-->

Rabu, 15 Maret 2023

INAUGURASI LAYANAN MULTIMODA APLOG “ The Winning Export Performance of East Java”


Denpasar , Bali Kini -
PT Angkasa Pura Logistik (APLog) dan PT Angkasa Pura I secara resmi rebo 15/3/2023 meluncurkan Layanan Multimoda untuk Pengiriman Ekspor ATA (APLog to APLog).  Inaugurasi Pengiriman Ekspor melalui Multimoda oleh APLog bertajuk “The Winning Export Performance of East Java”.

Inaugurasi Pengiriman Ekspor melalui Multimoda oleh APLog bertujuan untuk mempublikasikan layanan baru APLog yaitu ATA (APLog to APLog)dan Layanan ATA ini juga merupakan kerjasama APLog dengan ground handling dan airlines, yang telah mendapat dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM) dari Kementerian Perhubungan, dan Angkasa Pura 1.

 

Layanan Multimoda adalah pengiriman barang melalui dua moda transportasi atau lebih dalam satu dokumen. Multimoda sebagai alternatif pengiriman barang, khususnya ekspor melalui udara, agar dapat lebih efisien dalam pengiriman logistik. Kegiatan pengiriman ini merupakan yg pertama kali dilakukan dari Jawa Timur ke Bali menggunakan multimoda, dengan alat angkut darat dilanjutkan dengan pesawat untuk tujuan ekspor. APLog menjamin keamanan barang multimoda dengan adanya 2 segel, GPS, dan CCTV yang bisa dipantau/dilacak secara real-time sehingga barang dapat terkirim dengan aman dan tepat waktu.

 

Kegiatan itu yang mendapat dukungan dari berbagai pihak yaitu pemerintah melalui Bea Cukai dan Kementerian Perhubungan serta Angkasa Pura 1.

Sementara Bea Cukai mendukung Layanan Multimoda APLog, dengan melakukan pengawasan penuh atas kegiatan ini , tidak itu saja  Bea Cukai juga mendukung peningkatan ekspor melalui kegiatan ini.

 

Angkasa Pura 1 sebagai induk juga mendukung sepenuhnya dengan menyediakan Fasilitas di Bandara untuk kepentingan Multimoda agar barang sampai dengan aman di negara tujuan serta memberikan akses untuk alat angkut darat di bandara.

 

Dengan dikenalkanya system baru ini diharapkan melalui produk layanan ini yang diluncurkan oleh APLog  dapat meningkatkan ekspor melalui Bali & Jawa Timur serta throughput di Terminal Kargo Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dan Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda Surabaya, dan juga mendukung usaha UMKM yang ingin mengembangkan usahanya pada pasar ekspor.

 

APLog berkomitmen selalu memberikan pelayanan terbaik di bidang logistik. Dengan visi Leading Logistics Partner, APLog semakin memantapkan posisi sebagai perusahaan yang terus bertransformasi, berkolaborasi dalam menjalankan layanan logistik/kargo dan terus menjaga serta meningkatkan standar internasional dengan basis value AKHLAK, terus optimistis dalam menyambut tantangan, terus berinovasi digital, dan berkolaboratif mencetak peluang bersama dengan stakeholder untuk terus saling berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Indonesia dengan lini bisnisnya mulai dari Cargo Services, Air Freight, Contract Logistic, Freight Forwarding, Express, Regulated Agent, EMPU dan Total Baggage Solution.[rl/r3]

Antisipasi Banjir, PUPR Denpasar Rutin Bersihkan Sampah di Sungai


BALIKINI.NET | DENPASAR — Meski curah hujan tidak terlalu tinggi, Pasukan Biru Prokasih DPUPR Kota Denpasar terus bersiaga. Hal ini dilaksanakam dengan Pembersihan Sungai, Jaring Sampah dan Saluran Air terus digencarkan. Kali ini, pembersihan menyasar Kawasan Tukad Badung, Banjar Buagan  Pemecutan Kelod, Denpasar, Rabu (15/3).

Kadis PUPR Kota Denpasar, AA Ngurah Bagus Airawata saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa PUPR Kota Denpasar melalui Pasukan Biru Prokasih terus menggencarkan pembersihan sungai dan saluran air. Hal ini dilaksanakan secara rutin sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, tersumbat sampah atau benda lainya di sungai. 

"Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya, hal ini dilaksanakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu, selain itu curah hujan tinggi yang terjadi dikhawatirkan membawa sampah kiriman, sehingga harus segera diatensi," ujarnya

Lebih lanjut dikatakan dari hasil kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap hari ini ditemukan permasalahan klasik. Yakni masih ditemukanya sampah yang memenuhi sungai dan salter penjaring sampah. Kondisi inilah yang biasanya menimbulkan banjir atau luapan air saat musim hujan akibat tersumbatnya saluran air.

“Hingga saat ini sampah masih menjadi kendala, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai yang menjadi saluran air,” jelasnya

Pun demikian, Agung Ariawata mengatakan bahwa secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar sudah  baik. Namun demikian banjir dan genangan terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat, namun pasca hujan reda akan segera kembali normal. 

"Kita ketahui Denpasar merupakan daerah hilir, selain sedimentasi, pasang surut air laut juga mempengaruhi perjalanan air menuju muara," paparnya

Agung Ariawata mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainya. Hal ini mengingat saat ini  musim hujan. Selain itu pula, Bali khususnya Kota Denpasar yang bertumpu pada sektor pariwisata juga wajib menjaga kebersihan lingkungan. 

"Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, ini akan mengotori pantai, jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air," harapnya.

Wabup Kasta Bantu Lima Warga Kurang Mampu di Kecamatan Klungkung


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warganya sangat terlihat ketika Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta bersama Ny. Sri Kasta menyerahkan bantuan paket sembako kepada lima warga kurang mampu di Kecamatan Klungkung, Rabu (15/3). Turut hadir Perbekel Desa Akah, I Ketut Kayanarta dan Anggota PMI Klungkung.

Mengawali kegiatan sosial tersebut, Wabup Made Kasta yang juga selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Klungkung menyerahkan bantuan ke kediaman Bapak Ramdan yang merupakan korban rumah roboh asal Jl Diponegoro Kampung Lebah. Rumah roboh itu diakibatkan karena usianya yang sudah tua tanpa ada angin kencang atau hujan badai tiba-tiba roboh pada Jumat (10/3) lalu, beruntung saat kejadian Ramdan dan anak-anaknya tidak ada didalam rumah. Untuk saat ini ia tinggal bersama tetangga disebelah rumahnya. Sementara proses perbaikan rumah sudah ditindaklanjuti oleh dinas terkait. "Saya sangat perihatin atas kejadian ini, tetap waspada menjaga diri semoga musibah seperti ini tidak terjadi lagi," ujarnya.

Selanjutnya Wabup Kasta juga menyerahkan paket sembako masing-masing ke kediaman Made Rentau dan Ni Wayan Sudi penyandang disabilitas asal Banjar Bungaya Desa Akah kemudian ke kediaman Ni Nyoman Srengkeg lansia asal Banjar Tengah Desa Akah dan terakhir ke kediaman Ni Wayan Linggih lansia asal Banjar Sangging Desa Akah. "Tetap semangat menjalani kehidupan sehari-hari, mudah-mudahan dengan bantuan ini nantinya dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok," harap Wabup Kasta.

Perbekel Desa Akah, I Ketut Karyanarta mengucapkan terimakasih atas bentuk perhatian dan kepedulian Wabup Kasta yang secara langsung turun ke rumah warga untuk memberikan bantuan. "Terimakasih atas bantuan dan semangat Bapak Wakil Bupati, mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga kami," ucapnya

Jelang Hari Raya Nyepi dan Ramadhan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah di Panjer


BALIKINI.NET | DENPASAR — Jelang momentum Hari Raya Nyepi 1945 Caka serta bulan suci Ramadhan 1444 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Mu'miniin BKDI Bali,  menggelar Pasar Murah pada Rabu (15/3). Pasar Murah ini merupakan salah satu langkah yang ditempuh Pemkot Denpasar untuk terus menekan laju inflasi. 

Pada kesempatan itu, hadir meninjau langsung pelaksanaan kegiatan yang diadakan di halaman Mushola Baitul Mu'miniin BKDI, Panjer itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara serta Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari. 
Tampak hadir pula, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Trisno Nugroho. 

Wali Kota Jaya Negara mengemukakan, pelaksanaan Pasar Murah ini rutin dilakukan pihaknya  dengan menyasar lokasi desa-desa di Kota Denpasar. 

“Dalam pelaksanaannya, kami menggelar Pasar Murah di desa desa dengan melibatkan sinergitas antar OPD. Terutama saat seperti menjelang momentum Hari Raya Nyepi dan juga bulan suci Ramadhan seperti ini, dimana masyarakat sangat membutuhkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," ungkapnya. 

Jaya Negara berharap, melalui gelaran Pasar Murah yang turut menggandeng Perumda Pasar Sewakadarma dan juga Bulog serta sejumlah distributor ini sebagai upaya pengendalian inflasi bisa diwujudkan. 

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho mengungkapkan apresiasinya atas pelaksanaan Pasar Murah ini, sebagai langkah nyata Pemkot Denpasar mengendalikan laju inflasi. 

"Pasar Murah seperti ini menghadirkan harga yang lebih murah dibanding pasaran karena kita langsung membelinya dari pemasok atau distributor. Untuk itu, pelaksanaan Pasar Murah ini kita harapkan bisa digelar sesering mungkin," katanya. 

Trisno Nugroho mengatakan  pihak BI sangat mendukung segala usaha yang dilakukan untuk menekan laju inflasi di tengah masyarakat, salah satunya melalui program penanaman cabai yang menggandeng banyak pihak, termasuk Pemkot Denpasar. 

"Selain penanaman cabai, sebagai bentuk dukungan, hari ini kami juga memberikan 1000 kupon potongan harga senilai Rp 5 Ribu, bagi warga yang berbelanja di Pasar Murah ini dengan menggunakan QRIS. Kami berharap, antusiasme warga dapat meningkat berbelanja di sini," imbuhnya. 

Beberapa komoditas pangan pokok dijajakan di Pasar Murah ini dengan ragam variasi harga. Antara lain, bawang merah dengan harga Rp 27 Ribu, bawang putih harga Rp 28 Ribu, cabai rawit harga Rp 67 Ribu, dan juga cabai merah besar Rp 28 Ribu. Dan juga  kebutuhan sembilan pokok seperti beras, minyak goreng, telur dan juga kebutuhan lainnya.

HUT BKOW Bali ke-60, Gelar Aksi Sosial di Jembrana


BALIKINI.NET | JEMBRANA Dalam rangka peringati hari jadi yang ke-60, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali yang diketuai Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati (Ny. Cok Ace) melaksanakan aksi sosial yang dirangkai dengan pemberian edukasi pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang berimplikasi pada stunting di Kabupaten Jembrana bertempat di Gedung Kesenian BungKarno, Rabu (15/3).
 
Didampingi Penasehat GOW Kabupaten Jembrana Ny. Candrawati Tamba dan Ketua GOW Kabupaten Jembrana Ny. Inda Swari Dewi, BKOW Provinsi Bali dalam kegiatan tersebut juga melaksanakan aksi sosial dengan membagikan bantuan paket sembako kepada Penyandang Disabilitas, Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga, ibu hamil dengan  KEK (Kekurangan Energi Kronis), Lansia dan Balita Gisi Buruk.

Dalam sambutanya BKOW Provinsi Bali Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati (Ny. Cok Ace) mengatakan stunting merupakan masalah yang harus diselesaikan bersama demi mewujudkan generasi unggul yang bebas stunting. "Saya tergerak mendukung kebijakan-kebijakan Pemerintah untuk mewujudkan  Generasi Bebas Stunting, Cerdas dan Tangguh, Salah satunya dalam upaya mewujudkan pengasuhan anak yang berkualitas adalah dengan kekerasan baik fisik maupun non fisik terhadap perempuan utamanya yang berperan sebagai ibu hamil,"ujarnya.

Disamping itu, BKOW menaruh perhatian pada upaya penuntasan angka stunting di Daerah Bali. Menurutnya ini sangat penting karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia. "Untuk mewujudkan generasi Bebas Stunting, Cerdas dan Tangguh, diperlukan SDM yang mampu meningkatkan konvergensi layanan ditingkat keluarga pada sasaran-sasaran prioritas, karena itu BKOW Provinsi Bali menginisiasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini dan sekaligus memberikan bantuan paket sembako kepada kelompok rentan dan kelompok terindikasi stunting,"ucapnya.

Pihaknya juga menyinggung isu kesetaraan gender yang terkait erat dengan pencegahan stunting. Untuk itu, ia mengajak organisasi wanita yang tergabung dalam wadah GOW di Kabupaten/Kota mengambil peran aktif mewujudkan generasi yang bebas stunting, cerdas dan tangguh. "Saya harap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan, seperti tertuang dalam misi ke-20 Pemerintah Provinsi Bali, mewujudkan kehidupan krama Bali yang demokratis dan berkeadilan dengan memperkuat budaya hukum, budaya politik dan kesetaraan gender bisa diwujudkan dalam menyukseskan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru,"imbuhnya.

Disisi lain, Penasehat GOW Kabupaten Jembrana Ny. Candrawati Tamba menyambut baik kehadiran serta keterlibatan BKOW Provinsi Bali dalam upaya pencegahan stunting melalui sosialisasi dan bantuan sosial. "Saya mewakili masyarakat jembrana mengucapkan selamat datang dan Terimakasih kepada Ibu Ketua BKOW Provinsi Bali beserta rombongan, yang sudah meluangkan waktu datang ke Jembrana, untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dan memberikan bantuan sosial kepada kelompok rentan yang ada di Kabupaten Jembrana,"ucapnya.

Menurutnya dengan memaksimalkan kegiatan Posyandu dan Bina Keluarga Balita serta membudayakan Pola Asuh Anak dengan penuh cinta dan kasih sayang, pihaknya menyatakan sangat siap mendukung Program/Kegiatan BKOW Provinsi percepatan Bali. "Sebagai penasehat GOW Kabupaten Jembrana mewakili Organisasi Wanita yang ada di Kabupaten Jembrana kami menyatakan siap mendukung Program/Kegiatan BKOW Provinsi percepatan Bali, khususnya dalam hal penurunan Stunting,"pungkasnya.(husj)

Terkait WNA Ber-KTP Denpasar, Walikota Jaya Negara Dukung Proses Hukum


BALIKINI.NET | DENPASAR — Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendukung proses hukum yang telah berjalan terkait Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki administrasi kependudukan baik e-KTP maupun kartu keluarga (KK) Denpasar. Hal tersebut diungkapkan Jaya Negara usai peresmian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Senin (13/3) kemarin.

"Kami sangat mendukung dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan," ujarnya

Jaya Negara menuturkan, dalam penerbitan dan pencetakan adminduk tidak ada permasalahan karena syarat administrasi untuk keperluan penerbitan dokumen sudah sesuai. Jika dilihat prosesnya, berkas permohonan dinyatakan sudah lengkap oleh system, maka petugas melakukan proses penerbitan adminduk. Namun demikian, identitas kependudukan WNA tersebut saat ini  telah di blokir sejak Pebruari lalu.

Namun yang menjadi permasalahan kata Jaya Negara dalam pengurusan adminduk WNA tersebut ada indikasi pemalsuan dokumen yang menjadi penyebab permasalahan atau terbitnya Dokumen Adminduk WNA tersebut. 

“Yang jelas untuk syarat sudah benar dan sesuai sehingga itu diproses, kalau sudah sesuai kami tidak bisa tidak memproses. Akan tetapi itu ada indikasi pemalsuan dokumen," ujarnya

"Ini yang menjadi evaluasi kami ke depannya agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar lebih jeli lagi menempatkan orang yang bisa memverifikasi yang benar-benar ditunjuk. Walaupun benar secara administrasi minimal benar juga secara keseluruhan,” sambungnya.

Dengan adanya kasus ini, pihaknya pun sudah memberikan tindakan tegas terhadap pegawai yang melakukan kelalaian sehingga kasus tersebut terjadi. Dimana, pelaku pencetakan adminduk WNA tersebut merupakan staf kontrak di Kecamatan Denpasar Utara. Dimana, tim disiplin telah turun dan menanyakan terkait perihal penerbitan adminduk tersebut dan sudah dilakukan tindakan tegas berupa  pemecatan. 

Jaya Negara mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Sekda Kota Denpasar, Disdukcapil dan seluruh  Camat untuk melakukan evaluasi agar hal semacam ini tidak terjadi lagi.

Jika ini terus terjadi dan berdampak pada keamanan Kota Denpasar ini tentu sangat disayangkan sekali. 

“Kami mohon maaf atas kejadian ini. Hal ini juga sebagai pelajaran untuk kami, jika ini terus terjadi maka akan berimbas pada keamanan kita khususnya di Kota Denpasar,” tandasnya. 

Selasa, 14 Maret 2023

Klungkung Raih Penghargaan UHC Award, 98,37 % Warga Terlindungi JKN


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Pemerintah Kabupaten Klungkung kini  berbangga lagi. Lantaran kerja keras menjamin kesehatan dan komitmen tinggi terhadap kualitas kesehatan masyarakatnya. Klungkung kembali menjadi Kabupaten/Kota yang sukses meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin dan diterima Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (14/3).

Dimana Klungkung berhasil mempertahankan raihan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2017 lalu Pemkab Klungkung menandatangani perjanjian kerja sama menuju UHC, lanjut 14 Februari 2018 penandatanganan perjanjian kerjasama UHC Kabupaten Klungkung hingga sekarang dengan jumlah penduduk yang telah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS sejumlah 213.934 Jiwa atau 98,37 % dari total penduduk Kabupaten Klungkung.

“Kita dinilai telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program JKN. Dan ini merupakan bukti nyata peran pemerintah untuk memberikan jaminan kesehatan untuk seluruh masyarakat Klungkung, " Ujar Bupati Suwirta usai menerima penghargaan UHC Award 2023.

Predikat ini menjadi salah satu prestasi yang luar biasa bagi Kabupaten Klungkung, mengingat Klungkung bukanlah Kabupaten yang memiliki PAD sebesar Kabupaten/Kota Madya lainnya. Namun dengan niat dan kerja keras yang tinggi maka komitmen tersebut berhasil diwujudkan. "213.934 Jiwa atau 98,37 persen dari total penduduk Kabupaten Klungkung sudah terjamin sisanya akan kita tuntaskan untuk menuju 100 persen," imbuhnya.

Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin mengapresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah konsisten mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah ke dalam Program JKN, meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan keschatan bagi masyarakat sebagai salah satu program strategis nasional sejak 2014, dam JKN telah menjadi tonggak revolusioner dalam penataan layanan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, mengatakan UHC Award 2023 dengan tema “Universal Health Coverage Sebagai Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah Dalam Mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Masyarakat Indonesia”. Sebanyak 22 provinsi dan 334 kabupaten/kota di Indonesia meraih UHC Award 2023. "UHC Award ini sebagai bentuk penghargaan atas upaya optimalisasi penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan gotong royong, semua tertolong, " jelas Menko PMK Muhadjir Effendy. Klungkung Raih Penghargaan UHC Award,98,37 % Warga Terlindungi JKN.(humasklk/yande).

Pasar Sudha Merta Sidakarya Masuk Peringkat 5 Besar Lomba Pasar Aman Tingkat Nasional


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pasar Sudha Merta, Desa Sidakarya masuk dalam peringkat 5 besar pada ajang Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas tingkat nasional Tahun 2023, yang digelar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. Tim Juri yang diketuai Rizan Febriana, pada Selasa (14/3) melakukan verifikasi lapangan guna meninjau langsung situasi dan kondisi pasar Sudha Merta

Hadir mendampingi saat verifikasi lapangan itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari. Turut pula mendampingi, Koordinator Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Balai POM Denpasar, Ni Putu Ekayani Scorpiasanty. 

Kepala Disperindag Kota Denpasar, Sri Utari yang mewakili Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan, Pemkot Denpasar sejauh ini memiliki komitmen kuat dalam menyediakan komoditas pangan aman dan sehat bagi masyarakat. 

"Saat ini kami di jajaran Pemkot Denpasar memiliki konsentrasi tentang bagaimana agar kondisi ketersediaan dan keamanan pangan di pasar rakyat tetap bisa diberikan kepada masyarakat. Sehingga, nantinya, pasar rakyat akan tetap dicintai dan menjadi tujuan berbelanja masyarakat di tengah persaingan dengan pasar modern," katanya. 

Menurut Sri Utari, Pasar Sudha Merta merupakan salah satu pasar rakyat berbasis kearifan lokal yang dimiliki oleh Pemkot Denpasar. Didirikan sejak tahun 1998, Pemkot Denpasar terus mendorong Pasar Sudha Merta memiliki kualitas dan standar pasar pangan aman dan sehat melalui pemberdayaan komunitas paguyuban pedagang. 

"Sebagai perwakilan dari Provinsi Bali dalam perlombaan tingkat nasional ini, kami berharap Pasar Sudha Merta bisa menjadi yang terbaik. Pemkot Denpasar akan terus mendukung untuk hal ini," lanjutnya. 

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara menyampaikan, dalam penyelenggaraan pasar pangan aman dan sehat, segala komponen di kalangan masyarakat memiliki peran tidak terkecuali para anggota TP PKK. Sebagai sebuah gerakan masif dan langsung menyentuh masyarakat, keterlibatan para anggota TP PKK dinilai penting. 

"Penyediaan pangan aman dan sehat adalah penjabaran program pokok PKK. Untuk itu, di sini para anggota kami juga mengambil peran untuk turut serta mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar tidak ragu berbelanja pasar rakyat yang memiliki kualitas pangan aman dan sehat," kata Ny. Antari Jaya Negara. 

Di sisi lain, Ketua Tim Verifikasi, Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas ini, Rizan Febriana, mengatakan lomba ini sebagai langkah yang diambil Badan POM RI guna memutus penyebaran bahan berbahaya yang beredar di pasar.

Terkait penilaian, Rizan menuturkan terdapat beberapa komponen dalam prosesnya. Antara lain, dukungan pemerintah daerah, penerapan protokol kesehatan di lokasi pasar, inovasi keamanan pangan dan juga peran serta komunitas. 

"Untuk lomba Pasar Pangan Aman dan Sehat tingkat nasional ini, digelar dalam beberapa tahapan penilaian.   Lomba ini sendiri digelar dengan harapan agar pasar tradisional sebagai garda terdepan manajemen keamanan pangan, mampu mengendalikan risiko keamanan pangan secara mandiri, tentunya dengan pengawalan Badan POM sebagai regulator dan verifikator," tutupnya.

Dermaga Amed Ditutup, Warga Di Wilayah Amed Menjerit, Ratusan Warga Grudug DPRD Karangasem


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Ratusan warga dari 4 Desa di wilayah kawasan Jemeluk Amed, grudug DPRD Kabupaten Karangasem untuk sampaikan aspirasi, Selasa (14/3/2023) terkait penutupan pelabuhan rakyat yang dinilai merugikan pariwisata maupun kesejahteraan masyarakat lokal yang tinggal di wilayah tersebut. Ratusan warga tersebut ialah warga dari wilayah Desa Purwakerti, Culik, Bunutan dan Desa Datah, Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem, Bali. 

Pelabuhan rakyat Amed ditutup atas dasar surat Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 1 Tahun 2023 tentang Penertiban Aktifitas Kepelabuhanan yang Tidak Memenuhi Legalitas di Bidang Kepelabuhanan atau Melanggar Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Kepelabuhanan, yang telah ditetapkan pada tanggal 8 Februari 2023. 
Penutupan tersebut juga berdasarkan surat yang dikirim oleh KSOP Padangbai. Hal ini membuat perusahaan fastboat yakni Freebird Express tidak lagi beroperasi sejak tanggal 27 February 2023 dan berefek pada hilangnya salah satu fasilitas penting penunjang pariwisata yang ada di wilayah Amed, kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. 

Tak hanya itu, menurut I Wayan Sentuni Artana (52) mantan perbekel Purwakerti yang menjadi koordinator dalam penyampaian aspirasi tersebut, penutupan Dermaga Amed ini sangat berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan. "Wisatawan yang datang kebanyakan dari Gili Trawangan Lombok naik fastboat masuk ke Dermaga Amed perjalanan hanya 45 menit dan langsung menginap di hotel yang ada di Amed," katanya. Namun karena salah satu fasilitas penunjang pariwisata tersebut ditutup, tamu yang menginap berkurang drastis.

"Dermaga Amed ini merupakan penyokong dari pariwisata, bahkan karena ini sebesar 96% wisatawan Amed bertambah," tandasnya.

Berdasarkan hal tersebut pihaknya berharap adanya solusi, karena hal tersebut dinilai benar-benar merugikan masyarakat dan mematikan perekonomian pariwisata di wilayah Amed.

Aspirasi diterima oleh Komisi III DPRD Karangasem yang diketuai oleh I Wayan Suardana. "Kami lembaga DPRD saya selaku komisi III akan melakukan koordinasi dengan pihak KSOP Padang Bai, memfasilitasi dan sudah juga mengkomuniksasikan dengan Bapak Bupati. Bagaimana solusinya nanti sebelum adanya ijin, atau dibangunnya nanti pelabuhan di sana mudah-mudahan akan diberikan kebijakan untuk mengoperasikan fastboat. Jadi kebijakan yang kami ingin minta kepada KSOP, mungkin nanti lewat KSOP bisa menyampaikan ke atasannya di kementrian perhubungan," tandasnya. (Ami)

Pemkot Denpasar Tingkatkan Partisipasi Perempuan Dalam Pengambilan Putusan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Denpasar berupaya dan berkomitmen meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan.

Hal itu lantaran partisipasi perempuan secara penuh dan efektif dalam pengambilan keputusan adalah kunci pembangunan nasional yang lebih baik dan inklusif demikian disampaikan Ni Made Puspitasari, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar (P3AP2KB) mewakili Kepala Dinas I Gusti Agung Sri Wetrawati di sela-sela pembukaan FGD peningkatan kepemimpinan dan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputiusan, Selasa (14/3) Ruang Pertemuan Hotel Ayu, Denpasar.

Dewasa ini kemajuan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan seudah semakin meningkat.

“Demi menghilangkan hambatan dan tantangan bagi partisipasi penuh perempuan dalam pengambilan keputusan. Pemerintah terus berupaya melakukan tindakan afirmatif untuk memastikan 30 persen elektoral perempuan, kerangkan tentang penghapusan deskriminasi terhadap perempuan dan pengarusutamaan gender dalam kebijakan pembangunan. Seperti mendapatkan pendidikan yang berkualitas, memberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin dibandingkan di masa lalu. 

“Kita mengetahui saat ini telah banyak perempuan menduduki jabatan strategis di berbagai bidang,” ujar Ni Made Puspitasari. Namun meskipun demikian dibandingkan dengan laki-laki prosentasi perempuan yang menduduki posisi strategis masih rendah.

Lebih lanjut Sri Wetrawati dalam sambutannya menambahkan sejatinya di era demokrasi, pemerintah telah memberikan ruang aksesibilitas yang luas bagi perempuan untuk menjadi pemimpin. Namun akses tersebut belum dimanfaatkan dengan baik oleh perempuan karena adanya kendala psikologis, kultural dan politik yang menghambat kemajuan perempuan.

Begitu pentingya peran seorang pemimpin dalam sebuah organisasi untuk mencapai sebuah tujuan. Hal ini ditentukan oleh kualitas pempin yang baik sehingga mampu mengambil kepetusan yang tepat. Peran perempuan dalam mengambil keputusan sangat penting. Namun tantangan lebih besar yang dihadapi perempuan dibandingkan lak-laki saat menjadi seorang pemimpin. Untuk itu peran peningkatan perempuan dalam mengambil keputusan harus terus ditingkatkan.

Tentunya melalui FGD ini diharapkan dapat meningkatkan peran perempuan dalam mengambil sebuah keputusan untuk peningkatan pembangunan.

Salah seorang nara sumber I Made  Ariawan Payuse menyampaikan selama ini perempuan dianggap hanya melakukan kodratnya mengurus anak dan rumah tangga serta membantu keluarga. Namun seiring dengan kemajuan jaman, hal tersebut harus dihilangkan karena faktanya permpuan mempunya kemampuan yang luar biasa. Terlebih lagi di era sekarang ini antara perempuan dan laki-laki mempunya kesempatan dan peluang yang sama dalam pembangunan. 

“Tentunya kita harapkan peluang dan kesempatan yang ada benar-benar bisa dimanfaatkan oleh semua perempuan,”ujarnya. (I Gusti Ketut Sudiatmika-Analis Kebijakan Ahli Muda)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved