-->

Rabu, 01 November 2023

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penyineban di Pura Agung Jagatnatha


DENPASAR, Bali Kini -
Jajaran Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Panyineban serangkaian Pujawali di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Rabu (1/11). 


Penyineban dilaksanakan setalah Ida Bhatara di Pura Agung Jagatnatha nyejer dan bhakti penganyar selama tiga hari setelah Puncak Karya pada Purnama Kalima lalu. Pelaksanaan bhakti panyineban tersebut dihadiri Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. 


Pada kesempatan tersebut Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ny. Widnyani Wiradana juga ngayah mesolah Tari Rejang Sari dan Rejang Rentang. Bhakti Penganyar, diakhiri dengan persembhayangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gde Putra Sibang, Griya Sibang Sanur. 


 Ketua GOW, Ayu Kristi mengatakan persembahyangan prosesi penyineban ini bertujuan untuk memohon keselamatan serta kerahayuan baik kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun kepada masyarakat Kota Denpasar.


 “Kami mengucapkan rasa syukur karena proses pelaksanaan upacara dari melaspas sampai ke penyineban berjalan dengan lancar,” ujarnya. 


 Sementara Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Surya Antara mengatakan prosesi kali ini merupakan Penyineban setelah dilaksanakannya acara melaspas kemudian piodalan Pujawali Purnama Kelima.


 “Kami berharap dengan dilaksanakannya upacara ini dapat meningkatkan Sradha Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta dapat memancarkan aura positif kepada seluruh kalangan masyarakat,” katanya [*]

Bupati Tabanan Ngupasaksi Pujawali dan Bersembahyang Bersama di Kecamatan Penebel


Tabanan , Bali Kini 
- Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M, tak hentinya memperlihatkan komitmennya yang kuat dalam mendukung dan memajukan masyarakat setempat. Hal ini terbukti melalui kehadirannya dalam rangkaian acara Uleman Ngupasaksi Pujawali yang diselenggarakan di Pura Luhur Kahyangan Jagat Pucak Sari, Desa Adat Bugbugan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel Tabanan, yang kemudian dilanjutkan dengan Persembahyangan Bersama di Pura Dalem Riang, Desa Adat Riang Gede, Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel Tabanan, pada Rabu, (1/11)


 


Acara adat yang diselenggarakan ini tidak hanya menjadi bentuk kegiatan rutin keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting dalam mempererat kekompakan dan gotong royong masyarakat setempat. Nampak mengikuti persembahyangan saat itu, Sekda, Para OPD Terkait di lingkungan Pemkab beserta para Kepala Bagian, Camat beserta unsur forkopimcam setempat, Perbekel, Bendesa Adat, Jro Mangku Lanang/Istri dan Krama Adat beserta para pengempon karya.  


 


Bupati Tabanan di kesempatan itu, sangat mengapresiasi semangat kolaboratif yang terpancar dari setiap peserta yang hadir. Pihaknya menyatakan bahwa karya Dewa Yadnya ini bukan hanya sekadar upacara adat, tetapi juga merupakan bentuk bhakti umat Hindu Se-dharma kepada Sang Pencipta. Sebagai murdaning jagat, Pihaknya juga telah menjadi bagian integral dari keseluruhan karya yang dilakukan hingga menjadi karya yang satwika. Kesempurnaan dari upacara ini, menurutnya, didukung oleh panduan dari para sulinggih, disaksikan oleh murdaning jagat dan dengan penuh dedikasi, dilaksanakan masyarakat dengan semangat dan rasa tulus ikhlas.


 


Dalam suasana penuh kehikmatan, Sanjaya nampak sangat terlibat dan ikut serta dalam setiap langkah, menunjukkan bahwa sebagai pemimpin daerah, pihaknya tidak hanya hadir sebagai figur publik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang beribadah dan ikut membangun dengan tulus. Oleh sebab itu, kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat haruslah saling terjaga dan saling bersinergi.


 


“Pemerintah hadir, punya wali / wakil rakyat, yang menyerap aspirasi masyarakat, sebagai perpanjangan tangan masyarakat, kalau sudah terkoneksi dengan baik, astungkara saya di Pemerintah tetap siaga dan bhakti dengan semeton di Riang, ini salah satu komitmen dan konsisten yang saya lakukan, apalagi sekarang dalam rangka mewujudkan Tabanan Era Baru menuju Aman, Unggul dan Madani, kita sedang giat-giatnya membangun. Contohnya seperti pembangunan jalan yang 70% dulu rusak, sekarang 96% sudah mulus, belum lagi pembangunan yang lain, semua kita ikut berkontribusi” paparnya di Desa Riang Gede sore itu.


 


Kegiatan seperti ini tidak hanya memperlihatkan kepedulian Bupati Tabanan terhadap tradisi dan budaya lokal, tetapi juga menunjukkan bahwa dirinya adalah sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakatnya. Sikap apresiatif terhadap gotong royong dan semangat kolaboratif yang diapresiasi oleh Bupati Tabanan adalah cerminan dari visi dan misi pemerintah daerah dalam membangun harmoni dan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat. Pembangunan Bale Pebat dilansir menghabiskan biaya sebesar 200 juta rupiah, dengan gotong-royong dari pengempon warga setempat sejumlah 360KK. 


 


Siang itu, Sanjaya juga menyampaikan harapannya bahwa melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan dapat terus dijaga dan diteruskan kepada generasi selanjutnya. Dirinya berharap agar masyarakat terus menjaga tradisi dan memperkuat ikatan sosial antar sesama.


 


Selain itu, Bupati Tabanan juga menekankan pentingnya peran para pemimpin adat dan tokoh agama dalam memimpin dan membimbing masyarakat. Kehadiran mereka menjadi penentu dalam menjamin bahwa setiap upacara adat dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tata cara yang telah ditetapkan. Acara ini tidak hanya menjadi wujud keimanan dan kebhinekaan masyarakat Tabanan, tetapi juga menjadi momen penting dalam memperkuat ikatan sosial dan membangun kebersamaan di antara warga. Keikutsertaan Bupati Sanjaya dalam acara ini bukan hanya sebagai seorang pemimpin, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memegang teguh nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.


 


Pada kesempatan yang sama, mewakili warga Desa Adat Riang Gede, Ida Bagus Nengah Garga selaku Jro Bendesa Adat mengucapkan, terima kasih serta memberikan apresiasi kepada Bupati Tabanan atas dedikasinya dalam menjaga dan memajukan tradisi adat. Mereka mengakui bahwa kehadiran Bupati Tabanan memberikan semangat tambahan dalam menjalankan tugas spiritual mereka sebagai pemandu upacara adat.[rlt]

Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Peluncuran Layanan Produk UTme! Uniqlo Indonesia Pertama di Bali


Badung, Bali Kini -
Sebanyak 5 orang seniman ilustrator lokal Bali, berhasil menjadi pemenang dalam kompetisi desain UTme! yang digelar pihak Uniqlo Indonesia. 

Produk hasil karya para pemenang tersebut dipamerkan secara resmi pada Rabu (1/11) di gerai Uniqlo, Mall Bali Galeria, Badung. Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.



Selain itu tampak hadir pula,  Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. Tampak hadir pula, Kepala Dinas Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari. 



Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak Uniqlo Indonesia yang telah melakukan banyak kerjasama dengan pihak Dekranasda Kota Denpasar. Program ini diharapkan akan bisa memberikan peluang bagi para seniman, sekaligus memperkenalkan budaya Bali ke mancangera. Karena mereka tidak hanya menggambar saja, namun ada usaha menceritakan isi dan makna terkandung  di balik gambar itu. 




"Terima kasih kepada pihak Uniqlo untuk kerjasama yang telah terjalin selama ini, terutama dengan Dekranasda Kota Denpasar. Melalui program ini kita harapkan akan bisa memberikan peluang bagi para seniman, sekaligus memperkenalkan budaya Bali, secara lebih luas ke mancanegara," ungkapnya.




Ny. Antari Jaya Negara juga menambahkan, dengan adanya kerjasama ini muncul lagi seniman-seniman lain yang bisa memperkenalkan budaya Bali. Hal tersebut selaras dgn visi misi Kota Denpasar yakni Kota Berwawasan Budaya.



Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO), Irma Yunita

menuturkan UTme! adalah layanan khusus untuk pelanggan Uniqlo. Layanan ini spesial karena saat ini peluncuran dilakukan di Bali, dengan kolaborasi Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar. Harapannya dengan kolaborasi ini akan terus bisa memberikan ruang kreatifitas pada anak-anak muda untuk berkarya. 


"Kami hari ini membuka sekaligus meresmikan dan  UTme Bali. UTme adalah layanan khusus untuk pelanggan Uniqlo. Layanan ini spesial karena hari ini peluncuran di Bali, dengan kolaborasi Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar. Harapannya dengan kolaborasi ini akan terus bisa memberikan ruang kreatifitas pada anak-anak muda untuk berkarya," tuturnya.


Setelah pertama kali diluncurkan pada Februari 2023 lalu, UNIQLO Indonesia kembali meluncurkan layanan UTme! pertamanya di luar Jakarta, yakni yang berlokasi di Mal Bali Galeria, Bali. 


UTme! adalah layanan kustomisasi t-shirt dan tote bag yang dibuat oleh para pelanggan sendiri dengan menggabungkan foto, gambar, dan teks untuk membuat desain original masing-masing. UTme! memberikan pengalaman bagi pelanggan setianya untuk mendesain T-shirt secara langsung dengan membawa desain sendiri atau memilih dari berbagai desain eksklusif yang tersedia. 


Ode Baskara, salah satu seniman ilustrator menyebutkan bahwa peluang para seniman Bali dapat terus berkembang dengan kolaborasi ini karena outlet Uniqlo tidak hanya ada di Indonesia saja, tetapi sampai mancanegara. Dengan kerjasama ini kami dapat memperkenalkan lagi para desainer Bali yang kreatif dengan menonjolkan budaya Bali di dalamnya. 


"Peluang para seniman Bali dapat terus berkembang dengan kolaborasi ini adalah karena outlet Uniqlo tidak hanya ada di Indonesia saja, tetapi sampai mancanegara. Dengan kerjasama ini kami dapat memperkenalkan lagi para desainer Bali yang kreatif dengan menonjolkan budaya Bali di dalamnya," ujarnya.[rl] 

Menhan Prabowo Resmikan RS dr. H. Sadjiman di Bogor untuk TNI dan Masyarakat


Bogor, Bali Kini 
- Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit (RS) Tk. III Salak dr. H. Sadjiman, Bogor, Rabu (1/11/2023). Rumah sakit ini merupakan salah satu dari 26 rumah sakit TNI penerima program Peningkatan Fasilitas Kesehatan TNI Program PDN Kemhan I TA 2022.


 


"Kegiatan ini adalah manifestasi nyata komitmen kita bersama dalam menjaga kesejahteraan dan kesehatan para prajurit TNI kita beserta keluarganya, dan juga masyarakat umum. Rumah sakit ini adalah simbol penghargaan untuk membalas pengabdian dan pengorbanan mereka," ujar Menhan dalam sambutannya.


 


Fasilitas kesehatan yang memadai dan peralatan medis yang berkualitas, menurut Menhan adalah elemen krusial untuk memastikan prajurit TNI dan masyarakat yang terlibat dalam pertahanan negara. Dukungan kesehatan prajurit TNI juga menjadi bagian integral dalam penyelenggaraan pertahanan negara.


 


"Dengan begitu, kita akan memiliki fondasi yang lebih kokoh dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan seluruh bangsa," tambah Menhan.


 


Rumah Sakit Tk. III Salak dr. H. Sadjiman telah dibangun dan ditingkatkan fasilitas maupun kapasitasnya berupa penambahan fasilitas 39 bed atau tempat tidur sehingga saat ini kapasitas total menjadi 159 bed.


 


Penambahan kapasitas 39 tempat tidur tersebut terdiri dari penambahan 12 bed untuk ruang VVIP/VIP, 12 bed ruang kelas 1, 5 beds ruang kelas 2, delapan bed ruang ICU/HICU, dan dua bed untuk ruang isolasi.


 


Dalam waktu dekat RS Tk. III Salak dr. H. Sadjiman juga akan menerima dukungan alat kesehatan modern, di antaranya berupa C-Arm, CT Scan 128 Slice, Cardiotoghraphy, Defibrilator, Dental Unit, ECG 12 Chanels, Echo Cardioghraphy, ESWL Lithotripter, HFNC, Incubator, Laryngoscope, Minor & Mayor Surgery Set, Mobile X-Ray, X-Ray Conventional, USG 4D, Ventilator, Washer Disinfector, X-Ray Panoramic serta alat kesehatan modern lainnya.


 


Dalam kesempatan ini, keluarga besar almarhum dr. H. Sadjiman hadir dan mengucapkan terima kasih kepada Menhan.


 


Perwakilan keluarga dr. H. Sadjiman yaitu dari Anak Pertamanya menyampaikan rasa terima kasih dan harunya kepada Bapak Menhan beserta jajarannya. Di mana hari ini adalah acara yang sangat bersejarah bagi sekeluarga. Beliau berharap RS ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota TNI/PNS beserta keluarga dan juga masyarakat luas.


 


Sementara itu, penamaan RS Tk. III Salak dr. H. Sadjiman merupakan arahan Bapak Menhan dan atas izin keluarga Sadjiman sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas segala dedikasi dan jasa-jasa beliau di bidang kesehatan militer, sehingga penamaan rumah sakit ini menjadi RS Tk. III Salak dr. H. Sadjiman.


 


Menhan Prabowo dalam kesempatan tersebut juga melakukan peninjauan ke sejumlah ruangan rumah sakit antara lain ruang VVIP/VIP, ruang rawat anak, ICU, ruang operasi dan IGD. Pada kesempatan tersebut Menteri Pertahanan juga menandatangani prasasti Rumah Sakit (RS) Tk. III Salak dr.H. Sadjiman sebagai tanda bahwa secara resmi rumah sakit tersebut telah dapat beroperasi.[tim /lpt]

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Roadshow Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi Kepada Penyandang Disabilitas


Tabanan , Bali Kini  –
Wujud perhatian Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, terus tertuang melalui berbagai gebrakan aksi nyata dan gerakan sosial yang dilancarkannya di masyarakat. Salah satunya pada hari ini, pihaknya melaksanakan Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” yang dikhususkan bagi Penyandang Disabilitas, Penderita Kanker dan Tuberkulosis serta dilanjutkan dengan Penyerahan Kursi Roda, Tongkat Kaki Empat dan Bedah Kamar ODGJ yang dipusatkan di Kecamatan Pupuan, Rabu (1/11). Doman kegiatan ini akan dilaksanakan secara road show di seluruh Kecamatan di Kabupaten Tabanan. 


 


Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Pengurus TP. PKK Kabupaten Tabanan, Kepala Perangkat Daerah Terkait, Camat Pupuan beserta Jajaran, Perwakilan Organisasi Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Pengurus Perkumpulan Pemberantasan Tuberkolusis Indonesia (PPTI), Pengurus Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S), Perbekel beserta Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Pupuan dan para Kader, disambut dengan sangat antusias oleh para penerima bantuan sosial serta masyarakat yang memadati lokasi pagi itu. 


 


Pemberian bantuan dipusatkan pada acara pertama yang berlangsung di Balai Desa Munduk Temu, dimana, bantuan diberikan kepada 30 penyandang disabilitas berupa bantuan beras, minyak goreng, telur dan mie instan, serta dari PPTI diberikan kepada 2 penderita Tuberkolusis, yakni bantuan beras, gula, kacang hijau, susu, sarden dan mie instan. Dilanjutkan dari YKI bantuan kepada 4 penderita kanker yang terdiri dari beras, gula, kacang hijau, minyak goreng dan telur sedangkan dari K3S diberikan bantuan berupa 3 kursi roda, 6 tongkat kaki empat dan 6 bedah kamar untuk warga yang mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ). 


 


Kehadiran Srikandi Tabanan saat itu, tidak hanya berfokus untuk memberikan bantuan, namun terlebih untuk bertemu, dan bertatap muka sekaligus mengalirkan semangat bagi para penerima bantuan. “Saya hadir untuk bertatap muka sekaligus ingin memberikan perhatian dan uluran tangan yang sekiranya nanti bisa bermanfaat untuk bapak ibu semuanya. Di kesempatan ini saya juga berharap, mari kita semua semangat, khususnya setelah kita terdampak Covid 19 dan saya berharap semeton saudara-saudara kita yang disabilitas, kanker dan tuberkolusis jangan pernah putus asa,” ujar Bunda Rai pagi itu. 


 


Mengkhususkan tujuan, Bunda Rai melalui sinerginya, menggandeng serta beragam organisasi yang bergerak di bidang kesehatan yang memang berfokus untuk memberikan perhatian pada para penerima bantuan terkait. Sebagaimana Srikandi Tabanan tersebut terus menggaungkan semangat bagi warga yang hadir, dirinya juga terus memotivasi untuk terus meningkatkan kelebihan yang dimiliki. 


 


“Mari kita tonjolkan yang kita miliki, sebagai Ketua Dekranasda, saya memberikan ruang kepada para penyandang disabilitas dan penyandang kanker yang memiliki usaha, untuk ikut serta dalam event di Kabupaten Tabanan, salah satunya yang terdekat adalah HUT Kota. Kami mengundang teman-teman di Kecamatan Pupuan untuk ikut berpartisipasi dalam Pameran IKM/UMKM yang akan diselenggarakan di bulan November mendatang,” sebutnya. 


 


Sebagai bentuk perhatinnya yang lebih lanjut, pihaknya juga sekaligus mengumumkan rencananya dalam membangun rumah singgah bagi pasien penderita kanker dalam waktu dekat. Yang tujuannya sudah tentu untuk meringankan beban para penderita kanker dan keluarganya. “Rumah singgah dapat memudahkan pasien dan keluarganya yang tempat tinggalnya jauh dari rumah sakit Tabanan, dapat tinggal di Rumah Singgah selama pengobatan. Astungkara semoga gagasan mulia ini bisa cepat terwujud. Jangan patah semangat dan pengobatan jangan sampai terhenti," paparnya lebih lanjut. 


 


Menyambut misi mulia dari Ketua TP PKK Tabanan tersebut, warga Kecamatan Pupuan menyambut dengan antusiasme yang tinggi. Ny. Dwi Wahani Wirawan selaku Ketua TP PKK Kecamatan Pupuan yang saat itu mewakili masyarakat, sampaikan ungkapan terima kasihnya atas kehadiran dan perhatian yang dicurahkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan. “Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih sebanyaknya atas kepedulian Ibu Ketua dan Tim Kabupaten untuk warga kami yang membutuhkan bantuan khusus, semoga kegiatan sosial ini dapat berkelanjutan, karena sangat bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat,” sebutnya. 


 


Agenda kedua Aksi sosial tersebut dilanjutkan secara roadshow dengan kunjungan langsung Bunda Rai ke rumah huni penyandang gangguan kejiwaan (ODGJ) di Desa tersebut. Kamar Hunian ini dirombak sedemikian rupa, sehingga layak ditempati dan layak huni. Pihaknya kemudian meresmikan kamar huni ini dengan harapan semoga perhatian khusus ini dapat dirasakan, terlebih kepada pihak keluarga yang senantiasa merawat sehari-hari. Dalam kunjungan tersebut Bunda Rai juga sempat berbincang santai dengan Penyandang ODGJ sembari mengingatkan untuk tetap tenang dan tidak lupa untuk minum obat. [rls]

Bupati Tabanan Hadiri Peresmian Griya Restorative Jutice (RJ) Oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Serentak di 10 Kecamatan di Tabanan


Tabanan , Bali Kini 
– Wujud kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam melaksanakan salah satu dari asta program, yakni Pembangunan Hukum yang Berkeadilan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Peresmian Griya Restorative Justice Adhyaksa (RJ) oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Rabu (1/11). 


 


Dilaksanakan serentak di 10 Kecamatan di Kabupaten Tabanan, kegiatan dipusatkan di di Kantor Camat Kediri. Peresmian RJ dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dr. Narendra Jatna., S.H, LLM, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Bali, serta Kepala Bagian Tata Usaha Kejati Bali, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda Tabanan, Para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab beserta Camat se-Kabupaten Tabanan. 


 


Gagasan berdirinya Griya Restorative Justice (RJ) mulanya telah dirintis sejak tahun lalu oleh Jaksa Agung, di mana RJ merupakan wadah bagi masyarakat untuk berkonsultasi hukum kepada Jaksa serta sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana dengan mengedepankan dialog dan mediasi yang melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban dan pihak lain yang terkait. Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan kesepakatan penyelesaian perkara pidana yang adil dan seimbang bagi pihak korban maupun pelaku, dengan mengedepankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan mengembalikan pola hubungan baik dalam masyarakat. 


 


Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Narendra Jatna dalam sambutannya, “Pembentukan Rumah Restorative Justice (RJ) kiranya dapat menjadi tempat bagi aparat penegak hukum khususnya Jaksa untuk dapat mengaktualisasikan budaya luhur Bangsa Indonesia, yaitu musyawarah mufakat dalam proses penyelesaian perkara. Selain itu, pembentukan rumah Restorative Justice diharapkan dapat menjadi contoh untuk menghidupkan kembali peran tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama dengan penegak hukum, khususnya Jaksa dalam proses penegakan hukum yang berorientasikan pada keadilan substansif,” Jelasnya. 


 


Pihaknya berharap, semangat membangun rumah Restorative Justice (RJ) agar terus dimaknai filosofinya di kemudian hari, serta pembentukan rumah ini agar menjadi salah satu wujud nyata dan sebagai langkah awal dalam mewujudkan cita-cita untuk mewujudkan keadilan substansif yang diharapkan masyarakat. 


 


Selaras dengan harapan Kejati Bali, Bupati Sanjaya menyambut baik pembangunan Griya Restorative Justice (RJ), sebagai wujud kolaborasi pembentukan hukum yang berkeadilan.  “Selaku Kepala Daerah, kami menyambut dengan antusias dan memerintahkan kepada jajaran dan para Camat untuk berkolaborasi dalam pembentukan Griya Restorative Justice (RJ) dengan menyiapkan ruang rapat yang ada di seluruh Kantor Camat agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung kehadiran Restorative Justice. Hal ini sejalan dengan spirit salah satu program dari Asta program yaitu pembangunan hukum yang berkeadilan," jelas Sanjaya. 


 


Selanjutnya orang nomor satu di Tabanan itu juga sampaikan penghargaan, apresiasi dan selamat atas peresmian Griya Restorative Justice (RJ) serta maenghimbau pemanfaatannya, sehingga peranan tokoh adat, tokoh masyarakat dan aparatur yang dinaungi oleh Griya Restorative Justice (RJ) bisa dimaksimalkan untuk menyelesaikan permasalahan yang sekiranya dapat didamaikan tanpa harus menempuh proses pembinaan yang justru dapat menambah kerugian semua pihak. 


 


“Melalui konsep keadilan restoratif ini, diharapkan kehidupan harmonis di lingkungan masyarakat dapat pulih kembali. Atas peresmian Griya Restorative Justice ini, semoga dapat selalu berkolaborasi dengan upaya kami dalam pembentukan hukum yang berkeadilan sebagai program untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),” imbuh Bupati Sanjaya dalam sambutannya pagi itu. 


 


Lebih lanjut, Kepala Kejaksaan Negeri Tabanan, Ni Made Herawati, SH menyampaikan, bahwa pembentukan Griya RJ Adhyasa dilaksanakan secara serentak di sepuluh Kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan. “Diharapkan dengan dibentuknya Griya RJ Adhyaksa, menjadi sarana alternatif pemecahan permasalahan penegakan hukum tertentu yang belum dapat memulihkan kedamaian dan harmoni dalam masyarakat," jelasnya. Griya RJ Adhyaksa juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif tentang manfaat dari penyelesaian tindak pidana melalui konsep Restorative Justice serta Tupoksi bidang lain yang ada di Satker Kejaksaan Negeri Tabanan.[rls] 

Yakinkan Kelancaran Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, Panglima TNI Cek Langsung ke Lapangan


Cirebon , Bali Kini -
Dalam upaya mendukung ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M. melaksanakan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan di lingkungan TNI, di Ds. Wanajaya, Kec. Cibitung, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Selasa (31/10/2023).


 


Dengan memanfaatkan secara maksimal lahan-lahan yang dimiliki TNI menjadi lahan yang bermanfaat dan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Tidak tanggung-tanggung gebrakan yang dilakukan Laksamana Yudo Margono, di seluruh jajaran TNI dari Sabang sampai Merauke telah terbangun Ketahanan Pangan TNI sebanyak 385 lokasi diolah tiga matra di bawah kendali Asisten Teritorial Panglima TNI.


 


Salah satu lokasi terbesar yang dimiliki TNI adalah seluas 43 Ha lahan pertanian milik Korem 051/Wijayakarta yang berada di Desa Wanajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Lahan tersebut telah dikelola menjadi areal persawahan yang tidak mengenal musim tanam dan panen. Juga ditanami tanaman produktif seperti kelengkeng, anggur, melon, semangka dan tanaman lainnya.  Selain itu, dibangun area peternakan seperti sapi, domba dan unggas hingga kolam ikan dan UMKM.


 


Rencananya, dilahan tersebut akan dijadikan contoh bagi wilayah lain dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional. Dan rencana akan ditinjau oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.


 


Untuk memastikan kesiapan dan kelancaran pelaksanaan Ketahanan Pangan TNI yang akan dihadiri Wakil Presiden RI Ma'aruf Amin,  Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno melakukan pengecekan kesiapan akhir.


 


Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Asrenum, Asops, Aslog, Askomlek Panglima TNI, Kapuspen TNI, Danrem O51/Wkt, dan para pejabat TNI lainnya.[tim/lpt /r1] 

Layu Akibat Cuaca Terlalu Panas, Produksi Pohon Mente Menurun


Karangasem, Bali Kini
- Cuaca panas ekstrim yang terjadi di Kabupaten Karangasem tak hanya menyebabkan beberapa bencana kebakaran hutan, namun juga mempengaruhi daya tahan dan hasil panen tanaman dari perkebunan warga.


Jika kemarin di Desa Bungaya, tanaman cabai banyak yang layu akibat panas extrim, kali ini di wilayah Kecamatan Kubu, tanaman pohon Jambu Mente juga mengalami hal serupa. 


Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah dikonfirmasi pada Rabu, (1/11/2023) menyatakan hal tersebut benar adanya. "Kami sudah melakukan pengamatan di lapangan, untuk perkebunan Jambu Mente di Kubu indikasinya ada penurunan produksi untuk periode panen bulan Agustus sampai September ini. Ini baru perkiraan ya,  perkiraannya hampir 25% sampai 50% Jambu Mente mengalami penurunan hasil panen," Katanya.


Dikatakannya, jika biasanya habitat hidup pohon Jambu Mente ini memang tumbuh di habitat yang wilayahnya panas, namun cuaca panas kali ini dianggap terlalu extrim sehingga beberapa pohon mente menjadi layu. 


"Berdasarkan pengamatan dari UPTD kami, beberapa pohon Mente itu pucuknya yang memang sudah berbuah itu tangkainya putih dan melepuh sehingga layu kemudian putus. Nah, ini indikasinya ada kemungkinan juga karena hama burung, tapi ini yang sedang kami teliti. Kemudian ada juga tanaman Mente yang daun mudanya layu itu sudah pasti karena pengaruh cuaca El-Nino," Terangnya. (ami)

Selasa, 31 Oktober 2023

Bupati Sanjaya Apresiasi Yadnya Krama Antosari Selbar


Tabanan , Bali Kini 
- Komitmen mempercepat terwujudnya visi misi yang diemban, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, selalu memberikan apresiasi terhadap pembangunan yang dilakukan masyarakat. Seperti kali ini, Sabtu, (28/10), menghadiri uleman Upacara Ngenteg Linggih di Pura Dalem Desa Adat Antosari, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat (Selbar), didampingi jajarannya. 


Dimana dalam kesempatan itu, Bupati Tabanan bersama salah satu anggota DPR RI Dapil Bali dan anggota DPRD Bali, beberapa anggota DPRD Tabanan, Sekda dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan atau yang mewakili, Wakil Majelis Adat Kabupaten Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam setempat. Kehadirannya pagi itu beserta rombongan disambut baik oleh Perbekel, Bendesa Adat, Prawatarka Karya dan masyarakat di Jaba Pura Dalem Desa Adat Antosari.


Dihadapan krama, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi Karya yang dilaksanakan di Pura Dalem Desa Adat Antosari, Desa Antosari, Selbar, yang sudah sangat luar biasa dan krama begitu sadar akan pentingnya menjaga kelestarian tradisi. Dimana hal ini dikatakan sangat selaras dengan visi misi Pemkab Tabanan, yakni Nangun Sat Kerti Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) dalam bidang pelestarian tradisi, seni, adat, agama, dan budaya. 


"Itu artinya semeton tiang disini, tokoh-tokoh tiang disini sangat luar biasa. Semangat Ngewangiang Ida Bhatara-Bhatari yang Berstana di Pura Dalem setempat adalah merupakan cihna bhakti yang tulus dari krama. Tiang lihat tadi, baru datang, masuk, sembahyang dan saya melihat bagaimana semangat krama menyambut Karya ini, kelihatan semangat serta keseriusannya sangat luar biasa. Semangat terus nggih," pinta Sanjaya. 


Selain itu, disampaikan juga, bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam rangka mewujudkan visi misi  Pemkab harus terintegrasi dari hulu, tengah sampai hilir. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan di masyarakat Tabanan, baik Parahyangan, Palemahan dan Pawongannya terintegrasi bukan hanya dalam konsep kedinasannya. Karena dalam konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, bagaimana kita membangun sebuah keseimbangan, keharmonisan Jagat Bali, kramanya dan budayanya, yang mana intisari dari visi ini adalah Tri Hita Karana. 


"Maka sangat tepat sekali para tokoh, manggala, krama, ngewangiang Karya ini. Karya Ngemteg Linggih ini pasti mempunyai sebuah maksud dan tujuan menciptakan keharmonisan alam lingkungan, baik krama maupun budayanya yang merupakan implementasi dari visi misi besar kita. Tidak mungkin kita membuat karya yang besar seperti ini tanpa tujuan yang jelas ataupun merugikan masyarakat, namun salah satunya untuk kesejahteraan masyarakat," imbuh Sanjaya.


Pihaknya juga menambahkan, bahwa inilah tujuan pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat guna memberikan dukungan dan bantuan agar mampu meringankan beban masyarakat. Disamping itu, juga ditujukan untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka bersama-sama mewujudkan program-program pembangunan kedepan, sehinga masyarakat Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani, bisa cepat terwujud. 


Hal senada juga disampaikan oleh Prawartaka Karya Ketut S. Budiariawan, mewakili seluruh krama menyampaikan, Karya ini dilaksanakan atas dasar pikiran yang suci dan tulus ikhlas dari seluruh krama Desa Adat Antosari. Dimana Pura Dalem Antosari di empon oleh lima Banjar Adat yang terdiri dari 450 jiwa pengempon. Atas dasar bakhti karya ini bisa dilaksanakan dengan baik sampai saat ini, dimana RAB 1,2 M dan puncak karya pada 31 Oktober 2023. Atas bantuan pemerintah, pihaknya juga menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya.[rls/r2]

Begini Bunyi Eksepsi Rektor Unud Terkait Dirinya Diadili


Denpasar , Bali Kini
- Rektor Non-aktif Universitas Udayana Prof. I Nyoman Gde Antara mengaku meloloskan oknum mahasiswa titipan dari oknum aparat penegak hukum. Hal itu tertuang dalam eksepsi yang dibacakan dimuka sidang, Selasa (31/10) PN Tipikor Denpasar.

Dalam eksepsinya, Prof. Antara, merasa sakit hati setelah meluluskan oknum mahasiwa tersebut yang bersangkutan justru menolak membayar Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau uang pangkal. 

Mahasiswa titipan itu dari oknum penegak hukum. "Dari aparat hukum, akhirnya dibantu diluluskan. Saat sudah diterima masih ngeyel (agar) uang SPI digratiskan," ungkapnya.

Dia mengaku memiliki bukti berupa surat soal permintaan oknum aparat penegak hukum tersebut. Namun, dia enggan merinci siapa oknum aparat penegak hukum yang dimaksud dan begitu juga dengan mahasiswa yang disebut.

Namun begitu, itu tentu makin membuktikan bahwa Prof. Antara selama bertugas sebagai Ketua Panitia seleksi mahasiswa jalur mandiri membuka kran untuk mahasiswa titipan. "Oknum mahasiswa itu dengan sombongnya, seolah-olah ada pesan dari aparat masih harus bayar SPI. Itu unsur sakit hati dari saya. Sudah diluluskan minta gratis SPI. Karena SPI itu berdasarkan sistem informasi. Kita utak-atik datanya, semua data tidak sah," pungkasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Prof. Antara menjelaskan bahwa kliennya selama bertugas mendapat banyak tekanan dari pejabat terkait seleksi penerimaan mahasiswa baru. 

"Bagian pertama dari eksepsi adalah menguraikan kenapa terdakwa sakit hati," tandasnya. Dia juga meminta majelis hakim meninjau ulang surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena dinilai penuh rekayasa. 

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum menyatakan eksepsi masuk materi perkara yang dibuktikan pokok perkara tidak sesuai dengan pasal 143 2 a-b KUHAP. 

"Materi eksepsi telah diuraikan jelas cermat lengkap dalam dakwaan yang telah di terima terdakwa dan baca Minggu kemarin, terkait kerugian negara sudah pernah ajukan dalam praperadilan. Kami pada pokoknya memasukan uang pungutan tidak sah ke kas Universitas Udayana adalah tindakan melawan hukum atau menyalahgunakan kewenangan," papar JPU.

Hal ini karena negara tidak boleh mendapatkan hasil dari sesuatu yang tidak sah. Walaupun uang tersebut masuk ke kas universitas, akan tetapi dalam penggunaannya  negara tidak lagi bisa kontrol. Sehingga kerugian keuangan negara yang timbul adalah sebesar penggunaannya, dimana negara tidak bisa mengontrolnya.[r1]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved