-->

Sabtu, 23 Juli 2022

Banjar Balun Kelurahan Padangsambian Kelola Sampah Berbasis Sumber


Denpasar - Masyarakat Kota Denpasar terus gencarkan terobosan pengelolaan sampah berbasis sumber yang cerdas melalui pembentukan Bank Sampah  disetiap Desa dan Kelurahan. 

Seperti pada Sabtu (23/7) pagi, satu lagi Bank Sampah diresmikan yakni Bank Sampah Kenanga di wilayah Banjar Balun, Kelurahan Padangsambian yang diresmikan oleh Lurah Padangsambian, Alit Artika. 

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Bendesa Adat Padangsambian Made Suparman, anggota BUPDA, Kelihan Adat dan dinas wilayah setempat, Komunitas Kerti Bali Sejahtera (KBS) dan anggota PKK setempat. 

Lurah Padangsambian, Alit Artika dihubungi terpisah mengatakan Bank Sampah Kenanga Banjar Balun ini telah dibentuk sejak bulan juni lalu dimana sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada warga.

 "Nasabah Bank Sampah sampai saat ini telah berjumlah 237 nasabah. Teknis operasional Bank Sampah ini adalah Ibu ibu PKK  mengumpulkan sampahnya dan  dibuatkan jadwal untuk dilakukan  penimbangan dan pengambilan.  Selanjutnya hasil pilahannya diambil BUPDA Padangsambian dan hasil dari penukaran tersebut langsung masuk ke rekening nasabah, ditabung sehingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat baik untuk pemenuhan kebutuhan harian ataupun keperluan upacara adat dan agama," jelasnya. 

"Seperti telah diketahui bersama, adanya Peraturan Gubernur terkait pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi awal mula pembentukan Bank Sampah di wilayah kami. Kami sebelumnya sudah rutin melaksanakan sosialisasi dengan tujuan nantinya supaya semua banjar baik adat dan dinas di wilayah Padangsambian  sudah membentuk Bank sampah untuk menciptakan tata kelola persampahan yang baik di wilayah kami," ujar Artika. (Esa

Bupati Suwirta Ajak Generasi Muda Agar Ikut Mengawasi Proses Demokrasi Dengan Baik


KLUNGKUNG, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri kegiatan Talk Show yang diselenggarakan oleh KNPI Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Kabupaten Klungkung, Sabtu (23/7). Turut hadir mendampingi Bupati Suwirta, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, Ketua KNPI Klungkung Anak Agung Gde Utama Indra Prayoga serta instansi terkait lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta mengucapkan terimakasih kepada KNPI Klungkung yang sudah mengajak adik-adik siswa untuk berkumpul mengikuti kegiatan talk show ini. Generasi muda harus mengetahui perkembangan politik khususnya di Kabupaten Klungkung, mengingat tahun hajatan politik sudah dekat di tahun 2024 mendatang. "Generasi muda harus ikut berperan untuk menata dan membangun Kabupaten Klungkung ini," ujarnya.

Selain itu, Bupati Suwirta juga berharap agar generasi muda harus berani tampil dan muncul untuk menjadi pemimpin dimasa depan, proses demokrasi harus diawasi dengan baik. "Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan tentunya dapat bermanfaat buat generasi muda," harap Bupati Suwirta.

Sementara Ketua Panitia mengatakan bahwa talk show pemuda Tahun 2022 ini mengambil tema "Young Menjaga Young Mengawasi". Tema tersebut memiliki makna dimana kata "young" berarti pemuda. Jadi "Young Menjaga Young Mengawasi" berarti pemuda menjaga pemuda mengawasi.

Selain itu, talk show pemuda 2022 juga mendatangkan 3 pembicara baik secara langsung maupun online. Adapun 3 pembicara tersebut ialah I Wayan Wirka, SH (Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Bali) dan I Gede John Darmawan, SH (Divisi Sosialiasi KPU Provinsi Bali) yang tergabung secara langsung serta Aji Pangestu, SE., M.I.Pol (Manajer Pemantau JPPR) yang tergabung secara daring. "Dengan diselenggarakannya talk show pemuda 2022 ini KNPI sebagai leading sektor organisasi kepemudaan di Kabupaten Klungkung dapat mengetuk tularkan virus-virus kebaikan kepada generasi muda untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi pemilu yang demokratis dan berintegritas," harapnya.(



Kabupaten Jembrana Dipilih Sebagai Venue IOF Nation Championship Seri 2


JEMBRANA, Ajang bergengsi bagi para offroader Indonesia itu merupakan lanjutan  setelah sebelumnya seri pertama  berlangsung di Lombok pada bulan Mei lalu. 

Event direncanakan selama dua hari mulai tanggal 23 dan 24 Juli 2022 dengan jumlah starter sebanyak 26 tim. Hal tersebut diungkapkan Oding Ananta selaku ketua penyelenggara saat acara Opening Ceremony Indonesia Offroad Federation (IOF) Nation Championship Seri kedua pada Jumat (22/7) bertempat di Parahita Hill Resto & Agro, desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan.

"Untuk jumlah peserta kami laporkan sebanyak 29, namun berhalangan sebanyak 3 sehingga starter ada 26 dan itu semua sudah cukup untuk menjalankan sebuah national championship," ujarnya.

Pihaknya berharap event ini dapat berjalan dengan baik dan semua offroader dapat mengutamakan keselamatan. "Harapan kita semoga seri kedua ini berlangsung dengan aman, selamat, no accident dan kemudian juga fair. Karena kita insan offroad ini mengutamakan fairness yang menjadi identitas kita semua," kata Oding. 

Kabupaten Jembrana sangat menyambut hangat kedatangan para offroader, hal tersebut diungkapkan Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat diberikan kesempatan menyampaikan sambutannya.

"Saya tidak mau melepaskan barometer kabupaten Jembrana, otomotif sebagai barometer Jembrana, ini sudah paten di Bali. Jadi kita sangat welcome dengan offroad," ucapnya Bupati Tamba.

Bupati yang juga gemar bermain offroad ini menambahkan, menyambut HUT Kota Negara dan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan otomotif menjadi salahsatu agendanya.

"Dalam menyambut Hari Ulang Tahun kota Negara dan Hari Kemerdekaan RI ini, kita sudah melakukan satu kegiatan roadrace yang sudah dilaksanakan minggu kemarin oleh IMI Bali, kemudian di tanggal 5-7 Agustus kita laksanakan kegiatan offroad. Kemudian tanggal 13-14 Agustus kita minta kepada ketua IMI Pusat bapak Bambang Soesatyo untuk dilaksanakannya rally nasional, dan diikuti juga fun rallynya," ujarnya.

Ia juga mengajak para offroader untuk dapat  berinvestasi di Kabupaten Jembrana, mengingat saat ini di Jembrana mengusung tagline "Karpet Merah Bagi Para Investor".

Diakhir sambutannya, Bupati Tamba berpesan agar para offroader mengutamakan keselamatan dan dapat menikmati lintasan offroad di Jembrana.

"Saya ucapkan selamat dan tentu agar menjaga kehati-hatian. Saya doakan kejuaraan ini berjalan dengan baik, semua kawan-kawan yang ikut bermain semoga selamat  dan semua happy," tutupnya.

Turut hadir Sekjen IOF Pusat H Joko Permana , Ketua IOF Pengda Bali Indra Prayudha, dan para offroader dari berbagai daerah di Indonesia.

21 Seka, Sanggar, Dan Komunitas Seni Di Kabupaten Karangasem Mendapat Sertifikat dari Provinsi


Karangasem, Bali Kini - Dinas Kebudayaan Provinsi Bali telah menetapkan 73 sekaa, sanggar, komunitas, yayasan, perkumpulan seni sebagai penerima sertifikat Parama Patram Budaya Kategori Unggul Tahun 2022. Termasuk didalamnya ada 21 sanggar seni yang berasal dari Kabupaten Karangasem yang akan menerima sertifikat. 

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem, I Wayan Astika Sabtu (23/7/2022). "Jadi dengan mendapatkan sertifikat dari Provinsi, nantinya mereka akan layak tampil di Provinsi termasuk mengambil pekerjaan pemerintah dalam kaitannya menampilkan seni," Katanya. Sertifikasi sanggar seni ini diharapkan dapat memudahkan para sanggar seni ini untuk mendapat dukungan kedepannya. 

Sementara, ke 21 sanggar seni yang dimaksud masing-masing ialah dari Kecamatan Karangasem ada Sekaa Genjek Gensos Mahardika yang bertempat di Desa Adat Jasri, Kelurahan Subagan, Sanggar Prabata Sari bertempat di Kelurahan Subagan dan Sekaa Genjek Kadong Iseng, Banjar Dinas Bungkulan, Desa Seraya Barat. 

Selanjutnya, yang dari Kecamatan Bebandem ada Yayasan Selonding Bali, Br. Dinas Pande Sari, Desa Bebandem, Sanggar Seni Waringinsari, Br. Dinas Pengawan, Desa Sibetan, dan Sekaa Gambuh Bajra Jnana, Br. Dinas Triwangsa, Desa Budakeling dan satu komunitas dari Banjar Dinas Pandesari, Desa Bebandem, yakni Komunitas Salonding Bali Aga. 

Sanggar seni yang mendapat sertifikat Provinsi dari  Kecamatan Abang ada Sanggar Seni Candra Dwani, Br. Dinas Besang, Desa Ababi, Sanggar Seni Tari dan Tabuh Kendran, Br. Dinas Lebah, Desa Datah dan Sanggar Budhi Bajrajnana dari Br. Dinas Abang Jeroan, Desa Abang. 

Untuk sanggar seni dari Kecamatan Kubu yakni Sanggar Tresna Asih, Banjar Muntig, Desa Tulamben dan Sekaa Gong Giri Suara, Br. Dinas Eka Adnyana, Desa Tianyar. 

Sementara, dari kecamatan Sidemen ada Sanggar Eka Mandala Putra, Banjar Mijil, Desa Sangkan Gunung dan Sekaa Gender Badjra Santika, Banjar Wanasari asal Desa Talibeng. 

Sanggar seni dari Kecamatan Manggis yakni Sanggar Tari Ngardi Rare Widya Wiguna, Br. Dinas Tauman, Desa Nyuh Tebel, Sanggar Angripta Santi Bhuana, Br. Dinas Kanginan, Desa Pesedahan, dan Sekaa Wayang Kulit Terang Bulan, Desa Sengkidu. 

Lanjut untuk sanggar seni dari Kecamatan Rendang yakni Sekaa Gender Dharma Suara Jayanti, Br. Dinas Bangbang, Desa Rendang dan Sanggar Suar Dwipa, Br. Dinas Teges, Desa Pempatan.

Dan sanggar seni dari Kecamatan Selat yang mendapat sertifikat provinsi ialah  Sanggar Kalangwan dari Br. Dinas Pegubugan dan Sanggar Seni Dwi Pama dari Br. Dinas Pegubugan. ( AMI).

Sambut Peringatan HKGB, 1 Ton Beras Bagi Masyarakat Kurang Mampu


Badung, Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., S.H., M.H, pimpin langsung kegiatan jalan sangai (Hash) yang mengambil start obyek wisata Taman Ayun menuju persawahan, mengikuti indahnya sungai dan berakhir di Polsek Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Sabtu, (23/7) pagi 06.40 wita.

Kegiatan jalan santai ini dalam rangka  Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-70 tahun 2022 .

Tampak ikut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Cabang Badung Ny. Ina Leo Dedy Defretes, Wakapolres Badung Kompol I Ketut Dana, S.H, Wakil Ketua PC Bhayangkari Badung Ny. Katarina Dana, PJU Polres Badung, Kapolsek jajaran Polres Badung serta ratusan ibu-ibu dan personil Polres Badung.

"Hari ini adalah Hari Tumpek Klurut hari special bagi umat hindu untuk saling menyayangi satu sama lainnya," Ungkap Kapolres usai memberikan paket sembako kepada masyarakat yang sedang berada di persawahan.

"Tak satupun makhluk di dunia ini, tidak membutuhkan persahabatan dan kehidupan yang layak. Oleh karenanya mari kita pupuk terus persahabatan dan menyayangi sesami termasuk maakhluk hidup lainnya," Tuturnya lebih lanjut.

Semoga kegiatan peringatan HKGB yang akan kegiatannya berlanjut hingga bulan Oktober 2022, memiliki makna dan pesan bagus bagi masyarakat.

Bupati Suwirta Resmikan Gedung TK Negeri Gema Santi dan Launching Bus Shuttle Siswa TK


KLUNGKUNG, Bertepatan dengan rahina Tumpek Krulut Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta akhirnya meresmikan langsung Gedung TK Negeri Gema Santi di Jalan Gunung Agung No. 59 Semarapura Kangin, Sabtu (23/7). Persemian Gedung ini juga dirangkaian dengan Launching Shuttle Bus Siswa TK dan Penyerahan Bantuan Siswa Miskin (BSM) Siswa SD dan SMP. Seperti diketahui TK Negeri Gema Santi adalah salah satu wujud inovasi Satu Desa Satu TK Negeri yang digagas mulai tahun 2017 oleh Bupati Suwirta, kemudian di tahun 2018 yang semula TK Dharma Wanita Klungkung beralih status menjadi TK Negeri Gema Santi. Pembangunan fisiknya terlaksana pada akhir 2021 dengan menggunakan dana APBD sebesar Rp. 1.091.679.181,58.

Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta tentu sangat merasa bersyukur dan menyambut baik peresmian Gedung TK Negeri Gema Santi ini. Dirinya mengungkapkan cita-cita yang diperjuangkan akhirnya terwujud. Inovasi ini merupakan idenya guna untuk meningkatkan kualitas belajar anak usia dini. "Pendidikan menjadi perhatian serius kita di Pemkab Klungkung agar kedepan bisa menciptakan generasi muda yang cerdas dan berkualitas," ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga sudah menyiapkan konsep belajar merdeka. Dimana setiap satu desa satu TK negeri rencananya akan diberikan mobil shuttle. Melalui mobil shuttle ini nantinya murid-murid TK akan dijemput dan langsung disuguhkan dengan media pembelajaran sehingga siswa bisa lebih mengenal lingkungan. Usai melaunching mobil shuttle, Bupati juga sempat mengajak siswa untuk naik mobil, siswa pun terlihat begitu antusias dan gembira.

Selain itu, Bupati Suwirta juga berharap kepada para guru penggajar agar bisa memberikan pelajaran karakter sejak dini. Kebersihan lingkungan disekolah juga harus dijaga bersama dengan sebaik-baiknya. Semua fasilitas yang ada disekolah juga harus dirawat agar nantinya tidak cepat rusak. 

"Mari jaga dan rawat semua fasilitas yang ada disini. Mudah-mudah TK Gema Santi ini bisa menjadi TK percontohan dan tentunya TK yang lainnya harus tetap semangat untuk ikut berkompetisi dan bersaing," harap Bupati Suwirta.

Sementara, Kepala Sekolah TK Negeri Gema Santi Dewa Ayu Ariestaningsih mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Klungkung berserta jajaran sehingga Gedung TK ini bisa diresmikan. Pihaknya juga menyampaikan bahwa Gedung TK Negeri Gema Santi ini mempunyai luas 449 meter persegi dengan berbagai fungsi ruangan. 

Selain itu, TK Negeri Gema Santi juga telah berhasil lolos sebagai Sekolah Penggerak. Untuk jumlah siswa saat ini sebanyak 136 sebelum menjadi TK Negeri hanya mendapat siswa dibawah 50 orang. "Mudah-mudahan TK Negeri Gema Santi ini dapat menginspirasi sekolah dan guru di Kabupaten Klungkung," harapnya.

Acara peresmian ini juga dihadiri Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Bunda PAUD Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Klungkung I Ketut Sujana.

Wawali Arya Wibawa Ajak Tiga Holding Ciptakan Ekosistem Dukung Pemberdayaan UMKM


Denpasar - Festival Pasar Senyum Rakyat yang digelar tiga entitas Holding Ultra Mikro (UMI) yakni Bank BRI, PT. Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM) dibuka Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Sabtu (23/7) di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri pula Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT. Pegadaian, Eka Pebriansyah, Kepala Divisi Ultra Mikro PT. BRI Tbk Novian Supriatno, Wakil Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari.

Wawali Arya Wibawa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak Pegadaian, BRI dan PNM yang telah memilih Denpasar sebagai lokasi kegiatan Festival Pasar Senyum Rakyat. Dengan diadakannya kegiatan ini serta dukungan dari tiga entitas Holding Ultra Mikro (UMI)  dapat mengobarkan semangat pemberdayaan UMKM. 

"Kami mengajak tiga Holding ini untuk menciptakan ekosistem di Kota Denpasar dalam mendukung pelaku usaha mikro yang ada untuk dapat berkembang berkelanjutan dan memiliki daya saing," ujar Arya Wibawa. 

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembatasan mobilitas penduduk selama penanganan covid-19 yang membuat ruang gerak ekonomi menjadi tidak optimal. Sehingga terjadi penurunan penawaran dan permintaan barang dan jasa. Untuk menjaga agar ekonomi tidak terkontraksi lebih dalam, dukungan masyarakat yang berpenghasilan 🙏 paling rendah dan rentan harus menjadi salah satu fokus utama. Di Kota Denpasar, pihaknya telah melakukan berbagai langkah dalam memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM untuk terus produktif di tengah situasi keterbatasan pandemi. Bantuan modal usaha hingga pelatihan telah di gelar Pemkot Denpasar, serta juga saat ini melaksanakan penataan infrastruktur di Pantai Sanur. Langkah ini juga dibarengi dengan penataan UMKM di kawasan wisata Sanur. 

"Saya bersama Bapak Wali Kota Denpasar dalam situasi pandemi telah memberikan stimulus usaha kepada masyarakat yang telah memiliki usaha, serta melaksanakan penataan UMKM di kawasan wisata Sanur. Hal ini dapat dikolaborasikan oleh tiga Holding ini untuk melaksanakan pemberdayaan dan memberikan ruang promosi bagi UMKM," ujarnya.

Sementara Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT. Pegadaian, Eka Pebriansyah menyampaikan Festival Pasar Senyum Rakyat ini merupakan bentuk konsistensi Perusahaan untuk memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha memperkenalkan produk-produk yang mereka jual, kepada masyarakat luas. Festival ini dimeriahkan oleh para pelaku usaha yang terdiri dari 15 UMKM nasabah BRI, 15 UMKM Nasabah Pegadaian, 15 UMKM binaan PNM dan 5 UMKM binaan Dinas Koperasi Bali yang masing-masing menawarkan produk unggulan mereka, mulai dari kuliner, fashion. hingga kerajinan tangan. 

"Kota Denpasar merupakan kota kedua penyelenggaraan Festival Pasar Senyum Rakyat setelah Cirebon, Jawa Barat. Seperti diberitakan sebelumnya, sentra layanan ultra mikro (SenyuM) merupakan spirit bersama untuk menciptakan ekosistem yang mendukung para pelaku usaha mikro di Indonesia untuk dapat berkembang, berkelanjutan dan memiliki daya saing," ujarnya.

Meningkat, Jembrana Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2022 kategori Nindya


Jembrana - Pemerintah Kabupaten Jembrana meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.Capian itu meningkat dari sebelumnya , sejak 2019 s/d 2021 berada pada predikat Madya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati, kepada Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Khrisna pada Malam Penganugrahan Apresiasi KLA tahun 2022, Jum'at  malam (22/7) di Ballroom Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center, Surakarta, Bogor, Jawa Barat.

Penghargaan dari Kemen PPPA RI itu wujud apresiasi kepada Pemkab Jembrana atas komitmennya yang tinggi dalam mewujudkan dan menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Khrisna ( Ipat) bersyukur atas raihan yang dicapai   Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mewujudkan kabupaten layak anak. 
Capaian itu  kata Ipat ,  sebuah prestasi yang sudah luar biasa  karena ada peningkatan.

"Malam hari ini kita memperoleh predikat Nindya untuk kabupaten/kota layak anak. Ada beberapa kategori dalam penilai KLA. Sebelumnya Jembrana mendapat predikat Madya, ini merupakan sebuah prestasi yang sudah luar biasa sekali, "ungkapnya.

Pihaknya berharap dapat mencapai predikat yang lebih baik untuk tahun-tahun kedepan serta mengapresiasi atas kinerja dari Gugus Tugas KLA di Jembrana yang menurutnya  sangat baik tahun ini.

"Saya sangat mengapresiasi atas kinerja Gugus Tugas KLA Jembrana, padahal selama 3 tahun terakhir kita selalu diganjar predikat Madya. Kita harus pertahankan prestasi yang sangat luar biasa ini. Kedepan kita targetkan untuk dapat memperoleh predikat Utama dalam penilaian kabupaten/kota layak anak,"harapnya.

Sementara Yuli Prabandari analis kebijakan sub koordinator perlindungan anak Dinas PPPA PPKB Kabupaten Jembrana,  menambahkan , untuk mendapat penghargaan tersebut kabupaten/kota harus memiliki komitmen dalam menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

"  Menurut hasil evaluasi kementerian PPPA RI, Jembrana memperoleh nilai 709 poin dan bisa ditambah poin-nya dengan adanya verifikasi lapangan (verlap) dengan rentang nilai 700-800 untuk peringkat Nindya", jelasnya.

Disiai lain , Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati,menyambut baik  terselenggaranya acara malam penganugrahan KLA serta mengapresiasi kehadiran para pimpinan daerah pada acara tersebut.

"Saya tahu kalau pimpinan daerah sampai bisa hadir malam hari ini, merupakan perjuangan yang cukup besar.Apresiasi yang setinggi-setingginya saya sampaikan kepada seluruh pihak yang mendukung, sehingga dapat terselenggara kegiatan pada malam hari ini yaitu penghargaan kabupaten/kota layak anak", ucapnya.

Ia menerangkan awal mula perjalanan program KLA serta menyampaikan harapannya kepada para pimpinan daerah se-Indonesia.

"Penilaian kabupaten/kota layak anak sudah dimulai dari tahun 2006 dan sampai tahun ini  , belum ada kabupaten/kota atau provinsi yang mendapatkannya, 
 predikat KLA ( tertinggi ) . Harapan kami dengan kerja-kerja yang luar biasa, daerah bisa mewujudkannya , " ucapnya.

KLA adalah penghargaan yang diberikan oleh Kementerian PPPA kepada kabupaten/kota yang memiliki sistem pembangunan hak dan perlindungan khusus anak secara menyeluruh, berkelanjutan, dan terencana. Penghargaan KLA dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu tingkat Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA, sebagai bagian penting dari terciptanya Indonesia Layak Anak yang dicita-citakan terwujud di tahun 2030. ( Gusti 

Jumat, 22 Juli 2022

Tarif Air Masuk Ke Golongan K3, Pelanggan PDAM Di Kawasan Perumahan Bersubsidi Mengeluh


Karangasem, Bali Kini - Pelanggan PDAM di salah satu perumahan di kawasan Karangasem mengeluh, lantaran tarif air mereka masuk ke golongan K3 atau tarif untuk pemilik suatu usaha. 

Padahal tidak ada satupun pemilik rumah yang ada di perumahan tersebut memiliki usaha. Bahkan, perumahan tersebut termasuk kawasan rumah bersubsidi. 

Seorang penghuni di perumahan tersebut, Ketut Arbudi (40) mengaku kaget saat membayar tagihan air yang ternyata lumayan tinggi.  "Padahal saya hanya gunakan air untuk mencuci dan memasak kok bayarnya segini? pas saya tanya ke petugas PDAM dikatakan tagihan air saya masuk ke golongan K3," Ungkap Arbudi. 


Bahkan kini, demi menghemat air pihaknya sampai beralih mencuci baju ke sungai yang jaraknya lumayan jauh, agar terhindar dari tagihan air yang membengkak. Tak hanya itu, pihaknya juga sampai mengurangi frekwensi untuk menyiram tanaman, meski di tempat tersebut berhawa panas yang artinya tanaman akan lebih cepat layu jika tidak sering disiram. 

Sementara itu, Dirut Perumda Tirta Tohlangkir atau PDAM I Komang Haryadi Parwatha mengaku bahwa perumahan atau BTN tersebut merupakan pengembang dari developer jadi tanahnya milik pengembangan dan saat pengembangan tersebut mendaftar tim survei dari PDAM turun ke lapangan jadi dasar di peraturan pengembang itu istilahnya dianggap mampu sehingga dimasukkan ke dalam golongan K3.

"Tapi untuk yang di perumahan tersebut bersubsidi seharusnya kalau memang benar bersubsidi mereka harus melampirkan kajian lagi, karena awalnya pengembangan ada profit oriented sehingga masuk ke golongan K3 saat didaftarkan," Kata Haryadi Parwatha, ketika dikonfirmasi Jumat (22/7). 

Selanjutnya, pihaknya menjelaskan jika pipa yang masuk ke lahan tersebut juga milik developer yang mengembangkan dan pihak PDAM hanya menyambungkan saja ke masing-masing rumah sedangkan pengembangnya adalah developer.

"Jika sekarang rumah tersebut ken disubsidi, seharusnya developer harus mengkaji saat akan mendaftarkan konsumennya, bahwa rumah tersebut memang bersubsidi dan jika memang benar disubsidi kami bisa mengubah golongannya tapi harus dibuktikan dulu dan itu tugas developernya," Tandas Haryadi Parwatha.  (Ami)

Tingkatkan Kompetensi, Desa Pemecutan Kelod Gelar Pembinaan Pemangku dan Serati Banten


Denpasar - Desa Pemecutan Kelod bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar menggelar Pembinaan Pemangku dan Serati Banten se-Desa Pemecutan Kelod yang dilaksanakan di Kantor Desa setempat pada Jumat (22/7).
 
Perbekel Desa Pemecutan Kelod, Wayan Tantra saat dihubungi mengatakan tujuan pelaksanaan pembinaan bagi Pemangku dan Serati Banten di wilayahnya ini bertujuan sebagai wadah pelestarian adat dan budaya.
 
"Dalam pembinaan ini Pemerintah Desa Pemecutan Kelod memberikan kepada peserta masing- masing alat kelengkapan tugas. Kepada Pemangku diberikan berupa Wastra Saperadeg, Bajra dan kepada para Serati Banten diberikan Pengangge Saperadeg" jelasnya. 

Ditambahkanya, dalam pembinaan ini diikuti oleh 32 orang Pemangku dan Serati Banten. Materi yang diberikan adalah "Sukretaning Pemangku dan Serati Banten". Narasumber yang dihadirkan  berasal dari Kantor Kementrian Agama kota Denpasar yakni Ni Nyoman Ciri, serta Dr. I Nyoman Arya. 

"Kami berharap melalui pelaksanaan pembinaan ini agar pemangku dan Serati Banten di Kota Denpasar memahami situasi dan kondisi era zaman sekarang dan agar pemangku dan serati Banten tetap berpegang pada sastra agama dan harmonisasi dalam menjalankan upakara Yadnya. Begitu pula terkait dengan dinamika pengetahuan masyarakat tentang bebantenan agar pemangku serta Serati Banten memiliki literasi untuk menjelaskan makna bebantenan kepada masyarakat agar masyakarat memiliki pemahaman yang benar," Ucapnya. (Esa/h
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved