-->

Kamis, 13 Oktober 2022

Diduga Digunakan Tuntaskan Kapal Milik Pribadi, Ratusan Juta Gaji Staf Desa Ma'minasa Tak Terbayarkan

Laporan Reporter : \M. Daeng Siudjung Nyulle

KEPULAUAN SELAYAR Bali Kini - Puluhan perangkat desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ma'minasa, Kecamatan Pasi'masunggu mengeluhkan ulah dan perilaku Kepala Desanya, H Kamaluddin. Sebab sampai memasuki pertengahan Oktober 2022 ini, gaji staf desa bersama anggota BPD-nya belum ada kejelasan untuk dibayarkan. 



Padahal menurut sejumlah sumber ketika dikonfirmasi menjelaskan jika gaji perangkat desa itu sudah lama dicairkan. Dan uangnya sudah diserahkan kepada Kepala Desa H Kamaluddin yang nilainya mencapai angka ratusan juta rupiah.


"Saya curiga untuk menuntaskan atau menyelesaikan kapal milik pribadinya di Tanaberu Bulukumba, H Kamaluddin diduga menggunakan gaji perangkat desa. Pasalnya, pencairan gaji triwulan III periode Juli - September 2022 sudah dilakukan pada Agustus lalu. Namun hingga memasuki pertengahan Oktober belum juga ada tanda-tanda untuk dibayarkan. Nominalnya di kisaran ratusan juta rupiah," demikian diungkapkan salah seorang sumber saat ditemui awak media ini di Jampea baru-baru ini.

            

Wakil Ketua BPD Desa Ma'minasa, Abd Rahman saat ditemui di rumah kediamannya di Pakangkang membenarkan jika gajinya belum dibayarkan. Padahal menurut informasi yang diperoleh gaji anggota BPD dan staf desa untuk periode Juli - September 2022 sudah cair sejak Agustus. 


"Kami juga tidak tahu alasan H Kamaluddin belum membayarkan gaji kami. Dan bukan hanya anggota BPD yang belum terbayarkan tetapi termasuk gaji perangkat desa lainnya," kata dia.

         

Pernyataan serupa juga dilontarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, Demmanai di kantornya, Selasa (11/10/2022) kemarin. Ia juga menambahkan, sejak H Kamaluddin sibuk menyelesaikan kapal milik pribadinya di Tanaberu Bulukumba memang sudah jarang masuk berkantor. "Apalagi kapalnya akan digunakan oleh peserta HKG  Kecamatan Pasi'masunggu ke Bonerate," paparnya. 

           

Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris Desa, Jalaluddin mengakui jika gaji perangkat desa dan anggota BPD untuk periode Juli hingga September 2022 sudah dicairkan sejak Agustus lalu. "Uang itu juga saya sudah serahkan kepada Kepala Desa Ma'minasa tidak lama setelah dicairkan oleh bendahara, Nurtiningsih. Hanya saja kami tidak tahu apa alasannya hingga saat ini belum juga dibayarkan," bebernya.

        

Informasi ini lanjut Jalaluddin, juga didapatkan dari salah seorang anggota BPD Desa Ma'minasa. "Ada anggota BPD yang menelpon saya. Dan saya sudah jelaskan bahwa gaji yang nominalnya mencapai ratusan juta rupiah sudah cair sejak Agustus. Demikian pula Camat Pasi'masunggu menanyakan hal ini. Dan saya sudah sampaikan seperti itu. Bahkan dari 13 wilayah desa di Pulau Jampea, Desa Ma'minasa yang paling pertama melakukan proses pencairan gaji. Tapi apa yang menjadi penyebab hingga Kepala Desa belum melakukan pembayaran," tandasnya.

          

Kepala Desa Ma'minasa, H Kamaluddin ketika dikonfirmasi via selulernya, Rabu (12/10/2022) malam membenarkan jika gaji perangkat desa dan anggota BPD-nya belum terbayarkan. "Memang benar jika gaji mereka belum saya bayarkan. Sebab saat proses pencairan ketika itu, saya sedang berada di Tanaberu. Sehingga saya meminta kepada bendahara, Nurtiningsih untuk disetor ke rekening Pemerintah Desa. Dan sampai saat ini belum kami cairkan. Uang itu aman di Bank," jelasnya. 

           

Sebenarnya lanjut Kamaluddin, saya sudah mau ke daratan Selayar untuk mencairkan gaji itu. Akan tetapi setelah berkonsultasi dengan Camat Pasi'masunggu, Nur Mawing, saya diminta untuk menunda sementara sampai acara HKG di Bonerate selesai. 

Imigrasi Singaraja Mulai Terbitkan Paspor Berlaku Hingga 10 Tahun


Singaraja , Bali Kini - Masa berlaku Paspor RI paling lama 10 tahun telah resmi dilaksanakan Direktorat Jenderal Imigrasi dan mulai diberlakukan sejak Rabu, 12 Oktober 2022. Penerapan masa berlaku paspor yang baru ini didasarkan pada Pasal 2A Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI (Permenkumham) Nomor 18 tahun 2022. 

Masa berlaku 10 tahun hanya berlaku bagi permohonan yang diajukan sejak tanggal 12 Oktober 2022. Dengan biaya yang masih sama sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 yaitu Rp350.000,- untuk paspor biasa nonelektronik dan Rp650.000,- untuk paspor biasa elektronik.

Paspor biasa (elektronik dan nonelektronik) dengan masa berlaku paling lama 10 tahun hanya diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah. 

Diluar kategori tersebut, paspor diberikan untuk jangka waktu 5 tahun. Untuk kategori Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG), masa berlaku paspor akan disesuaikan dengan jangka waktu hingga sang anak diwajibkan memilih kewarganegaraannya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu menyampaikan bahwa Imigrasi Singaraja telah siap menerbitkan paspor dengan masa berlaku 10 tahun. Tim teknis telah melakukan update sistem dan sarana pendukung lainnya serta telah dilakukan uji coba. 

Hari pertama diberlakukannya kebijakan tersebut, terlihat adanya peningkatan jumlah permohonan paspor di Kantor Imigrasi Singaraja yang mencapai 48 permohonan dibanding hari-hari sebelumnya yang rata-rata hanya 20 permohonan per harinya. 

"Dengan langkah persiapan yang telah dilakukan semoga proses pelaksanaan kebijakan ini tidak ada kendala dan masyarakat dapat terlayani dengan baik", ucap Anggiat.[ar/r5]

Rabu, 12 Oktober 2022

Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 97,83 Persen, Kasus Meninggal Dunia Nihil.

 



Denpasar,Bali Kini - Penambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar secara otomatis meningkatkan prosentase kesembuhan. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Rabu (12/10) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 8 orang. Dan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 4 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.510 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.329 orang  (97,83 persen), meninggal dunia sebanyak 1.125 orang (2,07 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 56 orang (0,10 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan  sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.


 

Ket foto : Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede  Rai.


"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai.[rls]

Arya Wibawa Tinjau Operasi Pasar Di Terminal Tega



Denpasar , Bali Kini - Operasi Pasar kembali digelar Pemkot Denpasar, yang kali ini menyasar masyarakat di Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Timur, Rabu (12/10). Pelaksanaan operasi pasar dalam mengendalikan inflasi yang kali ini dipusatkan di Terminal Tegal, Kelurahan Pemecutan, dan Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur. Operasi Pasar ditinjau langsung  Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana.

Selain itu tampak hadir dalam peninjauan tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan,  Anak Agung Gede Risnawan, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma IB Kompyang Wiranata, Kadis Perindag Nyoman Sri Utari dan pimpinan OPD terkait Pemkot Denpasar.

Saat meninjau pelaksanaan operasi pasar di Terminal Tegal Kelurahan Pemecutan, Wakil Wali Kota Arya Wibawa berkesempatan bercengkrama dengan masyarakat yang sedang memanfaatkan momentum operasi pasar untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur dan bumbu dapur. 

Terpantau harga pangan di gelaran operasi pasar seperti 1 krat telur tanggung dengan harga Rp.  42.000, bawang merah Rp.  22.000 per Kg, bawang putih Rp.  17.000 per Kg, cabe besar Rp.  32.000 per Kg, cabe kecil Rp. 34.000, minyak goreng 1 liter Rp.  13.000, dan beras pertiwi 5 Kg Rp.  52.000. 

"Kami melihat masyarakat sangat antusias memanfaatkan program operasi pasar yang kita gelar dalam mengendalikan laju inflasi di Kota Denpasar," ujar Wakil Wali Kota Arya Wibawa.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dari kegiatan operasi pasar dan bazar pangan yang bersinergi bersama ini sangat efektif dan  telah mampu mengendalikan inflasi di Kota Denpasar. Sesuai data yang ada pada bulan September ini inflasi di Kota Denpasar cukup terkendali mencapai 0,54. Untuk bahan kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional dengan selisih harga di operasi pasar dan bazar pangan sangat dirasakan masyarakat. Selisih harga ini karena kami memberikan subsidi transportasi kepada para pedagang di gelaran operasi pasar.  "Kami rutin turun melihat efektivitas dari kegiatan ini yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar yang berkolaborasi dengan Perumda Pasar Sewakadarma dengan selisih harga di pasar dan operasi pasar mulai dari 500 rupiah hingga selisih harga Rp. 3000," ujarnya. 

Kami berharap laju inflasi dapat ditekan khususnya kebutuhan bahan pokok. 

Salah satu masyarakat, Ibu Dea mengaku sangat terbantu dari pelaksanaan operasi pasar yang digelar Pemkot Denpasar. "Harga sangat terjangkau selisih lagi Rp. 2000 dari harga di pasar tradisional, dan tentu ini sangat terasa bagi kami dalam memenuhi kebutuhan pangan di rumah," ujarnya sembari mengaku membeli beras, telur dan minyak goreng. 

Kesempatan yang sama, Sekda Ida Bagus Alit Wiradana meninjau pelaksanaan operasi pasar di Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timur. Tampak pula masyarakat antusias memanfaatkan program operasi pasar tersebut.[lp/r5]

Genjot Produksi Kakao Unggul , Pemkab Jembrana Jalin Kerjasama dengan Puslitkoka


Jembrana , Bali kini - Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan kerjasama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao ( Puslitkoka )  Jember, Jawa Timur. Kerjasama untuk menguatkan keberadaan kakao sebagai komoditi unggulan di Jembrana, Pemerintah Kabupaten Jembrana ditandai  penandatangan MOU (Memorandum of Understanding) oleh Bupati I Nengah Tamba bersama Kepala Puslit Kopi & Kakao Indonesia,  Dini Astika Sari diaula rapat Puslit Kopi & Kako Indonesia Jember, Rabu (12/10).

Usai penandatangan MOU sendiri, Bupati yang didampingi Asisten II I Gusti Ngurah Sumber Wijaya beserta kepala OPD terkait diajak untuk melihat secara langsung bagaimana ekosistem yang sudah terbentuk dengan baik. Mulai dari pembibitan, pengolahan hingga menjadi produk yang sudah jadi.

Selain itu , melihat langsung bibit yang akan diambil dari Puslitkoka  untuk menggenjot produksi kakao di Jembrana . Sebanyak  50 ribu bibit diambil Pemkab Jembrana bersumber dari APBD. Sisanya sebanyak  300 ribu bibit akan diambil dari  bantuan Kementerian pertanian .

” Bibit itu akan disalurkan untuk  mewujudkan Kabupaten Jembrana sebagai daerah  penghasil kakao didunia . Maka kita bekerjasama dengan Puslitkakao , memperbanyak bibit untuk disalurkan ke Jembrana. Tentunya  bibit yang kita ambil , bibit dengan   varietas unggul , tahan juga dengan penyakit,”kata Bupati .

Bupati juga mengaku bersyukur kakao Jembrana dilirik buyer buyer dunia dengan datang langsung ke Jembrana . Hanya saja Ia masih melihat kekurangan dari sisi itu . “ Kita belum punya supply yang optimal .Kalau  dari sisi aroma kita sudah juara , kebutuhan akan ekspor terus meningkat .Sehingga dengan kerjasama ini kita harapkan produksi akan makin optimal , tentunya dari bibit yang menghasilkan kakao berkualitas juara , “ ujar Bupati Tamba .

Bupati Tamba menyampaikan kekagumannya terhadap apa yang di lihat di Puslitkoka Indonesia ini. Disamping menjadi pusat penelitian, juga berjalan sebagai wahana agrowisata. Pihaknya ingin hal seperti ini juga diterapkan di Kabupaten Jembrana apalagi kakao Jembrana juga sudah sangat dikenal oleh dunia dan sebagai persiapan menyambut Jembrana Emas 2026.

“ Astungkara dari kerjasama ini hasilnya akan baik mendukung Jembrana emas 2026 .  Menghasilkan produk kakao berkualitas  baik . Dari sisi kualitas  dan aroma , termasuk kuantitasnya. Kita akan suguhkan cokelat pada tamu tamu yang datang ke Jembrana ,” ungkapnya .

Sementara Kepala Puslit Kopi & Kakao Indonesia,  Dini Astika Sari atas kerjasama dengan Pemkab Jembrana ini merupakan suatu kehormatan bisa  terus bersinergi  . “ Bagi kami kerjasama ini merupakan sinergi yang luar biasa .Komitmen bersama membangun petani petani mandiri di Kakao , “ tandasnya . ( tim/lp)

Demi Kenyamanan Pelaksanaan Ibadah, Satgas Yonif Mekanis 203/AK Perbaiki Gereja Di Distrik Malagayneri


(Lanny Jaya) Bali Kini -  Demi mewujudkan rasa nyaman untuk masyarakat dalam melaksanakan ibadah minggu, Satgas Yonif Mekanis 203/AK bersama masyarakat melaksanakan karya bhakti memperbaiki Gereja Gumban Hidup, Distrik Malagayneri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Selasa (11/10/2022).

Hal tersebut disampaikan oleh Danpos Malagayneri Letda Inf Sukamto dalam keterangannya. Disampaikan Danpos Malagayneri, kegiatan karya bhakti tersebut dipimpin secara langsung oleh Letda Inf Siskamak sebagai wujud kepedulian Satgas Yonif Mekanis 203/AK terhadap sarana ibadah agar warga di Distrik Malagayneri merasa nyaman untuk melaksanakan setiap kegiatan ibadah.


“Kami bersama masyarakat Distrik Malagayneri memperbaiki kondisi Gereja Gumban Hidup dengan memperbaiki atap gereja maupun menambahkan plafon di dalam gereja serta memperbaiki bagain gereja yang kira-kira sudah tidak layak apalagi saat ini sering sekali hujan,” ujarnya.


Sementara itu, Bapak Gembala Gumban Hidup Yus Kogoya menyampaikan kepada Letda Inf Sukamto ucapan terima kasih karena Gereja Gumban Hidup terlihat lebih baik dan nyaman sehingga masyarakat lebih hikmat dalam melaksanakan kegiatan ibadah setiap minggunya.


“Kami dan masyarakat Distrik Malagayneri mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak TNI khususnya Pos Malagayneri yang telah bersedia memberikan bantuan untuk memperbaiki Gereja Gumban Hidup. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak TNI semua dan semoga Bapak TNI selalu diberikan keselamatan dalam tugasnya,” ucapnya [tim/lp]

Satgas Yonif 126/Kala Cakti Berikan Sosialisasi Cara Menanam Dan Berkebun Cabai Di Perbatasan Papua


(Keerom) Bali Kini -
  Kehadiran Personel Pos Somografi Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti dalam upaya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor pertanian di awali dengan cara memberikan penyuluhan tentang pembibitan cabai dan pengetahuan tentang perawatan tanaman cabai kepada warga Kampung Somografi, Kabupaten Keerom.


Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti Letkol Inf Dwi Widodo, S.H.,M.Han dalam release tertulisnya di Kabupaten Keerom, Rabu (12/10/2022).


Dansatgas berpesan agar seluruh anggotanya yang melaksanakan tugas di perbatasan tidak hanya mampu melaksanakan tugas pokok pengamanan perbatasannya saja tetapi juga dapat melakukan sesuatu yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pembibitan cabai  dan perawatan kebun cabai sehingga mendapatkan hasil panen yang diharapkan.


Pos Somografi yang berada di Kabupaten Keerom Papua yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti akan selalu berusaha berbuat yang terbaik untuk masyarakat yang berada di wilayah binaanya dan berupaya mendorong program pemerintah dalam peningkatan perekonomian masyarakat dengan berwirausaha dan dengan memanfaatkan potensi alam yang berada di sekitar tempat tinggalnya.


Pos Somografi Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti yang berada dibawah jajaran Kipur II (dua) berkedudukan di Kampung Somografi, Kabupaten Keerom dibawah kendali Danpos Letda Inf Sucipto bersama dengan rekan-rekan Pos Somografi berupaya membantu meringakan beban masyarakat yang berada di wilayah binaannya dalam bidang perekonomian dengan memberikan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan masyarakat di bidang pertanian cabai, dengan terjun langsung memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang berada di Kampung Somografi.


Dengan bekal pelatihan yang di dapat dari Satuan Yonif 126/Kala Cakti, Satgas Pamtas RI-PNG Pos Somografi sangat kreatif dan bersemangat dalam menularkan ilmu pengetahuannya kepada masyarakat desa binaannya di Kampung Somografi dengan maksud mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi wilayahnya yang di dominasi dengan daratan yang cocok untuk menanam cabai.


Seorang perwakilan dari masyarakat Kampung  Somografi Bapak Wenky Pull (45) menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Pos Somografi Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti karena telah banyak menularkan ilmu pengetahuannya kepada masyarakat Kampung Somografi, semoga silaturahmi ini bermanfaat bagi masyarakat sendiri dan Pos Somografi Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti dalam meningkatkan penghasilan masyarakat di bidang pertanian.


“Terimakasih kepada teman-teman Pos dan Danpos Somografi Satgas Yonif 126/Kala Cakti yang berkenan hadir di tengah-tengah masyarakat Kampung Somografi, yang dengan itikad baiknya mau membagi ilmu kepada masyarakat kami, sehingga diharapkan mampu meningkatkan penghasilan masyarakat dari sektor pertanian dan semoga silaturahmi ini menjadi bermanfaat bagi kita semuanya,” imbuhnya.[tim/lp]

Demi Untuk Memenuhi Penilaian WBK, PN Denpasar Seperti Sidang Tertutup


Denpasar , Bali Kini -
Kondisi ruang persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, saat ini terkesan makin ketat. Padahal sejumlah kasus tindak pidana yang diadili umumnya masih digelar secara Online.

Jika kita memasuki area gedung pengadilan yang beralamat di Jalan PB Soedirman, sudah dihadapkan pada situa pagar pembatas. Beberapa akses masuk dipagari plang besi warna putih. Tidak mudah untuk masuk ke ruang sidang.

Untuk beberapa akses yang dilarang masuk, kecuali hakim dan karyawan PN Denpasar. Tidak hanya itu, dua gedung yaitu Ruang Candra dan Cakra bahkan dipasang Gorden. Terkesan seperti sidang tertutup, padahal sidang masih digelar secara daring. 

Tak ayal hal ini sempat jadi celetukan sejumlah pengunjung sidang, tak terkecuali para pemburu berita. Ada yang mengatakan gedung seperti penginapan, terpasang gorden. Ada juga yang mencibir agar menutupi beberapa kasus "licin".

Jubir PN Denpasar, Gede Putra Astawa menanggapi bahwa adanya pagar keliling di area ruang sidang, lantaran gedung di PN Denpasar sebelumnya masih menggunakan prototipe lama. 

"Gedung kita ini sebelumnya belum menggunakan prototipe baru. Untuk sistem sterilisasi perlunya dibuatkan bagian ruangan yang steril dan area publik. Untuk itulah dibuatkan sistem pemagaran," seregahnya.

Lanjut Astawa, jika membangun gedung baru tentu akan sulit dalam penganggaran, sehingga disiasati dengan membangun pagar pemisah atau bentuk sterilisasi.

"Pembagian ruang publik dan area steril tersebut menjadi salah satu bagian penilaian WBK atau Wilayah Bebas Korupsi. Dan juga merupakan arahan dari Kemnkumham dan Bawas," kata Astawa. 

Mengenai pemasangan gorden, hal itu kata dia lebih pada estetika dan bukan untuk menutupi sidang. "Yang terpasang bukan gorden namun pitras. Bertujuan untuk mengurangi pantulan cahaya dari spion mobil saat siang hari yang mengganggu pandangan hakim saat memimpin sidang," ujarnya. 

Dirinya membenarkan bahwa pemasangan pitras saat ini masih di ruang sidang Gedung Candra dan Cakra. Karena dua gedung tersebut dekat dengan area parkir kendaraan.[ar/r3]

Karangasem Terima 235 Unit Bantuan Rehab Rumah untuk MBR senilai 4,7 Milyar


Karangasem, Bali Kini- 
Perjuangan Bupati Karangasem, I Gede  Dana bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dalam upaya penyediaan rumah yang layak huni, yang sehat, aman dan nyaman untuk warga kurang mampu atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Karangasem, dengan mengajukan permohonan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ke Balai Pelaksana Perumahan, Kementerian Perumahan Rakyat, akhirnya membuahkan hasil. Pemkab Karangasem akhirnya mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, National Affordablle Housing Program (NAHP) Tahun Anggaran 2022 dari Pemerintah Pusat senilai 4,7 Milyar

Bupati Karangasem I Gede Dana usai acara serah terima Buku Tabungan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Aula Kantor Disdikpora Karangaem, Rabu (12/10/2022) menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang layak huni secara swadaya. 

Di Kabupaten Karangasem sendiri menurut Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang ini, masih banyak keluarga yang belum memiliki rumah yang layak huni sehingga dengan Program kegiatan BSPS ini dapat meringankan beban masyarakat di wilayah Kabupaten Karangasem dalam meningkatkan kualitas rumah, sehingga jumlah rumah tidak layak huni di Karangasem ini dapat berkurang secara bertahap.

“Harapan saya setelah serah terima buku tabungan ini kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ini dapat berjalan sesuai rencana. Termasuk berbagai tahapan-tahapan yang harus dipenuhi di dalam Proses Pelaksanaan kegiatan juga bisa berjalan sesuai rencana,” tegasnya.

Diharapkannya, pola-pola Pelaksanaan yang harus dipenuhi, dan pelaku-pelaku yang terlibat didalammnya Seperti Tim Verifikasi, Koordinator kabupaten (Korkab)  Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) agar bisa bekerja maksimal termasuk Juga Camat dan Perbekel agar ikut serta membantu masyarakatnya di dalam Proses Pembangunan nantinya, karena pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan Sistem Swakelola maka masayarakat penerima sebagai pelaku utama sehingga di Perlukan peran serta semua Stake Holder. 

“Pada kesempatan ini juga, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu dari Balai Penyediaan Perumahan Jawa IV, seluruh pelaksana program di tingkat pusat,  para Satker dari  provinsi, Tim Pelaksana Kabupaten, beserta Lurah dan Kepala Desa,” ucapnya. 

Dalam kesempatan itu bantuan diserahkan kepada 235 orang penerima rehab rumah dengan total 20 juta per unit dari 3 kecamatan, 2 kelurahan di 3 desa. Dan secara simbolis diserahkan kepada 2 orang perwakilan penerima atas nama I Ketut Ngurah asal Banjar Dinas Butus, Kecamatan Bebandem dan I Nyoman Sutama asal Banjar Dinas Asah Dulu, Desa Datah, Kecamatan Abang. 


Sementara itu, I Made Wardiha Selaku Kasi Wilayah 1 Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV Dalam sambutannya mengatakan penerima BSPS tahun anggaran 2022 ini tersebar pada 7 Kabupaten di Provinsi Bali salah satunya adalah Kabupaten Karangasem. Alokasi sebanyak 235 Unit, terdiri dari 5 Desa dan 2 Kelurahan yaitu Desa Datah (50 Unit tahap I dan 35 Unit Tahap II), Desa Ababi (30 Unit), Desa Tista (18 Unit), Desa Buana Giri (15 Unit), Desa Bungaya (17 Unit), Kelurahan Padang Kerta (30 Unit) dan Kelurahan Karangasem (40 Unit). 

“Pada Kegiatan pelaksanaan BSPS ini besar harapan kami Penerima Bantuan didampingi Koordinator Kabupaten, Tenaga Fasilitator Lapangan serta Tim Verifikasi dapat menyelesaikan kegiatan BSPS tepat waktu, tepat sasaran, tepat mutu dan akuntabel sesuai dengan panduan teknis yang berlaku,” pintanya. 

Diharapkan Pemerintah Kabupaten dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di bidang penyediaan perumahan dan dapat turut serta dalam pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan BSPS tahun ini. (Ami *)

Selasa, 11 Oktober 2022

BUPATI SEDANA ARTA RESMIKAN JALAN TAMBAHAN TEGALALANG BANGLI


Bangli , Bali Kini -
 Peresmian jalan tambahan tegalalang yang dilaksanaakan pada selasa (11/10) di Desa Jehem Tembuku ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum,Penata Ruang,Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli I Dewa Ngakan K. Widnyana Maya, Camat Bangli Sang Made Agus Dwipayana,Perbekel Desa Jehem,Bendesa dan warga setempat. 

Pada kesempatan itu Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan Peresmian jalan ini merupakan satu bentuk tanggung jawab dinas PUPR Perkim untuk memperlihatkan kinerjanya kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bangli dengan anggaran dan kualitas yang di sepakati bersama penyedia jasa dengan pantauan stake holder yang ada karna saya tidak ingin segala bentuk proyek pembangunan di kabupaten Bangli pekerjaanya asal- asalan apalagi menggunakan Dana APBD dan BKK provinsi, kita harus  pertanggungjawabkan secara nyata dengan kwalitas memadai” tegasnya.

“  kita bangga kini Bangli  punya tim tim yang solid di semua lini karena jalan yang kita resmikan hari ini pekerjaannya sangat memuaskan”

Untuk itu kita pastikan dengan soliditas dan sinergitas tim-tim solid yang siap mengabdi untuk Bangli , “ kita Pemerintah Kabupaten Bangli akan selalu siap hadir di setiap ruang ruang masyarakat dan dengan peresmian jalan ini diharapkan  menjadi mobilitas penghubung dan  lokomotif akses pergerakan ekonomi masyarakat”pungkasnya.

Dalam Laporannya Kepala Dinas  PUPR Perkim I Dewa Ngakan K. Widnyana Maya menyampaikan bahwa peningkatan jalan Tambahan Tegalalang hari ini pekerjaan telah rampung 100%  dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender yang dimulai dari tanggal 25 Mei 2022 s/d 22 September 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 799.169.000,00. 

Lebih lanjut disampaikan Widnyana Maya, ini merupakan  program tanggungjawab PUPR Perkim dibidang pengelolaan jalan dan jembatan untuk memastikan bahwa infrastruktur jalan yang menghubungkan dua desa kelurahan Kawan dan Jehem kita wujudkan menjadi infrastruktur yang kuat sehingga mampu mendukung akses pelayanan publik  dengan  keputusan yang sangat cepat ketika kegiatan ini sangat diharapkan masyarakat.

Dan kegiatan  ini merupakan  buah kerja keras Dinas PUPR Perkim atas kerjasama CV Aditya Sari selaku penyedia jasa dengan pendekatan kwalitas yang sangat bagus, dan pelaksanaan jembatan ini merupakan wujud janji Bupati Bangli dalam program jangka menengah seperti peningkatan jalan Tambahan Tegalalang ini yang merupakan perkembangan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Bangli dengan pembangunan sederhana Bangli Era baru [tim/r4]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved