada festival kali ini. Menurutnya, setiap desa memiliki budaya kuliner yang bisa menjadi sebuah daya tarik wisata. Gusti Ngurah Murthana menuturkan, selain produk kuliner, panitia juga membuka partisipasi dari pelaku UMKM selain makanan. Selain pelaku UMKM dari Pokdarwis masyarakat sekitar juga diberi kesempatan untuk berpartisipasi. Sehingga dengan demikian diharapkan festival memberikan dampak yang lebih luas terhadap perputaran ekonomi. "Kita berharap festival ini bisa memberi semangat desa wisata di Klungkung bisa semakin maju dan bisa bersaing," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata Kabupaten Klungkung, I Wayan Malendra, mengungkapkan melalui daya tarik kuliner masing-masing desa wisata diharapkan menjadi awal masyarakat untuk lebih mengenal desa wisata di Kabupaten Klungkung. Sehingga selanjutnya menarik minat mereka untuk mengenal daya tarik desa wisata lainnya seperti keindahan alam maupun tradisi budayanya diharapkan dapat mempererat hubungan seluruh desa wisata yang ada di Klungkung untuk terus bersinergi memajukan desa wisata di Kabupaten Klungkung

Bupati Suwirta Pimpin Aksi Bersih-Bersih Sampah Plastik dan Pelepasan Tukik di Pantai Tegal Besar



KLUNGKUNG, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Forkompinda Klungkung memimpin kegiatan Bersih-Bersih Sampah Plastik dan Pelepasan Tukik serangkaian Peringatan Hari Tumpek Uye, Saniscara Kliwon Uye, Sabtu (26/8) di Pantai Tegal Besar Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Jumat (26/8).

Bupati Suwirta tidak henti-hentinya mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, dipilah langsung dari rumah sampah organik dan anorganik. "Masyarakat yang tinggal di hulu pantai janganlah membuang sampah di sungai ataupun saluran air got, karena sampah tersebut dapat mencemari lingkungan dan kebersihan pantai," ujar Bupati Suwirta sembari memungut sampah plastik.

Serangkaian Peringatan Hari Tumpek Uye, Saniscara Kliwon Uye, Sabtu (26/8) Bupati Suwirta juga melepas tukik di Pantai Tegal Besae sebanyak 150 sebagai bentuk pemuliaan wawalungan. 

Sekda Alit Wiradana beri penghargaan Pancawarsa


Denpasar - Memperingati hari Pramuka Ke-61, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Denpasar melaksanakan upacara bendera di Lapangan Lumintang Kota Denpasar, Jumat (26/08).

Pada kesempatan ini, Sekda Kota Denpasar I.B Alit Wiradana bertindak sebagai pembina upacara, dan dihadiri oleh seluruh pengurus Pramuka Kwarcab Kota Denpasar, Kwartir Ranting se-Kota Denpasar, para Andalan dan anggota Pramuka mulai Tingkat Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega. Hadir juga seluruh Pramuka Peserta Jambore Nasional XI Kontingen Kwartir Cabang Denpasar yang baru saja usai mengikuti kegiatan Jambore Nasional di Cibubur Jakarta. 

Prosesi upacara yang berlangsung hikmat dan tetap tertib prokes ini mengusung tema "Mengabdi Tanpa Batas Untuk Membangun Ketangguhan Bangsa" yakni memiliki makna tekad terus mengabdi tanpa batas di berbagai bidang. Dalam sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso yang dibacakan oleh Sekda I.B Alit Wiradana mengatakan Pengabdian yang dilakukan oleh Gerakan Pramuka adalah bagian pendidikan dari Pramuka. "Sejak usia Pramuka Siaga, adik-adik kita telah dididik untuk memberikan perhatian terhadap sesama, dan siap membatu orang lain yang membutuhkan pertolongan," kata Alit Wiradana.

Usai upacara ini juga dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Pancawarsa kepada Jajaran Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Denpasar, serta penyerahan piala kepada pemenang Lomba Ketrampilan Pramuka yang meliputi Lomba Mewarnai untuk Golongan Siaga, Lomba Pionering Kreatif untuk Golongan Penggalang Putra, Lomba Canang Sari Golongan Penggalang Putri, dan serangkaian lomba lainnya. Beberapa pengurus Pramuka yang menerima penghargaan Satya Lencana Panca Warsa diantaranya I Gusti Lanang Jelantik, Putu Kusumawati, dan Dewa Gede Rai.

Di sela acara pemberian penghargaan dan piala I.B Alit Wiradana menyampaikan apresiasi dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Pramuka Denpasar dan antusiasme seluruh peserta upacara. "Kami berharap, di Hari Pramuka yang kita peringati sekarang, bukan hanya menjadi sebuah agenda rutin tahunan, namun membawa semangat dan mengingatkan kembali komitmen pengabdian kita sesuai dengan Kode Kehormatan Gerakan Pramuka, Dwi Satya, Dwi Darma, Tri Satya, serta Dasa Darma," ujarnya. (Gita

Wawali Kadek Agus Arya Wibawa Hadiri Mahasabha ke- 3 Pratisentana Sira Arya Kanuruhan

 

Denpasar - Mahasabha ke- 3 Pratisentana Sira Arya Kanuruhan digelar bertepatan pada Rahina Tilem Karo, Jumat (26/8) di area Wantilan Mandapa Kesari Warmadewa Bencingah Pura Agung Besakih. 

Kegiatan Mahasabha ke- 3 Pratisentana Sira Arya Kanuruhan  ini menghadirkan seluruh keluarga besar Pratisentana Sira Arya Kanuruhan , pengurus pusat maupun pengurus Kabupaten dan kota se-Bali.

Hadir Ida Sri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun dan Ida Dalem Semara Putra  Puri Agung Klungkung serta Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa juga turut hadir bersama Bupati Karangasem I Gede Dana, Bupati Gianyar Agus Mahayastra, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa serta perwakilan Bupati  se-Bali dan undangan lainnya. 

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam sambutannya mengatakan sebagai masyarakat Bali harus mengingat dan menjaga bisama yang telah digariskan leluhur . "Kerukunan antar umat harus terus diberi motivasi baik internal maupun eksternalnya. Kita harus terus kuatkan solidaritas sebagai krama Bali dalam membangun daerah sesuai dengan jati diri kita," Tjok Oka Artha Ardana Sukawati.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik pelaksanaan Mahasabha ke- 3 Pratisentana Sira Arya Kanuruhan. "Sebagai landasan mempererat rasa persatuan antar umat ditengah perbedaan yang ada. Tentunya rasa persatuan yang terjalin baik sesama umat Hindu maupun dengan umat beragama lainnya dapat mendukung dengan baik setiap derap pembangunan sebagaimana yang juga diterapkan di Kota Denpasar," kata  Wawali Arya Wibawa.

Sementara Ketua Umum Pengurus Pratisentana Sira Arya Kanuruhan, I Wayan Geredeg didampingi Ketua Panitia I Wayan Artha Dipa mengatakan pelaksanaan Mahasabha ke- 3 Pratisentana Sira Arya Kanuruhan ini melaksanakan musyawarah tentang hal yang berkaitan dengan AD & ART dan menyempurnakan sebagai kebutuhan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan dimana pelaksanaan ini merupakan amanat dari Mahasabha ke- 2 pada 26 April 2015 lalu. Setelah sempat ditunda karena pandemi covid-19, Mahasabha ke- 3 Pratisentana Sira Arya Kanuruhan diharapkan menghasilkan keputusan untuk mewujudkan kebersamaan "Mesikian" Asah asih asuh dalam kesatuan," ujarnya. 

Ditambahkannya,  dengan pelaksanaan Mahasabha ke- 3 Pratisentana Sira Arya Kanuruhan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan dan menjaga kerukunan antar umat di Bali serta menjadi fokus dalam fungsi mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. 

Jaga Keasrian Kawasan Pantai Sanur, Kecamatan Densel Gelar Kegiatan “Beach Clean-Up”


DENPASAR – Kawasan Pantai Sanur sejak dulu tekenal  dengan kecantikan pemandangannya. Agar Pantai Sanur senantiasa memiliki wajah asri, bersih dan indah, pada Jumat (26/8) pagi, Kecamatan Denpasar Selatan menggelar kegiatan “Beach Clean-Up” yang melibatkan seluruh elemen di Kecamatan Denpasar Selatan. Tidak hanya perangkat  Kecamatan dan Desa / Kelurahan, pihak SMP dan SMA / SMK di wilayah Densel juga turut dilibatkan dalam kegiatan yang dilaksanakan dari Pantai Matahari Terbit hingga Pantai Mertasari. 

Camat Denpasar Selatan I Made Sumarsana yang turut hadir dalam kegiatan bersih bersih pantai tersebut, mengatakan kegiatan bersih bersih kawasan Pantai Sanur ini merupakan upaya nyata untuk menjaga kelestarian Pantai Sanur. 

“Pada kegiatan ini kami sekaligus juga ingin memberikan edukasi masyarakat, dan juga para pedagang yang berjualan di kawasan Pantai Sanur untuk tetap peduli akan kebersihan sekitar pantai. Wajah Pantai Sanur yang cantik dan bersih tentunya akan juga berdampak pada wajah Kota Denpasar,” ujar Camat Sumarsana. 

Dimulai sejak pukul 7 pagi, para peserta Beach Clean-Up yang terdiri dari lintas usia itu tampak begitu antusias dan bersemangat mengikuti aksi bersih bersih pantai ini. Berbekal alat kebersihan dan karung untuk menampung sampah, para peserta menyisir pinggiran pantai untuk memunguti sampah yang ada. 

“Kami berharap, semua elemen masyarakat tidak terkecuali agar tetap terus bersama sama menjaga Pantai Sanur ini. Mari dukung Pemerintah Kota Denpasar yang sudah berupaya untuk menata kawasan Pantai Sanur baik, agar kedepannya Pantai Sanur bisa dijadikan sebagai ikon Kota Denpasar,” ajak  Sumarsana.

Cegah Penularan Rabies, Distan dan Kelurahan Padangsambian Vaksinasi 136 Ekor Anjing


DENPASAR - Kelurahan Padangsambian memberikan perhatian cukup serius terhadap pencegahan penularan penyakit rabies. Pada Kamis (25/8), Kelurahan Padangsambian bersama Dinas Pertanian  Kota Denpasar melakukan vaksinasi terhadap 136 ekor anjing di wilayahnya. 

Kegiatan vaksinasi rabies ini memang semata ditujukan untuk memberikan perlindungan kepada warga Kelurahan  Padangsambian dari penularan penyakit rabies itu. 

Lurah Padangsambian I Ketut Alit Artika saat dihubungi mengatakan sebelum kegiatan vaksinasi ini berlangsung, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan sosialisasi melalui Kepala Lingkungan dan Klian Adat kepada masyarakat. 

"Lokasi saat ini kami lakukan di Banjar Minggir dan Banjar Anyar Kelurahan Padangsambian. Sosialiasi sudah kami lakukan kepada masyarakat agar mempersiapkan hewan peliharaannya untuk mendapatkan vaksinasi rabies ini. Sistem vaksinasi ini adalah dengan metode jemput bola ke rumah rumah warga," tutur Alit Artika. 

Menurut Alit Artika, kegiatan vaksinasi rabies ini akan dilaksankan bergantian di banjar di wilayah Kelurahan Padangsambian. 

"Kami menghimbau para warga yang memiliki hewan peliharaan anjing agar dapat mempersiapkan. Berikutnya besok (Jumat 26 Agustus) akan kami lakukan di Banjar Balun," pungkas Alit Artika.

PC KMHDI Karangasem Gelar Penyaluran 15 Paket Sembako ke Pelosok Desa Seraya


BALIKINI.NET | KARANGASEM – Kirim bantuan sampai ke pelosok, PC KMHDI Karangasem bersama Ceh Ana ( pemilik Toko Ketemu Lagi) menyalurkan bantuan berupa sembako ke Desa Seraya, Kamis, (25/08/2022)merupakan Donatur mengajak KMHDI bekerjasama untuk menyalurkan 15 paket sembako ke pelosok Desa Seraya, Karangasem, Bali

Sebelum penyaluran sembako, dilaksanakan terlebih dahulu pendataan penduduk oleh Kabid Sosmas PC KMHDI Karangasem guna memastikan bantuan tepat sasaran. Selanjutnya penyaluran sembako dilaksanakan langsung oleh donatur dan kader-kader PC KMHDI Karangasem. 

"Ini disalurkan dengan 2 step yaitu 10 orang mengumpulkan di satu tempat karena jarak rumahnya sangat jauh dan 5 orang lagi langsung membawakannya ke rumah-rumah penerima sembako, didampingi juga oleh Kabiro Sosmas Bali I Kadek Pasek dan juga Kader PC KMHDI Mataram. Masyarakat yang menerima juga merasa senang dan juga bersyukur, " Terang Ketua PC KMHDI Kabupaten Karangasem, I Ketut Suardana. 

Sementara, salah seorang penerima bantuan kategori lansia yakni Nenek Ranji mengucapkan banyak terimakasih. "Trimakasih atas bantuannya semoga kalian semua sukses dan sehat selalu, " Ucapnya. 

Hal inipun menjadi pengalaman tersendiri bagi para kader PC KMHDI. "Selain capek, karena jarak rumah penduduk jauh di pelosok, kami juga merasa senang, bahagia. Ini merupakan pengalaman yang berkesan untuk menuju ke rumah penduduk sangat jauh dari jangkauan jalan raya,"tandas Yoga, salah seorang kader PC KMHDI. (Ami)

Ketua PMI Bali Kukuhkan Kepengurusan dan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Karangasem Masa Bakti 2022-2027

 

BALIKINI.NET | KARANGASEM – Pelantikan pengurus dewan kehormatan PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Karangasem periode masa bakti tahun 2022-2027 dilaksanakan pada Jumat (26/8/2022) di Aula STKIP Agama Hindu, Karangasem.

Ketua PMI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra melantik atau mengesahkan langsung Kepengurusan PMI kabupaten Karangasem yang di Ketuai oleh Dr. I Gede Parwata Yasa. Selain mengesahkan susunan Kepengurusan,  juga dilaksanakan penetapan Dewan Kepengurusan PMI masa bhakti tahun 2022-2027, yang terdiri dari; Ketua I Wayan Suastika, Sekretaris Ir. I Gede Adnya Mulyadi dan anggota; I Made Madri. 

Pengukuhan Kepengurusan dan Dewan Kehormatan yang baru merupakan hasil dari Muskab ( Musyawarah Kabupaten ) XI PMI Kabupaten Karangasem tahun 2022 yang sebelumnya telah terselenggara pada Jumat, 24 Juni 2022 bertempat di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Karangasem.

Dalam sambutannya Ketua PMI Kabupaten Karangasem mengatakan jika dalam melaksanakan tugas, PMI Kabupaten Karangasem dari waktu ke waktu senantiasa akan berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja dan selalu menjunjung profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, utamanya masyarakat paling rentan. "Bersama-
sama OPD terkait PMI Kabupaten Karangasem selalu bersinergi, berkolaborasi untuk melaksanakan kegiatan Kepalangmerahan, Pengurangan Resiko Bencana, Pertolongan Pertama, Pelayanan Ambulans, Donor Darah dan kegiatan yang lain dengan memberdayakan potensi yang ada, " Katanya. 

"Saya harap agar Kepengurusan yang baru dilantik ini dapat menjadikan PMI sebagai Organisasi Profesional dengan mengedepankan Layanan Berkualitas kepada Masyarakat, serta membawa PMI Karangasem menjadi semakin maju dan semakin baik lagi kedepannya. Dimana hal ini sesuai dengan harapan Visi Misi PMI yakni Terwujudnya PMI yang Profesional dan Berintegritas Serta Bergerak Bersama Masyarakat, " Sambungnya. 

Sementara, Ketua PMI Provinsi Bali berharap  Kepengurusan PMI Kabupaten Karangasem yang baru dapat didukung penuh oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Karangasem, PMI Kecamatan se-Kabupaten Karangasem serta jajaran Staff dan Relawan PMI Kabupaten Karangasem, sehingga kedepannya dengan koordinasi, komunikasi serta kerjasama yang baik, maka akan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam membangun dan meningkatkan citra PMI Kabupaten Karangasem dengan berbagai kiprah dan eksistensi yang ditunjukkannya.

"Selaku Pengurus PMI Provinsi Bali saya mengucapkan selamat kepada Pengurus PMI Kabupaten Karangasem yang dilantik, semoga untuk 5 tahun kedepan, kita dapat melakukan yang terbaik untuk peningkatan kiprah dan eksistensi PMI di masa-masa yang akan datang," Tandasnya. ( Ami)

Bupati Bangli Terima Kunjungan Delegasi G20 Di Desa Wisata Penglipuran



BALIKINI.NET | BANGLI – Bertujuan  meninjau secara langsung destinasi wisata bali yang nantinya akan dipromosikan diacara G20 Nusa Dua Bali pada bulan Oktober 2022 mendatang, para delegasi Ministerial Conference On Women’s Empowerment (mcwe) disambut Tarian Gabor oleh remaja putri Penglipuran 

Bertempat di area Tugu pahlawan Desa Penglipuran Jumat,(26/8), Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta Awali sambutan sebagai ucapan selamat datang kepada para peserta delegasi dengan memperkenalkan desa wisata penglipuran merupakan salah satu desa wisata terbaik yang dimiliki oleh indonesia. dengan predikat tiga besar desa tebersih di dunia versi green destinations foundation tahun 2019 serta berbagai penghargaan indonesian tourism village award yang pernah diraihnya.

Lebih lanjut disampaikan Bupati Sedana Arta dalam presidensi G20 indonesia tahun ini, berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan oleh masing-masing working group, initiative empower dan berbagai engagement group terkait dengan berbagai isu prioritas. 

Presidensi G20 indonesia tahun ini dan  menjadi momentum yang tepat untuk menciptakan peluang membuka dialog dan berdiplomasi bersama-sama membangun kolaborasi dengan berbagai negara dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, keterwakilan perempuan dan perlindungan hak perempuan, khususnya isu tentang kewirausahaan perempuan dalam pemulihan perekonomian pasca pandemi covid-19.

melalui kunjungan field trip di desa wisata Penglipuran hari ini, Sedana Arta  berharap para delegasi Ministerial Conference On Women’s Empowerment (mcwe) mendapat pengalaman berharga, bahwa salah satu upaya pemberdayaan perempuan dapat dilakukan melalui pengembangan  desa wisata. dimana para perempuan di desa wisata penglipuran ikut serta mengambil peran dalam pengembangan desa wisata melalui kewirausahaan jasa wisata seperti: usaha kerajinan tangan, usaha warung makan, dan usaha kuliner lokal.

Lebih detail disampaikan Bupati sedana Arta , desa wisata penglipuran juga memiliki kearifan local (local wisdom) yang sangat unik yaitu “karang memadu”, yang dimuat dalam awig-awig desa adat (traditional village law), dimana di desa wisata penglipuran tidak dibolehkan untuk berpoligami. bagi penduduk desa yang melakukan poligami akan dikenakan sangsi adat untuk tinggal di sebuah tempat khusus yang disebut “karang memadu”. hal ini merupakan bentuk perlindungan terhadap perempuan dengan melibatkan perempuan dalam pengembangan desa wisata diharapkan dapat  meningkatkan pendapatan rumah tangga terlebih pasca pandemi covid-19.

sesuai dengan tema presidensi g20 tahun ini yaitu “recover together, recover stronger”, melalui presidensi g20 ini indonesia mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan dan kabupaten Bangli siap mendukung”tegasnya.

Hadir pula dalam acara tersebut  Kadis Budpar I Wayan sugiarta dan kelian /bendesa adat penglipuran. 

Usai diterima secara ceremonial oleh Bupati Sedana Arta peserta G20 berkunjung ke lokasi perumahan warga yang dipandu oleh guide lokal.

Poh Bikul Berpotensi Menjadi Varietas Unggul Baru (VUB) Mangga Lokal Bali


BALIKINI.NET | DENPASAR – Poh Bikul berpotensi menjadi varietas unggul baru (VUB) manga lokal Bali. Mangga  lokal Bali ini memiliki ruang diisi biji pada pelok tergolong rendah karena pada umumnya buah mangga ini memiliki biji sangat pipih, bahkan tidak berbiji, dalam Bahasa Bali disebut Ngumpen.

“Ditemukan potensi perubahan sifat genetik Mangga Bikulhanya 30% jika diperbanyak secara generatif, dan sekitar19,05% jika diperbanyak secara vegetatif” kata  Ir. Putu Suwardike, MP. saat mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka untuk memperoleh gelar doktor pada program studi doktor (S3) Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Udayana di Denpasar pada Jumat (26/8). Dosen Universitas Panji Sakti Singaraja ini menyampaikan disertasi dengan judul “Studi Morfologi, Agronomi, Dan Molekuler  Mangga (Mangifera sp.) Lokal Bali Sebagai Dasar Pengembangannya”.

Menurut Suwardike, Poh Bikul memiliki lebar buah 4,19 cm dan tebal buah 3,87 cm,  terkecil  dibanding aksesi lainnya, namun menunjukkan edible fruit 83,44%, total gula 63,94%, dan TSS 23,35 oBrix tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa Poh Bikul merupakan aksesi paling unggul dilihat dari kandungan total gula pada buahnya. 

“Kandungan total gula ditentukan oleh banyak faktor. Selain faktor genetik, tingkat kemasakan buah saat panen dan lama penyimpanan setelah panen juga sangat menentukan kadar gula dalam daging buah” papar pria kelahiran 25 Oktober 1969.

Berdasarkan hasil penelitian selama 48 bulan, sejak Nopember 2016 hingga Nopember 2020, Suwardike mencatat terdapat 44 aksesi (populasi tanaman dengan karakteristik morfologis spesifik dari wilayah tertentu) mangga lokal Bali, terdiri dari 34 aksesi tergolong landraces dan 10 aksesi non landraces. Berdasarkan spesiesnya, aksesi mangga lokal Bali yang ditemukan berasal dari 4 spesies, yaitu M. indica L.; M. odorata Griff.; M. foetida Lour. dan M. lalijiwa Kosterms. 

“Ditambah dengan M. caesia Jack yang telah diteliti sebelumnya oleh Rai et al. (2008), maka secara keseluruhan terdapat 5 spesies mangga di Bali” ungkap Suwardike.
Suwardike menjelaskan secara morfologi, aksesi mangga lokal Bali memiliki variasi pada bentuk kanopi, karekter batang, daun, bunga, buah dan biji.  

Hal ini menunjukkan bahwa variasi karakter morfologi aksesi mangga lokal Bali memiliki rentang yang sangat luas sehingga mengenal aksesi mangga lokal Bali tidak cukup hanya menggunakan satu penciri morfologi. Diduga hal ini terjadi karena kemiripan satu aksesi dengan aksesi lainnya justru cukup menyulitkan identifikasi sampai tingkat jenis.

Ia mengungkapkan secara umum mangga lokal Bali secara umum memiliki berat per buah berkisar antara 86,1-672,4 g. Poh Sakti merupakan aksesi dengan buah berukuran paling kecil. Sedangkan Brazil menunjukkan berat buah tertinggi. Brazil memiliki berat per buah tertinggi karena memiliki lebar buah (10,25 cm) dan tebal daging buah (3 cm) tertinggi. Panjang buah bervariasi antara 6,56-18,28 cm.  Poh Golek memiliki Panjang buah terpanjang. Sedangkan Poh Pelem memiliki buah terpendek. Poh Brazil menunjukkan lebar buah dan tebal buah tertinggi, yaitu sebesar 10,25 cm dan 9,18 cm. 

Suwardike menambahkan berdasarkan peniaian keunggulan karakter agronomi 44 aksesi  mangga lokal Bali menunjukkan besaran standar deviasi berkisar antara 0,88-1,31 dan ragam antara 0,77-1,71.  Arumanis 143 dan Poh Depeha menunjukan total skor tertinggi diantara 44 aksesi mangga lokal Bali.

Ia merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk membangun kebun koleksi plasma nutfah mangga lokal Bali sebagai pusat konservasi ex-situ. Kebun koleksi tersebut juga berfungsi sebagai pusat pelestarian dan pengembangan aksesi potensial secara berkelanjutan melalui penelitian dan pengembangan. Pembangunan kebun koleksi dapat memanfaatkan sebagian lahan pada kebun-kebun percobaan milik Dinas Pertanian Kabupaten/Kota

Sementara Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, M.S.selaku promotor berharap Putu Suwardike dapat mengembangkan hasil penelitian dan melanjutkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat. "Dilakukan riset-riset yang nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat" ujar Prof. Rai.

Suwardike juga diharapkan dapat berperan dalam membangun dan mengembangkan pertanian, khususnya di Singaraja. Terutama dalam upaya pelestarian mangga lokal Bali.(Red)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved