-->

Jumat, 11 November 2022

Jaya Negara Buka Diskusi Hukum Permasalahan LPD, Wicara Atau Tindak Pidana


BALIKINI.NET | DENPASAR — Guna meningkatkan pemahaman dan sebagai bentuk pengembangan kompetensi Pengurus dan Pengawas LPD di Wilayah Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar mengadakan kegiatan seminar diskusi Hukum dengan topik "Permasalahan LPD Wicara atau Tindak Pidana, Jumat (11/11) di Ballroom Aston Hotel Convention Center Denpasar.

Kegiatan ini di buka langsung Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara di tandai dengan penyerahan kenang-kenangan kepada dua nara sumber, yakni Walikota Denpasar periode 2008-2021, IB. Rai Dharmawijaya Mantra, dan Dosen Hukum UNUD, I Dewa Gede Palguna.

Tampak hadir juga dalam kesemptan ini, Tim Penasehat  Hukum Pemkot Denpasar, Nyoman Gede Sudiantara (Punglik), Kepala Bank BPD Bali Kantor Cabang Utama Denpasar, Putu Dharmapatni, unsur Forkopinda Kota Denpasar, Pengurus LPD, Bendesa dan unsur terkait lainya.

Walikota Jaya Negara  mengatakan Masyarakat Bali dalam tatanan kehidupan sehari-harinya tidak pernah lepas dari adat dan budaya yang dilandasi filosofi Tri Hita Karana dan dijiwai oleh semangat gotong royong sagilik saguluk, paras paros sarpanaya. Berkembangnya kehidupan masyarakat adat di Bali mendasari  gagasan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra membentuk suatu Lembaga Keuangan yang bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat adat di Bali dengan dilandasi semangat untuk melestarikan kebudayaan.

Atas dasar tersebut pada tahun 1984 dibentuklah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai suatu Lembaga keuangan milik Desa Adat yang menjalankan fungsi pengelolaan Sumber Daya Keuangan milik Desa Adat dalam bentuk simpan pinjam dan keperluan pembiayaan kehidupan krama Desa Adat.

Hingga Tahun 2020 di Provinsi Bali tercatat sebanyak 1.308 LPD yang beroperasi di masing-masing Kabupaten/Kota di Bali. Keberadaan LPD di tengah masyarakat sebagai perwujudan konsep Pawongan dalam Tri Hita Karana yang mana mengatur tatanan hubungan antara sesama manusia dalam kehidupan sehari-hari membawa peran yang signifikan dalam peningkatan pembangunan masyarakat.

Ditengah berkembangnya LPD sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat adat di Bali, tidak menutup adanya problematika yang dihadapi oleh LPD. Mulai dari persoalan tata kelola LPD dari sisi profesionalitas, integritas dan tanggung jawab pengurus LPD, hingga menimbulkan permasalahan hukum yang dihadapi oleh Pengurus LPD.

Peran aktif Pemerintah untuk penguatan LPD dengan hadirnya Diskusi Hukum dengan tema Permasalahan LPD: Wicara atau Tindak Pidana” ini merupakan salah satu langkah awal dan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menyikapi persoalan yang dihadapi oleh LPD saat ini.

“Diskusi Hukum ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat maupun seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan LPD untuk dapat saling mencurahkan pikiran dalam menggali berbagai potensi penguatan kelembagaan LPD sejalan dengan Hakikat LPD sebagai Lembaga Keuangan berbasis Budaya,” ungkapnya.

Sementara Kabag Hukum Kota Denpasar, Komang Lestari Kesuma Dewi mengatakan sejalan dengan perkembangan LPD yang cukup pesat sebagai lembaga keuangan Desa Adat dalam menjalankan fungsi sosio kultural nya khususnya di sektor keuangan sebagai penggerak perekonomian masyarakat adat tentunya disamping membawa manfaat besar juga memiliki permasalahan yang dialami oleh LPD baik dari sisi pemahaman kelembagaan, tata kelola maupun profesionalitas pengurusan. Untuk itu kegiatan ini diinisisasi sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar kepada Desa Adat sebagai pemilik LPD dan kepada pengelola LPD untuk meningkatkan kualitas pengelolaan LPD secara menyeluruh.

Adapun Peserta kegiatan diskusi hukum ini berjumlah 150 (seratus lima puluh) orang) yang terdiri dari, Pengurus dan Pengawas LPD se Kota Denpasar, Jro Bendesa se Kota Denpasar, Bandesa Madya Majelis Desa Adat Kota Denpasar, LPLPD Provinsi Bali, BKS LPD Provinsi Bali, LPLPD Kota Denpasar, BKS LPD Kota Denpasar, Camat Se-Kota Denpasar, Forum Perbekel dan Lurah Kota Denpasar, Tim Penasehat Hukum, Tim Advokasi, Kelompok Ahli, Peserta yang melakukan permohonan untuk dapat hadir langsung dan Pemirsa yang mengikuti Live Streaming melalui Kanal Youtube Bagian Hukum Kota Denpasar. (ays)

Bupati Tamba Menyerahkan Bantuan Sembako ke Pasien Rawat Inap


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Guna memperingati hari Pahlawan dan hari Korpri, Bupati Jembrana I Nengah Tamba secara roadshow mengunjungi dan menyerahkan bantuan sembako kepada pasien rawat Inap kelas II dan III di Fasilitas Kesehatan Pemerintah, diantaranya RSUD Negara, Puskesmas I Pekutatan, Puskesmas I Mendoyo, Puskesmas II Jembrana, Puskesmas II Negara  dan di Puskesmas II Melaya, Jumat (11/11).  Bantuan yang disalurkan kepada pasien tersebut berupa paket sembako sebanyak 100 paket.

Dalam kesempatannya Bupati mengatakan bahwa paket sembako yang disalurkan itu merupakan paket sembako dari dinas sosial dan dinas kesehatan. 

“Hari ini kita berbagi, dari dinas Sosial Dan Dinas Kesehatan melakukan aksi sosial memberikan bantuan kepada pasien kelas III berupa sembako,” ujarnya

Bupati berharap, bantuan paket sembako tersebut dapat bermamfaat dan meringankan beban keluarga pasien yang sedang dirawat. Sembari berikan support, pihaknya juga berpesan agar kedepan pasien tetap menjaga kesehatannya. 

“Memberikan motifasi dan suport kepada pasien yang kita temui agar lekas sembuh tentunya serta  gimana kedepan agar tidak kembali lagi kerumah sakit,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menyampaikan, untuk jumlah penerima bantuan sembako penerimanya hanya untuk di kelas 2 dan 3 dengan jumlah 100 paket sembako. 

“Ini merupakan dalam rangka hari pahlawan dan Korpri jadi Bapak Bupati memberikan bantuan paket sembako kepada pasien di kelas 2 dan 3 di rumah sakit umum negara dan di puskesmas, Bantuan itu berupa beras, mie dan minyak goreng,” tandasnya. ( Komang)

Pelajari Mal Pelayanan Publik Hingga Penanganan Inflasi, Walikota Banjarmasin Kunjungi Pemkot Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina mengunjungi Kota Denpasar guna mencari masukan dan mempelajari  tentang berbagai hal, di antaranya mengenai strategi pengembangan pariwisata, penanganan inflasi dan pengelolaan mal pelayanan publik  yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam Kunjungan itu, Walikota Banjarmasin yang didampingi jajaran Forkopimda Banjarmasin diterima Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Forkopimda Kota Denpasar berserta OPD terkait di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Jumat (11/11). 

Ibnu Sina mengatakan, Kota Denpasar memiliki beragam objek wisata dan budaya yang menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara. Hal ini tentu bisa  menjadi referensi bagi Pemkot Banjarmasin untuk menarik wisatawan berkunjung ke daerah tersebut.

Ia mengaku kagum akan beragam inovasi dan penanganan permasalahan yang dilakukan Pemkot Denpasar khususnya dalam penanganan inflasi dan mal pelayanan publik. Sebagai kota metropolitan, Denpasar tentu memiliki beragam permasalahan terutama dalam  penanganan inflasi.

“Terkait dengan kunjungan ini, kami ingin mengetahui bagaimana Pemkot Denpasar menghadapi permasalahan inflasi di tengah permasalahan global belakangan ini,” katanya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, terkait dengan  pemulihan pariwisata pasca pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Denpasar tidak hanya berfokus pada objek wisata, melainkan juga melakukan pengembangan terhadap atraksi budaya dan masyarakat yang ada di sekitar kawasan pariwisata.

Selain itu, aspek kenyamanan dan pelayanan kesehatan menjadi fokus utama pada masa peralihan pandemi menuju endemi. “Segala persiapan telah kami lakukan untuk memulihkan citra dan kepercayaan wisatawan terhadap Bali termasuk Denpasar pasca pandemi Covid-19,” terang Jaya Negara.

Menyinggung penanganan inflasi pihaknya mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan seperti operasi pasar, pasar murah, bazar pangan hingga pengembangan petani serta pemberian subsidi. 

"Kita laksanakan berbagai langkah guna penangnan inflasi yang bekerjasama dengan forkopimda serta instansi terkait agar masyarakat mendapatakan harga bahan pokok lebih murah," ujarnya. 

TNI-Polri Gelar Geladi Pengamanan Tamu VVIP KTT G20 di Bali


BALIKINI.NET | BADUNG — TNI-Polri menggelar geladi utuh pasukan pengamanan VVIP di seluruh lokasi kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Pelaksanaan geladi ini dilakukan pada hari ini, Jumat (11/11/2022) dimulai dari Hotel Apurva Kempinskri Bali.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dalam geladi ini terdapat 42 rangkaian kegiatan yang disimulasikan pengawalan dan penyambutan para kepala negara mulai dari tiba di lokasi hingga berpindah lokasi.

"Hari ini dilaksanakan geladi secara utuh oleh pasukan pengamanan VVIP di seluruh lokasi kegiatan KTT G20," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya.

Dedi menuturkan, untuk lagi hingga siang hari, geladi dilakukan di Hotel Apurva Kempinski Bali. Lalu nanti dilanjutkan di Hutan Raya Mangrove Ngurah Rai dan selanjutnya di Garuda Wisnu Kencana atau GWK.

"Dalam geladi ini Menko Marvest Pak Luhut Binsar Pandjaitan meninjau langsung," ujarnya.

Dalam pelaksanaan KTT G20 di Bali, Dedi menuturkan Indonesia telah menyiapkan kendaraan listrik untuk mobilitas para peserta delegasi dan kepala negara. Ada sebanyak 962 mobil listri, 454 motor listrik dan 41 bus listrik.

"Karena nantinya pada perhelatan puncak KTT G20 tanggal 15-16 November, di kawasan Nusa Dua Bali hanya kendaraan listrik saja yang diperbolehkan untuk beroperasi," katanya.

Untuk itu, bagi para peserta dan juga media akan disediakan shuttle bus yang akan mengantar ke venue-venue kegiatan G20 di Nusa Dua Bali.

Menurut Dedi, penggunaan kendaraan listrik dalam KTT G20 di Bali adalah wujud komitmen Indonesia mendukung transisi energi menggunakan energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan.

"Selain kepala negara yang akan hadir dalam G20 nanti, sejumlah nama besar juga dikonfirmasi hadir dalam rangkaian kegiatan G20," katanya. (** )


Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta Dukung Komunitas Sepeda Onthel Tabanan Dalam Misinya Mengelilingi Bali


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Dalam rangka menyemarakkan Ulang Tahun Tabanan yang ke 529, Komunitas sepeda Onthel dari Kabupaten Tabanan berkeliling Bali dengan waktu yang ditargetkan selama 3 hari, dimulai sejak Kamis (10/11/2022) kemarin. 

Pada hari ini, Jumat (11/10/2022) sekitar jam 11 Siang, komunitas ini sudah sampai di Kabupaten Karangasem langsung menyambangi kantor Bupati Karangasem yang dimana disambut oleh Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta. Terpantau, di halaman depan kantor bupati sebanyak 10 orang anggota komunitas memarkirkan sepeda onthel lawasnya, sembari mereka membawa papan besar untuk ditandatangani perwakilan dari masing-masing Kabupaten. 

"Kami dari Komunitas OBL (Onthel Bajang Lawas) Karangasem mendampingi teman kami yang datang dari Tabanan ini. Kami dampingi dari awal start,  selama di Karangasem dan sampai nanti melepas di perbatasan. Sekarang mereka mau melewati wilayah Klungkung, setelah itu baru masuk wilayah Gianyar. Target finishnya mereka ke kantor Walikota Denpasar," Kata Pak Pepen salah satu anggota OBL yang mendampingi Komunitas Sepeda Onthel Tabanan selama di wilayah Karangasem. 

Sementara Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi serta mendukung penuh kegiatan positif komunitas tersebut. "Kami diminta membubuhkan tanda tangan sebagai tanda dukungan serta sebagai informasi bahwa mereka sudah sampai diwilayah Kabupaten Karangasem.  Saya kira ini sangat bagus sekali," Tandasnya. (Ami)

Penyebaran Virus Mosaik Ancam Budidaya Melon di Bali


BALIKINI.NET | BALI — Penyebaran virus mosaik menjadi ancaman dalam budidaya melon di Bali, apalagi penyebaran virus ini terdeteksi terjadi di seluruh kabupaten di Bali. Variasi gejala pada tanaman melon seperti mosaik, belang disertai keriting daun, penebalan tulang daun, dan kuning daun. Tanaman melon dengan gejala kerdil dan malformasi daun juga ditemukan di beberapa lokasi survei.

Penyebaran virus mosaik pada tanaman melon di Bali ini disampaikan oleh Dewa Gede Wiryangga Selangga saat mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka Program Studi Doktor (S3) Ilmu Pertanian , Universitas Udayana di Denpasar pada Jumat (11/11/2022).

“Tanaman melon dengan gejala kerdil dan malformasi daun juga ditemukan di beberapa lokasi survei. Tanaman yang terinfeksi virus pertumbuhannya tidak optimal, buahnya kecil, dan rasa buahnya kurang manis” kata  Dewa Gede Wiryangga Selangga

Suami dari Dr. Listihani, S.P., M.Si. ini mengungkapkan bahwa dalam satu tanaman sering ditemukan adanya infeksi lebih dari satu patogen, seperti tanaman kerdil disertai mosaik pada daun yang menyebabkan ukuran buah menjadi kecil. Infeksi satu patogen pada jenis tanaman yang sama dapat mengakibatkan gejala berbeda.

Menurut Dewa Gede Wiryangga, berdasarkan analisis sikuensing mengonfirmasi bahwa virus yang menginfeksi tanaman dengan gejala kuning adalah: Squash leaf curl virus (SLCV), Squash leaf curl China virus (SLCCNV), dan Squash leaf curl Philipina virus (SLCPHV). SLCV dan SLCCNV sudah lama menginfeksi tanaman Cucurbitaceae di Indonesia sejak tahun 2015 sampai sekarang. SLCPV baru pertama kali dilaporkan menginfeksi tanaman Cucurbitaceae di Indonesia dalam penelitian ini. SLCV, SLCCNV, dan SLCPV ditularkan secara efektif melalui kutukebul Bemisia tabaci (Hemiptera: Aleyrodidae) secara persisten sirkulatif nonpropagatif.

“SLCV dan SLCP mempunyai frekuensi yang paling tinggi menginfeksi pertanaman melon di daerah Denpasar, Badung, Buleleng, dan Jembrana dibandingkan dengan virus lainnya. Keberhasilan dalam identifikasi virus dominan pada tanaman melon yang ditularkan oleh kutukebul menunjukkan pentingnya pengamatan faktor-faktor yang berasosiasi terhadap epidemi virus tersebut” ujar ayah dari Dewa Ayu Nayaka Srikandi.

Dewa Gede Wiryangga menyebutkan produktivitas tanaman melon secara signifikan dipengaruhi oleh  persentase insidensi penyakit mosaik. Semakin berat tingkat kejadian penyakit, semakin rendah produksi buah melon. Penurunan hasil hingga 30.15% pada lahan dengan tingkat keparahan penyakit sebesar 61.8%.

Ia menambahkan ukuran dan kualitas hasil panen berpengaruh terhadap harga jual melon di pasaran. Jika hasil panen berukuran besar dan kualitas umbi baik tidak ada cacat fisik, maka harga jualnya pun tinggi. Harga jual melon di pasaran berkisar Rp 25 000 per kg, sedangkan harga jual dari petani rata-rata Rp 18 000 per Kg. 


Selain potensi kehilangan hasil, laporan PRSV-W sebagai OPTK A1 golongan 1 (Organisme Penggangu Tanaman Karantina yang belum pernah masuk dan dilaporkan di Indonesia dan tidak bisa dibebaskan dari media pembawa), dapat merevisi daftar OPTK yang ada pada Permentan No. 25 tahun 2020. Dampaknya dapat berimplikasi pada aktivitas ekspor dan impor benih serta bahan perbanyak tanaman melon.

Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P. sebagai Promotor menyampaikan bahwa kajian genetik terhadap PRSV-W dan virus melon lainnya sangat penting sebagai informasi dasar dalam perakitan varietas tahan dan berperan dalam merumuskan teknik pengendalian yang tepat serta ramah lingkungan. Kajian ini  harus menjadi perhatian peneliti dan pemulia tanaman dalam pengembangan budidaya melon kedepannya.

Jelang Presidensi G20, Pelabuhan Gilimanuk Diperketat


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Presidensi KTT G20 di Nusa Dua Badung, Bali pada 15-16 November 2022 mendatang, Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana beserta jajarannya, Kamis (10/11) turut andil dengan melakukan pemantauan keamanan khususnya di wilayah Pelabuhan Gilimanuk yang menjadi gerbang pintu masuk Bali dari Pulau Jawa.

Seperti diketahui pengamanan pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk jelang H-6 pelaksanaan KTT G20 diperketat. Setiap orang yang hendak masuk Bali diwajibkan untuk melakukan validasi KTP dan melewati kamera pemindai wajah.

Petugas dari jajaran kepolisian yang berjaga di Pos 2 Gilimanuk dengan sigap mengarahkan seluruh pengendara sepeda motor maupun penumpang kendaraan roda empat. Mereka diminta untuk membuka masker saat melewati kamera pemindai wajah yang dipasang di pintu keluar pos pemeriksaan KTP dan validasi vaksin.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana saat ditemui disela-sela pemantauan di Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk mengatakan pengamanan  secara serentak dimulai pada Senin (7/11). Sebanyak 200 personil polri diterjunkan secara bergantian. Tidak hanya itu, pihaknya juga melibatkan petugas dari instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pemeriksaan identitas di Gilimanuk. 

“Sudah kami laksanakan mulai senin kemarin, 200 personil polri beserta petugas gabungan dari instansi terkait diterjunkan,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan kendaraan maupun barang, pihaknya juga menerjunkan personil K-9 dibantu dengan metal ditector dan mirror. “Personil K-9 juga diperbantukan dalam pemeriksaan, mudah-mudahan tidak ada hal-hal atau barang  yang berbahaya yang masuk ke Bali. Ini sebagai antisipasi kita,” terangnya.

Kepada masyarakat lanjut Kapolres dimohon pengertiannya karena saat ini pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk diperketat. “Mohon pengertiannya, ini demi kebaikan bersama. Terimakasih kepada masyarakat yang dengan tertib telah mengikuti tahapan pemeriksaan disini,” imbuhnya.

Selain di Pelabuhan Gilimanuk, pengetatan pengawasan juga dilakukan di 14 titik disepanjang pesisir Jembrana yang biasanya digunakan oleh kelompok nelayan tradisonal. Titik-titik itu disinyalir memungkinkan untuk digunakan oleh orang-orang atau pihak yang sengaja menghindari pemeriksaan petugas di Gilimanuk. 

“Ada 14 titik sepanjang pesisir pantai Jembrana  yang juga kami awasi dengan ketat. Kami juga sudah membuat sprint kegiatan rutin yg ditingkatkan untuk memonitor wilayah pesisir, termasuk memberikan edukasi kepada kelompok- kelompok nelayan untuk melaporkan setiap ada orang baru yang masuk kewilayah mereka,”tegasnya.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan kesuksesan penyelenggaraan Presidensi KTT G20 diperlukan peran dari berbagai pihak. "Kita bersama jajaran kepolisian disini tentu juga harus bersinergi dengan ikut melakukan pemantauan di Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk Bali bagian barat ini, demi terciptanya suasana yang kondusif menjelang pelaksanaan Presidensi G20 nanti,"pungkasnya.(hu)

Bupati Sedana Arta Terima Kunjungan Gubernur Ridwan Kamil di Kabupaten Bangli


BALIKINI.NET | BANGLI — Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Anggota DPRD Bangli I Gusti Nyoman Bagus Triyana Putra serta Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Bangli menerima kunjungan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada Kamis (10/11/22).

Kedatangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang sering disapa Kang Emil di Kabupaten Bangli, merupakan kunjungan balasan terhadap Pemerintah Kabupaten Bangli, yang mana sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bangli yang dipimpin langsung oleh Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, telah melaksanakan kunjungan ke Bandung, Jawa Barat beberapa Waktu lalu.

Bupati Sedana Arta menyambut baik kunjungan Gubernur Jawa Barat tersebut. Ia mengatakan bahwa kedatangan Gubernur Ridwan Kamil di Kabupaten Bangli adalah ingin melihat Bangli dengan segala potensinya, serta memberi saran bahwa Bangli harus dikembangkan beda dengan Kabupaten/ Kota yang lain."Ujarnya"

Sedana Arta menambahkan  hari ini Kang Emil meninjau beberapa lokasi yang berkaitan dengan kemungkinan Kang Emil akan mengajak beberapa kawan investor ke Bangli, terutama yang bergerak di bidang pendidikan dan juga resort yang mana penggunaannya adalah untuk para Ekspatriat yang bekerja di Bali, seperti yang sudah dikembangkan di Bandung, karena secara geografis dan cuaca sudah sangat mendukung. Seperti halnya Desa Cekeng, Alis Bintang dan desa Buungan yang mana lokasi tersebut sangat strategis untuk pengembangan pariwisata penunjang Desa Wisata Penglipuran. "Imbuhnya''.

"Mudah-mudahan dengan kunjungannya hari ini Kang Emil sudah lebih jelas lagi melihat potensi yang ada di Bangli, dan mudah- mudahan akan dilanjutkan dengan kunjungan- kunjungan berikutnya dari tim Kang Emil dalam pengembangan potensi yang ada di Kabupaten Bangli". "tutup Bupati asal Desa Sulahan tersebut".

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa dirinya sangat mencintai pulau Bali khususnya Kabupaten Bangli. Beberapa lokasi yang dikunjungi oleh Ridwan Kamil diantaranya, objek wisata kintamani dengan pemandangan gunung dan danau batur yang mempesona, tepatnya di Elago Restaurant, Desa Cekeng serta Desa Wisata Penglipuran. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan membawa investasi ke Bangli, investasin yang bersifat pendidikan dan inovasi, akan membangun semacam resort namun didalamnya ada orang-orang yang bekerja, yang belum banyak ada di pulau Bali. "Imbuhnya".

"Sebagai pribadi yang sangat mencintai Bali khususnya Kabupaten Bangli, saya akan menghubungkan kepada pihak investor agar bisa berinvestasi di Bangli, yang tujuannya  agar  Kabupaten Bangli ini menjadi lebih berkelas". "Tutup Ridwan Kamil"

Kamis, 10 November 2022

Dukung Ketertiban Jelang Presidensi G20, Desa Dauh Puri Kangin Data Penduduk Non Permanen


BALIKINI.NET | DENPASAR – Dukung ketertiban penyelenggaraan event akbar Presidensi G20 mendatang, Desa Dauh Puri Kangin melakukan pelaksanaan Pendataan Penduduk Non Permanen pada Rabu (8/10) malam. Setidaknya 44 orang penduduk non permanen tercatat dalam pendataan tersebut.

Dalam kegiatan yang dilakukan di Dusun Titih itu, hadir pula Camat Denpasar Barat Ida Bagus Purwanasara, Perbekel Desa Dauh Puri Kangin Ni Ketut Anggreni Wati, dan unsur terkait. 

Perbekel Desa Dauh Puri Kangin, Ni Ketut Anggreni Wati menyebut, pendataan penduduk non permanen ini ditujukan untuk mengetahui jumlah penduduk non permanen di wilayahnya serta untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan.

"Hasil pendataan kami didapat 44 orang warga pendatang. Kami mendata, dan juga kami lakukan himbauan kepada warga untuk bersama menjaga ketertiban terutama menjelang event G20," jelas Ketut Anggreni. 

Menurut Ketut Anggreni, pihaknya terus secara berkala melakukan pemantauan kepada warga di sana untuk menghindari ketidaknyamanan lingkungan.

"Kami mengantisipasi adanya gangguan. Jadi pendataan ini juga kami tujukan disamping untuk mengetahui penduduk yang tinggal di wilayah Desa Dauh Puri Kangin juga untuk mempersempit kemungkinan adanya gangguan keamanan lainnya," pungkasnya.

Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Pemaparan Final, Kompetisi CA Astra Tingkat Nasional


BALIKINI.NET | DENPASAR – Ketua Dekranasda Kota Denpasar yang juga Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara hadir langsung untuk memberikan dukungan pada pemaparan Final Kompetisi Corporate Affairs Astra Seluruh Indonesia, yang diikuti oleh Astra Daihatsu Cokro Denpasar, pada Kamis (10/11). Mengangkat tentang Kelompok Perajin Kain Perca (Lorakaca) binaan Dekranasda Kota Denpasar, Astra Daihatsu Cokro berhasil masuk dalam 10 besar kompetisi nasional.

Bertempat di Meeting Room Astra Daihatsu Cokro, Ny. Antari Jaya Negara turut didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.
Pada pemaparan yang dilakukan secara virtual itu, turut hadir pula Kadis Perindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari. 


Usai pemaparan, Ny. Antari Jaya  Negara mengatakan dukungan penuh kepada pihak Astra Daihatsu Cokro Denpasar agar dapat memenangkan kompetisi ini. 

"Materi yang diangkat Tim Astra Daihatsu Cokro, yakni tentang Lorakaca tentu suatu hal yang menggembirakan bagi kita. Seperti yang kita tahu, Lorakaca sendiri didirikan untuk memberdayakan secara ekonomi dan kemampuan para perajin kreatif yang ada di Kota Denpasar," tuturnya. 

Mengusung materi "Lorakaca Bangkitkan Kesejahteraan Perempuan, Kelola Sampah Perca Jadi Berdaya", Ny. Antari Jaya  Negara berharap sinergitas antara TP PKK Kota Denpasar dan Dekranasda Kota Denpasar dengan Astra Daihatsu Cokro dalam bentuk Corporate Social Responsbility (CSR) dapat terus berjalan sebagai upaya pengembangan Pilar Enterpreneurship yang diusung oleh pihak Astra Daihatsu. 

"Terima kasih untuk sinergitas selama ini. Astra Daihatsu Cokro telah banyak mendukung kami. Melalui pengembangan Pilar Enterprneurship Astra Daihatsu, saya berharap kedepannya sinergitas seperti ini dapat terus dikembangkan," kata Ny. Antari Jaya Negara. 

Pemaparan ini sendiri disampaikan oleh Personal and General Affairs (PGA) Astra Daihatsu Cokro, Putu Adi di hadapan para dewan juri secara virtual. 

"Di awal kompetisi ini kami sudah melakukan survey dan pendalaman mengenai Lorakaca, dimana memiliki Uniqe Value (nilai unik), yakni menggunakan bahan sisa limbah kain Endek lebih dari 80% dalam  1 produk. Sehingga, kami merasa dengan mengangkat Lorakaca ini kami merasa yakin dapat melaju ke babak  10 besar. Dan akhirnya, kami berkesempatan untuk memaparkan di presentasi final di hari ini," ucap Putu Adi.

 Putu Adi berharap, pihak Astra Daihatsu Cokro dapat melaju ke babak 3 besar. Untuk itu, dirinya memohon dukungan doa agar harapan tersebut dapat terwujud. 

"Jika lolos ke 3 besar, maka akan ada verifikasi lapangan oleh Tim Penilai. Untuk itu, kami mohon doa dan dukungan semangat," pungkasnya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved