-->

Jumat, 04 November 2022

Tim SAR Gabungan Cari 1 Warga Terseret Arus Sungai Yeh Ho


BALIKINI.NET | TABANAN — Seorang warga Banjar Dinas Langan, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Tabanan dikabarkan hilang terseret arus Sungai Yeh Ho, Tabanan, Rabu (26/10/2022). 

Ketika itu, korban atas nama I Ketut Suada (49) berenang bersama beberapa orang lainnya, namun hingga kini belum juga kembali. Di lokasi ditemukan motor dan pakaiannya, sehingga diduga kuat Suada terseret arus. 

"Basarnas Bali terima laporannya pada pagi tadi, Jumat, 28 Oktober 2022 pukul 06.00 Wita dari BPBD Tabanan," terang Gede Darmada, S.E., M.A.P., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali). 

Segera setelah mendapatkan laporan, diberangkatkan 5 personil Basarnas Bali menuju lokasi. Warga setempat sudah berupaya mencari di seputaran lokasi namun tidak membuahkan hasil. 

Tim SAR gabungan memfokuskan pencarian di lokasi korban terseret hingga sejauh 1,5 kilo meter ke arah selatan. Unsur SAR yang terlibat operasi SAR diantaranya Basarnas Bali, BPBD Tabanan, Polair Polres Tabanan, Polsek Kerambitan, SAR DOG Bali, Bhuana Bali Rescue, Sat Samapta Polres Tabanan, Samapta Polda Bali, PMI Tabanan, Tagana, Bhuana Bali Rescue, RAPI Tabanan dan masyarakat setempat. Hingga pukul 13.00 Wita korban belum berhasil ditemukan. (ay/hmsdps)

Terseret Arus Pantai Mengiat, Mahasiswa Ditemukan Meninggal


BALIKINI.NET | NUSA DUA — Seorang mahasiswa terseret arus saat mandi di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Kabupaten Badung, pada Kamis (3/11/2022) sekitar pukul 18.20 Wita. 
Temannya sempat melihat korban mandi di pantai kurang lebih pukul 18.00 Wita. Diketahui identitas korban atas nama M. Ageng Wiratama (24) dengan alamat yang tertera pada KTP yakni Kabupaten Brebes. 

Segera setelah menerima laporan, tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR terkait dan teman korban. 

"Kamarin laporannya kami terima pada pukul 19.10 Wita, dari Polair Nusa Dua," terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali). 

Sebanyak 5 personil yang berangkat untuk melakukan pencarian. Karena jarak pandang terbatas, malam kemarin tidak menurunkan Alut Laut. Penyisiran dilakukan sepanjang bibir pantai. 

"Semalam tim dibagi menjadi dua, menyisir ke arah selatan di seputaran pantai, sementara tim lainnya ke arah utara hingga kawasan ITDC," imbuhnya. 

Pagi hari kurang lebih pukul 04.00 Wita, akhirnya Wiratama ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian (koordinat 8°48'30.49"S 115°13'54.8"E). 
"Jenasahnya terdampar dan kebetulan ada petugas bersih-bersih yang melihat," jelasnya. 

Selanjutnya jenasah korban dibawa menuju ke RSUP Sanglah dengan Ambulance Balawista Badung. (ay/hmsdps)

Bupati Gede Dana Lepas Jalan Santai Rangkaian Dies Natalis Ke 36 STKIP Agama Hindu


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Serangkaian Dies Natalis ke 36 STKIP Agama Hindu Amlapura menggelar Jalan Santai dengan melibatkan sebanyak 1000 orang peserta, Jumat (4/11/2022). Dimana peserta yang terlibat merupakan seluruh sivitas akademika STKIP Agama Hindu Amlapura serta para Dosen. 

Gelaran acara dibuka oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana datang ke Lapangan Tanah Aron yang dengan cekatan mengayuh sepeda gayungnya untuk sampai di tempat acara sehubungan dengan Jumat Krida.

Pelepasan burung dara oleh Bupati Gede Dana dan didampingi pimpinan serta dosen STKIP Agama Hindu Amlapura menandai pembukaan gelaran acara jalan santai. Dengan rute jalan yang dilalui ialah dari startnya di lapangan Tanah Aron - Kuburan Cina - Perempatan Abang kemudian kembali lagi ke Lapangan Tanah Aron.

"Sebagai profil dari mahasiswa STKIP Agama Hindu yakni memiliki kecerdasan dalam artian yang lengkap, intelektual, batiniah, emosi kebugaran fisik. Di kegiatan jalan santai ini kita sasar bagaimana menjaga kebugaran fisik. Tak hanya itu, kegiatan lainnya yang melibatkan kebugaran fisik nantinya akan digelar lomba-lomba antar mahasiswa pada pagi hari, sehabis Jalan santai meliputi Tarik-tambang, kemudian ada panco, jinjing sokasi atau "keben"  ada juga lomba tiup balon," Kata Wayan Dwija Ketua STKIP Agama Hindu Amlapura pada media ini. 

Sementara, Bupati Gede Dana yang sekaligus juga merupakan alumni dari STKIP Agama Hindu dihadapan para mahasiswa mengatakan pihaknya kedepan akan bekerjasama dengan Kampus atau sekolah Perguruan di Bali khususnya di STKIP untuk memenuhi kekurangan guru di wilayah Kabupaten Karangasem. 

"Karangasem di Kabupaten Karangasem alami kekurangan guru SD dan SMP sejumlah 1.500an lebih, jadi kami khawatir dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Maka saya mengambil langkah untuk bekerjasama dengan sekolah Perguruan yang ada di Bali terutama STKIP, nantinya bergilir setiap 6 bulan setelah selesai magang atau praktek ganti dengan yang lain sehingga tidak kekurangan guru untuk mendidik anak-anak kita. Kemudian nanti juga bagi tamatan guru yang belum memiliki pekerjaan kami ajak kerjasama melalui kepala sekolah untuk mengurangi sehingga anak-anak kita mendapat pendidikan yang layak," Tandas Bupati Gede Dana. (Ami)

Dampak Kenaikan BBM, Bupati Tamba Salurkan Bantuan Subsidi Ke Angkutan Umum


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pemerintah Kabupaten Jembrana memberikan bantuan sosial sektor transportasi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada pemilik angkutan umum di Jembrana tahun 2022.  Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Negah Tamba di Terminal Penumpang Negara, Jumat (4/11/2022). Bantuan yang diberikan guna meringankan beban pasca naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana, I Ketut Wardana Naya mengatakan bantuan subsidi tersebut diberikan sebagai salah satu upaya menekan inflasi dampak kenaikan harga BBM. Adapun yang masuk sasaran penerima bantuan, yakni pemilik angkutan umum yang sudah melakukan uji kendaraan dan berdomisili di Jembrana. 

“Mekanisme verifikasi dilakukan dengan melaksanakan pendataan angkutan umum baik angkutan barang dan angkutan penumpang dengan  ketentuan sudah  melaksanakan uji kendaraan dinilai jalan dan lulus uji ruang lingkup. Pemberian subsidi hanya kepada angkutan umum yang berdomisili di wilayah kabupaten Jembrana dengan nomor kendaraan bermotor Jembrana, ” ujarnya. 

Lanjut Wardana bahwa  pihaknya sudah melaksanakan koordinasi dengan pertamina sales area Bali  dan bekerjasama dengan pihak SPBU Kabupaten Jembrana yang ditunjuk dalam melaksanakan Penukaran voucher dan stok bahan bakar minyak. 

“Untuk memberikan bantuan tersebut,  dianggaran Rp. 402.200.000 juta. Khusus kepada pemilik angkutan umum yang sudah lolos uji coba kendaraan (KIR) , akan diberikan bantuan Rp 200 ribu per orang. Pelaksanaan pemberian voucher dilaksanakan selama 26 hari mulai dari tanggal  4 - 30 November 2022 dengan pertimbangan penyelesaian pertangungjawaban keuangan pada akhir tahun di akhir bulan Desember 2022,” bebernya.

Sementara, Bupati asal desa Kaliakah itu mengungkapkan dalam mendukung program penanganan antisipasi dampak inflasi saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana menganggarkan belanja wajib perlindungan sosial. belanja wajib perlindungan sosial salah satunya pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum sebagaimana telah diatur dalam peraturan menteri keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi tahun anggaran 2022. 

Pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum menyasar untuk angkutan barang dan angkutan penumpang yang berdomisili di wilayah kabupaten Jembrana. Dengan pemberian bantuan sosial berupa voucher bahan bakar minyak yang mekanismenya sebagaimana telah dilaporkan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana. 

“Maka dalam kesempatan ini saya mohon dukungan kepada rekan-rekan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana untuk ikut membantu mengawasi pelaksanaanya, mendukung program kebijakan pemerintah dalam melaksanakan mitigasi inflasi.
Kepada pihak Pertamina Sales Area Bali saya minta dukungannya dalam ketersediaan pasokan stok BBM pada masing-masing SPBU di Kabupaten Jembrana yang ditunjuk melayani pemberian voucher BBM, ” terangnya. 

Pihaknya berharap dalam membantu untuk mengintervensi kepada pemilik angkutan umum yang hasil uji kelayakan kendaraannya itu di Jembrana. Setiap kendaraan/angkot diberikan bantuan sebesar Rp 200 ribu per satu kendaraan dengan jumlah kendaraan sebanyak 2011 kendaraan. 

“Kita mulai pada hari ini.  Jangan sampai nanti teman-teman di angkutan ini menaikkan tarif angkutan nya pada saat mengambil bahan pokok seperti sayur atau kebutuhan pokok lain yang ada di petani. Sehingga akhirnya harga dari pada kebutuhan pokok sayur, beras itu melambung tinggi. Intervensi ini kita butuhkan dengan adanya bantuan  ini harga bisa menjadi lebih stabil dan normal itu tujuannya, ” harap Bupati Tamba

Sementara, I Putu Putra Negara, asal desa Yehembang Kangin, atas nama pribadi dan pengemudi angkutan umum, pihaknya mengycapkan terimakasihnya kepada Pemerintah Daerah atas pemberian bantuan sosial tersebut kepada para pengemudi angkutan umum. 

“Kami mewakili perusahaan di tempat kami bekerja dan para pengemudi penerima bantuan sosial pada hari ini. Saya ucapkan terimakasih banyak atas perhatian pemerintah Daerah yang telah memberikan kami  bantuan berupa BBM. Ini sangat  membantu sekali dan harapan kami kedepannya sebagai pengemudi dan pengusaha apa yang ada untuk hari ini bisa berkelanjutan di waktu berikutnyaberikutnya, ” tandasnya. (Adi)

Bupati Jembrana Gelar Tatap Muka Dengan Korban Rumah Rusak Terdampak Banjir


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Bupati Jembrana I Nengah Tamba menggelar tatap muka dengan puluhan warga dengan kondisi rumah rusak berat dampak banjir bandang di DAS Biluk Poh Kecamatan Mendoyo beberapa waktu lalu.

Pertemuan yang juga dihadiri Kalakaa BPBD Provinsi Bali Made Rentin , digelar di wantilan Jagatnatha jumat ( 4/11).

Pertemuan ini dimaksudkan oleh Bupati Tamba agar mendapatkan informasi yang jelas dan benar terkait bantuan perehaban rumah, pembangunan rumah, dan juga relokasi rumah. Tidak ada kesimpangsiuran berita, sehingga memunculkan masalah di masyarakat.

Bupati mengatakan memfasilitasi warganya terdampak yang rumahnya rusak berat mengaku akan berlaku adil .
 
"  Semua sudah ada datanya. Kita dengan semua jajaran  sudah berusaha luar biasa.

Tidak ada kesimpangsiuran berita, sehingga memunculkan masalah di masyarakat.Nanti akan disampaikan oleh Pak Made Rentin, ungkap I Nengah Tamba.

Lanjut kata Bupati Tamba me, telah menyalurkan  kebutuhan pokok, seperti bantuan beras sudah mencapai 51 Ton untuk 14 hari.
Sisanya akan diberikan lagi.

"  Dumogi semua sehat dan kembali pada kegiatan keseharian biasanya. Kalau dibilang semua sedih dan susah, sudah pasti. Itu semua sudah jalan yang diberikan Tuhan, jangan ada yang menyalahkan, yang penting kita sudah berusaha terbaik. Perlu kekuatan dan ketegaran, tetap semangat," ucapnya .
 
Bupati juga tidak tinggal diam, selalu mencari solusi terbaik, seperti perbaikan jembatan, irigasi, dan jalan. 
 
Pelaksanaan dilapangan juga  berkoordinasi dengan Gubernur Bali,  BPBD, dan Institusi terkait baik di Pusat juga di daerah.

Berdasarkan data total kerusakan rumah dari catatan BPBD Kabupaten Jembrana sampai saat ini terdata 72 rumah rusak berat, 76 rumah rusak sedang, dan 35 rumah rusak ringan. Sementara ada 3 fasilitas umum rusak berat, 5 rusak sedang, dan 2 rusak ringan. Yang relokasi 39 rumah dan 70 lebih mendapatkan stimulan.

Sementara Kalaksa BPBD Provinsi, I Made Rentin menjelaskan dari data yang diperoleh ajuan BPBD Jembrana sejumlah 45 rumah. Sedangkan hasil  verifikasi dilapangan ada 39 rumah yang terdampak langsung dan rusak berat, sepakat untuk relokasi.

Untuk  Mekanisme ada 2 persyaratan, yaitu tanah disediakan oleh Pemerintah Provinsi di 3 lokasi . Nantinya masyarakat didampingi Perbekel dan Camat akan menentukan pilihan di 3 lokasi tersebut . Kedua proses biaya pembangunan bisa sharing/berbagi antara Pemprov dan Pemerintah Pusat. 

" Dari Pemerintah Pusat diberikan persatu rumah Rp. 35 juta, bisa ada pendamping dari Pemerintah setempat untuk fasilitas pendukung diluar rumah layak huni, jelas Made Rentin. 

Lanjut Made Rentin, untuk di luar 39 rumah relokasi tersebut mendapatkan stimulan biaya sesuai Pergub 32 Tahun 2021 terkait Bantuan Sosial yang tidak direncanakan untuk memberikan stimulan kepada 3 hal, yaitu santunan kepada korban meninggal dunia Rp. 15 juta, perbaikan fasilitas umum pertitik maksimal Rp. 100 juta, dan untuk rumah nilainya sama seperti bedah rumah Rp. 35 juta.

Terkait ini, I Made Rentin mengatakan bahwa kesepakatan dengan Pemkab dan Pemkot seluruh Bali maksimal kelengkapan administrasi tanggal 10 Nopember 2022 sudah dierima di Provinsi Bali.

" Sehingga waktu pencairannya tidak melewati tahun anggaran 2022, yaitu maksimal 15 Desember 2022 untuk kejadian bencana 16,17, dan 18 Oktober 2022, ungkap Kalaksa BPBD Provinsi I Made Rentin. 

Ia berharap bagi warga yang akan direlokasi untuk mengikhlaskan dan menerima pindah ke tempat yang nanti disepakati. Ia  khawatir jika warga memaksakan bertahan akan beresiko terjadi bencana lagi kedepannya, karena jika masih bertahan akan beresiko terjadi bencana lagi kedepannya.

" Kita hitung ini kejadian yang ketiga kali dan yang paling parah . Mulai dari tahun 1998, 2018, dan sekarang 2022 yang terparah," tandasnya . 

Cegah Banjir, Kelurahan Peguyangan Lakukan Aksi Jumat Bersih


DENPASAR - Kelurahan Peguyangan semakin mengintensifkan upaya pembersihan lingkungan melalui Jumat Bersih, pada Jumat (4/11). Kegiatan kali ini difokuskan di seputaran Jalan Tunggul Ametung, Lingkungan Pemalukan dan Kertasari, dimana juga turut melibatkan warga sekitar.

Lurah Peguyangan I Gede Sudi Arcana menjelaskan, upaya Jumat Bersih ini turut pula melibatkan unsur  Bapak Angkat Kelurahan Peguyangan, yakni BPKAD Kota Denpasar. 

"Jumat Bersih merupakan bentuk sinergitas beberapa pihak guna menjaga lingkungan agar tetap bersih. Selain Bapak Angkat, dalam hal ini kami juga melibatkan perangkat kelurahan dan juga unsur terkait," kata Gede Arcana. 

Adapun titik pembersihan kegiatan ini menyasar pada rumput liar yang tumbuh di sepanjang Jalan Tunggul Ametung. Selain itu, got got juga tidak luput untuk dibersihkan. 

"Kami juga membersihkan sampah dan genangan air di got. Ini juga untuk mencegah banjir serta berkembangnya  nyamuk ," katanya.

Aksi Jumat Bersih ini, menurut Gede Arcana akan diupayakan dilaksanakan secara berkelanjutan, guna menjaga lingkungan tetap bersih dan terjaga. Selain di Kelurahan Peguyangan, kegiatan serupa juga secara serentak di lakukan oleh Desa dan Kelurahan se Kota Denpasar.

Ekasari Dicanangkan Sebagai Desa Kawasan Kakao Organik


Jembrana - Komitmen untuk mengembangkan dan memberdayakan komoditas unggulan pertanian khususnya komoditas kakao dari hulu hingga hilir, Bupati Jembrana I Nengah Tamba secara resmi mendeklarasikan pencanangan Desa Ekasari sebagai Desa Kawasan Kakao Organik, Jumat (4/11) bertempat di Kelompok Tani Merta Abadi, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya.

Selain Deklarasi Desa Kawasan Kakao Organik, dikesempatan yang sama, Bupati Tamba bersama Forkopimda serta Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Dini Astika Sari juga melakukan penanaman bibit kakao serta petik buah kakao di kawasan tersebut.

"Deklarasi ini bentuk komitmen dan semangat kita sebagai pemerintah daerah bersama dengan masyarakat untuk mengembangkan komoditas unggulan sektor pertanian di kabupaten Jembrana yakni kakao. Karena selain masyarakat sudah sangat semangat, buyer juga siap, tentu kita "gas" terus,"ujar Bupati Tamba.

Dengan deklarasi tersebut, Ia meyakini kedepan akan menjadi kawasan komoditas unggulan kakao berbasis korporasi petani dengan pengelolaan hulu hingga hilir berbasis kawasan dan kelembagaan petani, sehingga berdampak terhadap nilai tambah dan daya saing bagi petani yang sangat berpeluang bisa dikembangkan sebagai destinasi agrowisata. 

"Hari ini kita deklarasikan satu desa dulu, desa Ekasari. Sebagai Desa Kawasan Kakao Organik, tentu kedepan kawasan ini akan banyak dikunjungi dan menjadi tempat studi bagi orang - orang yang ingin belajar praktik langsung tentang kakao. Jadi kelompok harus tetap semangat dan tekun,"ucapnya.

Tidak hanya sampai disitu, Bupati asal desa Kaliakah ini juga memaparkan tengah mempersiapkan ekosistem terkait pengembangan kakao. Mulai dari awal, proses hingga pemasaran. 

"Kita sudah membuat ekosistemnya. Pertama, kakao yang hari ini kita tanam hampir 350 ribu bibit. Kemudian untuk prosesnya pabrik "Factory Chocolate" akan ada di desa Kaliakah yang akan kita rencanakan di tahun 2023 melalui Bappenas dan Kementrian Koperasi dan UKM. Selanjutnya untuk hasil olahan kakao tersebut akan kita tampung di Sentra Tenun yang akan menjadi pusat oleh - oleh kabupaten Jembrana. Disamping itu kita juga telah memiliki buyer untuk ekspor. Jadi lengkap sudah itu ekosistemnya,"paparnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama menjelaskan saat ini luas tanaman kakao di Jembrana ada 6.300ha dengan produksi 2.800 hingga 3.000 ton biji kering/tahun. "Khusus di desa Ekasari ini potensi yang dapat dikembangkan nanti 450ha, dengan eksisting tanaman kakao baru 258ha. Tahun ini akan plot di desa ini untuk pengembangan 100ha lagi,"ucapnya.(yogi)

Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 10 Orang, Kasus Meninggal Dunia Bertambah 1 Orang


BALI KINI | DENPASAR — Meski kasus sembuh terus bertambah, kasus positif Covid-19 masih terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Kamis (3/11) diketahui kasus meninggal dunia bertambah 1 orang. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 10 orang. Sementara itu, kasus positif  bertambah sebanyak 29 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.762 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.471 orang  (97,64 persen), meninggal dunia sebanyak 1.129 orang (2,06 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 162 orang (0,30 persen). 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (Dps).

Bappenas kembali mengadakan kunjungan lapangan ke TOSS Center Gema Santi


BALI KINI | KLUNGKUNG — Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, Ketut Suadnyana mewakili Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Pertanian Ida Bagus Juanida menerima Kunjungan lapangan dari Rombongan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) yang dipimpin Fawwaz Akbar Wiratama bertempat di TOSS Center Gema Santi, Desa Kusamba Klungkung, Kamis (3/11).

Perwakilan Direktorat Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) Fawwaz Akbar Wiratama menyampaikan bahwa tujuan kunjungan adalah untuk melakukan study terhadap penerapan Inovasi TOSS dalam menangani sampah yang ada di Kabupaten Klungkung.

“Kami mengharapkan TOSS dapat menjadi salah satu opsi yang dapat diimplementasikan di Semua daerah di Indonesia,” harapnya. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, Ketut Suadnyana  menyampaikan TOSS Gema Santi merupakan Inovasi yang diciptakan tahun 2017, dan saat ini telah masuk TOP 5 Kategori Outstanding Achievement of Public Service Innovation pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2022. Kemudian dalam pengimplementasiannya, Pemkab Klungkung membangun tempat yang diberi nama TOSS Center Gema Santi diatas lahan Provinsi Bali seluas 1,9 hektar. Alat-alat yang digunakan dalam melakukan pengolahan sampah seperti, alat cacah, dan alat lainnya, termasuk mural yang terdapat di dinding luar TOSS Centre didapatkan melalui bantuan CSR. 

Dalam pelaksanaannya pengolahan Sampah yang dilaksanakan dibagi menjadi dua jenis yakni Organik dan anorganik. Hasil olahan sistem TOSS berupa pupuk/kompos dan pelet, sedangkan untuk sampah Anorganik dikelola oleh Koperasi Gema Nadi Lestari  bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI). Saat ini TOSS Center Gema Santi sudah dikolaborasikan dengan Kebun Hatinya PKK, Koperasi, kebun pembibitan.

“Semoga melalui kunjungan ini, Sistem TOSS Gema Santi dapat diimpelmentasikan di daerah-daerah di Indonesia sebagai solusi dalam menangani sampah,” ujarnya. 

Kepala Dinas Pertanian Pemkab Klungkung Ida Bagus Juanida menambahkan bahwa dengan adanya Pupuk/kompos hasil olahan sampah Organik sangat membantu Pemkab Klungkung dalam mendukung program pertanian organik dari Pemerintah Pusat.  (Cok).

Puluhan Balita dan Lansia Ramaikan Pembukaan Posyandu Paripurna Denpasar Timur


BALI KINI | DENPASAR — Puluhan peserta posyandu paripurna yang terdiri dari balita, ibu hamil, serta lansia hadir meramaikan pembukaan Posyandu Paripurna yang digelar di Wantilan Banjar Tembawu Tengah, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (3/11).

Posyandu paripurna kali ini adalah yang ketiga, setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Utara. Sama seperti sebelumnya, layanan Posyandu Paripurna ini memfokuskan pada layanan kesehatan berbasis masyarakat bagi balita, ibu hamil serta lansia.

Adapun kegiatan ini diawali dengan senam yang diikuti oleh lansia di lingkungan Banjar Tembawu Tengah, serta dilanjutkan dengan penyerahan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil, balita, dan lansia yang diberikan langsung oleh Istri Wakil Wali kota Denpasar  mewakili Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. Usai penyerahan PMT kegiatan dirangkaikan dengan penimbangan berat badan balita, pengecekan kesehatan para balita, lansia serta ibu hamil.  

Dalam kesempatan tersebut, hadir Camat Denpasar Timur, I Made Tirana, Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Timur Ny. Wardani Tirana, Lurah Penatih, I Wayan Astawa, Perwakilan Puskesmas II Denpasar Timur, Kepala Lingkungan Tembawu Tengah, Wayan Sugiarta, serta tamu undangan lainya.

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat berinteraksi dengan peserta Posyandu mengatakan agar setiap peserta dapat memanfaatkan Posyandu Paripurna dengan sebaik baiknya.  " Sebagai layanan berbasis kesehatan Posyandu Paripurna ini diharapkan dapat memberikan manfaat. Jadi, saya harapkan agar kedatangan ke Posyandu ini semakin ditingkatkan,"  kata Ny. Ayu Kristi.

Sementara itu Susanti, salah satu warga Tembawu Tengah yang juga peserta posyandu mengapresiasi program Posyandu Paripurna kali ini, dengan mengikutsertakan buah hatinya, ia merasa tenang karena dapat mengetahui kondisi kesehatan anaknya secara rutin dan dapat terhindar dari stunting. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut agar dapat selalu mengetahui kondisi tumbuh kembang anaknya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved