-->

Selasa, 21 Februari 2023

Dukung UMKM, Wakasal Apresiasi Keberadaan Sentra Tenun Jembrana.


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Bupati I Nengah Tamba didampingi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho menyambut kedatangan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono dalam rangka kunjungan ke INAP 2 Desa Pengambengan, Selasa (21/2).

Usai di INAP 2, rombongan Wakasal mengunjungi Sentra Tenun Kabupaten Jembrana.
Disana (Sentra Tenun) Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono diajak untuk melihat hasil karya UMKM Jembrana, berupa kerajinan-kerajinan, camilan-camilan khas Jembrana, termasuk kain endek dengan berbagai jenis olahannya berupa baju, sepatu dan tas.

Ia sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Bapak Bupati Jembrana sebagai bentuk dukungan pemerintah dari keberadaan UMKM.

" Saya kira ini ide yang sangat cemerlang bagaimana kita bisa mempersatukan dan menampung ide ide kreatif di masyarakat para pelaku UMKM untuk bisa dibantu  pemasarannya," ungkapnya.

Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono pun mengatakan ingin berkolaborasi dengan UMKM Jembrana pada event yang di buat Angkatan Laut.

" Saya siap membantu memasarkan produk UMKM Jembrana ini, salah satunya dengan mengajak UMK Jembrana mengikuti pameran seperti Jawa Fair Angkatan Laut di Jakarta. Sehingga Produk UMKM Jembrana bisa lebih dikenal masyarakat Luas," ucapnya.

Dilain sisi Bupati Jembrana merasa bangga atas kunjungan dari Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono ke Kabupaten Jembrana yang tentu menambah daftar deretan pejabat negara datang ke Kabupaten Jembrana.

"Terimakasi atas kunjunganya ke sentra tenun, Pak Wakasal menjadi Pejabat Negara yang kesekian hadir ke Kabupaten Jembrana, khususnya di Sentra Tenun Jembrana, tentu ini menjadi kebanggaan bagi  Jembrana semakin dikenal luas," Ujar Bupati Tamba. ( Komang)

Tekan DBD, Lingkungan Taman Sekar Kelurahan Padangsambian di Fogging Fokus


BALIKINI.NET | DENPASAR — Menekan kasus DBD semakin meluas,  Dinas Kesehatan Kota Denpasar  melaksanakan Fogging Fokus   di Lingkungan Taman Sekar Kelurahan Padangsambian  Selasa (21/2). Hal ini disampaikan Lurah Padangsambian I Ketut Alit Artika.

Menurutnya, foggibg fokus ini dilaksanakan di lingkungan Taman Sekar karena ada satu warga  terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).  Sesuai dengan syarat  fogging dilaksanaman di radius 100 meter persegi dari rumah korban.  "Untuk menekan kasus maka perlu dilaksanakan fogging fokus. Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Denpasar ," ungkap  Artika.

Lebih lanjut Artika mengatakan dalam menekan kasus pihak Kelurahan secara intensif juga melakukan upaya dalam hal pencegahan merebaknya DBD ini.  Yakni secara intensif terus melaksanakan PSN dan memberikan edukasi serta arahan ke warga terkait dengan gerakan 3M plus.Seperti menguras dan menutup rapat tempat penampungan air, juga mendaur ulang barang bekas penampungan air

Tidak hanya itu peran serta masyarakat, menurutnya sangat diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran kasus DBD ini. Karena dalam langkah pemutusan siklus hidup nyamuk, semua kalangan masyarakat dapat berperan aktif.

Untuk itu pihaknya  tidak bosan untuk terus menghimbau pada warga, agar dapat berperan aktif dan bersama sama dalam upaya menekan penyebaran kasus DBD ini.

Menurutnya  peningkatan kasus ini disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu kadang hujan dan kadang panas.Hal ini menyebabkan banyak air tergenang di tempat penampungan dan menjadi habitat perkembangbiakan nyamuk. Bahkan penularannya sangat cepat, misal ada kasus dan darah penderita dihisap nyamuk penyebab DBD maka akan cepat menular.

Terkait langkah antisipasi penyebaran DBD ini Artika mengaku diperlukan peran serta masyarakat. Hal tersebut karena pencegahan DBD tak akan bisa dilakukan apabila hanya dengan mengandalkan fogging. "Langkah yang bisa dilakukan sangat simpel, cukup gerakan 3M atau Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) itu paling efektif efisien," jelasnya. 

Walikota Jaya Negara Apresiasi 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru


BALIKINI.NET | DENPASAR — Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati melaksanakan Kunjunga Kerja (Kunker) di Kota Denpasar. Kedatangan orang nomor satu di Pemprov Bali ini disambut hangat jajaran Pemerintah Kota Denpasar yang dipimpin Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Selasa (21/2). 

Turut hadir Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Anggota DPRD Kota Denpasar,  Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, serta undangan lainya yang berasal dari berbagai elemen masyarakat Kota Denpasar. 

Dalam sambutannya, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, Sinergi antara Pemerintah Kota Denpasar sebagai Ibukota Provinsi dengan Pemerintah Provinsi Bali telah terjalin dengan baik. Hal ini tercermin dari visi Kota Denpasar, yakni Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju. Dimana, secara tidak langsung merupakan bentuk pengejawantahan dari visi Pemerintah Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru.

Lebih lanjut dijelaskan, Pelaksanaan 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru sebagai langkah strategis yang dilakukan oleh Bapak Gubernur, telah terimplementasikan di Kota Denpasar melalui Bantuan Hibah Dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK), serta Pembangunan Infrastruktur lainnya.

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Pemerintah Kota Denpasar telah dimanfaatkan sebagai penopang dalam menjalankan pembangunan di berbagai sektor Dalam Kurun Waktu Dua Tahun Terakhir. Hal Ini Meliputi Sektor Perekonomian, Sektor Teknologi Informasi Dan Komunikasi, Sektor Kesehatan, Sektor Sosial Kependudukan, Sektor Pendidikan, serta sebagai upaya Melestarikan Adat Dan Budaya Bali Yang Adiluhung.

“Dengan Spirit Vasudhaiva Kutumbakam sinergi dan kolaborasi dukung pembangunan, serta dalam kesempatan yang baik ini, kami juga ingin mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur, yang telah memfasilitasi beberapa pembangunan infrastruktur di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara

Sementara dalam Pidatonya, Gubernur Bali Wayan Koster Menyampaikan Capaian Pembangunan Bali Implementasi Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru yang tertuang dalam 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru. 

Pihaknya juga mengapresiasi sinergi dari Pemkot Denpasar yang selalu mendukung kebijakan dan program-program dari Pemprov Bali. Mulai dari asset, BKK dan program-program dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar disampaikan dalam paparannya. Kedepan Gubernur Koster berharap kerja sama ini harus terus dipupuk dan ditingkatkan layaknya sebagai suatu instrumen yang kuat guna mewujudkan semua pembangunan di seluruh sektor. Tak hanya itu, pihaknya juga berencana merancang Master Plan Penataan dan Pengembangan Kota Denpasar yang berkelanjutan. 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Koster berpesan, bantuan hibah dan BKK tersebut harus digunakan dengan efektif, efisien dan tepat untuk kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Begitu juga dengan dana BKK yang akan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

Tidak lupa juga saat itu Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkot Denpasar beserta jajaran hingga desa/kelurahan yang telah bersama-sama bekerja keras menanggulangi pandemi Covid-19 di Bali. Setiap Kabupaten/Kota di Bali, pihak terkait dan khususnya seluruh Desa dan Desa Adat di Bali dikatakannya telah melakukan penanganan secara efektif dan tepat.

“Dan astungkara, berkat kerja keras kita semua sampai tingkat Desa dan Desa Adat, penanganan Covid-19 di Bali mendapat predikat terbaik di Indonesia karena menggunakan strategi yang paling efektif dan vaksinasi dengan strategi yang efektif dan tepat juga menjadi yang terbaik dan tercepat di Indonesia,” ujar Koster

“Konsep Pembangunan Bali kedepan bukan sekadar membangun, tapi membangun yang benar-benar menjawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sehingga pelaksanaannya harus didukung dengan Perda, Pergub dan SE Gubernur, sehingga kebijakan berjalan lancar dengan kepastian yang berkelanjutan, serta menjadi pembangunan yang utuh untuk Bali secara keseluruhan,” imbuh Gubernur asal Buleleng ini.

Untuk diketahui, Pemprov Bali telah memberikan 23 Bidang Tanah dan 3 Unit Bangunan untuk penyelenggaraan Pemerintahan Kota Denpasar, 1 Bidang Tanah untuk Desa Adat Panjer serta 1 Bidang Tanah untuk Desa Adat Penatih Puri. 

Selain itu, juga Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Pemkot Denpasar sebesar Rp. 3,74 Miliar, BKK kepada Pemerintah Desa se-Kota Denpasar untuk tambahan penghasilan Perbekel dan Perangkat Desa sebesar Rp. 2,15 Miliar, BKK kepada 35 Desa Adat se-Kota Denpasar sebesar Rp. 10,5 Miliar dan BKK kepada 35 Subak dan Subak Abian se-Kota Denpasar sebesar Rp. 350 Juta. 

Bupati Suwirta Pimpin Pelaksanaan Musrenbangcam Nusa Penida


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — "Semua OPD untuk fokus ke usulan yang disampaikan yang disampaikan pada musrenbangcam," ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memimpin pelaksanaan Musrenbangcam Nusa Penida bertempat di Ruang Rapat UPT Terpadu Nusa Penida, Selasa (21/2). 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya mengingatkan agar masyarakat Nusa Penida jangan sampai terlena dengan pulihnya Pariwisata di Nusa Penida, tetap menghidupkan sektor perekonomian seperti sektor pertanian, peternakan dan sektor lainnya.

"Baperlitbang Pemkab Klungkung agar mendata semua usulan dengan baik, jangan sampai ada yang tercecer," pesan Bupati Suwirta.

Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan PraMusrenbangcam Nusa Penida terdapat 153 usulan.

Selanjutnya dari hasil pra musrenbang tersebut, disepakati bahwa setiap desa dapat mengusulkan 1 program skala prioritas yang ditujukan kepada masing-masing OPD dengan total usulan menjadi 69 usulan. 

Turut hadir pada Musrenbangcam Nusa Penida, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung I Wayan Baru dan Anggota DPRD Kabupaten Klungkung Dapil Nusa Penida serta undangan terkait lainnya. 

Makna Tradisi Siat Sarang Desa Adat Selat


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Dalam rangkaian pelaksanaan upacara Usaba Dimel, Desa Adat Selat melaksanakan tradisi Siat Sarang, pada Minggu (19/2/2023). Siat Sarang ialah salah satu runtutan tradisi Aci Petabuhan yang dilaksanakan dengan cara saling lempar daun enau dan dilakukan oleh para yowana / pemuda di Desa Adat Selat. 

Dijelaskan Jro Kilang Ngukuhin, Jro Mangku Wayan Gede Mustika jika pelaksanaan tradisi ini bermakna untuk melepaskan emosi, melepaskan segala hawa nafsu atau disimbolisasi dengan buta kala dan buta kali yang ada dalam diri kita masing-masing. Atraksi ini ialah untuk menetralisir kekuatan bhuta Kala di sejebag Jagat Desa Adat Selat.

"Aci petabuhan, pokok pecaruan nyomiaang Bhuana Agung dan Bhana Alit, salah satu aci petabuhan itu dilaksanakan tradisi Siat Sarang, yang harus di laksanakan terkait dengan pelaksanaan Aci Petabuhan sekaligus pengendalian diri," katanya.

Sarana untuk tradisi Siat Sarang ini, berasal dari daun enau yang dianyam di masing-masing rumah tangga di Desa Adat Selat, kemudian dianyam terlebih dahulu, sebelum dipakai Sarang. Sarang dibuat dalam bentuk gabungan daun girang, bambu, gunggung dan sebagainya dan digambarkan dalam bentuk butakala.

"Sarang yang dimaksud bermakna mengumpulkan. Yakni  mengumpulkan segala emosi, hawa nafsu yang kemudian dimasukkan ke dalam Sarang. Kemudian dengan ucapan atau sesapaan bahwa buta kala buta kali yang ada di rumah tangga maupun yang ada di masing-masing diri itu dilebur dengan harapan supaya berkumpul di Bale Agung karena akan di berikan suguhan," katanya. Siat memiliki arti perang, yakni memerangi hawa nafsu yang ada di dalam diri kita masing-masing dengan harapan agar para yowana ini bersih, suci dan fokus melaksanakan Aci Usaba Dimel.

Selanjutnya, alasan kenapa para peserta ini terdiri dari pemuda/ yowana atau yang belum menikah ini ialah karena gejolak darah muda yang umumnya penuh nafsu ini dapat dikendalikan. "Tidak hanya itu, juga supaya para pemuda ini tau bahwa tradisi ini agar terus dijaga. Agar betul-betul dikelola dengan baik dan terus dapat dilestarikan," harap Jro Mangku Wayan Gede Mustika. (Ami)
 

Bupati Suwirta Serahkan Pitra Bakti Kepada Korban Gempa Bumi Turki Asal Desa Negari


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Tetap semangat dan tabah menghadapi cobaan ini. Semangat tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta saat melayat sekaligus menyerahkan Akta Kematian "Pitra Bakti kepada suami Ni Wayan Supini (44) yang merupakan salah satu korban Gempa Bumi Turki asal Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Senin (20/2). 

"Saya mengucapkan turut berdukacita yang mendalam semoga arwah beliau diterima disisi Tuhan dan keluarga diberikan ketabahan dan upacara berjalan lancar," ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga mengingatkan agar para  Pekerja Migran Indonesia (PMI) khususnya berasal dari Klungkung tetap semangat dan jangan khawatir tentu ini adalah musibah yang tidak diinginkan. 

"Yakinlah bahwa dimana pun kita berada dan yang paling terpenting adalah mari kita berdoa sehingga dimanapun tempat kita bekerja selalu dalam keadaan sehat walafiat. Baik-baik bawa diri selalu waspada bekerja dengan maksimal dan yakinlah Tuhan akan selalu melindungi kita dimanapun kita berada," pesan Bupati Suwirta.

Suami korban, Nyoman Ranten (50) mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan semangat Bapak Bupati ditengah-tengah suasana duka yang saat ini ia alami. Dirinya mengatakan bahwa istrinya baru pertama kali bekerja sebagai terapis di Turki. 

Ibu yang dikaruniai tiga orang anak tersebut diberangkatkan pada Juli 2022 lalu. Rencananya jenazah istrinya akan dipulangkan pada 22 Februari 2023 dan upacara penguburan akan dilaksanakan pada tanggal 10 Maret mendatang. "Terimakasih Bapak Bupati yang sudah hadir langsung dan memberikan semangat," ucapnya.

 

Hadiri Peringatan Satu Abad NU , Bupati Tamba tekankan pentingnya semangat menyama braya



BALIKINI.NET | JEMBRANA — Harlah Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) dipusatkan di Kelurahan Loloan Timur Kecamatan Jembrana, Minggu (19/2/2023) malam. Pada puncak peringatan Satu Abad NU dihadiri Bupati Jembrana, I Nengah Tamba. Masyarakat dan warga NU di Jembrana yang membanjiri dan tumpah ruah di jalan. 

Kegiatan yang digelar PC NU Jembrana itu, menghadirkan penceramah dari Jakarta yakni KH. Adnan Anwar. Selain di isi dengan yel yel NU yang disambut warga NU Jembrana, pada puncak acara juga diisi orasi ke NU an oleh Gus Rifqil Halim dari Jembrana. 

Tampak juga hadir Mustasyar PWNU Bali KH. Moh. Zaki Har, Ketua MUI Kabupaten Jembrana H. Tafsil LC, Kasubag Kemenag Jembrana  H. Drs. H. Patahul Bari, Ketua PC NU Kabupaten Jembrana  H. Arsyad Nur, jajaran Pengurus Syuriah PC NU ,  Ketua PC GP. Ansor Kab. Buleleng, Abraham Karim dan  PHBI Masjid Agung Baitul Qadim H. Musadad Johar dan pimpinan Pondok Pesantren serta TPQ serta H. Muhamad Yunus selaku anggota DPRD Jembrana. 

Dihadapan masyarakat khususnya kader NU, Bupati Tamba mendukung digelarnya peringatan 1 Abad NU di Jembrana, agar berjalan dengan tertib dan lancar. 

Dalam kegiatan bertema "Merawat Jagat, Membangun Peradaban" ini menurut Tamba, ada kesamaan yakni Jembrana menuju Jembrana Emas Tahun 2026. Tamba juga menjelaskan tentang Jembrana emas tahun 2026. 

" Saya punya cita cita di tahun 2026, kenapa saya sebagai bupati mencantumkan Jembrana emas. Karena Ini bukan milik segelintir orang, tetapi milik seluruh masyarakat Jembrana," ujarnya. 

Tamba juga menyampaikan selama ini sudah menjaga  kerukunan umat beragama. Karena itu kata Tamba, Jembrana sudah menjadi contoh secara nasional dan khususnya di Bali. "Kita selalu kondusif dan menjaga menyamabraya," ujarnya.

Sementara di tempat terpisah, Ketua PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Jembrana H. Arsyad, mengatakan pada pagi harinya digelar kirab yang diikuti kurang lebih 3000 orang mulai dari masing-masing Ranting NU dan juga pelajar bahkan masyarakat serta tokoh-tokoh NU Jembrana. 

"Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa kekeluargaan dan nilai kekerabatan bagi warga NU," ujarnya. Pada acara kirab lepas oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna. 

Serangkaian peringatan Satu Abad NU dengan tema "Merawat Jagat Membangun Peradaban" ini , juga di warnai kegiatan sebelumnya di antaranya Istigosah Kubro yang dilaksanakan di Masjid Baitul Qodim Loloan Timur, Jumat (17/2). Selanjutnya hari kedua pada Sabtu (18/2) Khotmil Qur'an di Masjid Agung Baitul Qadim, Bazar di depan MTS Manba'ul Ulum dan Pentas Budaya. Sebelumnya Sabtu (19/2/2023) pagi juga digelar kirab 1 Abad NU yang dimulai dari Masjid Agung Baitul Qadim, yang diikuti ribuan warga, termasuk melibatkan siswa madrasah.

Peserta kirab,  dilepas Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna didampingi Kapolres Jembrana bertempat di Depan Masjid Agung Baitul Qodim  kemudian menuju kota negara dan finish ditempat semula. (hms)


Waspada Peningkatan DBD, Puskesmas I Denpasar Selatan Gencar Lakukan Pembrantasan Jentik


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dinas Kesehatan Kota Denpasar melalui Puskesmas I Denpasar Selatan, bersama Juru Pemantau Jentik (Jumantik) melakukan Gerakan Serentak (Gertak) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), serta pemberian larvasida/abate kepada warga di wilayah  Kelurahan Sesetan, Panjer dan Sidakarya pada Senin (20/2).

Pemantauan dan pembasmian jentik ini telah dilakukan secara rutin di wilayah Puskesmas I Denpasar Selatan, dengan menyasar rumah warga yang memiliki tempat penampungan air, serta tempat-tempat yang berpotensi  menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Pemantauan ini rutin dilakukan dengan memantau 25 hingga 30 rumah per harinya.

Kepala UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan, dr. Ni Komang Wulan Putri Tjatera mengungkapkan, gerakan pemantauan jentik serta pemberian larvasida/abate kepada warga memang saat ini gencar dilakukan, melihat musim hujan seperti saat ini. “ Untuk kasus DBD memang terjadi peningkatan khususnya di wilayah Sesetan, akibat musim hujan seperti saat ini sehingga kami dari Puskesmas I Denpasar Selatan gencar melakukan kegiatan untuk memutus rantai perkembangan nyamuk, serta tidak hentinya mengedukasi masyarakat untuk melakukan gerakan 3 M plus seperti Menguras/membersihkan tempat yang digunakan sebagai penampungan air , Menutup rapat tempat penyimpanan air dan mendaur ulang barang-barang yang sekiranya menjadi sarang nyamuk,” katanya

Senin, 20 Februari 2023

"Bupati Tegaskan Penerima Dana Hibah Harus Tertib Administrasi"


Bangli , Bali Kini -
upati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan dana hibah daerah sekaligus menyaksikan penandatanganan naskah perjanjian dana hibah ( NPHD) kepada Yayasan Masjid Agung Bangli,dana hibah karya Taur agung,ngenteg linggih ngusaba desa lan pedudusan agung Pura Dalem tengaling,Pura Bale Agung Desa Adat Kaulan Desa Jehem Kelod Kecamatan Tembuku,dana hibah karya memungkah ngenteg linggih Pura Parahyangan Dalem Desa Adat Sulahan Susut dan dana hibah fasilitas upacara karya mupuk pedagingan, ngenteg linggih,dan pedudusan agung Pura Penataran Pande Tamanbali Bangli di Ruang Pertemuan Gedung BMB Senin 20/02/2023


Pemerintah Kabupaten Bangli dibawah kepemimpinan Sang Nyoman Sedana Arta dalam arahannya mengatakan hibah yang diterima dipergunakan sebaik baiknya dan dioptimalkan jangan sampai keluar dari peraturan dan ikuti petunjuk yang ada dan jangan malu untuk bertanya tentang kegunaan dan peruntukan bantuan ini, supaya bantuan betul - betul ada hikmah dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat " Tegas Bupati

Pada kesempatan tersebut Bupati asal  Desa Sulahan sisipkan ajakan untuk siap membangun Bangli , sebagai Masyarakat Bangli dengan penghasilan daerah yang sedikit mari kita satu kometmen untuk jengah membangun Bangli kearah yang lebih  maju,baik Seni, Budaya, pariwisata dan yang lainya  untuk itu Bupati mengharapkan dukungan dan sinergitas dari seluruh masyarakat yang ada guna menuju masyarakat Bangli yang sejahtera,mudah mudahan dengan niat membangun Bangli pendapatan kita makin meningkat dan jumlah bantuan kemasyarakat bisa lebih besar" harapnya.


Sementara Kepala Bagian Kesejahteraan masyarakat (Kesra)Eddy Hartawan mengatakan pemberian hibah bertujuan untuk pelaksanaan kegiatan adat dimasing-masing  Banjar,dadia yayasan untuk menumbuh kembangkan tradisi adat budaya yang kita miliki dan mampu memberikan keharmonisan berdasarkan Tri Hita Karana yang dijiwai Agama sebagai bagian fungsi utama kegiatan Agama " katanya .turut hadir pada penyerahan dana hibah Sekretaris Daerah ( Sekda) Plt. Asisten 1 IMade Ari Pulasari dan Tim Percepatan Pembangunan I Wayan Wiwin [rls/r3] 

Bupati Tabanan Hadiri Pujawali di Prajapati Setra Gubug Tabanan



BALIKINI.NET | TABANAN — Gotong-Royong tak hanya menjadi slogan semata, namun semangat dan kebersamaan masyarakat, bersama-sama dengan pemerintah dalam membangun Tabanan, ditunjukkan dalam berbagai pembangunan, baik yang bersifat sekala dan niskala. Hal tersebut tentunya mendapat perhatian langsung dari Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M yang ditunjukkannya saat menghadiri Uleman Pujawali Setra Gubug Tabanan, yang berlangsung Senin siang (20/2)

Semangat membangun tersebut yang membuat jajaran Pemerintah untuk terus berkomitmen memberikan dukungan dengan hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat dan ikut menyaksi upacara sehingga karya yang berjalan bisa menjadi karya yang Satwika. Turut menghadiri saat itu, Anggota DPR RI, I Made Urip M.Si, Ketua DPRD Tabanan, Inspektur dan Kepala Bapedalitbang Tabanan dan para OPD terkait di lingkungan Setda.

Pembangunan ini tentunya mendapat apresiasi yang sangat baik dari Bupati Sanjaya dan jajaran Pemerintah yang hadir saat itu. Pihaknya berharap pembangunan serupa dengan mengedepankan kebersamaan ini akan terus dilestarikan serta bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Tabanan. 

Bupati Sanjaya kembali menjelaskan, terkait pentingnya kehadiran Tri Upa Saksi dalam setiap pelaksanaan karya. Hal tersebut yang menjadikan Karya uleman sebagai karya yang Satwika dan utamaning utama. “Saya selaku kepala daerah pasti akan selalu berusaha untuk mendukung upaya pembangunan masyarakat, hadir di tengah-tengah seperti ini, menyaksi karya, terutama karya yang dilakukan sudah bedasarkan rasa tulus ikhlas dan kebersamaan, ini yang menjadikan karya menjadi satwika” paparnya siang itu. 

Esensi kehadiran Pemerintah saat itu, dijelaskannya, menyempurnakan Tri Upa Saksi yang termasuk di dalamnya kepuput oleh sang sulinggih dan kaupa saksi oleh murdaning jagat. Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya juga menyatakan pihaknya akan terus mendukung dan membantu pembangunan termasuk pembangunan toilet untuk kepentingan bersama. “Tetap jaga kekompakan antar krama, tetap bersatu dan tekankan kebersamaan karena itu adalah kunci utama pembangunan” imbuhnya lebih lanjut. 

Sambutan hangat tentunya diberikan oleh warga Desa Gubug kala itu. “Ngaturang suksema banget atas kehadiran jajaran pemerintah, dumogi Bapak Bupati rahayu sareng sami, semeton di sini siap mendukung program-program pemerintah dalam membangun Tabanan” Ujar I Made Sutama selaku Panitia pelaksana sekaligus Kelian Adat Banjar Gubug Belodan.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved