-->

Kamis, 21 Juli 2022

Bhakti Penganyar Kota Denpasar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung


Lumajang, Beragam elemen dilibatkan Pemkot Denpasar dalam Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Lumajang pada Kamis (21/7). Tak hanya Walikota IGN. Jaya Negara yang Ngayah Mesolah Tari Topeng Dalem Arsa Wijaya dan Topeng Dalem Widakarya, juga  Sekeha Gong Telung Barung Penatih, WHDI Kota Denpasar juga turut andil ngayah Tari Rejang Sari dan Rejang Renteng. Bahkan, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang juga Ketua WHDI Kota Denpasar bersama Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana ngayah mesolah Tari Rejang Renteng. Sementara itu Forum Perbekel/Lurah ngayah Tari Baris Gede.
 
Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, bhakti penganyar ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Sehingga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan ngayah serangkaian bhakti penganyar ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Ny. Antari Jaya Negara. 

Sementara itu, Ketua Forum Perbekel/Lurah Kota Denpasar, I Gede Wijaya Saputra mengatakan, momentum ngayah ini merupakan wahana untuk meningkatkan ketaatan kepada tuhan. Hal ini juga menjadi momentum untuk mulatsarira atau introspeksi diri. Sehingga kedepanya dapat lebih baik dalam menjalankan kewajiban dan tugas sesuai dengan profesi. 

"Ini merupakan momentum untuk kita berbhakti kepada tuhan, sebagai wahana introspeksi diri atau mulatsasrira," jelasnya. (Ags/H

Wabup Made Kasta Pompa Semangat Atlet Yang Akan Berlaga Pada Kejuaraan Terbuka LEMKARI Bali


KLUNGKUNG, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang juga selaku Ketua Lemkari Kabupaten Klungkung memompa semangat tanding para atlet Karate yang akan bertanding pada Kejuaraan Terbuka LEMKARI Bali, " piala Gubernur Bali. Tercatat sebanyak 78 atlet Karate Kabupaten Klungkung yang berasal dari 8 Dojo akan berjuang pada Kejuaraan yang akan berlangsung pada 22 s/d 24 Juli DI Lila Bhuana  Denpasar.

" Semangat juang dan pantang menyerah harus selalu digelorakan dalam jiwa atlet saat bertanding. Tunjukkan semua kemampuan yang selama ini telah dilatih. Serta tidak lupa untuk selalu mengawali dengan berdoa, selanjutnya disiplin dan juga kerja keras yang pasti akan membuahkan hasil yang baik,” tegasnya Wabup Made Kasta di halaman Kantor Bupati Klungkung, Kamis (21/7).

Sementara itu Pelatih yang juga sekaligus sebagai Ketua harian LEMKARI cabang Klungkung I Nengah Hariawan mengatakan sebanyak 78 atlet dari  8 Dojo di Kabupaten Klungkung akan mengikuti nomor Kata dan Kumite dari usia dini sampai dengan senior.

"Untuk menghadapi kejuaraan ini kami berlatih lebih giat karena kami memiliki target, berusaha mempersebahkan yang terbaik untuk kabupatem Klungkung yakni 10 emas, semoga target kami tercapai, " ujar Nengah Hariawa



Gencarkan Vaksin Di Masyarakat, Desa Dauh Puri Kaja Laksanakan Vaksinasi di Br. Wangaya Klod


Denpasar - Guna pemerataan dan mempercepat cakupan Vaksinasi covid 19, Pemkot Denpasar terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi booster kepada masyarakat. Pelaksanaan vaksinasi kali ini dilaksanakan di Balai Banjar Wangaya Klod, Desa Dauh Puri Kaja, pada Kamis (21/7).
 
Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan vaksinasi booster ini wajib dilakukan guna mendukung upaya pemerintah dalam pemerataan dan mempercepat cakupan vaksinasi di Kota Denpasar.
 
Lebih lanjut dikatakanya, dalam vaksinasi ini pihaknya bersama tenaga kesehatan Puskesmas III Denpasar Utara melaksanakan vaksinasi booster kepada  90 orang diwilayah tersebut. Pelaksanaan vaksinasi di Br. Wangaya Klod mendapat sambutan yang antusias dari warga masyarakat.
 
"Kami berharap dengan dilaksanakannya vaksinasi ini dapat segera meratakan dan mempercepat cakupan vaksinasi kepada masyarakat di Kota Denpasar sehingga mempercepat peningkatan herd immunity pada masyarakat khususnya di Kota Denpasar,” kata Ketut Sucipta. Lebih lanjut Sucipta mengimbau kepada masyarakat yang belum divaksin agar segera mendatangi tempat pelayanan kesehatan sehingga akan tercipta kekebalan komunal dalam upaya penanganan pandemi covid 19.

Lagi, Denpasar Raih 2 Penghargaan Sekaligus Tingkat Nasional Dari KPAI


Jakarta -  Pemerintah Kota Denpasar  kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Tak tanggung tanggung pada peringatan  Hari Anak Nasional  Tahun 2022, Pemerintah Kota Denpasar meraih dua penghargaan sekaligus yakni Anugerah KPAI 2022 kategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota  yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak dan pelaporan berbasis aplikasi SIMEP perlindungan anak tahun 2022 dan Anugerah KPAI Kategori Organisasi Profesi Perlindungan Anak diraih oleh  Asosiasi pengusaha Sabahat Anak Indonesia (APSAI ) Kota Denpasar.  
 
 Penghargaan  tersebut diserahkan Wakil Komisi Perlindungan Anak Indonesia Rita Pranawati dan diterima oleh  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati, M.Si di Hotel Red Top Jakarta Kamis (21/7).
 
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati, penghargaan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil laporan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar terkait Penyelenggaraan Perlindungan Anak melalui pengisian Aplikasi SIMEP PA Tahun 2022.

Penghargaan yang dianugerahkan ditujukan KPAI kepada daerah Kabupaten/Kota yang memiliki komitmen tinggi dalam hal perlindungan anak dengan memenuhi 4 (empat) kriteria yaitu: 

1) Komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten terkait Perlindungan Anak; 

2) Penilaian berdasarkan data dan Informasi serta skoring nilai melalui Aplikasi SIMEP terhadap penyelenggaraan Perlindungan Anak, meliputi Indikator Pemenuhan Hak Anak (PHA), Perlindungan Khusus Anak (PKA), Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dan Komisi Perlindungan Anak Daera (KPAD); 

3) Inovasi kebijakan dan program terkait penyelenggaraan perlindungan anak; 

4) Dampak, implementasi dari kebijakan/regulasi dan program yang lebih luas terhadap upaya penyelenggaraan perlindungan anak.

Terkait dengan anugerah penghargaan dari KPAI tersebut terjadi peningkatan kinerja Pemerintah Kota Denpasar dalam pelaksanaan Evaluasi SIMEP PA yang diselenggarakan KPAI Tahun 2022, Pasalnya Pada Anugerah KPAI Tahun 2021 Pemerintah Kota Denpasar hanya masuk nominasi 8 besar sedangkan sekarang Pemerintah Kota Denpasar masuk 3 besar. 

“Sehingga  tahun ini kita bisa meraih penghargaan ini,” kata Sri Wetrawati  usai menerima penghargaan.

Menurut Sri Wetrawati, penghargaan itu akan dijadikan motivasi untuk melakukan Penyelenggara perlindungan anak SIMEP PA ini dan sebagai sarana untuk membenahi dan menata sistem pelaporan penyelenggaraan perlindungan anak, sehingga perbaikan dan inovasi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, mengingat pihaknya hanya melakukan pelaporan secara integrasi,  namun kegiatan lebih banyak dilakukan oleh OPD maupun lembaga terkait, seperti Kejaksaan dan Pengadilan. 

“Tugas kita  disini hanya melaporkan maupun menginput,” jelasnya. 

Dalam acara ini Asosiasi pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI ) Kota Denpasar juga berhasil  sebagai pemenang nominasi anugerah KPAI kategori organisasi profesi perlindungan anak. Atas dedikasi dan komitmen besar dalam perlindungan anak  Dalam Peringatan Hari Anak Nasional  tahun 2022 ini  Penghargaan ini diterima langsung Ketua APSAI Kota Denpasar Dr. Decy Partiwi, S.Ked (ayu/hu)

Bupati Suwirta Dorong Percepatan Implementasi Perda KTR Lima Kabupaten Kota di Jawa Timur


KLUNGKUNG, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didaulat menjadi narasumber pada Workshop dan Penguatan Komitmen Kepala Daerah dalam Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang digelar oleh Center for Tobacco Control and Lung Development (C-STRADA) Kediri, Jawa Timur di Hotel Insumo Palace Kediri, Kamis (21/7). Kegiatan ini diikuti Kepala Daerah dan dinas terkait dari Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar dan Kota Kediri.

Dihadapan para peserta workshop, Bupati Suwirta yang juga Ketua Aliansi Bupati dan Walikota Peduli Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Indonesia ini berbagi pengalaman implementasi Perda KTR di Kabupaten Klungkung. Klungkung telah memiliki Perda KTR sejak tahun 2014 dan mulai berjalan efektif tahun 2016. Menurut Bupati dalam menjalankan Perda KTR tidak ada yang susah, ini semua diperlukan niat dan komitmen yang kuat oleh para kepala daerah dan stakeholder terkait. "Menciptakan kawasan tersebut diperlukan niat dan komitmen kuat Kepala Daerah" ujar Bupati Suwirta.

Dalam implementasinya, Klungkung juga menciptakan inovasi Gerakan  Remaja Anti Rokok (Gebrak) dengan menggandeng generasi muda di masing-masing desa dan Aplikasi Sipekat. Desa Adat di Kabupaten Klungkung juga diajak untuk membuat Perarem (aturan adat) tentang KTR dan menggandeng sekolah untuk mengawasi siswa sehingga tidak ada yang berani merokok di lingkungan sekolah. Dalam penanganannya juga sudah dilakukan penutupan iklan rokok yang ada di pinggir jalan maupun di swalayan-swalayan. 

Direktur C-Strada yang juga Rektor IIK Strada Indonesia, DR. dr. Sentot Imam Suprapto, MM menyampaikan Center for Tobacco Control and Lung Development (C STRADA) merupakan organisasi nirlaba di bawah naungan Institut Ilmu Kesehatan STRADA di Kota Kediri, Jawa Timur untuk membantu stakesholders (pemerintah, tokoh masyarakat, dan LSM) untuk mendorong penerapan Peraturan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan aturan larangan iklan, promosi, dan sponsor rokok di wilayah Karesidenan Kediri. Organisasi ini didanai oleh THE UNION (International Union Againts Tuberculosis and Lung Disease), berkolaborasi dengan Global Environmental Health LAB (Learn, Act, and Build) sebagai mitra global. Imam Suprapto mengatakan, melalui kegiatan ini dengan komitmen stakeholder terkait, pihaknya ingin anak-anak generasi muda jauh lebih sehat. Dan pihaknya berharap KTR bisa dibuat sebuah kesepakatan, agar anak-anak bisa bermain, bisa bercengkerama dengan baik tanpa harus diganggu dengan asap rokok. "Karena anak-anak kita adalah masa depan dan sehat itu adalah sesuatu yang sulit didapat," sebutnya.

Sementara itu, selain kegiatan workshop pada kesempatan itu juga dilakukan Penandatangan Komitmen Percepatan Pembuatan dan Pelaksanakan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok dari masing-masing perwakilan Kepala Daerah.(klk/nom).

Pemusnahan BB Bea Cukai Senilai Ratusan Juta


Badung - Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT berkolaborasi dengan Bea Cukai Ngurah Rai dan Bea Cukai Denpasar, melaksanakan pemusnahan BMN,  Kamis, 21 Juli 2022.

Pemusnahan ini merupakan barang hasil penindakan periode dari Januari s.d. Juni 2022. Daftar yang dimusnahkan 6.699 botol atau 4.217.000 ml, MMEA 363.268 batang rokok; 30.600 gram tembakau iris; 71 botol liquid vape. 

Serta 623 pak alat kesehatan berbagai jenis, 241 pak tekstil, dan 327 pak, produk lain seperti makanan, alat elektronik, spareparts, barang dari plastik, produk kulit dan hewan, dan sex toys.

Pihak Bea Cukai menyebut total jumlah perkiraan nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp 980.734.190,- dan total nilai kerugian negara Rp1.316.323.275,-

Rabu, 20 Juli 2022

Sebanyak 33 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar


Denpasar, Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Meski demikian, kasus positif masih terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Rabu (20/7) diketahui kasus meninggal dunia bertambah 1 orang. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 33 orang. Sementara, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 38 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 52.613 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 51.180 orang  (97,27 persen), meninggal dunia sebanyak 1.108 orang (2,11 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 325 orang (0,62 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar menunjukkan trend peningkatan, tetapi masih terkendali. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (

Kementerian LHK Fasilitasi Peningkatan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Jembrana

 

Jembrana - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melaksanakan rapat  kolaborasi kerjasama para pihak berbasis perhutanan sosial dalam rangka memfasilitasi peningkatan kelompok usaha perhutanan sosial yang ada di Jembrana.

Itu sejalan dengan fokus Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam pelestarian hutan dalam 10 tahun terakhir, salah satu upayanya adalah dengan membentuk Kelompok Tani Hutan (KTH). Hal tersebut juga disampaikan Bupati Tamba dalam arahan pada rapat tersebut yang bertempat di Hotel Jimbarwana, Rabu (20/7).

"10 tahun yang lalu saat saya masih menjadi anggota DPRD, saya sudah berjuang terus bagaimana caranya membuat hutan di Jembrana menjadi hijau, dan kita usahakan pada saat itu dibuatkan surat pengajuan mendapatkan hak pengelolaan hutan, justru sekarang ini kita lihat tidak ada satupun hutan di Jembrana yang gundul, ternyata apa yang kita kerjakan 10 tahun yang lalu, hari ini bisa kita lihat hasilnya walaupun tantangannya memang berat sekali pada saat itu," ungkap Bupati Tamba.

Lanjut, Bupati Tamba menambahkan langkah awal yang diambilnya dalam upaya membentuk KTH di Jembrana dengan mengumpulkan masyarakat yang sebelumnya mengelola hutan menjadi satu kelompok yang terorganisir. "Langkah-langkah awal yang kita lakukan mulai memverifikasi daripada temen-temen yang eksisting yang sudah melakukan pembabatan hutan pada saat itu, kita jadikan satu wadah apa namanya kelompok tani hutan itu," imbuhnya.

Terkait dengan pelaksanaan rapat  kolaborasi kerjasama para pihak berbasis perhutanan sosial yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) pihaknya menyambut baik atas diselenggarakannya rapat ini, dan berharap program dalam pemanfaatan dan kelestarian hutan akan dilakukan secara berkelanjutan.

"Saya juga bersyukur sekali bahwa respon ini sangat luar biasa dan dari kementerian terutamanya Ibu Direktur bersama tim yang telah merespon daripada kerjasama ini, ini harus dilaksanakan secara continue dan benar-benar memang memberi manfaat langsung kepada masyarakat, jadi tidak asal program berjalan saja," ucap Bupati asal Kaliakah ini.

Sementara Kasubdit Kelembagaan Usaha Perhutanan Sosial Kementerian LHK, Danang K. Sakti menyampaikan pelaksanaan program ini guna mendukung pemanfaatan potensi hutan yang ada di Jembrana. "Hari ini kita mendukung pembangunan daerah Jembrana dengan potensi hutan melalui program kehutanan sosial yang akan didukung oleh para pihak dan stakeholder. Ada dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan mungkin ada dari pihak swasta dan sekaligus mendukung program pencanangan Jembrana Emas 2026," ucapnya.

Pihaknya menambahkan akan memfasilitasi program daerah untuk ditindaklanjuti ditingkat pusat dengan harapan adanya kontribusi kementerian/lembaga lain untuk pengembangan Kabupaten Jembrana.

"Kami dari Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan memfasilitasi para pihak yang ada untuk menyamakan program dan dukungan, untuk mendukung visi bapak Bupati. Kami dari pusat akan melanjutkan kegiatan ini di level nasional, program-program ini akan kita dekatkan dengan para pihak di nasional, dan nanti harapannya dengan pihak yang lebih luas dan akan mendapat dukungan yang lebih besar, sehingga ada kontribusi dari program kementerian atau lembaga lain bisa kita arahkan untuk mendukung pengembangan Jembrana ini," pungkas Danang. 

Turut hadir Sekda Jembrana I Made Budiasa, Kadis LH Jembrana, Kepala Bappeda Litbang Jembrana,  Kadis PMD Jembrana, Kepala KPH Bali Barat, Tim Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian LHK, Lembaga/Yayasan Peduli Lingkungan.

Bupati Tamba Dukung Pengembangan Smart City Menuju Jembrana Emas 2026


Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba memberikan arahan dan motivasi kepada peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahap II Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana, menuju Jembrana Emas 2026, Rabu (20/7) bertempat di ruang rapat lt.2 Jimbarwana.

Kegiatan Bimbingan Teknis Gerakan menuju Kota Cerdas (Smart Cty) di Kabupaten Jembrana oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika RI tersebut dibagi menjadi 4 (empat) kali tahapan dan sekarang merupakan tahapan ke II yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 20 sampai dengan 21 Juli 2022.

Dengan tujuan menciptakan sebuah kebijakan perencanaan dalam pengembangan smart city di Kabupaten Jembrana Menuju Jembrana Emas 2026, Mewujudkan sistem, peraturan, dan prosedur birokrasi yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat serta menjadi wadah dalam pengembangan inovasi kota cerdas.

Bupati Tamba dalam  sambutannya mengapresiasi dan  menyambut baik diadakannya Bimbingan Teknis ini yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI. 

“Kami mendukung penyelenggaraan bimbingan teknis yang sudah memasuki tahap II Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana, sebagai salah satu komitmen Pemerintah untuk mewujudkan sistem pemerintah berbasis elektronik yang mudah, cepat, aman dan terpescaya di Kabupaten Jembrana,”ucapnya.

Tamba mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam Bimtek tersebut agar dapat berkolaborasi dalam mewujudkan Jembrana emas 2026.

"kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini, ikuti dengan sebaik baiknya dan berperan aktif, sehingga master plan yang dihasilkan bisa menjadi acuan kita dalam membangun Jembrana kedepan, menuju masyarakat Jembrana bahagia dan Jembrana emas tahun 2026,"tegasnya.

Dengan diadakanya bimbingan teknis Tahap II Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana Tahun 2022 Bupati Tamba berharap dapat terciptanya sebuah kebijakan perencanaan dalam pengembangan Smart City menuju Jembrana Emas 2026.
“Kami harap Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana bisa sejalan dan selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Jembrana 2021-2026,”harap Tamba.

Dikesempatan yang sama, Pelaksana Kepala Dinas Kominfo I Made Yasa melaporkan jumlah peserta serta mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu kegiatan tersebut.

“Bimbingan Teknis Tahap II penyusunan master plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana ini diikuti sebanyak 100 peserta dari tim pelaksana serta Desa Kelurahan.

Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mensuport kegiatan ini sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,”pungkas I Made Yasa. (kmg/h

BNNK Temukan 19 Kasus Penyalahgunaan Narkoba Di Wilayah Kabupaten Karangasem


Karangasem, Bali Kini - Di tahun 2022 ini dari bulan Januari hingga Juli, BNNK Kabupaten Karangasem menangani sebanyak 19 kasus penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut diterangkan Kepala BNNK Kabupaten Karangasem, Tri Kuncoro dalam workshop  P4GN yang digelar beberapa waktu lalu. 

Dari keseluruh kasus yang ditangani BNNK Karangasem tahun ini, dua kasus diantaranya merupakan pengembangan dari Denpasar. Sementara yang lainnya masing-masing ditemukan di Kecamatan Manggis sebanyak 4 kasus, Kecamatan Rendang sebanyak 2 kasus, Selat sebanyak 4 kasus, Kubu sebanyak 3 kasus, dan Karangasem sebanyak 4 kasus. 

Sementara, dari ke-19 kasus penyalahgunaan narkoba yang ditemukan di wilayah Kabupaten Karangasem ini sebagian besar berjenis kelamin laki-laki. Hanya ada satu orang yang berjenis kelamin perempuan. 

"Kebanyakan dari mereka merupakan Pegawai Swasta, sisanya ada yang bekerja sebagai petani, wiraswasta, bahkan ada yang tidak bekerja. Namun, baik pengguna maupun pecandu narkoba tidak memandang apapun pekerjaannya, latar belakang, jabatan ataupun pendidikannya, semua bisa terjerumus dalam dunia gelap narkoba," Tandasnya. 

Menurutnya, banyak faktor yang bisa menyebabkan masyarakat terjerumus dalam kasus penyalahgunaan narkoba, mulai dari ingin mendapat pengakuan dari anak mudanya hingga faktor ekonomi. Maka, pihaknya mengajak kerjasama seluruh masyarakat untuk ikut ambil-andil dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, bahkan saat ini di beberapa Desa di Kabupaten Karangasem sudah ada perarem tegas bagi pengguna narkoba. (AMI)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved