-->

Sabtu, 24 Desember 2022

Menyapa dan Berbagi", Ny. Putri Koster Sambangi Dua Kecamatan di Kabupaten Tabanan

Titip Pesan Untuk Senantiasa Menjaga Orang Tua Selain Menjaga Anak-Anaknya


Tabanan , Bali Kini -
Setelah minggu lalu mengunjungi warga Nusa Penida, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali, Direktur Rumah Sakit Mata Bali Mandara dan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali di penghujung tahun 2022 beliau melanjutkan kunjungan kerjanya yang dirangkai dalam "Menyapa dan Berbagi" di Kabupaten Tabanan, Sabtu (24/12).


Dua lokasi yang dikunjungi kali ini adalah Desa Angseri Kecamatan Baturiti dan Desa Buruan Kecamatan Penebel. Kunjungan kerja ini adalah salah satu program aksi sosial yang digerakkan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sebagai perpanjangan tangan Tim Penggerak PKK Pusat yang kemudian diteruskan secara sinergi bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa hingga Banjar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sekaligus memastikan kondisi masyarakat di lapangan terutama yang lanjut usia, bayi dan anak-anak, ibu hamil dan difabel dalam keadaan sehat. Kegiatan ini selain diisi dengan sosialisasi, bercengkerama langsung dengan warga juga dilengkapi dengan penyaluran bantuan sosial masing masing kepada ibu hamil, bayi atau anak gizi buruk, penyandang difabel, lanjut usia dan kader PKK.


Bantuan sosial yang diserahkan kepada masing-masing orang yang berhak menerima adalah 20 Kg beras, 1 krat telur, 2 liter minyak goreng dan susu. Disamping itu juga diserahkan 100 pohon tanaman durian, manggis, cempaka dan sandat serta 300 bibit pohon cabai. Selain pejabat Provinsi yang mendampingi, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali juga didampingi oleh segenap jajaran OPD Kabupaten Tabanan terkait.


Pada kesempatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menitipkan pesan kepada orangtua agar menjaga putra-putri mereka agar tumbuh sehat dengan tingkat kematangan dan kecerdasan yang baik. "Mari kita kawal pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita agar jangan sampai kekurangan vitamin dan gizi di masa pertumbuhan emas mereka,” ujarnya 


Lebih lanjut, Ny. Putri Koster menambahkan agar orang tua mengawasi aktivitas anak-anaknya agar membatasi penggunaan handphone, terutama bagi anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun. "Penggunaan handphone sejak dini akan mempengaruhi perkembangan mental mereka, yang kita takutkan adalah mereka mencerna informasi menjerumuskan dan mendapat  pengaruh buruk dari perkembangan teknologi informasi yang tidak terkendali (apabila diluar pengawasan,red). Mari kita buatkan pola dan pemahaman bahwa handphone adalah alat komunikasi yang hanya boleh di pegang oleh orang tua atau orang dewasa. Selain itu radiasi sinar ultraviolet pada handphone akan sangat cepat merusak mata anak-anak, dan memberikan dampak buruk pada kesehatan jari-jari tangan mereka,” tegas Ny. Putri Koster.


Kunjungan kerja yang dilakukan di penghujung tahun ini juga digunakan untuk menyampaikan kepada para kader PKK untuk menyampaikan sekaligus meneruskan informasi terhadap warga lingkungannya, agar  turut mensosialisasikan kepada anak-anaknya terutama yang perempuan untuk tidak menikah di usia dini (belum matang) karena organ tubuh khususnya rahim yang belum kuat akan mengganggu pertumbuhan janin. Hal ini akan menyebabkan janin terganggu dan berpotensi lahir kurang sempurna.


Selain terkait bayi, remaja dan ibu hamil, Ny. Putri Koster juga menanamkan kesadaran bagi yang masih memiliki orang tua, agar orang tua mereka dijaga dengan baik layaknya saat mereka menjaga dan merawat kita hingga seperti saat ini, membesarkan dan mendidik kita dari kecil. Saya meminta kepada semuanya agar tidak memiliki pemikiran untuk menitipkan orang tua kita di panti jompo. Dan mengabdilah semasih orang tua kita ada di dunia,” tegas Ny. Putri Koster. [pro]

Jembrana Gelar Fashion Show Tenun Bali


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Serangkaian peringatan  hari ibu ke-94, Dekranasda kabupaten Jembrana yang diketuai Ny. Candrawati Tamba menggelar Lomba Fashion Show yang diikuti 51 peserta yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Jembrana serta instasi perbankan, Jumat (23/12) di Sentra Tenun Jembrana.

Lomba sekaligus bentuk pelestarian tenun tradisional Jembrana. Sengaja digelar di Sentra Tenun yang baru saja diresmikan.
tempat ini dipusatkan Pemkab Jembrana sebagai pusat pelestarian dan pengembangan tenun tradisional Jembrana yang sekaligus sebagai pusat oleh - oleh kabupaten Jembrana.

Penampilan 51 peserta yang beradu kemampuan berjalan diatas catwalk memamerkan busana tenun khas Jembrana itu sukses mengundang perhatian pengunjung Sentra Tenun selain tentunya didukung suporter dari OPD masing masing. Termasuk disaksikan langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Wabup Patriana Krisna, jajaran Forkopimda serta pimpinan OPD.

Adapun kriteria dalam perlomban fashion show tersebut mulai dari kreasi pakaian, keselarasan, penguasaan panggung serta make up. Penampilan seluruh peserta dinilai langsung oleh 3 dewan juri yang telah berkompeten dibidangnya.

Ketua Dekranasda Jembrana Ny. Candrawati Tamba yang juga turut mengisi pagelaran fashion show mengatakan lomba Fashion Show diselenggarakan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberadaan dan pelestarian produk kearifan lokal Bali, khususnya Tenun Tradisional Jembrana. "Disamping itu melalui ajang ini kami berharap akan lahir desainer dan peraga busana Jembrana yang berkualitas,"ujarnya.

Dengan keberadaan Sentra Tenun ini menurutnya sangat positif dalam mendukung pelestarian tenun tradisional khas Jembrana terlebih dengan diselenggarakannya lomba fashion show. "Mari kita manfaatkan ajang ini untuk menggali dan mengembangkan potensi diri guna memberikan yang terbak bagi kemajuan pembangunan di kabupaten Jembrana, guna mewujudkan Jembrana Emas Tahun 2026,"pungkasnya.

Safari Natal, Bupati Tamba : Momentum Merajut Kebahagiaan


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sehari menjelang perayaan Natal atau tepatnya di malam Misa Natal, Bupati I Nengah Tamba bersama jajaran Forkopimda melaksanakan pemantauan ke sejumlah gereja yang ada di Kabupaten Jembrana, Sabtu (24/12).

Rangkaian pemantauan perayaan Natal 2022 di mulai dari gereja yang terletak ujung timur Kabupaten Jembrana yakni Gereja Maria Ratu Gumbrih, kemudian GK II Mendoyo, berlanjut Gereja Katolik Paroki Santo Petrus Negara, GKBP desa Blimbingsari, Gereja Hati Kudus Palasari dan yang terakhir GKPB Jemaat Agape Gilimanuk.

Bupati Tamba menuturkan kegiatan ini rutin dilaksanakan, setiap tahunnya. Mengunjungi saudara-saudara umat kristiani, memastikan kelancaran ibadahnya dan yang terpenting ikut berbahagia atas perayaan Natal tahun ini.

"Kita bersama segenap jajaran Forkopimda senantiasa merajut tali kasih, cinta kasih, dan rasa bahagia bersama-sama," tuturnya

Lebih lanjut, kata Bupati, di Jembrana tidak ada yang saling membedakan, semuanya rukun dan komunikasi selalu terjalin dengan baik.

"Hal itu yang terus kita bangun di Jembrana, khususnya melalui momentum perayaan natal ini," ucapnya.

Jalinan yang baik ini, terang Tamba juga sebagai pondasi awal kita dalam menyambut tahun 2023 dan menyongsong Jembrana Emas 2026.

"Diharapkan tahun depan apapun itu harus lebih baik lagi untuk kabupaten Jembrana. Sekali lagi atas nama pemerintah daerah Jembrana, selamat hari raya Natal dan Tahun baru 2023, semoga membawa berkah untuk kita semua," pintanya.

Sebagai bentul tali kasih ucapan natal, dimasing-masing gereja, Bupati menyerahkan bingkisan yang diterima pastur (pimpinan agama dilingkungan gereja katolik) dan pendeta (pimpinan agama dilingkungan gereja protestan).

Dari pantauan dilokasi ,misa malam natal berjalan dengan lancar dan aman. Kendati demikian, sejumlah  personel kepolisian tetap disiagakan di Gereja guna mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan kewaspadaan.

Turut hadir, Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi, Kapolres AKBP. I Dewa Gede Juliana, Dandim 1617 Jembrana Letkol. Inf Teguh Dwi Raharja, Sekda I Made Budiasa, serta perangkat OPD lainnya. 

Upacara Melaspas Pelabuhan Sanur, Walikota Jaya Negara Mendem Pedagingan Di Padmasana Pelabuhan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pasca selesainya  pembangunan dan mulai beroperasinya Pelabuhan Sanur, digelar upacara Karya Mulang Dasar, Mendem Pedagingan, Mecaru, Melaspas dan Mulang Pakelem bertepatan pada Saniscara Wage Julungwangi, Sabtu (24/12).    
                                   
Rangkaian prosesi upacara dipuput oleh dua Sulinggih yakni Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Santa Chita Griya Budha Jadi Tabanan dan Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, Griya Wanasari,Sanur.                                          
Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara secara langsung mengikuti salah satu prosesi upacara yaitu Mendem Pedagingan di area Padmasana Pelabuhan Sanur.   
                                        
Dalam kesempatan itu juga turut hadir Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Arif Toha Tjahjagama, Kepala KSOP Benoa, Ridwan Chaniago, stakeholder terkait serta undangan lainnya.  
                                
Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan keberadaan Pelabuhan Sanur sangat strategis sebagai daya dukung pengembangan pariwisata di Bali, khususnya Kota Denpasar. Selain juga sebagai pendukung konektifitas masyarakat dalam hal transportasi terpadu. "Kota Denpasar sebagai kota berbudaya, menyikapi beroperasinya Pelabuhan Sanur dengan baik secara nyata juga perlu didukung dengan harmonisasi antara Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana. 

“Sradha Bhakti para penanggungjawab pembangunan Pelabuhan Sanur baik Pemerintah dan stakeholder lainnya tercermin dalam aktivitas Yadnya secara gotong royong. Ini menunjukkan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (gotong – royong) telah dijalankan secara nyata dalam pembangunan dan pengoperasian Pelabuhan Sanur dan semoga hal baik akan selalu menyertai,” ujar Jaya Negara.    
                                    
Sementara Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Arif Toha Tjahjagama didampingi Kepala KSOP Benoa, Ridwan Chaniago mengatakan keberadaan Pelabuhan Sanur sebagai pendukung konektifitas masyarakat dalam bertransportasi terpadu sangat lekat dengan unsur kebudayaan Bali. Dapat dilihat mulai dari segi filosofi dan bentuk arsitektur  bangunan. "Untuk itulah upacara Yadnya yang dilakukan di Pelabuhan Sanur kali ini diharapkan dapat memberikan juga energi positif  secara spiritual yang dapat semakin mendukung tujuan baik dari pembangunan Pelabuhan Sanur. Semoga manfaatnya semakin dapat dirasakan bagi pariwisata dan masyarakat di Bali, khususnya di Kota Denpasar," ujarnya.

Bissu, pendeta “multi-gender” di Indonesia di ambang kepunahan

 


Bissu, pendeta “multi-gender” di Indonesia di ambang kepunahan


Usai subuh di sebuah daerah di Sulawesi Selatan, seorang pendeta non-biner yang dikenal sebagai Bissu, berjalan tanpa alas kaki untuk melakukan ritual tahunan Mappalili. Ini menandai dimulainya musim tanam di Sulawesi, dimana komunitas Bissu -yang tidak jelas apakah ia bergender perempuan atau laki itu- kini berjuang melawan kepunahan. Jumlah Bissu yang ada sekarang tinggal kurang dari 40 di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan itu, menurut para antropolog, aktif mengambil peran adat seperti sebagai dukun untuk mencegah tradisi ini hilang.

Walikota Jaya Negara Lepas Jalan Santai Serangkaian HUT ke-102 RSUD. Wangaya


BALIKINI.NET | DENPASAR — Peringatan Hut Ke-102 Tahun RSUD. Wangaya Kota Denpasar  berlangsung dengan berbagai kegiatan. Pada Sabtu (24/12) gelaran jalan santai berlangsung memeriahkan Hut tahun ini yang dilepas Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpsar Ida Bagus Alit Wiradana ditandai dengan pelepasan burung dan pengibaran bendera start. 

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana dan Direktur RSUD. Wangaya dr. A.A Made Widiasa. 

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara mengharapkan RSUD. Wangaya dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terlebih saat ini dengan kecepatan informasi dan layanan dapat menjadi dorongan RSUD. Wangaya untuk meningkatkan pelayanan. 

Ia juga memberikan apresiasi kepada semua tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Wangaya. 

“Saya sangat bangga bahwa spirit sewaka dharma dan Vasudhaiva Kutumbakam sudah menjadi budaya bagi kita untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya berdoa semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat.  Dirgahayu RSUD Wangaya Kota Denpasar ke-102 dan selamat Tahun Baru 2023, harus menjadi harapan dan semangat baru,” imbuhnya

Sementara Direktur RSUD. Wangaya, dr. A.A Made Widiasa menyampaikan perayaan Hut ke-102 tahun RSUD. Wangaya digelar dengan berbagai kegiatan. Kegiatan diawali pada 8 Desember lalu dengan kegiatan Tirtayatra, kunjungan tali kasih, donor darah, kegiatan olahraga yakni lomba bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, seminar kesehatan.
 "Hari sabtu ini kita menggelar jalan santai dengan melibatkan seluruh unsur RSUD. Wangaya untuk meningkatkan keakraban diantara pegawai," ujarnya. 

Puncak Hut RSUD. Wangaya akan digelar pada  6 Januari 2023  yang dipusatkan di lapangan Tenis RSUD. Wangaya. Ia berharap semoga dengan bertambahnya usia RSUD. Wangaya dapat terus mampu mengikuti perkembangan teknologi serta perubahan di masyarakat dalam meningkatkan pelayanan.

Bupati Tamba Buka Rakor dan Diklat Guru Al-Qur'an


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sebanyak 48 orang guru Al-Qur'an dari Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang diselenggarakan selama dua hari yaitu 24 dan 25 Desember 2022.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba di Masjid Besar Baitul Amiin, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Sabtu (24/12/2022).

Bupati Tamba mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan tersebut, Ia yakin melalui pendidikan agama yang baik akan melahirkan generasi yang memiliki toleransi dan tanggung jawab yang tinggi.

"Saya menyambut baik acara ini. Saya selalu katakan dimanapun saya bicara, saya mau bekerja dengan orang yang ibadahnya bagus. Kalau sudah ibadahnya bagus, pasti bagus juga dalam bekerja dan bertanggung jawab," ucapnya.

Pihaknya pun menitip pesan kepada semua Guru Al-Quran supaya mendidikan generasi penerus agar memiliki karakter yang baik. Mampu menjaga kerukunan dalam hidup bermasyarakat yang penuh dengan keberagaman.

"Saya ingin dalam hal mendidik anak-anak kita dalam hidup berdampingan di Indonesia, ruang lingkup pelajaran harus mengacu pada budi pekerti, gotong royong, taat beribadah dan saling menghargai karena dalam hidup kita harus saling bekerja sama dan rukun, karena tanpa kerukunan hidup tidak akan bahagia," harap Bupati Tamba.

Ia pun mengatakan menjadi seorang pendidik tidak hanya bertugas memberikan pendidikan saja. Namun juga harus menjadi teladan baik dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.

"Untuk saudara-saudara saya yang menjadi panutan, menjadi guru itu tidak gampang. Menjadi guru itu harus baik di sekolah, baik di rumah dan baik di masyarakat," tuturnya.

Sementara Ketua Panitia Kegiatan Rakor dan Diklat Guru Al-Qur'an, Husnul Hotimah mengungkapkan pelaksanaan Rakor dan Diklat bagi Guru Al-Qur'an guna memberikan arahkan kepada semua guru ngaji agar mampu menyiapkan generasi yang tidak hanya pintar dalam pendidikan akademik namun juga memiliki karakter yang baik dan ketaqwaan yang tinggi. 

"Diadakannya Diklat bagi guru ngaji, di samping untuk menyambut Jembrana Emas 2026, jadi yang kita persiapkan bukan fisik saja, tetapi juga guru ngajinya agar tepat mendidik sehingga siap lahir dan bathinnya," pungkasnya.

Tekan Inflasi, Pemkot Denpasar Manfaatkan Bekas Pasar Loak Sebagai Lahan Perkebunan Perkotaan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemkot Denpasar terus berupaya untuk  mengendalikan inflasi salah satunya dengan memanfaatkan lahan pertanian perkotaan di lahan ex Pasar Loak, Kelurahan Pemecutan, Sabtu (24/12). 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Ketua TP PKK, Sagung Antari Jaya Negara dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menyerahkan bantuan bibit cabai dan melakukan panen bersama kelompok pengelola dan pemanfaatan fasilitas lahan pertanian perkotaan. 

Wawali, Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan pemanfaatan lahan pertanian perkotaan merupakan bentuk komitmen nyata Pemkot Denpasar untuk mewujudkan ketahanan pangan. Terciptanya ketahanan pangan akan menciptakan inflasi yang terkendali. 

“ Pemanfaatan lahan ini sebagai gerakan kita bersama dalam upaya menekan laju inflasi, setidaknya kegiatan ini dapat meringankan beban perekonomian dan juga mendukung gerakan ketahanan pangan di Kota Denpasar,” ujarnya 

Sementara itu, Lurah Pemecutan, Ida Bagus Agung Upawana Manuaba menyampaikan pada lahan tersebut sudah ditanam Cabai, Bayan, Terong, Tomat, Pisang dan Kolam Lele. Jenis tanaman ini ditanam karena menjadi salah satu penyebab inflasi Volatile Food. 

“Sesuai arahan Bapak Walikota terkait inflasi ini, kami berupaya untuk memanfaatkan lahan kosong ini untuk ditanami aneka sayuran dan juga cabai. Jadi nantinya hasilnya kita harapkan juga bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat,” kata IB Agung Upawana.

Angin melanda wilayah Karangasem, selain menimbulkan pohon tumbang juga berdampak kebakaran gudang


 Karangasem, Bali Kini -
Angin kencang sudah sejak kemarin berhembus di wilayah Karangasem, hal ini bahkan sampai picu kebakaran di salah Satu Gudang Sumil milik warga. Menurut Komang Adi Saputra (46) pemilik Gudang terbakar di Banjar Dinas Hyang Api Desa Muncan Kecamatan Selat, Karangasem, memang kebakaran tersebut dipicu angin. Dimana saat itu ia tengah membakar sisa kayu, yang memang rutin setiap hari dilakukan. Namun sayangnya usai pembakaran, ketika api sudah surut dan disangka sudah mati, namun malah membesar akibat sisa kayu pembakaran yang tertiup angin kencang. 


Kebakaran hebat kemudian terjadi pada pada Sabtu (24/12/2022) pagi buta yakni sekitar pukul 04.00 Wita. Api hampir memberangus seluruh bangunan Gudang Sunil yang isinya kayu tersebut hingga ia harus menanggung kerugian mencapai Rp. 80.0000.000,- 


Ia menceritakan jika ia baru mendapat informasi jika Gudangnya terbakar dari sepupunya yang saat itu hendak pergi ke pasar. Saat melintas di depan lokasi gudang kayu miliknya, sepupu Adi melihat api sudah berkobar melalap bangunan gudang tersebut,kemudian sepupu Adi menghubunginya lewat telepon.


"Begitu menerima telepon saya langsung menuju lokasi, saat tiba semuanya sudah ludes. Tapi ada beberapa kayu yang berhasil diselamatkan oleh warga," kata Komang Adi. 


Warga yang mengetahui peristiwa tersebut berbondong-bondong mencoba menyelamatkan barang yang dapat diselamatkan. Sayangnya, hanya beberapa kayu yang selamat, dan mesin pemotong kayu ikut hangus terlalap api. "Seandainya kejadian tersebut terlambat diketahui, kemungkinan seluruh kayu di gudang saya itu tak ada yang tersisa. Saya lihat warga memang sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadadanya," Tandasnya. Karena kejadian ini, untuk sementara dirinya tidak dapat bekerja. Padahal, ini merupakan mata pencahariannya satu-satunya. 


Sementara, petugas pemadam Kebakaran lantas segera bergegas menjinakkan api yang memberangus bangunan seluas 8x3 meter tersebut. "Kami memberangkatkan 4 orang personel dan menggunakan air sebanyak 4.000 liter untuk memadamkan api," Kata Kepala Dinas Pemadam kebakaran Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah. [lp]

Wakil Bupati Bangli Menuang ECO Enzime Di Danau Batur


BALIKINI.NET | BANGLI — Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar menghadiri acara pelestarian lingkungan dengan pelaksanaan penuangan Eko- Enzime di Danau Batur, Jumat, 23/12/22. Dalam kesempatan itu hadir pula Anggota DPR RI I Nyoman Parta, Perwakilan dari beberapa kementrian terkait, serta Dinas Provinsi dan Kabupaten terkait di pemerintah Kabupaten Bangli.

Panitia penggiat lingkungan I Wayan Puja menyampaikan kami selaku pemerhati lingkungan sangat menginginkan danau batur ini tidak tercemar, sehingga air danau menjadi bersih, karena air danau ini sebagai tumpuan masyarakat Bali secara umum, maka dengan bersihnya air danau ini Kesehatan masyarakat yang mempergunakan air akan terjamin. Kami dari pemerhati lingkungan melaksanakan kegiatan penuangan Eco-Enzime di danau batur bertujuan untuk menetralkan air sehingga air menjadi bersih. 

Mari kita Bersama-sama menjaga alam dengan baik sehingga pencemaran danau bisa berkurang. Dengan adanya cairan Eco-Enzime yang pengolahannya sangat mudah tanpa menggunakan bahan kimia cocok digunakan sebagai penetral air sehingga air danau menjadi bersih.  

Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar mengucapkan trimakasi kepada Eco-Enzime For Lake Batur yang sudah mau ikut menjaga kebersihan air danau kita, dengan melaksanakan kegiatan penuangan Eco-Enzime, ini maka pencemaran air danau akan berkurang, kegiatan seperti ini harus selalu kita gemakan karena seperti yang kita ketahui Kabupaten Bangli adalah Kabupaten yang memiliki danau terluas di Bali yang terletak di Kintamani, bahkan danau ini menjadi tumpuan utama secara alami sebagai cadangan air di Bali, maka mari kita Bersama -sama menjaga kebersihan dan kelestarian danau kita dari berbagai ancaman pencemaran lingkungan, kami dari pemerintah Kabupaten Bangli telah melakukan berbagai upaya dalam melestarikan danau batur seperti halnya penanganan gulma, eceng gondok, penertiban keramba jarring apung, penanganan sampah dan air limbah ke danau ujar Wayan Diar.

Wayan Diar juga menambahkan bahwa Eco-Enzyme merupakan cairan organic dengan sejuta manfaat yang terbuat dari sisa organik seperti buah-buahan, dan sayuran yang dicampur dengan gula merah atau molase dengan komposisi yang cukup. Fungsi eco-Enzyme yakni untuk meningkatkan kualitas air serta akan melepaskan gas ozon yang fungsinya dapat mengurangi karbondioksida memperangkap panas di awan, sehingga akan mengurangi efek rumah kaca sebut Diar.

Wakil Bupati asl Desa Belantih Kintamani ini pun menambahkan bahwa tujuan penuangan eco-enzime di danau batur ini untuk merawat sumber mata air secara bergotong royong, karena eco-enzime bisa dibuat dari bahan yang tidak berguna tapi manfaatnya sangat luarbiasa tegas Wayan Diar.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved