-->

Sabtu, 12 November 2022

Walikota Jaya Negara Buka Parade Baleganjur Maha Bandana Prasadha Tahun 2022

BALIKINI.NET | DENPASAR — Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Maha Bandana Prasadha Tahun 2022 dengan memukul Gong Beri di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (11/11) dan akan berlangsung hingga Sabtu (12/11). 

Kegiatan yang dilaksanakan serangkaian Hari Puputan Badung dan Hari Pahlawan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menciptakan inovasi dan kreatifitas dalam mengisi kemerdekaan. 

 hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dan Panglingsir Puri se-Kota Denpasar. Turut hadir pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua Gatriwara Kota Denpasar, Ny. Purnawathi Ngurah Gede, Pimpinan OPD serta undangan lainya. 

Dikemas dengan beragam kegiatan, Maha Bandana Prasadha tahun ini diawali dengan Pementasan 120 Gender Wayang, dilanjutkan dengan Pementasan Kesenian Inagurasi Swadarmaning Ksatriya. Dimana, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turut meletakkan Keris Pusaka Puputan Badung sebagai simbol semangat yang tidak pernah surut dalam menjadikan Denpasar Maju dan Berbudaya. Sedangkan puncak acara turut menyajikan Parade Baleganjur Remaja Sekaa Sebunan se-Kota Denpasar yang diikuti oleh 11 Sekaa. 

Disela kegiatan, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Maha Bandana Prasadha ini merupakan momentum untuk mengenang dan mengingatkan kembali pada seluruh masyarakat Kota Denpasar. Hal ini utamanya nilai dan spirit perjuangan dari para pendahulu dalam mempertahankan tanah kelahiran kita ini. 

Lebih lanjut dijelaskan, semangat puputan merupakan sikap mendalam yang dijiwai oleh nilai luhur ksatria sejati, rela berkorban demi kedaulatan dan keutuhan negeri (nindihin gumi  lan swadharmaning negara) dalam membela kebenaran dan keadilan. Spirit inilah yang diperingati melalui kegiatan pagelaran seni budaya bertajuk “Maha Bandana Prasadha” dengan pelaksanaan Parade Baleganjur Remaja.  

“Kegiatan ini dilaksanakan guna memperingati heroisme serta spirit Puputan yang dimaknai sebagai perjuangan dalam menjaga kedaulatan, hal ini juga diharapkan menjadi inspirasi perjuangan masa kini, bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan inovasi dan kreatifitas, dalam hal ini bersinergi mewujudkan Denpasar Maju dengan spirit Vasudhaiva Khutumbakam,” ujarnya 

Jaya Negara berharap, pelaksanaan kegiatan ini dapat mengembangkan kreativitas dan aktivitas seni kreatif inovatif di kalangan generasi muda, sebagai penerus atau pewaris seni budaya yang tumbuh dan berkembang di jaman globalisasi.

“Kegiatan ini dikemas dengan Parade Baleganjur Sekaa Sebunan Remaja yang bertujuan sebagai ajang pembinaan dan pelestarian kesenian tradisional dalam rangka mewujudkan Kota Kreatif menuju Denpasar Maju, serta ajang ini juga  menjadi sarana evaluasi dari semua pembinaan sekaa Baleganjur yang ada di Kota Denpasar,” jelasnya

Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara didampingi Kabid Kesenian, I Wayan Narta menjelaskan, Parade Baleganjur Tingkat Remaja Se-Kota Denpasar ini dilaksanakan serangkaian Maha Bandana Prasadha Tahun 2022. Dimana, peserta yang merupakan sekaa Baleganjur sebunan tingkat desa dinas/adat dan atau/banjar se- Kota Denpasar ini menampilkan Seni Baleganjur dengan tema Kepahlawanan/Heroik dengan durasi  waktu  8 - 10 menit.  

Secara teknis Wayan Narta menambahkan, jumlah sekaa peserta parade tahun 2022 dibatasi hanya 11 sekaa dan masing-masing sekaa berjumlah sebanyak 30 orang terdiri atas, sebanyak 21 orang penabuh, 8 orang juru tegen dan 1 orang pembawa papan nama sekaa. Dimana, Sekaa yang tampil diberikan uang pembinaan sebesar Rp. 15 Juta dan bagi 4 peserta dengan penampilan terbaik akan diberikan tambahan uang penghargaan sebesar Rp. 8 Juta. 

“Kami tegaskan, mengingat ini adalah Parade Baleganjur Sekaa Sebunan, untuk peserta parade baik penabuh, juru tegen dan pembawa papan nama sekaa tidak diperbolehkan/diperkenankan meminjam dari luar desa,” tegasnya 

Dikatakannya, beberapa unsur menjadi dasar pengamatan meliputi pada kegiatan tahun ini. Yakni Teknik (gegedig dan tetekep), Ide dan Gagasan, Struktur meliputi komposisi (pangawit, pangawak, pangecet), Kreativitas (pengembangan musikalitas dan originalitas garapan) serta Penampilan (ekspresi, gerak dan tabuh) dan pemanfaatan ruang dan stage. 

“Garapan Baleganjur tetap mempertahankan struktur tabuh Baleganjur tradisi yang dikembangkan (dikreasikan) dan atraksi yang disesuaikan dengan tema dan judul garapan. Sentuhan inovasi menjadi tolak ukur kreativitas, pola struktur lagu dikemas dalam satu kesatuan yang utuh tidak terpisahkan,” jelasnya 

“Semoga dengan pelaksanaan Maha Bandana Prasadha yang dikemas dengan Parade Baleganjur Remaja ini dapat menjadi ajang pembinaan dan pelestarian kesenian trasidional dalam rangka mewujudkan Kota Kreatif menuju Denpasar Maju,” ujarnya. (Ags/Hps).

Jumat, 11 November 2022

Sebanyak 25 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Jumat (11/11) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 25 orang. Sementara itu, kasus positif  bertambah sebanyak 34 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.975 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.601 orang  (97,50 persen), meninggal dunia sebanyak 1.131 orang (2,06 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 243 orang (0,44 persen). 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai.

Kota Denpasar Jadi Tuan Rumah Pasar Rakyat "Berbelanja dan Berbagi"


BALIKINI.NET | DENPASAR — Mengusung tema "Berbelanja dan Berbagi", TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kota Denpasar menggelar Pasar Rakyat, di area parkir Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Jumat (11/11). Bertindak sebagai tuan rumah, Kota Denpasar menghadirkan setidaknya lebih dari 50 stand pameran yang menjajakan beragam produk unggulan dari Kelompok UP2K PKK Kota Denpasar, Kelompok KWT, UMKM, Bumdes, Pedagang Kuliner serta IKM binaan Dekranasda Kota Denpasar. 

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster dan Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara hadir langsung dalam kegiatan Pasar Rakyat yang dimulai sejak pagi hari itu.  

Dalam kesempatan itu, turut hadir Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Istri Wakil Wali Kota Denpasar sekaligus Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 


Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara  mengucapkan terima kasih karena TP PKK Kota Denpasar telah diberikan kesempatan untuk menggelar Pasar Rakyat ini. 

"Terima kasih kepada Ibu Putri Koster yang selama ini telah berkeliling ke seluruh Kabupaten di Bali, hingga saat ini giliran kami di Kota Denpasar. Aksi sosial yang selama ini dilakukan telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat di Bali," kata Ny. Antari Jaya Negara. 

Selain pameran stand, dalam kegiatan Pasar Rakyat ini menurut Ny. Antari Jaya Negara juga  dibagikan 100 paket bantuan  kepada masyarakat yang berasal dari 4 kecamatan di Kota Denpasar. 


"Sesuai dengan temanya Berbelanja dan Berbagi, maka hari ini juga  dibagikan paket bantuan kepada masyarakat penerima bantuan. Saya berharap, semoga apa yang diterima oleh masyarakat hari ini dapat bermanfaat," lanjutnya. 


Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster mengapresiasi pelaksanaan Pasar Rakyat kali ini. Dirinya berharap, melalui Pasar Rakyat ini para pelaku usaha dapat berdaya  ekonomi.

"Melalui Pasar Rakyat ini, para pelaku usaha yang berjualan di sini kita harapkan dapat mempromosikan produknya. Ngiring warga Kota Denpasar yang hadir di sini, mari kita belanja untuk memberdayakan usaha lokal para pelaku UMKM ini," ajak Ny. Putri Koster. 

Dirinya menambahkan, kegiatan Pasar Rakyat seperti akan terus berlanjut di tahun berikutnya sebagai aksi nyata program TP PKK Provinsi Bali yang akan bersinergi dengan TP PKK Kabupaten / Kota se Bali. 

Pasar Rakyat yang digelar sejak pagi ini, tampak dijubeli warga untuk berbelanja aneka barang dan makanan yang dijual.

Salah seorang pengunjung Pasar Rakyat, Restiana mengaku senang dengan penyelanggaraan Pasar Rakyat ini, karena dirinya dapat berbelanja beberapa kebutuhan pokok dan kuliner. 

"Pasar Rakyat ini telah memberi ruang bagi warga kota Denpasar untuk tahu ada produk unggulan UMKM yang bagus. Terima kasih, mudah mudahan Pasar Rakyat seperti ini akan diselenggarakan lagi kedepannya," pungkas Restiana.

Jaya Negara Buka Diskusi Hukum Permasalahan LPD, Wicara Atau Tindak Pidana


BALIKINI.NET | DENPASAR — Guna meningkatkan pemahaman dan sebagai bentuk pengembangan kompetensi Pengurus dan Pengawas LPD di Wilayah Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar mengadakan kegiatan seminar diskusi Hukum dengan topik "Permasalahan LPD Wicara atau Tindak Pidana, Jumat (11/11) di Ballroom Aston Hotel Convention Center Denpasar.

Kegiatan ini di buka langsung Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara di tandai dengan penyerahan kenang-kenangan kepada dua nara sumber, yakni Walikota Denpasar periode 2008-2021, IB. Rai Dharmawijaya Mantra, dan Dosen Hukum UNUD, I Dewa Gede Palguna.

Tampak hadir juga dalam kesemptan ini, Tim Penasehat  Hukum Pemkot Denpasar, Nyoman Gede Sudiantara (Punglik), Kepala Bank BPD Bali Kantor Cabang Utama Denpasar, Putu Dharmapatni, unsur Forkopinda Kota Denpasar, Pengurus LPD, Bendesa dan unsur terkait lainya.

Walikota Jaya Negara  mengatakan Masyarakat Bali dalam tatanan kehidupan sehari-harinya tidak pernah lepas dari adat dan budaya yang dilandasi filosofi Tri Hita Karana dan dijiwai oleh semangat gotong royong sagilik saguluk, paras paros sarpanaya. Berkembangnya kehidupan masyarakat adat di Bali mendasari  gagasan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra membentuk suatu Lembaga Keuangan yang bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat adat di Bali dengan dilandasi semangat untuk melestarikan kebudayaan.

Atas dasar tersebut pada tahun 1984 dibentuklah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai suatu Lembaga keuangan milik Desa Adat yang menjalankan fungsi pengelolaan Sumber Daya Keuangan milik Desa Adat dalam bentuk simpan pinjam dan keperluan pembiayaan kehidupan krama Desa Adat.

Hingga Tahun 2020 di Provinsi Bali tercatat sebanyak 1.308 LPD yang beroperasi di masing-masing Kabupaten/Kota di Bali. Keberadaan LPD di tengah masyarakat sebagai perwujudan konsep Pawongan dalam Tri Hita Karana yang mana mengatur tatanan hubungan antara sesama manusia dalam kehidupan sehari-hari membawa peran yang signifikan dalam peningkatan pembangunan masyarakat.

Ditengah berkembangnya LPD sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat adat di Bali, tidak menutup adanya problematika yang dihadapi oleh LPD. Mulai dari persoalan tata kelola LPD dari sisi profesionalitas, integritas dan tanggung jawab pengurus LPD, hingga menimbulkan permasalahan hukum yang dihadapi oleh Pengurus LPD.

Peran aktif Pemerintah untuk penguatan LPD dengan hadirnya Diskusi Hukum dengan tema Permasalahan LPD: Wicara atau Tindak Pidana” ini merupakan salah satu langkah awal dan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menyikapi persoalan yang dihadapi oleh LPD saat ini.

“Diskusi Hukum ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat maupun seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan LPD untuk dapat saling mencurahkan pikiran dalam menggali berbagai potensi penguatan kelembagaan LPD sejalan dengan Hakikat LPD sebagai Lembaga Keuangan berbasis Budaya,” ungkapnya.

Sementara Kabag Hukum Kota Denpasar, Komang Lestari Kesuma Dewi mengatakan sejalan dengan perkembangan LPD yang cukup pesat sebagai lembaga keuangan Desa Adat dalam menjalankan fungsi sosio kultural nya khususnya di sektor keuangan sebagai penggerak perekonomian masyarakat adat tentunya disamping membawa manfaat besar juga memiliki permasalahan yang dialami oleh LPD baik dari sisi pemahaman kelembagaan, tata kelola maupun profesionalitas pengurusan. Untuk itu kegiatan ini diinisisasi sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar kepada Desa Adat sebagai pemilik LPD dan kepada pengelola LPD untuk meningkatkan kualitas pengelolaan LPD secara menyeluruh.

Adapun Peserta kegiatan diskusi hukum ini berjumlah 150 (seratus lima puluh) orang) yang terdiri dari, Pengurus dan Pengawas LPD se Kota Denpasar, Jro Bendesa se Kota Denpasar, Bandesa Madya Majelis Desa Adat Kota Denpasar, LPLPD Provinsi Bali, BKS LPD Provinsi Bali, LPLPD Kota Denpasar, BKS LPD Kota Denpasar, Camat Se-Kota Denpasar, Forum Perbekel dan Lurah Kota Denpasar, Tim Penasehat Hukum, Tim Advokasi, Kelompok Ahli, Peserta yang melakukan permohonan untuk dapat hadir langsung dan Pemirsa yang mengikuti Live Streaming melalui Kanal Youtube Bagian Hukum Kota Denpasar. (ays)

Bupati Tamba Menyerahkan Bantuan Sembako ke Pasien Rawat Inap


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Guna memperingati hari Pahlawan dan hari Korpri, Bupati Jembrana I Nengah Tamba secara roadshow mengunjungi dan menyerahkan bantuan sembako kepada pasien rawat Inap kelas II dan III di Fasilitas Kesehatan Pemerintah, diantaranya RSUD Negara, Puskesmas I Pekutatan, Puskesmas I Mendoyo, Puskesmas II Jembrana, Puskesmas II Negara  dan di Puskesmas II Melaya, Jumat (11/11).  Bantuan yang disalurkan kepada pasien tersebut berupa paket sembako sebanyak 100 paket.

Dalam kesempatannya Bupati mengatakan bahwa paket sembako yang disalurkan itu merupakan paket sembako dari dinas sosial dan dinas kesehatan. 

“Hari ini kita berbagi, dari dinas Sosial Dan Dinas Kesehatan melakukan aksi sosial memberikan bantuan kepada pasien kelas III berupa sembako,” ujarnya

Bupati berharap, bantuan paket sembako tersebut dapat bermamfaat dan meringankan beban keluarga pasien yang sedang dirawat. Sembari berikan support, pihaknya juga berpesan agar kedepan pasien tetap menjaga kesehatannya. 

“Memberikan motifasi dan suport kepada pasien yang kita temui agar lekas sembuh tentunya serta  gimana kedepan agar tidak kembali lagi kerumah sakit,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menyampaikan, untuk jumlah penerima bantuan sembako penerimanya hanya untuk di kelas 2 dan 3 dengan jumlah 100 paket sembako. 

“Ini merupakan dalam rangka hari pahlawan dan Korpri jadi Bapak Bupati memberikan bantuan paket sembako kepada pasien di kelas 2 dan 3 di rumah sakit umum negara dan di puskesmas, Bantuan itu berupa beras, mie dan minyak goreng,” tandasnya. ( Komang)

Pelajari Mal Pelayanan Publik Hingga Penanganan Inflasi, Walikota Banjarmasin Kunjungi Pemkot Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina mengunjungi Kota Denpasar guna mencari masukan dan mempelajari  tentang berbagai hal, di antaranya mengenai strategi pengembangan pariwisata, penanganan inflasi dan pengelolaan mal pelayanan publik  yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam Kunjungan itu, Walikota Banjarmasin yang didampingi jajaran Forkopimda Banjarmasin diterima Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Forkopimda Kota Denpasar berserta OPD terkait di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Jumat (11/11). 

Ibnu Sina mengatakan, Kota Denpasar memiliki beragam objek wisata dan budaya yang menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara. Hal ini tentu bisa  menjadi referensi bagi Pemkot Banjarmasin untuk menarik wisatawan berkunjung ke daerah tersebut.

Ia mengaku kagum akan beragam inovasi dan penanganan permasalahan yang dilakukan Pemkot Denpasar khususnya dalam penanganan inflasi dan mal pelayanan publik. Sebagai kota metropolitan, Denpasar tentu memiliki beragam permasalahan terutama dalam  penanganan inflasi.

“Terkait dengan kunjungan ini, kami ingin mengetahui bagaimana Pemkot Denpasar menghadapi permasalahan inflasi di tengah permasalahan global belakangan ini,” katanya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, terkait dengan  pemulihan pariwisata pasca pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Denpasar tidak hanya berfokus pada objek wisata, melainkan juga melakukan pengembangan terhadap atraksi budaya dan masyarakat yang ada di sekitar kawasan pariwisata.

Selain itu, aspek kenyamanan dan pelayanan kesehatan menjadi fokus utama pada masa peralihan pandemi menuju endemi. “Segala persiapan telah kami lakukan untuk memulihkan citra dan kepercayaan wisatawan terhadap Bali termasuk Denpasar pasca pandemi Covid-19,” terang Jaya Negara.

Menyinggung penanganan inflasi pihaknya mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan seperti operasi pasar, pasar murah, bazar pangan hingga pengembangan petani serta pemberian subsidi. 

"Kita laksanakan berbagai langkah guna penangnan inflasi yang bekerjasama dengan forkopimda serta instansi terkait agar masyarakat mendapatakan harga bahan pokok lebih murah," ujarnya. 

TNI-Polri Gelar Geladi Pengamanan Tamu VVIP KTT G20 di Bali


BALIKINI.NET | BADUNG — TNI-Polri menggelar geladi utuh pasukan pengamanan VVIP di seluruh lokasi kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Pelaksanaan geladi ini dilakukan pada hari ini, Jumat (11/11/2022) dimulai dari Hotel Apurva Kempinskri Bali.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dalam geladi ini terdapat 42 rangkaian kegiatan yang disimulasikan pengawalan dan penyambutan para kepala negara mulai dari tiba di lokasi hingga berpindah lokasi.

"Hari ini dilaksanakan geladi secara utuh oleh pasukan pengamanan VVIP di seluruh lokasi kegiatan KTT G20," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya.

Dedi menuturkan, untuk lagi hingga siang hari, geladi dilakukan di Hotel Apurva Kempinski Bali. Lalu nanti dilanjutkan di Hutan Raya Mangrove Ngurah Rai dan selanjutnya di Garuda Wisnu Kencana atau GWK.

"Dalam geladi ini Menko Marvest Pak Luhut Binsar Pandjaitan meninjau langsung," ujarnya.

Dalam pelaksanaan KTT G20 di Bali, Dedi menuturkan Indonesia telah menyiapkan kendaraan listrik untuk mobilitas para peserta delegasi dan kepala negara. Ada sebanyak 962 mobil listri, 454 motor listrik dan 41 bus listrik.

"Karena nantinya pada perhelatan puncak KTT G20 tanggal 15-16 November, di kawasan Nusa Dua Bali hanya kendaraan listrik saja yang diperbolehkan untuk beroperasi," katanya.

Untuk itu, bagi para peserta dan juga media akan disediakan shuttle bus yang akan mengantar ke venue-venue kegiatan G20 di Nusa Dua Bali.

Menurut Dedi, penggunaan kendaraan listrik dalam KTT G20 di Bali adalah wujud komitmen Indonesia mendukung transisi energi menggunakan energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan.

"Selain kepala negara yang akan hadir dalam G20 nanti, sejumlah nama besar juga dikonfirmasi hadir dalam rangkaian kegiatan G20," katanya. (** )


Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta Dukung Komunitas Sepeda Onthel Tabanan Dalam Misinya Mengelilingi Bali


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Dalam rangka menyemarakkan Ulang Tahun Tabanan yang ke 529, Komunitas sepeda Onthel dari Kabupaten Tabanan berkeliling Bali dengan waktu yang ditargetkan selama 3 hari, dimulai sejak Kamis (10/11/2022) kemarin. 

Pada hari ini, Jumat (11/10/2022) sekitar jam 11 Siang, komunitas ini sudah sampai di Kabupaten Karangasem langsung menyambangi kantor Bupati Karangasem yang dimana disambut oleh Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta. Terpantau, di halaman depan kantor bupati sebanyak 10 orang anggota komunitas memarkirkan sepeda onthel lawasnya, sembari mereka membawa papan besar untuk ditandatangani perwakilan dari masing-masing Kabupaten. 

"Kami dari Komunitas OBL (Onthel Bajang Lawas) Karangasem mendampingi teman kami yang datang dari Tabanan ini. Kami dampingi dari awal start,  selama di Karangasem dan sampai nanti melepas di perbatasan. Sekarang mereka mau melewati wilayah Klungkung, setelah itu baru masuk wilayah Gianyar. Target finishnya mereka ke kantor Walikota Denpasar," Kata Pak Pepen salah satu anggota OBL yang mendampingi Komunitas Sepeda Onthel Tabanan selama di wilayah Karangasem. 

Sementara Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi serta mendukung penuh kegiatan positif komunitas tersebut. "Kami diminta membubuhkan tanda tangan sebagai tanda dukungan serta sebagai informasi bahwa mereka sudah sampai diwilayah Kabupaten Karangasem.  Saya kira ini sangat bagus sekali," Tandasnya. (Ami)

Penyebaran Virus Mosaik Ancam Budidaya Melon di Bali


BALIKINI.NET | BALI — Penyebaran virus mosaik menjadi ancaman dalam budidaya melon di Bali, apalagi penyebaran virus ini terdeteksi terjadi di seluruh kabupaten di Bali. Variasi gejala pada tanaman melon seperti mosaik, belang disertai keriting daun, penebalan tulang daun, dan kuning daun. Tanaman melon dengan gejala kerdil dan malformasi daun juga ditemukan di beberapa lokasi survei.

Penyebaran virus mosaik pada tanaman melon di Bali ini disampaikan oleh Dewa Gede Wiryangga Selangga saat mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka Program Studi Doktor (S3) Ilmu Pertanian , Universitas Udayana di Denpasar pada Jumat (11/11/2022).

“Tanaman melon dengan gejala kerdil dan malformasi daun juga ditemukan di beberapa lokasi survei. Tanaman yang terinfeksi virus pertumbuhannya tidak optimal, buahnya kecil, dan rasa buahnya kurang manis” kata  Dewa Gede Wiryangga Selangga

Suami dari Dr. Listihani, S.P., M.Si. ini mengungkapkan bahwa dalam satu tanaman sering ditemukan adanya infeksi lebih dari satu patogen, seperti tanaman kerdil disertai mosaik pada daun yang menyebabkan ukuran buah menjadi kecil. Infeksi satu patogen pada jenis tanaman yang sama dapat mengakibatkan gejala berbeda.

Menurut Dewa Gede Wiryangga, berdasarkan analisis sikuensing mengonfirmasi bahwa virus yang menginfeksi tanaman dengan gejala kuning adalah: Squash leaf curl virus (SLCV), Squash leaf curl China virus (SLCCNV), dan Squash leaf curl Philipina virus (SLCPHV). SLCV dan SLCCNV sudah lama menginfeksi tanaman Cucurbitaceae di Indonesia sejak tahun 2015 sampai sekarang. SLCPV baru pertama kali dilaporkan menginfeksi tanaman Cucurbitaceae di Indonesia dalam penelitian ini. SLCV, SLCCNV, dan SLCPV ditularkan secara efektif melalui kutukebul Bemisia tabaci (Hemiptera: Aleyrodidae) secara persisten sirkulatif nonpropagatif.

“SLCV dan SLCP mempunyai frekuensi yang paling tinggi menginfeksi pertanaman melon di daerah Denpasar, Badung, Buleleng, dan Jembrana dibandingkan dengan virus lainnya. Keberhasilan dalam identifikasi virus dominan pada tanaman melon yang ditularkan oleh kutukebul menunjukkan pentingnya pengamatan faktor-faktor yang berasosiasi terhadap epidemi virus tersebut” ujar ayah dari Dewa Ayu Nayaka Srikandi.

Dewa Gede Wiryangga menyebutkan produktivitas tanaman melon secara signifikan dipengaruhi oleh  persentase insidensi penyakit mosaik. Semakin berat tingkat kejadian penyakit, semakin rendah produksi buah melon. Penurunan hasil hingga 30.15% pada lahan dengan tingkat keparahan penyakit sebesar 61.8%.

Ia menambahkan ukuran dan kualitas hasil panen berpengaruh terhadap harga jual melon di pasaran. Jika hasil panen berukuran besar dan kualitas umbi baik tidak ada cacat fisik, maka harga jualnya pun tinggi. Harga jual melon di pasaran berkisar Rp 25 000 per kg, sedangkan harga jual dari petani rata-rata Rp 18 000 per Kg. 


Selain potensi kehilangan hasil, laporan PRSV-W sebagai OPTK A1 golongan 1 (Organisme Penggangu Tanaman Karantina yang belum pernah masuk dan dilaporkan di Indonesia dan tidak bisa dibebaskan dari media pembawa), dapat merevisi daftar OPTK yang ada pada Permentan No. 25 tahun 2020. Dampaknya dapat berimplikasi pada aktivitas ekspor dan impor benih serta bahan perbanyak tanaman melon.

Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P. sebagai Promotor menyampaikan bahwa kajian genetik terhadap PRSV-W dan virus melon lainnya sangat penting sebagai informasi dasar dalam perakitan varietas tahan dan berperan dalam merumuskan teknik pengendalian yang tepat serta ramah lingkungan. Kajian ini  harus menjadi perhatian peneliti dan pemulia tanaman dalam pengembangan budidaya melon kedepannya.

Jelang Presidensi G20, Pelabuhan Gilimanuk Diperketat


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Presidensi KTT G20 di Nusa Dua Badung, Bali pada 15-16 November 2022 mendatang, Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana beserta jajarannya, Kamis (10/11) turut andil dengan melakukan pemantauan keamanan khususnya di wilayah Pelabuhan Gilimanuk yang menjadi gerbang pintu masuk Bali dari Pulau Jawa.

Seperti diketahui pengamanan pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk jelang H-6 pelaksanaan KTT G20 diperketat. Setiap orang yang hendak masuk Bali diwajibkan untuk melakukan validasi KTP dan melewati kamera pemindai wajah.

Petugas dari jajaran kepolisian yang berjaga di Pos 2 Gilimanuk dengan sigap mengarahkan seluruh pengendara sepeda motor maupun penumpang kendaraan roda empat. Mereka diminta untuk membuka masker saat melewati kamera pemindai wajah yang dipasang di pintu keluar pos pemeriksaan KTP dan validasi vaksin.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana saat ditemui disela-sela pemantauan di Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk mengatakan pengamanan  secara serentak dimulai pada Senin (7/11). Sebanyak 200 personil polri diterjunkan secara bergantian. Tidak hanya itu, pihaknya juga melibatkan petugas dari instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pemeriksaan identitas di Gilimanuk. 

“Sudah kami laksanakan mulai senin kemarin, 200 personil polri beserta petugas gabungan dari instansi terkait diterjunkan,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan kendaraan maupun barang, pihaknya juga menerjunkan personil K-9 dibantu dengan metal ditector dan mirror. “Personil K-9 juga diperbantukan dalam pemeriksaan, mudah-mudahan tidak ada hal-hal atau barang  yang berbahaya yang masuk ke Bali. Ini sebagai antisipasi kita,” terangnya.

Kepada masyarakat lanjut Kapolres dimohon pengertiannya karena saat ini pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk diperketat. “Mohon pengertiannya, ini demi kebaikan bersama. Terimakasih kepada masyarakat yang dengan tertib telah mengikuti tahapan pemeriksaan disini,” imbuhnya.

Selain di Pelabuhan Gilimanuk, pengetatan pengawasan juga dilakukan di 14 titik disepanjang pesisir Jembrana yang biasanya digunakan oleh kelompok nelayan tradisonal. Titik-titik itu disinyalir memungkinkan untuk digunakan oleh orang-orang atau pihak yang sengaja menghindari pemeriksaan petugas di Gilimanuk. 

“Ada 14 titik sepanjang pesisir pantai Jembrana  yang juga kami awasi dengan ketat. Kami juga sudah membuat sprint kegiatan rutin yg ditingkatkan untuk memonitor wilayah pesisir, termasuk memberikan edukasi kepada kelompok- kelompok nelayan untuk melaporkan setiap ada orang baru yang masuk kewilayah mereka,”tegasnya.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan kesuksesan penyelenggaraan Presidensi KTT G20 diperlukan peran dari berbagai pihak. "Kita bersama jajaran kepolisian disini tentu juga harus bersinergi dengan ikut melakukan pemantauan di Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk Bali bagian barat ini, demi terciptanya suasana yang kondusif menjelang pelaksanaan Presidensi G20 nanti,"pungkasnya.(hu)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved