-->

Senin, 20 November 2023

Sinergi Kesiapan Pengamanan Pemilu, Bupati Tamba Sambut Kunjungan Kapolda Bali


Jembrana , Bali Kini  -
Bupati Jembrana I Nengah Tamba, bersama Kapolres Jembrana, AKBP. I Dewa Gde Juliana, sambut hangat Kunjungan Kerja Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, dalam rangka giat FGD (Focus Group Discussion) Kesiapan Pengamanan Pemilu 2023-2024 di Mapolres Jembrana, Senin (20/11).



Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengungkapkan kesiapannya dalam melaksanakan tugas dari Kapolda Bali untuk ikut serta mewujudkan pemilu yang damai tahun 2024.


Disamping itu pula, Bupati Tamba menyampaikan terkait keberadaan baliho dan atribut partai politik baik di civic center maupun di sepanjang jalan nasional dipastikan tidak semarak. 


“Bapak Kapolda mungkin bisa menyaksikan sendiri disepanjang jalan tidak semarak ada baliho dan atribut-atribut partai politik baik itu di civic Center maupun jalan nasional ini. Kami sudah bekerja sama dengan seluruh jajaran pimpinan partai politik baik itu KPU maupun Bawaslu, astungkara berjalan baik,”ujar Bupati asal Desa Kaliakah. 


Lebih lanjut, Bupati Tamba juga menekankan untuk sepakat berpesta demokrasi dengan konsep dan gagasan yang diutamakan. 


“Di Jembrana kami sudah berkomitmen bersama bahwa seluruh pimpinan partai politik yakni mengedepankan konsep dan adu gagasan. Astungkara, seluruh peserta pemilu bisa memahami dan memaklumi. Sehingga kami dari tampilan fisik di Jembrana sudah nyaman dan aman. Mudah-mudahan ini bisa kami pertahanan sampai pesta demokrasi 14 Pebruari 2024,” ungkapnya. 


Bupati juga ucapkan terimakasih kasih kepada Kapolres Jembrana dan seluruh jajaran Forkopimda Jembrana, KPUD dan tokoh masyarakat. 


“Kami selalu bisa berkumpul dan diskusi bersama kapanpun bisa kami lakukan untuk menjaga kamtibmas yang ada di masyarakat Jembrana, ” ucapnya. 


Sejalan dengan itu, Kapolda Bali Irjen Ida Bagus Kade Putra Narendra mengapresiasi apa yang susah dilakukan oleh kabupaten Jembrana khususnya forkopimda dan penyelenggara pemilu atas komitmen dalam penyelenggaraan pemilu dapat berjalan damai. 


“Saya lihat di Jembrana sudah tertib. Saya harap situasi Kamtibmas di Jembrana bisa dipertahankan hingga seluruh akhir rangkaian pemilu, ” tandasnya. (Adi/r3)


Walikota Jaya Negara Buka Bimtek Pengelola Pasar se-Kota Denpasar Jadikan Pasar Desa Sebagai Sektor Penggerak Ekonomi Kerakyatan

 


Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Pasar se-Kota Denpasar di Hotel Puri Ayu, Denpasar, Senin (20/11). 


Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Pasar se-Kota Denpasar di Hotel Puri Ayu, Denpasar, Senin (20/11). Kegiatan ini dilaksanakan guna memperluas wawasan dan kemampuan pengelola pasar Desa dalam memahami konteks kondisi dan permasalahan tentang pasar desa dari berbagai sudut pandang. Sehingga diharapkan pasar di Kota Denpasar terus tumbuh dan berkembang guna mendukung penguatan sektor ekonomi kerakyatan. 




Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya mengatakan, saat ini pasar desa masih menjadi sektor penting dalam menggerakan roda perekonomian, utamanya ekonomi masyarakat dan ekonomi daerah. Di sisi lain, hadirnya pusat perbelanjaan modern tidak lantas menyingkirkan pasar desa yang tetap eksis, karena barang yang dijual merupakan kebutuhan dasar sehari-hari dan telah memiliki market tersendiri.




Lebih lanjut dijelaskan Jaya Negara, keberadaan pasar desa di Bali memiliki keunikan yang tersendiri yang tidak dimiliki oleh pusat perbelanjaan modern ataupun pasar tradisional daerah lainnya. Karena selain memasarkan barang kebutuhan sehari-hari, pasar desa di Bali juga memasarkan berbagai bahan kebutuhan upacara keagamaan. Masyarakat dari tingkat bawah sampai tingkat atas tentunya akan membeli bahan kebutuhan upacara keagamaan di pasar desa.




“Ini menunjukkan pasar desa di Bali memiliki pangsa pasar yang berbeda dengan pusat perbelanjaan modern. Pasar desa sudah seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah karena selain merupakan salah satu sarana publik yang mendukung kegiatan ekonomi kerakyatan, juga untuk mempertahankan budaya lokal. Keberadaan pasar desa harus dipertahankan dan lilestarikan karena terdapat nilai-nilai yang tidak terdapat pada pusat perbelanjaan modern lainnya,” ungkap Jaya Negara.




Ditambahkannya, bimbingan teknis bagi pengelola pasar desa ini menjadi penting dalam upaya meningkatkan kemampuan individu atau pengurus untuk mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi tanpa terencana sebelumnya.




“Jika pasar desa berada dalam pengelolaan yang tepat dan profesional, maka berbagai fungsi dan peran pasar desa dapat terlaksana dengan baik. Kita bisa membayangkan bagaimana perekonomian lokal skala desa yang tumbuh juga pada akhirnya menyokong perekonomian kawasan, daerah dan tentu saja indonesia dalam satu kesatuan,” ujar Jaya Negara




Sementara Kadis DPMD Kota Denpasar Wayan Buda dalam laporannya mengatakan, Pasar Desa memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya mengembangkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa. Peran penting ini, akan terwujud ketika pengelola pasar desa mampu menjalankan pasar desa dengan baik dan profesional.




“Jika pasar desa berada dalam pengelolaan yang tepat dan profesional, maka berbagai fungsi dan peran pasar desa dapat terlaksana dengan baik. Sehingga menjadi penting adanya pelatihan/Bimbingan Teknis bagi pengelola pasar desa,” katanya.




Adapun Peserta dari kegiatan Bimbingan Teknis ini berjumlah 66 orang terdiri dari Kepala Pasar beserta salah satu pengelola pasar Desa yang ada di Kota Denpasar yang dilaksanakan selama 2 (dua ) hari dari tanggal 20 s/d 21 Nopember 2023, bertempat di Hotel Puri Ayu Denpasar. (ays/prokopim.).

Pemkab Klungkung, Gelar Lomba KADARKUM


Klukung , Bali Kini -
Sekrataris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana mewakili Plt. Bupati Klungkung membuka Lomba Kelompok Keluarga Sadar Hukum (KADARKUM) Tingkat Kecamatan Kabupaten Klungkung Tahun 2023. Acara tersebut berlangsung di Balai Budaya Dewa Agung Istri Kanya, Senin (20/11).


Sambutan Plt. Bupati yang dibacakan Sekrataris Daerah, Anak Agung Gede Lesmana mengatakan lomba ini diharapkan dapat meningkatan kapasitas kesadaran hukum masyarakat dan pendekatan akses Hukum pada tingkat Desa/Kelurahan dengan pemberdayaan Kelompok Keluarga Sadar Hukum di Desa. "pembangunan hukum tidak hanya dilihat dari sisi peraturannya, tetapi juga yang perlu dibangun adalah sisi perilakunya, sisi nuraninya, membangun kembali kualitas morainya seperti nilai-nilai kejujuran, pengendalian dan, rasa malu serta kepedulian dalam membangun budaya hukum," jelas Sekda Agung Lesmana


Lebih lanjut dijelaskan, Lomba KADARKUM tingkat Kecamatan sebagai sarana peningkatan kesadaran hukum masyarakat sehingga diharapkan dapat terwujud budaya hukum masyarakat dan berkontribusi untuk menyampaikan kepada keluarga dan lingkungan masyarakat tentang menumbuhkembangkan pemahaman tentang hukum.


Sementara Kepala Bagian Hukum, I Ketut Muka dalam laporannya mengatakan sadar Hukum pada dasarnya merupakan salah satu media sosialisasi untuk mencapai kepatuhan hukum, karena semua Desa Kabupaten Klungkung telah berpredikat Desa Sadar Hukum, dimana dalam terselengaranya acara lomba ini dapat memasyarakatkan hukum yang diharapkan dapat bermuara pada tingkat kepatuhan masyarakat terhadap hukum sebagai kunci bagi terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman, tertib dan damai.


"lomba ini diikuti sebanyak 23 klompok kadarkum dilaksanakan selama 3 (tiga) hari berturut-turut dari tanggal 20 Nopember sampai dengan tanggal 22 November 2023. Desa yang menjadi pemenang dalam lomba ini nantinya akan kembali beradu dalam lomba kadarkum di tingkat Kabupaten Tahun 2024 yang kemudian pemenangnya akan membawa nama Kabupaten Klungkung di Tingkat Provinsi tahun 2025" jelas Ketut Muka.[re/r4]


Bupati Dana Pimpin Rapat Koordinasi "Menuju 0 Persen Angka Kemiskinan Ekstrim di Karangasem


Karangasem, Bali Kini
- Bupati Karangasem, I Gede Dana, membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan tahun 2023 dengan tema "Menuju 0 Persen Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Karangasem." Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas PUPR & Kim, Kepala Dinas Sosial PPPA & PPKB, Kepala BPS, serta undangan lainnya, Senin (20/11/2023). 


Dalam laporan Wakil Bupati Artha Dipa, terungkap bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Karangasem berhasil menurunkan persentase masyarakat miskin dari 6,98 persen menjadi 6,56 persen. Pemutakhiran data P3KE melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Bupati Gede Dana mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam penurunan angka kemiskinan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati selaku ketua TKPK, Kepala Bappelitbangda, anggota TKPK, tenaga PKH, TKSK, TPK, dan seluruh jajaran tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa/lurah.

Dana mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, dan menekankan pentingnya integrasi antar lembaga dan partisipasi masyarakat dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Dia memerintahkan seluruh perangkat daerah untuk menjadikan data 48 KK Miskin Ekstrem sebagai sasaran program, dengan tujuan mendekati nol persen angka kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2024.

"Saya meyakini dengan kerja keras dan kolaborasi kita bersama, kemiskinan di Kabupaten Karangasem dapat terus kita turunkan secara bertahap bahkan hingga mendekati 0 persen," tutup Bupati Dana. Semangat penanggulangan kemiskinan di Karangasem diharapkan akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.(Ami)

Bupati Tamba Ajak Peserta Pemilu Adu Gagasan


Jembrana , Bali Kini -
Memasuki tahapan tahun politik menjelang Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden,Hajatan politik pemilihan presiden dan  Wakil Presiden, Legislatif, serta Pemilihan Kepala Daerah serentak, diharapkan berlangsung kondusif serta mampu menjamin perlindungan esta Demokrasi 2024 yang damai dan penuh dengan suka cita.


Kondisi ini harus diantisipasi bersama-sama dengan ,Karena itu perlu dibangun sinergitas antar pimpinan Forkopimda,  para Para tokoh lintas agama, pimpinan Ormas, serta pimpinan partai politik peserta pemilu agar situasi sosial politik di Kabupaten Jembrana tetap terjaga kondusif dan Pemilu dapat berjalan dengan Damai, jujur dan bermanfaat.


" Pesta Demokrasi sejatinya merupakan sebuah momentum sebagai adu gagasan untuk menjamin kelangsungan pembangunan bangsa menuju masyarakat Indonesia yang adil dan makmur," ujar  Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat menghadiri Deklarasi Pemilu Damai di Markas Kodim 1617/Jembrana, Senin (20/11) yang turut dihadiri Forkopimda, ketua KPU, Bawaslu, Partai Politik serta Organisasi Kemasyarakatan.


Ia m ngajak tiap konstentan untuk menghindari narasi-narasi yang negatif yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat menjelang Pemilu 2024.

" Mari kita ajak masyarakat untuk berpolitik secara santun, bermartabat, tidak melakukan kampanye hitam yang dapat merusak citra Pemilu," ucapnya.


Bupati Tamba mengingankan agar peserta pemilu lebih  fokus dengan menyampaikan ide-ide, program-program unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat . Haeapannya akan membantu mengakselerasi pembangunan menuju Jembrana Emas Tahun 2026.


"Kita sudah memiliki etika demokrasi yang menjadi panutan atas prilaku kita didalam berdemokrasi. Bagaimana kita bisa tetap maju bersama-sama, sagilik - saguluk salunglung, sabayantaka, paras-paros sarpanaya atau saling asah asih asuh yang kalau dimaknai secara bebas bermakna bersatu padu, saling menghargai pendapat orang lain, saling mengingatkan, saling menyayangi, saling tolong-menolong diantara sesama anak bangsa," ujarnya.


Dalam acara tersebut Bupati Tamba juga mengajak seluruh Masyarakat untuk bekerja sama membantu TNI dan Polri menciptakan Pemilu yang Kondusif. 

 

"Melalui kesempatan yang baik ini saya mengajak seluruh masyarakat Jembrana untuk bersama-sama membantu TNI dan Polri untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif demi terwujudnya Pemilu bersih dan berintegritas," pungkasnya.


Sementara itu Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja berharap seluruh elemen masyarakat Jembrana melaksanakan Pemilu sejuk dan damai.


"Saya harap seluruh komponen masyarakat terutama di Kabupaten Jembrana siap untuk melaksanakan Pemilu Tahun 2024 yang damai dan sejuk untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat," harapnya.


Pihaknya juga menghimbau seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Jembrana untuk mematuhi dan tetap mentaati segala aturan dan ketentuan yang berlaku serta selesaikan permasalan pemilu tahun 2024 ini sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. (Gusadi/hm).

Walikota Jaya Negara Lepas 1.800 Runner Dalam Kegiatan "Denpasar Catur Muka 5K"


Denpasar, Bali Kini -
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara melepas 1.800 orang peserta lomba lari bertajuk Denpasar Catur Muka (DCM) 5 kilometer atau 5K yang dipusatkan di seputaran Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung pada Minggu (19/11) pagi.



Walikota Denpasar, Jaya Negara mengatakan kegiataan ini berkaitan dengan promosi kawasan Denpasar yang dikemas dengan memberikan rasa kebersamaan dan fun.

Ribuan peserta atau runner tersebut, dibagi menjadi 2 kategori, yakni kategori umum dan kategori pelajar. 



“Kami tidak menyangka antusias runner yang cukup banyak. Kedepan event ini akan kita sinergikan bersamaan dengan hari besar agar gaungnya lebih luas dan peserta lebih banyak lagi," ujarnya. 




Adapun rute yang ditempuh adalah, dimulai dari start di kawasan Patung Catur Muka Kota Denpasar mengarah ke SMP N 1 Denpasar, Jalan Sudirman, Dewi Sartika, menuju Jl. Diponogoro, Jl. Hasanudin, Jl. Thamrin, Jl. Gajah Mada serta Finish kembali di kawasan Catur Muka Kota Denpasar. 



Ketua KONI Kota Denpasar, Ida Bagus Toni Astawa mengungkapkan, event tersebut merupakan salah satu program kerja KONI Denpasar di tahun 2023 yang bertujuan memberikan kesempatan bagi para atlet khususnya yang berasal dari Denpasar, dan juga atlet berprestasi untuk menguji dan melihat kebugaran fisiknya dalam lomba lari tersebut.




“Kami membuka sistem pendaftaran itu secara online dan jumlahnya mencapai 1.800 peserta. Harapan kami dari peserta itu selain bisa memeriahkan namun juga meningkatkan dunia olahraga di Denpasar," ungkapnya.



Kegiatan ini dulu sempat vakum dan kembali mencuat untuk digeber saat Raker KONI Denpasar dan cabor anggotanya beberapa waktu lalu. Hasil raker itulah dituangkan dalam program kerja dan muncul lagi.


"Harapan kami semua atlet Denpasar mengikuti kejuaraan ini agar bisa memberikan kontribusi terhadap pembinaan olahraga dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Denpasar.

Sebenarnya kegiatan itu merupakan agenda KONI Denpasar pertama. Karena sebelumnya sudah ada tes fisik dan hasilnya sudah keluar serta bimbingan teknis bagi pelatih dan sudah diterapkan kepada semua atlet unggulan Denpasar, sekarang kami memberikan ruang untuk menguji hasil latihan sehingga program olahraga berkarakter dari KONI Denpasar bisa dilakukan. Semua ini karena merupakan salah satu langkah bagi atlet untuk berlaga,” urainya panjang lebar. 




Pada kegiatan tersebut Walikota Denpasar Jaya Negara juga menyerahkan hadiah berupa uang  pembinaan serta medali kepada 10 orang runner tercepat. Dan pemberian medali kepada 250 peserta yang finish tercepat. 



"Adapun waktu tercepat dalam kegiatan tersebut yakni 12,40 menit. Ini membuktikan bahwa di Denpasar banyak memiliki atlet-atlet yang berprestasi dan harus terus diberi ruang untuk meningkatkan kemampuannya sehingga dapat mengharumkan nama Denpasar di event yang lebih tinggi," tutupnya. (HuM/rls)

 


Titik Api Padam 100 Persen, Status Darurat Bencana Kebakaran TPA Suwung Berakhir.

 


Ket foto : Suasana TPA Suwung pasca berkahirnya Status Darurat Bencana Kebakaran. 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi menetapkan berkahirnya Status Darurat Bencana Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung Kota Denpasar. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Walikota Denpasar Nomor 188.45/2651/HK/2023 tertanggal 16 November 2023. Dimana, berdasarkan kajian BPBD dan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar serta melihat kondisi di lapangan, bahwa titik api dan asap sudah padam menyeluruh atau 100 persen. 


Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat dikonfirmasi Minggu (19/11) menjelaskan, kondisi terkini penanganan kebakaran TPA Suwung menunjukan tren positif. Dimana seluruh titik api sudah berhasil di padamkan. Sehingga operasi penanganan telah dihentikan dengan berkahirnya status darurat bencana kebakaran di TPA Suwung. 


Lebih lanjut dijelaskan, meski api telah padam dan titik asap sudah berhasil ditangani, pemantauan dan kediapsiagaan terus dilaksanakan. Sehingga setelah masa darurat ini berkahir, Tim BPBD bersama Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar akan melaksanakan pemantauan rutin. Hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 


“Dikarenakan api telah padam menyeluruh, kami putuskan bahwa Status Darurat Bencana Kebakaran TPA Suwung telah berakhir,” ujar Jaya Negara


Ditambahkannya, setelah dinyatakan padam menyeluruh, saat ini fokus penanganan pasca kebakaran akan dilaksanakan oleh pihak UPT. Pengolahan Sampah TPA Suwung dibawah Pemerintah Provinsi Bali. Sehingga diharapkan dapat mendukung optimalisasi pengiriman sampah Kota Denpasar ke TPA tersebut. Sehingga pengangkutan sampah di TPS, TPS3R dan Swakelola dapat terus dioptimalkan. 


"Semoga dengan berakhirnya status darurat bencana kebakaran ini, penanganan sampah di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan," harap Jaya Negara


Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana membenarkan bahwa Tim BPBD bersama Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar masih terus melaksanakan pemantauan. Selain itu, pihaknya bersama UPT. Pengolahan Sampah TPA Suwung telah menyiagakan truk tanki air sebagai langkah antisipasi. 


“Status Darurat Bencana Kebakaran TPA Suwung sudah berkahir, pemantauan akan terus kami laksanakan bersama sebagai langkah antisipasi,” ujarnya. (Ags/Hum).


Didepan PJ Gubernur ,Bupati Tamba Pamerkan hasil pengolahan Hutan Kelompok Pengelola Hutan Jembrana


Jembrana , Bali Kini 
- Bupati Jembrana I Nengah Tamba mendampingi Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dalam tatap muka Pj. Gubernur Bali dengan Kelompok Pengelola Perhutanan Sosial di Wilayah UPTD( KPH Bali Barat) di Kelompok Tani Hutan Pulukan, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Minggu (19/11) . Dalam acara itu, Pj Gubernur disuguhkan berbagai hasil perkebunan dan budi daya hasil pengelolaan lahan perhutanan oleh kelompok tani hutan Jembrana.


Turut hadir dalam acara tersebut  Sekda Kabupaten Jembrana, Dandim 16/17,  Staf Ahli, Asisten Sekda, beserta para Kepala OPD di Lingkup Pemkab Jembrana. 

Luas pengelolaan Kelompak  Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat seluas 37 ribu Hektar. Luasan lahan itu dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui SK Bupati untuk membangun  ruang kolaborasi lintas sektor ,mendampingi begitu banyaknya masyarakat yang dipercaya negara untuk mengelola hutan.


Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan ,  Pj Gubernur sudah bisa hadir untuk melihat bagaimana hasil dari pengelolaan hutan oleh kelompok  sebagai aktivitas bersama, sebagaimana tujuan yang telah ditetapkan  bersama. Ia juga merasa bangga akan hasil hasil lahan hutan yang diolah kelompok sehingga menghasilkan buah buahan yang mendukung komoditi Jembrana .

" Bapak Ibu sebagai petani, bapak ibu sebagai pendukung kebutuhan buah yang ada di Kabupaten Jembrana semoga ini tetap dipertahankan, " ucapnya 

Bupati Tamba juga menambahkan Kelompok Tani Hutan yang ditetapkan ini  resmi, dan sudah terlihat  hasilnya sekarang.

"Beberapa buah sudah sangat luar biasa tinggal ditambah variannya dan ini nanti merupakan bagian dari pada pendukung dari pada jembrana emas yang kita dambakan di tahun 2026, "ujarnya 

Dirinya juga mengingatkan Kelompok Tani Hutan (KTH)  sebagai Jaga Wana dan sampai hari ini harus dipertahankan.

"Saya minta seluruh kepada pemegang hak pengelola hutan ini, sekaligus juga sebagai pelindung dan penjaga hutan. Kita tidak mau lagi hutan kita  tercela dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, " tandasnya.

Disisi lain Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menyebut pentingnya keberadaan  hutan dengan segudang manfaat.  Tidak hanya daerah serapan air, juga bisa mengurangi emisi karbon.
 Selain itu ,  hutan disebutnya  juga bisa membuat masyarakatnya sejahtera , membuat masyarakatnya tersenyum dengan hasil yang luar biasa.

"Saya sangat bersyukur diajak Pak Bupati bertemu ditempat yang luar biasa ini dengan orang-orang yang hebat, yang mau merawat, menjaga bumi biar tetap lestari, " ucapnya

Dirinya juga mengatakan untuk mendukung kegiatan KTH ini,  Provinsi Bali siap  memfasilitasi Bibit untuk meningkatkan hasil dan nilai jual produk bagi Petani Hutan. 
 
"Terkait masalah bibit saya minta kadis KLH untuk memfasilitasi ketersediaan bibit untuk membantu bapak-bapak sekalian.
Harapan saya bibitnya juga yang difasilitasi bukan hanya sekedar bibit biasa, bibit-bibit yang unggul, bibit-bibit kualitas eksport sehingga ditanam dan hasilnya memiliki nilai jual tinggi," ujarnya


Selaku PJ Gubernur  Bali dirinya sangat bangga dan bersyukur bertemu dengan bapak-bapak Ibu-ibu yang hebat, yang mau merawat Bumi ini, menjaga bumi ini. 

"Saya minta tetap seperti itu, saya percaya kita semua mau menjaga, merawat Bumi, bumi itu akan menjadi baik dengan kita, kalau kita biarkan rusak nanti bumi marah," ucapnya


Terkait pengelolaan hutan Bali Barat, KPH Bali Barat menjadi satu-satunya KPH yang selama dua  tahun berturut turut mampu melaksanakan kewajiban pembayaran penerimaan negara bukan pajak dari sektor hasil hutan bukan kayu. 
KPH bali barat tahun 2023 awal dinobatkan sebagai KPH efektif versi kemetrian dalam negeri dan KLHK dengan capaian outcome tertinggi nasional.
 
 Sehingga  KPH Bali Barat mampu melaksanakan bersama masyarakat pengelola untuk hilirisasi produk hasil hutan bukan kayu. (Hum/rls)

Percepat angka penurunan , Jembrana Launching Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting


Jembrana, Bali Kini  -
Percepatan penurunan angka stunting menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Jembrana. Tercatat, masih terdapat 765 anak yang mengalami permasalahan stunting yang harus mendapat perhatian khusus di Jembrana.


Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengajak seluruh pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Jembrana serta para pimpinan BUMN dan BUMD di kabupaten Jembrana untuk bersama mengatasi permasalah stunting tersebut.


Upaya nyata itu dilaksanakan melalui program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) yang dilaunching langsung oleh Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya, Minggu (19/11) di Gedung Kesenian Ir Soekarno, Jembrana.


Seluruh jajaran Pemkab Jembrana mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda hingga pimpinan OPD, serta pimpinan BUMN dan BUMD dihadapan Pj. Gubernur Mahendra Jaya menyampaikan komitmen untuk bersama-sama menjadi bapak/bunda asuh bagi anak stunting. Para pimpinan OPD ini juga sekaligus motor penggerak dalam upaya penurunan angka kasus dalam pola bapak/bunda asuh anak stunting.


Dikesempatan yang sama, Pj. Gubernur Mahendra Jaya bersama Bupati Tamba memberikan asupan makanan sehat bagi sejumlah anak stunting serta pemberian paket sembako bagi keluarga yang memiliki anak stunting secara simbolis.


Bupati Tamba mengatakan setiap bapak/bunda asuh wajib mendatangi langsung setiap anak stunting asuhannya. Hal itu untuk melihat secara langsung kebutuhan anak sehingga bantuan yang diberikan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh anak.


"Tidak boleh yang sudah dilaunching menjadi bapak/bunda asuh stunting ini menitipkan atau menyuruh orang lain datang memberi asupan gizi. Harus datang sendiri, mengetahui situasinya dan mengecek apa yang dibutuhkan," ucapnya.


Selain itu, pihaknya mengatakan program bapak/bunda asuh anak stunting juga untuk mengedukasi anak-anak yang memiliki kehidupan lebih baik untuk dapat membantu anak-anak lainnya yang kekurangan sehingga tumbuh jiwa sosial di kalangan anak-anak.


"Di beberapa daerah mungkin diberikan uang secara langsung, menurut saya itu kurang tepat. Kita benar-benar langsung terjun sebagai orang tua yang hadir disitu, disamping juga mengedukasi keluarga kita misalnya anak kita sehingga anak kita mulai terlatih jiwa sosialnya," ungkapnya.


Lanjut, kata Bupati Tamba, pihaknya meyakini hal baik yang dilakukan dengan membantu anak-anak stunting akan berdampak baik bagi keluarga stunting maupun bagi bapak/ibu asuh anak stunting.


"Ini penting juga untuk anak atau cucu kita, manfaatnya luar biasa, maka kita sebut program ini menjemput karma, Berbagi kasih!," tandasnya.


Sementara, Pj. Gubernur Mahendra Jaya sangat menyambut baik program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS). Hal tersebut menurutnya sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali dalam bergotong-royong membangun Bali di berbagai sektor.


"Saya mengapresiasi sekali program bapak/bunda asuh yang digagas oleh Pemkab Jembrana di dalam mengatasi persoalan stunting. Ini implementasi dari konsep ngerombo," ujarnya.


Purnawirawan inspektur jenderal polisi ini mengatakan, Pemkab Jembrana telah bergerak dengan cepat melaksanakan upaya-upaya untuk menurunkan angka stunting. Dimana menurutnya, stunting terjadi karena tidak mendapat kecukupan gizi yang sama dengan anak-anak pada umumnya.


"Ada persoalan, masih ada anak-anak kita yang memiliki masalah stunting, ini adalah yang tentu menyangkut ketidakadilan yang perlu diatasi dan ditangani secara cepat, dan Pemkab Jembrana sudah menginisiasi membantu mengajak Bapak/Bunda Asuh yang berhati mulia untuk membantu menyelesaikan persoalan ini," ucapnya Mahendra Jaya.


Pihaknya juga berharap seluruh kabupaten/kota khususnya di Bali dapat melaksanakan upaya-upaya sebagaimana yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan mengajak serta stakeholder lainnya sehingga terjadi gotong-royong yang sangat kuat.


"Saya harap daerah lain juga melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Jembrana karena stunting tidak bisa kita tangani sendiri, harus mengajak semua pihak," tegasnya.


Pj. Gubernur Mahendra Jaya meyakini seluruh masyarakat Bali memiliki jiwa sosial tinggi yang dengan senang hati akan membantu masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan.


"Dan saya yakin banyak orang kita, masyarakat Bali dengan suka cita akan membantu untuk mengatasi persoalan stunting dengan bersedia menjadi bapak/bunda asuh," pungkasnya.

(Ngr/hj)


Sempat vakum , Mekepung Gubernur Cup digelar kembali


Jembrana , Bali Kini -
Setelah vakum selama 3 tahun, event Mekepung Gubernur Cup kembali digelar, Minggu (19/11) di Sirkuit All In One, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

Kembalinya digelar event ini ,terakhir digelar pada tahun 2019, mendapat sambutan positif dari masyarakat Jembrana. 

 

Mekepung Gubernur Cup 2023  disaksikan langsung Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Wabup IGN Patriana Krisna, serta unsur Forkopinda Jembrana.   Makepung Gubernur Cup diikuti 171 peserta terdiri dari Ijogading Timur menerjunkan 73 pasang kerbau, sedangkan  Tim  Ijogading barat 98 pasang kerbau. Perlombaan tersebut berlangsung seru, joki masing-masing tim saling berupaya keras mengalahkan lawan-lawannya. 


Dari pantauan, ribuan penonton termasuk sejumlah wisatawan asing nampak hadir memenuhi sirkuit All In One. 


 Pj Gubernur Bali S. M Mahendra Jaya memberikan apresiasi kepada Pemkab Jembrana atas perannya  mengangkat tradisi masyarakat menjadi suatu event yang sangat luar biasa dan menarik.  Dirinya mengakui bahwa mekepung ini merupakan kearifan lokal yang ada di Jembrana dapat disaksikan oleh masyarakat luas. 


“Saya juga pertama kali menyaksikan mekepung ini. Ini merupakan suatu langkah yang strategis, ini merupakan kearifan lokal yang ada dijembrana dapat disaksikan bukan hanya oleh orang Jembrana saja namun juga masyarakat luas. Tadi juga saya ada orang asing, ini tinggal kedepannya bagaimana agar event ini menjadi event yang rutin untuk dilaksanakan, ” ujarnya. 


Mahendra Jaya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi.  Selain itu, Ia juga melihat antusias  masyarakat Jembrana sangat besar dan penuh semangat, selalu jaga kekompakannya dan sportivitas. 


“Saya sangat salut dengan masyarakat Jembrana, Salut dengan Bupati dan semua pihak, ini sangat luar biasa, ” jelasnya.


Lebih lanjut, pihaknya berharap kegiatan-kegiatan seperti makepung harus tetap dijaga kearifannya, karena Makepung merupakan aset Kabupaten Jembrana


“Ini merupakan salah satu komitmennya untuk mendukung kegiatan-kegiatan seperti mekepung, karena mengangkat kearifan lokal yang ada di masyarakat, biar tetap lestari, bisa diketahui oleh generasi muda supaya tidak hanya mendengar cerita saja soal mekepung tapi saya melihat disini,” ucapnya.



Apresiasi juga disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba atas terselenggaranya kembali event Makepung memperebutkan Piala Gubernur Bali tersebut. 


Menurut Tamba, wujud perhatian Gubernur Bali itu mampu menambah semangat serta gairah sekehe makepung dalam pelestarian seni budaya asli Jembrana.



Sementara itu, Koordinator Mekepung, I Made Mara ucapkan terimakasih atas kembali terselenggaranya Gubernur Cup.   Dirinya berharap Gubernur Cup di tahun 2024 kembali bisa diselenggarakan. 


“Kami sangat berharap di tahun 2024 bagaimana caranya agar Gubernur cup tetap diselenggarakan. Kami mohon siapapun Gubernur nya supaya tetap diselenggarakan, ” tandasnya. (Adi/J)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved