-->

Kamis, 01 Juni 2023

Bupati Suwirta Apresiasi Penampilan Kreativitas Seni dan Budaya TK Kumara Jaya Jungutbatu


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Pementasan yang sangat luar biasa dari generasi muda untuk mencintai seni dan budaya. Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat menghadiri Gebyar Pentas Kreativitas dan Pelepasan Anak-Anak TK Kumara Jaya di Balai Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (31/5). Turut hadir, Camat Nusa Penida, Kadek Yoga Kusuma.

Bupati Suwirta juga menambahkan bahwa pendidikan TK PAUD untuk memberikan rangsangan pikiran kepada anak-anak untuk nantinya disaat melanjutkan pendidikan ke jenjang SD sudah mempunyai bekal/ilmu pengetahuan yang lebih. Selain itu, perbekel juga diminta untuk mengawal TK ini dengan sebaik-baiknya. Hal yang tidak kalau pentingnya Bupati meminta masyarakat agar jangan hanya mengandalkan sektor pariwisata saja, tetapi seni dan budaya harus terus dibangkitkan.

Adapun pementasan kreativitas ditampilkan oleh anak-anak TK Kumara Jaya diantaranya tari modern, tari joged janger, peragaan busana, tari piring dan lainnya.(humasklk/puspa).

Serukan semangat Persatuan pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Jembrana


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Hari lahir Pancasila di Kabupaten Jembrana dirayakan Pemkab Jembrana melalui upacara bendera di Lapangan Pecangakan Jembrana, Kamis (1/6)

Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna.  Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila melibatkan kalangan TNI, Polri, Korpri, PGRI serta para pelajar. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jembrana, beserta pimpinan OPD Pemkab Jembrana.

Pada kesempatan yang sama, Wabup Ipat menyerahkan piagam penghargaan juara nyurat lontar tingkat SMP se kabupaten Jembrana kepada Ni Kadek Vina Dwi Arianti dan juga diserahkan piagam penghargaan lomba perpustakaan tingkat SMP se Kabupaten Jembrana kepada SMP N 2 Mendoyo. 

Momentum Hari Kesaktian Pancasila tahun 2023 yang mengangkat tema " Goyong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global"

Dalam sambutannya, Wabup Ipat mengatakan, bahwasanya Peringatan Hari Lahir Pancasila ini sebagai momentum untuk memperkokoh nilai nilai luhur Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dan Pancasila ini merupakan pondasi atau dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sekaligus menjadi pandangan hidup bagi Bangsa Indonesia

“Selama kurun waktu perjalanan bangsa, Pancasila telah mengalami berbagai ujian dan dinamika sejarah sistem politik. Di setiap jaman, Pancasila harus melewati alur dialektika peradaban yang menguji ketangguhannya sebagai dasar filosofis Bangsa Indonesia yang terus berkembang,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Wabup Ipat mengungkapkan bahwa memasuki era reformasi, kita menyambut gembira munculnya gelombang demokratisasi di berbagai bidang. Namun, seiring dengan perjalanan kehidupan demokrasi tersebut, Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa.

“Saat ini ke Bhinekaan kita sedang diuji dengan munculnya pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinneka-an dan ke Ika-an kita, dan masih ada sikap tidak toleran yang ingin mengusung ideologi selain pancasila dan semakin di perparah dengan berita-berita hoak dan fitnah yang sengaja disebar melalui media sosial oleh orang-orang yang menginginkan perpecahan antar anak bangsa, ” jelasnya. 

Pihaknya menyerukan dan mengajak peran aktif semua elemen mulai ulama, pendeta, pastor, biksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri, dan seluruh komponen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dalam keberagaman berdasarkan Pancasila. 

“Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 ini dijadikan momentum untuk bergotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global serta menjadi energi positif bagi angsa indonesia sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi untuk kemakmuran rakyat indonesia dan dunia,”tandasnya (Adi/Humas)

Jaga Kearifan Lokal dan Hargai Kebhinekaan, Sanjaya Pimpinn Apel Hari Lahir Pancasila di DPC


BALIKINI.NET | TABANAN — Dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar upacara bendera. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, sebagai pembina upacara yang digelar di halaman sekrerariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Kamis, (1/6) pagi. 

Nampak hadir saat itu segenap pengurus DPC PDI Perjuangan Tabanan serta anggota Fraksi PDI P, pengurus PAC Kecamatan, Ranting, Kader dan juga simpatisan Partai. Menariknya, selain pengibar bendera, seluruh peserta memakai pakaian adat serta melaksanakan upacara bendera dengan serius dan khidmat yang saat itu juga nampak diikuti oleh seluruh organisasi sayap Partai, khususnya yang ada di Tabanan. 

Menurut Sanjaya, dengan menggunakan pakain adat adalah sudah merupakan tradisi untuk menghargai kebhinekaan. Apalagi di Bali sudah ada perda, selain hari kamis, purnama tilem dan hari-hari besar berpakaian adat untuk menunjukan, bahwa kita adalah bangsa yang mencintai kebhinekaan serta tradisi adat dan budaya yang adiluhung yang dimiliki di masing-masing daerah. 

Dalam arahanya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Sanjaya yang juga selaku Bupati, menyampaikan, bahwa peringatan Hari Lahirnya Pancasila ini sangat penting dilakukan setiap tahunnya. Disamping untuk mengenang sejarah hari lahirnya Pancasila sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan kewajiban, juga sebagai upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa NKRI. 

"Kita bersama patut bersyukur karena hari ini diberi kesehatan dan kekuatan mengikuti upacara bendera. Ini merupakan sebuah amanah dan kewajiban kita selaku kader partai dan selaku anak bangsa yang diamanatkan oleh Ibu Megawati, serentak di seluruh Indonesia untuk melaksanakan upacar bendera di kantor sekretariat masing-masing," ujar Sanjaya. 

Bahkan, menurut Sanjaya selaku Pengurus Partai yang duduk di eksekutif dan juga teman-teman yang duduk di legislatif, pada hari ini berfokus serta berpusat di kantor DPC adalah merupakan kewajiban. Hal ini dilakukan mengingat begitu pentingnya kegiatan, sehingga segenap pengurus Partai dari Kabupaten hingga Desa wajib hadir, begitupun dengan kader, simpatisan maupun sayap partai. 

"Jadi, kita selaku generasi harus tetap menggelorakan peringatan ini karena sudah merupakan amanah. Hari ini kita patut berbahagia dan berbangga negeri ini bisa disatukan berkat Pancasila. Dimana Pancasila diproklamirkan oleh Bung Karno, patut kita syukuri. Mudah-mudahan di tahun ini dan juga tahun depan ada hajatan politik, kita tetap solid dan bersatu membangun bangsa," imbuh Sanjaya.

Rabu, 31 Mei 2023

Wawali Arya Wibawa Hadiri Pameran Stand UMKM, Serangakaian HUT Desa Dangin Puri Kauh


BALIKINI.NET | DENPASAR — Serangkaian peringatan Hut ke 41 Tahun, Desa Dangin Puri Kauh menggelar Pameran Atau Bazzar UMKM. Kegiatan ini di hadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang pada kesempatan ini didampingi Ketua Komisi Satu DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara dan unsur terkait lainya, Rabu (31/5) bertempat di Wantilan Banjar Tampakgangsul.

“Saya sangat mendukung kegiatan peningkatan ekonomi dengan kegiatan pameran UMKM lokal yang ada di Desa Dangin Puri Kauh.  Ini perlu terus dikembangkan UMKM rumahan yang ada, biar nanti bisa bersaing dimasyarakat. Supaya Mereka memasarkan dari rumah, punya warung, punya toko, dan kami arahkan untuk ke Disperindag untuk didata,” kata Wakil Walikota Arya Wibawa saat ditemui disela-sela peninjauan.

Lebih lanjut dikatakan nantinya UMKM tersebut akan disediakan ruang untuk menjajakan hasil produksinya tersebut.

“Kami akan bekerjasama dan berkolaborasi, selain dengan perbankan juga dengan komunitas yang ada di Kota Denpasar dan ini sebuah upaya untuk membangkitkan UMKM di Denpasar,” katanya.

Sementara Kadus Tampakgangsul, IB. Gede Krisnawan mengatakan, kegiatan Bazzar UMKM ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 31 Mei sampai 1 Juni yang merupakan puncak HUT Desa Dangin Puri Kauh yang ke 41 Tahun.

Dalam pasar murah ini dihadirkan sebanyak 22 IKM dan UMKM di Desa Dauh Puri Kauh. UMKM tersebut meliputi aneka keripik produksi rumahan, makanan, minuman, hingga produk pakaian tenun.

Selain itu juga ada hiburan musik, band, tari-tarian tradisional selama dua hari serangkaian HUT Desa Dangin Puri Kauh.

Tingkatkan Pemahaman Parenting, Pemkot Denpasar Gelar Lomba Kreativitas Anak dan Orangtua



BALIKINI.NET | DENPASAR — Upaya peningkatan pemahaman parenting bagi orang tua yang dikemas dalam aneka perlombaan kreativitas, digelar Pemerintah Kota Denpasar pada Rabu (31/5). Setidaknya, lebih dari 200 peserta yang terdiri dari siswa didik PAUD, orangtua beserta pendidik mengikuti rangkaian acara ini. 

Selain soal parenting, rangkaian kegiatan  yang bertemakan "Melalui Apresiasi Orangtua dan Anak Kita Sukseskan Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan" ini juga, ditujukan untuk mensosialisasikan program transisi PAUD-SD di masyarakat. 

Diadakan di area SKB SPNF Tembau, rangkaian kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Dalam sambutan Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara yang dibacakan Ny. Ayu Kristi, mengatakan aneka kegiatan kreativitas yang digelar hari ini adalah langkah baik dalam upaya mensukseskan transisi PAUD - SD. 

"Salah satu langkah untuk mensukseskan transisi PAUD - SD adalah pelibatan orangtua. Saya meyakini, aneka kegiatan hari ini, akan mampu menstimulasi para orangtua untuk semakin memahami dan memiliki pengetahuan yang baik dalam mendidik anak," ujar Ny. Ayu Kristi. 

Dalam kesempatan itu, dia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar dapat berperan aktif dalam rangka mewujudkan PAUD yang berkualitas. 

"Mari bersama sama kita pastikan bahwa transisi PAUD-SD yang menyenangkan dapat berjalan dengan baik di Kota Denpasar. Dimana, transisi PAUD-SD ini merupakan penyelarasan pembelajaran yang bertujuan agar peserta didik PAUD tidak perlu melakukan banyak penyesuaian saat menjadi peserta didik di tingkatan SD," lanjut Ny. Ayu Kristi. 

Kabid Pembinaan PAUD dan SPNF Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini mengatakan, kegiatan ini menyasar para anak didik dan juga orang tua. 

"Para peserta lomba hari ini mengikuti beberapa jenis lomba. Antara lain, Lomba Senam Kreasi Pelajar Pancasila, Lomba Menyajikan Makanan Sehat dan juga kegiatan Simulasi Berlian. Semuanya melibatkan para anak didik dan juga orangtuanya," jelasnya. 

Made Sugiantini menambahkan, sejauh ini Pemkot Denpasar melalui Disdikpora selalu berfokus untuk berselaras dengan program pemerintah pusat, dalam mewujudkan profil pelajar berkualitas.

"Kegiatan Lomba Kreativitas hari ini, adalah salah satu upaya menjadikan peserta didik kita berkualitas. Selain itu, hal ini juga diperuntukan  agar terjalin kekompakan dan komunikasi dalam proses parenting, utamanya di dalam keluarga," pungkasnya

Ciptakan Tertib Administrasi, Kelurahan Padangsambian Gelar Pendataan Penduduk Non Permanen


BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan, sejumlah Perangkat Kelurahan Padangsambian, lakukan pendataan penduduk non permanen di seluruh wilayah Kelurahan pada Selasa (30/5) malam.

Kegiatan yang juga melibatkan jajaran keamanan Kecamatan Denpasar Barat, Babinsa, Babinkantibmas dan Satpol PP ini mendata sedikitnya 472 orang belum memiliki Surat Keterangan Penduduk Non Permanen (SKPNP).

Lurah Padangsambian, Alit Artika, yang turut dalam kegiatan mengatakan, sebanyak 472 orang tersebut diketahui terdiri dari 132 penduduk Bali, dan 340 penduduk ber-KTP luar Bali, yang kemudian langsung di lakukan diberikan edukasi dan pendataan.

"Kegiatan pendataan ini menyasar tempat tinggal rumah-rumah kost dan kontrak, namun selama pendataaan serta saat memberikan edukasi semuanya kooperatif dan berjalan dengan lancar," kata Alit Artika.

"Kami menghimbau untuk penduduk non permanen agar pro aktif untuk melapor kepada Kepala Lingkungan setempat dan mengurus SKPNP, demi terciptanya tertib administrasi, keamanan, dan kenyamanan di lingkungan Kelurahan Padangsambian," Imbuhnya.

Pemkab Bangli Raih Rekor Muri Penuangan Eco Enzym Terbanyak di Danau Batur Kintamani

 

BALIKINI.NET | BANGLI — Direktur Museum Rekor Indonesia, Osmar Susilo memberikan penghargaan Muri kepada Pemerintah Kabupaten Bangli yang diterima langsung oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, bertempat di Pura Segara, Batur Kintamani, pada Rabu (31/5/2023).

Rekor Muri diberikan dalam rangka penuangan secara serentak 20 ton cairan eco enzym dalam upaya penyelamatan danau Batur terutama didalam menekan pencemaran yang mengakibatkan menurunnya Baku mutu Kwalitas air di Danau Batur, serta pengembalian kembali fungsi Danau Batur sebagai fungsi sumber kehidupan bagi masyarakat Bangli dan Bali, khususnya dalam kebutuhan air. Penuangan Eco Enzym dilaksanakan oleh seluruh jajaran  Pemerintah Kabupaten Bangli yang dipimpin langsung oleh Bupati Sang Nyoman Sedana Arta.

Acara  tersebut juga dihadiri oleh Jero Gede Batur Duuran, Sekda Bangli Ida Bangus Gde Giri Putra, Ketua TP.PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, Ketua GOW Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, Ketua Gatriwara, Ny. Ayu Sukma Suastika, Unsur Forkompinda, Anggota DPR RI, I Nyoman Parta, Deputi RID BRIN, Yopi, Direktur Muri, Osmar Susilo Kepala OPD di Jajaran Pemerintah Provinsi Bali, Kepala Balai Prasarana Provinsi Bali, Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Bangli, seluruh ASN dilingkungan Pemkab Bangli, serta undangan lainnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli, I Putu Ganda Wijaya dalam laporannya menyampaikan, maksud dan tujuan dilaksanakannya penuangan eco enzyme adalah merupakan salah satu upaya untuk penyelamatan danau Batur terutama didalam menekan pencemaran yang mengakibatkan menurunnya Baku mutu Kwalitas air di Danau Batur, merupakan upaya pengembalian kembali fungsi Danau Batur sebagai fungsi sumber kehidupan bagi masyarakat Bangli dan Bali, khususnya dalam kebutuhan air, serta sebagai upaya edukasi kepada masyarakat untuk pengelolaan sampah dari sumber khususnya sampah organik.

Lokasi penuangan dibagi menjadi 6 titik lokasi diantaranya Hulun Danu Songan : 3,726 liter, Pura Segara/Pura Jati : 2.185 liter, Tengah Tengah Danu : 4.015  liter, Sekitar toyo Devasya : 3.535 liter, Dermaga kedisan : 3,515 liter, Dan di terunyan. : 3.235 liter Dengan Total Penuangan pada tanggal 31 Mei 2023 ini sebanyak : 20.211 liter. Dilaksankan pada waktu terjadinya terik matahari, sekitar jam 10 sampai dengan jam 1 siang, dengan  volume penuangan untuk satu kali penuangan sekitar 20 ton.

Seluruh komponen yang terlibat dalam pembuatan penuangan eco enzym ini diantaranya Bupati Bangli, Wakil Bupati Bupati , Tim Percepatan, Tim Advokasi, Bapak Setda, Pimpinan OPD ASN, Pegawai PTT dan Kontrak, BUMN, BUMD, Pemerintah Desa, PKK, Siswa,dll dengan estimasi 5 liter per orang sehingga dapat melibatkan sebanyak 47,523 orang, dan khusus untuk tanggal 31 Mei 2023 sebanyak 2.016 orang . Penuangan tidak hanya dilaksanakan hari ini saja tetapi target penuangan dilaksanakan sebanyak 11 kali penuangan dengan target penuangan sebanyak 237 ton. 

Mengingat  rekomendasi yang diberikan oleh tim dari KEMENKOMARFES, P3E serta para dokter dari Universitas Udayana maka penuangan eco enzyme dilaksanakan sebanyak 11 kali dengan durasi 2 minggu sekali serta jumlah volume penuangan berkisaran 20 ton lebih, adapun jadwal tersebut ( 31 mei 2023, 10 Juni 202, 24 juni 2023,8 juli 2023, 27 juli 2023,5 agustus 2023, 19 agustus 2023,2 september 2023, 16 september 2023, 30 september 2023 dan 14 oktober 2023).

Bupati Bangli dalam sambutannya menyampaikan, penuangan Eco-Enzyme yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangli bersama seluruh komponen masyarakat hari ini merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Kota Bangli yang ke 819.  Kabupaten Bangli merupakan Kabupaten yang tidak mempunyai laut tapi  mempunyai Danau yang terletak di Kecamatan Kintamani dan merupakan Danau terbesar di Bali, Danau ini menjadi tumpuan utama secara alami sebagai cadangan air untuk Bali oleh karena itu perlu jaga dan kita lestarikan agar Danau Batur bisa terbebas dari berbagai macam pencemaran. Pemerintah Kabupaten Bangli telah melakukan berbagai upaya dalam melestarikan Danau Batur seperti penanganan gulma Eceng Gondok, Penertiban Keramba Jaring Apung, Penanganan Sampah dan air limbah ke Danau.

Tujuan penuangan Eco-Enzyme adalah untuk ikut merawat sumber mata air secara bergotong royong karena Eco-Enzyme bisa dibuat oleh semua orang dari bahan yang mudah di dapatkan dari sisa sayuran dan buah tetapi memberikan manfaat yang luar biasa. Dan Tentunya ini sejalan dengan Bangli Era Baru yang intinya bersama-sama mengurangi volume sampah dan mengubah sampah menjadi produk yang mempunyai nilai dan bermanfaat seperti Eco-Enzyme yang bisa didigunakan menjadi penyubur pertumbuhan tanaman atau fertilizer, mengobati tanah, membersihkan air yang tercemar dan pembersih yang bebas dari bahan kimia, mudah terurai, dan lembut.

Eco Enzym yang di poduksi di Kabupaten Bangli saat ini sebanyak 237 Ton 563 liter yang  dibuat secara swadaya oleh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, BUMD, Sekolah-sekolah, Pemerintahan Desa, PKK, Komunitas serta Masyarakat. untuk Penuangannya dilakukan bertahap yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali dengan Volume 20 Ton 216 liter yang dimulai dari tanggal 31 Mei 2023 sampai dengan tanggal 14 Oktober 2023.

Sementara itu Anggota DPR RI I Nyoman Parta dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangli dibawah Kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati I Wayan Diar, karena telah mampu melakukan gotong royong secara serentak membuat cairan eco enzym untuk dituangkan di danau batur dalam upaya penyelamatan danau batur dari pencemaran lingkungan. Pihaknya berharap, semoga kegiatan ini berkelanjutan sehingga danau batur dapat terjaga dari pencemaran lingkungan.

Jadi Gelandangan di Bali, Seorang WN RRT Dideportasi


BALIKINI.NET | BADUNG — Seorang WNA laki-laki berinisial WR (35) berkewarganegaraan RRT terpaksa dipulangkan pihak Imigrasi Ngurah Rai lantaran tidak dapat menunjukkan identitas dan telah mengglandang di Bali.

Sebelumnya WR diketahui menjadi subyek laporan masyarakat Januari 2021 silam yang dianggap meresahkan. Kasusnya berawal ketika WR terlantar karena kehabisan uang dan ia menggelandang di wilayah Ground Zero, Kuta. 

Berdasarkan hal tersebut masyarakat pun melapor ke Satpol PP BKO Kuta untuk dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku. Atas dasar laporan tersebut WR menjadi subjek orang terlantar sehingga telah melanggar Perda Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. 

WR pun diboyong oleh Satpol PP ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada 18 Januari 2021 untuk dilakukan tindakan lanjutan sesuai ketentuan keimigrasian.
Diketahui WR pertama kali datang ke Indonesia pada 2017 melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan yang berlaku untuk 30 (tiga puluh) hari. 

Tujuan datang ke Indonesia untuk berlibur di Bali, namun diketahui dalam pengakuan terakhirnya ia hendak mencari suaka. Di Bali Ia seorang diri dan selama tinggal di Bali mengandalkan uang tabungannya.

Karena uang di tabungan telah habis sehingga ia menjadi terlantar selama kurang lebih tiga tahun dan paspornya telah hilang dicuri pada tahun 2019 silam. Dalam pemeriksaan WR juga diketahui tidak pernah melaporkan kondisinya ke Konsulat RRT karena merasa takut menceritakan hal tersebut.

Awalnya ia tidak mau dipulangkan ke RRT walaupun pihak orangtuanya bersedia menyediakan tiket pulang baginya karena ia selalu berkeinginan mencari suaka tanpa alasan yang kurang jelas. 

“Setelah hampir didetensi selama 2 tahun 4 bulan kami rutin melakukan konseling, pendekatan persuasif kepada yang bersangkutan dan setelah kedua orangtuanya datang ke Bali untuk menjemput WR akhirnya ia mau dipulangkan ke negara asalnya” jelas Anggiat Napitupulu, Kakanwil Kemenkumham Bali.

WR dideportasi ke kampung halamannya Nanjing - RRT dengan menggunakan maskapai Sriwijaya Air dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dengan nomor penerbangan SJ1190 yang lepas landas pada pukul 09.25 WITA.

Pemkab Jembrana Gelar Lomba Nyurat Lontar dan Baligrafi


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Jembrana gelar Lomba Nyurat Lontar Tingkat SMP dan Baligrafi Tingkat SMA/SMK Se-Kabupaten Jembrana yang dilaksanakan di areal utamaning mandala Pura Jagatnatha, Rabu (31/5).

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya melestarikan naskah kuno dalam Kebudayaan Bali dengan mengambil tema "Taru Premana : Siddhi Usadhaning Sangaskara Uriping Sarwa Prai".

Ketua kordinator acara Made kumara Putra menjelaskan Nyurat Lontar merupakan salah satu kearifan lokal yang diwariskan leluhur untuk masyarakat Bali. Tradisi tulis menulis ini telah ada sejak zaman silam, yang pada umumnya menggunakan aksara Bali, maka dari itu kita laksanakan lomba Baligrafi tingkat SMA/SMK dan lomba nyurat lontar tingkat smp se-Kabupaten Jembrana dalam pelestarian naskah kuno tersebut.

"Untuk perlombaan nyurat lontar tingkat SMP pesertanya 40 orang dan Baligrafi tingkat SMA/SMK pesertanya 16 orang yang akan memperebutkan hadiah uang tunai Juara I, Juara II ,1juta, juara III 750ribu, harapan I 500ribu, hrapan II 250 ribu, yang akan diserahkan besok 1 juni bertepatan dengan hari lahirnya pancasila," ungkap Made Kumara.

Dilain sisi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga I Gusti Putu Anom Saputra menyambut baik kegiaatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan sebagai ajang edukasi dan pelestarian budaya.

"Kami tentu mengapresiasi yang dilakukan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan, ini menjadi suatu edukasi untuk anak anak kita, mengedukasi siswa untuk bisa kreatif inovatif seperti yang di inginkan diera kurikulum merdeka ini, mereka bisa menciptakan projek projek kegiatan yang positif," ucapnya. 

Lebih lanjut Gusti Putu Anom Saputra mengatakan lomba-lomba seperti ini menjadi suatu ajang pembinaan yang tentu nanti dapat menjaring siswa/siswi yang berprestasi dan potensi untuk mewakili Kabupten Jembrana ditingkat provinsi.

"Ini juga kita harap ada imbas terhadap anak anak yang lain setidaknya mereka lebih mengenal dan tertarik terhadap hurup bali, mengenal bahasa bali, mengenal tulisan bali yang sekarang kaitanya dengan revitalisasi tulisan aksara bali, serta tentu harapannya kegiatan seperti ini tetap kita bisa laksanakan secara terus menerus," pungkasnya.(komang/hms)

Pelatihan Public Speaking dan Kepemimpinan Bagi Perempuan Bagi Perempuan Masyarakat Desa


BALIKINI.NET | DENPASAR — Public speaking merupakan seni berkomunikasi yang dilakukan secara lisan untuk menyampaikan ide, gagasan, pesan dan pendapat yang bertujuan menginformasikan, menghibur, mempengaruhi dan dilakukan didepan audiens dengan metode dan struktur tertentu. Hal tersebut di butuhkan bagai perempuan masyarakat desa sehingga mempu menunjukkan menunjukkan diri sebagai pemimpin. Hal tersebut disampaikan Ni Made Puspitasari Sekretaris pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Denpasar saat membuka workshop public speaking dan kepemimpinan bagi perempuan masyarakat desa, mewakili Kepala Dinas P3AP2KB, I Gusti Agung Sri Wetrawati, Rabu (29/5) Gedung Sewaka Dharma Denpasar.

Lebih lanjut Pusputasari menambahkan selama ini kaum perempuan sangat sulit untuk mengaktualisasi diri dalam pembangunan yang dilaksanakan di desa. Sehingga pembangunan yang dilaksanakan kurang mendapatkan masukan dari aspirasi dari kaum perempuan. “Karena nyatanya kami lihat, kaum perempuan kurang berani berbicara dalam forum-forum desa sehingga aspirasinya kurang didengar,” ujar Puspitasari.

Untuk meningkatkan kemampuan public speaking dan kepemimpinan kaum perempuan di desa meka dilaksanakan pelatihan ini. Dengan pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan dapat minimal meningkatkan kepercayaan diri kaum perempun di desa sehingga berani menyampaikan pendapatnya pada forum-forum desa.

Dengan demikian setiap pelaksanaan pembangunan di desa merupakan hasil aspirasi semua lapisam masyarakat mulai dari laki-laki dan perempuan sampai pada anak-anak. Hal ini berdampak pada pemerataan pembangunan yang dilaksanakan di masing-masing desa.

Putu Etik Sumartini Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Kualitas Keluarga Data dan Informasi pada Dinas P3AP2KB selaku Ketua Panitia menyampaikan pelatihan ini menyasari 50 orang peserta yang terdiri dari perempuan yang berasal dari Lembaga Kemasyarakatan Desa di Kota Denpasar. Kegiatan ini bertujuan agar para peserta dapat meningkatkan kapasitas dan

kapabilitasnya dalam hal kepemimpinan dan public speaking sehingga dapat memahami peran strategisnya di tingkat desa atau tingkat kelurahan, serta tergerak untuk berperan aktif dalam aktifitas kepemimpian perempuan di tingkat desa/kelurahan.

Salah seorang narasumber Dr. I Made Mahadi Sanata, S.STP, MAP yang menyampaikan materi Strategi Pemimpin Perempuan dalam Melakukan Perubahan di Desa/Kelurahan menyampaikan keterlibatan perempuan di semua tahapan pembangunan desa sangat menentukan. Hadirnya perempuan pemimpin di desa juga diharapkan menciptakan pemerintahan desa yang lebih memiliki perspektif jender. Perempuan desa memiliki peran utama dalam pembangunan desa dan menentukan masa depan desa. Ia mengapresiasi seluruh perempuan kepala desa yang berperan dalam membangun desanya di tengah tantangan dan hambatan yang berbeda-beda. “Kita berharap perempuan desa mampu menyampaikan aspirasi setiap pembangunan desa,” ujarnya. 
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved