-->

Rabu, 31 Mei 2023

Hadiri Peringatan HLUN Ke-27, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dukung Semangat Lansia Membangun Tabanan


BALIKINI.NET | TABANAN —  Semangat membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) tak hanya diwujudkan oleh para generasi muda, namun kelompok lansia Kabupaten Tabanan juga tidak mau kalah dengan ikut berperan aktif mengedepankan pembangunan yang bersinergi dengan Pemerintah Tabanan. Hal ini mendapat perhatian dan apresiasi dari Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.,S.H.,M.M selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan saat menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-27, Rabu (31/5). 

Diselenggarakan oleh Yayasan Werdha Sejahtera Cabang Tabanan, kegiatan ini berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan dengan dihadiri oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M yang diwakili Sekda Tabanan, Dr. I Gede Susila.,S.Sos.,M.Si, Kepala Sentra Mahatmiya Bali, Para Kepala Perangkat Daerah di Pemerintah Kabupaten Tabanan, Para Camat Se-Kabupaten Tabanan, Ketua Yayasan Werdha Sejahtera Bali dan Tabanan, Perbekel Desa setempat dan serta para perwakilan lansia yang ada di Tabanan. 

Yayasan Werdha Sejahtera (YWS) cabang Tabanan, merupakan salah satu Yayasan yang bergerak di bidang sosial khususnya lanjut usia, di mana merupakan wadah untuk memfasilitasi dan sebagai penghubung antara anggota lansia dan pemerintah. dalam sambutan tertulis Bupati Tabanan yang dibacakan Sekda Gede Susila, Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-27 ini sangat penting dilaksanakan, untuk menciptakan dan mempertahankan partisipasi lanjut usia, untuk pembangunan inklusif dan maju dalam segala bidang.

“Sebagai Yayasan yang bergerak di bidang sosial, khususnya bagi para kaum lansia, diharapkan mampu mandiri dalam segala aspek kegiatan” ujarnya. Dengan mengambil tema “Lansia Terawat Indonesia Bermartabat” Yayasan yang berkolaborasi dengan dinas sosial P3A Kabupaten Tabanan merupakan salah satu pemenuhan Hak dan Perlindungan bagi lanjut usia, maka Pemerintah Daerah bersama-sama dengan Yayasan Werdha Sejahtera Cabang Tabanan telah berupaya semaksimal membantu lanjut usia untuk melakukan kegiatan sesuai dengan Undang-undang No-13 Tahun 1998, tentang kesejahteraan lanjut usia. 

Sementara itu, Ketua TP PKK Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menjelaskan, Lanjut usia sebagai warga negara, memiliki hak, kedudukan dan peran yang sama dengan masyarakat pada umumnya dilihat dari segala aspek kehidupan dan penghidupan. Lanjut usia di Kabupaten Tabanan bedasarkan data dari masing-masing desa saat ini berjumlah 63.833 lansia, yang terdiri dari beberapa kategori yaitu lanjut usia produktif/potensial, lanjut usia bedriden, lanjut usia dengan disabilitas dan lanjut usia terlantar/tidak ada keluarga. 

“Lanjut usia merupakan kaum rentan sehingga sangat diperlukan suatu upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak lanjut usia. maka dengan tema “lansia terawat Indonesia bermartabat” kolaborasi Yayasan Werdha Sejahtera dengan Dinas Sosial juga menjadi salah satu upaya peningkatan perhatian dan kepedulian dari pemerintah kepada kehidupan para lanjut usia” terangnya.

“Kami sangat mengapresiasi gerakan para lansia dalam kontribusinya memajukan Tabanan, melalui sumbangsih pemikiran, ide-ide dan selalu aktif saling bersinergi untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, sudah barang tentu akan terus mendapat dukungan dan perhatian dari kami selaku TP PKK di Kabupaten Tabanan dan Bapak Bupati selaku Pemerintah Daerah” jelasnya lebih lanjut. 

Lansia yang aktif, seperti dijelaskan Ketua Panitia Yayasan Werdha Sejahtera Cabang Tabanan, Sri Malini, tergabung dalam Anggota YWS saat ini berjumlah 156 orang. Terdiri dari Ibu Rumah Tangga, Pensiunan Guru SD dan SMP, pensiunan Dokter, Bidan dan Perawat serta pensiunan PNS. “Kegiatan kami seperti pelaksanaan senam rutin 3 kali dalam seminggu juga kegiatan sosial memberikan bantuan sembako yang dikumpulkan dari anggota kepada senior di panti jompo, ODGJ yang ada di Wanasari, kami juga melakukan tirta yatra hingga sampai ke luar Bali” terangnya. 

Dalam peringatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Komisi Daerah Lanjut Usia Kabupaten Tabanan Masa Bakti 2023-2028, serta penyerahan bantuan kursi roda dan sembako oleh Ketua TP PKK Tabanan secara simbolis kepada para lansia. Di kesempatan itu, Bunda Rai juga ikut meliang-liang, bernyanyi bersama dengan para lansia dengan nuansa yang penuh suka cita. 

Kesolidaritasan para lansia Tabanan yang tergabung dalam Yayasan Werdha Sejahtera masih sangat bersemangat dalam membangun Tabanan. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial, I Nyoman Gede Gunawan, agar para lansia bisa ikut aktif bersinegi dengan pemerintah. “Dalam kegiatan ini dihadiri oleh ketua TP PKK Kabupaten Tabanan sebagai Pembina lansia yang ada di Kabupaten Tabanan, beliau nanti juga akan menyerahkan kursi roda untuk penyandang disabilitas kita yang memerlukan akses untuk masalah kesehatan. Jadi mudah-mudahan dengan pelaksanaan HLUN ke-27 di kabupaten Tabanan semua lansia kita sehat dan bisa ikut tetap berpartisipasi untuk membangun Tabanan ke depan,” tandasnya.

Harga Ayam Boiler Naik Diduga Karena Kelangkaan Bibit


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Kelangkaan bibit ayam jenis boiler menjadi alasan harga ayam boiler di pasaran naik. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu pedagang yang berjualan di Pasar Amlapura Timur, Mawasih asal Lingkungan Telaga Mas.

"Ya, karena dari distributornya bilang kalau bibit ayam langka, jadi dibagi-bagi agar pedagang lain juga dapat. Ini yang menyebabkan harga ayam naik," tandasnya. Daging ayam yang ia jual diperoleh dari distributor peternakan yang ada di wilayah Desa Jasri dan Desa Tiyingtali.

Mawasih mengatakan, kenaikan harga ayam tersebut sudah terjadi sejak 14 hari lalu. Dimana harga ayam yang awalnya Rp 45.000/kilo, naik menjadi Rp.50.000/kilonya.

"Harga memang naik tapi Alhamdulillah, masih terjangkau konsumen, jadi pembelian juga ada saja perhari, walaupun berkurang jumlahnya," katanya. Sejak kenaikan harga ayam tersebut, pihaknya mengatakan jika konsumen lebih beralih ke daging lain seperti ikan laut atau pindang yang harganya lebih terjangkau. (Ami)

Selasa, 30 Mei 2023

Toko Sembako Di Pasar Abang di Gasak Maling, Pelaku Bawa Mobil Hitam


ilustrasi

Balikini.Net ,Karangasem
- Aksi pencurian terjadi di Dusun Abang Kelod Desa Abang, Karangasem pada Senin (29/5/2023) malam. Peristiwa malang tersebut menimpa sebuah toko sembako yang berjualan di Pasar Abang, milik Ni Ketut Suci. Dimana karena hal tersebut ia mengalami kerugian jutaan rupiah.

Menurutnya maling tersebut beraksi saat aktivitas pasar sudah mulai sepi, yakni sekitar pukul 10 malam. "Salah satu kerabat saya yang rumahnya dekat pasar memergoki ada seseorang yang mencurigakan mengangkut barang berupa beras. Sempat diarahkan senter ke arah orang itu, dia bilang berasnya dinaikkan ke sebuah mobil jenis kijang Inova berwarna hitam, Namun, kerabat saya  tidak menegurnnya karena mengira jika orang tersebut memang melakukan aktifitas angkut barang biasa," terang Suci.

Kerabat korban baru menyadari jika orang tersebut merupakan maling saat senter yang diarahkan ke pelaku membuat pelaku kelabakan, lantas kabur dengan mobilnya. Kerabat korban kemudian menyampaikan kecurigaan tersebut ke korban.

Maling tersebut berhasil menggasak dua karung yang berisi beras pecahan 5 kg dan 10 kg. 

"Selain kesaksian dari kerabat saya, dugaan maling tersebut merupakan orang yang membawa mobil hitam itu diyakinkan juga oleh rekaman CCTV yang ada di Kantor Desa Abang, ada rekamannya," tandasnya. Menurut informasi, kawasan kecamatan Abang akhir-akhir ini memang rawan akan maling, berdasarkan fakta jika banyak warga Abang yang mengaku sering kehilangan ayam. (Ami)

Wawali Arya Wibawa Berikan Ruang Menjajakan Hasil Produksi di Pasar Rakyat


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pasca pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar semakin intens melakukan pemulihan ekonomi. Apalagi di tahun 2020 – 2021, UMKM dan perekonomian dihantam pandemi. Sehingga kini, Pemkot Denpasar  memprioritaskan daya ungkit pada sektor UMKM, hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa pada Selasa, (30/5) saat meninjau Pasar Rakyat di Taman Kota Lumintang.

Pihaknya pun melakukan kerjasama dengan berbagai elemen termasuk perbankan untuk bisa memulihkan sektor UMKM. Seperti halnya dalam gelaran Pasar Murah Produk Bersubsidi yang digelar di Parkir Utara Taman Kota Lumintang yang bekerjasama dengan BPD Bali.

Dalam pasar murah ini dihadirkan sebanyak 41 IKM dan UMKM di Denpasar. UMKM tersebut meliputi aneka kue atau makanan produksi rumahan, minuman, hingga produk pakaian.

Arya Wibawa melihat, saat ini mulai banyak tumbuh usaha yang berbasis rumah tangga di Denpasar.

“Mereka memasarkan dari rumah, punya warung, punya toko, dan kami arahkan untuk ke Disperindag untuk didata,” katanya.

 Nantinya UMKM tersebut akan disediakan ruang untuk menjajakan hasil produksinya tersebut.

“Kami akan bekerjasama dan berkolaborasi, selain dengan perbankan juga dengan komunitas yang ada di Kota Denpasar,” katanya.

Dirinya menambahkan, setiap ada perhelatan pihaknya akan selalu menggandeng UMKM.

 “Kami akan terus menggandeng UMKM dalam setiap kegiatan yang kami lakukan. Dan ini sebuah upaya untuk membangkitkan UMKM di Denpasar,” katanya.

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana, Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Direktur Operasional BPD Bali, IB. Setia Yasa dan Kepala BPD Bali Cabang Utama, Putu Dharmapatni. (ays/humas.dps).

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Tutup Pelatihan Aneka Ecoprint


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dalam upaya meningkatkan keahlian  dan ketrampilan pelaku usaha/IKM di Kota Denpasar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  Kota Denpasar memberikan Pelatihan Industri Aneka (Ecoprint) kepada 20 pelaku usaha/IKM yang bergerak di Industri Sandang selama lima hari dari tanggal 26-30 Mei 2023 di Ecoprint Bali.

Setelah berlangsung selama lima hari, Selasa (30/5) pelatihan telah selesai dan langsung ditutup Wakil Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar  Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa di dampingi Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana di Ecoprint Bali.

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, pelatihan industri aneka ecoprint ini dilaksanakan  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  Kota Denpasar untuk memberikan dan meningkatkan keahlian dan keterampilan pelaku usaha/ IKM di Kota Denpasar.
 
Selain itu  pelatihan ini juga dapat menambah perekonomian masyarakat jika ditekuni dan dilakukan dengan semangat dalam memproduksi keterampilan rumahan.  Mengingat Ecoprint merupakan teknik membatik menggunakan bahan alami tumbuhan, bisa daun dan bunga serta medianya melalui kain. Hal tersebut yang menjadikan pelatihan aneka ecoprint saat ini banyak dilirik dan dikembangkan oleh para desainer fashion. “Begitu banyaknya yang melirik maka pelatihan ini dilaksanakan untuk mengembangkan skill para pelaku usaha,” ungkap Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Kadis Disperindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari mengatakan dalam pelatihan ecoprint ini melibatkan Ecoprint Bali dan Institut Seni indonesia (ISI) Denpasar sebagai narasumber.  Sebagai Pusatnya Desain maka pihak ISI Denpasar memberikan desain secara ilmiah dan Ecoprint Bali yang memberikan teori dan praktek pengerjaanya. “Dengan kolaborasi ini menghasilkan karya yang luar biasa,” ungkap Sri Utari.

Lebih lanjut dikatakan, setelah pelatihan ini pihaknya akan melaksanakan monitoring untuk mengetahui apakah yang diberikan peserta bisa  mengembangkan, memproduksi serta mempromosikan untuk meningkatkan omzet perajin.

Jika perajin bisa mengembangkan yang diberikan dalam pelatihan ini pihaknya akan mengawal para perajin untuk bisa mengikuti pameran di dalam daerah, maupun ke luar daerah.

Owner of Ecoprint Bali, Arry Budiawan mengatakan, setelah pelatihan ini pihaknya akan membuat grup untuk bisa mengkoordinir peserta untuk diskusi tentang hasil karya yang dihasilkan para peserta masing-masing. “Dalam group itu akan diberikan masukan tentang karyanya, karena karya ecoprint tidak pernah gagal. Setelah diolah atau dijahit oleh desainer akan menghasilkan karya luar biasa dan berkualitas,”ucap Arry.

Jika hasil pelatihan yang diberikan menghasilkan karya sama persis dengan produk ecoprint, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan mencari suplai resort yang terdekat yakni para pelaku usaha yang telah mengikuti pelatihan ini. 

Atlet Arung Jeram Puteri Kota Denpasar Raih Prestasi di Kejurda FAJI Bali CUP 2023


BALIKINI.NET | DENPASAR — Tim Arung Jeram Puteri Kota Denpasar binaan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Denpasar berhasil mengharumkan nama Kota Denpasar di Kejuaraan Daerah (Kejurda) FAJI Bali Cup 2023.

Atas capaian tersebut, Tim FAJI Kota Denpasar yang dipimpin Ketua FAJI Kota Denpasar, Agus KN bersama Pembina FAJI Kota Denpasar, I Gusti Made Wira Namiartha bertatap muka dengan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa pada Selasa (30/5).

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi kerja keras seluruh kontingen atlet arung jeram Kota Denpasar hingga meraih prestasi di Kejurda FAJI Bali Cup 2023. 

“Tentu prestasi ini harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi dengan pembinaan berkelanjutan dan tentu akan terus didukung Pemerintah Kota Denpasar. Yang terpenting para atlet tetap menjaga sportivitas dalam berkompetisi,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua FAJI Kota Denpasar, Agus KN mengatakan Kejurda FAJI Bali Cup 2023 yang dilangsungkan pada tanggal 20 hingga 21 Mei di area Sungai Ayung, Bongkasa dan diikuti 22 tim dari pengurus FAJI di lima Kabupaten /Kota di Bali yakni Denpasar, Klungkung, Gianyar, Karangasem dan Badung. “Kejuaraan daerah ini memakai sistem empat orang dalam satu tim atau R4 dimana secara resmi terdapat kategori R2 (dua orang) , R4 (empat orang) dan R6 (enam orang).

“Kontingen Kota Denpasar menerjunkan empat tim yang terdiri dari dua tim putra dari Club Catur Muka FAJI Kota Denpasar dan Club Citta Mandala serta dua tim putri dari Club Wanaprastha Dharma dan Club Bhuana Giri. 

Hasil memuaskan diraih tim putri di Nomor Sprint meraih juara 1 oleh Club Wanaprastha Dharma dan juara 3 oleh Club Bhuana Giri. Di Nomor Head to Head meraih juara 1 oleh Club Wanaprastha Dharma dan juara 2 oleh Club Bhuana Giri. Di nomor Slalom meraih juara 2 oleh Club Wanaprastha Dharma dan juara 3 oleh Club Bhuana Giri. 
Sementara di nomor Down River Race meraih juara 2 oleh Club Wanaprastha Dharma dan juara 3 oleh Club Bhuana Giri. Sayangnya tim putera belum beruntung meraih juara di Nomor Head to Head” jelasnya.

Selanjutnya lima orang atlet puteri dari tim FAJI Kota Denpasar ini akan diseleksi mengikuti seleksi Pra-PON di bulan September 2023. Sementara tim putra sedang diusulkan sebanyak 4 orang atlit. Terkait pembinaan atlet arung jeram di Kota Denpasar kami telah masuk ke sekolah SMP serta SMA yang sudah kami koordinasikan dengan dinas terkait. 

"Kami juga masuk mencari  atlet potensial melalui kegiatan Siswa Pecinta Alam (Sispala) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala). Untuk event kedepan atlet kami tengah persiapan mengikuti kejuaraan lagi di Klungkung  serta persiapan kejuaraan intern kami di Kota Denpasar. Tentu harapan kami pertemuan ini menjadi awal dukungan pemerintah terhadap kemajuan olahraga arung jeram di Kota Denpasar,” ucapnya.

Tim Pora Denpasar Periksa Keberadaan Sekolah Yang Mempekerjakan WNA


BALIKINI.NET | DENPASAR — Ditengah maraknya WNA yang banyak  berulah di Bali, Pemkot Denpasar melalui Kesbangpol Kota Denpasar bersama Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) melaksanakan pemeriksaan terhadap sekolah sekolah yang mempekerjakan WNA. Pemeriksaan ini guna menyamakan persepsi serta membangun sinergitas dan kolaborasi dalam melakukan tukar menukar informasi terkait orang asing yang berada di wilayah Kota Denpasar. TIMPORA menyasar salah satu sekolah yang berada di Desa Pemogan pada Selasa (30/05).

Tim gabungan kemudian melakukan pemeriksaan terkait perizinan dan administrasi Warga Negara Asing (WNA) yang berkegiatan pada sekolah tersebut  baik pengajar ataupun siswa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan penyalahgunaan izin tinggal WNA yang berkegiatan di Sekolah tersebut.

Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konfilk, I Gusti Ngurah Gde Arisudana menjelaskan, kegiatan ini guna menjaga tetap terpeliharanya keamanan dan kepentingan nasional dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat keberadaan dan kegiatan orang asing di Denpasar

"Kegiatan pengawasan orang asing akan rutin dilakukan untuk memastikan WNA yang hadir adalah yang berkualitas dan tidak menimbulkan masalah di Bali khususnya Denpasar," ujarnya

Lebih lanjut, Gde Arisudana menyampaikan pengawasan terhadap WNA telah dituangkan dalam UU 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah yang diberikan kewenangan untuk melakukan pengawasan yang juga telah dituangkan dalam Permendagri dan SK Walikota.

“Dalam monev ini, kami juga melakukan edukasi dan informasi kepada para WNA yang belum melaporkan kedatangannya kepada pihak berwajib dan jajaran aparat kewilayahan setempat,” ujarnya

Sementara itu Perwakilan Sekolah Kadek Artawati menyampaikan bahwa di Sekolah ini terdapat 2 orang pengajar WNA dan 1 siswa WNA. Untuk adiministrasi tenaga pendidik sudah dilengkapi sesuai dengan aturan yang berlaku. 
 
"Selaku pihak sekolah kami selalu melaporkan dan mengingatkan kelengkapan administrasi yang diperlukan,” katanya. (*)

Wabup Diar Bangga Harmonisasi Semua Pasemetonan Yang Tetap Menjaga Nilai Luhur, Dresta Adat dan Budaya


BALIKINI.NET | BANGLI —Ungkapan itu disampaikan Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar saat menghadiri undangan serangkaian upacara dibeberapa tempat di Kecamatan Susut pada Senin (29/5).

Hal senada  disampaikan Wakil Bupati (wabup) Bangli I Wayan Diar ditengah tengah  menghadiri 3 undangan (uleman) di kecamatan Susut yakni upacara Rsi Gana lan mendem pedagingan di merajan dadia arya kenceng tegeh kori, desa Adat Sala, Upacara Rsi Gana lan mendem pedagingan di merajan Dadia Pande Desa Adat Sala dan Upasaksi Ngenteg Linggih di Pura Dalem Pande Desa Adat Apuan.

Lebih lanjut disampaikan Wabup I Wayan Diar, dirinya merasa senang karena pasemetonan ini sudah besatu tatkala menjalankan upacara yadnya dengan ikhlas sesuai dresta dan keyakinan,  dan ini merupakan bagian  terpenting sebagai modal besar membangun kemajuan  kabupaten Bangli kedepan . 

“ dari semua pasemetonan baik dadia , banjar dan adat yang melaksanakan upacara di Bangli menunjukan persatuan yang amat kuat. dilihat  dari sisi upakara berjalan sesuai harapan,saling membantu ,gotong royong utamakan,  adat dan keamanan yang kuat turut bersatu padu dalam menyukseskan yadnya yang diharapkan oleh masing-masing pasemetonan.  inilah bukti nyata masyarakat Bangli tetap menjaga rasa persaudaraan dan saling menghormati satu sama  lain sehingga, keharmonisan hidup bermasyarakat dalam beryadnya dapat berjalan lancar, diberikan keselamatan untuk kita semua dan  pemerintah kabupaten akan selalu hadir ditengah-tengah untuk masyarakat 
 ” tegas Wabup Diar.

Ditegaskan kembali Wabup Diar, Dengan adanya berbagai pasemetonan yang telah tertata dan terdata rapi di Kabupaten Bangli I pun berharap,   Tentunya pasemetonan ini bukan bukan berarti  mengkotak kotakan masyarakat dikabupaten Bangli, akan  tetapi menjadi satu kesatuan bagian yang kuat untuk Kabupaten Bangli dengan cara  pengkoordiniran masing masing pasemetonan melalui proses komunikasi yang baik dan sejalan, penuh sinergitas dan mengutamakan kepentingan bersama  niscaya Bangli akan tetap aman damai dan pembangunanpun akan selalu berjalan sesuai visi dan misi Kabupaten Bangli”pungkasnya.

Sementara itu, ketua panitia kegiatan Pura Dalem Pande Desa Adat Apuan  I Made Sugita mengatakan upakara yang digelar untuk Ida Bhatara yang berstana Pura Dalem Pande ini bertujuan untuk  keselamatan dan kerahayuan jagat.

Dijelaskan Made Sugita, upacara yang terselenggara ini  berkat 40 KK pengempon pura, disamping adanya  dukungan penuh warga masyarakat setempat dan dari mahasemaya Warga pande dari tingkat provinsi sampai Kabupaten. 

Mewakili warga pande setempat, Iapun menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Wakil Bupati Bangli yang turut hadir ditengah-tengah warga yang lagi melaksanakan serangkaian upakara. ia berharap dengan adannya kehadiran sosok pemimpin yang hadir ditengah-tengah kegiatan upacara adat masyarakat dapat menumbuhkan jiwa yang kuat untuk menjaga nilai-nilai luhur adat, agama dan budaya. “sosok seperti inilah yang menjadi panutan kita Bersama”.

Turut hadir pada acara tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bangli, Camat Susut,Perbekel Apuan, Bendesa Apuan,Ketua MSWP Provinsi dan Kabupaten.

 

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Di Kabupaten Bangli Tahun 2023


BALIKINI.NET | BANGLI — Gerakan memasyarakatkan makan ikan di Kabupaten Bangli yang dilaksanakan di SMPN 2 Bangli, selasa, 30/05/2023. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Ketua Forikan Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, Ketua DWP Bangli Ny. Ida Ayu Suardini Giri Putra, Kepala Dinas PKP kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangli, Kepala SMP N 2 Bangli, Camat Bangli dan Undangan lainnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangli I Wayan Sarma dalam kesempatan ini  melaporkan  bahwa, Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau yang dikenal dengan GEMARIKAN bertujuan untuk mensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat terutama anak – anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa untuk sejak dini gemar mengkonsumsi ikan, mengingat ikan memiliki komposisi nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan, kecerdasan dan pertumbuhan. 

Sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat dan cerdas. Kegiatan yang kita lakukan hari ini merupakan puncak acara dari serangkaian kegiatan yang dimulai  sejak Bulan April 2023, berupa penyerahan paket ikan segar sebanyak 1.000 paket pada siswa SMP di Kabupaten Bangli, dengan jumlah peserta  sebanyak 1.000 orang, terdiri dari siswa SMP N 2 Bangli 291 orang, siswa SMP N 5 Bangli 146 orang, siswa SMP N 2 Susut 192 orang, siswa SMP N 3 Susut 95 orang, siswa SMP N 5 Kintamani 85 orang, siswa SMP N 2 Tembuku 141 orang, Anak Stunting Desa Bayung Gede 24 orang, Anak Stunting Desa Selulung 15 orang dan Anak Stunting Kelurahan Kubu sebanyak 11 orang. 

Mengingat pentingnya peningkatan konsumsi ikan oleh masyarakat dalam rangka peningkatan status gizi masyarakat untuk membentuk bangsa yang sehat, kuat dan cerdas, sehingga kegiatan ini sejalan dengan tujuan Pemerintah Kabupaten Bangli melaksanakan pembangunan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali “Nangun Sad Kertih Loka Bali menuju Bangli Era Baru”.  dengan harapan tingkat konsumsi ikan masyarakat Bangli pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya akan meningkat. 

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) perlu terus ditingkatkan, mengingat ikan merupakan bahan pangan yang murah, mudah didapat merupakan sumber makanan bergizi tinggi karena mengandung omega 3 yang sangat berguna untuk kecerdasan otak, selain itu mengandung protein, vitamin, mineral serta memiliki kandungan kolesterol yang rendah. 

Pentingnya makan ikan untuk peningkatan gizi masyarakat terutama pada anak-anak untuk mencegah stunting, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sel otak, kesehatan mental maupun fisik. Ditambahkannya, Gemarikan dapat dimulai dari keluarga dimana anak –anak sekarang lebih suka makan makanan cepat saji berbahan dasar non ikan yang banyak tersedia di pasaran. 

Oleh karena itu untuk menggugah minat yaitu dengan mengubah dan merekayasa bentuk masakan ikan menjadi olahan lain yang lebih menarik seperti bakso ikan, nugget ikan, sosis ikan, kerupuk ikan dan lain sebagainya. Sehingga dengan meningkatnya konsumsi ikan dimasyarakat  saat ini berimbas pada peningkatan kebutuhan ikan segar maupun produk olahan yang berbahan ikan. Hal ini sudah barang tentu akan berdampak secara tidak langsung bagi usaha dan kesejahteraan petani/kelompok pembudidaya ikan. 

Peluang ini hendaknya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terutama pelaku usaha perikanan maupun pengolah hasil perikanan untuk meningkatkan produknya. Untuk itu diharapkan kepada petani/kelompok pembudidaya ikan dan pelaku usaha perikanan untuk semakin mengintensifkan usaha yang digeluti agar bisa bersaing di era global. Pihaknya berharap kepada masyarakat pembudidaya ikan di Danau Batur agar tetap memperhatikan daya dukung dan kelestarian lingkungan agar keberadaan Danau ini tetap terjaga dan lestari  untuk kita wariskan kepada anak cucu kita. Imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga diisi kegiatan penyuapan olahan ikan oleh Ketua Forikan Kabupaten Bangli kepada Balita, Penyerahan hadiah  oleh Bapak Bupati Bangli kepada pemenang lomba video dalam mengolah ikan  yang diikuti siswa SMP dan lomba ketangkasan yang diikuti oleh siswa SMP.(*)

Pimpin Panen Padi Wabup Kasta Ajak Petani Konsisten Garap Lahan Pertanian

 

BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Demi mencapai hasil produktivitas pertanian yang maksimal semangat dan jiwa konsisten harus terus dijaga dengan sebaik-baiknya. Hal tersebut disampaikan saat Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta memimpin kegiatan panen padi Varietas M70 D dilahan milik Jero Mangku Masceti tepatnya disebelah selatan Kantor Balai Penyuluhan Petani (BPP) Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Selasa (30/5). Turut hadir, Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Armen serta warga setempat.

Wabup Made Kasta juga menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan tentu bertujuan untuk membangkitkan lagi semangat para petani, sehingga nantinya produktivitas hasil pertanian salah satunya ini produksi padi agar semakin bertambah. "Mari bersama-sama tingkatkan terus semangat untuk bertani, warisan leluhur yang sudah diwariskan ini agar tetap selalu dijaga sepanjang masa sehingga nantinya produktivitas pertanian bisa terus berkembang," harap Wabup Kasta.

Sementara pemilik lahan Jero Mangku Masceti mengucapkan terimakasih atas dukungan dan perhatian pemerintah salama ini untuk membangkitkan terus sektor pertanian. Pihaknya menambahkan panen padi varietas M70 D dengan menggunakan pupuk fornas seluas 12 are ini dibagi menjadi 2 petak. Untuk petak satu dengan perlakuan taman jajar legowo dengan pola bertanam yang berselang-seling antara dua atau lebih (biasanya dua atau empat) baris tanaman padi dan satu baris kosong ini menghasilkan panen padi sebanyak 8 ton. Sementara petak dua dengan perlakuan taman padi biasa menghasilkan panen sebanyak 8,6 ton.(humasklk/puspa).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved